Tag: teman

  • Bagaimana menurut pendapat kamu apabila ada seorang teman berbohong kepada orang lain

    Bagaimana menurut pendapat kamu apabila ada seorang teman berbohong kepada orang lain

    Menurut pendapat saya, apabila ada seorang teman yang berbohong kepada orang lain, hal itu merupakan tindakan yang tidak baik dan tidak pantas dilakukan, terlebih jika dilakukan secara sengaja.

    Kejujuran adalah nilai penting dalam membangun kepercayaan, baik dalam hubungan pertemanan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

    Ketika seseorang berbohong, apalagi teman sendiri, maka hal itu bisa merusak reputasi dan kepercayaan yang telah dibangun.

    Berbohong tidak hanya berdampak pada orang yang dibohongi, tetapi juga mencerminkan karakter orang yang melakukannya.

    Dalam konteks pertemanan, seorang teman seharusnya menjadi sosok yang jujur, bisa dipercaya, dan tidak menyembunyikan kebenaran demi keuntungan pribadi.

    Kebohongan, sekecil apa pun, bisa menimbulkan masalah yang lebih besar di kemudian hari, seperti pertengkaran, salah paham, bahkan berakhir pada putusnya hubungan baik.

    Namun demikian, jika teman tersebut berbohong karena terpaksa atau takut, maka sebaiknya kita tidak langsung menghakimi.

    Saya lebih memilih untuk mendekatinya dengan baik dan menasihatinya secara bijak, agar dia menyadari bahwa berbohong bukanlah solusi yang tepat.

    Saya juga akan mencoba memahami alasannya, lalu mendorongnya untuk berani berkata jujur dan memperbaiki kesalahan.

    Kesimpulannya, saya tidak setuju dengan tindakan berbohong, termasuk yang dilakukan oleh teman sendiri. Kejujuran adalah pondasi dari hubungan yang sehat dan harmonis.

    Oleh karena itu, jika seorang teman berbohong, kita harus tetap bersikap bijak dalam menegurnya dan mendorongnya untuk kembali kepada nilai-nilai kebenaran dan tanggung jawab.

  • 7 Alasan Mengapa Kita Tidak Boleh Membeda-bedakan Teman

    Teman adalah harta yang tak ternilai dalam kehidupan ini karena dengan teman, kita bisa berbagi suka dan duka.

    Dalam segala warna kehidupan, teman adalah kilas cahaya yang menerangi kegelapan, memberikan arti dan kehangatan pada setiap langkah perjalanan kita.

    Namun, terkadang tanpa sadar kita cenderung membedakan teman berdasarkan berbagai kriteria, padahal hal tersebut tidak boleh dilakukan.

    Mengapa sebenarnya kita tidak boleh membeda-bedakan teman? Inilah beberapa alasan mengapa kita harus menghargai setiap teman dengan sepenuh hati.

    1. Menghargai Keanekaragaman

    Setiap orang memiliki latar belakang yang berbeda-beda, sehingga setiap teman membawa perspektif dan keunikan masing-masing.

    Maka, dengan tidak membedakan teman, kita memberikan ruang bagi keanekaragaman dalam hidup ini.

    2. Membangun Ikatan yang Kuat

    Membedakan teman berdasarkan aspek tertentu dapat merusak ikatan persahabatan. Mengutamakan satu teman di atas yang lain dapat menciptakan rasa cemburu dan ketidaksetaraan dalam hubungan.

    Sehingga, menghargai semua teman tanpa memandang latar belakang atau kriteria tertentu membantu membangun ikatan yang lebih kuat dan sejati.

    3. Mendorong Pertumbuhan Bersama

    Teman adalah sumber inspirasi dan dukungan. Saat kita tidak membeda-bedakan teman, maka kita memberikan dukungan dan memberikan kesempatan bagi teman-teman kita untuk tumbuh bersama.

    4. Menjaga Kesehatan Mental

    Membedakan teman dapat menciptakan stres dan perasaan inferioritas di antara mereka yang merasa diabaikan atau kurang dihargai.

    Hal ini dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan emosional. Saat kita memperlakukan setiap teman dengan adil, kita menciptakan lingkungan yang nyaman untuk semua orang.

    5. Membangun Rasa Percaya Diri

    Salah satu alasan kita tidak boleh membeda-bedakan teman adalah karena hal ini dapat merusak rasa percaya diri seseorang. Ketika seseorang merasa diabaikan atau tidak dihargai, rasa percaya dirinya bisa terkikis.

    Dengan memberikan perhatian dan apresiasi yang setara kepada semua teman, kita membantu membangun rasa percaya diri yang sehat.

    6. Menghargai Hubungan Manusia

    Membedakan teman juga bisa melupakan nilai dasar dari hubungan antarmanusia. Sebab semua individu pantas dihargai dan diperlakukan dengan rasa hormat.

    Membeda-bedakan teman hanya karena faktor tertentu seperti penampilan, status, atau kemampuan dapat mengabaikan esensi hubungan sosial yang seharusnya mempersatukan kita.

    7. Menciptakan Lingkungan Positif

    Ketika kita tidak membeda-bedakan teman, kita secara aktif menciptakan lingkungan yang positif. Lingkungan seperti ini mendorong pertumbuhan kita dalam berbagai aspek kehidupan.

    Itulah alasan kenapa kita tidak boleh membeda-bedakan teman. Ingatlah bahwa teman merupakan anugerah yang senantiasa hadir dan mengisi hidup kita.

  • 10 Cara Menolak Ajakan Teman Secara Halus dan Sopan

    Pernah nggak sih kamu tiba-tiba diajak teman, padahal kamu lagi mager atau kamu malas keluar sama dia?

    Ya, momen itu pasti bakal kamu alami karena hidup memang penuh dengan ajakan dari teman-teman kita.

    Namun, kadang kita nggak enak mau nolak. Ujung-ujungnya, kita malah ikutan deh karena bingung cara nolaknya gimana.

    Jadi, gimana sih cara yang asyik buat nolak ajakan mereka tanpa bikin suasana jadi aneh? Nah, yuk simak trik-trik santai berikut ini!

    1. Pertama, Sapa dengan Hangat

    Sebelum kamu nolak ajakan, nggak ada salahnya kamu sapa temanmu dengan ramah. Kasih senyuman di chat atau pas ketemu, biar dia nggak ngerasa ditinggalin gitu aja.

    2. Kasih Tahu Alasan Secara Lugas

    Nih, triknya ada di sini. Gak perlu pake alasan panjang lebar, ya. Cukup bilang alasan kamu secara jujur dan simpel. Misalnya, “Sory, gue lagi punya rencana lain nih.”

    3. Bikin Nggak Nolak Tapi Juga Nggak Iya

    Ini nih trik keren lainnya. Kamu bisa pake kalimat-kalimat kayak, “Wah, sounds fun banget, sayangnya gue nggak bisa ikutan nih.” Jadi, kamu nggak benar-benar nolak, tapi juga nggak iya, kan?

    4. Kasih Alternatif Lain

    Supaya temanmu nggak ngerasa diabaikan, kasih alternatif lain yang bisa kamu tawarin. Misalnya, “Gue nggak bisa ikutan hari ini, tapi gimana kalo next time kita hangout bareng?”

    5. Gak Perlu Terlalu Ngebela Diri

    Kamu nggak perlu lama-lama ngebela diri atau cerita panjang lebar kenapa kamu gak bisa ikutan. Cukup bilang aja dengan tegas tapi tetap nyantai.

    6. Pakai Bahasa yang Santai

    Jangan lupa, pakai bahasa yang santai aja. Ngobrol sama temen, bukan sidang hukum. Jadi, jangan pake bahasa formal yang bikin suasana jadi kaku.

    7. Cerita dengan Humor

    Coba deh tambahkan sedikit humor dalam penolakanmu. Misalnya, “Sayangnya, gue udah ada janji sama Netflix dan cemilan di rumah. Next time deh!”

    8. Tunjukkan Pengertianmu

    Nolak ajakan gak berarti kamu gak peduli, kok. Kamu bisa tunjukin kalo kamu ngerti dan menghargai ajakan mereka. Bilang aja, “Makasih udah ngajak, bro. Sayangnya, gue gak bisa.”

    9. Jangan Khawatir Bikin Ribet

    Nggak perlu khawatir banget kalau penolakanmu bakal bikin ribet hubungan. Teman yang baik pasti akan mengerti, kok. Yang penting, kamu tetap baik dan jujur.

    10. Tetap Santai

    Setelah nolak ajakan, tetaplah santai kalo ketemu temen. Jangan ada rasa canggung atau ngambek. Kalian kan masih teman, jadi yang harus saling mendukung satu sama lain.

    Nah, itulah beberapa cara menolak ajakan teman dengan sopan dan halus. Semoga bermanfaat!

  • Jangan Bingung, Ini 10 Jawaban Kocak Saat Ditanya Kapan Nikah

    Pertanyaan “kapan nikah” kerap kali menjadi pertanyaan yang menyebalkan bagi sebagian orang, khususnya yang sudah berusia matang.

    Biasanya pertanyaan tersebut muncul ketika sedang kumpul keluarga maupun acara renuian.

    Bagi yang menginjak usia 25 tahun ke atas, sudah pasti akan mendapatkan pertanyaan ini. Kadang, kita juga bingung ingin menjawab apa.

    Nah, agar tidak salah tingkah ketika ditanya, berikut ini sastrawacana.id/ akan memberikan tips cara menjawab pertanyaan kapan nikah dengan jawaban kocak dan konyol. Yuk disimak!

    Baca juga: Dibilang Gendut? Jangan Marah, Jawab dengan Cara Ini

    Cara Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah

    1. Sedang fokus berkembang baik, sebelum berkembang biak

    Meski kocak, tapi jawaban ini juga mengandung unsur moralitas. Dimana, menikah bukan urusan cepat atau lambat, tapi kesiapan. Salah satunya adalah memperbaiki diri sebelum akhirnya menempuh hidup baru.

    2. Setelah pariwara berikut ini!

    Jawaban ini kocak dan konyol, cocok digunakan ketika kita sedang kumpul dengan teman-teman sebaya, seperti acara reunian maupun bukber.

    3. Doakan saja, ya!

    Jawaban kapan nikah ini simpel, tapi langsung terasa sejuknya, baik di hati penanya maupun hati kita.

    4. Kalau aku kirim undangan, nanti kamu bingung mau kondangan sama siapa!

    Jawaban ini adalah skak mat, khususnya jika yang bertanya adalah jomlo juga.

    5. Kalau gak Sabtu, ya Minggu!

    Ini jawaban kocak yang bisa membuat gelak tawa ketika kamu sedang berada di keramaian.

    6. Emang mau ngamplop berapa?

    Nah, kalimat ini juga bisa dijadikan senjata ketika menjawab pertanyaan kapan nikah. Terkesan bercanda, meski sebenarnya ada maksud menyindir juga.

    7. Nunggu jadwal Ariel Noah sepi dulu, soalnya mau ngundang dia!

    Jawaban kocak ini juga bisa kamu gunakan sebagai bercandaan ketika ditanya kapan nikah.

    8. Memang mau cariin calonnya?

    Jawaban ini bisa kamu gunakan sebagai serangan balik. Dia tanya-tanya terus, cariin lah!

    9. Besok kalau nggak hujan!

    Ini jawaban singkat, terkesan judes, tapi juga mengandung unsur jenaka.

    10. Besok, tapi modalin resepsi sama kateringnya, ya!

    Jawaban ini bisa kamu pakai ketika temanmu terus-terusan tanya tentang kapan nikah. Dikira nikah gak butuh modal kali!

    Nah, itulah beberapa jawaban pamungkas yang kocak untuk menjawab pertanyaan kapan nikah.

    Author: Maulana Affandi

  • 5 Ciri Ciri Teman Posesif yang Perlu Kamu Ketahui

    Posesif adalah sifat atau perasaan ingin memiliki, menjaga, serta menyayangi yang terlalu berlebihan. Oleh karenanya tidak sedikit yang mengatakan bahwa posesif merupakan bentuk dari ungkapan perasaan cinta terhadap seseorang.

    Akan tetapi, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, posesif sendiri masuk ke dalam sifat yang cukup berbahaya. Sebab, jika dibiarkan dapat menimbulkan dampak buruk bagi pasangan maupun diri sendiri.

    Umumnya, posesif bisa dilakukan oleh pasangan. Dan itu sangat wajar karena tidak ingin kehilangan seseorang yang dicinta. Namun, bagaimana jika teman yang memiliki perasaan tersebut? Ya, tidak menutup kemungkinan bahwa teman, apalagi teman dekat memiliki sifat posesif. Sama halnya dengan hubungan pacaran, mereka juga tidak ingin kita dekat dengan orang lain.

    Nah, untuk mengetahui seperti apa sih ciri-ciri teman posesif? Berikut adalah beberapa tipe teman posesif yang bisa kamu ketahui, diantaranya:

    1. Gak Boleh Memuji yang Lain

    Ketika berkumpul dengan salah satu sahabat, tanpa sadar kamu memuji teman yang lain dihadapannya. Misalnya, kamu melihat foto teman di sosial media. Karena fotonya cantik, kamu justru memujinya di depan sahabat. Kemudian, si sahabat tersebut merasa kesal dan marah karena ia tidak suka kamu memuji orang lain. Nah, itu tandanya, bahwa sahabatmu merupakan memiliki sifat yang posesif terhadapmu.

    2. Harus Ikut Memusuhi Teman yang Dibenci

    Selanjutnya, ciri teman posesif adalah harus ikut memusuhi teman yang dibenci. Contohnya, temanmu si B membenci temanmu si C dan mereka sedang bermusuhan. Lalu, si B memprovokasi dan memaksamu untuk ikut memusuhinya juga. Padahal kamu dan si C sedang baik-baik saja. Sehingga kamupun bingung harus berbuat apa.

    3. Gak Boleh Pergi Tanpa Dia

    Teman posesif biasanya akan melarangmu pergi tanpa dia. Misalnya, kamu sedang hang out dengan temanmu si C tanpa mengajak temanmu si B. Kemudian, tanpa sengaja kalian bertiga bertemu di tempat yang sama. Bisa dipastikan bahwa si B akan marah besar kepadamu karena ia menganggap bahwa kamu tidak memperdulikannya lagi.

    4. Gak Boleh Posting Foto Sama Teman Lain

    Sosial media seperti instagram, facebook, twitter, dan sebagainya, kini sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Berbagai aktivitas bisa dilakukan di sana, salah satunya adalah memposting sebuah foto ataupun video. Seharusnya, sudah menjadi hakmu untuk memposting apapun di sosial mediamu. Tapi, tidak untuk teman posesif. Ia tidak akan mengijinkanmu memposting foto yang berhubungan dengan temanmu yang lain.

    5. Selalu Ingin Tahu Secara Detail

    Ciri teman posesif yang terakhir adalah selalu ingin tahu secara detail apapun yang akan kamu lakukan. Misalnya, kamu mengatakan padanya bahwa kamu akan pergi jalan-jalan bersama temanmu yang lain. Ia pasti akan menanyakanmu secara detail apa yang akan kamu lakukan, pergi ke mana, sampai jam berapa, dan masih banyak pertanyaan tidak penting lainnya.

    Well, itulah ciri-ciri teman posesif yang mungkin juga ada di sekitarmu. Sebenarnya, teman posesif menandakan bahwa ia sayang dan tidak mau kehilangan kita. Tapi jika terlalu berlebihan, sebaiknya kita harus berterus terang bahwa sikapnya tidaklah baik.

    Author : Eva

  • Inilah 7 Hal yang Akan Kamu Rasakan Ketika Reuni

    Saat masih sekolah, pastinya kita memiliki banyak teman, baik teman satu kelas, teman organisasi, teman beda kelas, dan lain sebagainya.

    Namun saat waktu kelulusan tiba, kita akan berpisah dan melanjutkan jalan hidup masing-masing. Sehingga waktu untuk bertemu pun menjadi sangat jarang bahkan hampir tidak pernah.

    Untuk menghilangkan rasa kangen, kita sering mengadakan acara yang disebut reuni. Saat reuni inilah kita akan bertemu dengan teman lama. Bertemu teman lama ternyata juga ada rasa yang berbeda, salah satunya adalah terasa canggung.

    Selain merasa canggung, ternyata ada beberapa hal lain yang akan kamu rasakan saat bertemu dengan teman lama, loh. Penasaran? Simak informasinya berikut ini.

    1. Penuh dengan basa basi

    Terkadang, kita tidak memiliki topik atau hal penting yang ingin dibicarakan saat bertemu dengan teman lama. Alhasil, kita akan membicarakan hal yang tidak penting hanya sekedar untuk basa basi dan membuka sebuah percakapan.

    2. Suka sebel dengan penampilan teman

    Suka sebel pasti saat bertemu dengan teman lama yang ternyata wajah dan penampilannya banyak mengalami perubahan. Saat masih sekolah, tampangnya hanya biasa saja. Tapi, setelah bertemu kembali, wajahnya berubah menjadi lebih cantik. Bukan bermaksud iri, tapi kenapa harus dia?

    3. Kesel karena gak nerima undangan

    Saat asik ngobrol, tiba-tiba salah satu temanmu nyeletuk “wah selamat ya sudah nikah”. Ternyata, cuma kamu sendiri yang tidak tahu. Saat ditanya “kok gak ngundang aku?” Jawabannya pasti “aku lupa”. Itu artinya, kamu adalah salah satu teman yang dilupakan.

    4. Ketemu musuh

    Jaman sekolah pastinya kita memiliki seorang teman yang tidak pernah akur dengan kita. Setiap hari bahkan setiap bertemu selalu berantem. Saat datang ke acara reunipun, bukan tidak mungkin akan terjadi pertempuran. Entah karena mengungkit masalah di masa lalu, atau karena masalah yang baru diciptakan.

    5. Masih ada teman yang jomblo

    Saat masih sekolah, kamu dan temanmu masih sama-sama single alias jomblo. Namun, ketika bertemu lagi, ternyata banyak perubahan. Ada yang sudah menikah, ada yang tunangan, ada yang berpacaran, dan ada yang masih menjomblo!

    6. Ketemu teman yang nyebelin

    Ketika bertemu dengan teman lama, pastinya kita tidak ingin bertemu dengan teman yang selalu nyebelin. Kalaupun bisa, kita berharap agar teman nyebelin tersebut berubah. Tapi, ternyata tidak semudah itu. Teman nyebelin akan selalu dan terus nyebelin walaupun lama tidak bertemu.

    7. Ketemu teman yang selalu dibully

    Saat masih sekolah, pasti kita memiliki salah satu teman yang selalu menjadi bahan bully-an, baik karena fisik ataupun lainnya. Walaupun membully merupakan tindakan yang tidak baik, akan tetapi kita sering melakukannya. Hal ini juga berlaku ketika bertemu lagi saat reuni, naluri akan tetap membully, walau sedikit canggung.

    Well, itulah beberapa hal yang akan kamu rasakan ketika reuni dengan teman lama.

    Author : Eva

  • 9 Tipe Teman yang Pasti Kamu Jumpai dalam Kehidupan Sehari-Hari

    Manusia dinobatkan sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup seorang diri. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika bisa mencari teman sebanyak-banyaknya.

    Teman bisa menjadi tempat untuk berbagi cerita, baik suka maupun duka. Selain itu, teman juga bisa memberikan dukungan tentang apapun yang akan kita lakukan.

    Memiliki banyak teman memang snagat menyenangkan, akan tetapi masing-masing dari mereka tentunya memiliki tipe atau sifat yang berbeda.

    Tipe Tipe Teman

    Ada beberapa tipe teman yang mungkin kerap kamu jumpai di sekitarmu. Apa saja tipe-tipe teman tersebut? Berikut diantaranya.

    1. Teman yang Selalu On Time

    Tipe teman seperti ini sangat menyenangkan jika diajak ketemuan atau hanya sekedar nongkrong di suatu tempat. Sebab, ia akan selalu datang on time atau tepat waktu tanpa harus menunggunya terlalu lama. Seperti yang kamu tahu bahwa menunggu merupakan hal yang membosankan, bukan?

    2. Teman yang Rempong

    Kata rempong pasti sudah melekat pada cewek, benar kan? Ya, cewek memang selalu rempong apalagi saat ingin pergi ke suatu tempat.

    Banyak ritual yang harus ia lakukan terlebih dahulu. Tidak hanya itu saja, ia juga selalu membawa banyak barang-barang tidak penting yang hanya membuat penuh isi tas.

    3. Teman yang Suka Keceplosan

    Hati-hati nih dengan tipe teman seperti ini. Saat kamu menceritakan sebuah rahasia kepadanya, kemungkinan besar rahasiamu akan terbongkar dan tersebar ke orang lain.

    4. Teman yang Suka Gosip

    Selain rempong, suka bergosip merupakan sifat ilmiah dari seorang cewek. Sehari tanpa bergosip, rasanya seperti ada yang kurang.

    Hal yang digosipkan pun tak jauh dari urusan orang lain, bahkan teman sendiri saat sedang tidak bersamanya juga ikut dijadikan sebagi bahan gosip.

    5. Teman Mulut Ember

    Sama halnya dengan tipe teman yang suka keceplosan, tipe teman mulut ember juga wajib diwaspadai. Bedanya, keceplosan merupakan perbuatan yang tidak disengaja sedangkan mulut ember perbuatan yang jelas-jelas disengaja.

    Jangan sekali-sekali menceritakan hal-hal yang berbau rahasia kepadanya jika kamu tidak ingin menyesal.

    6. Teman yang Lemot dan Gak Up to Date

    Tipe teman ini pasti selalu ada di sekitar kita. Saat kamu dan temanmu menceritakan suatu hal yang ternyata sudah menjadi perbincangan seantero negeri, ia justru hanya mendengarkan dan tidak mengerti apa-apa dan hanya hanya mengatakan “ada apa sih?, kok aku gak tau ya?”.

    7. Teman yang Jahil

    Orang jahil memang sangat menyebalkan, tapi bagaimana jika salah satu temanmu ada yang memiliki sifat demikian?

    Tidak bisa dihindari lagi, pasti salah satu temanmu ada juga yang selalu mengganggumu. Walaupun niatnya hanya menggoda, tapi tetap saja menyebalkan.

    8. Teman yang Suka Nyicip

    Tipe teman yang suka nyicip bisa dikatakan tipe teman yang tidak mau rugi. Salah satu contohnya, saat nongkrong dan makan di sebuah cafe, ia tidak akan memesan makanan atau minuman dengan alasan masih kenyang atau sedang diet.

    Akan tetapi, ia akan menggunakan kecerdikannya yakni dengan cara mencicipi semua makanan dan minuman yang sudah dipesan oleh teman-teman yang lain. Saat ditagih untuk membayar, maka ia akan mengatakan bahwa ia tidak pesan apa-apa.

    9. Teman yang Suka Kepo

    Tipe teman yang terakhir adalah suka kepo. Ia selalu ingin tahu apapun yang sedang kita lakukan.

    Bahkan, ia akan mencari tahu segala hal terkecil tentang apa yang terjadi pada kita. Terkadang, saat kita tidak mau menceritakan, ia tetap memaksa karena keingintahuannya yang begitu besar.

    Nah, itulah beberapa tipe teman yang mungkin ada di sekitarmu. Kira-kira, temanmu lebih banyak tipe seperti apa, ya?

    Author : Eva
    Editor  : Maulana Affandi

  • 5 Cara Terbaik Menghadapi Teman yang Sedang Mendapat Masalah

    Setiap orang pasti memiliki permasalahan hidupnya. Sebab, sejatinya manusia hidup di dunia ini selalu dihadapkan dengan masalah.

    Namun, masalah-masalah tersebut akan membuat seseorang menjadi lebih kuat dan tegar dalam menjalani kehidupan.

    Tidak hanya diri sendiri, terkadang kita juga bingung saat menghadapi teman yang sedang mengalami masalah. Takut kalau-kalau tindakan yang kita ambil justru membuat keadaan semakin runyam.

    Menghadapi Teman Galau

    Untuk itu, berikut adalah beberapa cara tepat menghadapi teman ketika sedang mendapatkan masalah, diantaranya:

    1. Selalu Menemaninya

    Jangan pernah meninggalkan teman yamg sedang mengalami masalah. Sebab, ia juga butuh teman untuk menceritakan semua permasalahan yang dihadapinya agar terasa lebih ringan. Sebagai teman yang baik, kamu harus selalu menemani dan menenangkan hatinya.

    2. Beri Semangat

    Salah satu cara terbaik untuk menghadapi teman yang sedang mengalami masalah adalah dengan memberinya semangat. Semangat yang kamu berikan mampu membuatnya lebih tegar dan kuat dalam menghadapi masalah yang ia hadapi.

    3. Jangan Terlalu Banyak Bertanya

    Walaupun kamu dibutuhkan sebagai tempat curhat saat temanmu mendapatkan masalah, bukan berarti kamu bisa dengan leluasa menanyakan segala sebab dari persoalan yang ia hadapi.

    Karena pertanyaan tersebut dapat membuatnya lebih tertekan dan bingung. Sebaiknya, dengarkan dengan seksama apapun yang ia katakan. Tanyakan hal seperlunya saja yang tidak akan membuatnya merasa terintimidasi.

    4. Mengajaknya Jalan-Jalan

    Terkadang, mengajak teman yang sedang mendapatkan masalah pergi jalan-jalan ke tempat yang ia sukai, mampu membuatnya lupa dengan masalah yang ia hadapi walau sesaat. Kalau perlu, ajak ia traveling ke tempat yang jauh.

    5. Selalu Mendoakannya

    Terakhir, selalu doakan yang terbaik untuknya agar masalah yang dihadapi bisa segera terselesaikan. Kembali lagi, bahwa setiap masalah timbul karena rencana Tuhan. Dan semua masalah akan terselesaikan atas kehendak-Nya juga.

    Nah, itulah 5 cara terbaik yang bisa kamu lakukan dalam menghadapi teman yang sedang mengalami masalah agar tidak salah dalam mengambil sikap.

    Author  : Eva
    Editor   : Maulana Affandi

  • Jangan Takut, Inilah 4 Tips Menghadapi Body Shaming

    Akhir-akhir ini marak sekali terjadinya body shaming, baik di dunia nyata ataupun di dunia maya, khususnya sosial media.

    Seperti yang kita tahu bahwa body shaming adalah ejekan yang dilontarkan karena bentuk tubuh yang kurang baik, misalnya gemuk.

    Kalimat body shaming yang seringkali kita dengar seperti “ih, badan kamu kok gendut sih?” Atau “kamu gendutan ya?”.

    Meskipun kalimat tersebut terdengar sederhana, tapi tahukah kamu bahwa dengan kalimat tersebut bisa membuat tak enak hati? Oleh sebab itu, apapun alasannya, body shaming memang tidak layak dilakukan.

    Namun, bagaimana jika kamu mendapatkan perlakuan body shaming dari orang lain? Apa yang akan kamu lakukan?

    Cara Menghadapi Body Shaming

    Jangan takut atau berkecil hati, berikut adalah tips mengahadapi body shaming yang bisa kamu lakukan, diantaranya:

    1. Berani Berbicara

    Rata-rata orang yang mendapatkan perlakuan body shaming akan diam dan tidak melakukan perlawanan. Alasannya, mereka terlalu takut untuk melawan.

    Padahal, dengan kamu diam mereka akan semakin menjadi-jadi dan terus memperlakukanmu dengan kurang baik. Oleh karenanya, cobalah berani berbicara dan lawan mereka saat mengejek bentuk tubuhmu.

    2. Cintai Diri Sendiri

    Mencintai diri sendiri merupakan cara utama yang bisa kamu lakukan untuk mensyukuri apapun yang ada di dalam dirimu sendiri. Sebab, kamu akan mengerti bahwa tidak ada makhluk hidup yang diciptakan dengan sempurna.

    Semua orang pasti memiliki kekurangan masing-masing, begitu pula pada pelaku body shaming. Jika kamu ingin berubah, berubahlah sesuai dengan keinginanmu sendiri, bukan dengan orang lain.

    3. Tonjolkan Kelebihanmu

    Meskipun tidak ada makhluk hidup yang diciptakan sempurna, tapi bukan berarti tidak memiliki kelebihan.

    Saat kamu menerima perlakuan body shaming, tunjukkan bahwa kamu juga memiliki kelebihan lain yang bisa bermanfaat untuk orang lain. Dengan begitu, si pelaku body shaming akan merasa malu karena telah merendahkanmu.

    4. Tetap Bergaul dengan Orang Lain

    Tidak menutup kemungkinan bahwa para penerima body shaming kerap menutup diri dan tidak mau bergaul dengan orang lain. Hal ini dikarenakan mereka merasa malu dan kurang percaya diri akan kekurangan pada tubuhnya.

    Sebaiknya, tetaplah bergaul dengan orang lain. Tingkatkan rasa percaya dirimu dan yakinlah bahwa kamu pantas berada di tengah-tengah mereka.

    Well, itulah beberapa tips yang bisa kamu coba ketika sedang menghadapi body shaming dari orang lain.

    Jangan berdiam diri saat orang lain merendahkanmu. Tunjukkan bahwa kamu juga memiliki kecantikan dan kelebihan yang bisa dibanggakan!

    Author  : Eva
    Editor   : Maulana Affandi

  • Teman Kerja Suka Cari Muka? Begini Cara Mengatasinya

    Dalam dunia kerja, pasti tidak selamanya kita mendapat teman yang baik, bukan? Sebab di perusahaan manapun pasti ada orang yang suka cari muka kepada atasan.

    Parahnya lagi, orang tersebut sangat suka mencari kesalahan orang lain sehingga dia terkesan sebagai orang yang paling sempurna di mata perusahaan. Ibaratnya, dia tertawa di atas penderitaan orang lain.

    Lalu, akibatnya apa? Tentu saja orang lain yang dirugikan.

    Sudah sering terjadi, orang bermuka dua seperti ini selalu membuat masalah dengan karyawan se-kantor sehingga membuat karyawan lain mendapat nilai buruk di mata perusahaan.

    Cara Mengatasi Teman yang Suka Cari Muka

    Nah, bagi kamu yang memiliki teman seperti ini di kantor, berikut adalah beberapa tips menghadapinya.

    1. Perhatikan Gerak-Geriknya

    Orang bermuka dua sangat lincah pergerakannya untuk menjatuhkan orang lain. Jadi, kamu harus perhatikan gerak-geriknya selalu. Jika dia sampai mencatut namamu, maka segeralah bertindak sebelum kamu dirugikan.

    2. Jangan Sungkan untuk Menegur

    Jika kamu adalah orang yang mudah sungkan terhadap orang lain, maka jangan lakukan ini pada orang bermuka dua.

    Sebab, ketika kamu diam saja maka dia justru akan semakin liar pergerakannya. Segera tegur dan katakan bahwa apa yang dia lakukan itu tidak benar serta bisa merugikan orang lain.

    3. Bela Dirimu Ketika Mulai Dirugikan

    Ketika kamu dituduh dengan tuduhan yang bukan-bukan, maka bela dirimu sesuai fakta. Jangan mau mengalah, apalagi dengan orang bermuka dua seperti itu.

    Selagi kamu tidak salah, maka jangan pernah takut untuk mengatakan kebenaran. Sebab nantinya kebenaran akan menang dan mengalahkan kebohongan.

    4. Jangan Terlalu Dekat Dengannya

    Dia adalah orang yang tipenya tidak peduli dengan orang lain. Walaupun kamu kawan baiknya sekalipun, dia akan tetap membuatmu merugi.

    Oleh karenanya lebih baik tidak usah terlalu dekat dengannya. Sebab, saat terjadi apa-apa, kamu tidak sungkan untuk menegurnya.

    5. Jangan Khawatir Akan Karir

    Dan yang paling sering dikhawatirkan adalah tentang karir. Kebanyakan orang takut jika dipecat. Tapi kamu harus ingat, kamu adalah seseorang yang punya harga diri. Ketika kamu sudah tidak bisa membuktikan kebenaran, maka jangan ikut-ikutan mencari muka.

    Biarlah jika perusahaan memecat, masih banyak perusahaan lain di luar sana yang menantimu.

    Nah, itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi orang suka cari muka di kantor. Jadi jangan pernah takut, ya!

    Author : Maulana Affandi