Seni lukis merupakan salah satu cabang seni rupa yang memiliki nilai estetika tinggi dan mampu mengekspresikan perasaan, gagasan, serta pengalaman manusia melalui media visual.

Lukisan tidak sekadar gambar atau goresan warna di atas kanvas, tetapi juga sarana komunikasi yang menyampaikan ide, emosi, dan pemikiran kreatif sang pelukis.

Dengan seni lukis, manusia dapat mengembangkan daya imajinasi, memperkaya pengalaman estetika, serta mengekspresikan nilai budaya dan spiritual melalui bentuk visual.

Pengertian Seni Lukis Menurut Para Ahli

Berbagai ahli memiliki pandangan yang beragam mengenai pengertian seni lukis, mulai dari perspektif filsafat, pendidikan, psikologi anak, hingga pengalaman estetika dan budaya.

Secara umum, seni lukis dipahami sebagai ungkapan kreatif yang dituangkan dalam bidang dua dimensi menggunakan elemen visual seperti garis, warna, tekstur, dan bentuk.

Untuk memahami lebih mendalam konsep dan esensi seni lukis, berikut ini beberapa pengertian seni lukis menurut para ahli.

1. Menurut Hegel

Menurut Hegel, seni lukis adalah identitas yang sempurna dan nyata. Di dalam pengertiannya, Hegel melihat bahwa manusia dapat menunjukkan kemampuan untuk memahami keindahan alam atau apa pun yang dilihatnya sebagai sebuah kesaksian sempurna terhadap fakta bahwa manusia dapat mengintuisi keindahan.

2. Menurut Soedarso

Menurut Soedarso, (1987:10) bahwa pengertian Seni lukis atau lukisan adalah suatu pengungkapan pengalaman artistik yang ditumpahkan dalam bidang dua dimensi dengan menggunakan garis dan warna.

3. Menurut Soesatyo

Maksud dari Seni lukis anak menurut Soesatyo (1994) adalah kegiatan anak menggambar, sama dengan kegiatan bercerita, mengungkapkan sesuatu pada dirinya secara intuitif dan spontan lewat media gambar.

4. Menurut Aristoteles

Menurut Aristoletes, seni lukis merupakan sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Meskipun terkesan sederhana, tapi deskripsi tersebut memiliki kebenaran jamak yang diamini oleh banyak orang.

5. Menurut Mikke Susanto

Menurut Mikke Susanto (2011:241), bahwa pengertian seni lukis adalah bahasa ungkap dari pengalaman artistik maupun ideologis yang menggunakan warna dan garis, guna mengungkapkan perasaan, mengekspresikan emosi, gerak, ilusi maupun ilustrasi dari kondisi subjektif seseorang.

6. Menurut Dharsono Soni Kartika

Menurut Dharsono Soni Kartika, 2004: 36 bahwa maksud dari pengertian Seni lukis dapat dikatakan sebagai suatu ungkapan pengalaman estetik seseorang yang dituangkan dalam bidang dua dimensi (dua matra), dengan menggunakan medium rupa, garis, warna, tekstur, shape, dan sebagainya.

7. Menurut Brade

Brade menambahkan bahwa seni lukis merupakan pemanfaatan budi dan akal untuk menghasilkan karya yang membahagiakan jiwa spiritual manusia. Jadi, bukan hanya sekadar memuat bahagia, tetapi juga mengikutsertakan pemanfaatan budi dan akal di dalam prosesnya.

8. Menurut Lislie

Lukisan atau gambar anak menurut Lislie (1979:3), “Drawing a private language for communicating throughts, feelings, perceptions, and fantasies”. Gambar anak adalah “This is mine”.

Gambar anak adalah Bahasa anak yang diekspresikan dari pengalaman dan imajinasi anak.

Gambar atau lukisan anak adalah ekspresi, baik ekspresi pikiran, ide-ide, ekspresi tingkah laku, dan ekspresi ungkapan jiwa yang dilakukan secara spontan sebagai ungkapan perasaan (Poespoprojo, 2004:43- 44).

9. Soni Ade & Imam R

Lukis merupakan kekuatan peradaban manusia; kekuatan budaya. Karena dalam melakukan lukis kita dilatih untuk jeli, cermat, dan teliti dalam mengamati berbagai fenomena alam dan kehidupannya.

10. Menurut Herbert Read

Seni lukis yakni sebuah jasmani yang mampu direfleksikan melalui kegiatan rohani daya untuk mecapai tujuannya yaitu mempunyai kemampuan dalam membangkitkan jiwa atau perasaan dari seni itu sendiri untuk mengekspresikannya melalui gambar.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.