Kategori: Pendidikan

  • Contoh Kata Pengantar Laporan dan Karya Ilmiah

    Contoh Kata Pengantar Laporan dan Karya Ilmiah

    Kata Pengantar

    Kata pengantar adalah sebuah ucapan syukur atau rasa terima kasih penulis karena karya ilmiah yang ditulis telah berhasil dirampungkan. Biasanya, kata pengantar selalu diletakan pada bagian awal makalah, sebelum pendahuluan dan isi.

    Dalam kata pengantar sendiri, penulis bebas menuliskan ucapan terima kasihnya ditujukan kepada siapa saja yang dianggap turut andil dalam menyelesaikan karya yang ditulis.

    Dan yang tak kalah penting juga, dalam kata pengantar biasanya penulis juga membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi pembaca jika ada kritik atau saran guna memperbaiki karya ilmiah yang ditulis.

    Contoh Kata Pengantar

    Nah, agar lebih jelas, berikut adalah beberapa contoh kata pengantar yang baik dan benar.

    1. Contoh Kata Pengantar Karya Ilmiah

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan izin dan kekuatan kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul ’’Meningkatkan Kesadaran Sosial pada Masyarakat” tepat pada waktunya.

    Tugas ini ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Sosiologi Umum. Dan juga kami mengucapkan terimakasih kepada:

    1. Hilmawan Santoso selaku dosen pembimbing mata kuliah sosiologi umum

    2. Suhendro Rejo yang telah banyak memberikan bimbingan dan arahan kepada kami sehingga terwujudnya makalah ini.

    3. Pembimbing yang selalu memberi nasihat dan motivasi luar biasa untuk menjaga semangat kami.

    4. Semua pihak yang tidak sempat kami sebutkan satu per satu yang turut membantu kelancaran dalam penyusunan makalah ini.

    Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun sistematikanya. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan wawasan kami. Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran untuk menyempurnakan makalah ini.

    Akhirnya, kami mengharapkan semoga makalah ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi kami dan umumnya bagi pembaca (masyarakat luas).

    Jakarta,  Januari 2018

    2. Contoh Kata Pengantar Laporan PKL

    KATA PENGANTAR

    Segala puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Sehingga saya dapat membuat laporan ini sebagaimana mestinya. Saya juga sadar masih banyak kekurangan dalam Laporan Praktik Kerja Lapangan ini, oleh karenanya kritik dan saran amatlah sangat diharapkan oleh semua pihak.

    Walaupun demikian, saya telah berusaha dengan semaksimal mungkin demi kesempurnaan penyusunan laporan ini, baik dari hasil kegiatan belajar mengajar di sekolah, maupun dalam menunaikan praktik kerja di lapangan.

    Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Laporan Praktik Kerja Lapangan ini, diantaranya:

    Bapak Heru, M.Pd., selaku Kepala SMA 99 Jakarta.
    Ibu Fatma, SE., selaku Kepala Program Administrasi Perkantoran.
    Bapak H. Masduki, S.A., M.M., selaku Pimpinan Umum Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
    Bapak Anwar, S.Sos., selaku Pembimbing dari pihak instansi.
    Bapak Muhtadi, S.Pd., selaku Pembinbing dari pihak sekolah.
    Rekan se-angkatan.

    Akhir kata, saya berharap laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca serta dapat membantu bagi kemajuan serta perkembangan SMA 99 Jakarta. Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

    Jakarta,________________
    Penyusun

    Hermawan

    3. Contoh Kata Pengantar Kliping

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas semua rahmat-Nya sehingga tim kami bisa menyelesaikan tugas kliping berikut dengan judul “Mendaur Ulang Sampah Bekas” ini dengan baik. Kami berharap agar kliping ini dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran.

    Kliping yang kami buat ini tentunya masih memiliki banyak kekurangan. Atas dasar itu, kami berharap agar pembaca mau memberikan saran, masukan, dan kritiknya. Hal tersebut sangat penting untuk meningkatkan kualitas kliping kami kedepannya.

    Jakarta, Agustus 2018

    Penyusun

    4. Contoh Kata Pengantar Makalah Bahasa Indonesia

    KATA PENGANTAR

    Alhamdulillah, segala puji syukur hanya milik Allah SWT, karena izin-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Tak lupa kami kirimkan shalawat serta salam kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. Beserta keluarganya, para sahabatnya, dan seluruh insan yang dikehendaki-Nya.

    Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah Bahasa Indonesia yang kami berjudul Penggunaan Simbol dalam Berbahas (Semiotika).

    Dalam makalah ini kami menguraikan mengenai pengertian semiotika, serta struktur internal kalimat yang terdiri dari frase, klausa, dan kalimat.

    Dalam penyelesaian makalah ini, kami mendapatkan bantuan serta bimbingan dari beberapa pihak. Oleh karena itu, sudah sepantasnya jika kami mengucapkan terima kasih kepada.

    • DR. Fauzi, S.Pd. M.Pd., selaku dosen mata kuliah Bahasa Indonesia.
    • Orang tua kami yang banyak memberikan semangat dan bantuan, baik moril maupun materil.
    • Semua pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan makalah ini.
    • Rekan se-angkatan.

    Kami cukup menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun demi perbaikan makalah mendatang. Harapan kami semoga makalah ini bermanfaat dan memenuhi harapan berbagai pihak.

    Jakarta, 2018

    Penyusun

    5. Contoh Kata Pengantar Proposal

    KATA PENGANTAR

    Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat limpahan rahmat dan karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam makalah ini kami membahas mengenai hubungan budaya dan sosial.
    Makalah ini dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk sehingga dapat selesai dengan baik. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.

    Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu, kami mengharapkan saran serta kritik yang dapat membangun kami ke depannya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.

    Jakarta, 2018

    Penyusun

    Nah, itulah penjelasan dan contoh kata pengantar yang baik dan benar. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Pengertian Teks Negosiasi dan Contohnya

    Pengertian Teks Negosiasi

    Pengertian teks negosiasi secara umum adalah sebuah teks berbahasa Indonesia yang sifatnya adalah interaksi sosial untuk mendapatkan atau mencapai kesepakatan bersama.

    Nantinya, kedua belah pihak akan mendapatkan hak masing-masing sesuai dengan kesepakatan tersebut yang tidak boleh disesali atau dipermasalahkan pada kemudian hari.

    Biasanya, teks negosiasi ini digunakan dalam bentuk tawar menawar antara pedagang dan pembeli.

    Walau tidak selalu begitu, tapi teks negosiasi paling banyak digunakan untuk aktivitas jual beli.

    Sebab, berdialog dalam jual beli termasuk dialog atau teks negosiasi yang paling banyak serta sering terjadi.

    Struktur teks negosiasi

    Orientasi: Pada bagian orientasi, umumnya memuat kalimat atau dialog pembuka. Biasanya salah satu negosiator akan mengucap salam untuk mengawali proses negosiasi.

    • Permintaan: Setelahnya, negosiator akan meminta suatu barang atau jasa kepada pihak lainnya.
    • Pemenuhan : Lalu, pihak lainnya akan memenuhi permintaan negosiator tadi.
    • Penawaran: Di sinilah awal mula terjadi negosiasi yang lumayan rumit dan sengit, biasanya berlangsung agak panjang.
    • Persetujuan: Setelah melakukan negosiasi panjang, akhirnya kedua belah pihak mendapatkan sebuah kesepakatan yang disetujui bersama.
    • Penutup: Biasanya dalam tahapan ini, kedua belah pihak akan mengucapkan terima kasih dan ucapan baik lainnya.

    Contoh teks negosiasi

    Berikut ini adalah beberapa contoh teks negosiasi, antara lain:

    Contoh Teks Negosiasi Jual Beli

    Terjadi negosiasi antara penjual HP dengan Andi. Andi ingin membeli HP untuk bermain game dengan harga sekitar Rp.3.200.000.


    Penjual : “Selamat siang mas, ada yang bisa saya bantu?”
    Andi     : “Saya lagi cari HP game nih mas”
    Penjual : “HP game ya mas? kami ada produk baru dan masih promo mas”
    Andi     : “Wah, tapi modelnya kurang bagus, ada yang lain?”
    Penjual : “Ada mas, ini produk keluaran lama sih, tapi tetep mantep buat game”
    Andi       : “Nah ini modelnya saya suka, berapa harganya?”
    Penjual : “Karena produk lama, nggak ada promonya mas, pas 3,2 juta”
    Andi       : “Saya Cuma ada uang 3 juta nih, nggak boleh kurang ya?”
    Penjual : “Kalau 3 juta yang tadi mas, kalau yang ini gak bisa”
    Andi       : “Tapi, saya sukanya yang ini”
    Penjual : “Yaudah gini aja mas, karena masnya udah seneng juga, tak turunin jadi 3,1 juta gimana”
    Andi       : “Gak ada mas, budget saya Cuma 3 juta kok”
    Penjual : “yaudah deh, bentar ya saya siapkan dulu”
    Andi       : “Oke, makasih mas”

    Contoh Teks Negosiasi Singkat

    Suatu pagi di pasar tradisional, Ibu Fatma Fatma ingin membeli ayam dan terjadilah negosiasi antara pedagang ayam dengan Ibu Fatma Fatma.

    Ibu Fatma            : “Pak saya mau beli ayam, berapa ya harganya?”
    Penjual Ayam    : “Harganya Rp.45.000/kg bu, mau berapa kilo?”
    Ibu Fatma            : “Kok mahal pak, kemarin harganya gak segitu”
    Penjual                 : “Ya buk, naiknya baru tadi pagi, saya cuma ambil untung sedikit bu”
    Ibu Fatma            : “Saya beli 2 kg Rp.75.000 boleh nggak?”
    Penjual                 : “waduh, gak nyampe untung bu”
    Ibu Fatma            : “Kalau nggak boleh saya gak jadi beli”
    Penjual                 : “Yaudah yaudah, bentar tak bungkusin dulu”
    Ibu Fatma            : “Terima kasih pak”

  • Pengertian Teks Eksposisi Beserta Jenis dan Contohnya

    Pengertian Teks Eksposisi Beserta Jenis dan Contohnya

    Pengertian Teks Eksposisi

    Teks eksposisi adalah teks yang berisi paragraf atau karangan yang mana isinya terkandung sejumlah pengetahuan serta informasi yang disajikan secara singkat, padat, akurat, dan tentunya mudah untuk dipahami.

    Paragraf atau teks eksposisi memiliki sifat yang real, nyata, dan ilmiah sehingga bisa dikatakan sebagai teks nonfiksi.

    Sehingga kita bisa menemukan teks eksposisi pada beberapa karya tulis seperti majalah, koran, ataupun media online yang sifatnya mengupas fakta dalam bentuk tulisan yang sesingkat-singkatnya dengan data yang dapat dipercaya.

    Ada banyak bidang yang bisa dibahas dan dijadikan teks eksposisi, mulai dari pendidikan, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan masih banyak lagi.

    Hampir semua bidang kajian bisa dijadikan teks eksposisi karena kembali pada hakikat dan tujuan utamanya, yaitu memaparkan informasi tertentu kepada pembaca untuk menambah pengetahuan serta wawasan.

    Ciri-Ciri Teks Eksposisi

    Untuk ciri-cirinya, teks eksposisi memiliki ciri khusus yang tidak dimiliki oleh teks lainnya.

    Ciri-ciri ini juga sebagai penanda dan pembeda, apakah teks tersebut benar-benar eksposisi atau tidak. Untuk lebih jelas, berikut adalah ciri-cirinya.

    • Selalu bersifat nonfiksi
    • Memaparkan informasi atau pengetahuan tentang sebuah hal
    • Sifat atau gaya bahasa cukup persuasif
    • Menggunakan bahasa baku, formal, dan ilmiah
    • Penulisan bersifat netral, alias tidak pernah memihak
    • Menggunakan fakta sebagai data

    Struktur Teks Eksposisi

    Untuk strukturnya sendiri, teks eksposisi hampir sama dengan jenis tulisan lain.

    Hanya saja, ada 4 bagian penting yang harus diperhatikan, yaitu pembukaan, isi, argumen, dan penegasan. Agar lebih jelas, berikut adalah susunan serta struktur teks eksposisi.

    Pembukaan

    Pada tahapan awal ini, teks eksposisi biasanya berisi dengan rumusan masalah yang akan dirangkum dengan sesingkat-singkatnya.

    Masalah yang terjadi akan diangkat dan dibahas untuk mmeberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat luas.

    Isi

    Selanjutnya, teks eksposisi berisi thesis atau isi. Dalam isi, akan dibahas mengenai pokok permasalahan yang lebih mendetail.

    Biasanya menggunakan/mengutip kata ahli/narasumber agar lebih terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan.

    Argumentasi

    Setelah menjelaskan penuturan dari narasumber, selanjutnya akan ada argumentasi. Pada tahapan ini, akan ada bukti-bukti relevan yang mendukung dari isi teks eksposisi itu sendiri.

    Bukti-bukti tersebut haruslah berupa fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti tempat kejadian, waktu, dan sebagainya.

    Penegasan

    Dan yang terakhir adalah penegasan. Kalau disederhanakan, struktur ini lebih condong kepada kesimpulan dari teks eksposisi itu sendiri.

    Nantinya penulis akan menyampaikan dengan bahasa yang lebih singkat karena hanya berisi kesimpulan saja.

    Jenis-jenis teks eksposisi

    • Teks eksposisi proses
    • Teks eksposisi klasifikasi
    • Teks eksposisi pertentangan
    • Teks eksposisi Ilustrasi
    • Teks eksposisi Analisis
    • Teks eksposisi perbandingan
    • Teks eksposisi berita

    Contoh teks eksposisi

    Contoh teks eksposisi : Manfaat Tanaman Mahkota Dewa

    Thesis (isi):

    Tanaman obat mahkota dewa sudah dikenal dan populer sejak zaman nenek moyang. Tanaman obat ini memiliki segudang khasiat untuk menyembuhkan luka, baik luka luar maupun dalam, serta menjaga kesehatan tubuh.

    Argumetasi:

    Dengan begitu banyaknya khasiat dalam tanaman ini, maka banyak sekali produk kesehatan yang menggunakannya sebagai bahan dasar.

    Menurut beberapa ahli, tanaman mahkota dewa memiliki banyak sekali manfaat yang tidak pernah terduga sebelumnya, meliputi:

    Tanaman ini bisa mencegah berbagai jenis penyakit kanker, seperti kanker paru, kanker otak, bahkan kanker rahim.

    Tanaman obat mahkota dewa juga dapat mengobati beberapa penyakit musiman seperti diare, malaria, gatal gatal, sakit perut, dan sebagainya.

    Penegasan Ulang:

    Berdasarkan penelitian para ahli tersebut, bisa disimpulkan bahwa tanaman obat mahkota dewa tidak hanya bisa menyembuhkan penyakit dalam saja, tapi juga penyakit luar.

    Tidak ada efek samping serius yang ditimbulkan oleh tanaman ini karena sifatnya alami.

  • 9 Pengertian Sosiolinguistik Menurut Para Ahli

    9 Pengertian Sosiolinguistik Menurut Para Ahli

    Pengertian Sosiolinguistik

    Sosiolinguistik adalah ilmu antardisiplin antara sosiologi dan linguistik, yaitu penggabungan dua bidang ilmu empiris yang mempunyai kaitan sangat erat dalam satu bidang kajian. Lantas, apa makna dari sosiologi dan linguistik itu sendiri?

    Secara sederhana, sosiologi bisa dijelaskan sebagai kajian yang objektif dan ilmiah mengenai manusia di dalam masyarakat, yang menyangkut induvidu, lembaga-lembaga, dan proses sosial yang ada di dalam masyarakat.

    Sosiologi berupaya mengetahui bagaimana proses masyarakat itu terjadi, berlangsung, dan tetap ada sampai saat ini.

    Sebab, dalam kehidupan sosial selalu ada permasalahan yang harus dicari tahu bagaiamana solusinya sehingga tidak terjadi konflik yang serius dalam kehidupan bermasyarakat.

    Sedangkan linguistik sendiri merupakan ilmu yang mempelajari tentang bahasa, di mana bahasa teramat penting dalam kehidupan sehari-hari.

    Baik itu berupa tatanan ataupun sistematika pelafalan, dijelaskan secara rinci dalam bidang kajian linguistik.

    Ada juga yang menyebutkan jika sosiolinguistik adalah ilmu yang interdisipliner. Artinya, dalam istilah linguistik-sosial (sosiolinguistik), kata sosio sendiri adalah aspek utama yang menjadi rujukan penelitian dan merupakan ciri umum bidang keilmuan itu.

    Linguistik dalam hal ini juga berciri sosial sebab bahasa pun berciri sosial, yaitu bahasa dan strukturnya hanya dapat berkembang dalam suatu masyarakat tertentu.

    Aspek sosial dalam hal ini mempunyai ciri khusus, misalnya ciri sosial yang spesifik dan bunyi bahasa dalam kaitannya dengan fonem, morfem, kata, kata majemuk, dan kalimat.

    Pengertian Sosiolinguistik Menurut Para Ahli

    Agar lebih jelas, berikut adalah beberapa pengertian sosiolinguistik menurut para ahli.

    1. Sumarsono (2007:2)

    Mendefinisikan sosiolinguistik sebagai linguistik institusional yang berkaitan dengan pertautan bahasa dengan orang-orang yang memakai bahasa itu.

    2. Abdul Chaer (2004:2)

    Berpendapat bahwa intinya sosiologi itu adalah kajian yang objektif mengenai manusia di dalam masyarakat, mengenai lembaga-lembaga, dan proses sosial yang ada di dalam masyarakat, sedangkan pengertian linguistik adalah bidang ilmu yang mempelajari bahasa atau bidang ilmu yang mengambil bahasa sebagai objek kajiannya.

    Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa sosiolinguistik adalah bidang ilmu antardisiplin yang mempelajari bahasa dalam kaitannya dengan penggunaan bahasa itu di dalam masyarakat.

    3. Rafiek (2005:1)

    Mendefinisikan sosiolinguistik sebagai studi bahasa dalam pelaksanaannya itu bermaksud/bertujuan untuk mempelajari bagaimana konvensi-konvensi tentang relasi penggunaan bahasa untuk aspek-aspek lain tentang perilaku sosial.

    4. Wijana (2006:7)

    Berpendapat bahwa sosiolinguistik merupakan cabang linguistik yang memandang atau menempatkan kedudukan bahasa dalam hubungannya dengan pemakai bahasa itu di dalam masyarakat.

    Pendapat tersebut pada intinya berpegang pada satu kenyalaan bahwa dalam kehidupan bermasyarakat manusia tidak lagi sebagai individu, akan tetapi sebagai masyarakat sosial.

    5. Booiji (Rafiek, 2005:2)

    Mendefinisikan sosiolinguistik sebagai cabang linguistik yang mempelajari faktor-faktor sosial yang berperan dalam pemakaian bahasa dan yang berperan dalam pergaulan.

    6. Nababan

    Mengatakan bahwa sosiolinguistik merupakan pengkajian bahasa dengan dimensi kemasyarakatan.

    7. Bram & Dickey, (ed. 1986:146)

    Menyatakan bahwa Sosiolinguistik megkhususkan kajiannya pada bagaimana bahasa berfungsi di tengah masyarakat. Mereka menyatakan pula bahwa sosiolinguistik berupaya menjelaskan kemampuan manusia menggunakan aturan-aturan berbahasa secara tepat dalam situasi-situasi yang bervariasi.

    8. Kridalaksana (1978: 94)

    Sosiolinguistik lazim didefinisiksn sebagai ilmu yang mempelajari ciri dan berbagai variasi bahasa di dalam masyarakat bahasa.

    9. C.Criper dan H.G.Widdowson dalam J.P.B Allen dan S.Piet Corder (1975: 156)

    Sosiolinguistcs is the study of language operation, it’s purposeis to investigatehow the convention of the language use relate to other aspects of social behavior.

    Artinya, sosiolinguistik adalah kajian bahasa dalam penggunaannya, dengan tujuan untuk meneliti bagaimana konvevsi pemakaian bahasa berhubungan dengan aspek-aspek laindari timgkah laku sosial.

    Nah, itulah pengertian sosiolinguistik menurut para ahli. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/.

  • Godong Lemes, Kebudayaan Berorganisasi Asli Banyuwangi

    Godong Lemes, Kebudayaan Berorganisasi Asli Banyuwangi

    Bicara tentang kebudayaan dan adat-istiadat, tentu saja setiap daerah memiliki budaya dan adatnya masing-masing.

    Sebab, kebudayaan itu lahir dari buah pikir, ide, opini, serta kebiasaan masyarakat yang diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.

    Ada budaya yang sudah dikenal dan bahkan dilestarikan sampai sekarang. Namun, ada pula kebudayaan yang sudah tak terlihat lagi, alias tak jelas juntrungannya.

    Hal itu adalah hal yang wajar, mengingat begitu banyaknya jumlah kebudayaan yang tercipta, jadi tidak semua bisa dijaga.

    Selain itu, penikmat serta pegiat budaya juga semakin tergerus jumlahnya, banyak generasi penerus yang enggan, bahkan tidak mau meneruskan apa yang sudah dibuat oleh orang terdahulu.

    Padahal, kebudayaan adalah salah satu wujud, bentuk, dan aset Negara yang tidak dimiliki oleh bangsa lainnya.

    Bicara tentang budaya yang mulai luntur tentu saja tidak terhitung jumlahnya, salah satu contoh adalah Godong Lemes yang berasal dari Kota Gandrung, Banyuwangi.

    Ya, mungkin sebagian dari kita, khususnya anak muda tidak mengetahui apa itu Godong Lemes.

    Dikutip dari berbagai sumber, Godong Lemes disebut sebagai kebudayaan masyarakat Banyuwangi zaman dulu dalam berorganisasi.

    Kabarnya, kebudayaan berorganisasi ini sudah ada sejak tahun 1963-an silam, yang berlangsung di Sawahan, Kelurahan Pengantigan Banyuwangi.

    Jadi, secara garis besar, Godong Lemes adalah sebuah perkumpulan sosial yang beranggotakan kepala keluarga lelaki atau lelaki dewasa di wilayah Sawahan dan merembet ke sekitarnya.

    Mereka berkumpul secara insidentil bila ada anggotanya yang akan mempunyai hajat: mengawinkan atau menyunatkan anak serta sanak saudara.

    Perkumpulan ini bisa dilakukan pada tempat tertentu, namun umumnya para lelaki dewasa tersebut akan melakukan musyawarah di kediaman yang punya hajat.

    Adapun pembahasan ketika mereka berkumpul adalah tiada lain hanya untuk urusan bersama yang meliputi toleransi, tenggang rasa, gotong royong, seperti sifat-sifat dasar yang diajarkan oleh nenek moyang kita.

    Tak kalah penting pula, para warga yang berkumpul tersebut juga akan memberikan sedikit materi yang dimiliki, alias iuran.

    Jumlahnya tidak ditentukan, tapi seikhlas dan semampunya. Tentu saja ini merupakan bentuk toleransi dan kepedulian sosial yang teramat baik, bukan?

    Tidak sampai di situ saja, saat berkumpul ada kelakar dan candaan yang dilontarkan kepada tuan rumah yang akan segera melakukan hajat.

    Namun, lebih menarget kepada sosok atau seseorang yang akan dihajatkan. Guyonan khas Banyuwangi akan keluar dari lisan mereka, tujuannya tidak lain hanya untuk melatih mental serta menambah keakraban.

    Kabar terkini mengatakan jika kebudayaan berorganisasi Godong Lemes dibentuk oleh Almarhum Bapak Bacar Am dan Buang Asmono pada tahun 1963-an.

    Walau sudah tidak seramai dulu, tapi budaya ini masih bertahan hingga sekarang, meskipun hanya segelintir orang yang melakukannya dan tanpa pernah dipublikasikan.

    Kebudayaan berorganisasi ini juga terbilang cukup unik dan memiliki karakteristik, misalnya bila ada anggota Godong Lemes yang mempunyai anak 9 (Sembilan), maka dia berhak untuk didatangi anggota sebanyak 9 (sembilan) kali bila mempunyai hajat.

    Jadi, tidak ada istilah hitung-hitungan, berapapun anaknya, warga tetap akan membantu sebagai wujud toleransi yang luhur.

    Disadur dari tulisan Elvin Hendratha

  • Makna Kemerdekaan dari Sudut Pandang Pendidikan

    Tepat pada tanggal 17 Agustus, kita semua wajib berbahagia untuk merayakan kemerdekaan yang telah berhasil direbut oleh para pahlawan, puluhan tahun lalu.

    Tidak lupa juga, kita harus mengenang jasa-jasa para pahlawan, sebab tanpa kegigihan dan pengorbanan mereka, kita semua tidak akan bisa merasakan kemerdekaan seperti saat ini.

    Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menghargai jasa pahlawan yang telah gugur. Salah satunya adalah dengan berprestasi dan berkarya agar Indonesia semakin maju dan diakui di mata dunia. Sebab, bangsa yang besar adalah bangsa yang penuh karya, bukan rekayasa, ataupun drama.

    Oleh karenanya, sebagai generasi muda, tidak seharusnya kita berleha-leha karena menganggap kemerdekaan sudah final.

    Sebab, jika diartikan dengan sudut pandang yang lebih luas, merdeka bukan hanya sekedar terbebas dari belenggu penjajah, tapi masih banyak makna lain di dalamnya.

    Salah satu contoh kemerdekaan di zaman ini adalah terbebas dari kebodohan dan kesenjangan. Jika kita bisa menelaah lebih luas dengan sudut pandang berbeda, maka kita bisa mengartikan kebodohan sebagai penjajah diri, khususnya otak kita.

    Dengan dijajah oleh kebodohan, bagaimana kita bisa mencipta sebuah karya? Padahal, cara agar bangsa menjadi besar dan diakui adalah karena karyanya.

    Maka dari itu, ganyang kebodohan dengan pendidikan. Apapun alasannya, bodoh adalah sebuah alasan. Karena setiap manusia terlahir pintar karena memiliki akal serta pikiran, bukan hanya nafsu belaka.

    Jadi, alangkah sangat disayangkan jika modal kepintaran itu harus hangus dihantam oleh penjajah, yakni kebodohan, bukan?

    Ucapan Hari Kemerdekaan Indonesia

    Nah, untuk meramaikan Hari Kemerdekaan Indonesia, berikut adalah beberapa ucapan kemerdekaan yang bisa kita gunakan untuk saling berbagi kebahagiaan di hari yang penuh makna itu.

    “Tidak ada kata yang lebih pantas terucap selain bangga, tidak ada tindakan yang lebih pantas selain membusungkan dada, dan tidak ada ucapan yang lebih pantas selain syukur kepada sang Maha Pencipta karena telah terlahir sebagai warga Negara Indonesia”

    “Nasib bangsa kita tak akan berubah
    Jika kita tak merubahnya
    Mari sama-sama berjuang
    Memperbaiki diri agar bermanfaat untuk negeri
    Selamat HUT ke-73 Kemerdekaan Indonesia
    Sekali merdeka, tetap merdeka!”

    “17 Agustus itu bukan hanya sekedar balap karung
    main Petasan atau Konvoi di keliling kota,
    Tapi 17 agustus itu persatuan bangsa”

    “Aku Cinta Indonesia.
    Negeri ini adalah negeri yang elok.
    Penuh warna dan keindahan.
    Negeri ini adalah negeri yang makmur.
    Tanah tumpah darahku yang mulia.
    Jayalah Negeriku… Indonesia”

    “Apabila dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”

    “Nasionalis yang sedjati, jang nasionalismenya itu bukan timbul semata-mata suatu copie atau tiruan dari nasionalisme barat akan tetapi timbul dari rasa tjinta akan manusia dan kemanusiaan”

    “Merah darahku adalah ungkapan bahwa semangat yang berkorbar tidak akan padam hingga tetesan darah terakhir, dan putih tulangku adalah mental baja yang tidak akan pernah pudar walau panasnya peluru menembus tubuh”

    “Jasa pahlawan, jasa penuh kenangan.
    Jasa yang tak akan mampu dibeli dengan harta,
    Jasa yang punya tujuan “Merdeka atau Mati”,
    Saudaraku, mari kita bangkit bersama.
    Membangun negeri tercinta”

    “Tetaplah menjadi satu.
    Jangan sampai ingin terpecah.
    Gapai angan dan citamu di masa depan yang cerah.
    Raih prestasi terbaikmu, dan
    Buat bangsa ini pun bangga”

    “Kau tuliskan arti sebuah perjuangan dan arti sebuah kemerdekaan di tanah ibu pertiwi dengan tetesan darah dan keringan penuh rasa cinta, Kau ukirkan dalam benak-benak generasi bangsa tentang pentingnya sebuah kesungguhan dan pengorbanan untuk mencapai kemerdekaan. Walau tubuhmu kini sudah terkubur tanah, namun nama dan jasa mulia tetap hidup dalam hati kami dan dalam berkibarnya sang bendera merah putih tercinta”

  • Hebat, Tersebar Video Seorang Ibu Menggoreng Pisang Menggunakan Tangan

    Bicara tentang media sosial memang tidak akan pernah ada habisnya. Setiap hari selalu saja bermunculan hal-hal baru dari warganet yang berpotensi mengundang viral. Hal baru tersebut bisa berupa komedi, tragi, romantis, bahkan juga kejadian aneh yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

    Seperti sebuah fenomena yang terjadi beberapa waktu lalu, yaitu sebuah video viral seorang ibu yang bisa memasak gorengan dengan tangannya. Video tersebut datang dari Gorontalo, di mana ada seorang ibu penjual gorengan dengan santainya menggoreng pisang dan sebagainya hanya dengan menggunakan tangan tanpa alat bantu.

    Tentu saja hal ini menjadi sebuah hal yang unik bagi kebanyakan orang. Sebab, jangankan memasukkan tangan ke dalam minyak panas, terkena cipratannya saja sudah memberi rasa panas dan sakit. Namun, berbeda dengan ibu yang satu ini.

    Dia memang telah terkenal sejak dulu sebagai penjual gorengan. Aksinya ini sudah dilakukan bertahun-tahun sehingga dia cukup tersohor dan aksinya sering diunggah di berbagai media sosial. Bagi Anda yang penasaran dengan aksi hebat ibu penjual gorengan ini, berikut videonya.

  • Pengertian Hipotesis Beserta Tujuan dan Manfaatnya

    Pengertian Hipotesis

    Bicara mengenai istilah hipotesis, sampai saat ini banyak yang mengatakan jika hipotesis merupakan jawaban sementara yang hendak diuji kebenarannya.

    Jawaban itu bisa berdasarkan pola atau sekup yang sedang dikaji untuk keperluan penelitian dalam menguji suatu hal.

    Namun, tidak semua penelitian memerlukan hipotesis, biasanya penelitian yang bersifat eksploratif dan deskriptif adalah penilitian yang tidak memerlukan hipotesis.

    Selain itu, mungkin lebih memerlukan hipotesis karena tidak terpaku dengan teori mendasar atau teori paten lainnya.

    Hipotesis memungkinkan kita menghubungkan teori dengan pengamatan atau pengamatan dengan teori. Hipotesis mengemukakan pernyataan tentang harapan peneliti mengenai hubungan-hubungan antara variabel-variabel dalam persoalaan.

    Jadi, bisa disimpulkan bahwa hipotesis adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian.

    Dikatakan sementara karena jawaban yang diberikan melalui hipotesis baru didasarkan teori dan belum menggunakan fakta.

    Hipotesis menjadi teruji apabila semua gejala yang timbul tidak bertentangan dengan hipotesis tersebut.

    Menurut Suharsimi Arikunto (2006:71) berpendapat bahwa hipotesis adalah suatu jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian, sampai terbukti melalui data yang terkumpul.

    Macam-macam hipotesis

    1. Hipotesis Deskriptif

    Hipotesis deskripsif adalah sebuah dugaan atau jawaban sementara terhadap masalah deskriptif yang berhubungan dengan variabel tunggal/mandiri.

    2. Hipotesis Komparatif

    Hipotesis komparatif merupakan dugaan atau jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang mempertanyakan perbandingan (komparasi) antara dua variabel penelitian.

    3. Hipotesis Asosisatif

    Hipotesis asosiatif merupakan sebuah dugaan atau jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang mempertanyakan hubungan (asosiasi) antara dua variabel penelitian.

    Tujuan dan Manfaat Hipotesis

    • Menjelaskan masalah penelitian.
    • Menjelaskan variabel-variaebl yang akan di uji.
    • Pedoman untuk memilih metode analisis data.
    • Dasar untuk membuat kesimpulan penelitian.
    • Memberikan penjelasan tentang gejala-gejala serta memudahkan perluasan pengetahuan dalam suatu bidang.
    • Mengemukakan pernyataan tentang hubungan dua konsep yang secara langsung dapat diuji dalam penelitian.
    • Memberikan arah penelitian.
    • Memberi kerangka pada penyusunan kesimpulan penelitian.
  • Pengertian Perpustakaan Serta Perannya dalam Dunia Pendidikan

    Pengertian Perpustakaan

    Secara umum, perpustakaan bisa diartikan sebagai sebuah tempat atau wadah yang menyediakan berbagai macam koleksi buku, mulai dari buku fiksi, non fiksi, jurnal, dan sebagainya.

    Perpustakaan sendiri disusun sedemikian rupa agar posisi buku tidak tercampur aduk dengan buku lainnya.

    Sebab, dalam ilmu pustakawan, ada cara sendiri dalam menata buku tersebut sesuai dengan kode yang belaku.

    Perpustakaan Menurut Ahli

    Dikutip dari pandangan Sutarno NS, mengatakan bahwa perpustakaan adalah mencakup suatu ruangan, bagian dari gedung / bangunan atau gedung tersendiri yang berisi bukubuku koleksi, yang diatur dan disusun demikian rupa. Sehingga mudah untuk dicari dan dipergunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh pembaca.

    Lebih dalam lagi, perpustakaan juga bisa dikatakan sebagai unit kerja dari sebuah lembaga pendidikan yang ditujukan untuk mendukung segala aktivitas belajar mengajar. Maka tak heran, jika di setiap sekolah maupun Universitas selalu tersedia perpustakaan.

    Manfaat Perpustakaan

    Pengelolanya pun salah satu orang dari lembaga itu. Kadang pula, ada salah satu murid atau Mahasiswa yang bertugas menjaga perpustakaan dengan upah sesuai dengan kesepakatan.

    Jika pada Universitas, biasanya perpustakaan dipenuhi dengan buku bacaan yang bisa dijadikan referensi bagi Mahasiswa dalam mengerjakan tugas maupun tugas akhir (skripsi).

    Biasanya juga, setiap Mahasiswa yang sudah lulus akan menghibahkan satu bundle skripsinya kepada perpustakaan sebagai bahan referensi bagi adik tingkat yang ingin mengkaji hal serupa.

    Namun, seiring perkembangan zaman, perpustakaan pun mengalami perubahan secara berangsur-angsur.

    Perubahan itu berupa tata ruangan, penataan rak, cara registrasi, cara peminjaman, hingga cara penyimpanan buku itu sendiri.

    Perubahan ini sangat diperlukan, sebab mengingat minat baca yang semakin menurun, pihak lembaga pun harus memerhatikan bagaimana cara menata perpustakaan agar menjadi lebih menyenangkan.

    Dengan suasana yang menyenangkan, maka akan membuat banyak pelajar yang semakin betah dan berlama-lama di perpustakaan.

    Semakin betah di perpustakaan, maka semakin banyak pula buku yang dibaca. Oleh karenanya, perubahan itu perlu jika untuk hal yang positif, misalnya meningkatkan minat baca seseorang.

  • Pengertian Karya Fiksi Menurut Para Ahli

    Pengertian Karya Fiksi Menurut Para Ahli

    Pengertian Karya Fiksi Menurut Para Ahli

    Kata fiksi (fiction) diturunkan dari bahasa Latin fictio, ficturn yang berarti membentuk, membuat, menciptakan.

    Fiksi adalah sesuatu yang dibentuk, dibuat, diciptakan, dan diimajinasikan. Karya fiksi contohnya seperi cerpen, novel, roman, dongeng, gurindam, dan sebagainya.

    Untuk lebih jelas, berikut adalah definisi fiksi dari para ahli:

    1. Menurut Abrams

    Istilah fiksi merupakan karya naratif yang isinya tidak menyaran pada kebenaran sejarah tetapi suatu yang benar ada dan terjadi di dunia nyata sehingga kebenarannya pun dapat dibuktikan dengan data empiris.

    Yang membedakan karya fiksi dengan karya nonfiksi yaitu tokoh, peristiwa dan tempat yang disebut-sebut dalam karya fiksi bersifat imajinatif sedangkan pada karya nonfiksi bersifat faktual.

    2. Menurut Altenbernd dan Lewis

    Fiksi dapat diartikan sebagai prosa naratif yang bersifat imajinatif, namun biasanya masuk akal dan mengandung kebenaran yang mendramatisasi hubungan-hubungan antar manusia.

    Pengarang mengemukakan hal itu berdasarkan pengalaman dan pengamatannya terhadap kehidupan.

    Namun, hal itu dilakukan secara selektif dan dibentuk sesuai dengan tujuannya yang sekaligus memasukan unsur hubungan dan dengan penerangan terhadap pengalaman kehidupan manusia.

    3. Menurut Krismarsanti

    Pengertian fiksi menurut Krismarsanti adalah karang yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang.

    4. Wellek dan Warren

    Fiksi adalah bangunan struktur yang koheren, dan tetap mempunyai tujuan estetik.

    5. Nurgiantoro

    Fiksi adalah sebagai prosa naratif yang memiliki sifat imajinatif. Akan tetapi biasanya masuk akal dan mengandung kebenaran yang mendramatisasikan hubungan-hubungan antarmanusia.

    6. Thani Ahmad

    Definisi fiksi menurut Thani Ahmad adalah cerita naratif yang timbul dari imajinasi pengarang dan tidak memperdulikan fakta sejarah.

    Itulah beberapa definisi karya fiksi menurut para ahli dalam dunia sastra. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/