Kategori: Pendidikan

  • 26 Kosakata Warna Bahasa Indonesia dan Artinya

    Dalam Bahasa Indonesia, ada sejumlah kosakata warna yang jarang diketahui karena jarang digunakan dalam bahasa sehari-hari.

    Umumnya, warna-warna yang sering diucapkan adalah merah, hijau, biru, kuning, abu-abu, putih, dan hitam.

    Namun, ternyata selain warna-warna itu, masih banyak kosakata warna dalam Bahasa Indonesia, berikut diantaranya:

    • Bangbang = Warna jingga kesumba
    • Kesumba = Warna merah tua; merah menyala
    • Cemani = Warna hitam sama sekali (sampai ke tulang-tulangnya)
    • Dewangga = Warna merah kekuning-kuningan
    • Kirmizi = Warna merah tua atau ungu
    • Kayas = Warna putih sedikit kemerah-merahan; merah muda
    • Fusia = Paduan warna merah, merah muda, dan ungu
    • Hartal = Warna kuning biasa seperti warna bijih besi
    • Ijas = Warna merah keungu-unguan
    • Indranila = Warna hijau gelap kebiru-biruan
    • Danta = Warna putih seperti gading
    • Indigo = Warna ungu lembayung
    • Langking = Warna hitam
    • Wilis = Warna biru kehijau-hijauan; hijau tua
    • Lazuardi = Warna biru muda (seperti warna langit)
    • Jerau = Warna merah tua
    • Kadru = Warna cokelat kemerah-merahan
    • Kapisa = Warna cokelat kemerah-merahan
    • Kecubung = Warna ungu serupa dengan bunga kecubung
    • Kelam baja = Warna abu-abu kehitaman seperti warna logam
    • Terusi = Kebiru-biruan warnanya
    • Kinantan = Warna putih serupa warna bulu angsa
    • Lila = Warna ungu muda
    • Nilakandi = Warna biru langit (indigo)
    • Sedelinggam = Warna merah; meni
    • Turangga = Warna pucat kekuning-kuningan; kelabu
  • Numeralia: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kata

    Numeralia: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kata

    Pengertian Numeralia

    Numeralia atau kata bilangan adalah kata yang digunakan untuk menyatakan jumlah atau kuantitas benda berdasarkan urutannya dalam suatu deretan.

    Sedangkan menurut KBBI, arti numeralia adalah kata (atau frasa) yang menunjukkan bilangan atau kuantitas; kata bilangan.

    Menurut A. Chart, frasa numeralia adalah kata-kata yang menyatakan jumlah, bilangan, nomor, urutan dan himpunan.

    Sedangkan menurut I.R. Poedjawijatna dan P.J. Zoetmulder menjelaskan arti numeralia sebagai kata yang dipakai untuk menyatakan sejumlah individu dari kelompok sejenis.

    Jenis Jenis Numeralia

    1. Kata Bilangan Takrif

    Kata bilangan takrif ialah kata bilangan yang digunakan untuk menyatakan jumlah.

    Kata bilangan takrif sendiri terbagi menjadi dua macam yaitu: kata bilangan utama dan kata bilangan tingkat. 

    2. Kata Bilangan Tak Takrif

    Kata bilangan tak takrif merupakan kata bilangan yang menyatakan jumlah yang tak tentu (tidak jelas).

    Contoh: beberapa, tiap-tiap, sebagian, separuh, segala, berbagai, segenap, sekalian, semua, seluruh, dan seterusnya.

    Contoh Numeralia Gugus

    Numeralia gugus atau kata bilangan gugus adalah yang digunakan untuk menyebutkan kelompok jumlah satuan (benda, hal, dan sebagainya). Contohnya:

    1 Gros = 144 (12 lusin)
    1 Lusin = 12
    1 Kodi = 20
    1 Tahun = 12 bulan (360 hari)
    1 Abad = 100 tahun
    1 Windu = 8 tahun
    1 Milenium = 1000 tahun

    Contoh Numeralia Tingkat

    Kata bilangan yang melambangkan urutan. Contohnya:

    kesatu
    kedua
    ketiga
    keempat
    kelima
    keenam
    kesepuluh
    keseratus
    dst.

    Contoh Numeralia Pecahan

    Kata bilangan yang terdiri atas pembilang dan penyebut, dalam bahasa huruf kata bilangan pecahan dibubuhi partikel (per-). Contohnya :

    1/2 = satu perdua (setengah)
    1/4 = satu perempat (seperempat)
    3/4 = tiga perempat
    4/8 = empat perdelapan
    dst

    Contoh Numeralia Penuh

    Kata bilangan utama yang menyatakan jumlah tertentu dan dapat berdiri sendiri tanpa bantuan kata lain. Contohnya:

    Satu
    dua
    tiga
    tujuh
    sepuluh
    dua puluh
    empat puluh
    dst.

    Contoh Numeralia Tak Takrif

    Kata bilangan tak takrif adalah kata bilangan yang menyatakan jumlah yang tak tentu (tidak jelas). Contohnya: 

    beberapa
    tiap-tiap
    sebagian
    separuh
    segala
    berbagai
    segenap
    sekalian
    semua
    seluruh
    dst.

    Contoh numeralia lainnya:

    Basung = dua lusin
    Laksa = sepuluh ribu
    Miliun = juta
    Sereguk = seteguk
    Rante = satuan ukuran luas 1/25 ha
    Seketip = 10 sen
    Sepicis = 10 sen
    Secebis = secarik, sepotong
    Ceban = sepuluh ribu
    Gopek = lima ratus
    Cepek = seratus
    Goceng = lima ribu
    Ceceng = seribu
    Cepek = seratus
    Gotun = lima

    Contoh Numeralia dalam Kalimat

    Berikan sedikit gula pada kopi itu agar tidak terlalu manis.
    Tiap–tiap siswa wajib mengumpulkan PR.
    Ibu membeli emas dua gram.
    Adik membeli bensin satu liter.
    Tiga per empat dari sawah itu adalah milik Ayahku.
    Dia adalah anak keempat dari lima saudara.

  • 5 Tips Mengerjakan TOEFL Agar Hasilnya Maksimal

    5 Tips Mengerjakan TOEFL Agar Hasilnya Maksimal

    TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah tes kemampuan berbahasa Inggris yang dilakukan untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris seseorang.

    Hasil dari TOEFL biasanya digunakan sebagai syarat beasiswa maupun saat melamar kerja.

    Maka dari itu, semakin tinggi nilai TOEFL, maka akan semakin baik manfaatnya.

    Namun, tes TOEFL bukanlah hal yang mudah, apalagi bagi kamu yang belum terlalu mahir dalam bahasa Inggris.

    Sebab, soal Bahasa Inggris yang disuguhkan bukan hanya kemampuan menulis saja, TOEFL juga menguji kemampuan mendengar dan percakapan menggunakan bahasa Inggris.

    Tips Mengerjakan TOEFL

    Nah, buat kamu yang ingin mengikuti tes TOEFL, jangan terlalu khawatir karena kali ini sastrawacana.id/ akan memberikan tips dan cara mengerjakan TOEFL dengan mudah. Yuk disimak!

    1. Pahami konsep pembentukan kalimat dalam Bahasa Inggris

    Setiap bahasa memiliki konsep pembentukan kalimat, termasuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

    Nah, untuk Bahasa Inggris, konsep dasar pembentukan kalimat adalah subjek yang diletakkan sebelum kata kerja.

    Artinya, konsep pembentukan kalimat Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia adalah sama.

    Konsep pembentukan kalimat Bahasa Inggris juga menggunakan SPOK (Subjek, Predikat, Objek, Keterangan).

    Tapi untuk urusan grammar di dalam TOEFL, semua kalimat biasanya punya susunan subjek yang diikuti verb atau kata kerja.

    2. Pelajari jenis jenis perubahan kata kerja dalam Bahasa Inggris

    Secara umum, setiap kata dalam Bahasa Inggris memiliki setidaknya tiga kata kerja, yaitu verb 1, verb 2, dan verb 3.

    Ketiga perubahan kata kerja tersebut tujuannya adalah untuk memberikan keterangan pada subjek. Contohnya:

    I ‘eat’ meatball.” Verb (kata kerja) ‘eat’ memiliki bentuk kata kerja yang tidak beraturan. Untuk bentuk infinitive (verb 1): ‘eat’, bentuk past tense (verb 2): ‘ate’ sedangkan bentuk past participle (verb 3): ‘eaten’.

    Berikut ini sedikit contoh irregular verb atau kata kerja tak beraturan.

    Infinitive
    (Verb 1/ V1)
    Past Tense
    (Verb 2/ V2)
    Past Participle
    (Verb 3/ V3)
    Arti
    be (is/am/are) was/were been ada, adalah
    bear bore borne menanggung
    beat beat beaten mengalahkan/memukul
    become became become menjadi
    befall befell befallen menimpa
    beget begot begotten menurunkan
    begin began begun mulai
    bend bent bent membengkokan
    bereave bereft bereft kehilangan
    beseech besought besought memohon
    beset beset beset mengepung, menimpa

    3. Jangan hanya fokus dengan tenses

    Masih banyak yang belajar Bahasa Inggris untuk TOEFL tapi hanya fokus pada tenses saja.

    Padahal, pada dasarnya tes TOEFL tidaklah hanya terpaku pada urusan tenses karena tenses hanya bagian kecil dari grammar.

    Jadi, kamu harus memelajari hal lain juga, seperti idiom, kosakata, frasa, dan struktur kalimat.

    4. Perhatikan subjek dan verb

    Soal TOEFL yang menyangkut grammar biasanya berbentuk kalimat.

    Maka dari itu, kamu harus tahu terlebih dahulu konsep dasar bahwa kalimat Bahasa Inggris umumnya terbentuk dari (subjek + verb).

    Pahami dengan betul urusan ini karena hampir 30 persen soal dalam TOEFL berkutat dalam hal ini, yaitu konsep subjek dan verb dalam Bahasa Inggris.

    5. Kerjakan soal TOEFL sesuai dengan instruksi

    Dan yang tak kalah penting juga adalah kamu harus memahami soal yang diberikan. Ikuti instruksi pengerjaan dengan baik.

    Misalnya dalam soal grammar TOEFL, biasanya dibagi menjadi dua yaitu structure dan written expression. Tentu saja cara mengerjakannya berbeda.

    Untuk mengerjakan soal structure kamu harus mencari kata atau frasa yang tepat agar kalimat bisa menjadi utuh dengan susunan kata yang benar.

  • Pengertian Kata Bilangan Gugus dan Contohnya

    Pengertian Kata Bilangan Gugus dan Contohnya

    Kata Bilangan Gugus

    Kata bilangan gugus adalah kata yang digunakan untuk menyebutkan jumlah satuan benda dan yang lainnya. Contoh kata bilangan gugus: 1 gros = 12 lusin, 1 lusin = 12 biji, 1 kodi = 20 biji, 1 minggu = 7 hari, 1 tahun = 12 bulan, 1 abad = 100 tahun, 1 windu = 8 tahun, dan lain sebagainya.

    Definisi lain dari kata bilangan gugus:
    • kata bilangan yang terdiri atas pembilang dan penyebut
    • kata bilangan yang digunakan untuk menyebutkan kelompok jumlah satuan benda, hal, dan sebagainya
    • kata bilangan yang digunakan untuk melambangkan urutan
    • kata bilangan yang menyatakan jumlah tak tentu atau tidak jelas

    Contoh Kata Bilangan Gugus

    Kata bilangan gugus biasanya digunakan untuk menyatakan jumlah dalam satu kelompok atau sebutan kumpulan waktu. Agar lebih jelas, berikut beberapa contoh kata bilangan gugus dalam kalimat, diantaranya:

    • Baju itu lebih murah jika pembeliannya mencapai satu kodi.
    • Kasihan Ani, dia tidak bertemu Ibunya selama satu tahun.
    • Kakekku panjang umur, sekarang usianya sudah satu abad.
    • Sewindu lamanya aku mencari kerja tapi tak kunjung dapat.
    • Pelatihan olimpiade berlangsung selama satu minggu.
    • Harga baju di toko itu bisa lebih murah jika dibeli dalam paket satu kodi.
    • Terdakwa diberi hukuman penjara oleh Majelis Hakim selama 20 tahun.
    • Selama setahun terakhir, prestasi Rani kian membaik.
    • Pak Rudi membeli satu gros piring plastik untuk dijual kembali.
    • Ibu membeli tiga ikat sayur kangkung dari tukang sayur langganannya.
    • Irma menghabiskan tiga potong kue bolu buatan neneknya.
  • 5 Krisis Terparah yang Membuat Uang Tak Ada Artinya

    5 Krisis Terparah yang Membuat Uang Tak Ada Artinya

    Jauh sebelum ada uang, sistem transaksi dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah barter, yaitu saling tukar barang.

    Namun, ketika uang sudah mulai beredar, maka barter mulai ditinggalkan karena semua sepakat jika uang adalah alat pembayaran yang sah.

    Maka dari itu, semua orang bekerja keras untuk mencari uang demi memperbaiki kondisi ekonomi.

    Bahkan, demi memperbanyak jumlah uang, tak jarang ada yang melakukannya dengan cara-cara yang kurang terpuji, misal mencuri, korupsi, dan sebagainya. Hal tersebut dikarenakan uang sangatlah berarti.

    Krisi Ekonomi Terparah

    Namun, meski uang sangat berarti, nilainya tetap tak ada arti jika krisis ekonomi sedang melanda sebuah negeri.

    Ya, ketika sedang krisis, maka nilai uang akan jatuh dan tak ada harganya lagi. Dalam sejarah dunia, ada beberapa peristiwa yang membuat uang tak berarti, diantaranya:

    1. Krisis Jerman Akibat Perang Dunia I dan II

    Jerman merupakan salah satu negara yang paling merasakan dampak dari PD I dan PD II.

    Setelah Perang Dunia pertama, Jerman berjuang membangun kembali negaranya dengan mencetak uang sebanyak-banyaknya sehingga membuatnya hiperinflasi.

    Akibatnya, semua harga barang melonjak tinggi. Puncaknya, pada tahun 1923 harga barang di Jerman bisa sekitar satu triliun kali lebih tinggi dari harga normalnya.

    Hanya untuk sepotong roti, orang-orang harus membayar dengan uang sekarung pada saat itu.

    Saking tidak ada nilainya, uang juga digunakan untuk bahan bakar membuat api tungku.

    Sedangkan anak-anak, menjadikan uang sebagai mainan, salah satunya adalah layangan.

    Setelah Perang Dunia II pecah, Jerman kembali mengalami nasib yang sama. Sekutu memberikan sanksi ekonomi yang membuat negara ini hancur secara finansial.

    Alhasil Reichsmark melemah hingga tidak ada harganya. Kemudian diganti Deutschmark.

    Selang beberapa waktu, Jerman mampu bangkit setelah beradaptasi dengan Deutschmark.

    2. Krisis Revolusi Prancis

    Pada awal Revolusi Prancis pada tahun 1789-1799, Prancis mengalami krisis akibat beban hutang yang tinggi.

    Hingga pada akhirnya segala cara dilakukan untuk memperbaiki kondisi ekonomi, termasuk merebut tanah gereja dan melelangnya, sebuah ide dari Seorang uskup Prancis bernama Charles Maurice de Talleyrand.

    Semenjak itu, Prancis menetapkan jika semua gereja adalah aset negara dan mulai mengeluarkan uang kertas bernama Assignat.

    Namun, sayangnya cara ini justru menyebabkan hiperinflasi. Pada tahun 1796, nilai nominal Assignat melonjak 20 kali lipat dari perkiraan properti gereja yang dinasionalisasi.

    Kondisi ini semakin runyam, apalagi ketika beberapa negara lain mencetak Assignat palsu dan menyebarkannya ke Prancis.

    Hingga akhirnya Assignat diganti menjadi Mandat, tapi juga tak bisa menyelesaikan masalah.

    3. Krisis Abad ke-3: Dinar Romawi

    Akibat perang saudara yang semakin menjadi-jadi, membuat kekasiaran Romawi kocar-kacir selama abad ke tiga.

    Apalagi ditambah dengan wabah sehingga menyebabkan kemiskinan serta kelaparan yang begitu parah. Akibatnya, keuangan kekaisaran Romawi menciut.

    Untuk mengatasinya, dilakukan penurunan nilai mata uang Dinar.

    Dengan cara ini, kekaisaran Romawi memang mendapat keuntungan finansial, namun juga dihantui risiko yang tinggi.

    Benar, tak berselang lama akhirnya terjadi hiperinflasi yang menyebabkan nilai dinar terus menurun.

    Kemudian Gallienus mengambil alih kekuasaan di tahun 253 M, Dinar sudah menjadi Antoninianus, koin tembaga dicat perak (5 persen).

    Saat itu, masyarakat Romawi mengabaikan Dinar karena garam lebih berharga dari Dinar sehingga dijadikan metode barter.

    4. Krisis Perang Revolusi AS: Kontinental

    Selama pecahnya Perang Revolusi, krisis Amerika pun menghantui.

    Kala itu, Kongres Kontinental membiayai pemberontakan Amerika bukan dengan pajak rakyat, tapi dengan tagihan kredit, kontinental, dari 1/6 dolar hingga 80 dolar.

    Masing-masing negara bagian ikut mengedarkan kontinental masing-masing.

    Hal itu menyebabkan AS kebanjiran uang kertas kontinental hingga mengalami inflasi dan nilainya tak berarti lagi.

    Kemudian, negara-negara bagian merespon dengan mencetak lebih banyak kontinental dan mewajibkan perusahaan-perusahaan kala itu untuk menggunakan kontinental sebagai metode pertukaran.

    5. Krisis Venezuela

    Para ekonom dunia mengatakan jika jatuhnya perekonomian Venezuela adalah keruntuhan ekonomi tunggal terbesar di luar perang dalam 45 tahun terakhir.

    Saking parahnya, bahkan disebutkan jika krisis Venezuela melebihi krisis di Uni Soviet, Kuba, dan Zimbabwe.

    Pada tahun 2013, Presiden Venezuela Nicolás Maduro, mengumumkan langkah baru untuk mengatasi hiperinflasi di negerinya, yaitu dengan denominasi.

    Hingga akhirnya pada tahun 2018, ia mengumumkan mata uang baru, Bolivar.

    Tapi langkah ini menai kontroversi. Banyak pakar ekonomi mengkritik upaya pemerintah karena justru akan menyebabkan hiperinflasi.

    Ternyata benar, dengan denominasi Bolivar, mata uang Venezuela malah mengalami devaluasi hingga 96 persen!

    Akibatnya, banyak kelaparan, kemiskinan, dan kematian.

  • Hubungan Manusia dan Kebudayaan Beserta Contohnya

    Hubungan Manusia dan Kebudayaan

    Manusia dan kebudayaan pada hakekatnya memiliki hubungan yang sangat erat dan bahkan hampir semua tindakan manusia merupakan kebudayaan sehingga manusia dan kebudayaan tidak bisa dipisahkan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu sebagai

    1. penganut kebudayaan,
    2. pembawa kebudayaan,
    3. manipulator kebudayaan, dan
    4. pencipta kebudayaan.

    Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini.

    Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun.

    Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.

    Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

    Definisi Kebudayaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

    Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.

    Sebuah kebudayaan besar biasanya memiliki sub-kebudayaan (atau biasa disebut sub-kultur), yaitu sebuah kebudayaan yang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perilaku dan kepercayaan dari kebudayaan induknya.

    Munculnya sub-kultur disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya karena perbedaan umur, ras, etnisitas, kelas, aesthetik, agama, pekerjaan, pandangan politik dan gender.

    Ada beberapa cara yang dilakukan masyarakat ketika berhadapan dengan imigran dan kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan asli.

    Cara yang dipilih masyarakat tergantung pada seberapa besar perbedaan kebudayaan induk dengan kebudayaan minoritas, seberapa banyak imigran yang datang, watak dari penduduk asli, keefektifan dan keintensifan komunikasi antar budaya, dan tipe pemerintahan yang berkuasa.

    • Monokulturalisme: Pemerintah mengusahakan terjadinya asimilaSi kebudayaan sehingga masyarakat yang berbeda kebudayaan menjadi satu dan saling bekerja sama.
    • Leitkultur (kebudayaan inti): Sebuah model yang dikembangkan oleh Bassam Tibi di Jerman. Dalam Leitkultur, kelompok minoritas dapat menjaga dan mengembangkan kebudayaannya sendiri, tanpa bertentangan dengan kebudayaan induk yang ada dalam masyarakat asli.
    • Melting Pot: Kebudayaan imigran/asing berbaur dan bergabung dengan kebudayaan asli tanpa campur tangan pemerintah.
    • Multikulturalisme: Sebuah kebijakan yang mengharuskan imigran dan kelompok minoritas untuk menjaga kebudayaan mereka masing-masing dan berinteraksi secara damai.

    Contoh Hubungan Antara Manusia dan Kebudayaan

    Berikut ini adalah beberapa contoh hubungan antara manusia dengan kebudayaan adalah sebagai berikut:

    1. Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan

    Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak perempuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.

    2. Kebudayaan khusus atas dasar agama

    Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.

    3. Kebudayaan berdasarkan profesi

    Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul.

    4. Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda

    Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai (sense of value).

  • Sejarah Panjat Pinang, Permainan Khas di Hari Kemerdekaan

    Sejarah Panjat Pinang, Permainan Khas di Hari Kemerdekaan

    Untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, ada banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat, seperti mengadakan lomba-lomba.

    Salah satu lomba yang selalu ada di setiap perayaan HUT RI adalah panjat pinang.

    Lantas, tahukah kamu kenapa panjat pinang selalu ada di setiap acara agustusan? Tentu saja hal tersebut tidak luput dari aspek historis di dalamnya.

    Alasan utama kenapa lomba panjat pinang menjadi tradisi ketika Hari Kemerdekaan adalah karena ada nilai sejarah yang lekat dengan kisah perjuangan para pahlawan bangsa.

    Sejarah Panjat Pinang

    Dinukil dari buku Indonesia Poenja Tjerita yang menceritakan tentang sejarah perjuangan, termasuk sejarah panjat pinang, disebutkan bahwa permainan panjat pinang memang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

    Banyak versi tentangnya, termasuk siapa yang lebih dulu memainkan.

    Namun dalam buku ini dijelaskan bahwa rakyat pribumi telah mengenal panjat pinang jauh lebih dulu daripada orang Belanda.

    Pada masa penjajahan Belanda, permainan ini sering digunakan saat orang Belanda mengadakan pesta atau acara penting.

    Misalnya hajatan, pernikahan, dan sebagai peringatan hari ulang tahun Ratu Belanda, Wilhelmina setiap tanggal 31 Agustus.

    Panjat pinang dikenal dengan nama de Klimmast yang artinya memanjat tiang.

    Konsepnya sama. Sebuah batang pohon pinang dipasang dengan dilumuri pelicin berupa minyak.

    Hanya saja yang berbeda adalah hadiah yang direbutkan.

    Dulu, hadiah dari permainan panjat pinang adalah sembako seperti beras, gula, roti, tepung, pakaian.

    Semua hadiah tersebut adalah sebuah kemewahan bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas hidup dalam kondisi kekurangan.

    Pada saat itu, ketika masyarakat Indonesia sedang gotong-royong mendapatkan sembako untuk bertahan hidup, para petinggi Belanda justru menertawakan.

    Apalagi jika sampai ada yang terjatuh. Itu dianggap lelucon, padahal tidak bagi masyarakat Indonesia.

    Oleh karenanya, tradisi panjat pinang sempat menimbulkan kontroversi.

    Ada beberapa pihak yang tidak setuju permainan panjat pinang diadakan untuk peringatan HUT RI.

    Sebab dianggap hanya membawa kenangan buruk di masa penjajahan, yang mana saat itu masyarakat pribumi ditindas dan ditertawakan.

    Tapi di satu sisi, ada juga pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini karena ada berbagai nilai positif.

    Salah satunya adalah mengukuhkan strata sosial di kalangan masyarakat.

    Selain itu, panjat pinang juga dianggap bisa sebagai tonggak sejarah untuk mengingatkan generasi muda akan perjuangan para pendahulu sang pahlawan bangsa.

  • 7 Filsuf Yunani Kuno dan Hasil Pemikirannya

    7 Filsuf Yunani Kuno dan Hasil Pemikirannya

    Filsuf adalah seorang ahli pikir yang menghasilkan sebuah ide, gagasan, dan pemikiran baru yang bijaksana dan bermanfaat bagi peradaban serta kehidupan manusia.

    Ada begitu banyak filsuf atau pelaku filsafat di dunia ini. Hanya saja yang terkenal adalah dari Yunani, misalnya Sokrates, Plato, dan Aristoteles.

    Oleh karenanya, peradaban dunia sering mengutip hasil pemikiran mereka untuk hidup yang lebih bijaksana.

    Nah, bicara tentang filsuf Yunani kuno, kali ini sastrawacana.id/ telah merangkum beberapa filsuf yang dikenal hingga zaman modern.

    Bahkan, hasil pemikirannya masih digunakan dalam peradaban kehidupan manusia. Siapa saja filsuf Yunani tersebut? Berikut diantaranya.

    1. Aristoteles (385-323 SM)

    aristoteles

    Aristoteles adalah filsuf Yunani murid Plato. Dari sekian banyak murid Plato, Aristoteles merupakan yang paling berpengaruh dalam peradaban dunia.

    Ketika pengetahuan manusia masih terlalu umum dan luas, dia membaginya dalam subjek kategori berbeda, seperti fisika, metafisika, puisi, biologi, matematika, retorika, hingga politik.

    Aristoteles memang menjadi tokoh filsafat Yunani yang pengaruhnya dirasakan hingga saat ini.

    2. Socrates (469-399 SM)

    socrates

    Filsuf Yunani Socrates adalah seorang pemikir yang sangat berpengaruh dalam tradisi filosofi Barat karena hasil/buah pemikirannya.

    Salah satu gagasannya yang paling fenomenal adalah metode Socrates, yaitu suatu bentuk penelaahan filosofis dengan mengeksplorasi implikasi dari posisi lawan bicara untuk merangsang munculnya pemikiran rasional dan gagasan baru.

    Hingga akhirnya Socrates dihukum mati karena merusak keyakinan para pemuda akan dewa-dewa.

    3. Plato (427-347 SM)

    plato

    Plato adalah filsuf Yunani murid Socrates yang memiliki pandangan filosofis sama seperti gurunya.

    Meski demikian, Plato merupakan seorang pemikir yang lebih sistematis dari gurunya.

    Salah satu hasil pemikiran Plato adalah tentang idea yang menurutnya ialah sebuah realitas yang sebenarnya dapat dikenali oleh panca inderaapabila dari segala sesuatu yang ada.

    Plato juga merupakan pendiri dari Akademi Platonik di Athena, sekolah tingkat tinggi pertama di dunia Barat.

    Dalam pandangan fisika, Plato setuju dengan pemikiran Pythagoras.

    4. Zeno Citium (490-430 SM)

    Zeno Citium

    Zeno merupakan seorang filsuf kuno yang sedikit berbeda dari para filsuf lainnya.

    Ketika banyak filsuf menggunakan akal dan pengetahuan untuk menafsirkan alam, berbeda dengan Zeno yang justru menghabiskan waktunya untuk memikirkan paradoks gerak dan pluralitas.

    Zeno juga punya banyak paradoks yang dicetus sendiri, seperti konsep infinity yang kemudian diperdebatkan oleh para filsuf-filsuf generasi selanjutnya.

    5. Thales (620-546 SM)

    Thales

    Thales adalah seorang filsuf yang menghasilkan banyak buah pemikiran, salah satunya dia menyatakan bahwa air adalah prinsip dasar (dalam bahasa Yunani arche) segala sesuatu.

    Air menjadi pangkal, pokok, dan dasar dari segala-galanya yang ada di alam semesta. Thales juga dinobatkan sebagai Bapak Filsafat Kuno oleh para sejarawan.

    6. Pythagoras (570-495 SM)

    Filsuf Pythagoras

    Pythagoras adalah seorang ahli filsafat Yunani klasik dan perintis aliran pythagoreanisme.

    Dia juga ahli matemetika yang berhasil menciptakan Teorema Pythagoras, salah satu perhitungan kunci dalam geometri.

    Banyak hasil pemikiran Pythagoras yang memengaruhi filsafat modern.

    Menurut laporan Athens Insiders, Pythagoras merupakan orang pertama yang mengajarkan jika bentuk bumi itu bulat.

    7. Anaxagoras (500-428 SM)

    Anaxagoras

    Anaxagoras adalah seorang filsuf Yunani kuno yang kebanyakan buah pikirnya tentang realitas alam semesta.

    Ide-idenya cukup kontras dan bertabrakan dengan ideologi kontemporer sehingga membuatnya terasingkan, bahkan terancam nyawa.

    Anaxagoras meyakini bahwa realitas alam semesta berasal dari banyak prinsip, alias tidak ada yang murni sendiri.

    Nah, itulah beberapa tokoh filsafat Yunani Kuno yang hasil pemikirannya masih berpengaruh hingga zaman modern.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/ ya!

  • Biografi: Pengertian, Contoh, dan Cara Membuatnya

    Biografi: Pengertian, Contoh, dan Cara Membuatnya

    Setiap orang tentu memiliki kisah hidupnya masing-masing dengan cerita yang berbeda.

    Namun, dari semua kisah tersebut tentu memiliki sebuah nilai moral yang kadang diperlukan oleh orang lain sebagai pembejalaran dan motivasi.

    Umumnya, kisah hidup seseorang bisa dibukukan menjadi biografi.

    Dari biografi itulah nantinya pembaca bisa belajar karena penulis akan membeberkan kisah hidup seseorang mulai dari kecil hingga beranjak dewasa.

    Jika tokoh yang ditulis sudah meninggal, biasanya biografi berisi cerita yang lengkap, mulai lahir hingga meninggal.

    Pengertian Biografi

    Pengertian Biografi adalah kisah hidup seseorang yang diabadikan dalam bentuk tulisan, teks, atau naskah.

    Biografi sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu Bios yang artinya hidup dan Graphien yang artinya tulis.

    Sehingga jika digabungkan maka bisa berarti tulisan yang mengisahkan hidup seseorang.

    Lebih sederhana lagi, biografi bisa dikatakan sebagai riwayat hidup.

    Jadi, dalam mengisahkan riwayat hidup seseorang, teks yang digunakan dalam biografi bisa panjang ataupun pendek.

    Biasanya, jika teks biografi panjang, kisah yang dianggap cukup mendetail mengenai masa lalu sedari seseorang tersebut masih kecil hingga dewasa.

    Namun, kadang juga biografi hanya mengambil poin-poin penting dari kisah hidup seseorang.

    Poin-poin penting itu berupa tanggal lahir, nama lengkap, nama kecil, orang tua, pendidikan, karir, prestasi, pasangan, anak, dan tempat tinggal.

    Semua data tersebut dikemas menjadi teks yang ringkas sehingga menjadi sebuah bacaan yang informatif, alias informasi yang diberikan dapat dimengerti oleh pembaca.

    Menurut Wikipedia, Biografi adalah kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang kompleks.

    Dalam biografi dijelaskan secara lengkap kehidupan seorang tokoh sejak kecil sampai tua, bahkan sampai meninggal dunia.

    Semua jasa, karya, dan segala hal yang dihasilkan atau dilakukan oleh seorang tokoh dijelaskan juga. Teks biografi disusun oleh orang lain, bukan oleh diri sendiri.

    Sedangkan menurut KBBI biografi adalah riwayat hidup (seseorang) yang ditulis oleh orang lain.

    Jadi, secara garis besar arti biografi adalah sebuah tulisan yang menjelaskan kisah hidup seseorang mulai dari lahir hingga dewasa, bahkan sampai menutup usia.

    Contoh Biografi

    Biografi Muhammad Yamin, Sastrawan Nasional Indonesia.

    Prof. Mr. Muhammad Yamin, S.H dilahirkan di Sawahlunto, Sumatera Barat, pada tanggal 23 Agustus 1903.

    Ia menikah dengan Raden Ajeng Sundari Mertoatmadjo. Salah seorang anaknya yang dikenal, yaitu Rahadijan Yamin.

    Ketika kecil , Muhammad Yamin oleh orang tuanya diberi pendidikan adat dan agama hingga tahun 1914.

    Di zaman penjajahan, ia termasuk segelintir orang yang beruntung karena dapat menikmati pendidikan menengah dan tinggi.

    Lewat pendidikan itulah, ia sempat menyerap kesusastraan asing, khususnya kesusastraan Belanda.

    Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa tradisi sastra Belanda diserapnya sebagai seorang intelektual sehingga ia tidak menyerap mentah-mentah apa yang didapatnya itu.

    Dia menerima konsep sastra Barat, dan memadukannya dengan gagasan budaya yang nasionalis.

    Pndidikan yang sempat diterima oleh Muhammad Yamin, antara lain, Hollands inlands School (HIS) di Palembang, tercatat sebagai peserta kursus pada Lembaga Pendidikan Peternakan dan Pertanian di Cisarua, Bogor, Algemene Middelbare School (AMS) ‘Sekolah Menengah Umum’ di Yogya, dan HIS di Jakarta.

    Muhammad Yamin menempuh pendidikan di AMS setelah menyelesaikan sekolahnya di Bogor yang dijalaninya selama lima tahun.

    Studi di AMS Yogya sebetulnya merupakan persiapannya untuk mempelajari kesusastraan Timur di Universitas Leiden, Belanda.

    Di AMS, ia mempelajari bahasa Yunani, bahasa Latin, bahasa Kaei, dan sejarah purbakala.

    Dalam waktu tiga tahun saja ia berhasil menguasai keempat mata pelajaran tersebut, suatu prestasi yang jarang dicapai oleh otak manusia biasa.

    Dalam mempelajari bahasa Yunani, ia banyak mendapat bantuan dari pastor-pastor di Seminari Yogya, sedangkan dalam bahasa Latin ia dibantu Prof. H. Kraemer dan Ds. Backer.

    Setamat AMS Yogya, Ia bersiap-siap berangkat ke Leiden. Akan tetapi, sebelum sempat berangkat sebuah telegram dari Sawahlunto mengabarkan bahwa ayahnya meninggal dunia.

    Karena itu, kandaslah cita-cita Yamin untuk belajar di Eropa sebab uang peninggalan ayahnya hanya cukup untuk belajar lima tahun di sana.

    Padahal, belajar kesusastraan Timur membutuhkan waktu tujuh tahun.

    Ia akhirnya melanjutkan kuliah di Recht Hogeschool (RHS) di Jakarta dan berhasil mendapatkan gelar Meester in de Rechten ‘Sarjana Hukum’ pada tahun 1932.

    Sebelum tamat dari pendidikan tinggi, Muhammad Yamin telah aktif berkecimpung dalam perjuangan kemerdekaan.

    Berbagai organisasi yang berdiri dalam rangka mencapai Indonesia merdeka yang pernah dipimpinnya antara lain, adalah, Yong Sumatramen Bond ‘Organisasi Pemuda Sumatera’ (1926–1928).

    Peran Muhammad Yamin bisa dilihat dalam Kongres Pemuda II. Muhammad Yamin termasuk tokoh yang ikut merumuskan sumpah pemuda.

    Di sana disepakati penggunaan bahasa Indonesia.

    Pada tahun 1938 hingga 1942, ia tercatat sebagai anggota Pertindo, yang merangkap sebagai anggota Volksraad ‘Dewan Perwakilan Rakyat’.

    Setelah kemerdekaan Indonesia terwujud, jabatan-jabatan yang pernah dipangku Muhammad Yamin dalam pemerintahan Indonesia antara lain sebagai Menteri Kehakiman (1951), Menteri Pengajaran, Pendidikan dan Kebudayaan (1953-1955), Ketua Dewan Perancang Nasional (1962), dan Ketua Dewan Pengawas IKBN Antara (1961-1962).

    Dari riwayat pendidikan Muhammad Yamin dan dari keterlibatannya dalam organisasi politik maupun perjuangan kemerdekaan, tampaklah bahwa ia termasuk seorang yang berwawasan luas.

    Walaupun pendidikannya pendidikan Barat, ia tidak pernah menerima mentah-mentah apa yang diperolehnya itu sehingga ia tidak menjadi kebarat-baratan. Ini merupakan salah satu sifat teladan Muhammad Yamin.

    Ia tetap membawakan nasionalisme dan rasa cinta tanah air dalam karya-karyanya.

    Barangkali hal ini merupakan pengaruh lingkungan keluarganya karena ayah ibunya adalah keturunan kepala adat di Minangkabau.

    Dengan demikian, dapat dipahami apabila ia tidak terhanyut begitu saja oleh hal-hal yang pernah diterimanya, baik itu berupa karya-karya sastra Barat yang pernah dinikmatinya maupun sistem pendidikan Barat yang pernah dialaminya.

    Muhammad Yamin wafat pada tanggal tanggal 17 Oktober 1962 di Jakarta. Atas peran dan jasa Muhammad Yamin maka pemerintah kemudian memberikan gelar Pahlawan Nasional.

    Walaupun pada masa dewasanya ia praktis meninggalkan lapangan sastra dan lebih banyak berkecimpung dalam lapangan politik dan kenegaraan ia telah meninggalkan karya-karya yang berarti dalam perkembangan sastra Indonesia.

    Di samping menulis sajak, misalnya Ken Arok dan Ken Dedes (1943) dan Kalau Dewi Tara Sudah Berkata (1932?).

    Yamin memang banyak menaruh minat pada sejarah, terutama sejarah nasional.

    Baginya sejarah adalah salah satu cara dalam rangka mewujudkan cita-cita Indonesia Raya.

    Dengan fantasi seorang pengarang roman dan dengan bahasa yang liris, ia pun menulis Gadjah Mada (1946) dan Pangeran Diponegoro (1950).

    Ia banyak pula menerjemahkan karya sastra asing ke dalam bahasa Indonesia, antara lain karya sastrawan Inggris William Shakespeare (1564–1616) berjudul Julius Caesar (1952) dan dari pengarang India Rabindranath Tagore (1861–1941) berjudul Menantikan Surat dari Raja dan Di Dalam dan Di Luar Lingkungan Rumah Tangga.

    Cara Membuat Biografi

    Menulis biografi tidak bisa sembarangan karena ada langkah serta tahapan yang harus disiapkan terlebih dahulu oleh penulis.

    Bagaimana cara menulis biografi? Simak di bawah ini.

    1. Menentukan siapa yang akan ditulis

    Hal pertama yang harus diperhatikan adalah menentukan siapa yang akan ditulis.

    Pemilihan ini bukan didasari dari terkenal atau tidaknya.

    Tapi sebagai penulis, kita harus punya alasan yang kuat kenapa harus menulis tokoh tersebut dalam sebuah buku biografi.

    2. Meminta izin kepada yang bersangkutan

    Setelah menentukan siapa yang akan ditulis, langkah selanjutnya adalah penulis harus meminta izin terlebih dahulu kepada yang bersangkutan.

    Jika orangnya masih bisa ditemui, alangkah baiknya untuk meminta izin secara langsung.

    Jika orang yang hendak ditulis sudah meninggal, maka bisa izin ke keluarga terdekat.

    Ini memang bukan aturan pasti, tapi sebuah etika yang harus digunakan.

    3. Mengumpulkan data dari sumber yang jelas

    Kemudian, penulis harus mengumpulkan data yang didapatkan dari sumber terpercaya.

    Bisa ke orangnya langsung ataupun ke orang lain yang dekat hubungannya, misal orang tua, saudara, teman, atau orang-orang yang pernah kumpul sehingga informasi yang didapat valid.

    Jangan mengira-ngira atau mengada-ada karena bisa mengubah nilai karyanya.

    4. Menentukan judul biografi

    Saat sudah mengantongi izin, sudah mendapat data dan fakta, maka tugas penulis adalah mulai menulis yang diawali dari judul.

    Usahakan untuk menulis judul yang menarik dan mewakili isi tulisan.

    Seperti contoh biografi di atas, judulnya menerangkan bahwa Muhammad Yamin adalah seorang sastrawan nasional.

    5. Meminta masukan dan kritik

    Sebelum disebarluaskan, alangkah baiknya buku biografi yang ditulis, diserahkan terlebih dahulu kepada yang bersangkutan.

    Takutnya ada kesalahan yang tidak sesuai dengan kisah hidup.

    Jika diperiksa terlebih dahulu, nanti penulis akan mendapat saran serta kritik yang akan menyempurnakan karya biografi tersebut.

    Nah, itulah informasi tentang apa itu biografi, pengertian biografi, contoh biografi, dan cara membuat biografi.

    Semoga artikel dari sastrawacana.id/ ini bermanfaat dan jangan lupa baca artikel lainnya, ya!

  • Jurnal Umum: Pengertian, Fungsi, Bentuk, dan Manfaat

    Jurnal Umum: Pengertian, Fungsi, Bentuk, dan Manfaat

    Pengertian Jurnal Umum

    Pengertian jurnal umum adalah jurnal yang digunakan untuk mengarsipkan semua jenis bukti transaksi keuangan secara kronologis dalam periode waktu tertentu.

    Secara umum, jurnal umum digunakan dalam akuntansi perusahaan jasa dikarenakan semua transaksi di perusahaan jasa bisa dicatat menurut urutan kronologis.

    Sedangkan dalam perusahaan dagang, lebih efektif menggunakan jurnal khusus.

    Jurnal umum mencatat segala bentuk transaksi secara rinci, mulai dari nama transaksi, tanggal, jumlah atau nilai nominal, dan informasi-informasi lainnya.

    Untuk membuat jurnal umum, ada ketentuan persamaan dasar dan siklus penagihan yang harus diikuti.

    Sekalipun hanya memberikan contoh jurnal umum, penerapkan ketentuan dasar persamaan akuntansi harus dilakukan.

    Fungsi dari Jurnal Umum

    Adapun fungsi dari jurnal umum adalah sebagai berikut.

    1. Fungsi Historis

    Semua transaksi dalam jurnal umum dicatat berdasarkan tanggal transaksi. Dalam hal ini, jurnal umum menggambarkan aktivitas perusahaan setiap hari secara berkala dan terus-menerus. Dengan kata lain, register harus memiliki fungsi historis karena disimpan secara kronologis dan sistematis.

    2. Fungsi Pencatatan

    Semua transaksi yang terjadi di perusahaan selalu dicatat dalam jurnal umum. Segala perubahan dalam biaya, modal, aset, dan pendapatan harus dicatat terlebih dahulu dalam buku besar sehingga persiapan laporan keuangan tahunan dapat dilakukan dengan benar.

    3. Fungsi Informatif

    Fungsi jurnal umum juga sebagai informatif, berisi banyak informasi dan penjelasan untuk membuktikan perolehan transaksi yang terjadi.

    4. Fungsi Analisis

    Semua transaksi yang dicatat dalam jurnal umum adalah hasil dari analisis transaksi dalam bentuk pinjaman dan hutang. Dalam proses analisis ini mencakup klasifikasi nama akun, pencatatan hutang atau kredit dan jumlah transaksi.

    5. Fungsi Instruksi

    Jurnal umum memiliki fungsi yang dapat menjadi pelajaran saat memasukkan data ke dalam buku. Dalam proses pendaftaran buku besar ini tidak terbatas pada dokumen transaksi, tapi pesanan atau kredit langsung.

    Bentuk dari Jurnal Umum

    • Berisi akun yang terkait dengan transaksi yang telah didebit atau dikreditkan.
    • Berisi nomor bukti dokumen dalam transaksi.
    • Berisi nma akun yang dapat dikreditkan.
    • Berisi penjelasan singkat tentang transaksi (opsional).
    • Masukkan nilai nominal dari akun yang didebit.
    • Berisi tanggal, bulan dan tahun acara ketika transaksi dilakukan.
    • Berisi kode akun, jumlah yang telah dipindahkan atau diposting ke buku besar.Ketika proses pendaftaran selesai, proses pendaftaran berikutnya adalah transfer masing-masing akun ke buku besar.

    Manfaat Jurnal Umum

    Adapun manfaat dari jurnal umum adalah sebagai

    • Jumlah yang didebitkan atau dikreditkan.
    • Mengetahui perkiraan yang benar sesuai dengan jumlah perkiraan di buku besar.
    • Mengetahui kenaikan atau penurunan estimasi.
    • Mengetahui jumlah yang harus dimasukkan dalam perkiraan biaya.
    • Menemukan perkiraan jumlah yang harus diposting dalam perkiraan yang benar di buku besar,
    • tinggalkan tanda (referensi).

    Tujuan dari Jurnal Umum

    Jurnal umum dibuat dengan tujuan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mencatat dampak ekonomi dari setiap transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan.

    Prinsip Dalam Membuat Jurnal Umum

    • Mengkategorikan akun kredit atau debit yang terkait dengan transaksi.
    • Membuat log transaksi dalam bentuk jurnal berbasis bukti dari transaksi.
    • Mengidentifikasi akun yang memengaruhi transaksi dan mengklasifikasikannya ke dalam jenis utang, aset, atau modal.
    • Menentukan pengurangan atau penambahan pada akun yang terkait dengan transaksi.
    • Proses mengidentifikasi bukti transaksi keuangan yang terjadi di suatu perusahaan, seperti pengingat, kwitansi, catatan, tagihan dan lain-lain.