Gelaran Milad Muhammadiyah ke-113 pada Ahad, 16 November 2025 menghadirkan berbagai stan menarik, salah satu yang paling mencuri perhatian adalah X-Barue Coffee dengan konsep unik “Coffee & Literasi”.

Bukan sekadar menyajikan kenikmatan kopi dalam setiap seduhannya, mereka juga mengajak pengunjung untuk lebih dekat dengan budaya literasi.

Founder X-Barue Coffee, Muhammad Sodek, menjelaskan bahwa gagasan menggabungkan kopi dan literasi lahir dari kecintaannya terhadap dunia baca.

X Barue Coffee

“Kopi dan literasi itu seperti dua sejoli yang tidak bisa dipisahkan. Menikmati kopi sambil membaca itu rasanya nikmat,” ungkapnya penuh semangat.

Menurutnya, membaca sambil menikmati kopi memberi pengalaman yang lebih fokus.

“Ketika membaca sambil ngopi itu lebih fokus. Dengan menyeruput kopi, kita bisa lebih mudah mencerna,” tambahnya.

Cici Arista Devi

Sejalan dengan pandangan Cici Arista Devi, S.Pd, pembina Models Jurnalisme, yang menuturkan bahwa menikmati kopi sambil membaca membuka ruang rasa yang berbeda.

“Saya bukan kopi holic, tapi ketika literasi disandingkan dengan kopi, setiap cecapan kopi yang saya nikmati menghadirkan sensasi yang sulit diungkapkan, approve banget sama konsep yang diusung X-Barue Coffee” tandasnya.

Sodek juga berbagi bahwa pengalamannya berkunjung ke Yogyakarta memberikan motivasi kuat untuk menghadirkan konsep literasi dalam coffee shop-nya.

“Di Jogja, banyak coffee shop yang identik dengan buku ada yang menyediakan buku untuk dibaca bahkan untuk dibeli. Selama ini di Banyuwangi rasanya belum banyak yang begitu, makanya itu memotivasi saya untuk membuat konsep Coffee & Literasi ,” ungkapnya.

Kehadiran X-Barue Coffee dalam acara ini menunjukkan bahwa literasi dapat dipromosikan melalui cara sederhana namun dekat dengan keseharian masyarakat, salah satunya lewat suasana hangat di sekitar secangkir kopi.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.