Pendidikan

Apa Itu Semester Pendek? Ini Pengertian, Lama Studi, Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Buat kamu yang statusnya masih mahasiswa baru, mungkin kamu pernah mendengar istilah Semester Pendek dari kakak tingkat.

Namun, meski pernah mendengar, kebanyakan mahasiswa baru masih belum paham apa itu Semester Pendek dan manfaatnya untuk perkuliahan.

Nah, buat kamu yang bingung dan mencari pengertian Semester Pendek, pada kesempatan ini Sastrawacana.id akan memberikan informasi lengkapnya. Yuk disimak!

Baca juga: Mengenal Apa Itu Akreditasi, Fungsi, Proses, dan Manfaatnya Untuk Institusi

Pengertian Semester Pendek

Semester Pendek adalah program perkuliahan singkat yang dilakukan oleh mahasiswa untuk memperbaiki nilai tanpa perlu waktu lama.

Biasanya, Semester Pendek dilakukan pada jedal semester genap dan semester ganjil. Jadi, jeda waktu tersebut disediakan oleh pihak kampus bagi mahasiswa yang ingin menempuh Semester Pendek.

Namun, tidak semua kampus menerapkan program seperti ini. Untuk mengetahuinya, kita bisa mencari informasi ke pihak kampus secara langsung.

Tujuan dari Semester Pendek adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah tambahan, mempercepat kemajuan akademik, atau memperbaiki nilai dengan waktu yang lebih singkat.

Baca juga: Pengertian E-Learning, Manfaat, Contoh, dan Rekomendasi Aplikasi yang Sering Digunakan

semester pendek berapa lama
Semester pendek berapa lama? (pexels.com/Yan Krukau)

Semester Pendek Berapa Lama?

Sesuai dengan namanya, Semester Pendek dilakukan secara singkat, berbeda dari kuliah pada umumnya.

Jika kuliah pada umumnya membutuhkan waktu 6 bulan, maka semester pendek adalah mempersingkat waktu, sehingga biasanya dilakukan antara 2-3 bulan saja.

Bahkan, ada juga beberapa kampus yang menerapkan Semester Pendek hanya dengan waktu hitungan minggu saja.

Jadi, bisa dikatakan jika Semester Pendek cukup fleksibel serta mempersingkat waktu perkuliahan.

Baca juga: Pengertian BEM, Fungsi dan Tugas, Serta Manfaatnya Untuk Mahasiswa

Kelebihan Semester Pendek

Semester Pendek memiliki kelebihan serta keuntungan bagi mahasiswa, antara lain:

1. Mempersingkat Waktu Kuliah

Program ini dapat membuat mahasiswa untuk mempersingkat waktu kuliah dan percepatan lulus.

Semisal dibutuhkan waktu 4 tahun lulus, maka dengan Semester pendek, mahasiswa dapat menempuh beberapa SKS setiap tahunnya sehingga waktu lulus dapat lebih cepat.

2. Memperbaiki Nilai

Semester Pendek juga sering digunakan oleh mahasiswa untuk memperbaiki nilai tanpa perlu menunggu di semester berikutnya.

Semisal ada nilai C yang ingin diperbaiki, maka mahasiswa dapat mengikuti semester pendek agar tidak mengulang mata kuliah tersebut di semester selanjutnya.

3. Cocok Untuk Kuliah Sambil Kerja

Jika mahasiswa nyambi kerja, maka program Semester Pendek ini juga menjadi keuntungan karena tidak harus ke kampus selama satu semester.

Dengan waktu yang relatif singkat, mahasiswa dapat membagi waktu antara kuliah dan pekerjaannya.

Baca juga: 10 Rekomendasi Fakultas Ilmu Budaya dari Beberapa Universitas Ternama di Indonesia

Kekurangan Semester Pendek

Meski memiliki beberapa kelebihan dan keuntungan, tapi Semester Pendek juga memiliki kekurangan yang perlu diketahui oleh mahasiswa. Adapun kekurangan Semester Pendek adalah sebagai berikut:

1. Pembelajaran Kurang Optimal

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Semester Pendek hanya ditempuh selama 2-3 bulan saja, sehingga mungkin ada materi-materi yang terlewat.

Hal tersebut membuat pembelajaran mahasiswa menjadi kurang optimal jika dibandingkan dengan menempuh kuliah selama satu semester.

2. Ada Biaya Khusus

Program Semester Pendek juga mengenakan biaya khusus kepada mahasiswa. Sehingga, ada biaya lebih yang harus dikeluarkan untuk mengikuti Semester Pendek ini.

Maka, sebelum memutuskan untuk mengikuti Semester Pendek, hendaknya diperhitungkan kembali apakah kemampuan finansial kita siap untuk mengikuti program Semester Pendek tersebut.

3. Waktu Kuliah Lebih Padat

Meski dilakukan lebih singkat, tapi Semester Pendek membuat kuliah jadi terkesan padat. Akan ada tugas-tugas yang harus diselesaikan dalam waktu singkat.

Baca juga: Prodi: Pengertian, Fungsi, Cara Memilih, Contoh, dan Jenjang Karier

4. Tidak Ada Waktu Libur

Semester Pendek dilakukan antara jeda semester genap dan ganjil. Jadi, mahasiswa menempuh Semester Pendek ini di waktu liburan.

Nah, itulah pengertian semester pendek serta beberapa kelebihan dan kekurangannya. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel pendidikan lainnya di Sastrawacana.id.

Author: Maulana Affandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Harap Matikan Ad Blocker :)