Tag: teks

  • Teks eksplanasi membahas suatu fenomena yang bersifat?

    Teks eksplanasi membahas suatu fenomena yang bersifat?

    Teks eksplanasi membahas suatu fenomena yang bersifat keilmuan berlandaskan ilmu pengetahuan secara ilmiah.

    Pengertian Teks Eksplanasi

    Teks eksplanasi adalah berasal dari bahasa Inggris yaitu explanation yang berarti penjelasan.

    Sehingga bisa disimpulkan bahwa pengertian teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya sebuah peristiwa.

    Struktur Teks Eksplanasi

    Struktur teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

    1. Berisi Tentang Pernyataan Umum

    Teks eksplanasi selalu berisi tentang pernyataan umum tentang peristiwa yang akan dibahas.

    Adapun pernyataan umum tersebut bisa berupa proses serta penjelasan terjadinya suatu peristiwa.

    2. Ada Unsur Penjelas (Sebab dan Akibat)

    Teks eksplanasi juga selalu menjelaskan proses terciptanya sebuah peristiwa, mulai dari penyebab dan akibat.

    Misalnya teks eksplanasi yang diangkat mengenai peristiwa angin puting beliung.

    Maka di dalam teks haruslah menjelaskan apa sebab dan bagaimana akibat dari angin puting beliung tersebut.

    3. Memiliki Interpretasi

    Biasanya teks eksplanasi juga memberikan interpretasi di akhir kalimat, yang sering disebut sebagai kalimat penutup atau kesimpulan.

    Walau tidak wajib, tapi alangkah baiknya jika teks eksplanasi memiliki interpretasi.

    Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

    Adapun ciri-ciri teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

    • Informasi yang dimuat harus berdasarkan fakta (faktual).
    • Informasi yang dimuat harus berupa peristiwa atau fenomena yang sifatnya keilmuan.
    • Sifatnya informatif dan tidak ada unsur memengaruhi pembaca.
    • Menggunakan kata penanda dalam penulisannya.
    • Memuat informasi yang sifatnya umum. Misalnya banjir, longsor, gempa bumi, penyakit, dan sebagainya.
  • Cerita Fantasi dapat Diidentikkan dengan?

    Cerita fantasi dapat diidentikkan dengan hal hal gaib dan futuristik dan berbau masa depan.

    Pengertian Cerita Fantasi

    Cerita fantasi adalah karangan yang berdasarkan imajinasi belaka sehingga tidak akan terjadi pada dunia nyata.

    Penulis cerita fantasi umumnya menciptakan dunia imajinasi sendiri dalam ceritanya.

    Tokoh atau latar pada cerita fantasi adalah tokoh atau latar yang tidak ada di dunia nyata, yang biasanya hasil dari modifikasi dunia nyata.

    Struktur Cerita Fantasi

    Strukur teks fantasi hampir sama dengan struktur teks narasi, yaitu terdiri dari orientasi, konflik, resolusi dan ending. Berikut penjelasan masing-masing struktur teks fantasi:

    • Orientasi: Orientasi adalah bagian pengenalan tentang penokohan, tema, dan alur cerita kepada pembacanya.
    • Konlik: Konflik merupakan bagian permasalahan dimulai dari awal permasalahan hingga menuju ke puncak.
    • Resolusi: Resolusi merupakan penyelesaian dari permasalahan atau konflik yang tejadi.
    • Ending: Ending merupakan penutup cerita.
  • Ciri-Ciri Teks Persuasif di Bawah ini yang Benar Adalah?

    Ciri-ciri teks persuasif di bawah ini yang benar adalah?

    A. Disusun dengan kalimat-kalimat yang mengandung nilai sastra yang tinggi sehingga mampu menghibur pembaca.

    B. Berusaha untuk menghasilkan kesepakatan atas tawar-menawar yang disajikan dalam teks.

    C. Berisi makna yang bersifat mendorong dan memengaruhi terhadap suatu hal kepada pembaca.

    D. Penjelasan yang disampaikan dikemas berbelit-belit agar tidak diterima dengan baik oleh pembaca.

    Jawaban:

    C. Berisi makna yang bersifat mendorong dan memengaruhi terhadap suatu hal kepada pembaca.

    Pengertian Teks Persuasi

    Teks persuasi adalah teks yang berisi ajakan untuk melakukan sesuatu dengan kalimat-kalimat menarik, berisi rayuan, serta memaparkan fakta.

    Misalnya imbauan dilarang buang sampah sembarangan.

    Maka, teks persuasi harus memaparkan fakta akibat dari buang sampah sembarangan agar pembaca terpengaruh.

    Ciri-ciri Teks Persuasi

    Menggunakan kata imperaktif
    Kata penghubung argumentatif
    Tulisan bersifat mengajak
    Menimbulkan kepercayaan
    Menghindari konflik

    Contoh Teks Persuasi

    Pestisida dianggap sebagai solusi utama dalam membasmi hama. Padalah, penggunaan pestisida dalam jangka panjang memiliki dampak buruk bagi kesuburan tanah. Selain itu, sifatnya mencemari sehingga akan membuat lingkungan rusak.

  • Sebuah teks persuasi memiliki kalimat fakta yang fungsinya adalah?

    Sebuah teks persuasi memiliki kalimat fakta yang fungsinya adalah?

    Sebuah teks persuasi memiliki kalimat fakta yang fungsinya adalah agar bisa meyakinkan dan memengaruhi pembaca.

    Pengertian Teks Persuasi

    Teks persuasi adalah jenis teks yang digunakan untuk memengaruhi pikiran, perasaan, dan sikap pembaca agar mengikuti ajakan yang disampaikan oleh penulis.

    Teks ini biasanya berisi kalimat-kalimat yang bersifat membujuk, memberikan dorongan, serta menyertakan data atau fakta pendukung agar pembaca lebih yakin terhadap isi ajakan tersebut.

    Contoh sederhana dari teks persuasi dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

    Pada teks tersebut, penulis tidak hanya menuliskan larangan, tetapi juga menyertakan alasan yang kuat berupa dampak dari tindakan membuang sampah sembarangan, misalnya menyebabkan banjir, menimbulkan bau tidak sedap, hingga merusak ekosistem lingkungan.

    Dengan demikian, teks persuasi tidak hanya sekadar memberikan imbauan, tetapi juga berusaha meyakinkan pembaca agar benar-benar tergerak untuk bertindak sesuai dengan ajakan yang ada.

    Ciri-ciri Teks Persuasi

    Teks persuasi memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dengan jenis teks lain. Ciri-ciri tersebut antara lain:

    1. Menggunakan kata imperatif

    Teks persuasi biasanya memakai kata-kata perintah atau ajakan, seperti “marilah”, “hindarilah”, atau “lakukanlah”, yang berfungsi mendorong pembaca untuk bertindak.

    2. Kata penghubung argumentatif

    Teks ini sering menggunakan kata penghubung argumentatif seperti “sebab”, “oleh karena itu”, “dengan demikian”, atau “akibatnya”. Hal ini bertujuan untuk menguatkan hubungan sebab-akibat dalam argumen yang disampaikan.

    3. Tulisan bersifat mengajak

    Isi teks selalu diarahkan untuk membujuk pembaca agar melakukan sesuatu. Tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga memengaruhi tindakan pembaca.

    4. Menimbulkan kepercayaan

    Teks persuasi menggunakan data, fakta, atau contoh nyata yang dapat meningkatkan keyakinan pembaca terhadap pesan yang disampaikan.

    5. Menghindari konflik

    Teks persuasi biasanya ditulis dengan bahasa yang santun, halus, dan tidak menimbulkan pertentangan secara langsung. Tujuannya agar pembaca tidak menolak pesan yang disampaikan.

    Contoh Teks Persuasi

    Pestisida memang sering dianggap sebagai solusi utama dalam membasmi hama. Namun, penggunaan pestisida dalam jangka panjang justru membawa dampak negatif yang serius. Tanah yang terus-menerus terkena zat kimia dari pestisida akan kehilangan kesuburannya sehingga produksi pertanian menurun. Selain itu, zat kimia yang terkandung dalam pestisida juga berbahaya bagi kesehatan manusia, terutama ketika masuk ke dalam rantai makanan.

    Tidak hanya itu, penggunaan pestisida juga mencemari lingkungan. Air sungai, udara, bahkan makhluk hidup lain seperti serangga yang bukan hama pun ikut terdampak. Jika hal ini dibiarkan terus-menerus, ekosistem akan rusak dan keseimbangan alam terganggu. Oleh karena itu, marilah kita mulai mengurangi penggunaan pestisida dan beralih ke metode pertanian organik yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, kita tidak hanya menjaga kesuburan tanah, tetapi juga melestarikan lingkungan untuk generasi mendatang.

  • Tuliskan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi

    Tuliskan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi

    Ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi adalah:

    • Repetisi
    • Pronomina
    • Konjungsi
    • Kalimat definisi

    Ciri kebahasaan tersebut disusun menjadi sebuah paragraf yang kemudian
    membentuk unsur struktur.

    Repetisi

    Repetisi adalah perulangan bunyi, suku kata, kata, atau bagian lain dari kalimat yang dianggap penting.

    Tujuan dari repetisi dalam teks laporan hasil observasi adalah untuk menegaskan informasi yang disampaikan agar lebih mudah dipahami oleh pembaca.

    Misalnya ketika menjelaskan ciri hewan tertentu, penulis bisa mengulang kata atau frasa yang menjadi pokok pembahasan.

    Repetisi ini juga membantu menjaga konsistensi istilah sehingga pembaca tidak kebingungan dengan istilah yang berbeda tetapi sebenarnya merujuk pada hal yang sama.

    Pronomina

    Pronomina adalah kata ganti yang digunakan untuk merujuk pada kata lain. Dalam teks laporan hasil observasi, pronomina berfungsi untuk menghindari pengulangan kata yang berlebihan sehingga tulisan lebih ringkas dan mudah dibaca.

    Contoh pronomina adalah “ia”, “mereka”, “itu”, atau “ini”. Misalnya ketika menjelaskan tentang bunga anggrek, penulis bisa menggunakan pronomina “tanaman ini” atau “bunga tersebut” untuk menggantikan kata “anggrek” yang sudah disebutkan sebelumnya.

    Dengan demikian, penggunaan pronomina memperlihatkan adanya keterkaitan antarkalimat yang lebih padu.

    Konjungsi

    Konjungsi adalah kata penghubung yang mengaitkan satu gagasan dengan gagasan lain. Dalam teks laporan hasil observasi, konjungsi berperan penting untuk menjaga alur penulisan agar sistematis dan logis.

    Konjungsi bisa berupa kata hubung penambahan seperti “dan” atau “serta”, konjungsi perlawanan seperti “tetapi” atau “namun”, maupun konjungsi sebab-akibat seperti “sehingga”, “oleh karena itu”, atau “akibatnya”.

    Misalnya dalam laporan tentang lingkungan, penulis dapat menuliskan “Hutan ini banyak ditumbuhi pohon besar dan memiliki keanekaragaman satwa, sehingga kawasan tersebut dilindungi oleh pemerintah.” Penggunaan konjungsi membuat hubungan antaride menjadi jelas dan mudah dipahami.

    Kalimat Definisi

    Kalimat definisi adalah kalimat yang berisi penjelasan umum tentang sesuatu, baik berupa benda, aktivitas, fenomena, atau konsep tertentu.

    Kalimat definisi menjadi salah satu ciri utama teks laporan hasil observasi karena teks ini memang bertujuan menjelaskan sesuatu secara objektif dan informatif.

    Misalnya dalam laporan tentang gajah, penulis dapat menuliskan “Gajah adalah hewan mamalia berukuran besar yang memiliki belalai panjang dan gading sebagai ciri khasnya.”

    Kalimat tersebut memberikan gambaran umum yang bisa dipahami oleh pembaca. Dengan adanya kalimat definisi, teks laporan hasil observasi menjadi lebih ilmiah dan terpercaya.

  • Jelaskan struktur yang terdapat pada teks laporan hasil observasi

    Teks laporan hasil observasi adalah jenis teks yang berfungsi untuk menyampaikan informasi faktual mengenai suatu objek, fenomena, atau peristiwa yang diamati secara langsung.

    Tujuan utama dari teks ini adalah memberikan penjelasan yang objektif dan sistematis sehingga pembaca dapat memahami objek yang diamati tanpa harus melihatnya secara langsung.

    Karena bersifat ilmiah, teks laporan hasil observasi harus disusun dengan bahasa yang baku, jelas, serta berdasarkan fakta nyata, bukan opini pribadi.

    Biasanya teks ini digunakan dalam kegiatan belajar, penelitian, maupun pelaporan hasil pengamatan di berbagai bidang ilmu.

    Berikut adalah struktur yang terdapat pada teks laporan hasil observasi.

    1. Judul

    Judul merupakan bagian pertama dari sebuah teks laporan hasil observasi. Letaknya selalu berada di bagian awal sebelum paragraf utama dimulai.

    Fungsi judul adalah untuk memberikan gambaran singkat mengenai apa yang menjadi objek pengamatan, sehingga pembaca langsung mengetahui topik yang akan dibahas.

    Judul juga harus dibuat ringkas, jelas, dan mampu mewakili isi laporan. Misalnya jika objek pengamatan adalah bunga mawar, maka judulnya bisa berupa “Bunga Mawar sebagai Tanaman Hias Populer”.

    Dari judul tersebut, pembaca langsung mendapatkan informasi awal bahwa isi laporan berfokus pada tanaman hias bernama mawar.

    2. Pernyataan Umum atau Definisi Umum

    Bagian kedua dari struktur teks laporan hasil observasi adalah pernyataan umum atau definisi umum. Pada bagian ini, penulis menjelaskan garis besar mengenai objek yang diamati.

    Informasi yang dimuat bisa berupa nama, asal-usul, klasifikasi, jenis, kelompok, hingga fungsi dari objek tersebut.

    Pernyataan umum ditulis secara objektif, tidak boleh bercampur dengan opini pribadi agar laporan tetap bersifat ilmiah.

    Misalnya saat menulis laporan tentang burung merpati, penulis bisa memaparkan bahwa merpati termasuk jenis burung yang memiliki kemampuan terbang cepat, hidup berkelompok, dan banyak dijadikan simbol perdamaian.

    3. Deskripsi

    Bagian terakhir dari struktur laporan hasil observasi adalah deskripsi. Bagian ini merupakan inti dari laporan karena berisi penjelasan rinci tentang objek yang diamati.

    Deskripsi dapat memuat gambaran fisik, sifat-sifat khusus, perilaku, habitat, fungsi, hingga data pendukung yang relevan.

    Misalnya jika objek observasi adalah tumbuhan, deskripsi bisa menjelaskan tinggi tanaman, bentuk daun, warna bunga, serta manfaat tanaman tersebut.

    Semakin detail dan lengkap deskripsi yang ditulis, semakin baik pula kualitas laporan hasil observasi.

    Selain itu, penulisan deskripsi juga harus menggunakan bahasa yang jelas, runtut, dan mudah dipahami agar pembaca benar-benar mendapatkan gambaran utuh tentang objek yang diteliti.

  • Tuliskan langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam mengonstruksi teks negosiasi

    Tuliskan langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam mengonstruksi teks negosiasi.

    Langkah-langkah dalam mengonstruksi teks negosiasi adalah:

    1. Menentukan tujuan
    2. Menentukan pihak pihak yang bernegoisasi
    3. Menentukan konflik
    4. Menentukan solusi dan penawaran
    5. Menentukan modal kesepakatan

    Pengertian Teks Negosiasi

    Teks negosiasi secara umum dapat dipahami sebagai sebuah teks dalam bahasa Indonesia yang berisi interaksi sosial antara dua pihak atau lebih untuk mencapai suatu kesepakatan bersama.

    Negosiasi merupakan proses komunikasi yang biasanya terjadi karena adanya perbedaan kepentingan, kebutuhan, atau tujuan yang ingin dicapai oleh masing-masing pihak.

    Melalui negosiasi, setiap pihak berusaha menyampaikan keinginannya secara baik dengan tetap memperhatikan kepentingan pihak lain.

    Inti dari teks negosiasi adalah adanya usaha untuk mencari jalan tengah atau win-win solution sehingga kedua belah pihak merasa diuntungkan.

    Teks ini berbeda dengan teks persuasif atau teks argumentasi karena tujuan akhirnya bukan sekadar meyakinkan, melainkan menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima bersama.

    Misalnya dalam kegiatan jual beli, penjual ingin mendapatkan keuntungan maksimal, sementara pembeli ingin mendapatkan harga terbaik.

    Melalui negosiasi, keduanya dapat menemukan titik temu yang adil, yaitu harga yang disepakati bersama.

    Negosiasi juga tidak terbatas pada transaksi ekonomi saja, melainkan dapat terjadi dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.

    Contohnya adalah negosiasi antara siswa dan guru mengenai waktu pengumpulan tugas, antara orang tua dan anak mengenai jam pulang sekolah, bahkan antara perusahaan dan karyawan mengenai kenaikan gaji.

    Semua bentuk interaksi tersebut dapat dituangkan dalam teks negosiasi apabila disajikan dalam bentuk tulisan.

    Dalam sebuah teks negosiasi, kedua belah pihak akan mendapatkan hak dan kewajiban sesuai dengan hasil kesepakatan.

    Kesepakatan yang dihasilkan bersifat mengikat, artinya tidak boleh disesali, diingkari, atau dipermasalahkan di kemudian hari.

    Hal ini menandakan bahwa teks negosiasi tidak hanya mengutamakan komunikasi yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kejujuran, saling menghargai, dan tanggung jawab.

  • Yang merupakan struktur dari teks prosedur kompleks adalah?

    Yang merupakan struktur dari teks prosedur kompleks adalah tujuan – langkah-langkah untuk mencapai tujuan.

    Pembahasan:

    Teks prosedur dalah teks yang isinya menjelaskan terkait dengan jalannya suatu proses, baik pengoperasian, pengerjaan, atau proses pembuatan.

    Dalam hal ini, biasanya disertai dengan daftar alat atau bahan yang dibutuhkan dalam proses pembuatan.

    Sekaligus langkah sistematis yang mudah dipahami oleh pembaca sehingga pembaca bisa mempraktikkannya secara langsung.

    Teks prosedur juga bisa dikatakan sebagai teks yang terdiri mengenai tahapan-tahapan atau langkah untuk melakukan suatu hal yang nantinya akan disajikan secara urut.

    Struktur Teks Prosedur

    Teks prosedur juga memiliki struktur yang membangunnya menjadi utuh.

    Adapun struktur teks prosedur adalah sebagai berikut.

    1. Bagian Pembuka

    Bagian pembuka umumnya berupa judul serta maksud atau tujuan kenapa teks prosedur itu ditulis.

    Jadi, penulis harus bisa memberikan deskripsi singkat kepada sesuatu yang akan ditulis pada isi.

    2. Bagian isi

    Struktur dalam teks prosedur kompleks haruslah memiliki bagian isi atau inti dari teks tersebut.

    Dalam konteks makanan, bagian isi bisa ditulis dengan resep dan cara membuatnya.

    Tidak sama dalam konteks lain. Intinya pada bagian isi penulis harus bisa memberikan poin penting yang harus membuat pembaca mengerti.

    3. Bagian langkah

    Struktur terakhir adalah langkah-langkah.

    Bagian ini berisi tentang tahapan-tahapan atau langkah pengerjaan yang harus dilakukan agar bisa mendapatkan hasil yang diharapkan.

    Ingat, bagian langkah harus ditulis dengan benar sesuai fakta agar tidak menyesatkan pembaca.

  • Dalam teks prosedur kompleks hasil akhir yang akan dicapai terdapat dalam bagian?

    Dalam teks prosedur kompleks hasil akhir yang akan dicapai terdapat dalam bagian langkah-langkah.

    Pembahasan:

    Teks prosedur adalah teks yang isinya menjelaskan terkait dengan jalannya suatu proses atau langkah-langkah, baik pengoperasian, pengerjaan, atau proses pembuatan.

    Dalam hal ini, biasanya disertai dengan daftar alat atau bahan yang dibutuhkan dalam proses pembuatan.

    Sekaligus langkah sistematis yang mudah dipahami oleh pembaca sehingga pembaca bisa mempraktikkannya secara langsung.

    Teks prosedur juga bisa dikatakan sebagai teks yang terdiri mengenai tahapan-tahapan atau langkah untuk melakukan suatu hal yang nantinya akan disajikan secara urut.

    Namun, dalam konteksnya, teks prosedur lebih cenderung digunakan untuk hal yang menyangkut dengan makanan.

    Misalnya proses membuat makanan atau resep.

    Struktur Teks Prosedur

    Teks prosedur juga memiliki struktur yang membangunnya menjadi utuh.

    Adapun struktur teks prosedur adalah sebagai berikut.

    1. Bagian Pembuka

    Bagian pembuka umumnya berupa judul serta maksud atau tujuan kenapa teks prosedur itu ditulis.

    Jadi, penulis harus bisa memberikan deskripsi singkat kepada sesuatu yang akan ditulis pada isi.

    2. Bagian isi

    Struktur dalam teks prosedur kompleks haruslah memiliki bagian isi atau inti dari teks tersebut.

    Dalam konteks makanan, bagian isi bisa ditulis dengan resep dan cara membuatnya. Tidak sama dalam konteks lain.

    Intinya pada bagian isi penulis harus bisa memberikan poin penting yang harus membuat pembaca mengerti.

    3. Bagian langkah

    Struktur terakhir adalah langkah-langkah.

    Bagian ini berisi tentang tahapan-tahapan atau langkah pengerjaan yang harus dilakukan agar bisa mendapatkan hasil yang diharapkan.

    Ingat, bagian langkah harus ditulis dengan benar sesuai fakta agar tidak menyesatkan pembaca.

  • Berikut Ini yang Merupakan Definisi yang Tepat Untuk Sebuah Teks Berita Adalah?

    Berikut ini yang merupakan definisi yang tepat untuk sebuah teks berita adalah teks yang isinya berkenaan dengan kejadian atau peristiwa yang terjadi.

    Penjelasannya:

    Teks berita adalah jenis teks yang berisi laporan mengenai kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

    Berita disampaikan kepada khalayak dengan tujuan agar masyarakat mengetahui informasi terbaru yang sedang berkembang.

    Karena itu, berita memiliki peran penting sebagai sumber informasi yang dapat dijadikan rujukan, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun peristiwa lainnya yang menarik perhatian publik.

    Sifat utama dari teks berita adalah faktual, aktual, dan dapat dipercaya. Faktual berarti isi berita harus berdasarkan fakta nyata, bukan hasil rekayasa atau opini semata.

    Aktual menunjukkan bahwa berita harus menyajikan peristiwa yang baru saja terjadi atau sedang berlangsung, sehingga masyarakat selalu mendapatkan informasi terkini.

    Sedangkan dapat dipercaya berarti berita yang disampaikan harus sesuai kenyataan, tidak dilebih-lebihkan, dan tidak dimanipulasi untuk kepentingan tertentu.

    Dalam penyebarannya, teks berita biasanya ditulis dan dipublikasikan melalui berbagai media. Di era tradisional, berita disampaikan lewat media cetak seperti surat kabar dan majalah.

    Seiring perkembangan teknologi, berita juga hadir di media online, disiarkan di radio, ditayangkan di televisi, bahkan diunggah melalui platform berbagi video dan media sosial. Hal ini membuat berita semakin mudah diakses oleh siapa pun dan kapan pun.

    Meski begitu, tidak semua fakta bisa dijadikan berita. Ada kriteria tertentu yang membuat sebuah fakta layak dipublikasikan.

    Fakta yang dipilih harus mengandung nilai berita, misalnya menyangkut kepentingan banyak orang, memiliki unsur kebaruan, menimbulkan rasa ingin tahu, atau berdampak luas bagi masyarakat.

    Dengan demikian, wartawan atau penulis berita perlu melakukan seleksi dan verifikasi sebelum menuliskan sebuah peristiwa agar berita yang disampaikan benar-benar bermanfaat serta dapat dipercaya oleh pembaca atau pemirsa.