Program One Day One Juz (ODOJ) yang dicanangkan Pemerintah Kota Solok mulai menunjukkan implementasi nyata di lingkungan sekolah.

Salah satu contoh datang dari SDN 12 Tanah Garam, di mana sejumlah guru bersama kepala sekolah berhasil menuntaskan khatam Al-Qur’an dalam waktu 16 hari.

Program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap visi Wali Kota Solok, H. Ramadhani Kirana Putra, yang ingin memperkuat identitas Kota Solok sebagai “Kota Serambi Madinah” melalui penguatan nilai-nilai spiritual di kalangan aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat.

Meski disibukkan dengan aktivitas belajar mengajar, para tenaga pendidik di SDN 12 Tanah Garam tetap menjaga komitmen untuk menjalankan program membaca Al-Qur’an setiap hari.

Kepala sekolah Bambang Suryanto tercatat menuntaskan 30 juz atau satu kali khatam selama periode tersebut. Sementara salah satu guru, Burlian Ahmadi, bahkan berhasil membaca 60 juz atau dua kali khatam dalam kurun waktu yang sama.

Kepala SDN 12 Tanah Garam, Bambang Suryanto, mengatakan program ODOJ tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga sarana membangun karakter spiritual para pendidik.

“Program One Day One Juz menjadi pengingat bagi kami di tengah kesibukan aktivitas sekolah agar tetap meluangkan waktu membaca Al-Qur’an. Kebiasaan ini memberikan ketenangan batin dan membantu kami lebih fokus dalam menjalankan tugas mendidik siswa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebiasaan membaca Al-Qur’an secara konsisten juga berkontribusi dalam membentuk kedisiplinan serta menjaga integritas para guru dalam menjalankan peran sebagai pendidik dan abdi negara.

Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi terhadap program yang diinisiasi Pemerintah Kota Solok tersebut.

Menurut mereka, program ini mampu menghadirkan suasana kerja yang lebih religius sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan pendidikan.

Keberhasilan SDN 12 Tanah Garam menjalankan program ODOJ diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah maupun lembaga pendidikan lain di Kota Solok untuk membudayakan membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Sumber: solokkota.go.id

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.