Dalam ilmu linguistik, istilah frasa menjadi salah satu bahasan penting karena berkaitan langsung dengan struktur bahasa.
Frasa dipahami sebagai gabungan kata yang menempati satu fungsi dalam kalimat, namun tidak sampai membentuk klausa.
Dari berbagai jenis frasa yang dikenal, frasa endosentris menempati posisi menarik untuk dikaji karena keberadaannya menunjukkan bagaimana sebuah kelompok kata tetap dapat memiliki makna yang sama dengan unsur inti yang membentuknya.
Dengan kata lain, meskipun frasa endosentris terdiri dari beberapa kata, makna dasarnya tetap mengacu pada inti yang menjadi pusat dari frasa tersebut.
Pengertian Frasa Endosentris Menurut Ahli
Untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas, para ahli bahasa telah mengemukakan definisi frasa endosentris melalui berbagai sudut pandang.
Pandangan para ahli ini membantu kita memahami tidak hanya bentuk dan ciri frasa endosentris, tetapi juga bagaimana frasa ini berfungsi dalam konstruksi bahasa.
Berikut ini adalah beberapa definisi frasa endosentris menurut para ahli yang sering dijadikan rujukan dalam kajian linguistik.
1. Menurut Ramlan (1989)
Frasa endosentris adalah frasa yang mempunyai distribusi yang sama dengan unsur-unsurnya, baik sebagian maupun keseluruhan.
2. Menurut Verhaar dalam Sukini (2010: 22)
Pengertian frasa eksosentrik adalah frasa adalah frasa yang berdistribusi komplementer dengan pusatnya.
3. Menurut Khairah dan Sakura Ridwan (2014: 22)
Frasa eksosentris yaitu konstruksi frasa yang tidak berfungsi dan berdistribusi sama dengan semua unsur pembentuknya. Frasa eksosentrik adalah frasa yang tidak mempunyai persamaan distribusi dengan unsurnya.
4. Menurut Supriyadi (2014: 11)
Frasa yang mempunyai distribusi yang sama dengan unsurnya, baik semua unsurnya maupun salah satu dari unsurnya, disebut frasa endosentrik.
5. Menurut Whitehall dalam Tarigan (2009: 100)
Frasa endosentrik adalah frasa yang berhulu, yang berpusat, atau headed phrase yaitu frasa yang mempunyai fungsi yang sama dengan hulunya.
6. Menurut Parera (2009: 55)
Frasa endosentris dikatakan sebuah frasa apabila satuan konstruksi frasa itu berdistribusi dan berfungsi sama dengan salah satu anggota pembentuknya.
7. Menurut Chaer (2012: 226)
Frasa endosentrik adalah frasa yang salah satu unsurnya atau komponennya memiliki perilaku sintaksis yang sama dengan keseluruhannya. Artinya, salah satu komponennya itu dapat menggantikan kedudukan keseluruhannya.
8. Menurut Sukini (2010: 22)
Frasa endosentrik adalah frasa yang berdistribusi pararel dengan salah satu atau semua unsur pembentuknya.
9. Menurut Khairah dan Ridwan (2014: 22)
Frasa yang berfungsi dan berdistribusi sama dengan salah satu anggota pembentuknya disebut frasa endosentrik.









