Kategori: Menurut Para Ahli

  • 10 Pengertian Mahasiswa Menurut Para Ahli, Ciri-Ciri, Peran dan Fungsinya

    10 Pengertian Mahasiswa Menurut Para Ahli, Ciri-Ciri, Peran dan Fungsinya

    Mahasiswa adalah individu yang sedang mengenyam pendidikan tinggi di perguruan tinggi seperti universitas atau institusi serupa.

    Tujuan utama mahasiswa adalah untuk mendapatkan pengetahuan lebih mendalam dalam bidang yang mereka pilih, mengembangkan keterampilan, dan mempersiapkan diri untuk karier di masa depan.

    Selama masa perkuliahan, mahasiswa terlibat dalam pembelajaran, penelitian, diskusi, dan aktivitas lainnya yang mendukung perkembangan intelektual dan pribadi mereka.

    Pengertian Mahasiswa Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian mahasiswa menurut para ahli.

    1. Knopfemacher

    Mahasiswa sebagai insan-insan calon sarjana yang dalam proses keterlibatannya dengan perguruan tinggi makin menyatu dengan masyarakat, dididik dan diharapkan menjadi calon-calon intelektual.

    2. Sarwono (Alfian, 2014)

    Pengertian mahasiswa adalah setiap individu yang secara resmi terdaftar mengikuti pelajaran di perguruan tinggi dengan batas usia 18 – 30 tahun dan bisa disebut sebagai suatu kelompok di dalam masyarakat yang mendapatkan statusnya karena ikatan dengan perguruan tinggi.

    3. Salim dan Salim (dalam Spica, 2008)

    Mengatakan bahwa mahasiswa adalah orang yang terdaftar dan menjalani pendidikan padaperguruan tinggi.

    4. Susantoro (dalam Siregar, 2006)

    Sosok mahasiswa juga kental dengan nuansa kedinamisan dan sikap keilmuwannya yang dalam melihat sesuatu berdasarkan kenyataan objektif, sistematis dan rasional.

    5. Budiman (2006)

    Mahasiswa adalah orang yang belajar di sekolah tingkat perguruan tinggi untuk mempersiapkan dirinya bagi suatu keahlian tingkat sarjana.

    6. Daldiyono (2009)

    Definisi mahasiswa adalah seorang yang sudah lulus dari Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan sedang menempuh pendidikan tinggi.

    7. Takwin (2008)

    Mengatakan bahwa mereka yang terdaftar sebagai murid di perguruan tinggi dapat disebut sebagai mahasiswa.

    8. Badudu dan Zaih (2001)

    Mendefinisikan mahasiswa sebagai siswa perguruan tinggi.

    9. Sukirman (dalam hulu, 2010)

    Menjelaskan bahwa mahasiswa adalah pelajar di tingkat perguruan tinggi dan sudah dewasa berkembang emosional, psikologis, fisik, kemandirian, dan telah berkembang jadi dewasa.

    10. Peraturan Pemerintah RI No. 30 tahun 1990

    Mahasiswa dalam peraturan pemerintah RI No. 30 tahun 1990 adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar diperguruan tinggi tertentu.

    Ciri-Ciri Mahasiswa

    Menurut Kartono (dalam Siregar, 2006), mahasiswa merupakan anggota masyarakat yang mempunyai ciri-ciri tertentu, antara lain:

    • Mempunyai kemampuan dan kesempatan untuk belajar di perguruan tinggi, sehingga dapat digolongkan sebagai kaum intelektual.
    • Yang karena kesempatan di atas diharapkan nantinya dapat bertindak sebagai pemimpin yang mampu dan terampil, baik sebagai pemimpin masyarakat ataupun dalam dunia kerja.
    • Diharapkan dapat menjadi daya penggerak yang dinamis bagi proses modernisasi.
    • Diharapkan dapat memasuki dunia kerja sebagai tenaga yang berkualitas dan profesional.

    Peran dan Fungsi Mahasiswa

    Sebagai mahasiswa berbagai macam lebel pun disandang, ada beberapa macam label yang melekat pada diri mahasiswa (dalam Novita, 2014) misalnya:

    1. Direct of change, mahasiswa bisa melakukan perubahan langsung karena sumber daya manusianya yang banyak.
    2. Agen Of Change, mahasiswa agen perubahan, maksudnya SDM untuk melakukan perubahan.
    3. Iron Stock, sumber daya manusia dari mahasiswa itu tidak akan pernah habis.
    4. Moral Force, mahasiswa merupakan kumpulan orang yang baik.
    5. Social Control, mahasiswa itu pengontrol kehidupan sosial, contohnya mengontrol kehidupan sosial yang dilakukan masyarakat.
  • 10 Pengertian Karya Ilmiah Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Karya Ilmiah Menurut Para Ahli

    Karya ilmiah adalah sebuah penelitian, tulisan, atau hasil pemikiran yang memiliki dasar metodologi dan analisis yang sistematik dengan tujuan untuk menyebarkan ilmu pengetahuan.

    Karya ilmiah seringkali dibuat untuk menjawab pertanyaan atau mengungkapkan penemuan baru dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.

    Selain itu, karya yang sifatnya ilmiah harus mematuhi standar akademik, termasuk penggunaan referensi dan sumber yang relevan untuk mendukung argumen atau temuan yang diungkapkan dalam karya tersebut.

    Bentuk karya ilmiah bisa berupa artikel, laporan penelitian, tesis, disertasi, dan sejenisnya.

    Sementara menurut KBBI, karya tulis ilmiah adalah karya yang dibuat menggunakan prinsip-prinsip ilmiah dan berdasarkan fakta (observasi, eksperimen, dan kajian pustaka).

    Pengertian Karya Ilmiah Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian karya ilmiah menurut para ahli.

    1. Brotowidjoyo (dalam Arifin 2008)

    Karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.

    2. Suriasumantri (1995) dalam Finoza (2010)

    Karya tulis ilmiah adalah tulisan yang memuat argumentasi penalaran keilmuan serta dikomunikasikan lewat bahasa tulisan yang baku dengan sistematis-metodis dan sintesis analitis.

    3. Eko Susilo (1995)

    karya ilmiah adalah salah satu karangan atau tulisan yang didapat sesuai sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, pemantauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu serta sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau keilmiahannya.

    4. Dwiloka dan Riana

    Karya ilmiah atau artikel ilmiah merupakan karya seorang ilmuwan (pembangunan) yang hendak membangun ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang didapat melalui literatur, pengalaman, serta penelitian.

    5. John (dalam Amir 2007)

    Karangan ilmiah yang ditujukan kepada masyarakat tertentu (profesional) yang bersifat ilmiah tinggi. Karya ilmiah seperti itu disebut juga karya tulis penelitian.

    6. Sukohardjono (2007)

    Karya tulis ilmiah adalah berbagai macam tulisan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok dengan menggunakan tatacara ilmiah. Dengan kata lain karya tulis ilmiah adalah laporan tertulis hasil kegiatan ilmiah.

    7. Drs. Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi

    Karya ilmiah adalah serangkaian kegiatan penulisan yang berlandaskan pada hasil penelitian yang disusun secara sistematis mengikuti metodologi ilmiah, yang bertujuan untuk mendapatkan jawaban ilmiah dari suatu permasalahan.

    8. Jones

    Definisi karya ilmiah merupakan karangan ilmiah yang ditujukan untuk masyarakat tertentu ataupun profesional yang biasanya bersifat karya ilmiah tinggi.

    9. Hery Firman

    Karya ilmiah merupakan laporan berupa tulisan yang dipublikasikan ataupun dipaparkan dari hasil pengkajian ataupun penelitian yang telah dilakukan, yang dalam penulisannya memperhatikan kaidah dan etika keilmuan yang berlaku di masyarakat keilmuan.

    10. Awidyamartaya (1997)

    Karya ilmiah adalah suatu karya yang memuat dan mengkaji suatu masalah tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan.

  • 10 Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

    Globalisasi adalah proses integrasi dan interaksi antara negara-negara di seluruh dunia dalam berbagai aspek, seperti ekonomi, politik, sosial, budaya, dan teknologi.

    Hal ini terjadi melalui pertukaran barang, jasa, informasi, ide, dan nilai-nilai antarnegara yang semakin terhubung secara global.

    Sementara menurut KBBI, arti globalisasi adalah proses masuknya ke ruang lingkup dunia.

    Dalam konteks ekonomi, globalisasi melibatkan liberalisasi perdagangan, investasi lintas negara, dan arus modal yang bebas.

    Negara-negara saling tergantung dalam hal ekonomi, di mana perusahaan dapat beroperasi di berbagai negara dan memperluas pasar mereka secara internasional.

    Globalisasi juga mempengaruhi politik, di mana keputusan dan tindakan di satu negara dapat memiliki dampak yang luas di negara-negara lain.

    Organisasi internasional, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), dan Bank Dunia, berperan dalam memfasilitasi kerja sama dan koordinasi antarnegara.

    Dalam aspek sosial dan budaya, globalisasi menghasilkan pertukaran nilai-nilai, norma, dan gaya hidup yang melintasi batas-batas nasional.

    Pengaruh budaya dari negara-negara lain dapat terlihat dalam makanan, mode, musik, film, dan gaya hidup yang semakin terglobalisasi.

    Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian globalisasi menurut para ahli.

    1. Thomas Larsson (1992:19)

    Globalisasi adalah proses penyusutan dunia sehingga jarak semakin pendek dan segala hal terasa semakin dekat. Globalisasi mengacu pada semakin mudahnya interaksi antara seseorang disuatu tempat dengan orang lain di belahan dunia yang lain.

    2. Anthony Giddens (1992: 17)

    Globalisasi dapat diartikan sebagai intensifikasi hubungan sosial yang menghubungkan tempat-tempat jauh sehingga peristiwa disuatu tempat dapat dipengaruhi oleh peristiwa yang terjadi di tempat lain sekian kilometer jauhnya dan sebaliknya.

    3. Roland Robertson (1992: 16)

    Pengertian globalisasi adalah pemadatan dunia dan permerkayaan kesadaran dunia secara keseluruhan.

    4. Malcon Waters (2005: 105)

    Globalisasi adalah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma didalam kesadaran orang.

    5. Safril (2015: 66)

    Globalisasi berupaya melakukan universalisasi sistem dunia (world system) sehingga semua negara memiliki sistem yang homogen secara global.

    6. Giddens (1991: 64)

    Mengartikan globalisasi sebagai intensifikasi hubungan sosial dunia yang menghubungkan tempat-tempat jauh sehingga peristiwa disuatu tempat dapat dipengaruhi oleh peristiwa yang terjadi di tempat lain sekian kilometer jauhnya dan sebaliknya.

    7. Emanuel Richter

    Guru besar pada ilmu politik Universtas Aashen, Jerman, berpendapat, bahwa globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan yang menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.

    8. Princenton N Lyman

    Berpendapat bahwa globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan hubung.

    9. Selo Soemardjan

    Globalisasi adalah terbentuknya organisasi dan komunikasi antara masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah yang sama.

    10. Wuryan dan Syaifullah (2009, hlm. 141)

    Secara etimologis globalisasi berasal dari kata “globe” yang berarti bola dunia sedangkan akhiran sasi mengandung makna sebuah “proses” atau keadaan yang sedang berjalan atau terjadi saat ini. Jadi secara etimologis, globalisasi mengandung pengertian sebuah proses mendunia yang tengah terjadi saat ini menyangkut berbagai bidang dan aspek kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara-negara di dunia.

    11. Ahmed dan Doman (Azizy, 2004: 19)

    Globalisasi pada prinsipnya mengacu pada perkembangan-perkembangan yang cepat di dalam teknologi komunikasi, transfortasi, yang bisa membawa bagian-bagian dunia yang jauh (menjadi hal-hal) yang bisa dijangkau dengan mudah.

    12. Martono (2011, hlm. 96)

    Globalisasi dapat didefinisikan sebagai penyebaran kebiasaan-kebiasaan yang mendunia, ekspansi hubungan yang melintasi benua, organisasi kehidupan sosial pada skala global, dan pertumbuhan sebuah kesadaran global bersama.

    13. Friedman, 2005

    Globalisasi memiliki dimensi ideologi dan teknologi. Dimensi teknologi yaitu kapitalisme dan pasar bebas, sedangkan dimensi teknologi adalah teknologi informasi yang telah menyatukan dunia.

    14. J.A.Scholte (2002)

    Ada lima pengertian globalisasi yang umum ditemukan dalam literature, yaitu :globalisasi sebagai internasioanlisasi, liberalisasi, universalisasi, modernisasi, dan penghapusan batas-batas teritorial.

    15. Mansour Fakih

    Globalisasi adalah proses pengintegrasian ekonomi nasional kepada sistem ekonomi dunia dangan keyakinan pasar bebas yang telah dicanangkan pada masa kolonialisme.

  • 15 Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli

    15 Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli

    Pemasaran adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan atau individu untuk mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan produk atau jasa kepada konsumen.

    Tujuan utama dari pemasaran adalah memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, serta mencapai keuntungan bagi perusahaan.

    Dalam pemasaran, terdapat berbagai strategi dan metode yang digunakan untuk mencapai target pasar.

    Beberapa elemen penting dalam pemasaran meliputi penelitian pasar, pengembangan produk, penetapan harga, distribusi, promosi, dan manajemen hubungan dengan pelanggan.

    Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian pemasaran menurut para ahli.

    1. American Marketing Assosiation dalam Sudaryono (2016 :41)

    Pemasaran adalah fungsi dari organisasi dan serangkaian suatu proses penciptaan, mengkomunikasikan, dan menyampaikan nilai bagi para konsumen serta mengelola hubungan antara konsumen dengan perusahaan untuk memberikan manfaat bagi konsumen dan produsen.

    2. Kotler (dalam Sudaryono, 2016 :41)

    Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dimana suatu individu ataupun kelompok mendapatkan apa yang mereka inginkan serta butuhkan dengan penciptaan dan pertukaran suatu produk.

    3. Brech (dalam Sudaryono, 2016:39)

    Pemasaran adalah proses menentukan permintaan konsumen atas sebuah produk atau jasa, memotivasi penjualan produk atau jasa tersebut.

    4. Stanton (dalam Basu Swasta dan Irawan 2003:5)

    Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan – kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menetukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.

    5. Dharmmesta dan Irawan (2000:10)

    Konsep pemasaran adalah suatu falsafah bisnis yang menyatakan bahwa kepuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.

    6. Laksana (2019:1)

    Pengertian pemasaran adalah bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan kegiatan transaksi produk barang atau jasa.

    7. Tjiptono dan Diana (2020:3)

    Pemasaran adalah proses menciptakan, mendistribusikan, mempromosikan, dan menetapkan harga barang, jasa dan gagasan untuk memfasilitasi relasi pertukaran yang memuaskan dengan para pelanggan dan untuk membangun dan mempertahankan relasi yang positif dengan para pemangkunkepentingan dalam lingkungan yang dinamis.

    8. Limakrisna dan Purba (2017:4)

    Definisi pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi.

    9. Manap (2016:5)

    Pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, penentuan proses produk, promosi dan tempat atau distribusi, sekaligus merupakan proses sosial dan manajerial untuk mencapai
    tujuan.

    10. Sunyoto (2019:19)

    Pemasaran adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan langganan melalui proses pertukaran dan pihak-pihak yang berkepentingan dengan perusahaan.

    11. Sedjati (2018)

    Pemasaran mengandung arti segala usaha atau aktivitas dalam menyampaikan barang atau jasa para produsen kepada konsumen, dimana kegiatan tersebut ditujukan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan dalam cara tertentu yang disebut pertukaran.

    12. Tjahjaningsih & Soliha, 2015

    Pemasaran adalah proses kemasyarakatan dimana individu dan kelompok memperoleh apa yang dibutuhkan dan diinginkan melalui penciptaan, penawaran, dan pertukaran produk dan jasa dengan pihak lain.

    13. Ii & Ethnocentrism (2016)

    Menyatakan bahwa pemasaran merupakan dimensi pusat dari seluruh pasar yang dipandang oleh bisnis sebagai hasil dari pandangan konsumen.

    14. Poniman & Choerudin, 2017

    Manajeman Pemasaran adalah upaya secara sadar untuk mencapai hasil pertukaran yang diinginkan dengan pasar sasaran.

    15. Assauri (2018:12)

    Manajemen pemasaran merupakan kegiatan menciptakan, mempersiapkan, melaksanakan rencana yang dilakukan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan.

  • 15 Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli

    Seni tari adalah bentuk ekspresi artistik yang melibatkan gerakan tubuh yang diatur dengan ritme, musik, dan ekspresi emosi.

    Tarian telah ada sejak zaman kuno dan menjadi bagian penting dari budaya di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

    Di Indonesia, seni tari memiliki keanekaragaman yang kaya dan beragam, dengan berbagai gaya dan jenis tarian yang berasal dari setiap daerah dan suku bangsa.

    Setiap tarian memiliki cerita, makna, dan simbolisme yang unik.

    Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian seni tari menurut para ahli.

    1. Kuswarsantyo (2012: 17)

    Seni tari adalah salah satu cabang seni yang dalam ungkapannya menggunakan bahasa gerak tubuh.

    2. Suryadiningrat dalam (Mulyani, N., 2016: 49)

    Tari adalah gerak dari seluruh anggota tubuh manusia yang disusun selaras dengan irama musik, serta mempunyai maksud tertentu.

    3. Sekarningsih dan Henny (2006: 4)

    Menjelaskan pengertian tari adalah alat ekspresi atau sarana komunikasi seorang seniman kepada orang lain (penonton/ penikmat).

    4. Bagong Kussudiardjo dalam (Apriliani, F., 2014: 3)

    Definisi tari adalah keindahan bentuk dari anggota badan manusia yang bergerak, berirama musik dan berjiwa yang harmonis.

    5. Jazuli (2008: 7)

    Tari merupakan bentuk gerak yang indah, lahir dari tubuh yang bergerak, berirama dan berjiwa sesuai dengan maksud dan tujuan tari.

    6. Salim (2008: 27)

    Tari merupakan sebuah aktivitas alamiah dari berbagai bentuk yang telah berkembang di dunia bergantung pada pola budaya dan ritual.

    7. Pekerti (2014: 7.3)

    Pengertian tari merupakan wujud ekspresi pikiran, kehendak, perasaan, dan pengalaman manusia yang cirinya menggunakan media gerak.

    8. Soedarsono (1984:3)

    Mengatakan bahwa tari adalah ekspresi jiwa manusia yang dituangkan melalui gerak yang ritmis dan indah.

    9. Yulianti (2009:11)

    Seni tari memiliki empat unsur utama keindahan, yaitu wiraga,wirama, wirasa, wirupa. Keempat unsur seni tersebut merupakan satu ikatan yang membentuk harmoni.

    10. Corrie Hartong

    Tari adalah gerak ritmis dari tubuh sebagai media di dalam ruang.

    11. Sedyawati (1986:3)

    Tari adalah salah satu pernyataan budaya. Oleh karena itu maka sifat, gaya dan fungsi tari selalu tak dapat dilepaskan dari kebudayaan yang menghasilkannya.

    12. Amir rochyatmo (1986:73)

    Tari adalah gerak ritmis yang indah sebagai ekspresi jiwa manusia, dengan memperhatikan unsur ruang dan waktu.

    13. Curt Sach

    Menyatakan bahwa tari adalah gerakan yang ritmis (Dance is rhythmich motion), pengertian ini mengisyaratkan bahwa gerakan itu lebih besar berkaitan dengan pola waktunya sebagai sebuah proses.

    14. Dr. J. Verkuyl

    Tari adalah gerak-gerak tubuh dan angota-anggotanya yang diatur sedemikian rupa sehingga berirama.

    15. Crawiey

    Tari adalah pernyataan gaya interaktif dari urat mengenai sesuatu perasaan.

  • 10 Pengertian Komunikasi Bisnis Menurut Para Ahli

    Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran informasi, gagasan, dan pesan antara individu atau kelompok dalam konteks dunia bisnis.

    Komunikasi bisnis dapat berlangsung dalam berbagai bentuk, termasuk komunikasi lisan maupun tertulis.

    Komunikasi lisan dapat terjadi melalui rapat, presentasi, atau percakapan tatap muka. Sementara komunikasi tertulis mencakup surat, email, laporan, dan dokumen resmi lainnya.

    Tujuan komunikasi bisnis adalah untuk menyampaikan informasi dengan jelas dan efektif agar dapat dipahami oleh penerima.

    Hal ini juga melibatkan membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, karyawan, dan mitra bisnis untuk meningkatkan kerjasama dan kepercayaan.

    Pengertian Komunikasi Bisnis Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian komunikasi bisnis menurut para ahli.

    1. Katz (1994:4)

    Komunikasi Bisnis adalah adanya pertukaran ide, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan komersil.

    2. William Albig

    Pengertian komunikasi bisnis adalah suatu tindakan pertukaran informasi, ide atau opini, intruksi, dan sebagainya, yang disampaikan secara personal maupun non-personal melalui lambang dan sinyal untuk mencapai target perusahaan.

    3. Rosenbalt (1982:7)

    Komunikasi Bisnis adalah pertukaran ide-ide opini, informasi, instruksi dan sejenisnya, yang dikemukakan baik secara personal ataupun nonpersonal melalui simbol atau tanda, untuk mencapai tujuan- tujuan perusahaan.

    4. Djoko Purwanto, M.B.A

    Definisi komunikasi bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi, baik komunikasi verbal maupun komunikasi nonverbal untuk mencapi tujuan tertentu.

    5. Persing (1981:108)

    Komunikasi Bisnis adalah proses penyampaian arti melalui lambang-lambang yang meliputi keseluruhan unsur-unsur yang berhubungan dengan proses penyampaian dan penerimaan pesan, baik itu dalam bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dilakukan di dalam suatu organisasi yang membayar orang yang secara bersama-sama memproduksi dan memasarkan barang-barang dan jasa guna memperoleh keuntungan.

    6. Purwanto (2004: 3)

    Komunikasi bisnis merupakan salah satu aspek komunikasi yang terfokus kepada keefektifan penyampaian pesan. Suatu transaksi bisnis akan terjadi apabila didalamnya terjadi komunikasi yang efektif.

    7. James J. Floyd, 2006)

    Komunikasi yang diterapkan pada bidang bisnis atau perdagangan, baik produk berupa barang maupun jasa.

    8. Curtis (1992:6)

    Komunikasi bisnis menurut Curtis adalah komunikasi dalam organisasi bisnis yang di tunjukan untuk menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan.

    9. Philip Kolter

    Menurut Philip Philip Kolter, pengertian komunikasi bisnis adalah suatu kegiatan manusia yang ditujukan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui peroses pertukaran.

    10. Himstreet

    Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antara individu melalui sistem yang biasa (lazim), baik dengan symbol-simbol, sinyal-sinyal, maupun perilaku atau tindakan.

  • 10 Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

    Administrasi adalah proses pengelolaan dan pelaksanaan tugas-tugas administratif dalam suatu organisasi atau lembaga.

    Tujuan utama administrasi adalah memastikan bahwa semua kegiatan dan sumber daya dalam organisasi berjalan dengan efisien, teratur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Melalui pelaksanaan tugas-tugas administratif dengan baik, administrasi membantu menciptakan lingkungan kerja yang teratur, menyatukan visi, dan meningkatkan produktivitas.

    Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian administrasi menurut para ahli.

    1. Dr. Sondang Siagian (2012:13)

    Admintrasi dapat didefinisikan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

    2. Irra Chisyanti Dewi ( 2011: 3)

    Admintrasi memiliki pengertian dalam arti yaitu sebagai perkerjaan tulis menulis atau ketataushaan atau kesekretarisan ―, yaitu meliputi kegiatan menerima, mencatat, menghimpun, mengolah, mengadakan, mengirim, menyimpan.

    3. The Liang Gie (2009:9)

    Adminstrasi merupakan proses kerjasama beberapa individu dengan cara yang efisien dalam mencapai tujuan sebelumnya.

    4. Prajudi Atmosudirdjo (dalam Ayub, 2007:30)

    Pengertian administrasi dalam arti sempit adalah tata usaha atau office work yang meliputi kegiatan catat-mencatat, tulis-menulis, mengetik, korespodensi, kearsipan, dan sebagainya.

    5. Ismail Nawawi (2009:33)

    Pengertian administrasi adalah mencatat setiap komponen administrasi yang meliputi komponen manajemen, organisasi, maupun kegiatan operasional.

    6. Sondang P

    Keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

    7. Herbert A. Simon

    In its broadest sense, administration can be defined as the activities of a group cooperating to accomplish common goals. (Dalam pengertian yang terluas, administrasi dapat dirumuskan sebagai kegiatan dari kelompok orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama).

    8. Prayudi Atmosudirdjo

    Administrasi merupakan suatu fenomena sosial, suatu perwujudan tertentu di dalam masyarakat modern. Eksistensi daripada administrasi ini berkaitan dengan organisasi, artinya administrasi itu terdapat di dalam suatu organisasi.

    9. Luther Gulick

    Administration has to do with getting things done, with the accomplishment of defined objectives. (Administrasi berkenaan dengan penyelesaian hal apa yang hendak dikerjakan, dengan tercapainya tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.

    10. Ordway Tead

    Administrasi meliputi kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan oleh pejabat-pejabat eksekutif dalam suatu organisasi, yang bertugas mengatur, memajukan, dan melengkapi usaha kerja sama sekumpulan orang yang sengaja dihimpun untuk mencapai tujuan tertentu.

  • 10 Pengertian Sarana dan Prasarana Menurut Para Ahli

    Pengertian Sarana dan Prasarana Secara Umum

    Sarana dan prasarana adalah dua konsep yang sering digunakan dalam konteks infrastruktur dan fasilitas yang mendukung berbagai kegiatan manusia.

    Sarana merujuk pada segala jenis objek atau alat yang digunakan untuk memudahkan atau memungkinkan pelaksanaan suatu kegiatan atau proses.

    Contoh sarana meliputi gedung, ruangan, kendaraan, peralatan, perpustakaan, dan lain sebagainya. Sarana dapat berupa fisik atau non-fisik, tergantung pada jenis kegiatan yang dilakukan.

    Sementara prasarana merujuk pada struktur atau fasilitas yang menyediakan dasar atau kerangka untuk menjalankan aktivitas atau proses tertentu.

    Prasarana melibatkan elemen-elemen seperti jaringan transportasi (jalan, jembatan, bandara), sistem komunikasi (jaringan telepon, internet), infrastruktur energi (listrik, gas), sistem air (pembangkit air, pipa saluran air), dan sebagainya.

    Prasarana bertujuan untuk menciptakan kondisi yang memadai bagi aktivitas manusia dalam berbagai bidang.

    Pengertian sarana menurut KBBI adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud atau tujuan; alat; media.

    Pengertian prasarana menurut KBBI adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, proyek, dan sebagainya).

    Pengertian Sarana dan Prasarana Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian sarana dan prasarana menurut para ahli.

    1. Moenir (2006)

    Sarana adalah segala jenis peralatan yang berfungsi sebagai alat utama alat langsung untuk mencapai tujuan. Sedangkan prasarana adalah merupakan seperangkat alat yang berfungsi secara tidak langsung untuk mencapai tujuan.

    2. Agus S. Suryobroto (2004: 4)

    Sarana atau alat adalah segala sesuatu yang diperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, yang mudah dibawa, dan dapat dipindahkan oleh pelakunya atau siswa. Sedangkan prasarana atau fasilitas adalah sesuatu yang diperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, bersifat permanen atau tidak dapat di pindah-pindahkan.

    3. Mulyasa (2004: 49)

    Memaparkan bahwa yang disebut dengan sarana belajar merupakan segala peralatan yang secara langsung digunakan oleh guru atau siswa dalam proses belajar mengajar contohnya seperti gedung, ruang kelas, meja, kursi, serta media pembelajaran.

    4. Daryanto (2008: 51)

    Secara bahasa yang disebut dengan prasarana berarti alat yang tidak langsung digunakan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan misalnya : lokasi atau tempat, bangunan sekolah, lapangan olahraga, uang dan sebagainya.

    5. Makin & Baharuddin (2010: 84)

    Prasarana adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pengajaran, seperti halaman, kebun, taman sekolah, jalan menuju sekolah dan sebagainya.

    6. Jayadinata (dalam Juliawan,2015:5)

    Prasarana merupakan suatu faktor potensial yang sangat penting dalam menentukan arah dan masa depan perkembangan suatu wilayah, karena pembangunan tidak akan sukses dan berjalandengan baik tanpa dukungan prasarana yang memadai, prasarana kota merupakan fasilitas umum yang menjadi penunjang utama terselenggaranya suatu proses atau kegiatan dalam kota yang pada akhirnya akan menentukan perkembangan kota.

    7. Diwiryo (dalam Juliawan, 2015:6)

    Fungsi prasarana adalah untuk melayani dan mendorong terwujudnya lingkungan permukiman dan lingkungan usaha yang optimal sesuai dengan fungsinya, upaya memperbaiki lingkungan membutuhkan keseimbangan antar tingkat kebutuhan masyarakat.

    8. Kasan (2000: 91)

    Pengertian sarana pendidikan adalah alat langsung untuk mencapai tujuan pendidikan, misalnya: ruang, buku, perpustakaan, laboratorium, dan sebagainya.

    9. Hamalik (1980:23)

    Pengertian sarana dan prasarana menurut Hamalik ialah seluruh bentuk perantara yang dipakai orang untuk menyebar ide, sehingga ide tersebut bisa sampai pada penerima.

    10. Soepartono (2006:699)

    Sarana dan prasarana OR adalah suatu kegiatan yang dimanfaatkan dalam melaksanakan pendidikan jasmani yang meliputi lapangan dan bangunan OR beserta perlengkapan untuk melaksanakan proses belajar mengajar pendidikan jasmani.

  • 10 Pengertian Populasi Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Populasi Menurut Para Ahli

    Secara harfiah, populasi berasal dari bahasa latin yaitu population yang artinya jumlah penduduk. Dalam bahasa latin disebut populis, yang artinya sekelompok individu.

    Sementara menurut KBBI, arti populasi adalah sebagai berikut:

    • seluruh jumlah orang atau penduduk di suatu daerah.
    • jumlah orang atau pribadi yang mempunyai ciri-ciri yang sama.
    • jumlah penghuni, baik manusia maupun makhluk hidup lainnya pada suatu satuan ruang tertentu.
    • sekelompok orang, benda, atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel; suatu kumpulan yang memenuhi syarat tertentu yang berkaitan dengan masalah penelitian.

    Maka, secara umum populasi adalah istilah yang untuk merujuk pada keseluruhan individu, objek, atau entitas yang memiliki karakteristik atau atribut yang sama di suatu wilayah.

    Dalam konteks demografi, populasi merujuk pada jumlah total individu dalam suatu wilayah atau negara pada waktu tertentu.

    Hal tersebut mencakup semua individu yang tinggal di wilayah tersebut, termasuk semua kelompok usia, jenis kelamin, dan karakteristik lainnya.

    Pengertian Populasi Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa definisi populasi menurut para ahli.

    1. Sugiyono (2017:215)

    Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.

    2. Suryani dan Hendryadi (2015:190-191)

    Pengertian populasi adalah sekelompok orang, kejadian atau benda yang memiliki karakteristik tertentu dan dijadikan objek penelitian.

    3. Cooper dan Emory (1997)

    Mengemukakan populasi adalah seluruh kumpulan elemen yang dapat kita gunakan untuk membuat beberapa kesimpulan.

    4. Kuncoro (2003)

    Pengertian populasi adalah kelompok elemen yang lengkap, yang biasanya berupa orang, objek, transaksi atau kejadian dimana kita tertarik untuk mempelajarinya atau menjadi objek penelitian.

    5.  Nazir (1999)

    Mengatakan definisi populasi adalah kumpulan dari individu dengan kualitas serta ciri-ciri yang telah ditetapkan.

    6. Somantri (2006:62)

    Populasi merupakan keseluruh elemen, atau unit elemen, atau unit penelitian, atau unit analisis yang memiliki karakteristik tertentu yang dijadikan sebagai objek penelitian.

    7. Gasperz (1989:25)

    Populasi tidak lain adalah keseluruhan unsur-unsur yang akan diteliti atau yang akan dijadikan sebagai objek penelitian, dan tentunya kesimpulan yang ditarik hanya berlaku untuk keadaan dari objek-objek tersebut.

    8. Riduwan dan Tita Lestari (1997:3)

    Mengatakan bahwa populasi adalah keseluruhan dari karakteristik atau unit hasil pengukuran yang menjadi objek penelitian.

    9. Handayani (2020)

    Populasi adalah totalitas dari setiap elemen yang akan diteliti yang memiliki ciri sama, bisa berupa individu dari suatu kelompok, peristiwa, atau sesuatu yang akan diteliti.

    10. Margono (2004: 118)

    Populasi adalah seluruh data yang menjadi perhatian kita dalam suatu ruang lingkup dan waktu yang kita tentukan.

  • 15 Pengertian Novel Menurut Para Ahli

    15 Pengertian Novel Menurut Para Ahli

    Secara harfiah, novel berasal dari bahasa Italia yaitu novella yang artinya kisah atau sepotong berita.

    Sementara menurut KBBI, arti novel adalah karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.

    Maka, definisi novel secara umum adalah salah satu bentuk karya sastra berbentuk prosa yang sifatnya fiksi atau karangan dari imajinasi penulis.

    Biasanya, novel mencakup berbagai genre, seperti roman, petualangan, misteri, fiksi ilmiah, fantasi, sejarah, dan banyak lagi.

    Meski sifatnya adalah fiksi alias karangan, tapi penulis juga butuh riset agar novel memiliki alur yang menarik sehingga disukai oleh pembaca.

    Pengertian Novel Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian novel menurut para ahli.

    1. Rahayu (2014)

    Novel adalah genre prosa yang mengungkapkan unsur-unsur cerita yang paling lengkap, memiliki media yang luas, dan menyajikan masalah kemasyarakatan yang luas.

    2. Hasniati (2018)

    Novel merupakan karya fiksi yang bersifat imajinatif. Sebagai sebuah karya imajinatif, karya fiksi menawarkan berbagai permasalahan manusia dan kemanusiaan, hidup dan kehidupan.

    3. Tarigan (2000:164)

    Novel berasal dari bahasa latin novelius yang diturunkan pada kata novelis yang berarti baru. Bisa dikatakan baru jika dibandingkan dengan karya sastra seperti puisi, drama, dan lain-lain.

    4. Nurgiyantoro (2015: 11-12)

    Berpendapat bahwa novel memiliki cerita yang panjang, katakanlah sejumlah ratusan halaman, jelas tidak dapat disebut dengan cerpen, namun lebih tepatnya disebut dengan novel.

    5. Thaba (2019)

    Novel disebut sebagai karangan yang melukiskan perbuatan pelakunya menurut isi dan jiwanya masing-masing yang diolah menjadi sebuah kisah sesuai dengan tujuan pengarang.

    6. Kosasih (2012:60)

    Pengertian novel adalah karya imajinatif yang mengisahkan sisi utuh atas problematika kehidupan seseorang atau beberapa orang tokoh.

    7. Susanto (2012:32)

    Menyatakan bahwa karya sastra (novel, cerpen, dan puisi) adalah karya imajinatif, fiksional, dan ungkapan ekspresi pengarang.

    8. Al-Ma‟ruf (2010:17)

    Novel merupakan hasil dialog, kontemplasi, dan reaksi pengarang terhadap kehidupan dan lingkungannya setelah melalui penghayatan dan perenungan secara intens.

    9. Endah Tri Priyatni

    Kata novel berasal dari bahasa Latin Novellus. Kata Novellus dibentuk dari kata novus yang berarti baru atau new dalam bahasa Inggris. Dikatakan baru karena bentuk novel adalah bentuk karya sastra yang datang kemudian dari bentuk karya sastra lainnya, yaitu puisi dan drama.

    10. The Advanced of Current Englisht

    Novel adalah suatu cerita dengan suatu alur yang cukup panjang mengisi satu buku atau lebih, yang menggarap kehidupan manusia yang bersifat imajinatif.

    11. Ensiklopedi American

    Pengertian novel adalah cerita dalam bentuk prosa yang agak panjang dan meninjau kehidupan sehari-hari.

    12. Jakob Sumardjo

    Novel adalah bentuk sastra yang paling popular di dunia. Bentuk sastra ini paling banyak dicetak dan paling banyak beredar, lantaran daya komunitasnya yang luas pada masyarakat.

    13. Hudhana & Mulasih (2019: 43)

    Novel diciptakan oleh pengarang sebagai suatu perjalanan atau peristiwa panjang seorang tokoh dalam kehidupan.

    14. Sudjiman (1984: 53)

    Novel adalah prosa rekaan yang panjang dengan menyuguhkan tokoh-tokoh dan menampilkan serangkaian peristiwa dan latar secara tersusun.

    15. Semi (1993: 32)

    Dalam istilah novel tercakup pengertian roman, sebab roman hanyalah istilah novel untuk zaman sebelum perang dunia kedua di Indonesia.