Kategori: Pendidikan

  • 50 Contoh Gurindam dan Maknanya

    50 Contoh Gurindam dan Maknanya

    Pengertian Gurindam

    Pengertian gurindam adalah karya sastra lama berbentuk puisi yang terdiri dari dua baris kalimat yang memiliki rima atau sajak yang sama.

    Gurindam sendiri memiliki lebih dari satu bait. Pada setiap bait, terdapat 2 baris. Baris pertama pada gurindam merupakan baris syarat, masalah, serta persoalan.

    Sedangkan baris kedua merupakan jawaban atau akibat dari masalah atau hal yang terjadi pada baris pertama.

    Contoh Gurindam

    Agar lebih jelas, simak beberapa contoh gurindam beserta maknanya di bawah ini:

    (1) Barang siapa hendak bertanya
    Maka tanyalah pada ahlinya

    Maknanya: Tidak semua pertanyaan bisa dilontarkan ke sembarang orang sebab setiap orang memiliki pengetahuan yang berbeda.

    (2) Barang siapa hendak mencari ilmu
    Maka carilah ke para guru

    Maknanya: Guru adalah orang yang memiliki ilmu, maka hendaklah kita mencari ilmu ke para guru.

    (3) Jika belajar besungguh-sungguh
    Keberhasilan akan kau rengkuh

    Maknanya: Rajin belajar adalah cara mendapatkan keberhasilan.

    (4) Jika berilmu janganlah angkuh
    Nanti dirimu akan terjatuh

    Maknanya: Jangan sombong karena memiliki ilmu. Tirulah ilmu padi yang semakin merunduk jika berisi.

    (5) Jikalau engkau belajar kitab
    Maka haruslah taati adab

    Maknanya: Belajar kitab itu ada aturan dan etikanya.

    (6) Ketika engkau tengah belajar
    Haruslah tekun dan juga sabar

    Maknanya: Tidak boleh bosan untuk belajar. Harus tetap tekun dan juga sabar.

    (7) Barang siapa tidak berilmu
    Bagaikan kursi tidak bertumpu

    Maknanya: Orang yang tidak punya ilmu sulit untuk menjalani hidup dan sumber penghidupan.

    (8) Belajar untuk raih faedah
    Bukan sekadar raih ijazah

    Maknanya: Sekolah itu bukan semata-mata untuk mencari ijazah saja, tapi juga mencari faedahnya.

    (9) Mencari ilmu wajib hukumnya
    Baik si kanak atau si tua

    Maknanya: Setiap orang wajib mencari ilmu tanpa mengenal usia.

    (10) Ilmu jangan hanya dihafalkan
    Namun juga harus diamalkan

    Maknanya: Jangan cuma biasa teori saja, tapi juga harus bisa prakteknya.

    (11) Guru yang tak bisa jadi teladan
    Bagaikan bayang tanpa si badan

    Maknanya: Guru itu harus bisa memberi contoh yang baik, bukan hanya ucapannya saja.

    (12) Guru yang mampu jadi teladan
    Bagaikan sinar di kegelapan

    Maknanya: Guru harus bisa memberi contoh yang baik dan mulia.

    (13) Belajar mesti bertahap
    Bagai membangun sebuah atap

    Maknanya: Kita tidak bisa menguasai semua hal secara langsung, tapi ada tahapan-tahapan yang harus dilalui terlebih dahulu.

    (14) Seorang guru mesti bersabar
    Kepada murid yang dia ajar

    Maknanya: Guru harus sabar dengan tingkah laku muridnya.

    (15) Murid haruslah bersikap baik
    Kepada guru yang tengah didik

    Maknanya: Setiap murid harus sopan dan menjaga etika kepada gurunya.

    (16) Kalau engkau tidak tahu
    Maka harus cari ilmu

    Maknanya: Kalau tidak bisa jangan diam, tapi harus belajar.

    (17) Kalau anak tidak dibina
    Nanti dia jadi celaka

    Maknanya: Orang tua harus mendidik anaknya dari kecil agar menjadi orang yang baik waktu dewasa kelak.

    (18) Jika kita belajar agama
    Maka kita akan mampu mengenal-Nya

    Maknanya: Dengan mendalami ilmu agama, maka kita akan menyadari betapa agungnya Tuhan YME.

    (19) Jika anak tak dididik dengan sayang
    Maka nanti dia jadi pembangkang

    Maknanya: Mendidik anak harus dengan lemah lembut, bukan dengan kekerasan.

    (20) Jika anak dididik dengan kasih
    Maka hatinya tak akan lirih

    Maknanya: Jangan berlaku keras kepada anak agar hatinya tidak kecewa dan sedih.

    (21) Kepada guru harus beradab
    Kepada rekan jangan biadab

    Maknanya: Kita harus menghormati guru dan menyayangi teman.

    (22) Jika anak tidak punya teladan
    Maka nanti dia ‘kan kelimpungan

    Maknanya: Kita harus punya nilai luhur dan etika yang ditanamkan dalam diri.

    (23) Jika anak tidak dapat satu bimbingan
    Maka nanti dia ‘kan kebingungan

    Maknanya: Sebaiknya tidak hanya mengajari, tapi juga membimbing agar anak tidak kebingungan.

    (24) Ilmu mesti harus diamalkan
    Agar ilmu tidak terlupakan

    Maknanya: Ilmu yang kita miliki harus disalurkan kepada orang lain agar bermanfaat.

    (25) Jangan hanya pandai saja di benak
    Namun juga harus pandai di tindak

    Maknanya: Jangan cuma pandai teori saja, tapi juga harus dengan prakteknya.

    (26) Orang yang berilmu tanpa amal
    Bagai pohon rindang berbuah banal

    Maknanya: Percuma punya ilmu jika tidak disalurkan dan bermanfaat bagi orang lain.

    (27) Belajar jangan hanya mendamba hasil
    Namun mesti pelahan bagai mencicil

    Maknanya: Haru bisa melihat proses, jangan terburu-buru mengurusi hasil

    (28) Hidup akan jadi tidak keruan
    Jika tidak punya ilmu pedoman

    Maknanya: Ilmu adalah modal untuk dapat hidup di jalan yang benar.

    (29) Belajar dengan penuh kesungguhan
    Akan mendapatkan kemenangan

    Maknanya: Siapapun pasti akan menuai kesuksesan jika belajar dengan sungguh-sungguh.

    (30) Segala ilmu yang didapatkan
    Mesti diajarkan dan diamalkan

    Maknanya: Jika kita punya ilmu, maka bagilah kepada orang lain agar bisa bermanfaat.

    (31) Jangan berani engkau berfatwa
    Jika kau memang bukan ahlinya

    Maknanya: Jangan asal ngomong kalau tidak mengerti.

    (32) Si murid akan terus melawan
    Jika dididik dengan bentakan

    Maknanya: Murid akan melawan guru jika gurunya tidak bisa menjadi teladan yang baik.

    (33) Didiklah anak dengan teladan
    Bukan sekadar dengan ucapan

    Maknanya: Mengajarkan itu bukan teori saja, tapi juga langsung dengan prakteknya.

    (34) Belajarlah dengan tulus ikhlas
    Nanti Tuhan akan memberi balas

    Maknanya: Jangan mengharapkan apa-apa saat belajar. Nanti kita akan mendapatkan hasilnya sendiri.

    (35) Hendaklah pemimpin memegang amanat
    Supaya dicintai dan dihormati oleh rakyat

    Maknanya: Setiap pemimpin harus bisa menuntaskan janjinya agar disayang oleh rakyat.

    (36) Dengan Ibu dan Bapak hendaknya hormat
    Supaya dapat rahmat serta selamat

    Maknanya: Kita harus hormat kepada kedua orang tua untuk keselamatan dunia akhirat.

    (37) Apabila banyak mencela orang
    Itulah tanda dirinya kurang

    Maknanya: Orang yang suka menghina berarti dirinya tidak bisa apa-apa.

    (38) Barang siapa tiada memegang agama
    Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama

    Maknanya: Hendaknya kita tidak hanya belajar bidang dunia saja, tapi juga agama.

    (39) Apabila terpelihara dari lidah
    Niscaya dapat daripada faedah

    Maknanya: Hati-hati dalam berbicara agar tidak mendapat masalah.

    (40) Barang siapa mengenal dunia
    Tahulah ia barang yang tak berdaya

    Maknanya: Kalau sudah mengenal betul, maka kita bisa tahu apa yang bermanfaat dan yang tidak.

    (41) Pikir dulu sebelum berkata
    Supaya terhindar dari silang sengketa

    Maknanya: Jangan asal ngomong, nanti bisa kena masalah.

    (42) Jika kena penyakit kikir
    Maka sanak-saudara akan menyingkir

    Maknanya: Jangan suka kikir supaya tidak dibenci oleh keluarga dan teman.

    (43) Sebelum bekerja pikirlah terlebih dahulu
    Supaya uang yang didapat berkah selalu

    Maknanya: Bekerja itu harus dengn sungguh-sungguh agar hasilnya bisa membawa keberkahan.

    (44) Shalat lima waktu tiada lupa
    Mati kapan pun siap terasa

    Maknanya: Kalau orang rajin beribadah, maka tidak takut akan kematian.

    (45) Cinta pacar sebesar gunung
    Cinta orang tua tiada berujung

    Maknanya: Cinta orang tua jauh lebih besar daripada cintanya pacar kepada kita.

    (46) Hendaklah pelihara kaki
    Daripada berjalan yang membawa rugi

    Maknanya: Jangan asal melangkah dan menentukan pilihan supaya tidak menyesal di kemudian hari.

    (47) Barang siapa tidak memiliki agama
    Pastilah sesat hidupnya di dunia

    Maknanya: Hidup di dunia harus punya bekal agama supaya tidak melakukan perbuatan dosa.

    (48) Apabila orang banyak berkata
    Itu tandanya dia berdusta

    Maknanya: Orang yang suka ngomong biasanya juga suka berdusta.

    (49) Apabila dengki sudah merasuki hati
    Tak akan pernah hilang hingga nanti

    Maknanya: Sekali punya rasa dengki, maka sampai seterusnya pun akan tetap dengki.

    (50) Barang siapa tidak takut tuhan
    Hidupnya tidak akan bertahan

    Maknanya: Ingatlah bahwa Tuhan selalu mengawasi apa yang kita lakukan di dunia ini.

    Nah, itulah pengertian dan contoh gurindam lengkap dengan maknanya. Semoga bermanfaat!

  • Pengertian Cerita Fantasi dan Contohnya

    Pengertian Cerita Fantasi dan Contohnya

    Pengertian Cerita Fantasi

    Cerita fantasi adalah cerita fiksi dengan genre fantasi tertulis yang berbentuk karangan atau tulisan untuk menuturkan serta menggambarkan perbuatan, pengalaman, dan kejadian berupa angan-angan, khayalan, imajinasi, atau rekaan belaka.

    Penulis cerita fantasi umumnya menciptakan dunia imajinasi sendiri dalam ceritanya. Tokoh atau latar pada cerita fantasi adalah tokoh atau latar yang tidak ada di dunia nyata, yang biasanya hasil dari modifikasi dunia nyata.

    Hal-hal yang tidak masuk akalpun menjadi hal yang biasa dalam cerita fantasi. Karena itu, tema-tema cerita fantasi biasanya tema-tema yang bersifat magis, supernatural, atau bahkan futuristik.

    Pengertian Cerita Fantasi Menurut Para Ahli

    Berikut ini beberapa definisi cerita fantasi menurut para ahli, antara lain:

    1. Nurgiyantoro

    Teks cerita fantasi adalah karangan yang memiliki tema, tokoh, latar, dan plot dengan kebenaran yang diragukan baik dalam sebagian maupun keseluruhan cerita.

    2. Huck, dkk.

    Teks cerita fantasi merupakan cerita yang kaya akan makna. Pengarang tidak hanya menonjolkan kisah yang hebat melainkan juga pesan yang berguna bagi kehidupan.

    3. Zoest

    Zoest membagi pengertian teks cerita fantasi menjadi tiga poin penting. Pertama, teks cerita fantasi memuat semesta yang tidak nyata karena berasal dari imajinasi penulis.

    Kedua, cerita tersebut menyuguhkan kejadian yang tidak rasional. Poin terakhir, teks cerita fantasi memiliki semesta yang dibuat mirip dengan dunia nyata dengan dibumbui unsur yang asing dan aneh.

    4. Lloyd Alexander

    Teks cerita fantasi dimaknai sebagai sebuah cerita yang dibangun berdasarkan unsur kemustahilan. Dikatakan mustahil karena tidak sesuai dengan realita kehidupan yang ada.

    Contoh cerita fantasi

    Nina dan Seekor Kelinci
    Karya : Rizka Nurazizah

    Nina adalah seorang anak yatim yang tinggal dengan ibu dan saudari tirinya, ia tinggal di sebuah desa yang terpencil.

    Nina adalah seorang anak yang cantik juga baik hati. semua orang di desa itu menjuluki Ninas Bagai rembulan, karena wajahnya yang cantik itu. Akan tetapi disamping itu, ibu tiri dan saudari tirinya iri akan kecantikannya.

    Pada suatu hari Nina disuruh ibu tirinya untuk memetik sayuran dan buah-buahan di seberang sungai. setelah memetik buah-buahan ia kembali dan memasak sayuran yang dipetik tadi untuk diberikan kepada ibu dan saudarinya.

    Hari demi hari terus berlalu, setiap hari ia pergi ke kebun. tetapi pada suatu hari saat ini menyeberang sungai dan akan pergi ke kebun ia terpeleset.

    Ia pun terjatuh dan terbawa arus sungai. wajahnya terluka dan lecet karena terkena batu-batuan dan ranting-ranting, sehingga wajahnya tak cantik lagi.

    Saat ia terbawa arus sungai ia melihat ada seperti sebuah daun yang menyelamatkannya keadaan ya setengah sadar suatu ya sadar ia sudah berada di tepi sungai. mukanya sangat perih tapi tidak keluar darah. Ia pun bergegas pulang untuk segera mengobatinya.

    Sesampainya di rumah Nina bercermin dan menangis melihat wajahnya yang tidak cantik lagi.

    Semua orang tidak mau dekat dengannya karena takut dan bau yang menyengat dari wajahnya sehingga semua orang yang ada di dekatnya pasti menjauh dan menghinanya.

    Apalagi ibu dan saudarinya mereka menghina Nina dengan kata-kata dan perlakuan yang sangat menyakitkan.

    Karena tidak tahan akan penghinaan dari semua orang, Ia pun memutuskan untuk tinggal di kebun.

    Di sana Nina tinggal bersama kelinci yang sangat lucu, Nina mengurus kelinci tersebut dengan sepenuh hati.

    Tanpa Nina sadari, ternyata kelinci itu adalah seorang bidadari yang akan menyembuhkan wajah buruk rupanya.

    Tiba-tiba kelinci itu berubah menjadi Bidadari yang sangat cantik. Nina kaget melihat kejadian aneh ini, Ia pun bertanya "Siapa kau? Dan mau apa kau di sini?" Bidadari pun menjawab “aku adalah seorang bidadari yang akan menyembuhkan wajah buruk rupamu”.

    Bidadari tersebut mengeluarkan buah semangka, lalu menyuruh Nina untuk memakannya. “Makanlah biji semangka dari semangka ini, maka wajahmu akan cantik lagi,” kata Bidadari. Anggaplah ini sebagai rasa terimakasihku, karena kamu telah mengurusku Nina.

    Akhirnya Nina menuruti yang dikatakan bidadari tersebut. Dengan sedikit rasa khawati dan takut, Ia mulai membelah dan memisahkan biji2 semangka.

    Setelah semua biji semangkanya terpisahkan, ia pun mulai menelannya satu persatu. Lalu seketika itu juga tubuhnya mengeluarkan cahaya yang sangat terang, dalam sekejap wajahnya pun menjadi cantik kembali.

    Itulah pengertian teks fantasi dan contohnya. Semoga artikel pendidikan ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Pengertian Silogisme Positif dan Contohnya

    Pengertian Silogisme Positif dan Contohnya

    Silogisme positif adalah silogisme yang kedua premisnya, yakni premis mayor dan premis minor bersifat positif dan simpulan yang dihasilkan pun bersifat positif.

    Karena kedua premisnya bersifat positif, maka simpulan yang dihasilkan juga positif, artinya menyatakan keberadaan atau kebenaran sesuatu, bukan penolakan.

    Jadi, secara sederhana, silogisme positif berarti penarikan kesimpulan logis dari dua pernyataan yang sama-sama bersifat afirmatif.

    Adapun contoh silogisme positif di antaranya adalah :

    Contoh a :
    Premis mayor : Semua mamalia bernafas menggunakan paru-paru.
    Premis minor : Paus adalah mamalia.
    Kesimpulan : Paus bernafas menggunakan paru-paru.

    Contoh b :
    Premis mayor : Semua unggas bertelur.
    Premis minor : Ayam adalah unggas.
    Kesimpulan : Ayam bertelur.

    Contoh c :
    Premis mayor : Semua anggota TNI/Polri harus bersikap netral dalam Pemilu.
    Premis minor : Ayah adalah anggota TNI/Polri.
    Kesimpulan : Ayah harus bersikap netral dalam Pemilu.

    Contoh d :
    Premis mayor : Semua siswa harus mampu berbahasa Indonesia yang baik dan benar.
    Premis minor : Galih adalah seorang siswa.
    Kesimpulan : Galih harus mampu berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

    Contoh e :
    Premis mayor : Semua ibu pasti menyayangi anaknya.
    Premis minor : Rani adalah seorang ibu.
    Kesimpulan : Rani pasti menyayangi anaknya.

    Contoh f :
    Premis mayor : Semua buku karya Dewi Lestari habis terjual.
    Premis minor : Supernova adalah buku karya Dewi Lestari.
    Kesimpulan : Supernova habis terjual.

    Contoh g :
    Premis mayor : Semua rumah di kampung Petobo lenyap ditelan bumi.
    Premis minor : Rumah Bu Haji berada di kampung Petobo.
    Kesimpulan : Rumah Bu Haji lenyap di telan bumi.

  • Pengertian Paragraf Ineratif dan Contohnya

    Pengertian Paragraf Ineratif dan Contohnya

    Pengertian Paragraf Ineratif

    Paragraf Ineratif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di tengah paragraf yang dikembangkan dengan pola khusus–umum–khusus.

    Yaitu menyajikan hal-hal khusus sebagai pengantar terlebih dahulu, lalu menyajikan gagasan utamanya, kemudian kembali dijelaskan dengan hal khusus untuk memperkuat gagasan utama tersebut.

    Dalam sebuah paragraf selalu ada kalimat penjelas/pendukung dan kalimat utama. Nah, di paragraf ineratif, kalimat utama justru diletakkan di tengah paragraf.

    Walaupun jarang penulis yang menggunakan pola ineratif, tetapi kemunculan paragraf ini terkadang bisa membut tulisan menjadi lebih kreatif.

    Contoh Paragraf Ineratif

    Untuk lebih jelasnya,berikut adalah contoh paragraf ineratif:

    1). Buah Kawis

    Buahnya bulat seperti bola. Kulit buahnya keras seperti batu. Inilah buah Kawis yang dagingnya berwarna hitam. Jika diseduh dengan air hangat, rasanya mirip minuman bersoda rasa kola.

    2). Danau Toba

    Danau ini menjadi tempat wisata utama Sumatra Utara. Biasanya danau ini dikunjungi orang-orang karena pemandangannya indah. Ya, danau ini dikenal dengan Danau Toba. Di sekitar danau ini terdapat banyak hotel dan penginapan, dari yang sederhana sampai yang mewah untuk para pengunjung yang datang.

    3). Hewan Kucing

    Hewan ini memang sering membuat orang tertawa. Terkadang juga menari-nari ketika mengajak seseorang untuk bermain. Ya, kucing memang dikategorikan hewan  yang lucu. Akan akan semakin lucu, jika hewan tersebut tidur dengan pulasnya.

    4). Amoeba

    Proses ini tidak membutuhkan perkawinan. Dengan kata lain, Amoeba tidak perlu amoeba lainnya untuk berkembang biak. Amoeba berkembang biak dengan cara membelah diri. Hewan ini memiliki sebuah sel yang disebut dengan inti sel. Sel inilah yang nantinya akan membelah menjadi dua. Sel tersebut akan memisah dan membentuk dua kutub yang saling menjauh.

    5). Kelebihan dan Kekurangan Rotan

    Rotan biasanya dimanfaatkan sebagai bahan baku mebel, seperti kursi, meja, dan rak buku. Penggunaan rotan sebagai bahan baku mebel mempunyai kelebihan dan kekurangan. Rotan memiliki beberapa keunggulan daripada kayu, yakni  ringan, kuat, mudah dibentuk, dan murah. Kelemahan utama rotan adalah gampang terkena kutu bubuk.

    6). Jenis Ular

    Ular berbisa membunuh mangsanya dengan bisa beracun. Ular yang tidak berbisa biasanya membunuh mangsanya dengan cara melilit. Jenis ular memang ada yang berbisa dan tidak berbisa. Contoh ular berbisa antara lain kobra dan welang. Sementara itu, boa, piton, dan anakonda termasuk contoh ular yang tidak berbisa.

    7). Telaga Sarangan

    Telaga ini menjadi tempat wisata utama di Magetan, Jawa Timur. Tempat ini sering dikunjungi orang-orang karena hawanya yang sejuk. Telaga ini berada di lereng Gunung Lawu. Telaga ini dikenal dengan nama Telaga Sarangan. Di sekitar telaga ini terdapat banyak hotel dan penginapan, dari yang sederhana sampai yang mewah. Kita juga bisa mengelilingi telaga dengan kendaraan atau berjalan kaki karena terdapat jalan mengelilingi seluruh area telaga.

  • Pengertian Paragraf Deduktif dan Contohnya

    Pengertian Paragraf Deduktif dan Contohnya

    Pengertian Paragraf Deduktif

    Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragraf. Biasanya diawali dengan pernyataan yang bersifat umum, kemudian dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan khusus berupa contoh-contoh, bukti-bukti, rincian khusus, dan sebagainya.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Lingkungan

    Fenomena macet sudah biasa dijumpai di beberapa kota besar di Indonesia. Hal tersebut dapat dikarenakan beberapa sebab diantaranya adalah volume kendaraan yang sudah tinggi dan melampaui target dan kapasitas jalan. Selain itu, tingkat kesadaran warga yang kurang disiplin serta masih banyaknya aparat yang kurang tegas menindak pelanggaran pengguna jalan yang semakin mengakibatkan lalu lintas tidak terkendali.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Internet

    Internet sangat bermanfaat bagi manusia. Dengan kebebasan mengakses jaringan internet kita dapat mudah mengetahui berbagai informasi di belahan dunia manapun. Disamping menjadikannya media informasi, internet juga digunakan sebagai alat komunikasi bagi sebagian orang yang menggunakan aplikasi sosial media. Banyak hal yang ternyata bisa dijangkau hanya dengan sekali klik menggunakan jasa internet sehingga masyarakat pun sangat terbantu dengan kemudahan ini.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Keluarga

    Sosok ibu sangat besar peranannya bagi sebuah keluarga. Sebagian besar orang pasti setuju dengan pernyataan tersebut. Kita tidak bisa melengkapi dan menyiapkan segala keperluan hidup tanpa bantuannya. Sebuah keluarga akan sangat bergantung pada peran seorang ibu. Mulai dari makanan, perlengkapan, dan kebutuhan rumah biasanya dilakukan ibu tanpa mengeluh. Tentunya hal tersebut semakin menyadarkan kita untuk tidak membantah segala nasihat ibu dan menghargainya lebih baik lagi.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Pendidikan

    Disiplin menjadi permasalahan di lingkungan sekolah belakangan ini. Hal tersebut terjadi karena banyak siswa yang sering datang terlambat. Apalagi beberapa hari ini saat digelar ujian tengah semester masih juga ada yang terlambat. Persoalan tersebut kemudian dirapatkan oleh komite sekolah yang menghasilkan kebijakan soal hukuman lari keliling lapangan jika terbukti terlambat lebih dari sepuluh menit.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Kecelakaan

    Kecelakaan akibat kelalaian kerja masih sering terjadi. Sepanjang tahun 2016, tercatat sudah 15 orang meninggal dikarenakan kecelakaan kerja terutama di pabrik- pabrik wilayah perkotaan. Korban meninggal tidak hanya berasal dari pekerja saja, tetapi beberapa warga sipil yang tinggal di lingkungan pabrik turut menjadi korban. Insiden kecelakaan tersebut banyak yang disebabkan konsleting aliran listrik karena pekerja yang lupa mematikan arus listrik saat meninggalkan pabrik.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Kesehatan

    Sinar matahari sangat baik untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan sinar matahari akan memecah pro vitamin D yang ada di dalam tubuh menjadi vitamin D. Pro vitamin D perlu dirubah menjadi vitamin D agar bisa diserap oleh tubuh. Vitamin D inilah yang akan membantu pertumbuhan tulang dan gigi sehingga tulang dan gigi kita akan menjadi kuat. Namun tidak semua sinar matahari baik bagi kesehatan, sinar matahari pagi antara jam 8 dan 9 lah yang baik karena tidak mengandung sinar ultar violet yang akan merusak kulit. Di samping harus terpapar sinar matahari, kita juga harus mengkonsumsi makanan yang mengandung pro vitamin D seperti susu dan biji – bijian karena fungsi matahari hanyalah membantu proses pengubahannya saja.

    Nah, itulah pengertian dan contoh paragraf deduktif singkat. Semoga artike ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Sejarah Ejaan Van Ophuijsen atau Ejaan Lama

    Sejarah Ejaan Van Ophuijsen atau Ejaan Lama

    Ejaan Van Ophuijsen atau Ejaan Lama

    Ejaan Van Ophuijsen atau Ejaan Lama adalah salah satu ejaan dalam Bahasa Indonesia yang pada jaman dulu pernah digunakan sebagai dasar berbicara dan menulis (berbahasa).

    Dalam sejarahnya, Ejaan Van Ophuijsen ini banyak digunakan oleh orang Belanda dalam menulis Bahasa Melayu sehingga banyak masyarakat Indonesia mengenal ejaan ini sedari jaman penjajahan dulu.

    Van Ophuijsen adalah seorang ahli bahasa berkebangsaan Belanda. Ia pernah jadi inspektur sekolah di maktab perguruan Bukittinggi, Sumatera Barat, kemudian menjadi profesor bahasa Melayu di Universitas Leiden, Belanda.

    Setelah menerbitkan Kitab Logat Melajoe, van Ophuijsen kemudian menerbitkan Maleische Spraakkunst (1910).

    Buku ini kemudian diterjemahkan oleh T.W. Kamil dengan judul Tata Bahasa Melayu dan menjadi panduan bagi pemakai bahasa Melayu di Indonesia.

    Adapun segi penggunaan adalah sebagai berikut:

    Ejaan Van Ophuijsen

    • huruf ‘j’ untuk menuliskan bunyi ‘y’, seperti pada kata jang, pajah, sajang.
    • huruf ‘oe’ untuk menuliskan bunyi ‘u’, seperti pada kata-kata goeroe, itoe, oemoer (kecuali diftong ‘au’ tetap ditulis ‘au’).
    • tanda diakritik, seperti koma ain dan tanda trema, untuk menuliskan bunyi hamzah, seperti pada kata-kata ma’moer, ‘akal, ta’, pa’, dinamaï.

    Huruf hidup yang diberi titik dua diatasnya seperti ä, ë, ï dan ö, menandakan bahwa huruf tersebut dibaca sebagai satu suku kata, bukan diftong, sama seperti ejaan Bahasa Belanda sampai saat ini.

  • Batas-Batas Wilayah Indonesia Lengkap

    Batas-Batas Wilayah Indonesia Lengkap

    Batas Wilayah Indonesia Bagian Utara

    Indonesia berbatasan langsung dengan Malaysia (bagian timur), tepatnya berada di pulau kalimantan. Wilayah perairan atau laut Indonesia sebelah utara (selat Malaka) berbatasan langsung dengan laut di lima negara, antara lain : Malaysia, Thailand, Singapura,Vietnam, dan Filipina.

    Batas Wilayah Indonesia Bagian Barat

    Perairan Indonesia sebelah barat berhadapan langsung dengan laut lepas, tepatnya samudra Hindia. Indonesia berbatasan dengan Negara India. Tidak ada negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia di bagian barat.

    Secara geografis, daratan Indonesia terpisah jauh dengan daratan India. Namun, terdapat dua pulau yang menjadi penanda perbatasan atara Negara Indonesia dan Negara India, yakni pulau Ronde dan pulau Nicobar. Area ini sering terjadi pelanggaran daerah teritorial yang dilakukan oleh para nelayan penangkap ikan.

    Batas Wilayah Indonesia Bagian Timur

    Wilayah timur Indonesia berbatasan langsung dengan perairan Samudera Pasifik dan daratan Papua Nugini. Indonesia dan Papua New Ginie telah menyepakati kesepakatan bilateral yang sudah dibuat untuk mengatur hak kekuasaan di masing-masing negara untuk tidak mencampuri kepentingan negara lain baik di darat maupun di laut.

    Batas Wilayah Indonesia Bagian Selatan

    Indonesia bagian selatan berbatasan langsung dengan wilayah darat perairan Australia, Timor Leste, dan Samudera Hindia. Timor Leste dulunya adalah bekas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah memisahkan diri pada pertengahan tahun 1999. Sebelum memisahkan diri wilayah ini dikenal dengan timor timur.

    Indonesia juga berbatasan dengan perairan Australia. Pada awal tahun 1997, NKRI dan Australia telah menyepakati sebuah perjanjian yang mengatur tenantang batas-batas wilayah negara keduanya yang meliputi Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE), hak otonomi dan batas landas kontinen.

  • Pengertian dan Struktur Penulisan Makalah yang Benar

    Pengertian dan Struktur Penulisan Makalah yang Benar

    Pengertian Makalah

    Makalah adalah karya tulis yang sifatnya ilmiah dengan memuat hasil pemikiran atas suatu masalah atau topik tertentu yang ditulis secara sistematis dan runtut dengan disertai analisis yang logis dan objektif.

    Makalah sengaja ditulis untuk disajikan sebagai bentuk karya ilmiah ataupun penelitian dengan tujuan tertentu.

    Adapun sifat dari makalah mencakup; objektif, adil, tidak memihak, berdasarkan fakta, memiliki data, sistematis, dan logis karena pada nantinya kebanyakan pembaca adalah orang-orang yang intelektual.

    Struktur Makalah

    1. Cover / Sampul Makalah

    Dalam bagian ini terdiri dari judul, logo Sekolah atau Universitas, nama mata kuliah, data lengkap penulis, anggota kelompok, jurusan, fakultas, dan tahun pembuatan makalah itu sendiri.

    2. Kata Pengantar

    Kata pengantar biasanya diawali dengan kalimat syukur dan pujian kepada Allah SWT. Selanjutnya, barulah diisi dengan sedikit gambaran mengenai makalah yang ditulis. Terakhir, kata pengantar selalu diisi dengan permintaan maaf jika ada yang kurang dan diharapkan untuk memberi kritik serta saran.

    3. Daftar Isi

    Sama halnya dengan karya tulis lainnya, atau buku, daftar isi ini tidak ada perbedaan. Sebab, pada dasarnya daftar isi bertujuan untuk pencantuman nomor halaman sehingga membuat pembaca lebih mudah menemukan materi yang diinginkan.

    4. BAB I : Pendahuluan

    Setelah daftar isi, maka selanjutnya adalah pendahuluan. Dalam pendahuluan, penulis akan memberikan beberapa informasi dasar, seperti rumusan masalah, metode penelitian, serta alasan mengapa makalah itu dibuat.

    5. BAB II : Pembahasan

    Pada bagian pembahasan, penulis akan mengupas tentang apa yang ditulisnya pada Bab I tadi. Nantinya, pembahasan inilah yang paling penting karena penulis akan menuangkan hasil penelitiannya sehingga bisa memberi informasi kepada pembaca.

    6. BAB III : Penutup

    Pada Bab penutup, penulis biasanya membuat sebuah kesimpulan dari apa yang dijelaskan pada Bab sebelumnya. Kesimpulan ini juga disertai dengan ungkapan rasa terima kasih atas pihak-pihak yang telah mendukung proses pembuatan makalah.

    7. Daftar Pustaka

    Daftar pustaka selalu berisi daftar referensi rujukan yang digunakan untuk membuat makalah. Referensi dapat berupa buku, jurnal, skripsi, data dari internet, dan sebagainya. Dalam menulis daftar pustaka, ada kaidah atau aturan penulisan yang harus dipatuhi.

    8. Lampiran

    Lampiran adalah salah satu nyawa dari makalah. Di mana, lampiran ini adalah sebagai data dan bukti bahwa penulis benar-benar melakukan penelitian. Pada bagian ini penulis bisa melampirkan data-data seperti foto-foto kegiatan.

  • Pengertian Cerita Fabel dan Contohnya

    Pengertian Cerita Fabel dan Contohnya

    Pengertian Cerita Fabel

    Cerita fabel adalah sebuah cerita fiksi yang lebih banyak menggunakan imajinasi dalam penciptaannya. Cerita fabel sendiri selalu mengangkat cerita tentang hewan atau tumbuhan yang dikatikan dengan kehidupan nyata, di mana dalam setiap cerita fabel, penulis akan memberikan nilai, moral, dan pesan yang positif.

    Cerita fabel lebih dipersembahkan untuk anak-anak karena sifat dari cerita fabel yang sangat imajinatif dan terkesan ringan.

    Cerita fabel juga dilengkapi dengan gambar yang komplit, artinya jumlah kalimat dan gambar hampir setara. Jadi, sangat mudah dipahami oleh anak-anak.

    Contoh Cerita Fabel

    Kelinci dan Siput

    Pada jaman dahulu kala, hiduplah dua binatang di hutan yang luas. Binatang itu ialah kelinci dan siput.

    Kelinci memiliki sifat sangat sombong dan pemarah. Bahkan sang kelinci sering meremehkan hewan hewan lainnya.

    Ketika ia berjalan jalan disekitar hutan, kelinci itu bertemu sang siput berjalan dengan sangat lambat.

    Kelinci berkata, “hei Siput, apa yang kamu lakukan di sini?” Siput menjawab,” Aku sedang mencari penghidupan.”

    Kelinci tersebut malah marah karena ia berpikir sang siput hanya berlagak mencari penghidupan.

    Si siput berusaha menjelaskan maksud jawabannya tadi, namun kelinci tetap saja marah bahkan ia juga mengancam akan menginjak tubuh siput.

    Akhirnya siput menantang adu kecepatan dengan kelinci. Mendengar tantangan tersebut, sang kelinci marah besar.

    Ia menerima tawaran siput dan berkata dengan keras agar hewan hewan lain menjadi saksi perlombaan lari antara kelinci dengan siput.

    Hari perlombaan itu tiba, kelinci dan siput tadi berlomba lari untuk mencapai garis finish.

    Siput tentu saja akan kalah jika diadu lari dengan kelinci. Namun, siput punya ide cemerlang.

    Sebelum perlombaan dimulai, si siput memiliki akal untuk meminta siput siput lainnya berada di titik titik jalur lomba lari sampai ke finish.

    Hal ini dikarenakan cangkang semua siput memiiliki kesamaan, dengan begitu hewan-hewan lain, dan kelinci itu tidak akan curiga. Saat lomba dimulai, si kelinci dengan bangganya berlari kencang meninggalkan siput.

    Akhirnya rencana siput berjalan lancar dan akhirnya siput tadi menjadi pemenang walaupun sebenarnya yang memasuki finish ialah temannya. Dengan kemenangan siput membuat kelinci menjadi tidak sombong dan tidak pemarah lagi.

    Nah itulah pengertian dan contoh cerita fabel. Sekarang sudah paham, kan? Semoga artikel ini bermanfaat.

  • Mengusung Konsep Baru, BIBA Menjadi Ruang Belajar yang Menyenangkan

    Mengusung Konsep Baru, BIBA Menjadi Ruang Belajar yang Menyenangkan

    Bicara tentang pendidikan anak, tentu saja setiap orang tua menginginkan yang terbaik bagi buah hatinya. Namun, sebelum menginjak ke bangku pendidikan yang sesungguhnya, kebanyakan orang tua ingin memberikan bekal atau modal dasar terlebih dahulu kepada anaknya.

    Bekal itu berupa keterampilan membaca dan berhitung di usia sedini mungkin. Sebab, semakin cepat sang anak menguasai baca dan hitung, maka semakin baik pula perkembangannya untuk meraih prestasi yang gemilang.

    Namun, mengingat usia yang masih dini, tentu saja cukup sulit untuk mendidik anak seorang diri di rumah. Seperti diketahui, anak kecil sangat susah diajak untuk belajar jika tidak temannya. Hal itulah yang mendasari kenapa kebanyakan orang tua menaruh anaknya di tempat bimbingan belajar. Sebab, di tempat itu nantinya sang anak akan belajar bersama teman-teman seusianya.

    Tentu saja hal itu terkesan sangat mengasikkan. Tapi apakah benar demikian?

    Perlu diketahui, tidak semua lembaga pendidikan bisa memberi apa yang orang tua harapkan. Bukannya membuat anak menjadi semangat belajar, justru metode pembelajaran yang terkesan rumit bisa membuat anak-anak menjadi enggan untuk belajar.

    Ketika rasa enggan dan malas itu sudah dirasakan, maka sedikitpun sang anak tidak akan merasa nyaman dengan apa yang dia lakukan. Kegiatan belajar yang seharusnya menyenangkan, justru menjadi sebuah hal yang menakutkan bagi anak. Akibatnya, dia tidak akan bisa menyerap ilmu dan pelajaran yang diberikan oleh tenaga pendidik di tempat bimbingan itu.

    Nah, berangkat dari kasus itulah hadir sebuah lembaga bimbingan yang bernama BIBA (Bimbingan Baca dan Matematika) yang berlokasi di Tangerang. Mengusung konsep baru, lembaga bimbingan belajar ini bisa membuat kegiatan belajar anak menjadi sangat menyenangkan.

    Lembaga bimbingan ini tidak hanya menyediakan jasa pendidikan saja, tapi lebih ke pendekatan-pendekatan yang sifatnya persuasif. Para mentor dan tenaga pendidik yang cukup berpengalaman sangat mengerti apa yang menjadi kebutuhan anak. Ketika kebutuhan itu terpenuhi, maka secara otomatis semangat belajar pada anak bisa tumbuh dengan sendirinya.

    Ketika semangat belajar itu sudah mulai tumbuh. Maka anak bisa sangat menikmati proses belajar itu dengan sepenuh hati. Selain itu, sang anak juga merasa tidak ada batas antara dia dengan pendidik sehingga setiap permasalahan yang dialami, akan diutarakan untuk mencari solusi dan jalan keluarnya.

    Tentunya ini menjadi sebuah nilai positif, bukan? Sang anak bisa mencari solusi akan masalah yang dihadapi sedini mungkin. Jika terlatih sejak kecil, maka saat dewasa nanti dia akan menjadi seseorang yang memiliki kecerdasan intelektual dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi.

    Namun, lebih dari itu BIBA (Bimbingan Baca dan Matemarika) memberikan pelajaran moral yang akan berguna bagi sang anak. Adapun moral yang ditanamkan adalah nilai kejujuran, kerjasama, dan keberanian. Jadi, selain bisa berprestasi dalam bidang akademis, anak juga akan memiliki nilai moral yang sudah ditanamkan sejak dini.

    Untuk mendukung proses dan kegiatan ‘bermain sambil belajar’, lembaga bimbingan ini memberikan fasilitas yang tidak main-main. Infrastruktur yang digunakan adalah infrastruktur modern yang dikolaborasikan dengan cara konvensional. Anak akan dilatih menggunakan alat belajar yang canggih sembari mengenalkan teknologi sejak dini.

    Selain itu, demi kenyamanan anak, ruangan belajar juga difasilitasi AC dan beberapa mainan sehingga membuatnya betah berlama-lama di dalam kelas. Adapun yang difokuskan untuk anak adalah membaca dan berhitung, mulai dari mengenal huruf, mengeja, mengenal bilangan, penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, mengenal romawi, kelipatan, pangkat akar, geometri bangunan,  sistem kordinat, dan masih banyak lagi tergantung jenjang atau program yang diikuti nantinya.

    Itulah yang menjadi kekuatan dari BIBA untuk meningkatkan serta memanajemen kualitas SDM yang unggul berwawasan luas, maju, cerdas, dan bermoral.

    Jika Anda tertarik untuk menjadikan BIBA sebagai rumah belajar bagi anak, Anda bisa langsung datang ke lokasinya beralamatkan di Perum. Puri Dewata Indah, Blok AE 1 No. 8, Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang.

    Jika ingin bertanya-tanya tentang BIBA terlebih dahulu, Anda bisa menguhungi kontaknya berikut ini:

    • TLP: (021) 554-2972
    • HP: 0815 7203 9059
    • WA: 0815 7203 9059
    • BBM:589CF809