Kategori: Novel

  • Sinopsis Buku My Grandmother Asked Me to Tell You She’s Sorry Karya Fredrick Backman

    Sinopsis Buku My Grandmother Asked Me to Tell You She’s Sorry Karya Fredrick Backman

    Buku My Grandmother Asked Me to Tell You She’s Sorry menceritakan seorang gadis berusia tujuh tahun bernama Elsa yang memiliki hubungan istimewa dengan neneknya yang berusia hampir 78 tahun.

    Sejak Elsa kecil, neneknya gemar mendongeng, membawa cucunya masuk ke dunia imajinasi bernama Miamas.

    Mereka memiliki bahasa rahasia yang hanya dimengerti berdua, membuat cerita mereka tetap menjadi milik mereka saja.

    Bahkan, bahasa ini sempat membuat polisi kebingungan saat mereka berdua dibawa ke kantor karena nenek mengemudi tanpa SIM.

    Baca juga: Sinopsis Novel Big Breasts and Wide Hips Karya Mo Yan

    Namun kebahagiaan itu berakhir ketika nenek meninggal dunia. Elsa sangat terpukul, apalagi ia tidak pernah diberitahu bahwa neneknya mengidap kanker.

    Sebelum pergi, nenek meninggalkan sebuah surat untuk Elsa, dengan pesan agar ia menyerahkannya pada seseorang yang disebut sebagai “monster”.

    Dalam perjalanan menemukan monster ini, Elsa bertemu dengan seekor anjing yang ia panggil Teman Kita, serta berbagai makhluk fantasi yang selama ini hanya ada di dunia dongeng neneknya. Dari merekalah, Elsa mulai memahami siapa neneknya sebenarnya.

    Elsa berbeda dari anak-anak lain seusianya. Ia berbicara seperti orang dewasa dan punya pengetahuan yang luas berkat kebiasaannya membaca Wikipedia.

    Sayangnya, hal itu membuatnya sering jadi korban ejekan dan perundungan di sekolah.

    Ia kerap pulang dengan tubuh penuh memar, diejek karena memakai syal Gryffindor, bahkan diminta kepala sekolah untuk mengubah sikapnya atau pergi ke psikolog.

    Bagi Elsa, hanya neneklah yang selalu membelanya dan mengajarkan bahwa menjadi berbeda bukanlah hal yang salah.

    Petualangan Elsa di dunia nyata dan dunia dongeng neneknya membentuk perjalanan penuh makna.

    Ia belajar bahwa rasa takut terbesar datang dari hal-hal yang tidak kita ketahui, dan keberanian sering kali lahir dari rasa kehilangan.

    Setelah kematian nenek, kisah tidak berakhir, melainkan terus hidup bersama Elsa yang kini melanjutkan perjalanannya sendiri sebagai pahlawan di dunia yang pernah mereka bangun bersama.

  • Sinopsis Novel Big Breasts and Wide Hips Karya Mo Yan

    Sinopsis Novel Big Breasts and Wide Hips Karya Mo Yan

    Meski edisi terjemahan bahasa Indonesia novel karya peraih Nobel Sastra ini sudah lama hadir, penerbit tetap mempertahankan judul aslinya dalam bahasa Inggris, Big Breasts and Wide Hips.

    Kemungkinan besar, keputusan ini diambil untuk menghindari gejolak sosial di tengah situasi publik yang sudah cukup panas belakangan ini.

    Bukan tidak mungkin, jika judulnya diterjemahkan mentah-mentah ke bahasa Indonesia, akan ada tuduhan pornografi, cabul, atau merusak moral bangsa.

    Bayangkan saja jika diterjemahkan secara langsung, beberapa kemungkinan judulnya bisa seperti:

    • Payudara Besar Pinggul Lebar
    • Payudara Molek Pantat Semok
    • Tobrut dan Pantat Besar

    Pilihan terakhir jelas terdengar paling nakal, berpotensi memicu pencekalan, bahkan mungkin membuat novel ini dibakar di tempat oleh pihak-pihak yang merasa terganggu.

    Untungnya, judul asli tetap dipakai, sehingga pembaca bisa menikmati isinya tanpa repot bolak-balik membuka Google Translate.

    Sesuai judulnya, Mo Yan menghadirkan kisah tentang pesona perempuan Tiongkok di pertengahan abad ke-20, berpusat pada keluarga besar Shangguan Lu.

    Ia adalah sosok perempuan tangguh yang membesarkan anak-anak dan cucu-cucunya di tengah pergolakan politik Tiongkok pada masa itu.

    Sekilas, kisah keluarga ini mengingatkan pada dinasti fiksi Jose Arcadio Buendia di Macondo ciptaan Gabriel García Márquez.

    Meski kerap diselingi deskripsi kemolekan tubuh para tokohnya dan bumbu cerita fantastis khas Tiongkok, novel ini pada dasarnya adalah upaya memotret sejarah politik Tiongkok setelah tumbangnya Dinasti Qing, masa pendudukan Jepang, hingga perebutan kekuasaan antara Partai Komunis dan Kuomintang.

    Cerita dibawakan melalui sudut pandang orang pertama, yakni Shangguan Jintong, satu-satunya anak laki-laki keluarga itu yang didapatkan Shangguan Lu dengan berbagai cara.

    Selama delapan kali melahirkan, ia hanya mendapatkan anak perempuan, yang pada masa itu dianggap kurang berharga.

    Demi memiliki keturunan laki-laki, ia bersedia mengandung dari pria mana saja. Dari narator ini pula, Mo Yan menyelipkan pandangan subtil tentang kesetaraan gender dan feminisme.

    Jintong, misalnya, sejak bayi terobsesi pada payudara besar karena produksi susu yang melimpah, dan obsesi itu terus terbawa hingga usia 40-an.

    Nuansa realisme magis ala Amerika Latin juga hadir di sini. Salah satu kakak perempuan Jintong, misalnya, tiba-tiba berubah menjadi burung karena menolak pernikahan paksa dengan pemuda kaya.

    Adegan ini menjadi potret nyata penindasan terhadap perempuan, yang dijadikan komoditas demi kepentingan ekonomi atau tujuan pragmatis lainnya.

    Kekuatan Mo Yan terletak pada kemampuannya merangkai narasi yang deskriptif, naturalis, dan mengalir cepat, membuat pembaca tidak sadar sudah sampai di akhir kisah.

    Banyaknya tokoh memang menuntut perhatian ekstra, agar tidak kehilangan jejak siapa yang sedang dibicarakan.

    Pada akhirnya, novel setebal lebih dari 700 halaman ini adalah karya kelas dunia yang memadukan keindahan bahasa, kritik sosial, dan sejarah politik.

    Sebuah bacaan penting dari salah satu penulis Asia terbaik yang layak mendapat tempat di rak buku siapa pun yang mencintai sastra.

    Mau baca bukunya? Klik di sini.

  • Sinopsis Buku Kiat Sukses Hancur Lebur Karya Martin Suryajaya

    Sinopsis Buku Kiat Sukses Hancur Lebur Karya Martin Suryajaya

    Kiat Sukses Hancur Lebur adalah debut novel Martin Suryajaya yang memikat dengan gaya narasi sarkastik, penuh kejutan, dan tak jarang mengundang tawa getir.

    Berlatar tahun 2019, kisah ini mengikuti Andi Lukito, seorang kritikus sastra yang mendapat tugas menelaah naskah berjudul sama, ditulis oleh Anto Labil S.Fil, anggota kelompok sastra eksentrik “tujuh pendekar kere” dari Semarang era 1990-an.

    Naskah Anto Labil terkesan semrawut, seolah-olah lahir dari pikiran setengah mabuk, sehingga Andi merasa seperti menyusuri labirin absurditas saat mengeditnya.

    Gaya bahasa yang liar dan tak lazim ini justru menjadi medium untuk menyampaikan kritik pedas terhadap konsep “kiat sukses” ala buku motivasi instan.

    Baca juga: 10 Novel Karya Enny Arrow Lengkap dengan Sinopsisnya

    Melalui nada yang memadukan empati, sindiran, dan humor gelap, Anto membedah berbagai topik tak biasa, seperti manajemen bisnis yang tak ortodoks, akuntansi eksperimental, pemrograman komputer sepuluh jari, kisi-kisi ujian CPNS, etika hidup, hingga “cara elegan” untuk mengakhiri hidup di apartemen modern.

    Di dalamnya juga terselip metafora nyeleneh, seperti mendefinisikan etika sebagai “bunyi kecoa yang terperangkap di dalam telinga” atau “pemandangan WC umum di masa kolera”, sebuah gambaran yang menimbulkan sensasi risih sekaligus geli.

    Salah satu fragmen yang mencolok mengisahkan kemunculan seekor lele di Sendangmulyo yang secara tak terduga menjadi inspirasi lahirnya lagu ikonik “Perdamaian” dari grup kasidah Nasida Ria Safari.

    Bagian lain, seperti bab “Etika Hidup di Apartemen”, memuat kritik tajam lewat subbagian absurd “Teknik-teknik Bunuh Diri di Apartemen” yang sekaligus menggigit dan menggelitik.

    Berbeda dari novel konvensional, karya ini nyaris tanpa alur cerita, konflik, atau karakter yang jelas.

    Martin Suryajaya sengaja mendekonstruksi konvensi novel dan ide “sukses” itu sendiri, menyandingkannya dengan “hancur lebur” melalui metafora surealis yang terstruktur di tengah kekacauan.

    Kesuksesan dan kehancuran digambarkan sebagai dua sisi realita yang kerap saling bertindihan.

    Hasilnya adalah sebuah satire sosial yang membungkus kritik dalam humor tak lazim, memprovokasi pembaca untuk mempertanyakan pandangan umum tentang keberhasilan, dan meninggalkan kesan bahwa hidup sebelum membaca buku ini terasa jauh lebih hambar.

  • Apa Tema yang Menonjol dalam Novel Jalan Bandungan?

    Apa Tema yang Menonjol dalam Novel Jalan Bandungan?

    Tema yang menonjol dalam novel Jalan Bandungan karya Nh. Dini adalah keteguhan menjalani cobaan hidup.

    Novel ini menceritakan tentang perjuangan seorang wanita bernama Muryati melawan masa-masa sulitnya.

    Muryati dilahirkan dari keluarga miskin dan harus menghadapi berbagai cobaan hidup sejak kecil. Ia harus bekerja keras untuk membantu orang tuanya yang sakit-sakitan.

    Setelah dewasa, ia menikah dengan seorang pria yang tidak mencintainya. Suaminya berselingkuh dan meninggalkannya dengan seorang anak yang masih kecil.

    Meskipun menghadapi berbagai cobaan, Muryati tidak menyerah. Ia tetap tegar dan berjuang untuk hidup.

    Ia bekerja keras untuk menghidupi anak dan ibunya. Ia juga melanjutkan pendidikannya dan meraih kesuksesan dalam kariernya.

    Tema keteguhan menjalani cobaan hidup juga terlihat dalam hubungan Muryati dengan ibunya.

    Ibunya adalah sosok yang kuat dan tegar. Ia selalu memberikan dukungan kepada Muryati dalam menghadapi berbagai cobaan.

    Selain tema keteguhan menjalani cobaan hidup, novel Jalan Bandungan juga mengangkat tema-tema lain, seperti:

    • Perjuangan wanita
    • Kekuasaan orang tua
    • Perlakuan buruk suami terhadap istri
    • Kasih sayang ibu terhadap anaknya

    Novel ini merupakan karya sastra yang inspiratif. Novel ini mengajarkan kita untuk tetap tegar dan berjuang dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

  • 10 Rekomendasi Novel Ringan Terbaik yang Ceritanya Seru

    Novel ringan atau light novel, adalah sejenis novel yang biasanya disertai dengan ilustrasi anime atau manga, biasanya ditujukan untuk pembaca remaja usia sekolah menengah.

    Novel jenis ini biasanya panjangnya berkisar 40.000–50.000 kata, sangat jarang melebihi 200 halaman, diterbitkan dengan jadwal rapat, dan biasanya diterbitkan dalam ukuran bunkobon, serta disertai ilustrasi.

    Novel ringan pertama kali muncul di Jepang pada tahun 1970-an dan mulai populer pada tahun 1990-an.

    Novel ringan biasanya diterbitkan oleh penerbit kecil atau independen dan sering kali diadaptasi menjadi anime, manga, atau video game.

    Rekomendasi Novel Ringan

    Berikut adalah beberapa novel ringan yang populer:

    1. Sword Art Online

    Kirito, seorang remaja jenius terperangkap di dunia game virtual Sword Art Online bersama dengan ribuan pemain lainnya.

    Untuk dapat keluar dari dunia game tersebut, mereka harus menyelesaikan semua lantai dalam game tersebut.

    Namun, jika mereka mati dalam game, mereka akan mati juga di dunia nyata.

    2. Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu

    Subaru Natsuki, seorang siswa SMA terlempar ke dunia lain.

    Di dunia tersebut, ia bertemu dengan Emilia, seorang gadis yang sedang dikejar oleh sekelompok bandit.

    Subaru berhasil menyelamatkan Emilia, namun ia kemudian terbunuh oleh bandit tersebut.

    Saat Subaru terbangun, ia menyadari bahwa ia telah kembali ke hari sebelumnya.

    Ia kemudian menyadari bahwa ia memiliki kemampuan untuk mengulang hari yang sama berulang kali.

    3. The Rising of the Shield Hero

    Naofumi Iwatani, seorang otaku, dipanggil ke dunia lain bersama dengan tiga pria muda lainnya untuk menjadi pahlawan.

    Naofumi adalah satu-satunya yang mendapatkan perisai sebagai senjatanya.

    Naofumi disalahpahami oleh orang-orang di dunia tersebut dan dituduh melakukan kejahatan yang tidak ia lakukan.

    Ia kemudian ditinggalkan sendirian dan harus berjuang untuk bertahan hidup.

    4. Konosuba

    Kazuma Satou, seorang pria yang meninggal dalam kecelakaan, dipanggil ke dunia lain oleh Aqua, seorang dewi.

    Kazuma berharap untuk mendapatkan pahlawan yang kuat, namun ia malah mendapatkan Aqua yang ceroboh dan pemalas.

    Kazuma kemudian bertemu dengan Megumin, seorang penyihir yang hanya bisa menggunakan satu mantra, dan Darkness, seorang wanita pejuang yang menyukai penyiksaan.

    Ketiganya kemudian melakukan perjalanan bersama untuk menjadi pahlawan.

    5. Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation

    Rudeus Greyrat adalah seorang pria yang tidak berguna dan tidak memiliki masa depan.

    Ia kemudian terlahir kembali sebagai anak di dunia lain dan bertekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

    6. Oregairu

    Hachiman Hikigaya adalah seorang siswa SMA yang sinis dan penyendiri. Ia tidak percaya pada cinta atau persahabatan.

    Suatu hari, Hachiman dipaksa untuk bergabung dengan klub layanan sukarela oleh gurunya.

    Di klub tersebut, ia bertemu dengan Yukino Yukinoshita, seorang gadis populer yang dingin dan sombong, dan Yui Yuigahama, seorang gadis yang ceria dan optimis.

    7. Toradora!

    Ryuji Takasu adalah seorang siswa SMA yang sering disalahpahami sebagai orang yang garang dan berbahaya.

    Taiga Aisaka adalah seorang gadis kecil dan imut yang memiliki kepribadian yang pemarah dan agresif.

    Ryuji dan Taiga adalah tetangga yang saling membenci.

    Namun, mereka kemudian menyadari bahwa mereka memiliki masalah yang sama. Mereka kemudian bekerja sama untuk membantu satu sama lain.

    8. No Game No Life

    Sora dan Shiro adalah kakak beradik yang tidak memiliki kehidupan sosial. Mereka adalah pemain game online yang sangat berbakat dan tidak terkalahkan.

    Suatu hari, Sora dan Shiro dipanggil ke dunia lain oleh Tet, seorang dewa game. Di dunia tersebut, semua konflik diselesaikan dengan permainan.

    9. Your Name.

    Mitsuha Miyamizu adalah seorang gadis SMA yang tinggal di pedesaan. Taki Tachibana adalah seorang siswa SMA yang tinggal di kota.

    Suatu hari, Mitsuha dan Taki bertukar tubuh secara misterius. Mereka kemudian mulai berkomunikasi satu sama lain melalui catatan dan pesan.

    10. Anohana: The Flower We Saw That Day

    Menma adalah seorang gadis kecil yang meninggal dalam kecelakaan.

    Setelah enam tahun, ia kembali sebagai hantu dan meminta Jinta, teman masa kecilnya, untuk memenuhi keinginannya.

    Jinta awalnya menolak permintaan Menma, namun ia kemudian menyadari bahwa ia masih memiliki perasaan untuk Menma.

    Ia kemudian mengumpulkan teman-temannya kembali untuk membantu Menma memenuhi keinginannya.

    Itulah 10 contoh novel ringan dan sinopsisnya. Novel ringan adalah genre yang populer di kalangan remaja dan dewasa muda.

    Novel ini menawarkan kisah-kisah yang menarik dan menghibur, serta ilustrasi yang indah.

  • Sinopsis Novel Mariposa, Kisah Cinta yang Tak Kenal Menyerah

    Novel Mariposa karya Luluk HF mengisahkan tentang perjuangan seorang gadis bernama Natasha Kay Loovi atau Acha dalam mengejar cinta seorang laki-laki yang sulit didekati layaknya kupu-kupu.

    Acha sendiri diceritakan sebagai seorang gadis SMA berparas cantik dan pintar yang bertemu dengan Iqbal pertama kali di kelas 10 SMA.

    Iqbal adalah seorang siswa yang pintar dan populer, tetapi ia juga dikenal sebagai orang yang dingin dan cuek.

    Kisah ini diawali dengan perjuangan Acha untuk menaklukkan hati Iqbal. Acha adalah tipe wanita yang tidak pernah gentar.

    Meskipun berkali-kali ditolak dan dihadapi dengan sikap dingin dari Iqbal, Acha tetap tak kenal menyerah.

    Baginya, selama Iqbal masih berada dalam wujud manusia dan belum berubah menjadi “sapi terbang,” ia akan terus berjuang.

    Suatu hari, Iqbal membuat Acha merasa putus asa dan akhirnya menerima cinta tulus dari Juna, ketua OSIS yang baik hati.

    Namun, yang tidak diketahui Acha adalah bahwa Iqbal sebenarnya menyimpan perasaan khusus untuknya.

    Iqbal berusaha menghalangi Acha agar tidak melanjutkan hubungan dengan Juna.

    Untuk Acha, berita tersebut justru membuatnya bahagia karena ia tidak memiliki perasaan khusus terhadap Juna.

    Akhirnya, Acha dan Iqbal menjadi sepasang kekasih. Meskipun Acha berhasil merebut hati Iqbal, Iqbal tetap mempertahankan sikap dinginnya.

    Acha bersabar dan percaya bahwa Iqbal akan membuktikan keseriusannya. Mereka berdua akhirnya melanjutkan ke kelas XII, dan Iqbal awalnya berencana untuk kuliah di luar negeri.

    Namun, rencana itu berubah dan Iqbal memutuskan untuk kuliah di Indonesia bersama Acha.

    Hubungan mereka terus berlanjut hingga mereka lulus SMA, walaupun mereka menghadapi berbagai rintangan sepanjang perjalanan cinta mereka.

    Itulah sinopsis Mariposa, novel yang sangat populer di kalangan remaja, mengisahkan tentang kisah cinta yang manis dan mengharukan.

    Novel ini juga mengajarkan kita tentang pentingnya perjuangan, kegigihan, dan pantang menyerah dalam meraih cinta sejati.

    Mariposa ditulis dengan gaya bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Kemudian memiliki plot yang menarik dan alur cerita yang mengalir.

  • Sinopsis Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata

    Sinopsis Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata

    – Judul Buku Resensi : Sang Pemimpi
    – Tahun Terbit : 2011
    – Penerbit : Bentang Pustaka
    – Penulis : Andrea Hirata
    – Jumlah Halaman : 248 halaman

    Sinopsis Novel Sang Pemimpi

    Cerita novel sang pemimpi mengisahkan tentang persahabatan yang berjuang untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

    Mereka memiliki tekad yang kuat untuk mengenyam pendidikan di SMA Negeri yang kemudian mengantarkan mereka ke Kota Sorbenne, Perancis.

    Setelah berhasil melanjutkan sekolah ke SMA Negeri, perjuangan mereka tak berhenti sampai di situ saja.

    Untuk mewujudkan mimpi, mereka rela tinggal di daerah pasar yang kumuh.

    Selain itu, mereka juga bekerja sebagai kuli di pasar agar dapat memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari.

    Baca juga: Sinopsis Novel Rantau 1 Muara Karya A. Fuadi

    Adapun beberapa tokoh dalam buku novel sang Pemimpi ini adalah Arai yang hidupnya sebatang kara.

    Lalu ada Jimbron yang teguh dalam prinsip agama Islam, walaupun sedari kecil ia dididik oleh seorang pendeta.

    Kemudian ada tokoh Ikal yang orangtuanya mengalami kebangkrutan.

    Di tengah-tengah keterpurukan ini, 3 Sang Pemimpi mulai berambisi untuk mulai berani bermimpi.

    Diawali dari mimpi Arai yang kemudian disusul oleh kedua temannya.

    Bermodal keyakinan dan tekad yang bulat untuk meraih cita-cita membuat mereka pergi meninggalkan kampung halaman.

    Ada banyak tokoh pembantu lainnya dalam novel ini, antara lain Pak Mustar, Pak Drs. Julian Ichsan Balia, Nurmalala, Lakshmi, Taikong Hamim, Bang Zaitun dan masih banyak lagi.

    Itulah ringkasan novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata.

    Saat baca baca novel Sang Pemimpi, pembaca akan merasakan bagaimana kebulatan tekad anak yang berasal dari kampung untuk mengubah masa depan.

    Kemudian, buku Sang Pemimpi juga membawa pembaca melihat persahabatan yang tulus dan saling membantu dalam mewujudkan cita-cita.

  • Sinopsis Novel Ranah 3 Warna Karya A. Fuadi

    Sinopsis Novel Ranah 3 Warna Karya A. Fuadi

    Sinopsis Novel Ranah 3 Warna

    Judul: Ranah 3 Warna
    Penulis: A. Fuadi

    Novel Ranah 3 Warna merupakan novel kedua dari trilogi Negeri 5 Menara. Namun di sini, difokuskan pada kisah Alif.

    Alif baru saja lulus dari Pondok Pesantren Madani. Ia memiliki mimpi untuk belajar di negara Paman Sam. Dengan semangat yang membara ia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah.

    Namun kawan karibnya, Randai, meragukan dia untuk bisa lulus UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

    Lalu Alif sadar, ada satu hal penting yang ia tidak miliki untuk menempuh UMPTN, yaitu ijazah SMA. Tapi ayah Alif sudah berjanji untuk mengurus segala keperluannya untuk mendapat ijazah SMA melalui ujian persamaan.

    Waktu ujian persamaan tinggal dua bulan. Alif hanya sabar karena banyak yang meremehkan kemapuannya.

    Akhirnya hari yang di nanti–nanti datang juga. Hanya beberapa soal saja yang bisa Alif jawab dengan yakin sisanya ia jawab dengan ragu.

    Alif keluar ruangan ujian dengan perasaan yang tidak tenang juga penyesalan yang mendalam. Beberapa minggu kemudian hasil ujian persamaan keluar juga.

    Dengan takut–takut Alif datang ke kantor panitia untuk melihat hasil ujian. Ia bersyukur dan sangat bahagia karena berhasil walaupun nilainya pas-pasan.

    Perjuangannya belum berakhir. Ia harus belajar untuk mengikuti tes UMPTN. Alif membuka buku panduan tentang universitas dan jurusan-jurusan. Ia bingung dan takjub.

    Akhirnya pilihannya jatuh pada jurusan Hubungan Internasional. Dengan semangat dan tekad yang bulat, ia pun berusaha dengan sekuat tenaga. Belajar, itulah kegiatan yang dilakukan Alif sehari–hari.

    Pernah sekali ia merasa bosan tetapi mendapat semangat akhirnya ia kembali berjuang sampai hari itu pun tiba.

    Tes UMPTN. Alif mencoba untuk tenang menghadapi ujian ini. Berhari–hari perasaan Alif tidak tenang.

    Setelah kurang lebih 3 minggu akhirnya hasil UMPTN dimuat di surat kabar Haluan. Dan nasib baik lagi-lagi berpihak pada Alif. Ia diterima di Universitas Padjajaran.

    Alif bersiap untuk berangkat ke Bandung. Alif dihadiahi sepatu kulit bewarna hitam oleh ayahnya ketika mau berangkat ke kota Bandung.

    Belakangan Alif tahu bahwa sepatu kulit itu dibeli dari hasil menjual motor bebek kesayangan ayahnya dan juga untuk membiayai kuliah Alif, hal itu membuat Alif terpacu untuk belajar serius dan menjadi yang terbaik di kampusnya.

    Sesampainya di Bandung, ia menumpang sementara di rumah Randai karena ia belum menemukan kos. Di sinilah perjalanan Alif dimulai.

    Inilah hari pertama Alif untuk masuk kuliah. Hari pertama Ospek, terjadi pertengkaran antara Alif dan senior.

    Alif yang tidak pernah mengenal Ospek merasa bahwa hal itu kurang perlu. Berakhirlah mereka di kantor dekan.

    Setelah Ospek selesai, angkatan Alif dianggap sebagai angkatan Malin Kundang karena sudah berani melawan senior apalagi dengan melakukan pertengkaran besar–besaran.

    Beberapa bulan menjadi mahasiswa Unpad, ia mendapat berbagai rintangan. Tapi ia selalu bekerja keras.

    Keinginannya untuk belajar menulis ia tekuni dan berguru kepada Bang Togar yang mendidiknya sangat keras.

    Ia terus belajar sampai mendnegar kabar bahwa ayahnya meninggal. Setelah itu Alif menjadi tulang punggung keluarga.

    Ia hampir putus asa, tetapi bukan Alif namanya kalau menyerah begitu saja. Ia terus belajar menulis hingga banyak tulisannya yang dimuat media massa demi menghidupi dirinya sendiri.

    Alif juga berusaha untuk mendaftar pertukaran pelajar ke Amerika. Hanya bermodal niat dan tekad yang kuat, akhirnya Alif pun lolos seleksi dengan berbagai pertimbangan dari panitia penyelenggara.

    Kanada, itulah tujuan Alif setelah lolos seleksi pertukaran pelajar. Raisa, anak yang Alif sukai sejak masuk Unpad juga lolos seleksi pertukaran pelajar. Tidak lama kemudian ia pun berangkat ke Kanada.

    Di Montreal, Kanada, Alif berasa seperti mimpi. Ia tidak percaya bisa menginjakkan kakinya di sana. seperti mimpinya dulu.

    Semula niatnya mengikuti pertukaran pelajar ini adalah untuk menambah kemampuannya untuk lebih fasih berbahasa inggris tetapi panitia menghendaki lain, memang di Kanada tetapi Alif tidak berbaur dengan orang–orang Kanada yang berbahasa Inggris tetapi berbahasa Perancis.

    Selama di Kanada, Alif tinggal bersama homestay parent bernama Franco Peppin. Orang itu sangat baik, dan Alif menganggap orang tua sendiri. Selama tinggal di Kanada, Alif mendapat tugas untuk bekerja di SRTV, Stasiun TV Lokal Quebec City.

    Walau sibuk, Alif masih menyempatkan diri untuk menulis, hobinya yang tidak akan hilang. Banyak hal yang ia lalui selama di Kanda.

    Ia pernah meliput Monsieur Janvier, seorang tokoh Politik terkenal Kanada. Tidak hanya itu, Alif juga pernah mewawancarai seorang Indian yang ahli dalam berburu yaitu Lance Katapatuk.

    Dan dari pengalamannya pernah meliput Lance Katapatuk, Alif mendapat sebuah kenang–kenangan persaudaraan berupa sehelai bulu burung elang asli dari dataran Quebec.

    Suatu ketika Alif mendengar pembicaraan Raisa dengan kawan kerjanya, Dominique, bahwa Raisa tidak ingin berpacaran, melainkan mencari suami.

    Dengan itulah Alif menyimpan kembali surat yang sudah ia buat beberapa bulan lalu. Ia mengurungkan niatnya untuk menyerahkan surat cinta itu. Waktu cepat berlalu. Setahun setelah itu, Alif bersama rombongan kembali ke Indonesia.

    Semua bangga terhadap Alif. Tidak lupa ia mengirim surat kepada Amaknya di Maninjau. Selanjutnya, Alif menjalani hidupnya seperti biasa di Unpad.

    Skripsi di depan mata. Alif dinyatakan lulus. Saat wisuda, Alif merasa bahagia karena Amak dan kedua adiknya datang. Tak lupa juga ia menyerahkan surat cintanya kepada Raisa.

    Namun sayang, Raisa sudah terlebih dulu memiliki calon suami, yaitu Randai, sahabat karib Alif. Ia hanya bisa menerima dengan sabar.

    Sebelas tahun setelah itu, Alif pergi ke Kanada untuk mengunjungi homestay parents-nya bersama sang istri, yaitu Danya Dewanti. Di Kanada, ia kembali mengenang. Bagaimana perjuangannya dulu hingga bisa sampai ke Kanada.

  • Sinopsis Novel Rantau 1 Muara Karya A. Fuadi

    Sinopsis Novel Rantau 1 Muara Karya A. Fuadi

    Judul: Rantau 1 Muara

    Penulis: A. Fuadi

    Sinopsis Rantau 1 Muara

    Novel Rantau 1 Muara adalah novel ketiga dari serangkaian trilogi Negeri 5 Menara.

    Novel ini dibuka dengan Alif yang baru saja lulus dari Universitas Padjajaran.

    Alif yakin akan mudah mendapat pekerjaan, tapi ternyata tidak sesuai harapannya.

    Ia wisuda saat negaranya sedang krisis moneter hingga sulit mencari pekerjaan. Ia mengalami kegalauan yang sangat hebat.

    Di sisi lain ia juga harus membiayai Amak dan adik-adiknya.

    Untung saja Bang Togar mengingatkan bahwa media yang memublikasikan karya karyanya ada yang belum menyerahkan honor kepada Alif semasa Alif di Kanada. Ia mendapat pencerahan.

    Alif akhirnya menjadi penulis kolom tetap di Warta Bandung dan media yang berbeda memintanya menulis mengenai analisis politik luar negeri.

    Kini setiap tulisan yang keluar dari kamarnya adalah tulisan yang pasti dimuat.

    Jatah kiriman untuk Amak dan biaya sekolah adik-adiknya pun naik tiap bulannya. Alif mendapat tawraan untuk menjadi wartawan di Jakarta.

    Di sana, ia bertemu seorang gadis yang dulu pernah ia lihat. Namanya Dinara, sahabat dari Raisa.

    Hubungan mereka yang semula biasa saja akhirnya ‘mencair’ juga.

    Pernah suatu kali Alif dan Dinara mendapat tugas meliput Pramoedya Ananta Toer di Bojong.

    Di sepanjang perjalanan dari Jakarta ke Bogor itu, mereka ngobrol ngalur-ngidul mulai dari cita-cita Alif untuk kuliah di Amerika, cita-cita Dinara untuk kuliah di Westminster University di London, makna keluarga bagi Dinara, dan cara menjadi manusia terbaik versi Alif.

    Konyolnya, karena keasyikan ngobrol, mereka sampai stasiun Bogor, padahal mereka harus turun di stasiun Bojong. Semenjak kejadian itu, mereka semakin dekat.

    Dari pekerjaan Alif yang menjadi wartawan, kesempatan semakin terbuka lebar. Alif meraih beasiswa ke Washington DC, dia kuliah sambil bekerja menjual tiket.

    Di sana ia bertemu dengan Garuda, ia orang Indonesia asli orang Jawa. Bersamanya ia tinggal di Amerika. Dia sangat menyayangi alif layaknya adik sendiri.

    Cerita-ceritanya sangat menginspirasi Alif. Baik itu cerita tentang keluarganya ataupun tentang gadis pujaannya.

    Dari situ akhirnya Alif mulai berfikiran untuk melamar Dinara.

    Dengan penuh semangat, setelah lulus S2, Alif terbang dari Amerika menuju Indonesia demi meminta izin kepada papa Dinara yang lumayan sulit ia lakukan.

    Tapi Alif tidak menyerah. Sampai akhirnya ia direstui.

    Setelah menikah, Alif membawa Dinara ke Amerika, menjalani hidup berdua.

    Dinara menjadi wartawan di sebuah majalah terkemuka di Amerika, lalu setelah lulus kuliah, Alif menyusul Dinara.

    Mereka menjadi wartawan berpestrasi dan disegani. Alif bisa membiayai Amak, adik-adiknya sekaligus istrinya.

  • Sinopsis Novel Layar Terkembang Karya Sutan Takdir Alisjahbana

    Sinopsis Novel Layar Terkembang Karya Sutan Takdir Alisjahbana

    Judul: Layar Terkembang

    Penulis: Sutan Takdir Alisjahbana

    Sinopsis Novel Layar Terkembang

    Raden Wiriaatmaja memiliki dua anak perempuan bernama Tuti dan Maria yang mempunyai perangai bertolak belakang.

    Tuti adalah seorang wanita yang aktif berorganisai dan tidak mudah kagum dengan hal yang baru.

    Tuti menjadi guru pada sekolah H.I.S Arjuna di Petojo. Sedangkan Maria, sang adik, adalah murid H.B.S Carpentier Alting Stichting kelas penghabisan.

    Maria bersifat lebih ceria dan berseri-seri.

    Pada Hari Minggu, Tuti dan Maria pergi ke Pasar Ikan dan melihat-lihat akuarium.

    Ketika keluar dari pintu hendak pulang, mereka bertemu dengan pemuda yang bernama Yusuf, seorang mahasiswa Sekolah Mulo, A.M.S.

    Mereka pun berjalan bersama sembari menuntun sepeda dan berbincang. Yusuf mengantar Maria dan Tuti sampai ke rumah.

    Yusuf adalah putra Demang Munaf dari Martapura, Sumatra Selatan. Sejak pertemuan itu, Yusuf terus terbayang Tuti dan Maria.

    Terutama kepada sang adik, Maria, yang terlihat lebih ceria dan luwes.

    Tidak heran, sejak itu ia sering mengunjungi rumah Tuti dan Maria. Yusuf sering menjemput Maria untuk berangkat bersama menuju sekolah.

    Ia akan mengantar Maria sampai sekolah gadis itu, sembari menuntun sepeda dan bercakap.

    Sesudah ujian doktoral, Yusuf pulang kampung ke rumah orang tuanya di Martapura.

    Selama berlibur, Yusuf dan Maria saling bertukar surat. Tidak bisa menahan kerinduannya, akhirnya Yusuf menemui Maria yang sudah berpindah ke Bandung.

    Ia mengajak Tuti dan Maria untuk pergi ke air terjun Dago, tetapi karena Tuti sibuk berorganisasi, akhirnya hanya Yusuf dan Maria yang pergi.

    Di sanalah Yusuf mengungkapkan perasaannya kepada Maria.

    Merasa dimabuk cinta, hampir setiap hari Maria menceritakan tentang Yusuf, terkadang hanya melamun sepanjang hari.

    Membuat Tuti khawatir akan hubungan Yusuf dan Maria. Saat itulah ia menasihati adiknya agar tidak terlalu diperbudak cinta, tetapi Maria tidak mendengarkan. Terjadilah pertentangan dan perbedaan pendapat. Mereka berdua berselisih.

    Suatu hari, ada pemuda yang ingin melamar Tuti, tetapi ia menolak walaupun sempat galau.

    Pemuda yang melamarnya adalah orang baik-baik, teman kantornya, tetapi ia tidak bisa menerima.

    Ia terlalu sibuk dengan organisasinya. Ia tidak mau perkawinan hanya sebagai bahan pelarian karena kesepian.

    Selang waktu beberapa lama, Maria sering muntah darah. Saat dilarikan ke rumah sakit Pacet, ternyata Maria terkena penyakit malaria dan TBC.

    Selama Maria sakt, Tuti dan Yusuf-lah yang menjaganya. Hubungan Tuti dan Maria sudah semakin akur lagi karena Maria merasa berutang budi dengan kakaknya yang selalu emnjaganya.

    Semakin hari, keadaan Maria semakin parah. Sebelum Maria meninggal, ia berpesan kepada Yusuf dan kakaknya untuk saling terbuka dan menerima. Setelah itu, Maria mengembuskan naaps terakhir.

    Tuti dan Ysuuf berziarah ke makam Maria, meminta izin untuk menikah. Diakui, Yusuf mulai nyaman dengan kedekatannya bersama Tuti, pun sebaliknya.