Memaknai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang rutin dilaksanakan setiap tahun, Takmir Masjid Besar Baiturrohiem Rogojampi menggelar tradisi nasi ancak dan kembang ndog-ndogan pada Jumat (5/9/25) pagi, tepat 12 Rabiul Awal.

Acara dimulai dengan pembacaan kitab berjanji, sholawatan, serta asyrokal yang disiarkan secara langsung melalui Baiturrohiem TV oleh kru Remas dan Pondok Pesantren Shafina Sritanjung.

Ketua Takmir, Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd.I, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menyambut kelahiran insan kamil Al Amin dengan penuh kegembiraan, semata-mata karena cinta kepada Rasulullah dan harapan memperoleh syafa’at serta pengakuan sebagai umat beliau.

Lukman menambahkan bahwa untuk menjaga niat suci para alim ulama terdahulu, inovasi tradisi kembang ndog yang dirintis KH Faqih Cemoro dan diteruskan para ulama setelahnya harus tetap dijaga kemurniannya.

“Kami melakukan screening, sehingga bunga telur yang berbentuk barong maupun ogoh-ogoh tidak boleh masuk ke dalam masjid. Harapannya jamaah memahami hal ini agar syiar tetap berjalan tanpa mengurangi kemurnian ibadah dari kreativitas yang kurang sesuai,” tutur Lukman yang juga menjabat sebagai Ketua Baznas sekaligus Rektor Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi.

Di masjid yang saat ini sedang dalam proses renovasi kubah tersebut, suasana semakin khidmat ketika pembacaan puji-pujian kepada Rasulullah SAW berlangsung.

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Baiturrohiem Rogojampi

Beberapa jamaah berkeliling sambil mengoleskan minyak wangi dan membagikan air berkah bunga setaman tujuh rupa.

Air tersebut diperbolehkan disentuh jamaah untuk dioleskan ke tenggorokan atau diminum sebagai bentuk tabarruk.

Doa penutup yang merdu dan penuh kekhusyukan dipimpin oleh Imam Besar KH. Hayatudin. Ribuan jamaah yang hadir kemudian membawa pulang berkat yang telah disediakan takmir, termasuk berbagai ragam ancak yang dibawa dan dibagikan jamaah.

Di halaman masjid, Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Rogojampi turut membuka tenda layanan pembukaan rekening haji dan tabungan emas.

Setiap pembukaan rekening mendapatkan bonus berupa tebus minyak goreng, dan seluruh hasil dari program tersebut diperuntukkan bagi pembangunan kubah Masjid Besar Baiturrohiem.

Penulis: Bung Aguk/Yeti Chotimah

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.