Pengertian Puisi Prosais

Puisi Prosais adalah sebuah puisi yang tidak ditulis dalam format larik atau baris, tapi lebih menggunakan paragraf.

Puisi prosais digunakan oleh seseorang untuk mengekspresikan pengalaman dan suasana batin yang sublim dengan nilai‑nilai rasa.

Misalnya: duka yang dalam, gairah cinta yang melimpah, semangat heroisme yang berkobar‑kobar, emosi keagamaan, pengalamah  religius, dan sebagainya.

Adapun ciri-ciri Puisi Prosais sebagai berikut:

  • Mengisahkan sebuah cerita dengan padat, padu ,dan indah melalui pililhan  kata, larik, rima dan ritme.
  • Argumen untuk puisi prosais menekankan perhatian yang tinggi terhadap bahasa dan penggunaan yang menonjol dari metafora.
  • Puisi prosais dapat diidentifikasi terutama sebagai prosa untuk ketergantungan pada asosiasi dengan prosa naratif dan harapan presentasi  tujuan dari kebenaran.

Contoh Puisi Prosais

Epitaf Rumah Buram
Oleh
Maulana Affandi

Pahatan kayu yang indah sebagai atap pelindung tubuh manja

Walau menengadah sombong tak akan gentar oleh sang mentari

Rintik air dari langit ketujuh tak mampu membasahi muka

Tiupan angin kencang tak mampu menembus kokohnya bangunan ini

Berkumpul, berseri, dan berbagi cerita dengan kawan sedarah

Saling membantu dan menyayangi tanpa tanda jasa

Senyum manis dari bibir mereka setiap penghuni rumah

Tempat pelipur lara saat hati sedang berduka

Merasa kenyamanan ini adalah keabadian dan lalai dengan kewajiban

Salah!

Kesombongan menantang alam seakan dicatat olehnya

Mereka dendam, mereka murka

Tak ada yang membantu tak ada yang peduli

Isakan tangis dari setiap wajah yang disayangi mulai meredup

Sepi…. Dingin… Sendiri

Tubuh terjepit tanah yang dipenuhi cacing-cacing liar

Kain putih bersahaja sudah berganti warna dan tak layak pakai

Itulah rumah sesungguhnya, rumah keabadian.

Rumah yang hanya beratapkan epitaf nama buram.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.