Akademis

Faktor apa yang menjadi penyebab keberhasilan kebijakan ekonomi pada masa orde baru?

Kebijakan ekonomi Orde Baru memang terbilang sukses dalam memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia selama beberapa dekade.

Berikut beberapa faktor yang menjadi pendorongnya:

1. Stabilitas Politik dan Keamanan

  • Pemerintahan yang kuat dan sentralistik: Orde Baru memberlakukan stabilitas politik dan keamanan yang kuat, menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi dan kegiatan ekonomi.
  • Penumpasan Gerakan Komunis: Penumpasan Gerakan Komunis pasca G30S dianggap berhasil memulihkan kepercayaan investor dan dunia internasional terhadap Indonesia.

2. Kebijakan Ekonomi yang Tepat

  • Pelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun): Penerapan Pelita secara terencana dan konsisten membantu mengarahkan pembangunan ekonomi di berbagai sektor.
  • Kebijakan Deregulasi dan Debirokrasi: Birokrasi yang rumit disederhanakan, membuka peluang investasi dan kemudahan berusaha bagi pelaku usaha.
  • Orientasi pada Sektor Pertanian: Swasembada pangan menjadi fokus utama, dengan program intensifikasi dan perluasan lahan pertanian.
  • Pengembangan Industri: Industri manufaktur didorong melalui berbagai insentif dan kemudahan, meningkatkan nilai tambah ekonomi.
  • Peran Sentral Militer: Militer terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan program transmigrasi.

3. Dukungan Modal Asing

  • Utang Luar Negeri: Pinjaman dari luar negeri dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan proyek-proyek besar.
  • Investasi Asing: Iklim investasi yang kondusif menarik investasi asing, terutama dari negara-negara Barat dan Jepang.

4. Faktor Eksternal yang Menguntungkan

  • Kenaikan Harga Minyak Bumi: Kenaikan harga minyak di era 70-an memberikan keuntungan besar bagi Indonesia sebagai negara pengekspor minyak.
  • Pertumbuhan Ekonomi Global: Pertumbuhan ekonomi global di era 70-an dan 80-an membuka peluang pasar bagi ekspor produk-produk Indonesia.

Perlu diingat:

Keberhasilan ekonomi Orde Baru juga diwarnai dengan kritik dan kontroversi, seperti:

  • Kesenjangan Ekonomi: Pertumbuhan ekonomi tidak dinikmati secara merata, menimbulkan kesenjangan yang lebar antara kaya dan miskin.
  • Pelanggaran HAM: Pelaksanaan beberapa kebijakan diwarnai dengan pelanggaran hak asasi manusia.
  • Sentralisasi Kekuasaan: Kekuasaan yang terpusat pada rezim Orde Baru membuka celah bagi korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Kesimpulan:

Keberhasilan kebijakan ekonomi Orde Baru merupakan hasil kombinasi dari berbagai faktor, seperti stabilitas politik, kebijakan ekonomi yang tepat, dukungan modal asing, dan faktor eksternal yang menguntungkan.

Namun, pencapaian tersebut juga diwarnai dengan kritik dan kontroversi yang perlu dipertimbangkan dalam analisis sejarah.

Adblock Detected

Harap Matikan Ad Blocker :)