Tag: menurut para ahli

  • 10 Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli

    Lembaga sosial adalah struktur atau organisasi yang secara formal atau informal diakui oleh masyarakat dan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan sosial dan menjalankan fungsi-fungsi tertentu dalam masyarakat.

    Lembaga sosial berperan dalam mengatur dan mengarahkan interaksi sosial serta membentuk pola-pola perilaku yang diakui dan diikuti oleh anggota masyarakat.

    Contoh lembaga sosial meliputi keluarga, sekolah, agama, pemerintahan, sistem hukum, ekonomi, organisasi-organisasi masyarakat, dan sebagainya.

    Setiap lembaga sosial memiliki aturan, norma, nilai, dan struktur yang mengatur perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat.

    Lembaga sosial berfungsi untuk memenuhi berbagai kebutuhan sosial, seperti pendidikan, pemeliharaan hubungan sosial, organisasi ekonomi, pemberian bantuan sosial, pemerintahan, dan pemeliharaan nilai-nilai budaya.

    Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian lembaga sosial menurut para ahli.

    1. Leopold Von Weise dan Becker

    Lembaga social adalah jaringan proses hubungan antar manusia dan antar kelompok yang berfungsi memelihara hubungan itu beserta pola-polanya yang sesuai dengan minat kepentingan individu dan kelompoknya.

    2. Robert Mac Iver dan C.H. Page

    Lembaga social adalah prosedur atau tatacara yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang tergabung dalam suatu kelompok masyarakat.

    3. Soerjono Soekanto

    Pranata social adalah himpunana norma-norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehiduppan masyarakat.

    4. Koentjaraningkrat

    Pranata social adalah suatu system tatakelakuan dan hubungan yang berpusat kepada akatifitas social untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.

    5. W. Hamilton

    Lembaga merupakan tata cara kehidupan kelompok, yang apabila dilanggar akan dijatuhi berbagai derajat sanksi.

    6. Paul Horton dan Chester L. Hunt

    Lembaga sosial adalah sistem norma-norma sosial dan hubungan-hubungan yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur-prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

    7. Peter L. Berger

    Lembaga sosial adalah suatu prosedur yang menyebabkan perbuatan manusia ditekan oleh pola tertentu dan dipaksa bergerak melalui jalan yang dianggap sesuai dengan keinginan masyarakat.

    8. Dede Rosyada (1994:163)

    Melihat pranata-pranata sosial itu muncul dan berkembang sebagai refleksi dari sebuah kebudayaan.

    9. Bruce J. Cohen

    Lembaga sosial merupakan sistem pola sosial yang tersusun rapi dan secara relatif bersifat permanen serta mengandung perilaku tertentu yang kokoh dan terpadu demi pemuasan dan pemenuhan kebutuhan pokok
    manusia.

    10. Harry M. Johnson

    Lembaga sosial adalah seperangkat norma yang terinstitusionalisasi (institutionalized), yaitu: 1) Telah diterima sejumlah besar anggota sistem sosial; 2) Ditanggapi secara sungguh – sungguh; dan 3) Diwajibkan, dan terhadap pelanggarnya dikenakan sanksi tertentu.

  • 10 Pengertian Kepribadian Menurut Para Ahli

    Kepribadian adalah keseluruhan pola perilaku, sikap, emosi, dan karakteristik psikologis yang membedakan individu satu dengan yang lainnya.

    Hal ini mencakup cara seseorang berpikir, merasakan, dan berinteraksi dengan dunia sekitarnya.

    Kemudian, kepribadian mencerminkan kombinasi unik dari faktor-faktor genetik, lingkungan, dan pengalaman hidup yang membentuk individu.

    Sementara menurut KBBI, kepribadian adalah sifat hakiki yang tercermin pada sikap seseorang atau suatu bangsa yang membedakannya dari orang atau bangsa lain.

    Pengertian Kepribadian Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian kepribadian menurut para ahli.

    1. Koswara (2005: 35)

    Definisi kepribadian (personality) adalah suatu istilah yang mengacu pada gambaran-gambaran sosial tertentu yang diterima oleh individu dari kelompoknya atau masyarakat, kemudian individu tersebut diharapakan bertingkah laku berdasarkan atau sesuai dengan gambaran sosial (peran) yang di terimanya itu.

    2. Darlega, Winstead & Jones

    Kepribadian adalah sistem yang relatif stabil mengenai karakteristik individu yang bersifat internal, yang berkontribusi terhadap pikiran, perasaan, dan tingkah laku yang konsisten.

    3. Eysenck

    Menyatakan kepribadian yaitu “jumlah total dari aktual atau potensial organisme yang ditentukan oleh hereditas dan lingkungan.

    4. Woodworth

    Kepribadian bukanlah suatu subtansi melainkan gejalanya dan suatu gaya hidup. Kepribadian tidaklah menunjukkan jenis suatu aktivitas, seperti berbicara, mengingat, berfikir, atau bercinta, tetapi seseorang individu dapat menampakkan kepribadiannya dalam cara-cara ia melakukan aktifitas-aktifitas tersebut tadi.

    5. Sjarkawi (2008: 11)

    Kepribadian adalah ciri atau karakteristik atau gaya atau sifat khas dari diri seseorang yang bersumber dari bentukan-bentukan yang diterima dari lingkungan, misalnya keluarga pada masa kecil, dan juga bawaan, dan juga bawaan seseorang sejak lahir.

    6. (Agus Sujanto, dkk: 10)

    Kata kepribadian berasal dari kata Personality (bhs. Inggris) yang berasal dari kata persona (bhs. Latin) yang berarti kedok atau topeng. Yaitu tutup muka yang sering dipakai oleh pemain-pemain panggung, yang maksudnya untuk menggambarkan perilaku, watak atau pribadi seseorang.

    7. Chaplin (1981)

    Menganggap watak sebagai “the individual’s personality considered from an ethical or moral point of view”, kepribadian seseorang dilihat dari sudut pandang etik atau moral.

    8. George Kelly (Sjarkawi, 2008: 19)

    Menyatakan bahwa kepribadian sebagai cara yang unik dari indivdu dalam mengartikan pengalaman-pengalaman hidupnya.

    9. Gordon Allport (Sjarkawi, 2008: 19)

    Menyaatkan bahwa kepribadian merupakan suatu organisasi yang dinamis dari sistem psikofisik individu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran individu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran individu secara khas.

    10. Sigmend Freud (Sjarkawi, 2008: 19)

    Menyatakan bahwa kepribadian merupakan suatu struktur yang terdiri dari tiga sistem, yakni, id, ego, dan super ego, sedangkan tingkah laku tidak lain merupakan hasil daro konflik dari rekonsiliasi ketiga unsur dalam sistem kepribadian tersebut.

  • 10 Pengertian Sarana dan Prasarana Menurut Para Ahli

    Pengertian Sarana dan Prasarana Secara Umum

    Sarana dan prasarana adalah dua konsep yang sering digunakan dalam konteks infrastruktur dan fasilitas yang mendukung berbagai kegiatan manusia.

    Sarana merujuk pada segala jenis objek atau alat yang digunakan untuk memudahkan atau memungkinkan pelaksanaan suatu kegiatan atau proses.

    Contoh sarana meliputi gedung, ruangan, kendaraan, peralatan, perpustakaan, dan lain sebagainya. Sarana dapat berupa fisik atau non-fisik, tergantung pada jenis kegiatan yang dilakukan.

    Sementara prasarana merujuk pada struktur atau fasilitas yang menyediakan dasar atau kerangka untuk menjalankan aktivitas atau proses tertentu.

    Prasarana melibatkan elemen-elemen seperti jaringan transportasi (jalan, jembatan, bandara), sistem komunikasi (jaringan telepon, internet), infrastruktur energi (listrik, gas), sistem air (pembangkit air, pipa saluran air), dan sebagainya.

    Prasarana bertujuan untuk menciptakan kondisi yang memadai bagi aktivitas manusia dalam berbagai bidang.

    Pengertian sarana menurut KBBI adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud atau tujuan; alat; media.

    Pengertian prasarana menurut KBBI adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, proyek, dan sebagainya).

    Pengertian Sarana dan Prasarana Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian sarana dan prasarana menurut para ahli.

    1. Moenir (2006)

    Sarana adalah segala jenis peralatan yang berfungsi sebagai alat utama alat langsung untuk mencapai tujuan. Sedangkan prasarana adalah merupakan seperangkat alat yang berfungsi secara tidak langsung untuk mencapai tujuan.

    2. Agus S. Suryobroto (2004: 4)

    Sarana atau alat adalah segala sesuatu yang diperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, yang mudah dibawa, dan dapat dipindahkan oleh pelakunya atau siswa. Sedangkan prasarana atau fasilitas adalah sesuatu yang diperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, bersifat permanen atau tidak dapat di pindah-pindahkan.

    3. Mulyasa (2004: 49)

    Memaparkan bahwa yang disebut dengan sarana belajar merupakan segala peralatan yang secara langsung digunakan oleh guru atau siswa dalam proses belajar mengajar contohnya seperti gedung, ruang kelas, meja, kursi, serta media pembelajaran.

    4. Daryanto (2008: 51)

    Secara bahasa yang disebut dengan prasarana berarti alat yang tidak langsung digunakan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan misalnya : lokasi atau tempat, bangunan sekolah, lapangan olahraga, uang dan sebagainya.

    5. Makin & Baharuddin (2010: 84)

    Prasarana adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pengajaran, seperti halaman, kebun, taman sekolah, jalan menuju sekolah dan sebagainya.

    6. Jayadinata (dalam Juliawan,2015:5)

    Prasarana merupakan suatu faktor potensial yang sangat penting dalam menentukan arah dan masa depan perkembangan suatu wilayah, karena pembangunan tidak akan sukses dan berjalandengan baik tanpa dukungan prasarana yang memadai, prasarana kota merupakan fasilitas umum yang menjadi penunjang utama terselenggaranya suatu proses atau kegiatan dalam kota yang pada akhirnya akan menentukan perkembangan kota.

    7. Diwiryo (dalam Juliawan, 2015:6)

    Fungsi prasarana adalah untuk melayani dan mendorong terwujudnya lingkungan permukiman dan lingkungan usaha yang optimal sesuai dengan fungsinya, upaya memperbaiki lingkungan membutuhkan keseimbangan antar tingkat kebutuhan masyarakat.

    8. Kasan (2000: 91)

    Pengertian sarana pendidikan adalah alat langsung untuk mencapai tujuan pendidikan, misalnya: ruang, buku, perpustakaan, laboratorium, dan sebagainya.

    9. Hamalik (1980:23)

    Pengertian sarana dan prasarana menurut Hamalik ialah seluruh bentuk perantara yang dipakai orang untuk menyebar ide, sehingga ide tersebut bisa sampai pada penerima.

    10. Soepartono (2006:699)

    Sarana dan prasarana OR adalah suatu kegiatan yang dimanfaatkan dalam melaksanakan pendidikan jasmani yang meliputi lapangan dan bangunan OR beserta perlengkapan untuk melaksanakan proses belajar mengajar pendidikan jasmani.

  • 10 Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

    Sosiologi adalah studi ilmiah mengenai masyarakat manusia, hubungan sosial, dan perilaku sosial.

    Menurut KBBI, definisi sosiologi adalah pengetahuan atau ilmu tentang sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat; ilmu tentang struktur sosial, proses sosial, dan perubahannya.

    Disiplin ini mempelajari bagaimana individu dan kelompok berinteraksi dalam struktur sosial tertentu, serta pengaruh institusi sosial, norma, dan nilai-nilai sosial terhadap perilaku manusia dan perubahan sosial.

    Tujuan sosiologi adalah memahami dan menjelaskan fenomena sosial, meningkatkan kesadaran sosial, dan berkontribusi pada perbaikan masyarakat.

    Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian sosiologi menurut para ahli.

    1. Roucek dan Warren

    Pengertian Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.

    2. Soejono Sukamto

    Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.

    3. William Kornblum

    Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.

    4. Allan Jhonson

    Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku, terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut mempengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat di dalamnya mempengaruhi sistem tersebut.

    5. Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi

    Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.

    6. Emile Durkheim

    Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yakni fakta yang mengandung cara bertindak, berpikir, berperasaan yang berada di luar individu di manafakta-fakta tersebut memiliki kekuatan untuk mengendalikan individu.

    7. William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkopf

    Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.

    8. Pitirim Sorokin

    Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial (misalnya gejala ekonomi, gejala keluarga, dan gejala moral), sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non-sosial, dan yang terakhir, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.

    9. Paul B. Horton

    Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan penelaahan pada kehidupan kelompok dan produk kehidupan kelompok tersebut.

    10. Menurut Soerjono Soekanto

    Sosiologi adalah ilmu yang kategoris, murni, abstrak, berusaha mencari pengertian-pengertian umum, rasional, empiris, serta bersifat umum.

  • 10 Pengertian Masalah Sosial Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Masalah Sosial Menurut Para Ahli

    Masalah sosial adalah masalah yang muncul di lingkungan sosial masyarakat sehingga memunculkan ketidakseimbangan, konflik, atau kesulitan dalam interaksi sosial dan kehidupan sehari-hari.

    Masalah sosial melibatkan aspek-aspek sosial, ekonomi, politik, budaya, dan lingkungan yang mempengaruhi individu, kelompok, atau masyarakat secara luas.

    Masalah sosial dapat berkaitan dengan berbagai bidang kehidupan, seperti kemiskinan, pengangguran, ketimpangan ekonomi, ketidakadilan, kekerasan, diskriminasi, dan masih banyak lagi.

    Penyebab masalah sosial sangat kompleks dan melibatkan faktor-faktor seperti ketidakadilan struktural, kurangnya akses terhadap sumber daya, perubahan sosial, perbedaan sosial, dan kebijakan publik yang tidak efektif.

    Pengertian Masalah Sosial Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian masalah sosial menurut para ahli.

    1. Soetomo

    Pengertian masalah sosial adalah sebagai suatu kondisi yang tidak diinginkan oleh sebagian besar warga masyarakat.

    2. Lesli

    Masalah sosial sebagai suatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai dan karena perlunya untuk diatasi atau diperbaiki.

    3. Martin S. Weinberg

    Masalah sosial adalah situasi yang dinyatakan sebagai sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai oleh warga masyarakat yang cukup signifikan, dimana mereka sepakat dibutuhkannya suatu tindakan untuk mengubah situasi tersebut.

    4. Soerjono Soekanto (2012: 312)

    Definisi masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur- unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial, atau menghambat terpenuhinya keinginan-keinginan pokok sehingga menyebabkan kepincangan ikatan sosial warga kelompok sosial tersebut.

    5. Rubington dan Weinberg (1989)

    Masalah sosial adalah suatu kondisi yang dinyatakan tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh sebagian warga, yang sepakat bahwa suatu kegiatan bersama diperlukan untuk mengubah kondisi itu.

    6. Bulmer

    Masalah sosial adalah situasi dan kondisi yang tidak diinginkan oleh masyarakat, karena adanya paradigma kesalahan sosial atau gejala sosial yang dinggap tidak wajar.

    7. Kartini Kartono

    Permasalahan sosial adalah suatu situasi yang dapat menggu kesetabilan kehidupan manusia, situasi ini dianggap sebagai situasi yang menyimpang hingga akhirnya harus segera mungkin untuk dapat diselesaikan.

    8. Merton dan Nisbet (1971)

    Masalah sosial sebagai sesuatu yang bukan kebetulan, melainkan berakar pada satu atau lebih kebutuhan masyarakat yang terabaikan.

    9. Jenssen

    Masalah Sosial adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan atau sebagai kesenjangan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya.

    10. Arnold Rose

    Mendefinisikan masalah sosial dapat sebagai suatu situasi yag telah mempengaruhi sebagian besar masyarakat sehingga mereka percaya bahwa situasi itu adalah sebab dari kesulitan mereka.

  • 10 Pengertian Populasi Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Populasi Menurut Para Ahli

    Secara harfiah, populasi berasal dari bahasa latin yaitu population yang artinya jumlah penduduk. Dalam bahasa latin disebut populis, yang artinya sekelompok individu.

    Sementara menurut KBBI, arti populasi adalah sebagai berikut:

    • seluruh jumlah orang atau penduduk di suatu daerah.
    • jumlah orang atau pribadi yang mempunyai ciri-ciri yang sama.
    • jumlah penghuni, baik manusia maupun makhluk hidup lainnya pada suatu satuan ruang tertentu.
    • sekelompok orang, benda, atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel; suatu kumpulan yang memenuhi syarat tertentu yang berkaitan dengan masalah penelitian.

    Maka, secara umum populasi adalah istilah yang untuk merujuk pada keseluruhan individu, objek, atau entitas yang memiliki karakteristik atau atribut yang sama di suatu wilayah.

    Dalam konteks demografi, populasi merujuk pada jumlah total individu dalam suatu wilayah atau negara pada waktu tertentu.

    Hal tersebut mencakup semua individu yang tinggal di wilayah tersebut, termasuk semua kelompok usia, jenis kelamin, dan karakteristik lainnya.

    Pengertian Populasi Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa definisi populasi menurut para ahli.

    1. Sugiyono (2017:215)

    Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.

    2. Suryani dan Hendryadi (2015:190-191)

    Pengertian populasi adalah sekelompok orang, kejadian atau benda yang memiliki karakteristik tertentu dan dijadikan objek penelitian.

    3. Cooper dan Emory (1997)

    Mengemukakan populasi adalah seluruh kumpulan elemen yang dapat kita gunakan untuk membuat beberapa kesimpulan.

    4. Kuncoro (2003)

    Pengertian populasi adalah kelompok elemen yang lengkap, yang biasanya berupa orang, objek, transaksi atau kejadian dimana kita tertarik untuk mempelajarinya atau menjadi objek penelitian.

    5.  Nazir (1999)

    Mengatakan definisi populasi adalah kumpulan dari individu dengan kualitas serta ciri-ciri yang telah ditetapkan.

    6. Somantri (2006:62)

    Populasi merupakan keseluruh elemen, atau unit elemen, atau unit penelitian, atau unit analisis yang memiliki karakteristik tertentu yang dijadikan sebagai objek penelitian.

    7. Gasperz (1989:25)

    Populasi tidak lain adalah keseluruhan unsur-unsur yang akan diteliti atau yang akan dijadikan sebagai objek penelitian, dan tentunya kesimpulan yang ditarik hanya berlaku untuk keadaan dari objek-objek tersebut.

    8. Riduwan dan Tita Lestari (1997:3)

    Mengatakan bahwa populasi adalah keseluruhan dari karakteristik atau unit hasil pengukuran yang menjadi objek penelitian.

    9. Handayani (2020)

    Populasi adalah totalitas dari setiap elemen yang akan diteliti yang memiliki ciri sama, bisa berupa individu dari suatu kelompok, peristiwa, atau sesuatu yang akan diteliti.

    10. Margono (2004: 118)

    Populasi adalah seluruh data yang menjadi perhatian kita dalam suatu ruang lingkup dan waktu yang kita tentukan.

  • 15 Pengertian Novel Menurut Para Ahli

    15 Pengertian Novel Menurut Para Ahli

    Secara harfiah, novel berasal dari bahasa Italia yaitu novella yang artinya kisah atau sepotong berita.

    Sementara menurut KBBI, arti novel adalah karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.

    Maka, definisi novel secara umum adalah salah satu bentuk karya sastra berbentuk prosa yang sifatnya fiksi atau karangan dari imajinasi penulis.

    Biasanya, novel mencakup berbagai genre, seperti roman, petualangan, misteri, fiksi ilmiah, fantasi, sejarah, dan banyak lagi.

    Meski sifatnya adalah fiksi alias karangan, tapi penulis juga butuh riset agar novel memiliki alur yang menarik sehingga disukai oleh pembaca.

    Pengertian Novel Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian novel menurut para ahli.

    1. Rahayu (2014)

    Novel adalah genre prosa yang mengungkapkan unsur-unsur cerita yang paling lengkap, memiliki media yang luas, dan menyajikan masalah kemasyarakatan yang luas.

    2. Hasniati (2018)

    Novel merupakan karya fiksi yang bersifat imajinatif. Sebagai sebuah karya imajinatif, karya fiksi menawarkan berbagai permasalahan manusia dan kemanusiaan, hidup dan kehidupan.

    3. Tarigan (2000:164)

    Novel berasal dari bahasa latin novelius yang diturunkan pada kata novelis yang berarti baru. Bisa dikatakan baru jika dibandingkan dengan karya sastra seperti puisi, drama, dan lain-lain.

    4. Nurgiyantoro (2015: 11-12)

    Berpendapat bahwa novel memiliki cerita yang panjang, katakanlah sejumlah ratusan halaman, jelas tidak dapat disebut dengan cerpen, namun lebih tepatnya disebut dengan novel.

    5. Thaba (2019)

    Novel disebut sebagai karangan yang melukiskan perbuatan pelakunya menurut isi dan jiwanya masing-masing yang diolah menjadi sebuah kisah sesuai dengan tujuan pengarang.

    6. Kosasih (2012:60)

    Pengertian novel adalah karya imajinatif yang mengisahkan sisi utuh atas problematika kehidupan seseorang atau beberapa orang tokoh.

    7. Susanto (2012:32)

    Menyatakan bahwa karya sastra (novel, cerpen, dan puisi) adalah karya imajinatif, fiksional, dan ungkapan ekspresi pengarang.

    8. Al-Ma‟ruf (2010:17)

    Novel merupakan hasil dialog, kontemplasi, dan reaksi pengarang terhadap kehidupan dan lingkungannya setelah melalui penghayatan dan perenungan secara intens.

    9. Endah Tri Priyatni

    Kata novel berasal dari bahasa Latin Novellus. Kata Novellus dibentuk dari kata novus yang berarti baru atau new dalam bahasa Inggris. Dikatakan baru karena bentuk novel adalah bentuk karya sastra yang datang kemudian dari bentuk karya sastra lainnya, yaitu puisi dan drama.

    10. The Advanced of Current Englisht

    Novel adalah suatu cerita dengan suatu alur yang cukup panjang mengisi satu buku atau lebih, yang menggarap kehidupan manusia yang bersifat imajinatif.

    11. Ensiklopedi American

    Pengertian novel adalah cerita dalam bentuk prosa yang agak panjang dan meninjau kehidupan sehari-hari.

    12. Jakob Sumardjo

    Novel adalah bentuk sastra yang paling popular di dunia. Bentuk sastra ini paling banyak dicetak dan paling banyak beredar, lantaran daya komunitasnya yang luas pada masyarakat.

    13. Hudhana & Mulasih (2019: 43)

    Novel diciptakan oleh pengarang sebagai suatu perjalanan atau peristiwa panjang seorang tokoh dalam kehidupan.

    14. Sudjiman (1984: 53)

    Novel adalah prosa rekaan yang panjang dengan menyuguhkan tokoh-tokoh dan menampilkan serangkaian peristiwa dan latar secara tersusun.

    15. Semi (1993: 32)

    Dalam istilah novel tercakup pengertian roman, sebab roman hanyalah istilah novel untuk zaman sebelum perang dunia kedua di Indonesia.

  • 10 Pengertian Data Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Data Menurut Para Ahli

    Secara harfiah, data berasal dari bahasa Yunani yaitu Datum yang artinya fakta.

    Sementara menurut KBBI, arti data adalah sebagai berikut:

    • keterangan yang benar dan nyata: pengumpulan.
    • keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian (analisis atau kesimpulan).
    • informasi dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer, seperti representasi digital dari teks, angka, gambar grafis, atau suara.

    Jadi, secara umum pengertian data adalah kumpulan fakta, informasi, atau hasil pengamatan yang dikumpulkan melalui pengukuran, pengamatan, atau sumber lainnya.

    Data dapat berupa angka, kata-kata, gambar, suara, atau bentuk lainnya yang dapat direkam atau diperoleh.

    Data memiliki peran penting dalam menyediakan dasar informasi untuk analisis, pengambilan keputusan, dan pemahaman tentang suatu fenomena atau situasi.

    Pengertian Data Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian data menurut para ahli.

    1. Drs. Jhon J. Longkutoy

    Data adalah suatu istilah majemuk dari fakta yang mengandung arti yang dihubungkan dengan kenyataan, simbol, gambar, angka, huruf yang menunjukan suatu ide, objek, kondisi atau situasi dan lainnya.

    2. Bernard (2012 : p130)

    Pengertian data adalah fakta kasar mengenai orang, tempat, kejadian dan sesuatu yang penting diorganisasikan.

    3. Williams dan Sawyer (2007 : p25)

    Definisi data terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang diolah menjadi informasi.

    4. Pendit (1992)

    Data adalah hasil observasi langsung terhadap suatu kejadian, yang merupakan perlambangan yang mewakili objek atau konsep dalam dunia nyata.

    5. Ralston dan Reilly (Chamidi, 2004: 314)

    Data didefinisikan sebagai fakta atau apa yang dikatakan sebagai hasil dari suatu observasi terhadap fenomena alam.

    6. Arikunto (2002)

    Data merupakan segala fakta dan angka yang dapat dijadikan bahanuntuk menyusun suatu informasi, sedangkan informasi adalah hasil pengolahan data yangdipakai untuk suatu keperluan.

    7. Wahyudi (2008:2)

    Data adalah informasi yang telah diterjemahkan ke dalam bentukyang lebih sederhana untuk melakukan suatu proses. Sehubungan dengan komputer saat ini danmedia transmisi, data adalah informasi diubah menjadi bentuk digital biner.

    8. Margono (2010:11)

    Data adalah fakta yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan, biasanya dicatat dandiarsipkan tanpa maksud untuk segera diambil kembali untuk pengambilan keputusan.

    9. Wawan dan Munir (2006)

    Data adalah nilai yang merepresentasikan deskripsi dari suatu objek atau kejadian (event).

    10. Inmon (2005)

    Data adalah sebuah rekaman dari fakta-fakta, konsep-konsep, atau instruksiinstruksi pada media penyimpanan untuk komunikasi perolehan, dan pemrosesan dengan cara otomatis dan presentasi sebagai informasi yang dapat dimengerti oleh manusia.

  • 15 Pengertian Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

    15 Pengertian Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

    Secara umum, kelompok sosial adalah sekelompok individu yang saling berinteraksi dan terhubung dalam suatu lingkungan

    Kelompok sosial dapat memiliki karakteristik yang beragam, termasuk tujuan yang sama, norma dan nilai bersama, serta peran dan struktur yang terorganisir.

    Kelompok sosial sering kali memiliki norma-norma, nilai-nilai, dan aturan yang diikuti oleh anggotanya.

    Hal ini membantu mengatur perilaku dan interaksi dalam kelompok, serta membentuk identitas dan keanggotaan. Contoh kelompok sosial meliputi keluarga, teman, komunitas, organisasi, dan masyarakat.

    Interaksi antara anggota kelompok sosial dapat beragam, mulai dari komunikasi sehari-hari hingga kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama.

    Pengertian Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian kelompok sosial menurut para ahli.

    1. Sherif and Sherif (1956)

    Kelompok sosial adalah suatu unit sosial yang terdiri dari dua atau lebih individu yang telah mengadakan interaksi sosial yang cukup intensif dan teratur, sehingga di antara individu itu sudah terdapat pembagian tugas, struktur, dan norma-norma tertentu yang khas bagi kelompok itu.

    2. Joseph S. Roucek & Roland S. Warren

    Kelompok sosial adalah suatu kelompok yang meliputi dua atau lebih manusia yang diantara mereka terdapat beberapa pola interaksi yang dapat dipahami oleh para anggotanya/orang lain secara keseluruhan.

    3. Roland Freedman Cs

    Definisi kelompok sosial adalah organisasi terdiri atas 2 (dua) atau lebih individu yang tergantung oleh ikatan-ikatan suatu sistem ukuran-ukuran kelakuan yang diterima dan disetujui oleh semua anggotanya.

    4. Soejono Soekanto (2006:104)

    Kelompok sosial atau social group adalah himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama, karena adanya hubungan di antara mereka. Hubungan tersebut antara lain menyangkut hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi dan juga suatu kesadaran untuk saling menolong.

    5. Sarwono (2009)

    Mendefinisikan kelompok sebagai sekelompok (dua orang atau lebih) yang memiliki persepsi sebagai satu kesatuan serta memiliki perasaan sebagai bagian dari kelompok, memiliki tujuan bersama dan saling ketergantungan satu sama lain.

    6. Polak (2004)

    Pengertian kelompok sosial adalah satu group, yaitu sejumlah orang yang ada antara hubungan satu sama lain dan hubungan itu bersifat sebagai sebuah struktur.

    7. Jhonson & Jhonson (Sarwono 2009)

    Mengatakan bahwa kelompok adalah dua atau lebih individu berinteraksi secara langsung, peduli dengan hubungannya dalam sebuah grup, saling peduli antara anggota grup, dan saling peduli dengan ketergantungan positif untuk berusaha mencapai tujuan bersama.

    8. Schein (2003)

    Memberikan pengertian kelompok sebagai sejumlah orang yang berbagi nilai (share) terhadap pandangan yang sama dari suatu masalah dan mengembangkan penyelesaian share tersebut.

    9. Purwasih, dkk (2018:48)

    Mngemukakan pengertian kelompok sosial adalah kumpulan individu yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaannya dan saling berinteraksi. Tiap-tiap anggota kelompok sosial saling memperhatikan dan berhubungan satu sama lain.

    10. Hendropuspito dalam Waluya (2009)

    Arti kelompok sosial adalah suatu kumpulan nyata, teratur, dan tetap dari orang-orang yang melaksanakan peranannya yang saling berkaitan guna mencapai tujuan yang sama.

    11. Abdul Syani (2007)

    Istilah kelompok mempunyai pengertian sebagai suatu kumpulan dari orang-orang yang mempunyai hubungan dan berinteraksi, dimana dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama.

    12. Bruce J Cohen (1997)

    Kelompok adalah sejumlah orang yang berinteraksi secara bersama-sama dan memiliki kesadaran keanggotaan yang didasarkan pada kehendak-kehendak prilaku yang disepakati.

    13. Jusman Iskandar (2003)

    Kelompok juga dapat didefinisikan sebagai setiap kumpulan yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi.

    14. Huky (1987)

    Kelompok merupakan suatu unit yang terdiri dari dua orang atau lebih, yang saling berinteraksi atau saling berkomunikasi.

    15. George Homans

    Kelompok sosial yaitu kumpulan individu yang melakukan kegiatan, interaksi & memiliki perasaan untuk membentuk suatu keseluruhan yang terorganisasi & berhubungan timbal balik.

  • 10 Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli

    Secara harfiah, akuntansi berasal dari bahasa Inggris, yaitu accounting yang artinya menghitung.

    Sementara menurut KBBI, arti akuntansi adalah sebagai berikut:

    • teori dan praktik perakunan, termasuk tanggung jawab, prinsip, standar, kelaziman (kebiasaan), dan semua kegiatannya.
    • hal yang berhubungan dengan akuntan.
    • seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu kesatuan ekonomi.

    Jadi secara umum, akuntansi adalah suatu sistem yang digunakan untuk mencatat, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menyajikan informasi keuangan suatu perusahaan atau organisasi.

    Tujuan utama akuntansi adalah untuk menyediakan informasi yang valid berdasarkan data, dapat dipercaya, dan berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi.

    Dalam praktiknya, akuntansi melibatkan proses mencatat transaksi keuangan, menyusun laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas.

    Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian akuntansi menurut para ahli.

    1. Paul Gradi (2017)

    Akuntansi yaitu sebagai fungsi organisasi secara sistematis, dapat dipercaya dan original dalam mencatat, mengklasifikasi, memproses, membuat ikhtisar, menganalisa, menginterprestasi seluruh transaksi dan kejadian serta karakter keuangan yang terjadi dalam operasional perusahaan sebagai pertanggungjawaban atas kinerjanya.

    2. Sumarsan (2017:1)

    Akuntansi adalah suatu seni untuk mengumpulkan, mengidentifikasi, mengklasifikasikan, mencatat transaksi, serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan, sehingga dapat menghasilkan informasi keuangan atau suatu laporan keuangan yang dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

    3. Menurut Bahri (2016:2)

    Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran, dan pelaporan atas suatu transaksi dengan cara sedemikian rupa, sistematis dari segi isi, dan berdasarkan standar yang diakui umum.

    4. Warren, dkk (2009 : 9)

    Secara umum, akuntansi ( Accounting) dapat diartikan sebagai sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

    5. Thomas Sumarsan (2011 : 2)

    Definisi akuntansi adalah suatu seni untuk mengumpulkan, mengidentifikasikan, mengklasifikasikan, mencatat transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan, sehingga dapat menghasilkan informasi, yaitu laporan keuangan yang dapat digunakan olehpihak-pihak yang berkepentingan.

    6. Rudianto (2009:14)

    Akuntansi adalah aktivitas mengumpulkan, menganalisis, menyajikan dalam bentuk angka, mengklasifikasikan, mencatat, meringkas, dan melaporkan aktivitas/transaksi perusahaan dalam bentuk informasi keuangan.

    7. Rizal Effendi. (2013:1)

    Akuntansi merupakan proses pengidentifikasian, pengukuran, pencatatan, penggolongan, dan pengikhtisaran serta pelaporan informasi keuangan dalam ukuran moneter (uang) dalam suatu perusahaan atau organisasi yang ditujukan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka pengambilan keputusan.

    8. American Accounting Association dalam Soemarso (2018:5)

    Mendefinisikan akuntansi sebagai proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

    9. Setyowati dkk (2015:1)

    Akuntansi adalah suatu proses pelacakan, pencatatan, dengan analisa terhadap biaya-biaya yang berhubungan dengan aktivitas suatu organisasi untuk menghasilkan barang atau jasa, salah satunya adalah transaksi yang berhubungan dengan aset.

    10. Hery (2015:6)

    Akuntansi dapat didefinisikan sebagai sebuah sistem informasi yang memberikan laporan kepada para pengguna informasi akuntansi atau kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan (stakeholders) terhadap hasil kinerja dan kondisi keuangan perusahaan.