Turnamen Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) 2025 yang digelar dalam rangkaian Esports World Cup (EWC) 2025 di Riyadh, Arab Saudi, tengah memasuki fase krusial.

Dua wakil Indonesia, RRQ Hoshi dan ONIC Esports, menjadi sorotan setelah menampilkan performa mencolok di babak grup.

Sementara RRQ memastikan langkah ke upper bracket playoff, ONIC harus menjalani laga hidup mati melawan tim kuat asal Filipina, Team Liquid Philippines (TLPH).

Turnamen MSC 2025 menjadi ajang paling bergengsi di kancah Mobile Legends dunia tahun ini, dengan total hadiah fantastis mencapai USD 3 juta atau setara Rp 48,7 miliar, menjadikannya salah satu turnamen Mobile Legends dengan hadiah terbesar sepanjang sejarah.

Dari jumlah tersebut, juara pertama akan membawa pulang hadiah senilai USD 1 juta atau sekitar Rp 16,2 miliar.

RRQ Hoshi Sapu Bersih Grup B, Tampil Tanpa Cela

Langkah meyakinkan diperlihatkan oleh RRQ Hoshi di grup B. Mereka sukses menumbangkan wakil Amerika Utara, Area 77, dengan skor telak 2-0 dalam pertandingan yang digelar Kamis, 24 Juli 2025.

Dalam laga tersebut, RRQ menunjukkan dominasi penuh sejak awal permainan, dengan kombinasi drafting dan eksekusi yang sangat disiplin.

Menariknya, dalam pertandingan ini RRQ turut mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang menggunakan hero Zetian dalam turnamen MSC 2025, sekaligus mencetak kemenangan perdana dengan hero tersebut.

Kemenangan ini membuat RRQ dipastikan lolos ke upper bracket playoff dan tinggal menunggu lawan berikutnya yang akan ditentukan dari hasil lanjutan di grup mereka.

ONIC Hadapi TLPH dalam Laga Penentuan

Sementara itu, wakil Indonesia lainnya, ONIC Esports, dijadwalkan menjalani laga penting melawan Team Liquid Philippines (TLPH) pada Jumat, 25 Juli 2025 pukul 18.00 WIB.

Laga ini menjadi penentu siapa yang berhak langsung melaju ke babak knockout dari grup A.

Pertandingan ini diprediksi berjalan sengit. ONIC sebagai salah satu unggulan asal Indonesia harus menghadapi kekuatan agresif dari TLPH yang dikenal memiliki permainan cepat dan objektif.

Jika ONIC menang, mereka otomatis melaju ke knockout stage sebagai pemuncak grup.

Namun, jika kalah, mereka masih memiliki satu kesempatan lagi di lower bracket untuk merebut tiket playoff.

Format Baru dan Persaingan Ketat

MSC 2025 hadir dengan format turnamen yang cukup unik. Terdapat sistem upper dan lower bracket di fase grup, serta penambahan pertandingan perebutan tempat ketiga.

Tim yang berhasil menang dengan skor 2-0 di fase grup juga memiliki hak istimewa untuk memilih lawan dari tim yang menang 2-1 dalam playoff.

Format ini memberikan keuntungan strategis bagi tim-tim dominan seperti RRQ. Di sisi lain, tekanan tinggi membayangi tim-tim seperti ONIC yang berada di ambang batas untuk lolos langsung ke babak gugur.

Pembagian Hadiah Puluhan Miliar Rupiah

Besarnya nilai hadiah MSC 2025 menjadi magnet tersendiri. Total USD 3 juta akan dibagi kepada seluruh tim peserta, termasuk:

  • Juara 1: USD 1.000.000 (± Rp 16,2 miliar)
  • Runner-up: USD 500.000
  • Peringkat 3: USD 250.000
  • Peringkat 4: USD 150.000
  • Peringkat 5–8: USD 100.000
  • Peringkat 9–12: USD 66.000
  • Peringkat 13–16: USD 50.000
  • Peringkat 17–23: Antara USD 30.000–41.000

Hadiah ini menjadi motivasi besar bagi seluruh tim untuk memberikan performa terbaik mereka. Bahkan tim yang tersingkir di fase grup pun tetap mendapatkan insentif signifikan.

Jadwal Lengkap Pertandingan Hari Ini

Berikut jadwal pertandingan MSC 2025, Jumat 25 Juli 2025:

Grup A (Upper Bracket)

  • 16.00 WIB: Selangor Red Giants OG Esports (Malaysia) vs Mythic Seal (Myanmar)
  • 18.00 WIB: ONIC (Indonesia) vs Team Liquid Philippines (TLPH)
  • 20.00 WIB: Ultra Legends (Timur Tengah/Afrika Utara) vs CFU Gaming (Kamboja)
  • 22.00 WIB: Virtus.Pro (Rusia) vs Corinthians Esports (Brasil)

Harapan Besar di Pundak Tim Indonesia

Dengan performa gemilang RRQ dan potensi besar ONIC, harapan publik tanah air untuk melihat wakil Indonesia mengangkat trofi MSC 2025 semakin membara.

Jika kedua tim mampu menjaga konsistensi permainan, bukan tidak mungkin final ideal antara dua wakil Merah Putih bisa terwujud.

Namun jalan masih panjang. Lawan-lawan tangguh dari Filipina, Myanmar, hingga Brasil tengah mengincar posisi yang sama.

Fokus, strategi, dan mental akan menjadi kunci utama dalam menentukan siapa yang keluar sebagai raja Mobile Legends tahun ini.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.