Pendidikan

Pengelompokkan murid dapat didasarkan pada pilihan bebas guru, misalnya kedekatan orang tua murid, tingkat strata sosial, dan kedekatan murid

Pengelompokkan murid dapat didasarkan pada pilihan bebas guru, misalnya kedekatan orang tua murid, tingkat strata sosial, dan kedekatan murid.

Jawaban: Salah.

Pembahasan:

Mengapa Pengelompokkan Murid Berdasarkan Kedekatan Orang Tua, Strata Sosial, dan Kedekatan Murid Salah?

Pengelompokkan murid berdasarkan kedekatan orang tua, tingkat strata sosial, dan kedekatan murid salah karena beberapa alasan berikut:

1. Melanggar Prinsip Kesetaraan dan Keadilan

Pengelompokkan murid berdasarkan kedekatan orang tua, strata sosial, dan kedekatan murid salah karena dapat mendiskriminasi murid dari keluarga kurang mampu atau yang tidak memiliki hubungan dekat dengan guru.

Hal ini dapat memperparah kesenjangan pendidikan dan melanggar prinsip kesetaraan dan keadilan dalam pendidikan.

Baca juga: Bagaimana upaya mengatasi masalah akibat keberagaman di lingkungan sekolahmu?

2. Menghambat Pembelajaran yang Efektif

Pengelompokkan berdasarkan kedekatan sosial salah karena tidak mencerminkan keragaman kemampuan dan kebutuhan belajar murid.

Hal ini menghambat pembelajaran yang efektif karena guru sulit memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap murid dalam kelompok yang homogen secara sosial.

3. Menimbulkan Stigma dan Stereotipe

Pengelompokkan berdasarkan strata sosial salah karena dapat menimbulkan stigma dan stereotipe terhadap murid dari kelompok sosial tertentu.

Hal ini dapat merusak harga diri dan motivasi belajar mereka, serta memperkuat segregasi sosial di lingkungan sekolah.

4. Menghambat Interaksi dan Persahabatan Antar Murid

Pengelompokkan berdasarkan kedekatan sosial salah karena membatasi interaksi antar murid dari latar belakang yang berbeda.

Hal ini menghambat pembentukan persahabatan dan rasa saling pengertian, yang seharusnya menjadi tujuan utama pendidikan.

Sekolah harus menjadi tempat di mana murid dari berbagai latar belakang dapat saling belajar dan berkembang bersama.

Baca juga: Bagaimana anda menjalankan peran anda sebagai pendidik dalam kegiatan pembelajaran bersama murid?

5. Tidak Memiliki Landasan Pedagogis yang Kuat

Berbeda dengan pengelompokkan berdasarkan kedekatan orang tua, strata sosial, dan kedekatan murid yang terbukti salah dan tidak efektif, penelitian menunjukkan bahwa pengelompokkan heterogen yang mencampurkan murid dengan kemampuan dan latar belakang yang berbeda lebih efektif dalam meningkatkan pembelajaran..

Kesimpulannya, pengelompokkan murid berdasarkan kedekatan orang tua, tingkat strata sosial, dan kedekatan murid salah karena tidak sesuai dengan prinsip kesetaraan dan keadilan, menghambat pembelajaran yang efektif, menimbulkan stigma dan stereotipe, menghambat interaksi dan persahabatan antar murid, dan tidak memiliki landasan pedagogis yang kuat.

Sebagai gantinya, guru harus menggunakan metode pengelompokkan yang lebih adil dan efektif, seperti pengelompokkan berdasarkan kemampuan belajar, minat, atau gaya belajar.

Adblock Detected

Harap Matikan Ad Blocker :)