Kategori: Berita

  • PERGUNU Banyuwangi Gelar Ngaji Rukyat, Bahas Penentuan Awal Bulan dan Hilal 1447 H

    PERGUNU Banyuwangi Gelar Ngaji Rukyat, Bahas Penentuan Awal Bulan dan Hilal 1447 H

    Dalam rangka menyongsong fenomena gerhana bulan sekaligus persiapan penentuan awal bulan hijriah, PC Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Banyuwangi menggelar Ngaji Rukyat bertema “Kajian Hilal dan Penentuan Awal Bulan” pada Ahad, 1 Maret 2026.

    Kegiatan ini berlangsung di ruang simulator SMK Negeri Kalipuro Banyuwangi.

    Acara menghadirkan dua pemateri, yakni Kang Gufron Mustafa selaku Ketua Badan Hisab Rukyat Banyuwangi dan Kang Zamroni Fikri, Ustadz Falak Sari PP Subulussalam Tegalsari.

    Keduanya mengupas metode hisab dan rukyat sebagai dua pendekatan yang saling melengkapi dalam menentukan awal bulan hijriah.

    Menurut Haikal Kafili, M.Pd. dan H. Wawuh Sondi Purnomo, ST., Gr., kegiatan ini bertujuan mendiseminasikan cara menakar hilal secara ilmiah dan spiritual, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya rukyat dalam penentuan awal bulan.

    “Yang jelas rukyat dan metode hisab saling melengkapi dan memiliki dasar ilmiah maupun ilahiah,” tegas Wawuh, yang kini menjadi Tim Pengembang Mutu SMKN 1 Kalipuro sekaligus mendapat amanah sebagai Kepala SMP Qur’an Akmalul Muhsinin Panderejo.

    Ngaji Rukyat ini diharapkan menjadi ruang belajar bersama bagi masyarakat untuk memahami proses penentuan awal bulan secara lebih komprehensif, sekaligus menjaga tradisi keilmuan falak yang menjadi bagian penting dari khazanah Islam Nusantara.

    Ketua PC PERGUNU Banyuwangi, Drs. H. Widjanarko, M.Pd., didampingi HM. Shodiqin, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi jawaban atas kegelisahan umat terkait khilafiah penentuan awal Ramadan 1447 H.

    “Langkah ini strategis bagi Persatuan Guru Nahdlatul Ulama yang sering menjadi rujukan pertanyaan sekaligus penyampai informasi kepada murid. Kami bersyukur bisa memanfaatkan alat sextant dan simulator untuk memahami titik koordinat serta sudut secara lebih paripurna,” ungkap Kepala SMK Gajah Mada tersebut.

    Ia juga menambahkan bahwa perwakilan PERGUNU direncanakan akan turut serta dalam pemantauan 1 Syawal di Pantai Pancur Alas Purwo sebagai bagian dari praktik langsung rukyat hilal.

    Melalui kegiatan ini, PERGUNU Banyuwangi berharap sinergi antara tradisi rukyat dan pendekatan hisab semakin dipahami secara utuh, sehingga umat dapat menyikapi perbedaan dengan bijak, berlandaskan ilmu dan nilai-nilai kebersamaan.

  • Validasi Data BEN-NLR Indonesia, Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Banyuwangi Inklusif

    Validasi Data BEN-NLR Indonesia, Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Banyuwangi Inklusif

    Dalam upaya memperkuat layanan inklusif bagi anak dan remaja penyandang disabilitas, Rumah Literasi Indonesia bersama Yayasan Aura Lentera Indonesia menggelar Pertemuan Validasi Data Program Building Effective Network (BEN), Selasa (3/3/2026), di Hotel Aston Banyuwangi.

    Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–17.00 WIB ini diikuti 45 peserta dari unsur pemerintah daerah, akademisi, tenaga pendidik, serta organisasi penyandang disabilitas.

    Tunggul Harwanto dari Rumah Literasi Indonesia memaparkan latar belakang dan tujuan program BEN.

    Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Banyuwangi menjadi satu-satunya klaster yang dipercaya menjalankan tiga proyek sekaligus, yakni Building Effective Network (BEN) Pemberdayaan Disabilitas Berbasis Jejaring Masyarakat, MYP Pengembangan Potensi Anak dan Remaja Difabel (Down Syndrome & OYPMK), serta Body Talk SRHR tentang Perkembangan Kesehatan Reproduksi.

    Kepercayaan tersebut diberikan karena Banyuwangi dinilai memiliki komitmen kuat dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas dan pengembangan daerah inklusif yang mendapat dukungan penuh dari bupati serta berbagai elemen masyarakat.

    “Kami berharap melalui pertemuan ini, sinergi antarsektor semakin kuat sehingga pelayanan terhadap penyandang disabilitas dapat berjalan terpadu dan berkelanjutan,” ujar Tunggul.

    Program BEN merupakan inisiatif yang didukung oleh Liliane Fonds Netherlands dan NLR Indonesia.

    Program ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan layanan inklusif melalui pendekatan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM).

    Pertemuan ini menjadi forum untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun langkah kolaboratif berbasis data yang valid dan terintegrasi.

    Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi, M. Yanuarto Bramuda, S.Sos., MBA., MM., hadir sebagai pembicara kunci sekaligus membuka acara secara resmi.

    Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta sistem database yang terintegrasi.

    “Pemerintah daerah menyambut baik inisiatif ini. Validasi dan integrasi data merupakan langkah strategis untuk memastikan program tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.

    Sesi diskusi yang difasilitasi Indah Catur Cahyaning Tyas dari Yayasan Aura Lentera Indonesia menghadirkan dua narasumber dari unsur pendidikan dan kesehatan.

    Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Alfian, M.Pd., menekankan pentingnya penguatan jejaring lintas sektor guna mendukung pengembangan sekolah inklusif.

    Ia juga mengusulkan agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dilibatkan dalam kegiatan selanjutnya karena keterkaitannya dengan data kependudukan.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, H. Amir Hidayat, S.K.M., M.Si., menyoroti pentingnya pengembangan layanan kesehatan inklusif berbasis analisis kebutuhan dan data yang akurat serta ramah disabilitas.

    Peserta yang hadir merupakan anggota Forum RBM (Rehabilitasi Berbasis Masyarakat) yang menjadi inti Building Effective Network.

    Mereka berasal dari Dinas Sosial dan PPKB, Bappeda, Camat Kalipuro dan Rogojampi, Kepala Puskesmas Klatak dan Gladag, kepala desa/lurah, tenaga pendidik dari sekolah inklusif dan SLB, serta organisasi seperti Perkins, GERKATIN, HWDI, dan Aisyiyah.

    Tunggul Harwanto dan Indah Catur Cahyaning Tyas selaku Leader Tim Transisi Banyuwangi menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan menyusun perencanaan berbasis data, memperkuat peran Forum RBM, serta membangun komitmen kolaboratif antar pemangku kepentingan di tingkat kabupaten untuk keberlanjutan program hingga 2028.

    Diskusi berlangsung aktif dalam sesi tanya jawab. Masfufah, S.Pd., Ketua Yayasan Matahati, menyampaikan harapan agar pendampingan dan layanan pendidikan bagi penyandang disabilitas semakin diperkuat, terlebih regulasi sudah tersedia.

    Yudi, guru dari SDN 2 Gladag, juga mengungkapkan tantangan terkait seorang siswa dengan disabilitas intelektual yang orang tuanya belum berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

    Selain itu, Bung Aguk Wahyu Nuryadi yang terlibat dalam pendataan anak dan remaja disabilitas membagikan temuan lapangan, khususnya terkait tantangan layanan di puskesmas dan sekolah serta pentingnya koordinasi yang baik dengan pemerintah desa.

    Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi dan integrasi layanan bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Banyuwangi, menuju sistem yang lebih inklusif dan berkelanjutan menyongsong pelaksanaan program tiga tahun yang akan dimulai pada April 2026.

  • SMP Qur’an Akmalul Muhsinin Kenalkan Pendidikan Karakter Berbasis Pemahaman Al-Qur’an Jelang Ramadhan 1447 H

    SMP Qur’an Akmalul Muhsinin Kenalkan Pendidikan Karakter Berbasis Pemahaman Al-Qur’an Jelang Ramadhan 1447 H

    sastrawacana.id/ – Menyongsong Ramadhan 1447 H, pengasuh Ponpes Akmalul Muhsinin Karangbaru, Panderejo, Banyuwangi, KH. Imam Hasan Thoha bersilaturahmi ke pengasuh Yayasan Sahal Suhail Bajulmati serta tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat yang juga Ketua Forum BPD Desa se-Wongsorejo, Sabtu (14/2/2026).

    KH. Imam Hasan Thoha bersama Kepala SMP Qur’an Akmalul Muhsinin, H. Wawuh Sondi Purnomo, ST, Gr, kemudian menjadi narasumber talkshow di Radio Komunitas Planet FM. Talkshow tersebut dipandu host Hadi Purwanto.

    Dalam siaran yang inspiratif itu, KH Imam menekankan pentingnya memahami makna bacaan Al-Qur’an, agar remaja tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami tafsir dan menjalankan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

    Ia juga mendorong generasi muda untuk melaksanakan ibadah wajib sesuai rukun Islam serta menjadi teladan yang beradab di lingkungan masing-masing.

    “Dengan metode i‘rab, murid jadi paham tafsir dan makna yang dibaca. Soal hafal Al-Qur’an itu bonus dan membutuhkan amalan individu yang siap kami terima sorogan tiap hari atau tiap minggu sesuai kemampuan,” ujar alumni Ponpes Al-Amien Prenduan Sumenep itu.

    Siaran pada frekuensi 107,7 MHz tersebut juga disiarkan langsung melalui Facebook dan YouTube radio.

    Pendengar dan warganet dapat mengajukan pertanyaan seputar sistem SPMB serta proses pendidikan di SMP Qur’an dalam membentuk karakter remaja, khususnya di tengah kecenderungan kecanduan gawai.

    Targetnya, lulusan mampu menjadi imam salat yang khusyuk dan fasih, bahkan saat kelas IX sudah mampu menjadi khatib Jumat.

    Talkshow ini turut dipublikasikan di portal online Sinergi Media serta media sosial Gotong Royong ’45.

    Menurut H. Wawuh Sondi Purnomo, peserta didik tidak wajib mukim di pondok.

    Namun, jika memilih mondok akan memperoleh nilai tambah berupa pendidikan madrasah diniyah kitab serta kemampuan membaca huruf pegon.

    Biaya sekolah hanya Rp50 ribu per bulan, sedangkan akomodasi pondok sekitar Rp300 ribu per bulan.

    “Ke depannya untuk makan siang bisa memanfaatkan UMKM sekitar sekolah dan siap menerima program MBG,” tutur pengurus PERGUNU dan LPPTKA-BKPRMI yang sehari-hari juga mengampu pengembangan mutu SMK Negeri Kalipuro tersebut.

    Ia juga melayani pertanyaan dan pendaftaran peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 melalui nomor 081281856321.

    “Terima kasih kepada koordinator KKM dan K3S yang telah memberi kesempatan kami menyampaikan informasi kepada siswa dan wali murid kelas VI,” ungkap Hariyanto, wali santri asal Kepundungan, Srono.

    Selain melalui silaturahmi, media mainstream, dan media sosial, sosialisasi SMP Qur’an juga dilakukan dengan menurunkan tim lapangan ke SD/MI yang terdiri dari Edi, Hariyanto, dan Syaifudin, didampingi Yudha Hari Setiawan, SE, SH.

    Di kompleks pondok di Jalan Kopral Sanusi 32 Panderejo, terdapat admin Abidin Zaen (HP 083875684605) yang juga mengelola LKSA Graha Anak Sholeh bagi yatim dan dhuafa.

    Dalam bidang pengembangan minat dan bakat, SMP Qur’an tidak hanya memiliki ekstrakurikuler hadrah dan tilawah, tetapi juga khitobah, puisi, qishah, pidato, jurnalistik, serta konten kreatif.

    Kegiatan ini dilatih oleh seniman Aguk Darsono dari Sanggar Merah Putih ’45.

    Usai talkshow, rombongan melanjutkan silaturahmi ke kediaman H. Hasan Bashori di Sidodadi.

    Rumah tersebut pernah menjadi tempat pernikahan putri hafidzah alumni Yogyakarta yang dinikahkan oleh KH Azaim Sukorejo pada 5 Oktober 2024 dengan seorang hafidz asal Rogojampi alumni Salafiyah Sukorejo.

    Kunjungan juga direncanakan untuk memohon restu kepada Ra Fadhol Alasbuluh sebagai bagian dari keluarga besar Ponpes Nurul Jadid Paiton.

  • Haul Pendiri Al Anwari Kertosari Berlangsung Khidmat, Ditandai 99 Khataman dan Beli 17 Petak Tanah

    Haul Pendiri Al Anwari Kertosari Berlangsung Khidmat, Ditandai 99 Khataman dan Beli 17 Petak Tanah

    sastrawacana.id/ – Haul ke-36 pendiri Ponpes Al Anwari, KH Abdul Wahid Akwan Al-Hafidz dan haul ke-4 Nyai Hj. Fathma Wahid digelar pada Jumat, 13 Februari 2026 bertepatan 25 Sya’ban 1447 H.

    Kegiatan berlangsung di halaman pondok di Jalan KH Abdul Wahid, Kertosari, Banyuwangi, dengan menghadirkan mubaligh KH Syamsuri Mukhtar, pengasuh Ponpes Salaf Darussalam Rejoagung.

    Majelis haul yang sarat keberkahan itu dihadiri berbagai unsur, antara lain:

    • Keluarga besar KH Hasan Abdillah (Bani Siddiq Jember dan KH Hamid Pasuruan),
    • Kasi Bimas Kemenag,
    • Direktur LPPTKA-BKPRMI,
    • Ketua MUI Kecamatan Kota bersama Dewan Syuro dan Ketua Tanfidziyah PAC NU Kota,
    • Camat Kota Andik Basuki,
    • Lurah Nur Hasanah,
    • Kepala SD/MI se-Kecamatan Kota,
    • Para alumni,
    • Wali santri,
    • Muslimat dan masyarakat sekitar.

    Pesantren yang telah berdiri lebih dari 40 tahun ini kini juga mengelola lembaga formal SMP dan MA Unggulan Al-Anwari.

    Haul ke-36 pendiri Ponpes Al Anwari Banyuwangi

    Rangkaian acara diawali gema sholawat hadrah Al-Banjari, dilanjutkan pembacaan Juz Amma oleh Gus Hasan Ali Murtadhoh, Lc bin Achmad Siddiq, kemudian doa khotmil Qur’an oleh KH Abdullah Faishol, pengasuh pondok di Lamongan.

    Selanjutnya Gus Washil membacakan Surat Yasin, diteruskan tahlil oleh Gus Ahyar, dengan doa penutup oleh KH M. Thohir Ahmad dari Glenmore, adik Nyai Fatmah.

    Kepala KUA Sempu, Achmad Syakur Isnaini, S.Ag., M.H.I., selaku ketua alumni, berharap keberkahan haul dapat dirasakan seluruh keluarga besar pesantren.

    Ia menilai para pendiri merupakan teladan keikhlasan dalam berbagi ilmu agama dan kepedulian sosial. “Semoga Al Anwari menjadi cahaya dunia dan akhirat,” tuturnya, alumni tahun 1995.

    Pengasuh pesantren, KH Achmad Siddiq, menceritakan sejarah perjuangan orang tuanya.

    Ia mengisahkan sang ayah wafat pada 1990 ketika dirinya hampir menuntaskan studi kitab di Ponpes Darussalam Blok Agung.

    Saat itu ia dipanggil pulang oleh Gus Hisyam Syafaat dan mendapati ayahnya telah wafat, meninggalkan delapan anak yatim, sementara kondisi pondok nyaris dilelang.

    “Yakinlah, hanya munajat kepada Allah Yang Maha Kaya. Harus ikhtiar dan doa. Pondok harus memiliki usaha ekonomi mandiri yang kuat, jangan sampai terjerat judi online dan pinjaman ilegal,” pesannya.

    Kini, pesantren mampu membeli 17 petak tanah untuk perluasan. Ia juga menyebut tiga anaknya hafidz Al-Qur’an, dan dari 15 cucu, sebagian besar juga penghafal Al-Qur’an.

    KH Achmad Siddiq merupakan alumni Universitas Nurul Jadid, sedangkan putra sulungnya alumni Universitas Al-Azhar.

    Ia juga menyampaikan bahwa sebulan sebelum haul, telah dilaksanakan rangkaian khataman Al-Qur’an oleh santri putra dan putri, murid, keluarga, hingga alumni.

    Puncaknya adalah khataman ke-99 yang dilakukan para alumni di makam pendiri pada malam Jumat hingga dini hari.

    Haul ke-36 pendiri Ponpes Al Anwari (2)

    Pesantren Al Anwari juga mencatat sejumlah prestasi, di antaranya siswa SMP dan MA yang unggul di bidang multimedia, meraih juara 1 lomba Pendidikan Agama Islam dan Musabaqah Hifdzil Qur’an hingga tingkat nasional.

    Selain itu, ustadzah Handariyatul Masruroh berhasil masuk ajang Festival Dai Indosiar.

    Dalam tausiyahnya, KH Syamsuri Mukhtar menyampaikan bahwa keberadaan jamaah dalam majelis tahlil merupakan bentuk tabarukan kepada para ulama pendahulu.

    Ia mengajak umat menjadi hamba yang pandai bersyukur, baik saat mendapat cobaan maupun nikmat.

    “Rezeki tidak selalu berupa materi. Ketenangan batin dan kesehatan hingga bisa beribadah juga rezeki besar. Siapa yang bersyukur, Allah akan menambah nikmat-Nya,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan pentingnya mengingat kematian dan mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat.

    Ceramah disampaikan dengan gaya segar, diselingi sholawat serta puji-pujian dalam bahasa Osing dan Jawa, sehingga jamaah mengikuti rangkaian acara dengan khusyuk sekaligus hangat hingga selesai.

  • Prakerja 2026 Segera Dibuka, Simak Syarat Terbaru dan Cara Buat Akun Agar Langsung Lolos!

    Prakerja 2026 Segera Dibuka, Simak Syarat Terbaru dan Cara Buat Akun Agar Langsung Lolos!

    sastrawacana.id/ – Kabar gembira buat kamu yang sedang mencari kerja atau ingin meningkatkan skill di tahun 2026!

    Program Kartu Prakerja yang menjadi andalan pemerintah untuk mencetak tenaga kerja kompeten diprediksi akan segera membuka gelombang pertamanya di tahun ini.

    Memasuki pertengahan Februari 2026, antusiasme masyarakat mulai meningkat seiring dengan kebutuhan akan pelatihan digital yang semakin tinggi.

    Program ini bukan cuma soal insentif, tapi tentang bagaimana kamu bisa mendapatkan akses pelatihan berkualitas yang diakui oleh dunia industri.

    Baca juga: RESMI DIBUKA? Cek Jadwal Seleksi CASN 2026 dan Bocoran Formasi Prioritas, Siapkan Dokumen Ini Sekarang!

    Lantas, apakah pendaftaran sudah resmi dibuka hari ini? Dan apa saja syarat terbaru agar kamu tidak gagal saat proses verifikasi wajah dan data?

    Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

    Keunggulan Prakerja 2026: Fokus pada AI dan Green Jobs

    Di tahun 2026, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPP) kabarnya lebih fokus pada pelatihan berbasis Kecerdasan Buatan (AI) dan pekerjaan ramah lingkungan (Green Jobs).

    Ini adalah peluang besar buat kamu agar tetap relevan di pasar kerja masa depan.

    Selain mendapatkan ilmu, kamu juga berhak mendapatkan total manfaat yang cukup besar.

    Jika skema masih sama dengan tahun sebelumnya, kamu akan mendapatkan saldo pelatihan sebesar Rp3,5 juta serta insentif pasca-pelatihan yang sangat membantu untuk biaya mencari kerja.

    Syarat Wajib Agar Kamu Lolos Verifikasi

    Banyak yang gagal di gelombang sebelumnya cuma karena masalah sepele. Pastikan kamu memenuhi syarat dasar berikut:

    • WNI: Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 64 tahun.
    • Tidak Sedang Sekolah/Kuliah: Program ini khusus untuk pencari kerja, pekerja yang terkena PHK, atau pelaku UMKM.
    • Bukan Pejabat Negara: ASN, anggota TNI/Polri, serta perangkat desa tidak diperbolehkan mendaftar.
    • Maksimal 2 NIK dalam 1 KK: Pastikan belum ada lebih dari dua orang di keluarga kamu yang menerima manfaat ini.

    Cara Daftar Melalui Portal Resmi

    Hati-hati dengan situs palsu! Pendaftaran hanya dilakukan melalui satu pintu. Berikut langkahnya:

    • Kunjungi situs resmi di www.prakerja.go.id.
    • Buat akun dengan email aktif dan masukkan data diri sesuai KTP.
    • Lakukan verifikasi wajah dengan pencahayaan yang terang agar sistem bisa mengenali kamu dengan mudah.
    • Jawab tes kemampuan dasar dengan jujur dan fokus.
    • Klik “Gabung Gelombang” saat gelombang terbaru sudah muncul di dashboard kamu.

    Jangan pernah memberikan data akun atau password kamu kepada siapa pun yang mengaku bisa meloloskan pendaftaran. Ingat, seluruh proses ini gratis dan transparan!

  • JANGAN TERLAMBAT! Cara Lapor SPT Tahunan 2026 Secara Online, Simak Dokumen Wajib Agar Terhindar dari Sanksi Administrasi

    JANGAN TERLAMBAT! Cara Lapor SPT Tahunan 2026 Secara Online, Simak Dokumen Wajib Agar Terhindar dari Sanksi Administrasi

    sastrawacana.id/ – Kewajiban pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk tahun pajak 2025 kini memasuki periode sibuk di pertengahan Februari 2026.

    Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak terus melakukan sosialisasi intensif guna memastikan seluruh wajib pajak, baik orang pribadi maupun badan, dapat menyelesaikan kewajibannya sebelum batas waktu berakhir pada 31 Maret mendatang.

    Langkah digitalisasi sistem perpajakan yang semakin mutakhir di tahun 2026 ini bertujuan untuk memberikan kemudahan serta transparansi dalam setiap proses pelaporan.

    Bagi wajib pajak orang pribadi, pelaporan SPT bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk integritas warga negara dalam berkontribusi bagi pembangunan nasional.

    Baca juga: RESMI DIBUKA? Cek Jadwal Seleksi CASN 2026 dan Bocoran Formasi Prioritas, Siapkan Dokumen Ini Sekarang!

    Informasi edukatif mengenai tata cara pelaporan menjadi sangat penting, mengingat masih adanya kekhawatiran masyarakat akan kerumitan prosedur.

    Dengan sistem e-Filing yang telah diperbarui, proses pelaporan kini dapat dilakukan secara mandiri dari mana saja tanpa harus mengantre di kantor pelayanan pajak.

    Dokumen Wajib yang Harus Disiapkan

    Kelancaran proses lapor pajak secara daring sangat bergantung pada kelengkapan dokumen pendukung yang dimiliki wajib pajak.

    Berikut adalah beberapa dokumen utama yang wajib disiapkan sebelum mengakses portal resmi perpajakan:

    • Bukti Potong (Formulir 1721 A1 atau A2): Bagi karyawan swasta maupun ASN, dokumen ini merupakan dasar utama pelaporan yang dikeluarkan oleh bendahara atau bagian keuangan perusahaan.
    • EFIN (Electronic Filing Identification Number): Bagi yang baru pertama kali melapor atau lupa kata sandi akun, pastikan EFIN sudah aktif dan tervalidasi.
    • Daftar Harta dan Kewajiban: Pencatatan aset serta utang yang dimiliki hingga akhir tahun pajak 2025 secara jujur merupakan bentuk perilaku beretika dalam perpajakan.
    • Data Keluarga: Kartu Keluarga terbaru diperlukan untuk memvalidasi jumlah tanggungan yang memengaruhi besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

    Transformasi Digital dan Keamanan Data

    Di tahun 2026, sistem perpajakan nasional telah mengintegrasikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) secara penuh.

    Hal ini memberikan kemudahan signifikan dalam sinkronisasi data keuangan masyarakat.

    Pemerintah menjamin bahwa seluruh data yang diinput ke dalam sistem memiliki tingkat keamanan yang tinggi melalui protokol enkripsi terbaru.

    Validitas data yang dilaporkan secara mandiri oleh wajib pajak menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko anomali data di masa depan.

    Proses verifikasi yang dilakukan melalui kode pengiriman (token) yang dikirim ke email atau nomor telepon terdaftar memastikan bahwa pelaporan dilakukan oleh individu yang bersangkutan.

    Edukasi mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data akun perpajakan juga terus ditekankan agar masyarakat terhindar dari modus penipuan yang mengatasnamakan otoritas pajak.

    Pentingnya Kepatuhan Tepat Waktu

    Melaporkan SPT Tahunan lebih awal merupakan cerminan dari karakter masyarakat yang disiplin dan taat aturan.

    Selain untuk menghindari kepadatan trafik pada peladen (server) menjelang batas akhir Maret, pelaporan yang lebih cepat juga memungkinkan wajib pajak untuk segera memperbaiki jika terdapat kesalahan data.

    Kepatuhan ini juga menjadi tolok ukur penting dalam menjaga stabilitas pendapatan negara yang nantinya dialokasikan kembali untuk pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat luas.

    Pemerintah juga menyediakan layanan asistensi melalui kanal pengaduan dan live chat resmi untuk membantu masyarakat yang menemui kendala teknis.

    Dengan informasi yang jelas dan akurat, diharapkan tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat untuk menuntaskan kewajiban perpajakannya secara tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

  • RESMI DIBUKA? Cek Jadwal Seleksi CASN 2026 dan Bocoran Formasi Prioritas, Siapkan Dokumen Ini Sekarang!

    RESMI DIBUKA? Cek Jadwal Seleksi CASN 2026 dan Bocoran Formasi Prioritas, Siapkan Dokumen Ini Sekarang!

    sastrawacana.id/ – Harapan masyarakat untuk bergabung menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi CPNS dan PPPK tahun anggaran 2026 kini mulai memasuki fase persiapan awal.

    Berdasarkan siklus tahunan birokrasi, periode pertengahan Februari menjadi masa krusial bagi instansi pusat maupun daerah dalam memetakan usulan kebutuhan pegawai sebelum nantinya ditetapkan menjadi formasi nasional oleh kementerian terkait.

    Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam pemenuhan tenaga pelayanan publik dasar yang menjadi prioritas pembangunan nasional di masa depan.

    Baca juga: Panduan Lengkap Tax Filing 2026, Cara Mudah Lapor SPT Tahunan Agar Terhindar dari Sanksi dan Denda Administrasi

    Proses seleksi tahun 2026 diprediksi akan tetap mengedepankan prinsip ketat dan transparan.

    Calon pelamar diharapkan mulai memahami alur birokrasi yang berjalan, di mana pengumuman pembukaan pendaftaran selalu didahului dengan penetapan kebutuhan formasi secara resmi.

    Hal ini menjadi informasi edukatif yang sangat penting agar publik tidak terjebak dalam disinformasi mengenai tanggal pasti pendaftaran sebelum ada rilis resmi dari kanal otoritas kepegawaian negara.

    Fokus Formasi Prioritas CASN 2026

    Dalam proyeksi kebijakan pengadaan ASN tahun ini, terdapat porsi besar yang dialokasikan pada sektor-sektor strategis.

    Hal ini sejalan dengan target pemenuhan kebutuhan tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus serta integritas tinggi untuk mendukung keberlanjutan program pemerintah.

    • Sektor Pendidikan dan Kesehatan: Kedua bidang ini diprediksi tetap menjadi prioritas utama guna memastikan kualitas layanan dasar di seluruh wilayah Indonesia tetap terjaga. Penguatan status tenaga non-ASN melalui skema PPPK diperkirakan masih akan mendominasi porsi formasi di sektor ini.
    • Talenta Digital: Seiring dengan percepatan transformasi teknologi di birokrasi, kebutuhan akan tenaga teknis untuk posisi seperti pranata komputer dan ahli sistem informasi diproyeksikan meningkat signifikan.
    • Formasi Khusus IKN: Instansi pusat juga dikabarkan terus mematangkan formasi khusus untuk penempatan di Ibu Kota Nusantara (IKN), memberikan peluang bagi talenta muda untuk berkontribusi langsung di pusat pemerintahan baru.

    Mekanisme Seleksi dan Ketentuan Validitas Dokumen

    Sistem seleksi dipastikan tetap menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) yang terintegrasi guna menjamin akuntabilitas hasil.

    Setiap calon pelamar diwajibkan menjunjung tinggi integritas dalam menyiapkan dokumen administrasi, mulai dari ijazah, transkrip nilai, hingga data kependudukan yang sinkron dengan pangkalan data nasional.

    Validitas dokumen menjadi filter utama dalam tahap seleksi administrasi sebelum peserta dinyatakan berhak mengikuti ujian kompetensi.

    Selain aspek administratif, standar evaluasi yang ketat terhadap kompetensi manajerial dan sosial kultural juga menjadi penentu kelulusan.

    Hal ini bertujuan untuk menjaring calon aparatur yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki etika kerja yang selaras dengan nilai-nilai dasar ASN.

    Pemahaman mendalam mengenai aturan main seleksi ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagi publik mengenai ketatnya proses rekrutmen negara demi mendapatkan kualitas SDM yang mumpuni.

    Penyelenggaraan seleksi CASN 2026 diharapkan mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja di berbagai instansi yang kosong akibat masa pensiun.

    Dengan proses yang terbuka dan berbasis sistem, setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi secara sehat dan jujur.

    Seluruh informasi rincian formasi per daerah nantinya akan diumumkan secara bertahap melalui portal pendaftaran resmi setelah seluruh tahap usulan kebutuhan selesai diverifikasi oleh pemerintah pusat.

  • CEK REKENING! Tunjangan Tambahan dan Gaji Maret 2026 Segera Meluncur ke Rekening, Golongan Ini Paling Untung!

    CEK REKENING! Tunjangan Tambahan dan Gaji Maret 2026 Segera Meluncur ke Rekening, Golongan Ini Paling Untung!

    sastrawacana.id/ – Proses sinkronisasi data kepegawaian nasional untuk pencairan hak finansial periode Maret 2026 sedang memasuki tahap finalisasi pada pertengahan Februari ini.

    Pemerintah melalui otoritas terkait memastikan bahwa seluruh komponen gaji pokok beserta tunjangan tambahan akan disalurkan sesuai jadwal kepada pegawai yang telah memenuhi syarat administratif.

    Langkah ini merupakan bagian dari siklus tahunan penyaluran tunjangan triwulan pertama (Triwulan I) yang telah dialokasikan dalam anggaran negara tahun 2026.

    Secara teknis, bulan Maret menjadi periode krusial karena adanya akumulasi beberapa komponen penghasilan tambahan yang digabungkan dengan gaji rutin.

    Baca juga: Panduan Lengkap Tax Filing 2026, Cara Mudah Lapor SPT Tahunan Agar Terhindar dari Sanksi dan Denda Administrasi

    Penyaluran ini didasarkan pada progres validasi data di sistem kepegawaian pusat, di mana ketepatan waktu transfer sangat bergantung pada pemutakhiran data yang dilakukan oleh masing-masing instansi di tingkat daerah maupun pusat selama bulan Februari.

    Rincian Golongan Penerima Tunjangan Terbesar

    Berdasarkan mekanisme penyaluran yang berlaku, terdapat kelompok pegawai tertentu yang akan menerima nominal lebih signifikan pada periode Maret 2026.

    Hal ini disebabkan oleh adanya skema rapel atau penggabungan tunjangan profesi yang jadwalnya jatuh pada awal tahun.

    • Tenaga Pendidik (Guru dan Dosen): Kelompok ini dipastikan menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk periode Triwulan I. Syarat utamanya adalah status validasi pada sistem Dapodik yang menunjukkan beban kerja terpenuhi serta kepemilikan sertifikat pendidik yang masih berlaku.
    • Tenaga Kesehatan (Nakes): Sesuai dengan penyesuaian regulasi insentif terbaru, nakes yang bertugas di fasilitas kesehatan milik pemerintah akan menerima tambahan tunjangan beban kerja yang dihitung sejak awal tahun anggaran.
    • Pegawai dengan Kenaikan Pangkat/Golongan: Pegawai yang baru saja mendapatkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat atau golongan pada periode awal tahun akan menerima selisih gaji dan tunjangan yang dirapel sejak tanggal berlakunya status baru tersebut.

    Mekanisme Validasi dan Sinkronisasi Data

    Kelancaran proses transfer dana ke rekening masing-masing pegawai sangat bergantung pada Integritas Data biometrik dan administrasi yang tersimpan di pangkalan data Badan Kepegawaian Negara (BKN).

    Pemerintah menerapkan sistem filter otomatis yang akan menunda pencairan bagi pegawai yang memiliki data anomali atau belum melakukan pemutakhiran data mandiri.

    Proses verifikasi ini mencakup pengecekan nomor rekening, status perkawinan untuk tunjangan keluarga, hingga absensi elektronik yang terkoneksi langsung dengan sistem penggajian.

    Pemanfaatan sistem digital secara penuh di tahun 2026 bertujuan untuk memastikan transparansi dan meminimalkan kesalahan manusia dalam proses kalkulasi hak-hak pegawai.

    Hal ini sekaligus menjadi bentuk edukasi bagi seluruh aparatur mengenai pentingnya kedisiplinan administratif dalam birokrasi modern.

    Penataan Kesejahteraan Berbasis Kinerja

    Pemerintah menegaskan bahwa pemberian tunjangan kinerja di bulan Maret juga tetap mengacu pada hasil evaluasi kinerja bulanan yang telah terekam.

    Penilaian ini menjadi dasar objektif bagi negara dalam memberikan apresiasi finansial yang proporsional.

    Dengan sistem yang terintegrasi, setiap pegawai dapat memantau status pencairan dan rincian komponen gaji mereka melalui portal resmi kepegawaian masing-masing secara transparan.

    Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas finansial para abdi negara dan tenaga profesional dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.

    Kepastian jadwal pencairan ini sekaligus memberikan gambaran mengenai kuatnya komitmen dalam penataan manajemen SDM yang lebih teratur dan terukur pada tahun anggaran ini.

    Seluruh proses penyaluran dilakukan secara langsung ke rekening yang terdaftar guna menghindari praktik pemotongan oleh pihak ketiga.

  • Hasil Final Ski Jumping Large Hill Putra Olimpiade 2026 dan Catatan Persaingan Ketat di Predazzo

    Hasil Final Ski Jumping Large Hill Putra Olimpiade 2026 dan Catatan Persaingan Ketat di Predazzo

    sastrawacana.id/ – Gelaran final lompat ski nomor Large Hill Putra dalam Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 resmi berakhir di arena Trampolino dal Tram, Predazzo, pada hari Sabtu, 14 Februari 2026.

    Kompetisi tertinggi yang berlangsung sejak sore hari waktu setempat ini mempertemukan para atlet terbaik dunia yang telah lolos babak kualifikasi untuk memperebutkan medali di salah satu nomor paling bergengsi.

    Persaingan di papan atas klasemen berlangsung sengit dengan selisih poin yang sangat tipis di antara para peraih medali saat perhitungan akhir selesai dilakukan oleh panitia.

    Stefan Kraft asal Austria keluar sebagai salah satu sorotan utama setelah menunjukkan konsistensi teknis pada dua putaran lompatan final yang dimulai sejak pukul 16.00.

    Kraft berhasil mencatatkan jarak lompatan yang sangat kompetitif dengan teknik lepas landas yang presisi.

    Keunggulan atlet veteran ini terletak pada kemampuannya menjaga keseimbangan tubuh di tengah kondisi angin bukit Predazzo yang sempat tidak menentu, sehingga ia tetap mendapatkan poin gaya maksimal dari dewan juri internasional.

    Hasil ini kembali mengukuhkan posisi Austria sebagai kekuatan utama dalam tradisi lompat ski global pada tahun 2026 ini.

    Di sisi lain, wakil Jepang Ryoyu Kobayashi memberikan perlawanan hebat melalui catatan pendaratan telemark yang hampir sempurna di putaran kedua.

    Berdasarkan data yang dihimpun dari lapangan setelah pertandingan berakhir, Kobayashi terus menempel ketat perolehan poin di tangga podium.

    Edukasi teknis bagi pemirsa adalah pentingnya menjaga sinkronisasi antara kecepatan luncur dengan daya angkat saat berada di zona terbang, sebuah detail yang menjadi pembeda besar dalam hasil pertandingan hari Sabtu ini.

    Kondisi lintasan di Predazzo dilaporkan berada dalam suhu dingin yang ekstrem dengan tingkat kekerasan salju yang ideal untuk pendaratan cepat.

    Panitia penyelenggara memastikan bahwa seluruh sesi berjalan sesuai jadwal tanpa adanya interupsi teknis yang berarti bagi para atlet.

    Kesiapan tim medis di area pendaratan juga memastikan keamanan tetap terjaga sepanjang kompetisi berlangsung hingga upacara penyerahan medali dilaksanakan di lokasi pertandingan menjelang malam hari.

    Dengan rampungnya nomor Large Hill Individual ini, seluruh delegasi kini mengalihkan fokus pada nomor beregu putra yang dijadwalkan akan segera dilaksanakan sebagai agenda penutup.

    Hasil resmi yang dikeluarkan pada 14 Februari ini menjadi referensi penting bagi para pelatih dalam menentukan strategi dan komposisi tim untuk kategori selanjutnya.

    Seluruh catatan pertandingan hari ini telah diverifikasi secara sah oleh federasi internasional dan menjadi bagian dari sejarah baru dalam perolehan medali di Milano Cortina 2026.

  • Buma Competition Week 2026 Sebar Golden Ticket untuk Juara Kompetisi Siswa SD/MI se-Jatim dan Bali

    Buma Competition Week 2026 Sebar Golden Ticket untuk Juara Kompetisi Siswa SD/MI se-Jatim dan Bali

    sastrawacana.id/ – Ajang tahunan bergengsi Buma Competition Week 2026 (BCW ke 26) resmi digelar mulai 31 Januari hingga 3 Februari 2026.

    Kompetisi yang diadakan oleh SMP Bustanul Makmur Genteng ini menyuguhkan enam cabang lomba, yaitu MIPA, IPS, English Competition, Festival Anak Sholeh, Lomba Menggambar Poster, dan Baca Puisi.

    Menariknya, BCW ke 26 tahun ini menawarkan hadiah spesial berupa golden ticket bagi juara 1 hingga harapan 2 di setiap lomba.

    Tiket emas ini memungkinkan para pemenang diterima langsung di SMP Bustanul Makmur sebagai peserta didik angkatan ke-24 tahun ajaran 2026/2027.

    Ajang ini sukses menarik lebih dari 500 peserta tingkat SD/MI dari Jawa Timur dan Bali.

    BCW yang telah berlangsung hampir dua dekade ini tidak hanya menjadi wahana kompetisi prestisius, tetapi juga barometer keberhasilan siswa dalam berbagai lomba berjenjang seperti OSN, Porseni, maupun perlombaan resmi lainnya.

    “Banyak alumni BCW yang juga berhasil meraih prestasi di kompetisi nasional lainnya,” ujar H. Imamuddin, M.Pd.I, Kepala SMP Bustanul Makmur.

    H. Imamuddin menjelaskan bahwa BCW merupakan program tahunan yang bukan sekadar rutinitas sekolah, tetapi juga digunakan sebagai sarana evaluasi sekaligus pembentukan karakter siswa sesuai dengan motto sekolah: Berbudi dan Berprestasi.

    Dengan pendekatan pendidikan berbasis karakter yang terintegrasi dengan budaya pesantren, SMP Bustanul Makmur menghadirkan suasana pendidikan unik serta mendukung kreativitas siswa lewat kegiatan seperti pelatihan kepemimpinan dan evaluasi akademik maupun non-akademik.

    Ajang Pembuktian Prestasi

    Pada tahun lalu, SMP Bustanul Makmur berhasil mencetak banyak prestasi membanggakan.

    Dua siswanya, Istiqlal Syukri Ahmad dan Raeesa Tazkiya Zahra, menjuarai Festival Bahasa Ibu Osing tingkat lokal dan akan mewakili Jawa Timur dalam perhelatan tingkat nasional yang digelar pada Hari Pendidikan Nasional (2 Mei 2026) di Jakarta.

    Selain itu, tim sekolah ini juga menyabet medali perak dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional.

    Saat ini, SMP Bustanul Makmur telah menerima 105 pendaftar ulang melalui pendaftaran masuk berbasis jalur prestasi gelombang pertama dan kedua.

    Sekolah ini memiliki kapasitas sebanyak 192 siswa setiap tahunnya dengan penerimaan peserta didik baru yang tidak membatasi zonasi tempat tinggal.

    Siswa dari luar daerah seperti Bali maupun Jawa Barat pun dapat bersekolah sambil mondok di pesantren yang dikelola oleh KH Robitul Haq.

    Namun, siswa yang berdomisili di sekitar Genteng seperti Sempu, Tegalsari, dan Gambiran tetap diperbolehkan tinggal di rumah.

    Keseruan BCW: Dari Kompetisi hingga Edupreneurship

    Tidak hanya kompetisi saja yang menjadi sorotan dalam BCW ke 26. Pameran seni lukis, kriya, prakarya, hingga bazar kreatif turut memeriahkan kegiatan.

    Siswa kelas sembilan bahkan dilibatkan aktif dalam kegiatan kewirausahaan. Misalnya, Arung Samudra, siswa kelas 9 mengatakan ia sangat antusias berjualan aneka makanan selama acara berlangsung.

    “Saya senang makan dan jajan. Jadi seru sekali bisa ikut menjual sambil belajar kerjasama dengan teman-teman di sekolah,” ujarnya dengan penuh semangat.

    Hal senada disampaikan Axelle, siswi kelas 7, yang mengaku belajar banyak hal dari mengikuti kegiatan bazar.

    “Saya jadi tahu betapa sulitnya orang tua mencari uang untuk pendidikan anak-anak mereka. Ini pengalaman yang menyadarkan saya untuk lebih menghargai usaha orang tua,” ungkapnya.

    Sementara itu, Jamaludin, M.Pd., wali kelas 9E, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja membagi tugas kepada seluruh siswa untuk melatih kolaborasi dan tanggung jawab.

    Dalam bazar tersebut, tiap kelas terbagi menjadi tim kecil yang bertugas sebagai kasir, marketing, belanja bahan keperluan jualan, hingga teknis pelaksanaan kegiatan sehari-hari.

    Dengan segala rangkaian acara menarik dan penuh manfaat seperti ini, tidak heran jika Buma Competition Week selalu dinanti oleh para siswa dan sekolah-sekolah di wilayah Jawa Timur dan Bali. Ajang ini menjadi bukti bahwa SMP Bustanul Makmur mampu mengembangkan potensi siswanya