Tag: teks

  • Pengertian Teks Eksemplum dan Contohnya

    Pengertian Teks Eksemplum dan Contohnya

    Pengertian Teks Eksemplum

    Pengertian Teks eksemplum adalah teks yang menceritakan perilaku tokoh dalam ceritanya, meliputi pengenalan tokoh, segala peristiwa yang dialami oleh tokoh, dan interpretasi dari tokoh tersebut.

    Dengan demikian, secara sederhana bisa dikatakan bahwa teks eksemplum adalah termasuk jenis karya yang berisi tentang pengalaman hidup manusia.

    Dari pengalaman hidup itulah nantinya akan ada sebuah pelajaran atau nilai yang dapat dipetik.

    Seperti nilai-nilai kebaikan yang layak ditiru, ataupun hal-hal buruk yang tak layak ditiru/harus ditinggalkan.

    Struktur Teks Eksemplum

    Teks eksemplum harus disusun dengan beberapa elemen yang menjadikannya utuh, alias struktur.

    Adapun struktur yang menyusun teks eksemplum adalah sebagai berikut:

    1. Orientasi

    Orientasi adalah bagian awal teks eksemplum. Bagian ini berisi tentang pengenalan tokoh. Contoh: Aku adalah orang yang pintar dan rajin.

    2. Insiden

    Pada bagian ini, tokoh akan mengalami suatu permasalahan karena alasan tertentu. Contoh: Aku lupa mengerjakan PR karena semalam ketiduran.

    3. Interpretasi

    Interpretasi adalah bagian yang mengandung pesan atau nilai moral, evaluasi dan juga akibat dari masalah yang dialami oleh tokoh. Contohnya: Karena jarang mengerjakan PR, nilaiku jadi menurun.

    4. Koda

    Koda adalah bagian penutup dari sebuah cerita. Biasanya pada bagian ini berisi kesimpulan dan pesan-pesan moral. Contoh: Maka dari itu, Aku tidak akan lalai mengerjakan PR lagi.

    Ciri Ciri Teks Eksemplum

    Setiap jenis teks pasti memiliki ciri-ciri untuk membedakan dengan jenis teks lain. Nah, adapaun ciri-ciri teks eksemplum adalah sebagai berikut:

    1. Memiliki struktur yang lengkap.
    2. Adanya urutan peristiwa yang jelas.
    3. Berisi peristiwa atau kejadian yang tidak diinginkan.
    4. Menggunakan bahasa naratif.

    Contoh Teks Eksemplum

    Agar lebih dimengerti, perhatikan contoh teks eksemplum berikut ini.

    Judul

    Wahana Maut

    Abstrak

    Aku mempunyai pengalaman yang mengerikan lebaran tahun lalu.

    Orientasi

    Kala itu temanku berkunjung ke rumahku untuk bersilaturrahmi dan mengajakku jalan-jalan ke kota.

    Kami berdua pergi ke wahana bermain di sana ada berbagai macam wahana yang sangat menantang.

    Salah satunya adalaha wahana Histeria dan Wahana yang berputar 360 derajat penuh, aku agak lupa namanya.

    Insiden

    Kami sudah memegang tiket masuk untuk menaiki wahana yang sudah kami inginkan, Histeria.

    Di wahana ini kami dilambungkan dari ketinggian 20 meter lebih dari permukaan tanah, berkali-kali kami merasa ngilu jatung terasa ingin lepas ketika dihempaskan dari atas ke bawah.

    Tak kusangka, wahana yang kami naiki mati mendadak, kami yang berada di ketinggian panik. Tak ada seorangpun yang menyangka hal ini bisa terjadi.

    Tak hanya aku dan temanku saja yang berteriak minta tolong, semua orang yang berada diatas bersama kami juga terlihat sangat ketakutan.

    Bahkan adapula yang menangis. Rasanya nyawaku telah melayang, aku teringat orangtuaku kala itu, dan aku menangis sambil merintih “mama…mama…”

    Interpretasi

    Setelah hampir 30 menit berada di ketinggian, beberapa petugas datang untuk memperbaiki wahana yang kami naiki, untunglah nyawa kami dapat terselamatkan berkat usaha mereka.

    Kami semua merasa lega. Aku bersyukur karena Tuhan menyelamatkan kami semua. Sekarang aku merasa trauma ketika melihat wahana yang serupa.

    Koda

    Oleh karena kejadian tersebut, aku selalu berhati-hati dan waspada, sebab kita tak pernah tahu apa yang akan menimpa kita.

    Hendaknya kita tanyakan dulu kepada petugas, apakah wahana yang akan kita naiki sudah terjamin keselamatannya atau belum.

  • Contoh Teks Eksplanasi Bencana Alam

    Contoh Teks Eksplanasi Bencana Alam

    Teks Eksplanasi

    Sebelum masuk ke contoh teks eksplanasi, alangkah lebih baiknya jika kita memahami dulu apa itu teks eksplanasi.

    Jadi, teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya sebuah peristiwa. Yang dicakup dari teks ini adalah penjelasannya, bukan peristiwa itu sendiri.

    Struktur Teks Eksplanasi

    Adapun struktur teks eksplanasi adalah sebagai berikut.

    1. Pernyataan Umum

    Berisi pernyataan umum mengenai topik yang akan dijelaskan proses terjadinya/proses keberadaan.

    2. Urutan Sebab Akibat

    Berisi mengenai detail penjelasan proses terjadinya yang disajikan secara urut atau bertahap dari yang paling awal hingga yang paling akhir.

    3. Kesimpulan/Penutup (Interpretasi)

    Berisi tentang kesimpulan mengenai topik/tema yang telah dijelaskan.

    Contoh Teks Eksplanasi

    Gempa bumi merupakan getaran atau goncangan yang terjadi karena pergeseran atau pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar permukaan bumi.

    Peristiwa alam ini sering terjadi di daerah yang berada dekat gunung berapi atau gunung yang masih aktif dan daerah yang dikelilingi lautan yang sangat luas.

    Gempa bumi terjadi karena pergeseran atau gerakan lapisan dasar bumi dan letusan gunung berapi yang sangat dahsyat.

    Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang sangat besar bagi lingkungan sekitarnya.

    Getaran gempa bumi yang sangat besar dan merambat ke segala arah sehingga dapat meratakan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.

    Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu gempa vulkanik dan tektonik.

    Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi lunak sehingga mengalami pergeseran atau pergerakan.

    Teori “Tektonik Plate” menjelaskan bahwa bumi kita ini terdiri dari beberapa lapisan buatan.

    Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung dilapisan, seperti halnya salju.

    Lapisan ini bergerak sangat lambat sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lain.

    Itulah yang menyebabkan mengapa gempa bumi dapat terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi dikarenakan adanya letusan gunung berapi yang sangat besar.

    Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi dibandingkan dengan gempa tektonik.

    Gempa dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada perbatasan plat Pacifik.

    Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyak terdapat gunung berapi.

  • Struktur Teks Anekdot Sesuai Kaidah Bahasa Indonesia

    Pengertian Anekot

    Anekdot adalah sebuah cerita yang di dalamnya terdapat unsur lucu, menarik atau komedi.

    Struktur Teks Anekdot

    1. Abstak

    Berupa isyarat akan apa yang akan diceritakan berupa kejadian yang tidak lumrah, tidak biasa, aneh, atau berupa rangkuman atas apa yang akan diceritakan atau dipaparkan teks, sifatnya opsional

    2. Orientasi

    Pendahuluan atau pembuka berupa pengenalan tokoh, waktu, dan tempat.

    3. Evens

    Rangkaian kejadian/peristiwa

    4.Krisis

    Pemunculan masalah

    5. Reaksi

    Tindakan atau langkah yang diambil untuk merespon masalah.6. Coda

    Perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita, sifatnya opsional.

    7. Reorientasi

    Penutup, ungkapan-ungkapan yang menunjukkan cerita sudah berakhir.

    Kaidah Teks Anekdot

    1. Menggunakan waktu lampau, seperti: Saya menemukannya semalam.
    2. Menggunakan pertanyaan rotoris, seperti: Apakah kamu tahu?
    3. Menggunakan kata sambung (konjungsi) waktu, seperti: kemudian, stelah itu.
    4. Menggunakan kata kerja, seperti: pergi, tulis.
    5. Menggunakan kalimat perintah
    6. Menggunakan kalimat seru.

    Dokter RS Jiwa melihat pasiennya membuat kopi lalu memasukkan sebutir obat kedalamnya.

    Dokter :“Lagi apa pak?”
    Pasien  : “Lagi nyeduh kopi dok!”
    Dokter :  “Obat apa yang kamu masukkan kedalam kopimu?”
    Pasien  : “Obat penurun panas biar kopi cepat dingin”

  • Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur, dan Contohnya

    Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur, dan Contohnya

    Pengertian Teks Eksplanasi

    Teks eksplanasi adalah berasal dari bahasa Inggris yaitu explanation yang berarti penjelasan.

    Sehingga bisa disimpulkan bahwa pengertian teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya sebuah peristiwa.

    Adapun yang dicakup dari teks ini adalah penjelasannya, bukan peristiwa itu sendiri.

    Struktur Teks Eksplanasi

    Struktur teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

    1. Berisi Tentang Pernyataan

    UmumTeks eksplanasi selalu berisi tentang pernyataan umum tentang peristiwa yang akan dibahas. Adapun pernyataan umum tersebut bisa berupa proses serta penjelasan terjadinya suatu peristiwa.

    2. Ada Unsur Penjelas (Sebab dan Akibat)

    Teks eksplanasi juga selalu menjelaskan proses terciptanya sebuah peristiwa, mulai dari penyebab dan akibat.

    Misalnya teks eksplanasi yang diangkat mengenai peristiwa angin puting beliung, maka di dalam teks haruslah menjelaskan apa sebab dan bagaimana akibat dari angin puting beliung tersebut.

    3. Memiliki Interpretasi

    Biasanya teks eksplanasi juga memberikan interpretasi di akhir kalimat, yang sering disebut sebagai kalimat penutup atau kesimpulan.

    Walau tidak wajib, tapi alangkah baiknya jika teks eksplanasi memiliki interpretasi.

    Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

    Adapun ciri-ciri teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

    1. Informasi yang dimuat harus berdasarkan fakta (faktual).

    2. Informasi yang dimuat harus berupa peristiwa atau fenomena yang sifatnya keilmuan.

    3. Sifatnya informatif dan tidak ada unsur memengaruhi pembaca.

    4. Menggunakan kata penanda dalam penulisannya.

    5. Memuat informasi yang sifatnya umum. Misalnya banjir, longsor, gempa bumi, penyakit, dan sebagainya.

    Contoh Kalimat Eksplanasi

    Adapun contoh teks eksplanasi dan isi teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

    Tsunami adalah sebuah bencana alam yang ditandai dengan tingginya ombak dari lautan menuju daratan.

    Selain ombak yang tinggi, tsunami juga memiliki kecepatan yang cukup santer sehingga bisa menyeret rumah hingga pepohonan.

    Dari hasil penelitian mendalam, para ilmuan mendapati hasil bahwa tsunami sendiri terjadi akibat gempa.

    Di mana, ketika gempa terjadi maka lempengan tanah akan mengalami retak dan patah. Lantas, patahan tersebut bisa mengakibatkan terganggunya keseimbangan air laut.

    Ketika patahan dalam skala besar, maka tenaga gelombang air laut juga semakin kuat. Jadi, bisa disimpulkan bahwa besar tidaknya gelombang tsunami tergantung dari intensitas serta kekuatan gempa yang terjadi.

    Mengingat bahwa tsunami adalah salah satu bencana yang cukup menakutkan, maka dari itu kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri untuk berjaga-jaga ketika gempa terjadi.

    Kendati demikian, kita tak perlu resah karena tsunami terjadi apabila lempengan tanah benar-benar patah.

    Sekian pembahasan mengenai teks eksplanasi dan contohnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/.

  • Teks Berita: Pengertian, Struktur, dan Ciri-Cirinya

    Teks Berita: Pengertian, Struktur, dan Ciri-Cirinya

    Pengertian Teks Berita

    Teks berita adalah teks yang isinya berkenaan dengan kejadian atau peristiwa yang terjadi. Adapun sifat dari teks berita adalah berupa fakta, aktual, dan dapat dipercaya isinya.

    Biasanya, teks berita ditulis di media cetak, media online, isiarkan di radio, ditayangkan di televisi, atau diunggah pada platform berbagi video.

    Memang benar, teks berita harus berisi fakta, akan tetapi tidak semua fakta dapat diangkat menjadi berita. Sebab, tidak semua fakta layak untuk dipublikasikan secara luas.

    Struktur Teks Berita

    Struktur teks berita adalah susunan yang membangun teks tersebut. Struktur teks berita adalah sebagai berikut:

    1. Orientasi Berita

    Orientasi berita berisi informasi pembuka dari suatu kejadian yang sedang diberitakan. Biasanya, pada bagian orientasi ni terdapat penjelasan singkat mengenai isi dari berita tersebut.

    2. Peristiwa

    Peristiwa berisi mengenai kronologi, atau jalannya kejadian dari awal sampai akhir. Kronologi yang dipaparkan harus jelas sesuai fakta yang terjadi di lapangan.

    3. Sumber Berita

    Berisi mengenai sumber dari mana mendapatkan berita tersebut. Penulisan sumber berita biasanya berlaku pada pada media cetak seperti koran. Tapi, saat ini media online juga menggunakan sumber sebagai rujukan data.

    Ciri-ciri Teks Berita

    Tidak semua fakta bisa diangkat menjadi sebuah teks berita. Banyak yang salah menilai yang mana teks berita dan yang mana bukan teks berita.

    Untuk itu, perhatikan ciri-ciri teks berita berikut ini supaya tidak salah kaprah.

    1. Faktual

    Maksud faktual adalah di mana suatu kejadian tersebut sifatnya nyata, benar-benar terjadi dan tidak terikat oleh waktu, baik kejadian saat ini maupun masa lalu.

    Namun, teks berita yang menarik adalah teks berita yang sifatnya terkini, baru, dan masih hangat dibincangkan oleh masyarakat.

    Hal itu bertujuan agar tidak terjadi simpang siur informasi bagi kalangan masyarakat luas.

    2. Aktual

    Maksud dari aktual adalah kejadian yang diangkat menjadi teks berita harus bersifat nyata dan benar-benar terjadi saat itu juga. Jadi, beritanya tidak telat, yang sering disebut berita basi.

    3. Unik atau Menarik

    Teks berita biasanya dikemas dengan cara yang unik dan menarik. Hal ini bertujuan agar informasi yang diberikan benar-benar sampai ke pembaca.

    Selain itu, sifat unik dan menarik ini juga bisa memancing minat pembaca. Maka penulisan judul sangatlah penting dalam teks berita.

    4. Berpengaruh Bagi Masyarakat

    Teks berita harus memberikan pengaruh terhadap masyarakat sebagai pendengar dan pembaca.

    Jangan sampai teks berita tidak memberikan kesan yang berarti sehingga masyarakat sama sekali tidak mendapatkan informasi.

    5. Ada Waktu dan Kronologi

    Teks berita cenderung dilengakapi dengan runtutan waktu yang jelas. Artinya, kejadian itu harus ditulis secara gamblang, kapan terjadinya dan bagaimana prosesnya hingga kejadian itu terjadi.

    6. Objektif

    Maksud dari objektif adalah teks berita yang disampaikan harus benar-benar berita sesungguhnya tanpa dipengaruhi oleh pandangan atau opini pribadi.

    Jadi, sebetulnya tidak ada teks berita isinya menguntungkan atau merugikan orang lain.

    7. Bahasa Baku dan Komunikatif

    Bahasa yang digunakan di dalam teks berita pada umumnya menggunakan bahasa baku komunikatif.

    Bahasa baku adalah ragam bahasa yang penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar berbahasa, yaitu berpedoman pada EYD.

    Nah, itulah pengertian teks berita, struktur teks berita, dan ciri-ciri teks berita.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Pengertian Teks Anekdot Beserta Struktur dan Contohnya

    Pengertian Teks Anekdot Beserta Struktur dan Contohnya

    Pengertian Teks Anekdot

    Teks Anekdot adalah cerita singkat yang di dalamnya mengandung unsur jenaka dan mempunyai maksud untuk melakukan kritikan.

    Umumnya, teks anekdot bertopik seputar layanan publik, politik, lingkungan, budaya, ekonomi, dan sosial.

    Namun, perlu diketahui juga bahwa teks anekdot tidak hanya berisikan kisah-kisah cerita jenaka saja.

    Melainkan juga amanat, pesan moral, serta ungkapan tentang suatu kebenaran secara umum.

    Jadi, teks anekdot sendiri sifatnya harus nyata, realita, dan seputar fakta.

    Sehingga jika ingin menulis teks anekdot, biasanya penulis harus mengalami langsung apa yang akan diangkatnya menjadi anekdot.

    Struktur Teks Anekdot

    Struktur Teks anekdot ada 5, yakni orientasi, abstraksi, krisis, koda dan reaksi.

    Berikut ini adalah penjelasan tentang struktur anekdot secara jelas.

    1. Abstraksi

    Dalam teks anekdot biasanya terdapat abstraksi yang menunjukkan gambaran unik pada teks tersebut.

    Contoh teks anekdot pada struktur abstraksi adalah “pada suatu hari, ada tukang semir sepatu keliling. Dia berteriak kencang sampai orang-orang pada penasaran”.

    2. Orientasi

    Orientasi dalam teks anekdot biasnaya membahas latar belakang peristiwa yang terjadi. Latar belakang akan ditulis secara mendetail.

    Contoh teks anekdot lucu untuk struktur orientasi adalah “tukang semir sepatu berkeliling ke komplek perumahan sampai ke bantaran kali”.

    3. Krisis

    Krisis dalam struktur teks anekdot menunjukkan masalah menarik dan unik yang tidak akan terjadi di kehidupan nyata.

    Contoh struktur krisis teks anekdot adalah “petani sampai menanam padi hanya untuk melihat cara promosi tukang semir tersebut”.

    4. Reaksi

    Reaksi dalam teks anekdot adalah penyelesaian masalah yang unik dan menarik.

    Contohnya: “Para petani kembali ke sawah karena tidak ada yang memakai sepatu, jadi tidak ada yang bisa disemir”.

    5. Koda

    Koda adalah teks teks terakhir dari sebuah cerita. Pada bagian ini, penulis akan memberikan kesimpulan cerita, biasanya meliputi keputusan tokoh dalam menyelesaikan masalahnya.

    Contoh koda dalam teks anekdot adalah “Tukang semir marah-marah, sudah capek-capek promosi diri, ternyata para petani tidak ada yang pakai sepatu pantofel”.

    Contoh Teks Anekdot

    Agar lebih jelas, berikut adalah beberapa contoh teks anekdot, diantaranya:

    1. Contoh Teks Anekdot Tema Pendidikan

    Dimar dan Agus sedang bercakap-cakap tentang rencana masa depan mereka.

    Dimar  : Yes, akhirnya kita lulus juga!

    Agus    : Yap, gak sia-sia selama ini belajar keras

    Dimar : Btw, mau lanjut study ke mana?

    Agus    : Rencananya sih daftar SNMPTN. Kalau kamu?

    Dimar : Mau ikut SNMPTN tapi gak yakin lolos

    Agus    : Jangan berpikir begitu dulu. Kamu masih mau kuliah kan?

    Dimar : Ya jelas lah. Kalau tidak diterima di PTN, mungkin aku akan daftar ke PTS aja.

    Agus    : Menurutku sih PTN aja

    Dimar : PTS, Pokoknya Tetap Sekolah.

    Agus    : Dasar!

    2. Contoh Teks Anekdot Tema Interaksi

    Di suatu hari, penjual roti melewati kompleks perumahan. Kemudian, Riski memanggilnya dengan nada kencang. Tak lama kemudian, tukang roti itu datang dan akhirnya terjadi pembicaraan.

    Riski               : Adanya Roti jenis apa saja?

    Tukang Roti : Ada banyak dek

    Riski              : Kalau yang ini rasa apa ya?

    Tukang Roti : Roti ini rasa coklat dek

    Riski              : Kalau yang ini rasa apa?

    Tukang Roti : Rasa strawberry dek

    Riski               : Terus kalau yang ini?

    Tukang Roti : Rasa nanas dek

    Riski              : Loh, terus mana rotinya? Dari tadi bicaranya buah-buahan terus. Memangnya abang jual apa sih, roti atau buah ?

    Tukang Roti : *Hening* (Dalam sekejap si tukang jual roti tersebut pingsan mendadak).

    3. Contoh Teks Anekdot Singkat

    Suatu ketika dikampus, seperti biasa masuk kelas pagi-pagi. Aku duduk disebelah temanku bernama Ainun. Kebetulan kita sama-sama anak yang mendapatkan beasiswa di kampus.

    Ainun :” he jo, sudah cair beasiswa kita”

    Aku :”loh iyo tah?” (wajah bahagiaku keluar)

    Ainun :”iya, aada pemberitahuan di grup whatsapp, katanya easiswa cair 6 bulan”

    Aku :”subhanallah nun, ayo nanti kita hedon”

    Ainun :”iya ayo hedon ke warung lalapan yuk nanti”

    Aku :”hedon kok ke warung lalapan hmmm”

    Ainun :”dah lama aku tak makan ayam, tiap hari makan tempetahu sambel”

    Aku :”okelaaah”

    Aku dan ainun tertawa….

    4. Contoh Teks Anekdot Menyindir Teman

    Ada dua orang gadis yang bersahabat yaitu Vira dan Nana. Sejak bersahabat Vera sering meminta bantuan Nana terutama jika sedang membutuhkan uang. Ketika sedang dalam kekurangan atau butuh uang dia selalu memanfaatkan temannya, tetapi giliran ditagih dia menghindar dan seperti tidak mau tau.

    Suatu ketika si Nana sedang mengerjakan tugas yang menumpuk dan harus selesai dalam waktu seminggu. Dia kebingungan karena disaat bersamaan dia ada acara keluarga yang tidak bisa dia tinggalkan. Kemudian dia mempunyai suatu inisiatif.

    Disaat bersamaan Vira ingin meminjam uang lagi kepada Nana, entah sudah berapa kali dia meminjam uang dan belum dikembalikan.

    ‘’ Na bolehkan aku meminjam uang lagi?’’ tanya Vira dengan nada sedikit memohon.

    ‘’Berapa Vir?’’ tanya Nana.’’

    ‘’ Satu juta saja.’’ ‘’ Apa?, itu sudah cukup untuk membayar hutang-hutangmu, kamu malah mau hutang lagi, ya sudah begini saja, tapi ada syaratnya ya, kamu kerjakan tugasku ini selama seminggu nanti akan aku pinjami kamu uang, gimana? Setuju tidak ?’’, tanya Nana.

    ‘’baiklah ,’’ jawab Vira dengan sedikit mengerutkan kepala.

    Satu minggu kemudian ketika tugas Nana sudah selesai, Vira meminta uang pinjaman kepada Nana. ‘’Na, ini tugasmu sudah selesai jadi aku dapat uang pinjaman darimu kan?’’.

    ‘’sebelumnya maaf ya Vir, coba hitung berapa hutangmu padaku? Satu juta kan? Nah, kemaren kamu mengerjakan tugasku itu sebagai bayaran karena kamu tidak mau mengembalikan hutangmu’’. Tegas Nana menjelaskan dengan menyindir temannya itu.

    Vira yang mendengarkan hanya bisa terdiam.

    5. Contoh Teks Anekdot Lucu

    Suatu hari aku beserta keluargaku pegi ke pantai, hari itu tepat hari libur. Jadi ramai pengunjung.

    Aku saat itu ingin pergi membeli camilan bersama adik sepupuku bernama alfan.

    Aku :”fan, ayo beli itu” (telunjukku menujuk pada tukang cilok yang berada agak jauh dari kami)

    Alfan :”ayo mbak”

    Saat itu ramai sekali hingga aku memegang tangan adikku. Kita berjalan mengambil uang d tas dan bergegas untuk membeli cilok

    Aku :”bang, beli ciloknya 3 bugkus lima riuan yaa”

    Abang tukang cilok langsung mengambil pesanan cilok

    Aku :”berapa bang?”

    Abang: “15.000 toh neng”

    Aku :”ohiya, loh uangu kok 2000, dek pinjem uangmu dong”

    Alfan :”yaelah mbak, bilang aja kalo mau minta bayarin”

    Aku :”heh,tau aja kamuu”

    Alfan :”dasaar”

    Aku tertawa, sedangkan dia cemberut

    Nah, itulah pengertian teks anekdot dan contohnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa baca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/.

  • Pengertian Teks Negosiasi dan Contohnya

    Pengertian Teks Negosiasi

    Pengertian teks negosiasi secara umum adalah sebuah teks berbahasa Indonesia yang sifatnya adalah interaksi sosial untuk mendapatkan atau mencapai kesepakatan bersama.

    Nantinya, kedua belah pihak akan mendapatkan hak masing-masing sesuai dengan kesepakatan tersebut yang tidak boleh disesali atau dipermasalahkan pada kemudian hari.

    Biasanya, teks negosiasi ini digunakan dalam bentuk tawar menawar antara pedagang dan pembeli.

    Walau tidak selalu begitu, tapi teks negosiasi paling banyak digunakan untuk aktivitas jual beli.

    Sebab, berdialog dalam jual beli termasuk dialog atau teks negosiasi yang paling banyak serta sering terjadi.

    Struktur teks negosiasi

    Orientasi: Pada bagian orientasi, umumnya memuat kalimat atau dialog pembuka. Biasanya salah satu negosiator akan mengucap salam untuk mengawali proses negosiasi.

    • Permintaan: Setelahnya, negosiator akan meminta suatu barang atau jasa kepada pihak lainnya.
    • Pemenuhan : Lalu, pihak lainnya akan memenuhi permintaan negosiator tadi.
    • Penawaran: Di sinilah awal mula terjadi negosiasi yang lumayan rumit dan sengit, biasanya berlangsung agak panjang.
    • Persetujuan: Setelah melakukan negosiasi panjang, akhirnya kedua belah pihak mendapatkan sebuah kesepakatan yang disetujui bersama.
    • Penutup: Biasanya dalam tahapan ini, kedua belah pihak akan mengucapkan terima kasih dan ucapan baik lainnya.

    Contoh teks negosiasi

    Berikut ini adalah beberapa contoh teks negosiasi, antara lain:

    Contoh Teks Negosiasi Jual Beli

    Terjadi negosiasi antara penjual HP dengan Andi. Andi ingin membeli HP untuk bermain game dengan harga sekitar Rp.3.200.000.


    Penjual : “Selamat siang mas, ada yang bisa saya bantu?”
    Andi     : “Saya lagi cari HP game nih mas”
    Penjual : “HP game ya mas? kami ada produk baru dan masih promo mas”
    Andi     : “Wah, tapi modelnya kurang bagus, ada yang lain?”
    Penjual : “Ada mas, ini produk keluaran lama sih, tapi tetep mantep buat game”
    Andi       : “Nah ini modelnya saya suka, berapa harganya?”
    Penjual : “Karena produk lama, nggak ada promonya mas, pas 3,2 juta”
    Andi       : “Saya Cuma ada uang 3 juta nih, nggak boleh kurang ya?”
    Penjual : “Kalau 3 juta yang tadi mas, kalau yang ini gak bisa”
    Andi       : “Tapi, saya sukanya yang ini”
    Penjual : “Yaudah gini aja mas, karena masnya udah seneng juga, tak turunin jadi 3,1 juta gimana”
    Andi       : “Gak ada mas, budget saya Cuma 3 juta kok”
    Penjual : “yaudah deh, bentar ya saya siapkan dulu”
    Andi       : “Oke, makasih mas”

    Contoh Teks Negosiasi Singkat

    Suatu pagi di pasar tradisional, Ibu Fatma Fatma ingin membeli ayam dan terjadilah negosiasi antara pedagang ayam dengan Ibu Fatma Fatma.

    Ibu Fatma            : “Pak saya mau beli ayam, berapa ya harganya?”
    Penjual Ayam    : “Harganya Rp.45.000/kg bu, mau berapa kilo?”
    Ibu Fatma            : “Kok mahal pak, kemarin harganya gak segitu”
    Penjual                 : “Ya buk, naiknya baru tadi pagi, saya cuma ambil untung sedikit bu”
    Ibu Fatma            : “Saya beli 2 kg Rp.75.000 boleh nggak?”
    Penjual                 : “waduh, gak nyampe untung bu”
    Ibu Fatma            : “Kalau nggak boleh saya gak jadi beli”
    Penjual                 : “Yaudah yaudah, bentar tak bungkusin dulu”
    Ibu Fatma            : “Terima kasih pak”

  • Pengertian Teks Eksposisi Beserta Jenis dan Contohnya

    Pengertian Teks Eksposisi Beserta Jenis dan Contohnya

    Pengertian Teks Eksposisi

    Teks eksposisi adalah teks yang berisi paragraf atau karangan yang mana isinya terkandung sejumlah pengetahuan serta informasi yang disajikan secara singkat, padat, akurat, dan tentunya mudah untuk dipahami.

    Paragraf atau teks eksposisi memiliki sifat yang real, nyata, dan ilmiah sehingga bisa dikatakan sebagai teks nonfiksi.

    Sehingga kita bisa menemukan teks eksposisi pada beberapa karya tulis seperti majalah, koran, ataupun media online yang sifatnya mengupas fakta dalam bentuk tulisan yang sesingkat-singkatnya dengan data yang dapat dipercaya.

    Ada banyak bidang yang bisa dibahas dan dijadikan teks eksposisi, mulai dari pendidikan, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan masih banyak lagi.

    Hampir semua bidang kajian bisa dijadikan teks eksposisi karena kembali pada hakikat dan tujuan utamanya, yaitu memaparkan informasi tertentu kepada pembaca untuk menambah pengetahuan serta wawasan.

    Ciri-Ciri Teks Eksposisi

    Untuk ciri-cirinya, teks eksposisi memiliki ciri khusus yang tidak dimiliki oleh teks lainnya.

    Ciri-ciri ini juga sebagai penanda dan pembeda, apakah teks tersebut benar-benar eksposisi atau tidak. Untuk lebih jelas, berikut adalah ciri-cirinya.

    • Selalu bersifat nonfiksi
    • Memaparkan informasi atau pengetahuan tentang sebuah hal
    • Sifat atau gaya bahasa cukup persuasif
    • Menggunakan bahasa baku, formal, dan ilmiah
    • Penulisan bersifat netral, alias tidak pernah memihak
    • Menggunakan fakta sebagai data

    Struktur Teks Eksposisi

    Untuk strukturnya sendiri, teks eksposisi hampir sama dengan jenis tulisan lain.

    Hanya saja, ada 4 bagian penting yang harus diperhatikan, yaitu pembukaan, isi, argumen, dan penegasan. Agar lebih jelas, berikut adalah susunan serta struktur teks eksposisi.

    Pembukaan

    Pada tahapan awal ini, teks eksposisi biasanya berisi dengan rumusan masalah yang akan dirangkum dengan sesingkat-singkatnya.

    Masalah yang terjadi akan diangkat dan dibahas untuk mmeberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat luas.

    Isi

    Selanjutnya, teks eksposisi berisi thesis atau isi. Dalam isi, akan dibahas mengenai pokok permasalahan yang lebih mendetail.

    Biasanya menggunakan/mengutip kata ahli/narasumber agar lebih terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan.

    Argumentasi

    Setelah menjelaskan penuturan dari narasumber, selanjutnya akan ada argumentasi. Pada tahapan ini, akan ada bukti-bukti relevan yang mendukung dari isi teks eksposisi itu sendiri.

    Bukti-bukti tersebut haruslah berupa fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti tempat kejadian, waktu, dan sebagainya.

    Penegasan

    Dan yang terakhir adalah penegasan. Kalau disederhanakan, struktur ini lebih condong kepada kesimpulan dari teks eksposisi itu sendiri.

    Nantinya penulis akan menyampaikan dengan bahasa yang lebih singkat karena hanya berisi kesimpulan saja.

    Jenis-jenis teks eksposisi

    • Teks eksposisi proses
    • Teks eksposisi klasifikasi
    • Teks eksposisi pertentangan
    • Teks eksposisi Ilustrasi
    • Teks eksposisi Analisis
    • Teks eksposisi perbandingan
    • Teks eksposisi berita

    Contoh teks eksposisi

    Contoh teks eksposisi : Manfaat Tanaman Mahkota Dewa

    Thesis (isi):

    Tanaman obat mahkota dewa sudah dikenal dan populer sejak zaman nenek moyang. Tanaman obat ini memiliki segudang khasiat untuk menyembuhkan luka, baik luka luar maupun dalam, serta menjaga kesehatan tubuh.

    Argumetasi:

    Dengan begitu banyaknya khasiat dalam tanaman ini, maka banyak sekali produk kesehatan yang menggunakannya sebagai bahan dasar.

    Menurut beberapa ahli, tanaman mahkota dewa memiliki banyak sekali manfaat yang tidak pernah terduga sebelumnya, meliputi:

    Tanaman ini bisa mencegah berbagai jenis penyakit kanker, seperti kanker paru, kanker otak, bahkan kanker rahim.

    Tanaman obat mahkota dewa juga dapat mengobati beberapa penyakit musiman seperti diare, malaria, gatal gatal, sakit perut, dan sebagainya.

    Penegasan Ulang:

    Berdasarkan penelitian para ahli tersebut, bisa disimpulkan bahwa tanaman obat mahkota dewa tidak hanya bisa menyembuhkan penyakit dalam saja, tapi juga penyakit luar.

    Tidak ada efek samping serius yang ditimbulkan oleh tanaman ini karena sifatnya alami.