Tag: teks

  • Pengertian dan Contoh Teks Anekdot

    Pengertian Teks Anekdot

    Teks Anekdot adalah cerita singkat yang mengandung unsur jenaka dengan maksud untuk melakukan kritikan.

    Sehingga pada umumnya topik teks anekdot seputar politik, lingkungan, budaya, ekonomi, dan sosial.

    Namun, teks anekdot tidak hanya berisikan cerita jenaka saja.

    Tapi juga terdapat amanat, pesan moral, serta ungkapan tentang suatu kebenaran.

    Jadi, meski cenderung jenaka, teks anekdot sifatnya harus nyata dan seputar fakta.

    Sehingga jika ingin menulis teks anekdot, penulis harus mengalami langsung atau minimal memahami apa yang akan diangkatnya menjadi anekdot.

    Tujuannya agar isi dari teks anekdot tersebut berdasarkan fakta, bukan imajinasi belaka.

    Contoh Teks Anekdot

    1. Contoh Teks Anekdot Tema Pendidikan

    Dimar dan Agus sedang bercakap-cakap tentang rencana masa depan mereka.

    Dimar : Yes, akhirnya kita lulus juga!
    Agus : Yap, gak sia-sia selama ini belajar keras
    Dimar : Btw, mau lanjut study ke mana?
    Agus : Rencananya sih daftar SNMPTN. Kalau kamu?
    Dimar : Mau ikut SNMPTN tapi gak yakin lolos
    Agus : Jangan berpikir begitu dulu. Kamu masih mau kuliah kan?
    Dimar : Ya jelas lah. Kalau tidak diterima di PTN, mungkin aku akan daftar ke PTS aja.
    Agus : Menurutku sih PTN aja
    Dimar : PTS, Pokoknya Tetap Sekolah.
    Agus : Dasar!

    2. Contoh Teks Anekdot Tema Interaksi

    Di suatu hari, penjual roti melewati kompleks perumahan.

    Kemudian, Riski memanggilnya dengan nada kencang.

    Tak lama kemudian, tukang roti itu datang dan akhirnya terjadi pembicaraan.

    Riski : Adanya Roti jenis apa saja?
    Tukang Roti : Ada banyak dek
    Riski : Kalau yang ini rasa apa ya?
    Tukang Roti : Roti ini rasa coklat dek
    Riski : Kalau yang ini rasa apa?
    Tukang Roti : Rasa strawberry dek
    Riski : Terus kalau yang ini?
    Tukang Roti : Rasa nanas dek
    Riski : Loh, terus mana rotinya? Dari tadi bicaranya buah-buahan terus. Memangnya abang jual apa sih, roti atau buah ?
    Tukang Roti : *Hening* (Dalam sekejap si tukang jual roti tersebut pingsan mendadak).

    3. Contoh Teks Anekdot Singkat

    Suatu ketika dikampus, seperti biasa masuk kelas pagi-pagi.

    Aku duduk disebelah temanku bernama Ainun.

    Kebetulan kita sama-sama anak yang mendapatkan beasiswa di kampus.

    Ainun :” he jo, sudah cair beasiswa kita”
    Aku :”loh iyo tah?” (wajah bahagiaku keluar)
    Ainun :”iya, aada pemberitahuan di grup whatsapp, katanya easiswa cair 6 bulan”
    Aku :”subhanallah nun, ayo nanti kita hedon”
    Ainun :”iya ayo hedon ke warung lalapan yuk nanti”
    Aku :”hedon kok ke warung lalapan hmmm”
    Ainun :”dah lama aku tak makan ayam, tiap hari makan tempetahu sambel”
    Aku :”okelaaah”
    Aku dan ainun tertawa….

    4. Contoh Teks Anekdot Menyindir Teman

    Ada dua orang gadis yang bersahabat yaitu Vira dan Nana.

    Sejak bersahabat Vera sering meminta bantuan Nana terutama jika sedang membutuhkan uang.

    Ketika sedang dalam kekurangan atau butuh uang dia selalu memanfaatkan temannya.

    Tetapi giliran ditagih dia menghindar dan seperti tidak mau tau.

    Suatu ketika si Nana sedang mengerjakan tugas yang menumpuk dan harus selesai dalam waktu seminggu.

    Dia kebingungan karena disaat bersamaan dia ada acara keluarga yang tidak bisa dia tinggalkan.

    Kemudian dia mempunyai suatu inisiatif.

    Disaat bersamaan Vira ingin meminjam uang lagi kepada Nana.

    Entah sudah berapa kali dia meminjam uang dan belum dikembalikan.

    “Na bolehkan aku meminjam uang lagi?’” tanya Vira dengan nada sedikit memohon.

    “Berapa Vir?” tanya Nana.

    “Satu juta saja.”

    “Apaa? Itu sudah cukup untuk membayar hutang-hutangmu, kamu malah mau hutang lagi, ya sudah begini saja, tapi ada syaratnya ya, kamu kerjakan tugasku ini selama seminggu nanti akan aku pinjami kamu uang, gimana? Setuju tidak?”, tanya Nana.

    “Baiklah,” jawab Vira dengan sedikit mengerutkan kepala.

    Satu minggu kemudian ketika tugas Nana sudah selesai, Vira meminta uang pinjaman kepada Nana.

    “Na, ini tugasmu sudah selesai jadi aku dapat uang pinjaman darimu kan?”

    “Sebelumnya maaf ya, Vir, coba hitung berapa hutangmu padaku? Satu juta kan? Nah, kemaren kamu mengerjakan tugasku itu sebagai bayaran karena kamu tidak mau mengembalikan hutangmu’’, tegas Nana menjelaskan dengan menyindir temannya itu.

    Vira yang mendengarkan hanya bisa terdiam.

    5. Contoh Teks Anekdot Lucu

    Suatu hari aku beserta keluargaku pegi ke pantai, hari itu tepat hari libur. Jadi ramai pengunjung.

    Aku saat itu ingin pergi membeli camilan bersama adik sepupuku bernama alfan.
    Aku :”fan, ayo beli itu” (telunjukku menujuk pada tukang cilok yang berada agak jauh dari kami)
    Alfan :”ayo mbak”

    Saat itu ramai sekali hingga aku memegang tangan adikku. Kita berjalan mengambil uang d tas dan bergegas untuk membeli cilok.

    Aku :”bang, beli ciloknya 3 bugkus lima riuan yaa”

    Abang tukang cilok langsung mengambil pesanan cilok

    Aku :”berapa bang?”
    Abang: “15.000 toh neng”
    Aku :”ohiya, loh uangu kok 2000, dek pinjem uangmu dong”
    Alfan :”yaelah mbak, bilang aja kalo mau minta bayarin”
    Aku :”heh,tau aja kamuu”
    Alfan :”dasaar”

    Aku tertawa, sedangkan dia cemberut

  • Sebutkan Struktur Teks Eksplanasi, Ini Jawabannya

    Teks eksplanasi berasal dari bahasa Inggris yaitu explanation yang berarti penjelasan.

    Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengertian teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya suatu peristiwa.

    Struktur Teks Eksplanasi

    Adapun struktur teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

    1. Berisi Tentang Pernyataan Umum

    Teks eksplanasi selalu berisi tentang pernyataan umum tentang peristiwa yang akan dibahas.

    Pernyataan umum tersebut bisa berupa proses serta penjelasan terjadinya suatu peristiwa.

    2. Ada Unsur Penjelas (Sebab dan Akibat)

    Teks eksplanasi juga selalu menjelaskan proses terciptanya sebuah peristiwa, mulai dari penyebab dan akibat.

    Misalnya teks eksplanasi yang diangkat mengenai peristiwa angin puting beliung.

    Maka di dalam teks haruslah menjelaskan apa sebab dan bagaimana akibat dari angin puting beliung tersebut.

    3. Memiliki Interpretasi

    Biasanya teks eksplanasi juga memberikan interpretasi di akhir kalimat, yang sering disebut sebagai kalimat penutup atau kesimpulan.

    Walau tidak wajib, tapi alangkah baiknya jika teks eksplanasi memiliki interpretasi.

  • Apa yang Dimaksud dengan Hubungan Kausalitas dalam Teks Eksplanasi?

    Apa yang dimaksud dengan hubungan kausalitas dalam teks eksplanasi?

    Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang mempelajari teks eksplanasi yang umumnya dipelajari di sekolah maupun digunakan dalam berbagai penulisan ilmiah populer.

    Hubungan kausalitas dapat dipahami sebagai keterkaitan antara sebab dan akibat dalam suatu peristiwa.

    Artinya, setiap peristiwa yang terjadi pasti memiliki penyebab, dan dari penyebab tersebut akan muncul akibat atau dampak tertentu.

    Dalam teks eksplanasi, hubungan kausalitas menjadi hal yang sangat penting karena teks ini memang disusun untuk menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena.

    Baik itu fenomena alam, fenomena sosial, maupun fenomena budaya, semua peristiwa yang dipaparkan biasanya dijelaskan berdasarkan urutan sebab dan akibat.

    Dengan adanya penjelasan kausalitas, pembaca dapat memahami mengapa suatu peristiwa bisa terjadi dan apa konsekuensi yang muncul dari peristiwa tersebut.

    Sebagai contoh, dalam teks eksplanasi tentang banjir, bagian sebab bisa berupa curah hujan yang tinggi, buruknya sistem drainase, dan penebangan hutan secara liar.

    Sementara bagian akibat menjelaskan bahwa kondisi tersebut menyebabkan meluapnya air sungai, genangan di pemukiman warga, hingga kerugian materi maupun korban jiwa.

    Contoh lain dalam fenomena sosial misalnya menjelaskan mengapa tingkat pengangguran meningkat.

    Penyebabnya bisa karena berkurangnya lapangan pekerjaan, minimnya keterampilan tenaga kerja, atau krisis ekonomi. Akibatnya adalah meningkatnya angka kemiskinan dan masalah sosial lain di masyarakat.

    Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teks eksplanasi yang baik selalu mengandung hubungan kausalitas yang jelas.

    Tanpa adanya hubungan sebab akibat, sebuah teks eksplanasi akan kehilangan esensinya karena tidak mampu memberikan gambaran utuh mengenai proses terjadinya sebuah peristiwa.

    Oleh karena itu, penulis teks eksplanasi harus memperhatikan kejelasan alur sebab akibat agar informasi yang disampaikan mudah dipahami, logis, dan memberikan wawasan baru kepada pembaca.

    Contoh kausalitas teks eksplanasi:

    Rumah Ani terbakar gara-gara ia lupa mematikan kompor sehingga api menjalar dari dapur dan menyapu bersih seisi rumah.

    Kausalitasnya adalah:

    Ani lupa mematikan kompor (sebab)
    Rumah terbakar (akibat)

    Nah, itulah penjelasan dari pertanyaan apa yang dimaksud dengan hubungan kausalitas dalam teks eksplanasi.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel pendidikan lainnya di sastrawacana.id/ ya!

  • Teks Deskripsi: Pengertian Ahli, Ciri, Struktur Dan Contoh Singkat

    Teks Deskripsi: Pengertian Ahli, Ciri, Struktur Dan Contoh Singkat

    Pengertian Teks Deskripsi

    Teks deskripsi adalah teks yang menjabarkan atau memaparkan sebuah objek tertentu melalui kata-kata yang membuat pembaca seolah-olah menyaksikan atau merasakan sendiri objek yang dideskripsikan oleh penulis.

    Secara etimologis, istilah deskripsi berasal dari bahasa latin yaitu ‘describere’ yang memiliki arti menggambarkan atau memberikan penjelasan mengenai sesuatu.

    Sementara menurut KBBI, deskripsi adalah pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci.

    Sehingga dalam menulis teks deskripsi, penulis harus mendeskripsikan/menggambarkan objek dengan sangat rinci.

    Hal tersebut dikarenakan teks deskripsi memiliki tujuan untuk menciptakan rangsangan atau pengaruh panca indera pembaca sehingga bisa menghasilkan kesan tertentu berdasarkan imajinasi dari pembaca.

    Pengertian Deskripsi Menurut Para Ahli

    Berikut ini beberapa arti teks deskripsi berdasarkan para ahli bahasa dan sastra beserta klarifikasi lengkapnya.

    1. Menurut Tarigan

    Definisi deskripsi yaitu goresan pena yang sanggup melukiskan sebuah cerita yang bertujuan untuk mengajak pembaca biar sanggup memahami, mencicipi dan menikmati objek yang dibicarakan ibarat suasana hati, kegiatan dan sebagainya.

    2. Menurut Keraf

    Arti deskripsi berdasarkan Keraf yaitu bentuk wacana yang berusaha menyajikan suatu hal atau objek pembicaraan yang menciptakan objek tersebut seolah-olah para pembaca melihat sendiri objek tersebut atau seolah-olah berada di depan mata kepala para pembaca.

    3. Menurut Utorodewo

    Pengertian deskripsi berdasarkan Utorodewo yaitu bentuk paragraf yang bertujuan untuk menggambarkan bentuk objek pengamatan, sifatnya, rasanya, atau coraknya dengan mengandalkan pancaindra dalam proses penguraiannya.

    4. Menurut Gorys Keraf

    Deskripsi adalah suatu tulisan yang digunakan untuk menyampaikan hal atau objek yang dibicarakan sehingga pembaca bisa seperti melihat sendiri objek yang digambarkan tersebut secara langsung.

    Penulis harus bisa memindahkan hasi perasaan, rincian wujud yang ditemukan pada suatu hal atau objek.

    5. Menurut Felicia Nuradi

    Deskripsi merupakan tulisan yang memiliki tujuan untuk menggambarkan bentuk objek pengamatan, sifat, rasa dan corak dengan mengandalkan panca indra manusia dalam proses penjelasannya.

    Ciri-Ciri Teks Deskripsi

    Teks deskripsi memiliki ciri yang khas, yang berbeda dari teks lainnya. Berikut merupakan unsur dan ciri-ciri teks deskripsi.

    • Menggambarkan suatu objek ibarat benda, daerah atau suasana tertentu.
    • Melibatkan panca indera ibarat penglihatan, pendengaran, pengecapan, penciuman dan perabaan.
    • Mengungkapkan ciri-ciri fisik dan sifat objek ibarat ukuran, bentuk, warna dan sifat objek.
    • Menjelaskan objek dengan jelas, detail dan terperinci.
    • Menggunakan kata-kata atau frasa yang bermakna kata sifat atau keadaan.

    Struktur Teks Deskripsi

    Secara umum terdapat 3 struktur teks deskripsi yang mencakup identifikasi, penjabaran serta deskripsi atau bagian inti. Berikut yaitu 3 struktur teks deskripsi dan pengertiannya.

    1. Identifikasi

    Pengertian identifikasi pada teks deskripsi yaitu bab yang berisikan penentuan dari identitas seseorang, benda, atau objek lainnya.

    2. Klasifikasi

    Pengertian penjabaran pada teks deskripsi yaitu unsur penyusun yang bersistem dalam suatu kelompok berdasarkan kaidah atau standar yang sebelumnya sudah ditetapkan.

    3. Bagian Deskripsi

    Pengertian bab deskripsi atau bab inti pada paragraf deskripsi yaitu bab yang berisikan citra atau pemaparan wacana suatu objek atau topik yang dibahas.

    Contoh Teks Deskripsi

    Berikut ini adalah beberapa contoh teks deskripsi:

    Lapangan Sekolah

    Lapangan sekolah kami berada di tengah gedung sekolah. Di setiap sisi lapangan terdapat taman-taman kecil dengan aneka bunga dan tumbuhan berwarna merah membentang luas. Lapangan tersebut berukuran 100 x 120 meter. Selain untuk upacara bendera, kadang kami menggunakan lapangan tersebut untuk bermain sepak bola. Ada gawang besi tertancap di sudut sebelah timur dan barat. Kadang, kami menggunakan setengah lapangan saja karena tepat di tengah lapangan ada garis lurus yang menjadi pembatas.

    Dendeng Balado

    Dendeng Balado adalah salah satu makanan khas Sumatera Barat. Makanan ini terbuat dari daging sapi yang dipotong tipis dan melebar, lalu dijemur di bawah sinar matahari yang terik. Hal itu dilakukan agar daging tersebut menjadi kering.

    Setelah usai dijemur daging tersebut lalu digoreng hingga kering dan matang, lalu kemudian diberi bumbu balado yang terbuat dari cabai dan bumbu lainnya. Bumbu balado tersebut membuat warna dendeng menjadi kemerah-merahan. Tekstur dagig yang kering, serta rasa pedas dari bumbu balado akan terasa di lidah saat Dendeng Balado disantap.

    Wisata Kawah Ijen

    Siapa yang tidak kenal dengan Kawah Ijen?

    Di tempat ini kamu akan melihat pemandangan yang sangat indah sehingga tak heran kalau wisatawan luar negeri atau dalam negeri sering mengunjungi tempat ini.

    Wisata alam yang menyajikan danau asam berwarna biru kehijauan dengan diameternya yang mencapai 700 meter serta luasnya sekitar 5.465 hektar.

    Untuk kedalamannya bisa mencapai 200 meter dengan volume danaunya berkisaran 35 juta meter kubik.

    Wisata kawah ijen ini berada di antara dua kabupaten, yakni Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur. Meskipun demikian, kebanyakan wisatawan akan melalui Banyuwangi.

    Maka dari itu, banyak orang juga lebih mengenal kalau wisata yang satu ini dikenal sebagai wisata khas dari Banyuwangi.

    Untuk harga masuk ke Kawah Ijen, kamu harus mengeluarkan biaya yang sebesar 5.000 saja di tiap hari biasa, seperti Senin-Jumat.

    Untuk hari Sabtu, harga tiket masuknya akan berubah menjadi 7.500 per orang.

    Laptop Asus E410ma

    Sebagai komputer kelas menengah, laptop Asus E410ma ini sudah dibekali mesin prosesor Interl Caleron N4020 dan juga RAM 4GB.

    Dengan kapasitas SSD mencapai 512GB, banyak ruang yang tersedia untuk menyimpan berbagai macam file.

    Untuk urusan layar juga terbilang bagus untuk ukuran laptop kelas menengah.

    Pasalnya Laptop Asus E410ma menggunakan kartu grafis Intel UHD Graphics 600. Sehingga tampilan yang dihasilkan begitu memanjakan mata.

    Kemudian dari segi desain, seperti yang telah dikatakan di awal bahwa laptop ini sangat kekinian.

    Tersedia dalam tiga pilihan warna yaitu Peacock Blue, Dreamy White dan Rose Gold.

    Beratnya yang hanya sekitar 1kg sangat memungkinkan untuk mudah dibawa kemana saja.

    Setiap tipe laptop pasti memiliki keunggulan-keunggulan tertentu yang membuatnya berbeda dari varian lainnya.

    Di laptop Asus yang satu ini kelebihannya adalah dari segi harga.

    Meski memiliki tampilan futuristic dan terkesan premium, namun ternyata Asus E410ma hanya dibanderol dengan harga sekitar 6 jutaan rupiah saja.

  • Teks Inspirasi: Pengertian, Jenis, Struktur dan Contohnya

    Teks Inspirasi: Pengertian, Jenis, Struktur dan Contohnya

    Pengertian Teks Inspirasi

    Teks inspirasi adalah tulisan yang berisi pengalaman nyata yang mampu memberi inspirasi bagi pembacanya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), inspirasi memiliki arti suatu ilham.

    Secara umum, pengertian teks inspirasi adalah suatu teks tertulis yang difungsikan untuk mendapat inspirasi atau ilham berupa ide untuk pemicu semangat atau rasa percaya diri seseorang dalam menjalani kehidupan.

    Jadi, teks inspirasi dapat berupa kisah nyata seseorang dalam menyelesaikan sesuatu di tengah keterbatasan dan masalah yang dialami.

    Jenis-Jenis Teks Inspirasi

    1. Berdasarkan Peristiwa

    Berdasarkan sifat peristiwa, ada pembagian lagi, yaitu fiksi dan nonfiksi. Penjelasannya sebagai berikut.

    A. Fiksi

    Teks inspirasi fiksi adalah teks yang berisi tentang kisah-kisah imajinatif yang sifatnya tidak nyata atau khayalan dari penulis guna memberi inspirasi kepada pembaca.

    B. Nonfiksi

    Teks inspirasi nonfiksi merupakan kebalikan dari fiksi, yaitu teks yang ditulis berdasarkan kisah nyata dari pengalaman hidup seseorang.

    Adapun kisah tersebut bisa dari tokoh ternama ataupun orang biasa yang memiliki pengalaman hebat untuk memberi inspirasi kepada pembaca.

    2. Berdasarkan Tokoh

    Teks inspirasi juga ditulis berdasarkan tokoh, adapun penjelasannya sebagai berikut.

    A. Orang Terkenal

    Teks inspirasi yang menceritakan tentang orang terkenal yang cenderung dikenal oleh masyarakat luas, baik karena karena karyanya, perjuangannya, atau yang lainnya.

    B. Sufi

    Sufi nyaris sama dengan tokoh terkenal, tetapi yang membedakannya adalah sufi merupakan tokoh terkenal yang lebih spesifik urusan agama.

    Jadi teks inspirasinya ditulis berdasarkan perjuangan dalam mengamalkan hal-hal yang berkaitan dengan keagamaan.

    C. Hewan

    Tak hanya manusia, hewan pun juga bisa dijadikan sebagai tokoh utama di dalam cerita inspirasi.

    Pada umumnya, teks inspirasi hewan adalah cerita fiksi atau imajinasi yang menceritakan kehidupan hewan, tapi masih memiliki nilai sehingga menjadi inspirasi bagi pembaca.

    Teks inspirasi hewan ini biasanya ditujukan untuk anak-anak dengan bentuk gambar yang lucu.

    Ciri-Ciri Teks Inspirasi

    Teks inspirasi juga punya beberapa ciri khas yang membedakannya dengan teks lain. Perbedaan tersebut sebagai berikut.

    1. Punya Tema

    Teks inspirasi selalu punya tema tertentu yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah cerita.

    Tema itu sendiri adalah gagasan pokok yang menjadi penentu, apakah nantinya teks inspirasi dapat menarik perhatian pembaca atau tidak.

    2. Logis

    Logis dalam hal ini maksudnya ialah cerita yang dituliskan tetap bisa dicerna oleh pembaca, walaupun sifatnya fiksi atau khayalan.

    Sehingga meski tokoh utama adalah hewan, penulis harus mampu mengemasnya agar masuk akal sehingga dapat dipahami dan memberi inspirasi kepada pembaca.

    3. Judul Menarik

    Teks inspirasi biasanya menggunakan judul yang menarik agar mampu membuat pembaca penasaran.

    Pengambilan judul harus sesuai dengan tema sehingga pembaca mengetahui secara garis besar masalah yang dialami tokoh dan bagaimana solusinya sehingga dapat dijadikan sebagai inspirasi.

    4. Alur Menarik

    Teks inspirasi harus memiliki alur yang menarik agar pembaca menyelesaikan seluruh isi tulisan.

    Biasanya, alur dalam teks inspirasi menjelaskan kronologis suatu kejadian dan bagaimana menyelesaikannya sehingga pembaca menemukan titik terang yang mampu menginspirasi.

    5. Tokoh

    Dan yang penting juga teks inspirasi harus ada tokoh utama yang diceritakan.

    Sebab, teks inspirasi ditulis untuk menceritakan pengalaman seseorang dalam menjalai kehidupan dengan perjuangan yang menginspirasi.

    Tokoh bisa berupa fiksi (khayalan) maupun nonfiksi (nyata).

    Struktur Teks Inspirasi

    Teks inspirasi memiliki struktur di dalam penulisannya, sebagai berikut.

    1. Abstraksi

    Abstraksi menjadi bagian pertama pada struktur teks inspirasi. Mudahnya, abstraksi adalah gambaran umum mengenai isi cerita yang akan ditulis.

    Meski sifatnya opsional, tapi teks inspirasi akan lebih menarik jika memiliki abstraksi yang mendukung.

    2. Orientasi

    Orientasi teks inspirasi adalah pengenalan tokoh, latar, dan suasana cerita sehingga pembaca memiliki gambaran yang terlintas di pikirannya.

    Urutan orientasi dimulai pada pengenalan tokoh terlebih dahulu, kemudian penjelasan tentang latar dan suasana cerita.

    3. Komplikasi

    Komplikasi dapat dikatakan sebagai konflik atau masalah yang dialami oleh tokoh utama pada sebuah cerita.

    Konflik bisa berupa fisik maupun batin. Contoh konflik biasanya dari keterbatasan dari tokoh, seperti kemiskinan, kesehatan, dan sebagainya.

    4. Resolusi

    Resolusi adalah cara tokoh menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

    Resolusi menjadi bagian yang penting pada teks inspirasi karena biasanya solusi yang diberikan dapat menjadi inspirasi bagi pembaca yang mengalami masalah serupa.

    5. Koda

    Koda adalah bagian akhir dari teks inspirasi yang berisi konklusi dari keseluruhan cerita yang ditulis.

    Biasanya, koda berupa kesimpulan yang dapat dijadikan inspirasi bagi pembaca mengenai perjuangan tokoh utama.

    Contoh Teks Inspirasi

    Sekolah Tinggi-Tinggi Kok Masih Nganggur?

    Pernah nggak sih kamu dengar ucapan seperti itu? Atau kamu sendiri pernah ngalamin? Gimana rasanya? Sakit hati, emosi, atau b aja? Ya emang bener, itu hak mereka untuk bicara apa saja.

    Toh, kita juga bisa berucap hal yang sama. Tapi, itulah beda kita dengan mereka. Kita tidak menggunakan kemampuan verbal untuk mengutarakan sesuatu yg sekiranya menyinggung orang lain.

    Eh, tapi kalau dipikir-pikir, apapun yang terucap, tentu berasal dari otak. Bukan begitu? Berarti ucapan kita, mencerminkan isi otak kita.

    Yang bahaya adalah ketika kita melawan ucapan tersebut dengan kalimat yang merendahkan juga. Kalau sampai terjadi, lantas apa bedanya kita dengan mereka?

    Jangan-jangan isi otak kepala kita sama juga, hanya dibedakan oleh surat legalitas bernama “IJAZAH” saja. Jangan sampai. Tapi bisa terjadi juga, sih.

    Lalu, kenapa tulisan ini ada?

    Karena saya pun korbannya 🙂

    Bahkan sampai sekarang, mereka masih sempat ada yang bilang demikian, saya dapat laporan dari cepu. Entah si cepu ini benar atau mengada-ada, saya gak begitu peduli.

    Saya belikan bakso, hitung-hitung mengganti energinya yg sudah lelah memberi informasi.

    Mungkin karena hidup saya lebih banyak di rumah pakai sarung, daripada berseragam necis yang setiap pagi keluar rumah, pulangnya sore–menjelang malam.

    Di era digital ini, masa sih masih ada orang yang nggak ngerti kalau kita bisa cari cuan cuma bermodalkan kuota?

    Saya rasa mayoritas udah pada paham. Cuma kalau udah nggak suka, mau gimanapun kita tetap salah di mata mereka.

    Alangkah bijaknya untuk tidak pernah menjawab, apalagi membalas. Dijelaskan juga tak perlu karena mereka tidak mau tahu.

    Ketika pikiran sudah dipenuhi rasa iri, tidak suka, atau bahkan benci, maka cerita tentang kebaikanmu hanyalah menjadi dongeng belaka bagi mereka.

    Sadar diri, apalah kita? Nabi Muhammad yang jelas-jelas sangat amat baik dan terpuji pun pernah mendapat sindiran serta cacian.

    Lalu kita yang nggak baik-baik amat masak minta terbebas dari omongan orang?

    Tapi balik lagi, hati kita tidak semulia Nabi, yang sabar dan penuh kasih sayang. Wajar jika kita sedikit merasa “kok gitu sih”. Ya, itu wajar, maka jadikan sebagai kewajaran.

    Artinya, terus melangkah, jangan lelah hanya karena omongan orang. Balasan terbaik kepada orang yang menggunjing adalah cuek.

    Biarkan dia fokus ke kita, sedangkan kita fokus pada cita-cita 🙂

    Maulana Affandi, 8/6/2022

  • Teks Narasi: Pengertian, Ciri Ciri dan Contohnya

    Teks Narasi: Pengertian, Ciri Ciri dan Contohnya

    Pengertian Teks Narasi

    Teks narasi adalah teks yang disusun untuk menceritakan sebuah peristiwa atau kejadian dengan jelas, mulai dari kronologis sampai dengan urutan waktu yang ditentukan.

    Biasanya, teks narasi ditulis dengan singkat, namun tidak menutup kemungkinan juga akan ditulis panjang tergantung dari kronologis sebuah peristiwa yang akan diangkat menjadi tulisan.

    Ciri-Ciri Teks Narasi

    Adapun ciri-ciri teks narasi adalah sebagai berikut:

    • Menggunakan bahasa yang naratif
    • Memiliki kronologi atau urutan cerita
    • Cerita harus jelas, dari awal sampai akhir
    • Menjelaskan sebuah peristiwa
    • Berisi konflik
    • Memiliki unsur pembentuk seperti alur, tempat, tokoh, dan sebagainya.
    • Bertujuan untuk menceritakan

    Contoh Teks Narasi

    Supaya lebih jelas, berikut adalah contoh teks narasi agar mudah dipahami.

    “Hari ini adalah hari yang sangat spesial bagi Rani. Tanpa sepengetahuannya, sahabat serta ibu guru datang menghampiri dan memeluk Rani dengan erat.

    Bukan karena ingin menghukum, tapi sahabat serta guru ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada Rani. Dengan dekapan yang hangat itu, Rani tak bisa menahan air mata bahagianya hingga menetes ke pipi.

    Selang beberapa menit, ada satu orang yang datang ke dalam kelas sambil membawa kue dan lilin. Orang itu adalah ibu dari Rani. Melihat ibunya datang, Rani semakin menderu tangsinya.

    Dengan penuh kasih sayang, ibu Rani mencium kening dan memberikan ucapan selamat kepada Rani. Kemudian, Rani meniup lilin sambil berdoa di dalam hati. Rani sangat bahagia karena semua orang terdekatnya mengingat hari ulang tahunnya.”

    Nah, itulah penjelasan singkat tentang teks narasi dan contohnya. Semoga artikel pendidikan ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di Sastrawacana.

  • Daftar Tiruan Bunyi Terlengkap (Onomatope)

    Daftar Tiruan Bunyi Terlengkap (Onomatope)

    Daftar Tiruan Bunyi (Onomatope)

    Onomatope (dari Bahasa Yunani ονοματοποιία) adalah kata atau sekelompok kata yang menirukan bunyi-bunyi dari sumber yang digambarkannya.

    Konsep ini berupa sintesis dari kata Yunani όνομα (onoma = nama) dan ποιέω (poieō, = “saya buat” atau “saya lakukan”) sehingga artinya adalah “pembuatan nama” atau “menamai sebagaimana bunyinya”.

    Bunyi-bunyi ini mecakup antara lain suara hewan, suara-suara lain, tetapi juga suara-suara manusia yang bukan merupakan kata, seperti suara orang tertawa.

    Beberapa contoh onomatope:

    Suara hewan: menggonggong, mendesis, mengeong dsb.
    Suara lain: tercebur
    Suara manusia: ha-ha-ha

    Suara makhluk hidup

    Kucing mengeong
    Burung mencericip/berkicau
    Babi menguik
    Bebek meleter
    Anjing menggonggong/mendengking
    Serigala melolong
    Sapi melenguh
    Katak menguak
    Ular mendesis
    Kambing mengembik
    Merpati berdekut
    Ayam jantan berkokok
    Ayam betina berkotek
    Anak ayam menciap
    Macan mengaum
    Tikus mencicit
    Kuda meringkik
    Tidur mendengkur
    Berjalan terhuyung-huyung.

    Suara benda mati

    Meriam berdentam
    Angin berkesiur/mendesau
    Papan/kayu berderak
    Bel/lonceng berdentang
    Sendok berdenting
    Air bergemericik
    Pintu berderit
    Gigi gelemetuk (kedinginan)
    Telepon berdering
    Peluru berdesing
    Daun bergemeresik
    Jantung berdegup
    Uang logam bergemerincing
    Petir menggelegar
    Kuda berderap.
    Darah berdesir/menggelenyar.
    Selendang berkibar.

    Berdasarkan aktivitas

    Minum: gluk, gluk, gluk
    Menginjak kayu/ranting: krak, krak, krak
    Jatuh ke dalam air: Byur, jebur, plung (jika yang jatuh adalah benda)
    Menggunting: kres, kres, kres
    Meninju: Buk, dhuak
    Menyobek kertas: srek, srek
    Meledak: bum!
    Jatuh dengan keras: gedebuk! Gedebum!
    Barang pecah: Prang!
    Kaleng tertendang: Klontang!
    Menembak: Dor!
    Menyeruput: Srup, srup.
    Mengayun tongkat: Syuut, syuut.
    Menumpuk barang: Bruk, bruk.
    Batuk: Uhuk, uhuk.
    Bersin: Hatsyi! Hatsyi!
    Kunci diputar: Klik.
    Menusuk dengan pisau: Jleb.
    Perut keroncongan: Kruk, kruk.
    Kain dirobek: Breet, breeet.
    Menggigit makanan renyah: Kriuuk.
    Jam dinding kuno: Tik tok.
    Pohon bambu tertiup angin: Keriang keriut
    Ketukan di pintu: Tok tok tok.
    Sepatu hak tinggi di lantai: Tuk tuk tuk.
    Air menetes: Tes tes tes.

    Dari KBBI

    bang n tiruan bunyi spt bunyi – barang jatuh, meletup, dsb
    bap n tiruan bunyi barang jatuh di tanah lembut dsb; debap
    celebuk n tiruan bunyi spt batu dsb yg jatuh ke air
    celepik n tiruan bunyi spt barang kecil (cecak, kertas, dsb) jatuh di lantai
    celepuk n tiruan bunyi spt celepik tetapi lebih nyaring
    celung n tiruan bunyi spt bunyi angklung dsb
    ceter /cetér/ n tiruan bunyi cemeti (cambuk dsb) yg dicambukkan
    cit n tiruan bunyi spt bunyi tikus atau anak burung
    ciut n tiruan bunyi spt bunyi pohon ditempuh angin, pintu terbuka, dsb;
    berciut-ciut (menciut-ciut) v berbunyi “ciut, ciut”
    debak n bunyi spt bunyi orang meninju; debuk;
    debak-debuk v berulang-ulang berbunyi ”bak-buk” (spt bunyi barang-barang berat berjatuhan, orang meninju berulang-ulang, dsb)
    debam n tiruan bunyi spt bunyi benda berat jatuh ke lantai
    debap n tiruan bunyi spt bunyi barang jatuh dsb
    debar n, berdebar (berdebar-debar) v
    bergerak-gerak atau berdenyut-denyut keras atau lebih kencang
    decup n tiruan bunyi spt bunyi ikan menangkap kelekatu;
    berdecup(-decup) v berbunyi spt bunyi ikan menangkap kelekatu
    decur n tiruan bunyi spt bunyi air memancar (memancur dsb);
    medecur v 1 berbunyi spt bunyi air memancar; 2 memancar; memancur; bercucuran
    decut n tiruan bunyi spt bunyi bayi menyusu;
    berdecut(-decut) v berbunyi seperti bunyi bayi menyusu
    gar n tiruan bunyi spt bunyi guruh dsb; degar
    gelebuk n tiruan bunyi spt, barang jatuh
    gerdam n tiruan bunyi spt bunyi barang yg berat dan besar yg jatuh
    gerentang n tiruan bunyi berdentam-dentam (berdentang-dentang)
    koak (koak-koak) n tiruan bunyi spt bunyi burung gagak;
    letang n tiruan bunyi spt bunyi besi dipalu
    letik n tiruan bunyi spt bunyi gelas retak kena air panas;
    meletik v berbunyi
    mung n tiruan bunyi canang
    ning n tiruan bunyi sbg bunyi lonceng kecil
    nung n tiruan bunyi spt bunyi kenung

  • Pengertian Teks Cerita Sejarah dan Contohnya

    Pengertian Teks Cerita Sejarah dan Contohnya

    Pengertian Teks Cerita Sejarah

    Teks cerita sejarah adalah teks yang berisi tentang kejadian pada masa lampau yang disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan berbagai peristiwa.

    Teks cerita sejarah adalah teks yang didalamnya menjelaskan atau menceritakan tentang fakta atau kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal sesuatu yang memiliki nilai sejarah.

    Struktur Teks Cerita Sejarah

    Adapun struktur teks cerita sejarah adalah sebagai berikut:

    • Orientasi, yaitu bagian pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah.
    • Urutan peristiwa, yaitu rekaman peristiwa sejarah yang terjadi dan biasanya disampaikan dalam urutan kronologis.
    • Reorientasi, yaitu komentar penulis terhadap cerita yang ditulisnya. Bersifat optional (boleh ditulis atau tidak).

    Ciri Ciri Teks Cerita Sejarah

    Teks Cerita Sejarah memiliki ciri dan karakteristik berikut ini.

    • Diceritakan berdasarkan urutan waktu secara kronologis.
    • Berbentuk recount (menceritakan ulang suatu kejadian/peristiwa).
    • Strukturnya: orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.
    • Menggunakan konjungsi temporal.
    • Isi dari Teks Cerita Sejarah berupa fakta.
    • Tidak menyesatkan pembaca.

    Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

    1. Pronomina (kata ganti)

    Pronomina merupakan kata yang dipakai untuk menggantikan benda dan menamai seseorang atau sesuatu secara tidak langsung.

    2. Frasa Adverbial

    Frasa Adverbial merupakan kata yang menunjukan kejadian atau peristiwa, waktu, dan tempat.

    3. Verba Material

    Verba Material merupakan kata yang berfungsi menunjukkan aktivitas yang dilakukan oleh partisipan. Menunjukan perbuatan fisik atau peristiwa, contohnya menulis, mengepel, menyapu.

    4. Konjungsi Temporal

    Konjungsi temporal atau kata sambung waktu berfungsi menata urutan peristiwa yang diceritakan. Umumnya banyak menggunakan kata penghubung temporal.

    Contoh Teks Cerita Sejarah

    Agar lebih jelas, berikut ini adalah contoh teks cerita sejarah.

    KERAJAAN SUNDA

    Kerajaan Sunda terletak di daerah Jawa Barat sekarang. Tak dapat dipastikan dimana pusat kerajaan ini sesungguhnya.

    Berdasarkan sumber sejarah berupa prasasti dan naskah-naskah berbahasa Sunda Kuno dikatakan bahwa pusat kerajaan Sunda telah mengalami beberapa perpindahan.

    Menurut Kitab Carita Parahyangan, Ibukota kerajaan Sunda mula-mula di Galuh, kemudian menurut Prasasti Sanghyang Tapak yang ditemukan di tepi sungai Cicatih, Cibadak Sukabumi.

    Isi dari prasasti itu tentang pembuatan daerah terlarang di sungai itu yang ditandai dengan batu besar di bagian hulu dan hilirnya.

    Oleh Raja Sri Jayabhupati penguasa kerajaan Sunda. Di daerah larangan itu orang tidak boleh menangkap ikan dan hewan yang hidup di sungai itu.

    Tujuannya mungkin untuk menjaga kelestarian lingkungan (agar ikan dan lain-lainnya tidak punah) siapa yang berani melanggar larangan itu, ia akan dikutuk oleh dewa-dewa.

    Kerajaan Sunda beribu kota di Parahyangan Sunda. Sementara itu menurut prasasti Astana Gede (Kawali – Ciamis) ibu kota kerajaan Sunda berada di Pakwan Pajajaran. Mengenai perpindahan kerajaan ini tak diketahui alasannya.

    Akan tetapi, hal-hal yang bersifat ekonomi, keamanan, politik, atau bencana alam lazim menjadi alasan perpindahan pusat ibu kota suatu kerajaan.

    Kerajaan Sunda menguasai daerah Jawa Barat untuk waktu yang lama, diantara rajanya, yang terkenal adalah Jaya Bhupati dan Sri Baduga Maharaja.

  • Pengertian Teks Rekon dan Contohnya

    Pengertian Teks Rekon dan Contohnya

    Pengertian Teks Rekon

    Teks rekon adalah teks yang menceritakan kembali pengalaman masa lalu secara kronologis dengan maksud untuk memberi informasi dan menghibur pembaca.

    Secara umum, teks rekon terdiri dari tiga jenis, yaiturekon pribadi, rekon faktual (informasional), dan rekon imajinatif. Adapun penjelasaanya sebagai berikut:

    1. Rekon pribadi adalah cerita ulang yang memuat kejadian di mana si penulis terlibat langsung dalam cerita tersebut.

    2. Rekon faktual (informasional) adalah cerita ulang yang memuat kejadian faktual seperti eksperimen ilmiah, laporan polisi, dan sebagainya.

    3. Rekon imajinatif adalah cerita ulang yang memuat cerita imajinatif dengan lebih detil sehingga pembaca bisa membayangkan bagaimana proses ceritanya secara langsung.

    Ciri Ciri Teks Rekon

    Secara umum, teks rekon atau teks cerita ulang memiliki beberapa ciri-ciri berikut ini.

    1. Bersifat faktual/imajinatif.
    2. Menceritakan peristiwa masa lalu.
    3. Disusun secara kronologis.
    4. Sifatnya menghibur.
    5. Memberi informasi masa lalu.
    6. Berbagi pengalaman.

    Unsur Teks Rekon

    Adapun unsur-unsur yang membentuk teks rekon adalah sebagai berikut.

    1. Tema

    Ada ide pokok yang diceritakan dalam teks rekon. Tema bebas, tidak terikat aturan. Tergantung dari pengalaman penulis atau pengalaman orang lain yang ingin disampaikan.

    2. Alur

    Teks rekon selalu memiliki alur cerita. Di mana setiap peristiwa yang terjadi pada masa lalu diceritakan dengan urut sehingga pembaca lebih mudah memahami.

    3. Penokohan

    Dalam teks rekon, ada satu tokoh atau lebih yang diceritakan, namun tetap dominan pada pengalaman satu tokoh. Biasanya hal ini juga dijelaskan dengan lengkap, menyangkut sifat, karakter, dan perilaku dari tokoh.

    4. Latar

    Latar adalah tempat terjadinya peristiwa yang diceritakan. Jadi, dengan menyampaikan latar, maka cerita akan menjadi lebih hidup dan dapat dimengerti oleh pembaca.

    5. Pesan

    Setiap teks rekon selalu memiliki pesan di dalamnya. Sehingga pembaca bisa memetik nilai moral yang baik dari cerita tersebut.

    Contoh Teks Rekon

    Agar lebih jelas, berikut adalah contoh teks rekon.

    Liburan ke Batang

    Jumat lalu ketika libur kuliah, aku dan sahabatku berkunjung ke rumah Ika, teman sekamarku. Ia berasal dari Kabupaten Batang.

    Batang adalah kota yang terkenal dengan kulinernya yaitu nasi megono, tak lupa kita juga menjelajahi wisata yang ada di sana.

    Sore itu, aku dan temanku pergi kesana dengan mengendarai sepeda motor, kami terjebak macet beberapa saat ketika sampai di Mangkang.

    Lalu kami melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya, sebagai warga negara yang baik kamipun mentaati peraturan lalu lintas dengan menggunakan berbagai pernak-pernik perlengkapan perjalanan.

    Di tengah perjalanan kami disuguhi pemandangan yang sangat elok, terlihat hamparan gunung yang mengelilingi perjalanan kita ketika sampai di Kabupaten Weleri.

    Kami terus melanjutkan perjalanan dan tibalah kita di daerah Alasroban yang konon katanya sakral dan angker. Kami memandangi setiap pepohonan yang berada di kanan kiri jalan.

    Beberapa menit kemudian tibalah kami di rumah Ika, kami disambut baik oleh keluarganya. Setelah selesai sholat maghrib, kami diajak pergi ke taman sembari mengisi perut kami dengan jajanan khas Batang.

    Waktu menunjukan pukul 10, kami berempat (Ika dan adiknya lalu aku dan temanku) memutuskan untuk pulang ke rumah karena merasa kantuk. Setibanya di rumah kamipun langsung tertidur pulas.

    Pagi harinya, sekitar pukul 07.00 WIB kami dihidangkan sarapan dengan menu seafood oleh ibunda Ika, kami merasa tak enak hati sebab telah merepotkan keluarga Ika.

    Setelah sarapan, kami diajak berkunjung ke kebun teh tepatnya di desa Pagilaran yang letaknya sekitar 40 menit dari kediaman Ika, disepanjang perjalanan tak hentinya aku mengucapkan “Subhanallah” karena melihat bukit ciptaaan Tuhan yang begitu indah dipenuhi dengan hamparan daun teh yang menyelimuti bukit dan kami disuguhi juga udara yang sejuk, cantik sekali.

    Ketika sampai di sana kita hanya dikenai uang masuk Rp 7.500 ,- sudah termasuk asuransi untuk menikmati kebun teh dan beberapa wahana lain seperti outbond, air terjun dan lain-lain.

    Setelah berjalan beberapa meter ke bukit, tak lupa kami mengabadikan momen tersebut dengan berfoto di sekitar kebun teh.

    Setelah puas menikmati sejuknya suasana pegunungan, kamipun pulang. Namun, kami tak lantas pulang. Ika mengajakku ke tempat terapi ikan. Di tempat terapi ikan, kami merendam kaki beberapa jam di dalam kolam yang berisi ribuan ikan.

    Aku tak bisa menceritakan seperti apa rasanya di gigit ribuan ikan. Temanku bilang seperti ini “Sumpah ini rasanya kaya kesetrum dan gelinya sampai ke ubun-ubun” memang seperti itu rasanya.

    Setelah selesai bermain-main dengan ribuan ikan. Nampaknya Ika belum merasa lelah, ia mengajak kami ke pantai yang letaknya di Pekalongan sekitar 30 menit dari tempat kami berada saat itu. Temanku terus memacu kendaraannya agar cepat sampai ke tujuan.

    Setelah sampai, kita disuguhi debur ombak dan tawa anak kecil yang bermain pasir di pinggiran pantai, kami hanya sebentar di sana, sebab kami semua sudah merasa lelah dan kamipun memutuskan pulang.

    Nah, itulah pengertian dan contoh teks rekon. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel pendidikan lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Contoh Teks Prosedur Membuat Makanan Beserta Analisisnya

    Contoh Teks Prosedur Membuat Makanan Beserta Analisisnya

    Pengertian Teks Prosedur

    Teks prosedur dalah teks yang isinya menjelaskan terkait dengan jalannya suatu proses, baik pengoperasian, pengerjaan, atau proses pembuatan.

    Dalam hal ini, biasanya disertai dengan daftar alat atau bahan yang dibutuhkan dalam proses pembuatan, sekaligus langkah sistematis yang mudah dipahami oleh pembaca sehingga pembaca bisa mempraktikkannya secara langsung.

    Teks prosedur juga bisa dikatakan sebagai teks yang terdiri mengenai tahapan-tahapan atau langkah untuk melakukan suatu hal yang nantinya akan disajikan secara urut.

    Namun, dalam konteksnya, teks prosedur lebih cenderung digunakan untuk hal yang menyangkut dengan makanan. Misalnya proses membuat makanan atau resep.

    Namun, sebelum menjelaskan resep, bahan, serta alat yang dibutuhkan. Biasanya diawali dengan prolog atau kalimat pembuka yang menjelaskan makanan tersebut, meliputi tujuan atau manfaat dan makanan tersebut.

    Kemudian, dilanjutkan dengan cara membutnya secara lengkap dan terperinci agar pembaca bisa mempraktikkannya secara langsung tanpa bingung.

    Struktur Teks Prosedur

    Teks prosedur juga memiliki struktur yang membangunnya menjadi utuh. Adapun struktur teks prosedur adalah sebagai berikut.

    1. Bagian Pembuka

    Bagian pembuka umumnya berupa judul serta maksud atau tujuan kenapa teks prosedur itu ditulis. Jadi, penulis harus bisa memberikan deskripsi singkat kepada sesuatu yang akan ditulis pada isi.

    2. Bagian isi

    Struktur dalam teks prosedur kompleks haruslah memiliki bagian isi atau inti dari teks tersebut.

    Dalam konteks makanan, bagian isi bisa ditulis dengan resep dan cara membuatnya. Tidak sama dalam konteks lain.

    Intinya pada bagian isi penulis harus bisa memberikan poin penting yang harus membuat pembaca mengerti.

    3. Bagian langkah

    Struktur terakhir adalah langkah-langkah. Bagian ini berisi tentang tahapan-tahapan atau langkah pengerjaan yang harus dilakukan agar bisa mendapatkan hasil yang diharapkan.

    Ingat, bagian langkah harus ditulis dengan benar sesuai fakta agar tidak menyesatkan pembaca.

    Contoh Teks Prosedur Makanan

    Berikut adalah contoh teks prosedur tentang makanan.

    Cara Membuat Telur Asin yang Benak

    Telur asin adalah makanan khas Indonesia berbahan dasar telur bebek atau ayam yang diawetkan dengan cara diasinkan (dibungkus adonan abu gosok dan garam).

    Makanan yang khas dengan rasa asin ini adalah salah satu jenis makanan yang praktis dan dapat dipadukan dengan jenis makanan lainnya, seperti nasi goreng, nasi padang, dan sebagainya.

    Telur asin bisa bertahan selama 30 hari, sehingga cocok digunakan untuk bekal perjalanan maupun oleh-oleh kepada saudara di kampung halaman.

    Cara Membuata Telur Asin

    • Pilih telur yang bermutu baik.
    • Cuci telur dan bersihkan kotoran yang melekat, lebih baik menggunakan air hangat.Keringkan telur yang sudah dicuci tadi menggunakan kain lap.
    • Amplas beberapa saat permukaan kulit secara perlahan agar pori-pori kulit terbuka.
    • Buat adonan, bahan yang digunakan antara lain: abu gosok dicampur garam, tambahkan air secukupnya hingga membentuk adonan. Selain abu gosok, bisa juga menggunakan serbuk bata merah.
    • Bungkus telur dengan adonan yang sudah dibuat tadi sampai merata ke seluruh permukaan telur.
    • Simpan telur dalam ember plastik selama 2 sampai 3 minggu di tempat yang terbuka.
    • Setelah proses penyimpanan selesai, bersihkan telur dan pastikan telur masih dalam keadaan utuh.
    • Setelah dibersihkan, rebus telur hingga benar-benar matang.
    • Telur asin yang sudah matang dapat dihidangkan dan bisa juga dipadukan dengan makanan lain.

    Nah, itulah pengertian dan contoh teks prosedur membuat makanan. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/