Tag: tips

  • 6 Trik Berpakaian Untuk Wanita Gemuk Agar Tampak Ramping

    6 Trik Berpakaian Untuk Wanita Gemuk Agar Tampak Ramping

    Iri gak sih saat melihat wanita kurus langsing bisa mengenakan segala jenis pakaian? Sementara, wanita bertubuh gemuk hanya bisa mengenakan jenis pakaian yang terbatas saja.

    Wanita gemuk hanya bisa mengenakan pakaian berukuran “Big size” alias besar. Padahal, tidak semua pakaian tersedia dalam ukuran tersebut.

    Selain karena ukurannya yang terlampau besar, tidak semua pakaian pantas dikenakan oleh wanita bertubuh gemuk.

    Oleh sebab itu, tidak sedikit dari mereka yang merasa kesulitan dalam memilih pakaian. Bahkan, mau tidak mau mereka harus mengenakan pakaian yang monoton tanpa style yang menarik.

    Tentu saja, hal itu sangat menyedihkan, bukan? Maksud hati ingin tampil fashionable, tapi apa daya style pakaian yang tersedia terbatas.

    Tapi, jangan berhati kecil dulu. Kamu masih bisa kok tampil fashionable. Penasaran? Berikut adalah trik berpakaian untuk wanita bertubuh gemuk agar terlihat langsing.

    1. Memilih Warna Pakaian yang Tepat

    Hal dasar yang harus kamu perhatikan dalam memilih pakaian agar terlihat ramping adalah pemilihan warna yang tepat.

    Yups, kamu harus memilih pakaian yang berwarna gelap karena dapat memberikan ilusi pada tubuhmu sehingga terlihat lebih kecil.

    Warna gelap yang bisa kamu pilih seperti hitam, coklat tua, hijau tua, dan masih banyak lainnya.

    2. Memilih Motif Baju

    Wanita bertubuh ramping mungkin bisa memilih semua motif pakaian sesuai dengan selere mereka. Namun, bagaimana dengan wanita bertubuh gemuk?

    Umumnya, wanita bertubuh gemuk hanya disarankan untuk mengenakan pakaian gelap saja. Akan tetapi, bukan berarti tidak bisa mengenakan pakaian bermotif, ya.

    Asalkan motif yang dipilih tepat. Sebaiknya kamu memilih pakaian atau dress bermotif kecil dengan potongan yang sederhana.

    Selain itu, juga bisa memilih pakaian dengan motif garis kecil vertikal agar memberikan kesan tinggi.

    3. Hindari Pakaian Longgar

    Pakaian longgar memang sangat nyaman dikenakan karena tubuh bisa bergerak dengan bebas.

    Tapi, jenis pakaian ini sebaiknya dihindari oleh kamu yang bertubuh gemuk. Hal ini dikarenakan pakaian longgar akan membuat tubuhmu terlihat lebih besar.

    Ada baiknya jika kamu memilih pakaian yang slim fit atau pas body.

    4. Hipster Cut Jeans

    Jeans merupakan jenis pakaian yang diminati oleh hampir semua orang karena bisa dikenakan kapanpun dan di manapun, baik acara formal atau hanya sekedar berkumpul dengan teman-teman.

    Sebenarnya, ada banyak jenis atau model jeans. Namun, hanya ada satu jenis jeans yang cocok dikenakan oleh wanita bertubuh gemuk, ialah hipster cut jeans.

    Jeans ini akan terlihat bagus dikenakan jika kamu memiliki lemak di bagian perut dan juga pinggul yang lebar.

    5. Kenakan Long Cardigan

    Kamu juga bisa menambahkan long cardigan dalam daftar pakaian wajibmu.

    Sebab, long cardigan bisa menutupi bagian tubuh yang terlihat besar, seperti paha dan betis, sehingga tubuh kamu terlihat lebih langsing.

    6. Rok Pendek

    Banyak wanita bertubuh ramping mengenakan rok pendek untuk menunjukkan betis mereka yang ramping. Wanita gemuk juga bisa mengenakan rok pendek, loh.

    Tapi, yang perlu diingat adalah pemilihan jenis atau model roknya harus tepat.

    Sebaiknya, kamu yang bertubuh gemuk mengenakan rok pendek yang panjangnya di atas lutut agar kakimu terlihat lebih panjang.

    Itulah trik berpakaian bagi wanita bertubuh gemuk agar terlihat lebih ramping.

    So, bagi kamu yang bertubuh gemuk, jangan berkecil hati, ya. Kamu masih bisa tetap tampil fasionable kok. Selamat mencoba!

    Author : Eva
    Editor : Maulana Affandi

  • Gimana Sih Cara Supaya Betah di Kantor Baru? Yuk Simak Tipsnya

    Memilih-milih pekerjaan serta perusahaan adalah sebuah hak oleh setiap orang. Sebab, setiap orang memiliki kriteria atau standar pekerjaan serta perusahaan yang diharapkan.

    Namun, tentu saja untuk mendapatkan pekerjaan serta perusahaan yang tepat, bukanlah perkara mudah.

    Kadang kita sudah mendapat pekerjaan yang sesuai dengan passion, tapi lingkungan kerja serta sistem perusahaan membuat kita tidak betah untuk berlama-lama kerja di sana.

    Tips Agar Betah di Kantor

    Nah, buat kamu yang merasa hal serupa, alangkah baiknya untuk tidak langsung memutuskan resign begitu saja. Karena ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan supaya bisa betah di kantor baru. Apa saja tips tersebut? Berikut diantaranya:

    1. Berbaur dengan Teman Sekantor

    Hal pertama yang harus kamu lakukan agar merasa betah di kantor adalah berbaur dengan teman. Dengan hubungan yang baik, kamu bisa saling berbagi cerita sehingga tanpa disadari keceriaan dalam berteman itu akan membunuh rasa tidak betah di pikiranmu.

    2. Merenovasi Meja Kerja

    Ketika kamu merasa bosan akan fasilitas dari perusahaan, maka tidak ada salahnya kamu merenovasi sendiri meja kerjamu.

    Maksud dari renovasi bukanlah membangun ulang, tapi kamu bisa memberi beberapa hiasan pada meja kerja sehingga tidak terkesan membosankan.

    Misalnya kamu bisa menaruh mainan ataupun foto orang-orang tersayang yang bisa membangkitkan mood ketika rasa bosan mulai datang.

    3. Bekerja Secara Profesional

    Selanjutnya, kamu harus bisa bekerja secara profesional. Artinya, kamu harus bisa memisah antara urusan emosional dengan pekerjaan.

    Kamu harus punya tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan oleh perusahaan. Ketika kamu fokus bekerja, maka rasa bosan tidak akan terpikirkan lagi.

    4. Menghibur Diri

    Maksud dari menghibur diri adalah kamu bisa melakukan hal-hal menyenangkan di kantor, misalnya nonton video lucu di Youtube atau nonton film kesukaanmu.

    Tapi ingat, tugas harus diselesaikan terlebih dahulu, barulah menghibur diri dengan caramu sendiri.

    5. Mengungkapkan Keresahan pada Perusahaan

    Jika rasa bosan sudah tidak bisa dihadang lagi, maka mau tidak mau kamu harus segera menyampaikannya kepada pihak yang bertanggung jawab dalam perusahaan tersebut, misalnya HRD. Dengan begitu, pihak perusahaan akan mengerti posisimu dan segera mencari solusinya.

    Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan ketika merasa tidak betah di kantor baru. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di Sastrawacana.

  • 5 Tips Agar Hubungan Pacaran Langgeng Sampai ke Pelaminan

    5 Tips Agar Hubungan Pacaran Langgeng Sampai ke Pelaminan

    Semua orang pasti menginginkan hubungan yang awet dan langgeng, bukan?

    Apalagi jika sampai menuju ke pelaminan. Bisa dipastikan, kebahagiaan akan selalu menghampiri hidup mereka.

    Sayangnya, dalam menjalin sebuah hubungan tidaklah mudah. Pasalnya, akan ada banyak macam masalah yang dapat mengancam hubunganmu dengan pasangan.

    Bahkan, tidak sedikit yang kandas di tengah jalan. Akibatnya, hati menjadi terluka. Namun, bukan berarti tidak ada cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan sebuah hubungan loh.

    Tips Pacaran Langgeng

    Nah, berikut adalah tips bagaimana cara mempertahankan hubungan agar tetap awet hingga ke pelaminan, diantaranya:

    1. Saling Percaya

    Menurutmu, apa yang menjadi penyebab umum sebuah hubungan hancur? Tentu saja kepercayaan. Kamu tidak akan bisa menjalin sebuah hubungan yang bertahan lama jika tidak ada rasa saling percaya.

    Percaya pada pasangan sangatlah penting. Sebab, dalam sebuah hubungan pasti akan ada banyak hal yang mempengaruhi kepercaanmu terhadap pasangan, begitu pula sebaliknya.

    Oleh sebab itu, buatlah prinsip dengan pasanganmu untuk saling percaya satu sama lain.

    2. Jangan Terlalu Menuntut dan Hargai Pasangan

    Walaupun kamu sudah menjadi pasangannya, bukan berarti kamu berhak memiliki seluruh hidupnya.

    Biasanya, kamu akan menjadi egois dan ingin selalu menuntut hakmu. Sementara, kamu tidak pernah menghargai dia sebagai pasanganmu.

    Perlu kamu ingat bahwa, jangan terlalu banyak menuntut dan menyuruhnya menjadi seperti apa yang kamu mau, sedangkan kamu sama sekali tidak menghargainya.

    Jika terus sepertu itu, dijamin hubunganmu tidak akan pernah langgeng bahkan tidak akan sampai ke pelaminan.

    3. Jangan Menuntut Kesempurnaan

    Siapa sih yang tidak ingin memiliki pasangan yang sempurna tanpa celah sedikitpun? Sayangnya, itu hanya ada dalam sinetron. Sebab, manusia tidak ada yang sempurna, begitu pula dengan pasanganmu.

    Kamu mungkin ingin memiliki pasangan yang cantik, baik, dan sempurna seperti artis atau model. Tapi, ingat kembali bahwa setiap manusia memiliki kekurangan.

    Dan percayalah bahwa pasangan yang selalu ada untukmu akan jauh lebih berharga daripada harus mengejar kesempurnaan yang tidak pernah pasti.

    4. Harus Saling Mengalah

    Di dalam sebuah hubungan pasti ada banyak konflik yang akan menguji ketulusan cintamu dan pasangan.

    Ada kalanya konflik tersebut tercipta hanya karena masalah kecil. Akibatnya, kamu dan pasangan akan saling emosi dan menciptakan pertengakaran hebat.

    Sebaiknya, cobalah untuk saling mengalah. Jika pasanganmu menjadi api, sebaiknya kamu dinginkan dengan air, begitupun sebaliknya.

    Jangan sampai kalian tenggelam dalam emosi yang akhirnya membuat hubungan kalian kandas.

    5. Saling Menjaga Privasi

    Ini sangat penting kamu lakukan agar hubungamu dengan pasangan awet hingga ke pelaminan.

    Biasanya, kamu akan terpancing dan menceritakan seluruh rahasia pacarmu yang seharusnya menjadi privasi, kepada teman-temanmu.

    Sebaiknya, kebiasaan buruk ini segera kamu hentikan karena akan membuat pasanganmu tidak suka. Cobalah untuk menghormati dan menjaga privasinya.

    Nah, itulah beberapa tips agar hubunganmu bisa langgeng sampai ke pelaminan. Selamat mencoba ya!

    Author : Eva E.T
    Editor : Maulana Affandi

  • 5 Tips Mengatasi Anak yang Kecanduan Gagdet

    5 Tips Mengatasi Anak yang Kecanduan Gagdet

    Tak bisa dipungkiri lagi bahwa saat ini teknologi sudah semakin canggih, salah satu buktinya adalah kemunculan ponsel pintar.

    Kalau dulu ponsel hanya memiliki fitur untuk menelpon dan menerima pesan singkat, berbeda dengan ponsel sekarang yang telah dilengkapi dengan berbagai fitur yang super canggih.

    Maka tak heran jika hampir semua orang merasa ketergantungan olehnya, tidak terkecuali anak kecil.

    Padahal, terlalu sering memainkan ponsel atau gadget dapat memberikan dampak buruk bagi anak.

    Kecanduan memainkan alat tersebut juga bisa membuat anak menjadi anti sosial karena selalu asik bermain dengan gadgetnya tanpa pergi bermain dengan temannya.

    Jika terus dibiarkan, hal buruk lainnya akan menimpa kesehatan anak. Oleh sebab itu, diperlukan cara untuk bisa menghentikan kebiasaan anak memainkan gadget sehingga anak tidak merasa kecanduan lagi.

    Cara Mengatasi Anak yang Kecanduan HP

    Nah, berikut adalah beberapa tips yang bisa ibu di rumah lakukan dalam mengatasi anak kecanduan bermain gadget, diantaranya:

    1. Berikan Mainan Lain

    Anak kecil biasanya suka sekali dengan mainan, seperti mobil-mobilan, boneka, robot-robotan, dan masih banyak lainnya.

    Mainan ini bisa ibu berikan pada anak agar mereka tidak mencoba untuk bermain gadget. Namun, tetap batasi juga pembelian mainan agar pengeluaran tidak membengkak.

    2. Jangan Larang Anak Bermain di Luar

    Bermain bersama teman-teman di taman bermain atau di luar ruangan bisa membuat mereka merasa lebih senang.

    Di samping agar lebih dekat dengan teman, bermain di luar ruangan juga dapat membuat anak lebih sehat karena terus bergerak. Selain itu, anak akan terhindar dari kecanduan bermain gadget.

    3. Ajak Anak Bermain Bersama

    Selain bermain dengan teman, anak juga akan merasa senang jika bermain dengan orangtua. Biasanya, orangtua yang selalu sibuk bekera tidak akan memiliki banyak waktu bersama anak sehingga anak melampiaskannya dengan cara bermain gadget.

    Oleh sebab itu, luangkan waktu untuk anak saat pulang kerja atau setelah semua aktivitas selesai dilakukan.

    4. Memberikan Batasan Waktu

    Jika memang si kecil ingin bermain gadget, berikanlah ijin. Tapi, harus ada batasan waktu, misalnya satu hari hanya boleh memainkan gadget selama satu jam saja.

    Dan juga jangan lupa untuk selalu mengawasi anak ketika bermain gadget agar tidak melakukan hal negatif dengan gadgetnya.

    5. Sibukkan Kegiatan Anak dengan Hal yang Positif

    Setelah pulang sekolah, pasti anak akan menghabiskan banyak waktu di rumah. Biasanya mereka memilih untuk bersantai atau bermain dengan teman.

    Namun, tidak sedikit juga anak yang menghabiskan banyak waktu di rumah dengan bermain gadget. Untuk mengatasinya, buatlah jadwal anak dengan kegiatan yang positif. Biarkan mereka sibuk misalnya dengan ikut les, ekstrakurikuler, olahraga, dan kegiatan positif lainnya

  • 5 Tips untuk Karyawan Baru Agar Disukai Teman Sekantor

    Satu-satunya cara untuk mendapatkan uang adalah bekerja, baik bekerja dengan membuat bisnis sendiri ataupun bekerja di perusahaan orang lain alias sebagai karyawan.

    Menjadi seorang karyawan tidaklah mudah, terlebih lagi saat masih baru bekerja atau istilahnya karyawan baru.

    Ada beberapa hal bisa membuatmu merasa kesulitan, seperti pekerjaan yang harus dilakukan, lingkungan kerja, bahkan teman kerja terkadang juga bisa membuatmu merasa tertekan di kantor.

    Nah, berikut adalah 5 tips bagi kamu yang masih menjadi karyawan baru agar disukai oleh teman kerja satu kantor.

    1. Murah Senyum

    Menurutmu, apa yang membuat orang terkesan saat melihatmu untuk pertama kali? Pasti senyuman, bukan? Hal ini berlaku bagi kamu yang sekarang menjadi karyawan baru di sebuah perusahaan. Jangan pelit senyum. Lemparkan senyummu agar orang yang melihatmu merasa senang.

    2. Ramah

    Sebagai karyawan baru, tidak ada salahnya jika kamu mencoba ramah dan menegur terlebih dahulu kepada teman kerja di kantor supaya mereka tidak mengira bahwa kamu adalah orang yang sombong.

    3. Membuka Pembicaraan

    Membuka pembicaraan terlebih dahulu juga bagus. Tujuannya adalah supaya mereka bisa nyaman berkomunikasi denganmu. Kamu bisa membahas tentang pekerjaan atau ceritakan pengalamanmu dalam bekerja. Jika memungkinkan, kamu bisa mengobrol tentang apa saja kesukaanmu dan juga dia.

    4. Berkata Sopan

    Jangan lupa untuk selalu berkata sopan kepada semua orang, termasuk teman sekantor. Sebab dengan kata-kata yang sopan, kamu akan dihargai oleh mereka. Begitu juga sebaliknya, ketika kamu tidak bisa menjaga ucapan, maka kamu akan dihindari bahkan dibenci.

    5. Jangan Sok Tau

    Walaupun sebelumnya kamu memiliki pengalaman yang lebih banyak dari mereka, sebaiknya jangan menunjukkan sikap sok tau. Dijamin, kamu tidak akan disukai oleh teman kerjamu. Ada baiknya jika kamu tetap rendah hati dan tidak mencoba untuk menggurui teman yang belum paham dengan pekerjaannya.

    Nah, itulah beberapa tips buat anak baru agar bisa beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja.

    Author  : Eva E.T
    Editor   : Maulana Affandi

  • 5 Tips Mengatur Keuangan Bagi Pasangan yang Baru Menikah

    Menikah adalah salah satu impian bagi setiap pasangan, khususnya wanita. Sebab, kebanyakan wanita menganggap bahwa menikah adalah sebuah bentuk keseriusan pria terhadap hubungan  yang sedang dijalaninya.

    Banyak yang mendamba-dambakan bisa berbahagia setelah menikah. Adapula yang menganggap bahwa menikah adalah sebuah hal yang mudah dilakukan dan dijalani.

    Apakah benar demikian? Ya, menikah memang mudah dijalani ketika kedua belah pihak memiliki komitmen dan kesadaran diri akan tanggung jawab masing-masing.

    Sebab, tidak sedikit pasangan suami istri yang mengalami keretakan hubungan rumah tangga hanya dikarenakan hal-hal sepele, salah satunya adalah masalah keuangan.

    Biasanya, masalah keuangan ini akan dialami oleh pasangan baru yang belum memiliki pengalaman. Namun, sebelum hal itu terjadi alangkah baiknya kita memersiapkan diri terlebih dahulu dengan mengetahui bagaimana cara mengatur keuangan yang baik dan benar bagi sebuah hubungan suami istri agar tidak terjadi konflik di kemudian hari.

    Agar lebih jelas, berikut adalah beberapa poin yang harus diperhatikan.

    1. Kejujuran

    Hal pertama yang harus diperhatikan oleh pasangan baru adalah kejujuran. Terapkan kejujuran dalam hal apapun, termasuk dalam keuangan. Ketika suami dan istri berkomitmen untuk sama-sama bekerja, lebih baik jujur dengan hasil atau gaji yang didapatkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari rasa curiga dari salah satu pihak. Sebaiknya saling terbuka dan transparan daripada harus menutup-nutupi yang ujung-ujungnya membuat keretakan hubungan.

    2. Membuat Rancangan Pengeluaran

    Selanjutnya, suami dan istri harus sama-sama membuat rancangan pengeluaran, baik untuk makan, kebutuhan sehari-hari, transportasi, atau untuk sekedar jalan-jalan di akhir pekan. Semua rancangan itu harus jelas. Sebab, sering terjadi pasangan yang tidak membuat rancangan merasa uangnya selalu habis-habis terus dan mereka tidak tahu ke mana larinya uang tersebut.

    3. Menentukan Prioritas

    Hal penting lainnya adalah menentukan prioritas. Sebagai pasangan yang baru saja menikah, tentu memiliki beberapa impian yang besar, misalnya memiliki rumah, mobil, dan perabotan yang lengkap. Untuk itu, tentukan prioritas pengeluaran. Jangan sampai mengeluarkan uang untuk hal-hal yang bukan prioritas dan ujung-ujungnya membuat menyesal. Ingat, prioritas utama adalah makanan dan tempat tinggal yang harus dipenuhi.

    4. Saling Mengerti

    Usahakan untuk membuang kebiasan-kebiasaan yang sering dilakukan saat masih lajang. Misalnya suka nongkrong, suka ngemall, suka belanja, sebaiknya dikurangi atau bahkan dihindari. Sebagai pasangan yang baik harusnya saling mengerti dan jangan meninggikan ego. Ingat, mencari nafkah bukanlah hal yang mudah jadi hargailah jirih payahnya dengan berhemat.

    5. Sisihkan untuk Ditabung

    Hal ini sangat penting untuk dilakukan oleh pasangan yang baru saja menikah. Jangan terlalu boros, usahakan sehemat mungkin dan menyisihkan uang untuk ditabung. Pada akhirnya, tabungan ini bisa digunakan untuk keperluan yang penting, misalnya biaya melahirkan atau uang muka rumah.

  • Masih Mengeluh dengan Pekerjaan? Inilah 5 Tips Jitu untuk Mengatasinya

    Berbicara tentang urusan kerja, pastinya semua orang di dunia ini membutuhkan pekerjaan untuk tetap bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

    Biasanya kebanyakan orang akan mencari bidang pekerjaan yang mereka sukai. Namun, mengingat begitu ketatnya persaingan kerja, sehingga tidak semua orang bisa mendapat kesempatan bekerja sesuai dengan bidang yang disukainya.

    Ketika tidak mendapatkan pekerjaan yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, kebanyakan orang menjadi asal-asalan dan tidak bersemangat dalam melakukannya.

    Yang ada hanya mengeluh setiap hari dan ingin segera resign dan berharap mendapat pekerjaan baru yang sesuai dengan keinginnannya. Apakah semudah itu? Tentu saja tidak!

    Sebab, mengeluh bukanlah sebuah solusi ampuh. Mengeluh justru akan membuat diri semakin terpuruk pada keadaan dan bisa menimbulkan rasa benci terhadap apapun yang kita lakukan.

    Untuk itu, daripada harus mengeluh dengan pekerjaan, lebih baik simak tips di bawah ini agar kita mampu menghargai pekerjaan.

    1. Hargai Kesempatan yang Didapatkan

    Pernahkah kita berpikir bahwa apa yang kita kerjakan sekarang ini adalah pilihan yang terbaik? Lihatlah orang disekitar kita, masih banyak yang kurang beruntung. Misalnya seorang pedagang kaki lima yang setiap hari kena terik matahari. Lantas, kita yang setiap hari tidak pernah kepanasan mengapa mengeluh? Pantaskah?

    2. Ingat Perjuangan Orang Tua

    Orang tua telah mendidik kita sedari kecil hingga dewasa tanpa ada rasa menyerah sedikitpun. Apabila kita ragu dan mulai goyah akan pekerjaan yang sekarang, cobalah untuk mengingat keadaan orang tua yang selalu berjuang tanpa kenal lelah. Orang tua pasti akan bahagia dan bangga melihat anaknya sukses, tak perlu susah payah mencari uang seperti yang mereka alami dulu.

    3. Tantangan Membuaat Berkembang

    Segala sesuatu yang terjadi pasti ada maksud dan tujuannya. Jika kita mendapatkan pekerjaan yang tidak pernah kita pahami sebelumnya, jangan mengeluh! Justru inilah tantangan dan ilmu baru. Jadikanlah sebuah tantangan itu untuk berkembang menjadi lebih baik.

    4. Jangan Lupa Bersyukur

    Ketika kita mulai lelah dan bosan dengan pekerjaan yang mungkin tidak sesuai. Cobalah untuk berfikir jika hari ini adalah senin dan kita harus buru-buru untuk datang ke job fair. Hari ini.kita sudah berada pada sebuah perusahaan, sedangkan di luar sana masih banyak orang yang berduyun-duyun membawa CV hanya untuk mencari kerja. Jadi, bersyukurlah!.

    5. Mengeluh Sebabkan Penyakit

    Terlalu sering mengeluh akan membuat otak kita selalu memikirkan hal-hal yang negatif. Tentu hal ini akan sangat bedampak buruk bagi kesehatan fisik maupun mental, termasuk produktivitas. Jangan sampai pikiran negatif itu menjadi momok dan biang kerok dari masalah kesehatan tubuhmu. Untuk itu, stop mengeluh dari sekarang dan lakukan apa yang bisa kita lakukan!

  • 5 Tips Membangun Rasa Percaya Diri

    Tidak hanya disiplin dan kerja keras saja, masih ada hal penting lainnya yang harus dimiliki oleh seseorang untuk menggapai kesuksesan. Salah satunya adalah rasa percaya diri.

    Ya, rasa percaya diri adalah sebuah hal penting yang tidak mudah didapatkan. Sebab, rasa percaya diri harus dipupuk sejak dini.

    Jika kita tidak memiliki rasa percaya diri, bagaimana kita bisa mengenali potensi diri sendiri?

    Kurangnya rasa percaya diri juga bisa menjadi penghalang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    Sebab, segala sesuatu yang kita lalukan dalam kehidupan ini sejatinya membutuhkan kepercayaan diri yang besar.

    Tanpa rasa percaya diri, apapun yang kita lakukan tidak bisa maksimal hasilnya karena rasa minder dan takut sudah menghadang di awal perjalanan.

    Cara Meningkatkan Percaya Diri

    Untuk itu, kita harus melatih agar rasa percaya diri bisa kita dapatkan. Adapun beberapa caranya adalah sebagai berikut.

    1. Jangan Suka Membandingkan

    Orang yang tidak percaya diri akan sering membandingkan diri dengan orang lain.

    Dia merasa bahwa dirinya tidak memiliki potensi apapun bila dibandingkan dengan orang lain.

    Tentu saja hal ini bukanlah sebuah hal yang patut dilakukan.

    Sebab, pada dasarnya setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

    Jadi, kita tidak bisa membandingkan diri dengan orang lain kalau akhir-akhirnya malah membuat minder.

    Lebih baik jadikan kesuksesan orang lain sebagai motivasi.

    2. Berbesar Hati

    Tips selanjutnya adalah berbesar hati. Ya, kita sangat dianjurkan untuk berbesar hati dalam setiap keadaan dan konsisi.

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

    Sehingga, belum tentu orang yang kita anggap sempurna itu tidak memiliki kekurangan.

    Bahkan siapa tau jika kekurangan mereka adalah kekuatan kita, bukan?

    Maka dari itu, jadilah orang yang berbesar hati dengan menerima kekurangan serta kelebihan diri sendiri.

    3. Jaga Penampilan

    Salah satu faktor yang bisa membuat orang percaya diri adalah penampilan.

    Seperti yang kita tahu, penampilan memang menjadi hal yang selalu diperhatikan oleh orang lain.

    Maka dari itu, alangkah baiknya agar kita selalu menjaga penampilan, baik dari fisik hingga pakaian.

    4. Menerima Kritik

    Selanjutnya, kita harus siap menerima kritik, walau sedikit sengit.

    Sebab, kritik adalah sebuah cara membesarkan serta mendewasakan pikiran kita.

    Semakin banyak mendapat kritikan, semakin terlatih pula mental kita sehingga rasa percaya diri bisa meningkat dengan sendirinya.

    5. Membuktikan

    Kita tidak akan pernah tahu hasilnya jika tidak pernah mencoba.

    Ketika kita merasa tidak percaya diri dan pesimis terlebih dahulu, bagaimana kita bisa tahu hasilnya?

    Bahkan, bisa jadi apa yang kita lakukan itu hasilnya bisa melebihi orang lain, bukan?

    Maka dari itu, mulai sekarang buktikanlah kepada setiap orang kalau kita bisa.

    Nah, itulah beberapa tips dan cara meningkatkan percaya diri.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di Sastrawacana.

  • Ampuh, Inilah 5 Tips Mengatasi Stres Bagi Mahasiswa

    Salah satu sumber penyakit yang terkadang dianggap sepele namun sangat penting untuk diperhatikan adalah stres. Ya, stres bisa terjadi pada siapa pun tanpa kompromi, baik pria maupun wanita, tua maupun muda.

    Tentu saja stres merupakan sebuah ancaman serius bagi kesehatan setiap orang, jika dibiarkan berkepanjangan maka akan bisa berakibat fatal bagi kondisi fisik dan mental seseorang.

    Stres memang kerap menjadi sebuah hal yang menghantui para pekerja kantoran akibat tugas yang menumpuk. Namun, tidak hanya itu saja, Mahasiswa pun juga bisa mengalami stres.

    Bagi Mahasiswa, stres adalah hal yang umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi jika tugas dari dosen sudah menumpuk, ditambah laporan proposal, esai, dan skripsi yang tak kunjung usai.

    Kendati sudah menjadi hal yang umum, tapi stres tidak bisa dibiarkan begitu saja. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, stres merupakan sumber penyakit yang harus segera diusir.

    Tips Menghadapi Stres

    Nah, untuk mengatasinya, berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan.

    1. Menyelesaikan Tugas Tepat waktu

    Jika kita mendapatkan tugas dari dosen, akan lebih baik jika kita langsung mengerjakannya saat itu juga. Kangan pernah menunda-nunda pekerjaan karena jika sudah menumpuk kita akan kewalahan sendiri.

    Tentu saja ketika tugas sudah menumpuk, kita akan mengerjakannya dengan terburu-buru. Alhasil, pekerjaan kita menjadi tidak sesuai dengan harapan, alias hasilnya tidak maksimal.

    2. Menentukan Prioritas

    Jika tugas dan tanggung jawab sudah terlanjur menumpuk alangkah baiknya kita mulai untuk memilih hal apa yang menjadi prioritas.Jadi, kita bisa mengerjakan dan tetap fokus terhadap tugas yang kita prioritaskan terlebih dahulu. Itu akan membantu agar stres tidak sampai terjadi dan menyerang pikiran kita.

    3. To do list

    Seorang yang perfeksionis, biasanya tidak jauh dari to do list. Mereka akan mencatat segala kegiatan dan tugas yang akan dikerjakan keesokan harinya agar segala sesuatu bisa terlaksana dengan tepat waktu. Metode ini bisa kita lakukan jika merasa rutinitas terlampau padat.

    Hal ini bisa membantu agar tidak terjadi penumpukan tugas maupun aktivitas yang nantinya berujung pada kemunculan stres karena tidak bisa membagi waktu.

    4. Rutin Olahraga

    Bagi kebanyakan Mahasiswa, olahraga adalah hal yang membosankan. Mereka lebih suka jika harus nongkrong daripada membuang keringat dengan berolahraga. Padahal, banyak pakar yang mengatakan bahwa stres bisa diatasi dengan olahraga. Walaupun olahraga ringan seperti yoga sekalipun, kita harus tetap melakukannya, minimal satu kali dalam seminggu.

    5. Puasa gadget

    Dari berbagai sumber yang dihimpun, didapati hasil bahwa gadget adalah salah satu penyebab depresi seseorang. Bukan tentang gadgetnya, namun hal yang dilakukan pada gadget tersebut. Dengan mengetahui hal itu, alangkah baiknya jika kita mengurangi penggunaan gadget untuk beberapa saat saja. Kita bisa menggantinya dengan aktivitas yang lebih baik, misalnya berkunjung atau travelling ke desa yang masih asri dan terbebas dari polusi.

  • 5 Cara Ampuh Membuat Pasangan Berhenti Merokok

    Dewasa ini kita sadar bahwa merokok bukanlah kebiasaan yang sehat karena dalam sebatang rokok, terdapat segudang bahan kimia dan senyawa yang membahayakan tubuh.

    Munculnya beragam versi rokok yang baru membuat kita mempertanyakan keamanannya.

    Sangat miris sekali mengetahui karena telah banyak nyawa yang melayang akibat kebiasaan merokok.

    Meskipun perusahaan rokok sudah memberikan peringatan melalui kemasannya, masih saja para konsumen tidak menghiraukan peringatan tersebut.

    Bagaimana jika salah satu orang terdekat kita merupakan perokok aktif?

    Contohnya pasangan kita. Apa yang harus kita lakukan? memperingatinya saja pasti tidak cukup berarti, bukan?

    Cara Membuat Pasangan Berhenti Merokok

    Dihimpun dari berbagai sumber, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa membuat pasangan kita berhenti merokok dengan aman dan cepat.

    Apa saja cara tersebut? Simak informasinya berikut ini.

    1. Permen karet

    Perlu diketahui, seorang perokok aktif pasti akan merasa aneh di mulutnya jika tidak merokok dalam beberapa jam.

    Dengan mengetahuinya, kita bisa mempersiapkan beberapa permen karet sebagai pengganti kebiasaannya yang selalu menghisap rokok.

    Sebab, permen bisa menghilangkan rasa aneh pada mulut seorang perokok tersebut.

    2. Alihkan perhatian

    Ajak pasangan kita untuk melakukan aktivitas di luar rumah. Contohnya saja berolahraga.

    Sebab, olahraga bersama pasangan banyak manfaatnya, mulai dari faktor kesehatan, hingga mendapatkan quality time bersama pasangan.

    Tentu sangat menyenangkan, bukan?

    3. Sugesti

    Alangkah baiknya jika kita sebagai pasangan bisa memberikan sugesti baik dan motivasi agar pasangan kita bisa berhenti merokok.

    Sugesti yang paling ampuh bisa dilakukan setiap hari namun jangan setiap.

    Sebab, perokok aktif sangat sensitif ketika ada orang lain yang menegurnya untuk berhenti merokok.

    4. Kurangi kafein

    Sering kita temui jika orang merokok pasti disampingnya terdapat kopi atau semacamnya.

    Ini dia, kita harus mulai mengontrol dan mengurangi kandungan kafein yang akan dikonsumsi pasangan kita.

    Pasalnya efek kafein yang membuat kita terjaga bisa menggoda orang untuk merokok.

    5. Psikiater

    Jika sudah kewalahan dalam membuat pasangan untuk berhenti merokok, sangat disarankan untuk meminta bantuan psikiater.

    Karena dari sana kita bisa merubah kebiasaan seseorang dari sisi psikologinya. Hal ini harus ditangani oleh orang yang lebih profesional.

    Nah, itulah cara membuat pasangan berhenti merokok. Selamat mencoba dan semoga sukses, ya!