Kategori: Sastra

  • Pengertian Prosa, Jenis dan Contohnya

    Pengertian Prosa, Jenis dan Contohnya

    Pengertian Prosa

    Kata prosa berasal dari bahasa latin yang artinya “terus terang”. Sehingga setiap jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta, ide, dan peristiwa.

    Oleh karenanya, prosa juga dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.

    Secara umum, prosa adalah karya sastra dalam bentuk bahasa yang terurai dan tidak terikat oleh rima, ritma, jumlah baris, atau aturan-aturan lainnya.

    Prosa juga bisa juga diartikan sebagai jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar.

    Serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya atau bisa juga diartikan sebagai hasil karya sastra lisan dan tulisan yang panjang, baik yang berbentuk cerita ataupun bukan cerita.

    Unsur Intrinsik Prosa

    Adapun unsur intrinsik prosa adalah sebagai berikut.

    1. Tema, adalah inti dari cerita atau prosa.
    2. Amanat atau pesan, yaitu nasehat yang hendak disampaikan kepada pembaca.
    3. Plot atau alur, adalah rangkaian peristiwa yang membentuk cerita.
    4. Karakteristik atau penokohan, adalah cara-cara pengarang menggambarkan watak pelaku.
    5. Sudut pandang, adalah cara pengarang menempatkan diri.
    6. Sudut pandang orang pertama, adalah pengarang sebagai pelaku.
    7. Sudut pandang orang ketiga, adalah pengarang tidak menjadi pelaku.
    8. Latar atau seting, adalah gambaran atau keterangan mengenai tempat, waktu, situasi atau suasana berlangsungnya peristiwa.
    9. Gaya bahasa, adalah corak pemakaian bahasa.

    Jenis Jenis Prosa

    Prosa dibagi menjadi dua, yaitu prosa lama dan prosa baru. Adapun penjelasannya sebagai berikut.

    A. Prosa Lama

    Prosa lama adalah prosa nusantara yang belum terpengaruhi budaya luar sehingga ide cerita atau cara penyampaian ceritanya masih khas Nusantara. Selain ditulis, prosa lama juga sering dilafalkan secara verbal.

    Contoh Prosa Lama

    Bentuk-bentuk prosa lama adalah sebagai berikut.

    1. Hikayat

    Hikayat adalah prosa lama yang sifatnya fiktif dengan mengisahkan tentang kehidupan para dewa, dewi, bidadari, pangeran, puteri, atau raja-raja yang mempunyai kekuatan gaib.

    Hikayat identik dengan karya sastra yang menceritakan tentang kesaktian yang dimiliki seseorang, walaupun sebenarnya hal tersebut hanyalah imajinasi belaka.

    Hikayat banyak mengambil tokoh-tokoh dalam sejarah.

    Contoh hikayat: Hikayat Hang Tuah, Kabayan, si Pitung, Hikayat si Miskin, Hikayat Indra Bangsawan, Hikayat Panji Semirang, Hikayat Raja Budiman.

    2. Sejarah

    Sejarah (tambo) adalah salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah berdasarkan fakta. Biasanya berisikan silsilah para raja.

    Contohnya : Sejarah Melayu karya datuk Bendahara Paduka Raja alias Tun Sri Lanang yang ditulis tahun 1612.

    3. Kisah

    Kisah adalah cerita tentang cerita perjalanan, pelayaran, perjuangan, dan pengembaraan orang jaman dulu yang suka keliling dari suatu tempat ke tempat lain dengan maksud dan tujuan tertentu.

    Contoh : Kisah Perjalanan Abdullah ke Negeri Kelantan, Kisah Abdullah ke Jedah.

    4. Dongeng

    Dongeng adalah suatu cerita yang bersifat khayal atau imajinasi. Dongeng memiliki banyak ragam, diantaranya:

    • Fabel

    Fabel adalah cerita lama yang menceritakan tentang kehidupan binatang sebagai lambang pengajaran moral sehingga cerita fabel biasa disebut sebagai cerita binatang.

    Contoh : Kancil dengan Buaya, Kancil dengan Harimau, dan masih banyak lagi.

    • Mite (mitos)

    Mitos adalah cerita yang berhubungan dengan kepercayaan terhadap sesuatu benda atau hal yang dipercayai mempunyai kekuatan gaib.

    Contoh : Nyai Roro Kidul, Harimau Jadi-Jadian, Kelambai, dan lain-lain.

    • Legenda

    Legenda adalah cerita lama yang mengisahkan tentang riwayat terjadinya sebuah tempat atau wilayah.

    Contoh : Legenda Banyuwangi, Tangkuban Perahu, Legenda Alas Purwo, dan lain-lain.

    • Sage

    Sage adalah cerita lama berhubungan dengan sejarah yang menceritakan keberanian, kepahlawanan, dan kesaktian seseorang.

    Contoh : Calon Arang, Ciung Wanara, Airlangga, dan lain-lain.

    • Parabel

    Parabel adalah cerita rekaan yang menggambarkan sikap moral atau keagamaan dengan menggunakan ibarat atau perbandingan.

    Contoh : Kisah Para Nabi, Hikayat Bayan Budiman, Bhagawagita, dan lain-lain.

    • Dongeng jenaka

    Dongeng jenaka adalah cerita tentang tingkah laku orang bodoh, malas atau cerdik dan masing-masing dikemas secara jenaka atau lucu. Sehingga dongeng jenaka sifatnya adalah untuk hiburan.

    5. Cerita Berbingkai

    Cerita berbingkai adalah cerita di dalam cerita. Masudnya adalah sebuah cerita yang didalamnya terdapat cerita lagi yang dituturkan oleh pelaku-pelakunya. Contoh : Seribu Satu Malam.

    B. Prosa Baru

    Prosa baru adalah jenis karangan prosa yang muncul setelah mendapat pengaruh sastra dan budaya Barat. Adapun bentuk-bentuk prosa baru adalah sebagai berikut.

    1. Roman

    Roman adalah bentuk prosa baru yang mengisahkan tokoh secara lengkap, mulai dari masa kanak-kanak, dewasa, danampai meninggal dunia.

    Roman juga mengungkap adat atau aspek kehidupan suatu masyarakat secara mendetail dan menyeluruh.

    Roman juga dibedakan menjadi beberapa jenis, diantaranya:

    • Roman Percintaan (Liebesroman)
    • Roman Petualangan (Abendteuerroman)
    • Roman Pendidikan (Bildsdungsroman)
    • Roman Kriminal (Krimi-und roman)
    • Roman Hiburan (Unterhaltungsroman)
    • Roman Psikologi (Psychologischerroman)
    • Roman Anak dan remaja ( Kinder-un Jugendroman)

    2. Novel

    Novel adalah bentuk prosa baru yang menceritakan kehidupan tokoh. Novel hampir sama seperti roman, tapi novel tidak selengkap roman.

    Keduanya sama-sama karya fiksi yang dikemas dalam bentuk tulisan dengan ide dan alur cerita yang imajinatif, artinya sesuai dengan kreativitas penulis. Contoh novel: Laskar Pelangi.

    3. Cerpen

    Cerpen adalah bentuk prosa baru yang menceritakan sebuah peristiwa secara singkat dan ringkas. Hampir mirip seperti novel, hanya saja cerpen dibuat lebih ringkas tanpa perlu ratusan halaman.

    Contoh cerpen: Bola Lampu oleh Asrul Sani.

    4. Riwayat

    Riwayat (biografi) adalah sebuah karangan prosa yang berisi tentang perjalanan dan pengalaman hidup pengarang sendiri (otobiografi) atau bisa juga pengalaman hidup orang lain sejak kecil hingga dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia.

    Contoh: Soeharto Anak Desa, Prof. Dr. B.I Habibie, Ki Hajar Dewantara.

    5. Kritik

    Kritik adalah karya prosa yang menguraikan pertimbangan baik-buruk suatu hasil karya dengan memberi alasan-alasan dan kriteria tertentu yang sifatnya objektif.

    Maksud dan tujuan dari kritik adalah agar karya bisa menjadi lebih baik.

    6. Resensi

    Resensi adalah pembicaraan atau ulasan suatu karya (buku, film, drama) yang isinya bersifat memaparkan poin-poin penting dari karya tersebut agar pembaca mengetahui aspek-aspeknya, seperti tema, alur, perwatakan, dialog, konflik, dan sebagainya.

    7. Esai

    Essay atau Esai adalah tulisan yang mengandung opini, gagasan, pandangan, atau ekspresi seseorang mengenai sebuah hal yang sedang terjadi di masyarakat.

    Seringkali esai juga digunakan sebagai sebuah jajak pendapat dalam menilai peristiwa secara gamblang.

     

  • Antologi Puisi: Pengertian, Ciri Ciri dan Contohnya

    Antologi Puisi: Pengertian, Ciri Ciri dan Contohnya

    Pengertian Antologi Puisi

    Antologi puisi adalah kumpulan beberapa karya sastra berupa puisi yang dibukukan dari seorang penulis ataupun beberapa penulis sekaligus.

    Jadi, dalam satu antologi puisi, akan diisi oleh berbagai macam karya yang diciptakan oleh satu orang, ataupun lebih dari satu pengarang atau penulis.

    Misalnya seorang Chairil Anwar yang telah menulis banyak puisi.

    Maka jika diantologikan, hanya ada beberapa karyanya yang akan dimasukkan ke dalam sebuah karya antologi.

    Artinya karya-karya pilihan saja yang akan dimuat dalam antologi puisi.

    Begitu juga antologi campuran. Di mana dalam satu buku, akan ada beberapa karya puisi dari banyak penulis.

    Contohnya, di dalam satu buku berisi puisi dari Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, Asrul Sani, dan sebagainya.

    Menurut KBBI, antologi adalah:/an·to·lo·gi/ n kumpulan karya tulis pilihan dari seorang atau beberapa orang pengarang

    Sedangkan secara harfiah, antologi berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti “karangan bunga” atau”kumpulan bunga”,  adalah sebuah kumpulan dari karya-karya sastra.

    Ciri Ciri Antologi Puisi

    Adapun ciri-ciri antologi puisi adalah sebagai berikut.

    • Terdiri dari banyak puisi.
    • Ditulis oleh satu satu lebih dari satu pengarang.
    • Karya-karya pilihan.
    • Memiliki tema terpadu.

    Contoh Antologi Puisi

    Ada begitu banyak contoh antologi puisi, diantaranya:

    • Balada Secangkir Kopi
    • Kumpulan Puisi Kahlil Gibran
    • Kumpulan Puisi Chairil Anwar
    • Kumpulan Puisi Sapardi Djoko

    Intinya, antologi puisi adalah kumpulan puisi-puisi pilihan yang dikemas dalam satu buku. Bagaimana, sudah jelas, kan?

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/ ya!

  • Kumpulan Kata-Kata Bijak dan Puisi Jalaludin Rumi

    Kumpulan Kata-Kata Bijak dan Puisi Jalaludin Rumi

    Jalaludin Rumi

    Jalaludin Rumi adalah seorang penyair sufi yang berasal dari Persia. Pria yang memiliki nama lengkap Maulana Jalaludin Rumi ini lahir di Balkh pada tanggal 6 Rabiul Awal tahun 604 Hijriah atau tanggal 30 September 1207 Masehi.

    Layaknya pujangga lain, Jalaludin Rumi kerap menulis syair-syair dan puisi cinta yang ditujukan kepada Tuhan dan kepada sesama manusia.

    Hal tersebut dikarenakan sastrawan serta penyair terkenal ini memang benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    Puisi Jalaludin Rumi

    Ada begitu banyak goresan kata yang diciptakannya dan sampai saat ini masih sering digunakan sebagai inspirasi oleh banyak orang.

    Adapun kata-kata bijak dan puisi Jalaludin Rumi adalah sebagai berikut:

    “Cinta adalah suatu penyakit, orang yang dihinggapinya tidak pernah ingin disembuhkan.”

    “Betapa bahagia saat kita duduk di istana, kau dan aku,
    Dua sosok dan dua tubuh namun hanya satu jiwa, kau dan aku.”

    “Sufi adalah seorang lelaki atau seorang perempuan yang telah patah hati terhadap dunia.”

    “Perkecillah dirimu, maka kau akan tumbuh lebih besar dari dunia. Tiadakan dirimu, maka Jatidirimu akan terungkap tanpa kata-kata.”

    “Selamat tinggal hanya untuk mereka yang suka dengan mata mereka. Karena bagi mereka yang suka dengan hati dan jiwa tidak ada hal seperti pemisah.”

    “Karena cinta duri menjadi mawar karena cinta cuka menjelma anggur segar.”

    “Dalam perjalanan itu tak ada lorong sempit yang lebih sulit dari ini, beruntunglah orang yang tak membawa kedengkian sebagai teman.”

    “Jangan kau seperti iblis, Hanya melihat air dan lumpur ketika memandang Adam.”

    “Singa terlihat paling tampan ketika sedang mencari mangsa.”

    “Hati manusia selalu terbuka dan dapat menerima segalanya: semua yang baik dan buruk menjadi bagian dari Sufi.”

    “Angin saat fajar memiliki rahasia untuk memberitahu Anda. Jangan kembali tidur.”

    “Di gurun pasir tanpa batas, aku kehilangan jiwaku, dan menemukan bunga mawar ini.”

    “Ikat dua burung bersama. Mereka tidak akan dapat terbang, kendati mereka tahu memiliki empat sayap.”

    “Yang tergelap di dunia adalah rumah kekasih tanpa Kekasih.”

    “Jangan berduka. Apapun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain.”

    “Kematian adalah jembatan yang menghubungkan orang yang mencintai dengan yang dicintainya.”

    “Anda dilahirkan memiliki sayap, mengapa lebih memilih hidup merangkak.”

    “Kemarin saya pintar, jadi saya ingin mengubah dunia. Hari ini saya bijaksana, jadi saya mengubah diri saya sendiri.”

    “Perempuan adalah cahaya Tuhan, Dia bukan dicintai secara duniawi, dia berdaya kreatif, bukan hasil kreasi.”

    “Adakah pelukis yang melukis sebuah lukisan indah demi lukisan itu sendiri?”

    “Bulan tetap terang ketika tidak menghindari malam.”

    “Hidup adalah perjalanan yang mengakibatkan keterpisahan demi kemanunggalan.”

    “Setiap penglihatan tentang keindahan akan lenyap. Setiap perkataan yang manis akan memudar.”

    “Apa yang menyakitimu, memberkatimu. Kegelapan adalah lilinmu.”

    “Hanya hati yang dipenuhi dengan cinta yang dapat menjangkau langit tertinggi.”

    “Dari gunung arus air deras mengalir, dari tubuh kita jiwa pun bergerak karena ilham cinta.”

    “Tidak perlu membakar selimut baru hanya karena seekor kutu, juga aku tidak membuang muka dari kau hanya karena kesalahan yang tak berarti.”

    “Cinta adalah lautan tak bertepi, langit hanyalah serpihan buih belaka.”

    “Ada lilin di dalam hati Anda, siap untuk dinyalakan. Ada kekosongan dalam jiwa Anda, siap untuk diisi.”

    “Jangan pergi ke arah yang gelap, karena matahari masih ada.”

    “Jiwaku adalah dari tempat lain, saya yakin itu, dan saya berniat untuk berakhir di sana.”

    “Kau senantiasa menari di dalam hatiku, meski tak seorang pun melihat-Mu, dan terkadang aku pun ikut menari bersama-Mu.”

    “Seperti Adam dan Hawa yang melahirkan sekian banyak jenis, cinta lahir dalam sekian banyak bentuk, Lihatlah dunia penuh dengan lukisan, namun ia tidak memiliki bentuk.”

    “Cinta dan kelembutan adalah sifat manusia, amarah dan gairah nafsu adalah sifat binatang.”

    “Mati tanpa cinta adalah kematian terburuk dari segala kematian.”

  • Sejarah Perkembangan Filologi Menurut Teori Sastra

    Sejarah Perkembangan Filologi Menurut Teori Sastra

    Sejarah Perkembangan Filologi

    Ilmu filologi dipandang penting dalam menyajikan kebudayaan Yunani kuno yang sampai kini berperan dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan pengenai sumber ilmu pengetahuan.

    Kebudayaan Yunani kuno tidak hanya berpengaruh di dunia Barat, tetapi juga di seantero dunia sehingga filologi tetap berperan dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan mengenai sumber dari segala ilmu pengetahuan.

    1. Filologi di Eropa Daratan

    Ilmu filologi berkembang di kawasan kerajaan Yunani, yaitu di kota Iskandariyah di benua Afrika pantai utara.

    A. Awal Pertumbuhannya

    Awal sejarah filologi di kota Iskandaria oleh bangsa Yunani pada abad ke-3 S.M dengan membaca naskah Yunani lama yang mulai ditulis pada abad ke-8 S.M dalam huruf Yunani kuno (Huruf bangsa Funisia). Naskah itu berkali-kali disalin sehingga mengalami perubahan dari bentuk aslinya.

    Para penggarap naskah-naskah itu dikenal dengan ahli filologi, di cetus oleh Eratosthenes.

    Para ahli filologi memiliki ilmu yang luas karena dalam memahami isi naskah perlu mengetahui huruf, bahasa, dan ilmu yang dikandungnya.

    Dan kemudian menuliskannnya kembali sehingga dapat diketahui oleh masyarakat pada waktu itu.

    Metode yang digunakan untuk menelaah naskah dikenal dengan ilmu filologi. Metode taraf awal berkembang dari abad ke abad hingga kini.

    Para ahli menguasai ilmu dan kebudayaan Yunani lama yang dikenal dengan aliran Iskandariyah.

    Naskah yang ditulis oleh para budak belian yang diperdagangkan di sekitar laut tengah ini bertujuan untuk kegiatan perdagangan.

    Namun sering terjadi penyimpangan karena tidak memiliki kesadaran terhadap nilai keotentikan naskah lama.

    Oleh karena itu perlu adanya perbaikan yang musti dilakukan oleh ahli filologi.

    Kerusakan atau kekorupan bahasa terjadi karena ketidaksengajaan, bukan ahli dalam ilmu yang ditulis, atau karena keteledoran penyalin.

    Sesudah Iskandariyah jatuh ke dalam kekuasaan Romawi, kegiatan filologi berpindah ke Eropa selatan, berpusat di kota Roma dengan melanjutkan filologi Yunani (meneruskan mazhab Iskandariyah) yang tetap menjadi bahan telaah utama dan bahasa Yunanai tetap digunakan.

    Pada abad ke-1 perkembangan tradisi berupa pembuatan resensi terhadap naskah berkelanjutan hingga pecahnya kerajaan Romawi pada abad ke-4 menjadi kerajaan Romawi Barat dan Romawi Timur. Dan mempengaruhi perkembangan filologi selanjutnya.

    B. Filologi di Romawi Barat

    1). Filologi di Romawi Barat Penggarapan diarahkan kepada naskah-naskah dalam bahasa latin yang berupa puisi dan prosa, sejak abad ke-3 telah digarap secara filologi.

    Bahasa latin menjadi bahasa ilmu pengetahuan. Adapun telaah naskah keagamaan yang dilakukan oleh pendeta dan berakibat pada naskah Yunani yang mulai ditinggalkan, bahkan dipandang naskah yang berisikan paham jahiliyah sehingga terjadi kemunduran.

    2). Filologi di Romawi Timur Telah muncul pusat-pusat teks Yunani, misalnya di Antioch, Athena, Iskandariyah, Beirut, Konstaninopel, dan Gaza. Selanjutnya berkembang menjadi perguruan tinggi. Dalam periode itu mulailah muncul tafsir pada tepi halaman naskah, disebut dengan scholia.

    3). Filologi di Zaman Renaisan Renaisans di mulai dari Italia pada abad ke-13, menyebar ke negara Eropa lainnya dan berakhir pada abad ke-16.

    Dalam arti sempit renaisan adalah periode yang di dalamnya kebudayaan klasik diambil lagi sebagai pedoman hidup; dan dalam arti luas adalah periode yang di dalamnya rakyat cenderung kepada dunia Yunani klasik atau kepada aliran humanisme.

    Pada abad ke-15 jatuhnya kerajaan Romawi Timur ke tangan bangsa Turki dan ahli filologi berpindah ke Eropa Selatan (Roma). Penemuan mesin cetak di Gitenberg (Jerman) menyebabkan perkembangn baru dalam bidang filologi.

    Di Eropa, filologi diterapkan untuk telaah naskah lama nonklasik. Abad ke-19 ilmu bahasa atau linguistik berkembang menjadi ilmu yag berdiri sendiri, terpisah dari ilmu filologi.

    Pada abad ke-20 pengertian filologi di Eropa daratan tetap seperti semula ialah telaah teks klasik, sedangkan di kawasan Angio-Sakson berubah menjadi linguistik.

    2. Filologi di Kawasan Timur Tengah

    Sejak abad ke-4 kota di Timur Tengah memiliki pusat studi berbagai ilmu pengetahuan yang berasal dari Yunani, seperti Gaza, Belrut, Edessa, dan Antioch. Abad ke-5 dilanda perpecahan gerejani maka para ahli filologi berpindah ke kawasan Persia.

    Dalam lembaga ini naskah Yunani diterjemahkan ke dalam bahasa Siria dan bahasa Arab. Kota Harra di Mesopotamia pernah menjadi pusat studi naskah Yunani, penduduknya yaitu Sabean, suku yang tergolong kuno dan mahir dalam bahasa Arab.

    Zaman dinasi Abasiyah, dalam pemerintahan khalifah Mansur (754-775), Harun Alrasyid (786- 775), dan Makmun (809-833). Puncak perkembangan ilmu pengetahuan Yunani ada dalam pemerintakahn Makmun.

    Sebelum kedatangan agama Islam Persia dan Arab memiliki karya yang terbilang mengagumkan misalnya Mu’allaqat dan Qasidah. Kegiatan meluas ke kawasan luar Negara Arab setelah Islam berkembang serta mistik Islam berkembang dengan maju di Persia, abad ke-10 hingga abad ke-11.

    Meluasnya kekuasaan dinasti Umayah ke Spanyol dan Andalusia pada abad ke-8 hingga abad ke-15 menyebabkan ilmu pengetahuan Yunani yang telah diserap oleh bangsa Arab kembali masuk ke Eropa dengan baju Islam.

    Abad ke-17 telaah teks klasik Arab dan Persia di eropa telah dipandang mantap, di Cambridge dan Oxford. Dan abad ke-18 didirikan pusat studi kebudayaan ketimuran oleh Sivester de Sacy dengan nama Ecole des Langues Orientales Vivantes.

    Sehingga lahirlah ahli orientalis Eropa, yaitu Etienne Qutremere (1782-1857), De Slane, De Sacy (bapak para orientalis di Eropa).

    3. Filologi di Kawasan Asia: India

    India adalah bangsa yang dipandang memiliki cukup dokumen peninggalan masa silam seperti prasasti dan naskah-naskah.

    Kontak langsung dengan bangsa Yunani ada pada zaman Raja Iskandar Zurkarnain yang mengadakan perjalanan sampai ke India pada abad ke-3 S.M daerah Gadhara terdapat seni patung, bukti dari pengaruh Yunani.

    Patung Buddha yang dipahat seperti patung Apollo. Perpaduan antar budaya Yunani, Hindu, Buddha, dan Jaina dinamakan kebudayaan Gadhara, dan mencapai puncaknya pada zaman raja Kaniska Kusana (ke-78 – 100).

    Abad ke-1 terjadi kkontak antara India dan Cina. Ada pula yang menterjemahkan naskah-naskah India ke dalam bahasa Cina, yaitu Fa-hian, Hiuen-tsing, dan I-tsing. Kontak India dengan bangsa Persi lebih awal dari bangsa-bangsa sebelumnya.

    Namun hubungan itu belum memberikan informasi yang mantap. Masuknya karya sastra India Pancatantra yang diterjemahkan ke dalam bahasa Persi.

    Alberuni, seorang Arab-Persi, pernah mengunjungi India pada tahun 1030 dan mempelajari naskah-naskah India untuk mengetahui kebudayaan bangsa itu.

    Sampai pertengahan abad ke-19 telah banyak dilakukan telaah terhadap karya sastra klasik India. Dengan telah dilakukan studi terhadap weda dan kitab-kitab agama Buddha lainnya dari segi materi perkembangan filologi di India telah dipandang lengkap.

    Semenjak tahun 1850 banyak dilakukan kajian terhadap sastra klasik India secara ilmiah, dan diterbitkan sejumlah naskah dengan kritik teks.hingga pada awal abad ke-20 daftar tersebut sudah meliputi beribu-ribu naskah.

    4. Filologi di Kawasan Nusantara

    Kawasan Nusantara terbagi dalam banya kelompok etnis, memiliki bentuk kebudayaan khas, tanpa meninggalkan sifat kekhasan budaya Nusantara.

    1). Naskah Nusantara dan Para Pedagang Barat Hasrat mengkaji naskah Nusantara timbul dengan kehadiran bangsa barat abad ke-16. Yang mengetahui pertama naskah lama adalah para pedagang. Dan maraknya perdagangan naskah kuno.

    Peter Floris dan Pieter Wilemsz van el binck adalah seseorang bergerak dalam perdaangan naskah kuno. Di zaman VOC usaha mempelajari bahasa-bahasa Nusantara hampir terbatas pada bahasa Melayu.

    2). Telaah Naskah Nusantara oleh Para Penginjil Sesuai dengan teori filologi, sastra lisan termasuk kajian filologi, maka diantara penginjil ada yang mengkaji sastra lisan daerah yang didatanginya, karena kelompok etnis belum mengenal huruf sehingga budayanya masih disimpan dalam sastra lisan, seperti daerah Toraja oleh. N. Adriani dan Kruijt.

    3). Kegiatan Filologi terhadap Naskah Nusantara Kehadiran NBG ke Indonesia mendorong tumbuhnya kegiatan untuk meneliti naskah-nasah Nusantara. Minat itupuun timbul pada para tenaga Belanda dan Inggris.

    Kajian ahli filologi bertujuan untuk menyunting, membahas serta menganalisis isinya dengan menggunakan metode intuitif atau diplomatik.Perkembangan selanjutnya disunting dalam bentuk transliterasi huruf Latin dan berkembang lagi dalam bentuk bahasa asing terutama bahasa Belanda. Adanya telaah naskah untuk tujuan pembahasan isinya, yang ditinjau dari berbagai disiplin.

    Kegiatan filologi terhadap naskah Nusantara, mendorong berbagai kegiatan ilmiah, terutama dimanfaatkan oleh disiplin humaniora dan disiplin ilmu-ilmu sosial.

    Semua kegiatan itu telah memenuhi tujuan filologi, ialah melalui telaah naskah-naskah dapat membuka kebudayaan bangsa dan telaah mengangkat nili-nilai luhur yang tersimpan di dalamnya.

  • Kumpulan Puisi Kahlil Gibran yang Menyentuh Hati

    Kumpulan Puisi Kahlil Gibran yang Menyentuh Hati

    Terdiam

    Ku terdiam dalam ruang sepi tak berteman
    Terlintas bayangmu bermain dalam pikiran
    Ku larut dalam hayalku tentang tak bertepiaan
    Mengapa aku bisa menyayangimu
    Walau ku tahu kau tak mempedulikanku

    Apakah ini hanya perasaanku sesaat
    Atau karena pikiran ini telah penat
    Rasa sayang ini telah ada
    Pada saat yang tidak pernah kuminta
    Tapi hati ini terus membara
    Menanti cinta yang tak pernah ada

    Wahai dewi cinta
    Tepatkah kau menembakan panah asmara
    Membuat hati terluka
    Menunggu cinta tak kunjung tiba

    Wahai kau yang disana
    Sadarkah kau disini kumencinta
    Dirimu terlalu kupuja
    Bagaikan sebuah mahakarya

    IBU

    Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir -bibir manusia.
    Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
    Kata yang semerbak cinta dan impian,
    manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa. .

    Ibu adalah segalanya.
    Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita dikala nista.
    Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi.

    Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa merestui dan memberkatinya.

    Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu.
    Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
    Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

    Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan.
    Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya.
    Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.
    Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud. Penuh cinta dan kedamaian.

    Cinta Yang Agung

    Adalah ketika kamu menitikkan air mata
    dan masih peduli terhadapnya..
    Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
    menunggunya dengan setia..

    Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
    dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
    turut berbahagia untukmu..

    Apabila cinta tidak berhasil
    …Bebaskan dirimu…
    Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
    dan terbang ke alam bebas lagi..
    Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
    kehilangannya..

    Tapi..ketika cinta itu mati..
    kamu tidak perlu mati bersamanya
    Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..
    MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
    mereka jatuh.

    Aku Bicara Perihal Cinta

    Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia.
    Walau jalannya sukar dan curam.
    Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
    Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.

    Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
    Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
    Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
    kan menyalibmu.

    Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu,
    demikian pula dia ada untuk pemangkasanmu.
    Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu,
    dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.

    Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu,
    dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
    Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.

    Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
    Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
    Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
    Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
    Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.

    Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
    Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,
    supaya bisa kaupahami rahasia hatimu,
    dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.

    Namun pabila dalam ketakutanmu,
    kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.
    Maka lebih baiklah bagimu,
    kalau kaututupi ketelanjanganmu,
    dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
    Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa,
    tapi tak seluruh gelak tawamu,
    dan menangis,
    tapi tak sehabis semua airmatamu.

    Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri,
    dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
    Cinta tiada memiliki,
    pun tiada ingin dimiliki;
    Karena cinta telah cukup bagi cinta.

    Pabila kau mencintai kau takkan berkata,
    TUHAN ada di dalam hatiku,
    tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati TUHAN”.
    Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta,
    sebab cinta,
    pabila dia menilaimu memang pantas,
    mengarahkan jalanmu.

    Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.
    Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan,
    biarlah ini menjadi aneka keinginanmu:
    Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali,
    yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.

    Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
    Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;
    Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
    Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan,
    dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;
    Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;
    Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
    Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu,
    dan sebuah gita puji pada bibirmu.

    Nyanyian Sukma

    Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
    sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku,

    Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
    ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
    dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.

    Betapa dapat aku mendesahkannya?
    Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
    Kepada siapa aku akan menyanyikannya?

    Dia tersimpan dalam relung sukmaku
    Kerna aku risau, dia akan terhempas
    Di telinga pendengaran yang keras.
    Pabila kutatap penglihatan batinku

    Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
    Dan pabila kusentuh hujung jemariku
    Terasa getaran kehadirannya.
    Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
    Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.

    Air mataku menandai sendu
    Bagai titik-titik embun syahdu
    Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
    Lagu itu digubah oleh renungan,

    Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
    Dan disingkiri oleh kebisingan,
    Dan dilipat oleh kebenaran,
    Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
    Dan difahami oleh cinta,
    Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
    Dan dinyanyikan oleh sukma malam.

    Lagu itu lagu kasih-sayang,
    Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakah Yang mampu membawakannya berkumandang?
    Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
    Suara manakah yang dapat menangkapnya?
    Kidung itu tersembunyi bagai rahasia perawan suci,
    Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
    Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
    Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?

    Siapa berani memecah sunyi
    Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
    Yang hanya terungkap oleh hati?
    Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?

    BAYANG

    Setiap langkah ku ada dia..
    Mengikuti di belakang punggungnya. .
    Gelap dan tak terlihat..
    Kasat mata..

    Terdiam kala banyak yang membicarakannya..
    Seakan tak seorang pun memandang kearah ku..
    Sibuk mengagumi pesonanya..
    Sibuk meminta senyumannya. .

    Akulah sang tak terlihat..
    Saat dia berada di dekat ku..

    Akulah sang gelap..
    Dibalik wajah cerah nya..

    Akulah sang kasat mata..
    Ada namun seakan tak ada..

    Akulah sang bayang..
    Sesuatu yang tak dianggap ada..

    menunggu
    Hari terhitung minggu
    Minggu pun menjadi bulan..
    Pagi ku mengingat mu
    Malam ku mengenangmu

    Tetap saja semua sama
    Sejak kau pergi..
    Ku masih saja menanti mu
    Hingga kau kembali
    Dan takkan tinggalkan ku lagi..
    Entah kapan..

    Menunggu mu masih..
    Setia tetap ku janji..
    Hingga ku dapat kau kembali..
    Bersama jalani hari..

    Kisahku

    Dengarkan kisahku…
    Dengarkan,
    tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku:
    kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..

    Jika kita mencintai,
    cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita.
    Jika kita bergembira,
    kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.

    Jika kita menderita,
    kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.
    Jangan kau anggap bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.

    Cinta adalah tunas pesona jiwa,
    dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
    ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.
    Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran,
    yang terbuka namun rahsia;
    ia hanya dapat difahami melalui cinta,
    hanya dapat disentuh dengan kebaikan;
    dan ketika kita mencoba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal uap.

    CINTA SETUBUH PADAS

    Cinta setubuh padas!
    Bergelang waktu menggoda
    sesal anak rahim di kandung celaka.
    Mengunci tabir di buih-buih selaksa doa.

    Mungkin karunia itu berakhir patah, atau
    sekedar mengusap lempeng cumbu
    bertahta angin! Dan cinta kian
    menitik air mata di seanyam arang,
    mantra hati menyusut di susuk semangat.

    “Kembalikanlah amarahku; oh, cermin sangga!”

    Lembut suara angannya mengelus padas,
    agar memeluk kerat penguak duri
    percintaan bersanding ajal.

    Keadilan Cinta
    ketika hati melangkah
    ketika hasrat menggema
    ketika rasa bergetar
    saat itu daya tak kuasa
    menemukan kekasih hati

    Dimanakah posisi cinta
    dikala hati menginginkannya
    apakah cinta hanya sebuah pelampiasan
    dari hasrat diri
    dimanakah rasa
    dikala posisi cinta bergeser

    Cinta,
    adakah cinta untukku
    apakah cinta bisa berbuat adil

    Entahlah…
    dayaku tak kuasa lagi untuk menemukan cinta

    Pandangan Pertama

    Itulah saat yang memisahkan aroma kehidupan dari kesedarannya.
    Itulah percikan api pertama yang menyalakan wilayah-wilayah jiwa.
    Itulah nada magis pertama yang dipetik dari dawai-dawai perak hati manusia.
    Itulah saat sekilas yang menyampaikan pada telinga jiwa tentang risalah hari-hari yang telah berlalu dan mengungkapkan karya kesadaran yang dilakukan malam,
    menjadikan mata jernih melihat kenikmatan di dunia dan menjadikan misteri-misteri keabadian di dunia ini hadir.

    Itulah benih yang ditaburan oleh Ishtar; dewi cinta, dari suatu tempat yang tinggi.
    Mata mereka menaburkan benih di dalam ladang hati, perasaan memeliharanya, dan jiwa membawanya kepada buah-buahan.
    Pandangan pertama kekasih adalah seperti roh yang bergerak di permukaan air mengalir menuju syurga dan bumi.
    Pandangan pertama dari sahabat kehidupan menggemakan kata-kata Tuhan,
    “Jadilah, maka terjadilah ia”

  • Pengertian Psikologi Sastra Menurut Para Ahli

    Pengertian Psikologi Sastra Menurut Para Ahli

    Pengertian Psikologi Sastra

    Psikologi Sastra adalah analisis teks dengan mempertimbangkan relevansi dan peranan studi psikologis.

    Artinya, psikologi turut berperan penting dalam menganalisis sebuah karya sastra dengan bekerja dari sudut kejiwaan karya sastra tersebut baik dari unsur pengarang, tokoh, maupun pembacanya.

    Dengan dipusatkannya perhatian pada tokoh-tokoh, maka akan dapat dianalisis konflik batin yang terkandung dalam karya sastra.

    Jadi, Secara umum dapat disimpulkan bahwa hubungan antara sastra dan psikologi sangat erat hingga melebur dan melahirkan ilmu baru yang disebut dengan “Psikologi Sastra”.

    Pengertian Psikologi Sastra Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian psikologi sastra menurut para ahli adalah sebagai berikut:

    1. Ratna (2004:62 dan 344)

    Teori psikologi yang paling banyak diacu dalam pendekatan psikologi atau yang paling dominan dalam analisis karya sastra adalah teori Psikoanalisis Sigmund Freud.

    2. Freud (2002:3)

    Psikoanalisis ialah sebuah metode perawatan medis bagi orang-orang yang menderita gangguan syaraf. Psikoanalisis merupakan suatu jenis terapi yang bertujuan untuk mengobati seseorang yang mengalami penyimpangan mental dan syaraf.

    3. Fudyartanta (2005:17)

    Psikoanalisis merupakan psikologi ketidak-sadaran, perhatian-perhatiannya tertuju ke arah bidang-bidang motivasi, emosi, konflik, simpton-simpton neurotik, mimpi-mimpi, dan sifat-sifat karakter.

    Psikologi sastra memberikan perhatian pada masalah yang berkaitan dengan unsur-unsur kejiwaan tokoh-tokoh fiksional yang terkandung dalam sastra.

    Aspek-aspek kemanusiaan inilah yang merupakan objek utama psikologi sastra sebab semata-mata dalam diri manusia itulah aspek kejiwaan dicangkokkan dan diinvestasikan.

    4. Ratna (2004: 344)

    Penelitian psikologi sastra dilakukan melalui dua cara. Pertama, melalui pemahaman teori-teori psikologi kemudian diadakan analisis terhadap suatu karya sastra.

    Kedua, dengan terlebih dahulu menentukan sebuah karya sastra sebagai objek penelitian, kemudian ditentukan teori-teori psikologi yang dianggap relefan untuk melakukan analisis

    Fiksi psikologi sastra adalah salah satu aliran sastra yang berusaha mengeksplorasi pikiran sang tokoh utama, terutama pada bagian yang terdalam yaitu alam bawah sadar. Fiksi psikologis sering mengunakan teknik bernama “arus kesadaran”.

    Istilah ini ditemukan oleh William James pada tahun 1890 dan digunakan untuk mengambarkan kepingan-kepingan inspirasi, gagasan, kenangan dan sensasi yang membentuk kesadaran manusia (Stanton, 2007: 134).

  • Sastra Melayu Klasik: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

    Sastra Melayu Klasik: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

    Pengertian Sastra Melayu Klasik

    Sastra Melayu klasik adalah sastra yang berbentuk lisan yang tercipta dari suatu ujaran atau ucapan. Sastra Melayu klasik masuk ke Indonesia bersamaan dengan masuknya agama Islam pada abad ke-13.

    Sastra Melayu klasik termasuk bagian dari karya sastra Indonesia angkatan tahun 1870 – 1942, yang berkembang di lingkungan masyarakat Sumatera seperti Langkat, Tapanuli, Minangkabau dan daerah Sumatera lainnya.

    Pada dasarnya, Sastra Melayu lama atau klasik bersifat verbalisme, yaitu ujaran/ucapan dari mulut ke mulut. Hal ini berdampak pada pemaknaan penerima ujaran tersebut.

    Ciri-Ciri Sastra Melayu Klasik

    • Bentuk prosanya sering menggunakan kata-kata klise, seperti sahibul hikayat, menurut empunya cerita, konon, dan sejenisnya.
    • Bentuk puisinya terikat oleh aturan-aturan, seperti banyaknya larik pada setiap bait, banyak suku kata pada setiap larik, dan pola rima akhir. Aturan-aturan itu dapat dilihat dalam pantun atau syair.
    • Biasanya tidak sesuai dengan logika umum.
    • Kisahnya berupa kehidupan istana, raja-raja, dewa-dewa, para pahlawan, atau tokoh-tokoh mulia lainnya.
    • Disampaikan secara lisan atau dari mulut ke mulut. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila karya sastra melayu klasik memiliki banyak versi, sesuai orang yang menceritakannya.
    • Nama penciptanya tidak diketahui (anonim). Hal tersebut disebabkan oleh sifat karya sastra klasik yang menganggap karya sastra merupakan milik bersama masyarakat.

    Bentuk Sastra Melayu Klasik

    1. Gurindam

    Gurindam ini dibawa oleh orang Hindu atau pengaruh sastra Hindu. Gurindam berasal dari Bahasa Tamil (India) yaitu kirindam yang berarti mula-mula asal perumpamaan.

    Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama, yang merupakan satu kesatuan yang utuh.

    Baris pertama berisikan semacam soal, masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi.

    Gurindam berisi nasihat, petuah, ajaran moral kebaikan dan budi pekerti.

    Ciri-ciri Gurindam adalah sebagai berikut:

    1. Setiap bait terdiri atas dua baris atau larik
    2. Biasanya menggunakan pola rima sama atau lurus (a – a)
    3. Umumnya setiap baris terdiri atas 4-6 kata (8-12 suku kata)
    4. Baris pertama dan kedua biasanya membangun hubungan sebab akibat
    5. Umumnya mengandung petuah, nasihat, atau amsal (ucapan yang mengandung kebenaran).

    2. Hikayat

    Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa, terutama dalam Bahasa Melayu yang berisikan tentang kisah, cerita, dan dongeng.

    Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat tokoh utama.

    Sebuah hikayat dibacakan sebagai hiburan, pelipur lara atau untuk membangkitkan semangat juang.

    Ciri-ciri Hikayat:

    1. Isi ceritanya berkisar pada tokoh raja dan keluarganya.
    2. Bersifat pralogis, yaitu mempunyai logika tersendiri yang menyebutkannya fantastis.
    3. Mempergunakan banyak kata arkais (klise).
    4. Nama pengarang biasanya tidak disebutkan (anonim).

    3. Karmina

    Karmina atau pantun kilat adalah pantun yang terdiri dari dua baris. Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua adalah isi. Memiliki pola sajak lurus (a-a). Biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung.

    Ciri-ciri Karmina :

    1. Terdiri dari dua baris
    2. Bersajak a-a
    3. Terdiri dari 8-12 suku kata
    4. Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua merupakan isi

    Contoh pantun karmina :

    Sudah gaharu cendana pula.
    Sudah tahu masih bertanya pula.

    4. Pantun

    Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang berasal dari kata patuntun dalam bahasa Minangkabau yang berarti “petuntun”.

    Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a).

    Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis.

    Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian: sampiran dan isi.

    Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam (mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya), dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima/sajak.

    Dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.

    Contoh Pantun:

    Kayu cendana diatas batu
    Sudah diikat dibawa pulang
    Adat dunia memang begitu
    Benda yang buruk memang terbuang

    5. Seloka

    Seloka adalah bentuk puisi Melayu klasik yang berisikan pepatah dengan maksud senda gurau, sindiran bahkan ejekan.

    Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair, kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. Kata “seloka” diambil dari bahasa Sanskerta, sloka.

    Contoh seloka 4 baris:

    Sudah bertemu kasih sayang
    Duduk terkurung malam siang
    Hingga setapak tiada renggang
    Tulang sendi habis berguncang

    6. Syair

    Syair berasal dari Persia (sekarang Iran) dan telah dibawa masuk ke Nusantara bersama-sama dengan kedatangan Islam.

    Kata syair berasal dari bahasa Arab syu’ur yang berarti perasaan. Kata syu’ur berkembang menjadi kata syi’ru yang berarti puisi dalam pengertian umum.

    Syair dalam kesusastraan Melayu merujuk pada pengertian puisi secara umum.

    Akan tetapi, dalam perkembangannya syair tersebut mengalami perubahan dan modifikasi sehingga syair di desain sesuai dengan keadaan dan situasi yang terjadi.

    Syair adalah puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak.

    Biasanya terdiri dari 4 baris, berirama aaaa, keempat baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun, 2 baris terakhir yang mengandung maksud).

    7. Talibun

    Talibun adalah sejenis puisi lama seperti pantun karena mempunyai sampiran dan isi, tetapi lebih dari 4 baris (mulai dari 6 baris hingga 20 baris). Berirama abc-abc, abcd-abcd, abcde-abcde, dan seterusnya.

    Ciri-ciri Talibun adalah seperti berikut:

    1. Sejenis puisi bebas.
    2. Terdapat beberapa baris dalam rangkap.
    3. Isinya berdasarkan sesuatu perkara diceritakan secara terperinci.
    4. Tiada pembayang. Setiap rangkap dapat menjelaskan satu keseluruhan cerita.
    5. Menggunakan puisi lain (pantun/syair) dalam pembentukannya.
    6. Gaya bahasa yang luas dan lumrah (memberi penekanan kepada bahasa yang berirama seperti pengulangan dll).
    7. Berfungsi untuk menjelaskan sesuatu perkara.
    8. Merupakan bahan penting dalam pengkaryaan cerita penglipur lara.

    Tema talibun biasanya berdasarkan fungsi puisi tersebut. Contohnya seperti berikut:

    1. Mengisahkan kebesaran/kehebatan sesuatu tempat dll
    2. Mengisahkan keajaiban sesuatu benda/peristiwa
    3. Mengisahkan kehebatan/kecantikan seseorang
    4. Mengisahkan kecantikan seseorang
    5. Mengisahkan kelakuan dan sikap manusia
    6. Mengisahkan perlakuan dimasa lalu

    Contoh Talibun:

    Kalau anak pergi ke pekan
    Yu beli belanak beli
    Ikan panjang beli dahulu
    Kalau anak pergi berjalan
    Ibu cari sanakpun cari
    Induk semang cari dahulu

  • 50+ Contoh Peribahasa Indonesia Lengkap dengan Artinya

    50+ Contoh Peribahasa Indonesia Lengkap dengan Artinya

    Pengertian Peribahasa

    Peribahasa dalam bahasa Indonesia adalah kalimat kiasan atau ungkapan dengan makna tertentu yang digunakan sebagai perumpamaan, perbandingan, nasihat, ataupun pesan moral.

    Peribahasa juga sering disebut sebagai pepatah yang merupakan bentuk ungkapan secara tak langsung dengan maksud tersirat di dalamnya.

    Contoh Peribahasa Lengkap dengan Artinya

    1. Besar pasak daripada tiang. Artinya lebih besar pengeluaran daripada pendapatan. bisa dibilang orang yang tidak bisa mengatur keuangan.

    2. Ada uang abang di sayang, tak ada uang abang ditendang. Artinya hanya mau bersama disaat senang saja tetapi tidak mau tahu disaat sedang susah.

    3. Air beriak tanda tak dalam. Artinya orang yang banyak bicara biasanya tidak banyak ilmunya.

    4. Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama.

    Artinya setiap orang yang sudah meninggal pasti akan dikenang sesuai dengan perbuatannya di dunia.

    5. Bagai pungguk merindukan bulan. Artinya seseorang yang membayangkan atau menghayalkan sesuatu yang tidak mungkin.

    6. Bagai Makan Buah Simalakama. Artinya bagai seseorang yang dihadapkan pada dua pilihan yang sangat sulit.

    7. Ada uang abang disayang, tak ada uang abang melayang. Artinya hanya mau bersama saat sedang senang saja, tak mau tahu di saat sedang susah.

    8. Menang jadi arang, kalah jadi abu. Artinya kalah ataupun menang sama-sama menderita.

    9. Bagaikan abu di atas tanggul.Artinya orang yang sedang berada pada kedudukan yang sulit dan mudah jatuh.

    10. Ada Padang ada belalang, ada air ada pula ikan.Artinya Di mana pun berada pasti akan tersedia rezeki buat kita.

    11. Adat pasang turun naik. Artinya kehidupan di dunia ini tak ada yang abadi, semua senantiasa silih berganti.

    12. Membagi sama adil, memotong sama panjang. Artinya jika membagi maupun memutuskan sesuatu hendaknya harus adil dan tidak berat sebelah.

    13. Air beriak tanda tak dalam. Artinya orang yang banyak bicara biasanya tak banyak ilmunya.

    14. Air tenang menghanyutkan. Artinya orang yang kelihatannya pendiam, namun ternyata banyak menyimpan ilmu pengetahuan dalam pikirannya.

    15. Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga. Artinya Sifat-sifat anak biasanya menurun dari sifat orangtuanya.

    16. Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi. Artinya Menuntut ilmu hendaknya sepenuh hati dan tidak tanggung-tanggung agar mencapai hasil yang baik.

    17. Sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu jatuh juga. Artinya Sepandai-pandainya manusia, suatu saat pasti pernah melakukan kesalahan juga.

    18. Tong kosong nyaring bunyinya. Artinya Orang sombong dan banyak bicara biasanya tidak berilmu.

    19. Tong penuh tidak berguncang, tong setengah yang berguncang. Artinya Orang yang berilmu tidak akan banyak bicara, tetapi orang bodoh biasanya banyak bicara seolah-olah tahu banyak hal.

    20. Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Artinya Orang tua yang bersikap seperti anak muda, terutama dalam masalah percintaan.

    21. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Artinya Karena kesalahan kecil, menghilangkan semua kebaikan yang telah diperbuat.

    22. Bagaikan burung di dalam sangkar. Artinya Seseorang yang merasa hidupnya dikekang.

    24. Terbuat dari emas sekalipun, sangkar tetap sangkar juga. Artinya Meskipun hidup dalam kemewahan tetapi terkekang, hati tetap merasa tersiksa juga.

    25. Sakit sama mengaduh, luka sama mengeluh. Artinya Seiya sekata dalam semua keadaan.

    26. Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Artinya Segala sesuatu dalam kehidupan bukan manusia yang menentukan.

    27. Barangsiapa menggali lubang, ia juga terperosok ke dalamnya. Artinya Bermaksud mencelakakan orang lain, tetapi dirinya juga ikut terkena celaka.

    28. Jauh di mata dekat di hati. Artinya Dua orang yang tetap merasa dekat meski tinggal berjauhan.

    29. Seberat-berat mata memandang, berat juga bahu memikul. Artinya Seberat apapun penderitaan orang yang melihat, masih lebih menderita orang yang mengalaminya.

    30. Badan boleh dimiliki, hati jangan. Artinya Ungkapan bahwa orang tersebut sudah memiliki kekasih, hatinya sudah ada yang memiliki.

    Secara fisik mau menuruti segala macam perintah yang menindas, namun di dalam hati tetap menentang.

    31. Lain di bibir lain di hati. Artinya Perkataan yang tidak sesuai dengan kata hatinya, tidak jujur.

    32. Seperti lebah, mulut bawa madu, pantat bawa sengat. Artinya Berwajah rupawan namun perilakunya jahat.

    33. Ada harga ada rupa. Artinya Harga suatu barang tentu disesuaikan dengan keadaan barang tersebut.

    34. Membelah dada melihat hati. Artinya Ungkapan untuk menyatakan kesungguhan.

    35. Sedap jangan ditelan, pahit jangan segera dimuntahkan. Artinya Berpikir baik-baik sebelum bertindak agar tidak kecewa.

    36. Karena mata buta, karena hati mati. Artinya Menjadi celaka karena terlalu menuruti hawa nafsunya.

    37. Pandai berminyak air. Artinya Pandai menyusun kata-kata untuk mencapai maksudnya.

    38. Putih kapas dapat dibuat, putih hati berkeadaan. Artinya Kebaikan hati yang bisa dilihat dari tingkah lakunya.

    39. Dibujuk ia menangis, ditendang ia tertawa. Artinya Mau bekerja dengan baik jika sudah mendapat teguran.

    40. Jika ditampar sekali kena denda emas, dua kali setampar emas pula, lebih baik ditampar betul-betul. Artinya Setiap perbuatan jahat itu sama saja akibatnya, meski besar ataupun kecil.

    41. Lubuk akal tepian ilmu. Artinya Seseorang yang dikenal memiliki banyak ilmu pengetahuan.

    42. Nasi tak dingin, pinggan tak retak. Artinya Orang selalu mengerjakan sesuatu dengan hati-hati.

    43. Tolak tangan berayun kaki, peluk tubuh mengajar diri. Artinya Belajar untuk mengendalikan diri dan meninggalkan kebiasaan bersenang-senang.

    44. Seludang menolak mayang. Artinya Sebutan untuk orang sombong dan melupakan orang lain yang telah berjasa dalam hidupnya.

    45. Kalau dipanggil dia menyahut, kalau dilihat dia bersua. Artinya Bisa menyampaikan maksud dengan cara yang tepat.

    46. Pangsa menunjukkan bangsa, umpama durian. Artinya Kita bisa melihat perangai seseorang melalui tutur katanya.

    47. Ditindih yang berat, dililit yang panjang. Artinya Kemalangan yang datang tanpa bisa dihindari.

    48. Tertangguk pada ikan sama menguntungkan, tertanggung pada rangsang sama mengiraikan. Artinya Suka dan duka dijalani bersama.

    Keuntungan yang didapatkan dinikmati bersama-sama, kesusahan yang dialami diatasi bersama-sama juga.

    49. Tambah air tambah sagu. Artinya Tambah banyak permintaannya, bertambah pula biayanya. Bila bertambah anak, akan bertambah pula rezekinya.

    50. Sekali air pasang, sekali tepian beranjak; Sekali air di dalam, sekali pasir berubah. Setiap terjadi perubahan pimpinannya, berubah pula aturannya.

    51. Bagaikan api makan ilalang kering, tiada dapat dipadamkan lagi. Artinya Orang yang tidak mampu menolak bahaya yang menimpanya.

    52. Hancur badan di kandung tanah, budi baik dikenang jua. Artinya Budi pekerti, amal kebaikan, akan selalu dikenang meski seseorang sudah meninggal dunia.

    53. Alang berjawab, tepuk berbatas. Artinya Perbuatan baik dibalas dengan perbuatan baik, perbuatan jahat dibalas dengan perbuatan kejahatan pula.

    54. Cuaca di langit pertanda akan panas, gabak di hulu tanda akan hujan. Artinya Sesuatu pasti akan ada identitas atau tanda khususnya.

    55. Orang mau seribu daya, bukan seribu dali. Artinya Jika menghendaki sesuatu, pasti akan mendapatkan jalan, jika tidak menghendaki, pasti mencari alasan.

    56. Enak makan dikunyah, enak kata diperkatakan. Artinya Sesuatu hal haruslah dimusyawarahkan terlebih dahulu.

    57. Hawa pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan. Artinya Hawa nafsu tidak boleh diremehkan harus dijaga sebaik-baiknya

    58. Sekali jalan terkena, dua kali jalan tahu, tiga kali jalan jera. Artinya Bagaimanapun bodohnya seseorang, jika sekali tertipu, tak akan mau tertipu lagi untuk kedua kalinya.

    59. Jangan disesar gunung berlari, hilang kabut tampaklah dia. Artinya Hal yang sudah pasti, kerjakanlah dengan sabar tidak perlu tergesa-gesa.

    60. Sehari selembar benar, setahun selembar kain. Artinya Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan keyakinan dan kesabaran akan membuahkan hasil yang baik.

    61. Di mana kayu bengkok, di sana musang mengintai. Artinya Orang yang sedang lengah mudah dimanfaatkan oleh musuhnya.

    62. Terlalu aru berpelanting, kurang aru berpelanting. Artinya Segala sesuatu yang berlebihan atau kurang akan berakibat kurang baik.

    63. Menghela lembu dengan tali, menghela manusia dengan kata. Artinya Segala pekerjaan harus dilakukan menurut tata cara aturannya masing-masing.

    64. Lemak manis jangan ditelan, pahit jangan dimuntahkan. Artinya perundingan yang baik jangan disia-siakan, tetapi hendaknya dipikirkan secara dalam-dalam.

    65. Menanti-nanti bagaikan bersuamikan raja. Artinya Menantikan bantuan dari orang yang tidak dapat memberikan bantuan.

    66. Luka sudah hilang parut tinggal juga. Artinya Setiap perselisihan selalu meninggalkan bekas dalam hati orang yang berselisih, walaupun perselisihan itu sudah berakhir.

    67. Makan hati berulam rasa. Artinya Menderita karena perbuatan orang yang kita sayang.

    68. Untung bagaikan roda pedati, sekali ke bawah sekali ke atas. artinya Keberuntungan atau nasib manusia tiada tetap, kadang di bawah dan kadang di atas.

    69. Kalau tiada senapang, baik berjalan lapang. Artinya. Jika tidak bersenjata atau tidak bertenaga, sebaiknya mengalah.

  • Kumpulan Kata Mutiara dan Puisi Kahlil Gibran

    Kumpulan Kata Mutiara dan Puisi Kahlil Gibran

    Kumpulan Kata Mutiara dan Puisi Kahlil Gibran

    KEBEBASAN
    Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.”
    Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”

    BERJALAN SEIRINGAN
    Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.

    ORANG TERPUJI
    Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.

    DOA
    Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.

    PENYIKSAAN
    Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.

    KATA-KATA
    Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.

    BICARA WANITA
    Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.

    KESEDARAN
    Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyedari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.

    ILMU DAN AGAMA
    Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.

    NILAI BURUK
    Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.

    MENUAI CINTA
    Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

    KEHIDUPAN
    Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.

    KERJA
    Kerja adalah wujud nyata cinta. Bila kita tidak dapat bekerja dengan kecintaan, tapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu. Lalu, duduklah di gerbang rumah ibadat dan terimalah derma dari mereka yang bekerja dengan penuh suka cita.

    SELAMATKAN AKU
    Selamatkan aku dari dia yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu menyakiti; dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk; dan dari dia yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.

    CINTA
    Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.

    Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.

    CINTA
    Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.

    CINTA
    Cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.

    CINTA
    Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

    CINTA
    Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang

    ATAS NAMA CINTA
    Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.

    CINTA YANG BERLALU
    Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.

    CINTA LELAKI
    Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.

    TAKDIR CINTA
    Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.

    CINTA PERTAMA
    Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik, kepahitan yang penuh misteri.

    LAFAZ CINTA
    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

    LAFAZ CINTA
    Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.

    KALIMAH CINTA
    Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya

    CINTA DAN AIRMATA
    Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.

    WANITA
    Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.

    BANGSA
    Manusia terbahagi dalam bangsa, negara dan segala perbatasan. Tanah airku adalah alam semesta. Aku warganegara dunia kemanusiaan.

    KESENANGAN
    Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama.
    Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan;

    WARISAN
    Manusia yang memperoleh kekayaannya oleh kerana warisan, membangun istananya dengan yang orang-orang miskin yang lemah.

    RESAH HATI
    Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburkannya. Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa
    memperolehinya kembali?

    JIWA
    Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di hujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan.

    LUAHAN
    Setitiss airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan…dari aku hidup menjemukan dan putus asa.

    LAGU KEINDAHAN
    Jika kamu menyanyikan lagu tentang keindahan, walau sendirian di puncak gurun, kamu akan didengari.

    DIRI
    Dirimu terdiri dari dua; satu membayangkan ia mengetahui dirinya dan yang satu lagi membayangkan bahawa orang lain mengetahui ia.

    TEMAN MENANGIS
    Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.

    PEMAHAMAN DIRI
    Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.

    HATI LELAKI
    Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.

    PENULIS
    Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.

    HARTA BENDA
    Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.

    OBOR HATI
    Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.

    KESEPIAN
    Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahanku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikanku yang pendiam.

    KEABADIAN PANTAI
    Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi

    MEMAHAMI TEMAN
    Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.

    MANUSIA SAMA
    Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.

    MENCINTAI
    Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.

    CERMIN DIRI
    Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu,
    kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata,
    Aku cinta kamu.
    Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku

    KEBIJAKSANAAN
    Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.

    KEBENARAN
    Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.

    NYANYIAN PANTAI
    Apakah nyanyian laut berakhir di pantai atau dalam hati-hati mereka yang mendengarnya?

    PERPISAHAN
    Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan – seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.

    KATA TERINDAH
    Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.

    SAHABAT SEJATI
    Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.

    PERSAHABATAN
    Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.

    SULUH HIDUP
    Tuhan telah memasang suluh dalam hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan;berdosalah mereka yang mematikan suluh itu dan menguburkannya ke dalam abu.

    PENYAIR
    Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.

    Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.

    Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.

    Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.

    SUARA KEHIDUPANKU
    Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.

    KEINDAHAN KEHIDUPAN
    Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian  adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.

    RUMAH
    Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.

    PUISI
    Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.

    NILAI
    Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.

    SAHABAT
    Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.
    Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih.
    Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.

    SIKAP MANUSIA
    Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.

    DUA HATI
    Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.

    HUTANG KEHIDUPAN
    Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.

    INSPIRASI
    Inspirasi akan selalu bernyanyi; kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan.

    POHON
    Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.

    FALSAFAH HIDUP
    Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta

    KERJA
    Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri,dengan diri orang lain dan kepada Tuhan.

    Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu ? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.

    LAGU GEMBIRA
    Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.

  • Pengertian Pantun Berbalas dan Contohnya

    Pengertian Pantun Berbalas

    Pantun adalah sebuah jenis karya sastra berupa puisi lama yang terikat dengan aturan. Sejak awal kemunculannya, pantun terus berkembang sehingga kini sudah sangat banyak jenisnya. Salah satu jenis pantun yang cukup populer adalah pantun berbalas.

    Pantun berbalas adalah sebuah bentuk atau wujud karya sastra lama yang digunakan untuk berinteraksi dengan cara saling sahut-menyahut.

    adi, secara sederhana bisa disebutkan jika pantun berbalas adalah media komunikasi, di mana pantun yang dilontarkan akan dijawab oleh orang yang mendengar, dan begitu seterusnya sampai menuju sebuah kesepakatan.

    Biasanya, pantun berbalas dikolaborasikan dengan tradisi serta adat-istiadat suatu tempat. Misalnya di Betawi, ada tradisi pantun berbalas yang sering digunakan untuk proses lamaran.

    Begitu pula di tempat lainnya, ada tradisi pantun berbalas yang digunakan untuk maksud dan tujuan tertentu.

    Berikut adalah contoh pantun berbalas:

    Orang ke-1
    Ikan goreng enak dimakan
    Minumnya ngambil dari kulkas
    Nikmat nian kamu sedang makan
    Sedang saya berkutat tugas

    Orang ke-2:
    Jika lapar jangan dipaksa
    Pergi keluar mencari makan
    Saya kekantin karena terpaksa
    Perut lapar tak tertahankan

    Orang ke-1:
    Pohon rindang pohon mengkudu
    Pohonnya tumbuh di pinggit sungai
    Kalau kamu mau membantuku
    Kan kuberi hadiah nanti

    Orang ke-2:
    Hujan lebat ada petir
    Suaranya keras sampai kehulu
    Sudahlah teman jangan khawatir
    Kau temanku pasti kubantu

    Orang ke-1
    Ada kakek yang sudah tua
    Sedang berdiri di depan kali
    Pemuda janganlah memakai narkoba
    Karena bisa merugikan diri sendiri

    Orang ke-2
    Ada anak sedang membaca
    Sambil memakan pulut ketan
    Saya tak akan memakai narkoba
    Karena itu perbuatan setan

    Orang ke-1
    Pergi kepasar membeli sandal
    Jangan lupa membawa duku
    Kalau memang kepingin kenal
    Katakan saja tak usah malu

    Orang ke-2
    Jalan-jalan kepasar baru
    Jangan lupa membeli pepaya
    Kalau abang boleh tahu
    Nama adik, siapa