Kategori: Menurut Para Ahli

  • 17 Pengertian Uang Menurut Para Ahli

    17 Pengertian Uang Menurut Para Ahli

    Uang bukan hanya sekadar alat pembayaran, melainkan juga bagian tak terpisahkan dari sistem ekonomi yang menggerakkan kehidupan masyarakat modern.

    Sejak dulu, para ekonom dan pemikir keuangan mencoba merumuskan definisi uang berdasarkan sudut pandang fungsi, nilai, hingga perannya dalam transaksi ekonomi.

    Beragam pendapat ini memberikan gambaran yang lebih dalam tentang apa itu uang, bukan hanya sebagai benda fisik, tetapi sebagai simbol kepercayaan dan alat pengukur nilai yang diakui secara luas.

    Untuk memahami konsep uang secara menyeluruh, penting bagi kita untuk melihat bagaimana para ahli dari berbagai masa dan latar belakang mendefinisikannya.

    Pengertian Uang Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian uang menurut para ahli yang hingga kini masih relevan dalam dunia ekonomi dan keuangan

    1. Menurut R.S. Sayers

    Definisi uang menurut R. S. Sayers tertuang dalam bukunya yang berjudul Modern Banking menyatakan bahwa “money is something that is widely accepted for the settlement of debts”, yang artinya menyatakan bahwa “uang ialah segala sesuatu yang umum diterima sebagai pembayaran utang”

    2. Menurut Dennis Home Robertson

    Definisi uang menurut Dennis home Robertson tertuang dalam bukunya yang berjudul Money mengatakan bahwa “money is something accepted in payment for goods” yang artinya menyatakan bahwa “uang ialah segala sesuatu yang dapat diterima dalam pembayaran untuk mendapatkan barang”.

    3. Menurut Albert Gailort Hart

    Dalam bukunya yang berjudul Money Debt and Economic Activity, ia mendefinisikan uang sebagai suatu kekayaan yang dimiliki uantuk dapat melunasi utang dalam jumlah tertentu dan pada waktu yang tertentu pula.

    4. Menurut A. C. Pigou

    Definisi uang menurut A. C. Pigou tertuang dalam bukunya yang berjudul the Veil of Money “money are those things that are widely used as a media for exchange” yang artinya menyatakan bahwa “uang ialah segala sesuatu yang umum dipergunakan sebagai alat penukar”.

    5. Menurut Tri Kunawangsih & Anto Pracoyo

    Uang merupakan alat tukar yang diterima oleh masyarakat sebagai alat pembayaran yang saha atas kesatuan hitungnya.

    6. Menurut Rolling G. Thomas

    Definisi uang menurut Rolling G. Thomas tertuang dalam bukunya yang berjudul Our Modern Banking and Monetary System, ia mengatakan bahwa “money is something that is readily and generally accepted by public in payment for goods, services and other valuable assets and for the payments for debts, yang artinya menyatakan bahwa “uang ialah suatu benda yang dengan mudah dan umum diterima oleh masyarakat untuk pembayaran pembelian barang, jasa dan barang berharga lainnya serta untuk pembayaran utang”.

    7. Menurut Anto Pracoyo & Tri Kunawangsih

    Pengertian uang adalah sebagai alat tukar yang mampu untuk dipergunakan oleh para pelaku ekonomi global pada umumnya.

    8. Menurut Walker

    Mendefinisikan uang dengan mengatakan “money is what money does”, yang artinya uang ialah semua hal yang dapat dilakukan oleh uang itu, dengan kata lain uang ialah uang karena fungsinya sebagai uang dan bukan karena fungsi-fungsi yang lain.

    9. Menurut Rismsky K. Judisseno

    Uang merupakan satu media yang mampu untuk diterima yang digunakan oleh setiap pelaku ekonomi atau pun pelaku pasar uang guna mempermudah pada saat bertransaksi.

    10. Menurut Irma Rahmawati

    Uang merupakan suatu benda yang mampu untuk disetujui oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai alat untuk penukaran dalam perdagangan.

    11. Menurut Hukum

    Menurut hukum, uang ialah benda yang merupakan alat pembayaran yang sah, secara fungsional uang ialah suatu benda yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran, bila dilihat menurut nilainnya, uang itu merupakan satuan hitungan yang dapat menyatakan sebuah nilai.

    12. Menurut George N. Halm

    Uang merupakan hal untuk mempermudah perantara tukar-menukar dalam mengatasi masalah sistem barter atau kesulitan-kesulitan dalam transaksi kredit

    13. Menurut Ensiklopedia Indonesia

    Uang merupakan segala sesuatu hal yang dapat digunakan dan juga umumnya dapat diterima sebagai alat penukar atau sebagai alat standar dalam pengukur sebuah nilai, seperti, pengukur standar uang, garansi penanggung utang serta sebagai pengukur standar daya beli.

    14. Menurut Walker

    Uang merupakan semua hal yang dapat dijadikan sebagai uang, maksudnya uang memang memiliki banyak fungsi, namun fungsi utamanya ialah sebagai alat tukar.

    15. Menurut Rolling G. Thomas

    Uang merupakan segala sesuatu yang telah tersedia dan pada umumnya dapat untuk diterima sebagai alat untuk membayar barang atau pun jasa, serta sebagai alat untuk melunasi utang.

    16. Menurut Mankiw

    Uang ialah persediaan aset yang bisa dengan segara digunakan untuk melakukan transaksi, selain itu uang merupakan segala sesuatu yang dapat dipakai atau diterima untuk melakukan pembayaran baik barang, jasa maupun hutang, uang memiliki satu tujuan fundamental dalam sistem ekonomi, memudahkan pertukaran barang dan jasa, mempersingkat waktu dan usaha yang diperlukan untuk melakukan perdagangan.

    17. Menurut Kasmir

    Uang ialah alat tukar menukar, dalam hal ini uang digunakan sebagai alat untuk membeli atau menjual suatu barang maupun jasa. Dengan kata lain uang dapat dilakukan untuk membayar terhadap barang yang akan dibeli atau diterima sebagai akibat dari penjualan barang dan jasa.

  • 21 Pengertian Perpustakaan Menurut Para Ahli

    21 Pengertian Perpustakaan Menurut Para Ahli

    Pengertian Perpustakaan Secara Umum

    Secara umum, perpustakaan bisa diartikan sebagai sebuah tempat atau wadah yang menyediakan berbagai macam koleksi buku, mulai dari buku fiksi, non fiksi, jurnal, dan sebagainya.

    Perpustakaan sendiri disusun sedemikian rupa agar posisi buku tidak tercampur aduk dengan buku lainnya.

    Sebab, dalam ilmu pustakawan, ada cara sendiri dalam menata buku tersebut sesuai dengan kode yang belaku.

    Pengertian Perpustakaan Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian perpustakaan menurut para ahli adalah sebagai berikut.

    1. Prof. Sulistyo Basuki

    Perpustakaan adalah sebuah ruangan, bagian sebuah Gedung ataupun gedung itu sendiri yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu untuk digunakan pembaca, bukan untuk dijual.

    Dalam pengertian buku dan terbitan lainnya termasuk di dalamnya semua bahan cetak, buku, majalah, laporan, pamflet, prosiding, manuskrip (naskah), lembaran musik, berbagai karya musik, berbagai karya media audio visual seperti film, slid (slide), kaset, piringan hitam, bentuk mikro seperti mikrofilm, mikrofis, dan mikro buram (micro opaque).

    Webster menyatakan bahwa perpustakaan merupakan kumpulan buku, manuskrip, dan bahan pustaka lainnya yang digunakan untuk keperluan studi atau bacaan, kenyamanan, atau kesenangan.

    2. Trimo

    “Perpustakaan adalah sekumpulan bahan pustaka, baik yang tercetak maupun rekaman yang lainnya, pada suatu tempat tertentu yang telah diatur sedemikian rupa untuk mempermudah pengguna perpustakaan mencari informasi yang diperlukannya dan yang tujuannya utamanya adalah untuk melayani kebutuhan informasi masyarakat yang dilayaninya dan bukan untuk diperdagangkan”.

    3. Menurut Lasa HS

    Menurut Lasa HS, Perpustakaan merupakan kumpulan atau bangunan fisik sebagai tempat buku dikumpulkan dan disusun berdasarkan sistem tertentu atau keperluan pengguna.

    4. Rohanda

    “Perpustakaan sekolah merupakan unit kerja dan sebagai perangkat mutlak (complement) dari sekolah yang bersangkutan.

    Dengan tujuan menyediakan koleksi pustakan untuk menunjang keberhasilan proses belajar mengajar.

    Dikatakan juga bahawa perpustakaan tersebut sebagai “jantungnya” pelaksanaan pendidikan pada lembaga itu”.

    5. Deputi II Perpusnas RI

    “Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sumber penting dalam upaya mendukung proses peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

    Melalui perpustakaan banyak informasi yang dapat digali dan dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan.

    Perpustakaan diharapkan dapat memainkan fungsinya sebagai wahana pendidikan, penelitian pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan bangsa.

    Perpustakaan merupakan hal yang vital di sekolah karena perpustakaan menunjang sarana belajar-mengajar siswa.

    Siswa yang tidak memiliki buku yang lengkap dapat meminjam di perpustakaan.

    6. Radom House

    Dalam bukunya Dictionary of The English Language, Perpustakaan adalah suatu tempat, berupa sebuah ruangan atau gedung yang berisi buku dan bahan lain untuk bacaan, studi, ataupun rujukan.

    7. Reitz

    Menyatakan bahwa perpustakaan adalah koleksi atau sekumpulan koleksi buku atau bahan lainnya yang diorganisasikan dan dipelihara untuk penggunaan/keperluan membaca, konsultasi, belajar, meneliti, yang dikelola oleh pustakawan dan staf terlatih lainnya dalam rangka menyediakan layanan untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

    8. International Federation of Library Associations and Institutions (IFLA)

    Perpustakaan yaitu kumpulan bahan tercetak dan non cetak dan/atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk kepentingan pengguna.

    9. Ensiklopedia Britannica

    Bahwa sebuah perpustakaan adalah himpunan bahan – bahan tertulis atau tercetak yang diatur dan diorganisir untuk tujuan studi dan penelitian atau pembacaan umum atau kedua-duanya.

    10. Wafford

    Perpustakaan sebagai salah satu organisasi sumber belajar yang menyimpan, mengelola dan memberikan layanan bahan pustaka baik buku maupun non buku kepada masyarakat tertentu maupun masyarakat umum.

    11. P. Sumardji

    Perpustakaan adalah koleksi yang terdiri dari bahan-bahan tertulis, tercetak maupun grafis lainnya seperti film, slide, piringan hitam, tape, dalam ruangan atau gedung yang diatur dan diorganisasikan dengan sistem tertentu agar dapat digunakan untuk keperluan studi, penelitian, pembacaan dan lain sebagainya.

    12. Darmono

    Perpustakaan pada hakekatnya adalah pusat sumber belajar dan sumber informasi bagi penggunanya. Perpustakaan dapat pula diartikan sebagai tempat kumpulan buku-buku atau tempat buku-buku dihimpun dan diorganisasikan sebagai media belajar siswa.

    13. C. Larasati Milburga, dkk.,

    Perpustakaan adalah suatu unit kerja yang berupa tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang diatur secara sistematis dengan cara tertentu untuk dipergunakan secara berkesinambungan oleh pengguna nya sebagai sumber informasi.

    14. Ibnu Ahmad Saleh

    Perpustakaan adalah tempat pengumpulan pustaka atau kumpulan pustaka yang diatur dan disusun dengan sistem tertentu, sehingga sewaktu-waktu diperlukan dapat ditemukan dengan mudah dan cepat.

    15. Sutarno NS

    Perpustakaan merupakan meliputi suatu ruangan, bab dari gedung atau bangunan atau gedung tersendiri yang berisi buku koleksi, yang diatur dan disusun sedemikian rupa, sehingga gampang untuk dicari dan dipergunakan kalau sewaktu-waktu dibutuhkan oleh pembaca.

    16. Sugiyanto

    Perpustakaan merupakan suatu unit kerja yang berupa tempat menyimpan koleksi materi pustaka yang diatur secara sistematis dan sanggup dipakai oleh pemakainya sebagai sumber informasi.

    17. Wiranto Dkk (1997)

    Pengertian perpustaan menurut Wiranto dan kawan-kawan adalah fasilitas atau tempat menyediakan sarana bahan bacaan.

    18. Ibrahim Bafadal

    Pengertian perpustakaan menurut Ibrahim Bafadal adalah suatu unit kerja dari satu badan atau lembaga tertentu yang mengelola bahan-bahan pustaka, baik berupa buku-buku maupun berupa buku (non book material) yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi oleh setiap pemakainya.

    19. Suhendar (2005: 3)

    Pengertian perpustakaan menurut Suhendar adalah unit kerja dari suatu badan atau lembaga tertentu yang mengelola bahan-bahan pustaka. Baik berupa buku maupun non buku yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu sehingga dapat dipergunakan sebagai sumber informasi.

    20. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

    Pengertian perpustakaan menurut KBBI adalah tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dan sebagainya.

    21. Mudyana dan Royani

    “Perpustakaan sekolah adalah sarana penunjang pendidikan di satu pihak sebagai pelestari ilmu pengetahuan, dan di lain pihak sebagai sumber bahan pendidikan yang akan diwariskan kepada generasi yang lebih muda.

    Secara nyata perpustakaan sekolah merupakan sarana untuk proses belajar dan mengajar bagi guru maupun bagi murid”.

  • 27 Pengertian Rekrutmen Menurut Para Ahli

    27 Pengertian Rekrutmen Menurut Para Ahli

    Dalam dunia manajemen sumber daya manusia, rekrutmen memiliki peranan yang sangat penting bagi keberlangsungan organisasi atau perusahaan.

    Melalui proses rekrutmen yang tepat, organisasi dapat memperoleh tenaga kerja yang kompeten, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan jabatan yang tersedia.

    Tanpa adanya proses rekrutmen yang baik, perusahaan akan kesulitan dalam mencapai tujuan karena tidak didukung oleh sumber daya manusia yang memadai.

    Oleh sebab itu, rekrutmen menjadi langkah awal yang menentukan keberhasilan sistem kepegawaian di suatu organisasi.

    Pengertian Rekrutmen Menurut Para Ahli

    Untuk memahami lebih jauh mengenai makna rekrutmen, para ahli telah memberikan berbagai definisi berdasarkan sudut pandang dan pengalaman mereka dalam bidang manajemen sumber daya manusia.

    Meskipun terdapat perbedaan dalam penyusunan kalimat dan penekanan, pada dasarnya seluruh definisi tersebut menegaskan bahwa rekrutmen merupakan proses mencari, menarik, dan memilih calon tenaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan organisasi.

    Berikut ini beberapa pengertian rekrutmen menurut para ahli yang dapat dijadikan acuan dalam memahami konsep rekrutmen secara lebih mendalam.

    1. Randall S. Schuler dan Susan E. Jackson (1997:227)

    Dalam Nanang Nuryanta (2008), Randall S. Schuler dan Susan E. Jackson menjelaskan Rekrutmen antara lain meliputi upaya pencarian sejumlah calon karyawan yang memenuhi syarat dalam jumlah tertentu sehingga dari mereka perusahaan dapat menyeleksi orang-orang yang paling tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan yang ada.

    2. Schermerhorn, 1997

    Rekrutmen (Recruitment) adalah “proses penarikan sekelompok kandidat untuk mengisi posisi yang lowong. Perekrutan yang efektif akan membawa peluang pekerjaan kepada perhatian dari orang-orang yang berkemampuan dan keterampilannya memenuhi spesifikasi pekerjaan.

    3. Noe at. all ( 2000 )

    Rekrutmen didefinisikan sebagai “pelaksanaan atau aktifitas organisasi awal dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan mencari tenaga kerja yang potensial.

    4. Faustino Cardoso Gomes (1995:105)

    Rekrutmen merupakan proses mencari, menemukan, dan menarik para pelamar untuk dipekerjakan dalam dan oleh suatu organisasi.

    5. Hasibuan (2008)

    Menyatakan bahwa rekrutmen merupakan usaha mencari dan mempengaruhi tenaga kerja, agar mau melamar lowongan pekerjaan yang ada dalam suatu organisasi. Sedangkan pengertian rekrutmen menurut.

    6. Handoko (2008)

    Menjelaskan bahwa rekrutmen merupakan proses pencarian dan “pemikatan” para calon karyawan (pelamar) yang mampu untuk melamar sebagai karyawan. Lebih jauh lagi, Rivai (2009) menjelaskan rekrutmen sebagai suatu rangkaian kegiatan yang dimulai ketika sebuah perusahaan memerlukan tenaga kerja dan membuka lowongan sampai mendapatkan calon yang diinginkan atau memenuhi kualifikasi sesuai dengan jabatan atau lowongan yang ada.

    7. Simamora (2004)

    Merupakan serangkaian aktivitas mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang diperlukan untuk menutupi kekurangan yang diidentifikasi dalam perencanaan kepegawaian. Aktivitas rekrutmen dimulai pada saat calon mulai dicari, dan berakhir pada saat lamaran mereka diserahkan.

    8. Dubois (2004:96)

    menyatakan bahwa rekrutmen adalah proses untuk menarik sebanyak mungkin kualifikasi pelamar untuk lowongan yang ada dan bukan diantisipasi. Ini merupaka pencarian bakat, pengajaran kelompok terbaik pelamar untuk posisi yang tersedia.

    10. Marwansyah, (2012:106)

    Proses menarik orang-orang atau pelamar yang mempunyai minat dan kualifikasi yang tepat untuk mengisi posisi atau jabatan tertentu.

    11. Drs. H. Sadili Samsudin, M.M. M.Pd. (2006:81)

    Rekrutmen adalah proses mendapatkan sejumlah calon tenaga kerja yang kualifaid untuk jabatan/pekerjaan tertentu dalam satu organisasi atau perusahaan.

    12. Prof. Dr. Sondang P.siagian, M.P.A. (2009:102)

    Adalah proses mencari,menemukan dan menarik para pelamar yang kapabel untuk dipekerjakan dalam dan oleh suatu organisasi.

    13. Jackson, Schuler, Werner, (2010 : 242)

    Perekrutan (recruitment) adalah mencari dan mendapatkan pelamar berkualitas bagi perusahaan untuk mengisi jabatan yang kosong.

    14. Dr. Ir. Tb. Sjafri Mangkuprawira, (2004:95)

    Rekrutmen adalah suatu proses penarikan sekelompok kandidat untuk mengisi posisi yang lowong. Peluang yang efektif akan membawa peluang pekerjaan kepada perhatian dari orang-orang yang berkemampuan dan ketrampilannya memenuhi spesifikasi pekerjaan.

    15. Meldona (2009:132)

    Rekrutmen dapat didefinisikan sebagai sebuah proses mencari dan menarik (pembujuk untuk melamar) pelamar yang memenuhi syarat untuk mengisi jabatan/posisi tertentu yang lowong, yang telah diidentifikasi dalam perencanaan sumber daya manusia.

    16. Marihot tua efendi haradja (2009:96)

    Perekrutan diartikan sebagai proses penarikan sejumlah calon yang berpotensi untuk diseleksi menjadi pegawai.

    17. Raymond A. Noe Dkk, (2011:266)

    Rekrutmen SDM didefiniskan sebagai praktik atau aktivitas apapun yang dijalankan oleh organisasi untuk mengidentifikasikan dan menarik para karyawan potensial.

    18. H.Hadari Nawawi (2000:169)

    Rekrutmen (penarikan) adalah proses mendapatkan sejumlah calon tenaga kerja yang kualifaid untuk jabatan atau pekerjaan utama (produk lini dan penunjangnya) di lngkungan atau organisasi atau perusahaan.

    19. Kaswan (2012:66)

    Rekrutmen adalah praktik atau aktifitas yang dilakukan organisasi dengan tujuan utama mengidentifikasi dan mengikat pegawai yang potensial / qualified.

    20. Stephen.P.Robbins and Mary coultler, (2010:270)

    Proses Melokasikan mengidentifikasi dan menarik para pelamar kerja yang kompeten.

    21. T.Hani Handoko ,(2001:69)

    Proses pencarian dan pemikiran para calon karyawan (pelamar) yang mampu untuk melamar sebagai karyawan.

    22. Bernadin dan Rusell (2003:134)

    Rekrutmen adalah proses penemuan dan penarikan para pelamar yang terbaik dan memiliki kualifikasi terhadap lowongan yang dibutuhkan.

    23. Rivai Sagala (2008:147)

    Rekrutmen adalah proses untuk mendapatkan sejumlah sumber daya manusia (karyawan)yang berkualitas untuk menduduki suatu jabatan atau pekerjaan dalam suatu perusahaan.

    24. Robert L.Mathis (2011:207)

    Rekrutmen adalah proses menghasilkan suatu kelompok pelamar yang memenuhi syarat untuk pekerjaan.

    25. Hendry simamora (1997:212)

    Rekruitmen adalah serangkaian aktifitas mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian, dan Pengetahuan yang diperlukan guna menutupi kekurangan yang di identifikasi dalam perencanaan kepegawaian.

    26. R.Wayney Mondy (2008:132)

    Perekrutan adalah proses menarik orang-orang pada waktu yang tepat, dalam jumlah yang cukup, dan dengan persyaratan yang layak, untuk mengisi lowongan dalam organisasi

    27. Soekidjo Notoadmodjo (2003:130)

    Rekrutmen adalah suatu proses pencarian dan pemikatan para calon tenaga kerja yang mempunyai kemampuan sesuai dengan rencana kebutuhan suatu organisasi.

  • 8 Pengertian Antropologi Kesehatan Menurut Para Ahli

    8 Pengertian Antropologi Kesehatan Menurut Para Ahli

    Antropologi kesehatan merupakan salah satu cabang dari ilmu antropologi yang memiliki peran penting dalam memahami hubungan antara manusia, budaya, dan kesehatan.

    Melalui kajian ini, kita dapat mengetahui bagaimana nilai-nilai budaya, sistem kepercayaan, serta praktik sosial suatu masyarakat memengaruhi pandangan dan perilaku mereka terhadap kesehatan, penyakit, dan proses penyembuhan.

    Dengan kata lain, antropologi kesehatan tidak hanya membahas aspek biologis manusia, tetapi juga mengkaji faktor-faktor sosial dan budaya yang turut menentukan derajat kesehatan suatu komunitas.

    Pengertian Antropologi Kesehatan Menurut Para Ahli

    Antropologi berasal dari kata anthropos yang berarti “manusia”, dan logos yang berarti ilmu.

    Menurut Koentjaraningrat (1981 : 11) antropologi berarti “ilmu tentang manusia.”

    Antropologi kesehatan adalah studi tentang pengaruh unsur-unsur budaya terhadap penghayatan masyarakat tentang penyakit dan kesehatan (Solita Sarwono, 1993).

    Berikut ini adalah beberapa definisi antropologi kesehatan menurut para ahli.

    1. Hochstrasser dan Tapp (1970)

    Antropologi Kesehatan adalah pemahaman biobudaya manusia dan karya-karyanya, yang berhubungan dengan kesehatan dan pengobatan.

    2. Landy (1977)

    Antropologi Kesehatan adalah studi mengenai konfrontasi manusia dengan penyakit dan keadaan sakit, dan mengenai susunan adaptif (yaitu sistem medis dan obat-obatan) dibuat oleh kelompok manusia untuk berhubungan dengan bahaya penyakit pada manusia sekarang ini.

    3. Fabrga (1972)

    Antropologi Kesehatan adalah studi yang menjelaskan berbagai faktor yaitu mekanisme dan proses yang memainkan peranan didalam atau mempengaruhi cara-cara dimana individu-individu dan kelompok-kelompok terkena oleh atau berespons terhadap sakit dan penyakit, dan juga mempelajari masalah-masalah sakit dan penyakit dengan penekanan terhadap pola-pola tingkahlaku.

    4. Weaver (1968)

    Antropologi Kesehatan adalah cabang dari antropologi terapan yang menangani berbagai aspek dari kesehatan dan penyakit.

    5. Lieban (1977)

    Antropologi Kesehatan adalah studi tentang fenomena medis yang dipengaruhi oleh sosial dan kultural, dan fenomena sosial dan kultural diterangi oleh aspek-aspek medis.

    6. Foster dan Anderson (1978)

    Antropologi Kesehatan adalah disiplin yang memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan sosio-budya dari tingkahlaku manusia, terutama tentang cara-cara interaksi antara keduanya disepanjang sejarah kehidupan manusia, yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit pada manusia.

    Foster dan Anderson (1978), menyatakan bahwa antropologi kesehatan kontemporer dapat ditemukan pada empat sumber daya yang berbeda yaitu Antropologi Fisik, Ethnomedicine, Studi Personalitas dan Kultural, dan Kesehatan Publik Internasional.

    Foster dan Anderson (1987), mengatakan bahwa lingkungan bio-cultural yang paling baik dipelajari adalah dari sudut pandang ekologi.

    Sejak Perang Dunia II, ahli antropologi banyak yang berpindah ke studi lintas budaya sistim medis, bioekologi dan faktor-faktor sosio-budaya yang mempengaruhi timbulnya kesehatan dan penyakit.

    7. McElroy dan Townsend (1985)

    Antropologi Kesehatan adalah sebuah studi tentang bagaimana faktor-faktor sosial dan lingkungan mempengaruhi kesehatan dan kesadaran cara-cara alternatif tentang pemahaman dan merawat penyakit.

    McElroy dan Townsend yang mengambil pandangan sejarah juga menekankan pentingnya adaptasi dan perubahan sosial dengan menyatakan bahwa sejumlah besar ahli antropologi kesehatan kini berhubungan dengan kesehatan dan penyakit yang berkaitan dengan adaptasi kelompok manusia sepanjang jarak geografis dan jangka waktu luas dari masa prasejarah ke masa depan.

    Kedua ahli ini menyepakati setidaknya enam sub-disiplin antropologis yang relevan dengan Antropologi Kesehatan yaitu Antropologi Fisik, Arkeologi Pra-Historis, Antropologi Kultural, Antropologi Ekologikal, Teori Evolusioner, dan Linguistik Antropologi.

    8. Menurut Hasan dan Prasad (1959)

    Antropologi Kesehatan adalah cabang dari ilmu mengenai manusia yang mempelajari aspek-aspek biologi dan kebudayaan manusia (termasuk sejarahnya) dari titik tolak pandangan untuk memahami kedokteran (medical), sejarah kedokteran (medico-historical), hukum kedokteran (medico-legal), aspek sosial kedokteran (medico-social) dan masalah-masalah kesehatan manusia.

  • Pengertian Idiom Menurut Para Ahli dan Contohnya

    Pengertian Idiom Menurut Para Ahli dan Contohnya

    Pengertian Idiom

    Pengertian idiom adalah ungkapan bahasa berupa gabungan kata (frase) yang maknanya sudah menyatu dan tidak dapat ditafsirkan dengan makna unsur yang membentuknya.

    Pada dasarnya yang di maksud dengan idiom adalah suatu susunan kata yang tidak bisa di artikan berdasarkan kata per kata.

    namun susunan kata yang diartikan berdasarkan makna secara keseluruhan yang telah menjadi kebiasaan dalam berkomunikasi.

    Pengertian Idiom Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa definisi idiom menurut para ahli.

    1. Kridalaksana (1993:80)

    Menyatakan bahwa idiom umumnya dianggap merupakan gaya bahasa yang bertentangan dengan prinsip penyusunan kekomposisian (Principle of Compositionality).

    2. Alwasilah (1985:147)

    Menyebutkan idiom adalah grup kata-kata yang mempunyai makna tersendiri yang berbeda dari makna tiap kata dalam grup itu.

    Idiom tidak bisa diterjemahkan secara harfiah ke dalam bahasa asing. Idiom adalah persoalan pemakaian bahasa oleh penutur asli.

    3. Longman (2003:741)

    “Idiom is a phrase which something different from the meanings of the separate words from which it formed”. Dapat diartikan bahwa idiom adalah kalimat yang mempunyai arti berbeda dari arti kata yang membentuknya.

    4. Rey (1989:VI)

    Menjelaskan bahwa idiomes, c’est-à-dire combinaisons intraduisibles mot à mot. Maksud penjelasan tersebut bahwa idiom adalah gabungan kata yang tidak dapat diartikan kata perkata.

    5. Kridalaksana (1980:62)

    Idiom adalah konstruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota- anggotanya.

    Contoh kambing hitam, secara keseluruhan maknanya tidak sama dengan makna “kambing” dan “hitam”.

    Jenis-Jenis Idiom

    Idiom dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yakni:

    1. Idiom penuh

    Yaitu idiom atau ungkapan yang seluruh unsure pembentuknya tidak dapat dikembalikan kepada makna denotasinya/sebenarnya.

    Contoh:

    a Gulung tikar berarti bangkrut.
    b Pantat kuning berarti pelit/kikir.

    Kata gulung dan kata tikar sudah kehilangan makna denotasinya. Demikian juga kata pantat dan kata kuning.

    2. Idiom sebagian

    Yaitu idiom atau ungkapan yang sebagian unsur pembentuknya masih dapat dikembalikan kepada makna denotasinya.

    Contoh:

    a Kabar burung berarti kabar atau berita yang belum tentu kebenarannya.
    b Daftar hitam berarti daftar nama orang yang terlibat dalam tindak kejahatan.

    Dalam hal ini, kata kabar dan daftar masih dapat dikembalikan pada makna denotasinya.

    Contoh Idiom

    1. Selaras dengan, insaf akan, berbicara tentang, terima kasih atas, berdasarkan pada/kepada.
    2. Membanting tulang, bertekuk lutut, mengadu domba, menarik hati, berkeras kepala

    Pada contoh (1) terlihat bahwa kata tugas dengan, akan, tentang, atas, dan pada/kepada dengan kata-kata yang digabunginya merupakan ungkapan tetap sehingga tidak dapat diubah atau digantikan dengan kata tugas yang lain.

    Demikian pula pada contoh (2). Idiom-idiom tersebut tidak dapat diubah dengan kata-kata yang lain.

    Contoh idiom lainnya

    Idiom dengan Bagian Tubuh

    hati kecil = maksud yang sebenarnya
    kecil hati = agak marah; penakut
    besar hati = a) sombong; b) bangga
    hati terbuka = senang hati
    berat hati = kurang suka melakukan
    lapang hati = sabar
    tinggi hati = sombong
    setengah hati = segan-segan
    berkeras hati = a) menurut kemauannya sendiri; b) tidak mau mundur
    jatuh hati = menjadi cinta
    mendua hati = bimbang
    sampai hati = tega
    berhati jantung = berperasaan halis
    berhati batu = tidak menaruh belas kasihan
    berhati tungau = penakut
    mengandung hati = a) menaruh dendam; b) merasa cinta
    darah daging = anak kandung; keluarga
    mendarah daging = sudah menjadi kebiasaan
    darah panas = pemarah
    darah putih = keturunan bangsawan
    mengisap darah = terlalu banyak mengambil dari orang lain
    mandi darah = berperang hebat sekali sehingga banyak yang luka atau mati
    naik darah = marah
    tumpah darah = tanah air
    kepala angin = bodoh
    kepala batu = tidak mau menurut perintah orang lain
    berat kepala = tidak mudah mengerti
    kepala dingin = tenang dan sabar
    ringan kepala = mudah belajar
    kepala udang = bodoh sekali
    tergadai kepala = malu sekali
    orang berkepala dua = memihak ke sana ke sini
    muka masam = rupa muka yang menyatakan perasaan kecewa
    tebal muka = tak mempunyai rasa malu
    kehilangan muka = mendapat malu
    mencari muka = berbuat sesuatu agar dipuji orang
    tarik muka dua belas = sangat kecewa
    tatap muka (bersemuka) = berhadapan muka
    melihat dengan mata kepala = secara langsung
    memasang mata = melihat baik-baik
    membuang mata = melihat-lihat
    terbuka matanya = mulai tahu/mengerti
    mata telinga = kaki tangan
    mata hati = perasaan dalam hati
    mulut manis = lemah lembut dan sangat menarik hati tutur katanya
    berat mulut = tak suka berbicara
    besar mulut = suka membual/menyombong
    buah mulut = sebut-sebutan; yang selalu dipercakapkan orang
    gatal mulut = selalu hendak berkata-kata apa saja
    panjang mulut = suka menyampaikan perkataan orang kepada orang lain dan ditambah-tambah
    ringan mulut = suka berbicara/bertanya
    tutup mulut = diam
    cepat mulut = lancang
    perang mulut = berbantah
    keras mulut = tidak mudah menurut (tentang kuda)
    berat bibir = tidak peramah; pendiam
    tipis bibir = pandai benar berkata-kata; cerewet
    menghapus bibir = kecewa; tak berhasil
    buah bibir = yang selalu menjadi pembicaraan orang
    panjang bibir = suka menyampaikan perkataan orang (mengadu)
    lidah api = ujung nyala api
    keras lidah = tak pandai melafalkan kata-kata asing
    lidah bercabang = perkataannya selalu berubah-ubah
    pahit lidah = apa yang dikatakan selalu terbukti manjur
    panjang lidah = suka mengadu
    patah lidah = tidak pandai berkata-kata
    ringan lidah = lancar dan fasih tutur katanya
    cepat lidah = lancang mulut; suka mengeluarkan kata-kata yang kurang baik
    mengerat lidah = memenggal/menyela kata orang
    tergelincir lidah = salah mengatakan
    tergigit lidah = tidak mempunyai rasa malu
    terkalang lidah = tak berani membantah/menjawab
    berlidah dua = tidak teguh pendirian; mudah berpihak pada orang lain
    tebal telinga = tak mau mendengarkan kata orang
    tipis telinga = lekas marah kalau mendengar kata yang kurang baik
    memberi telinga = suka mendengarkannya
    terangin-angin ke telinga = kedengaran tentang desas-desus
    memasang telinga = mendengar-dengarkan kabar
    alas perut = sarapan
    duduk perut = mengandung
    membawa perut= datang ke rumah orang untuk makan
    buruk perut = mudah kena penyakit
    buta perut = asal makan saja; tak peduli rasa makanan
    tangan besi = tindakan/kekuasaan keras
    tangan kanan = pembantu yang utama
    tangan dingin = segala yang ditanam, diobati, dan sebagainya selalu berhasil
    tangan baik = selalu menang dalam berjudi
    tangan turun = selalu kalah dalam berjudi
    berat tangan = malas bekerja
    buah tangan = barang yang dibawa dari bepergian
    hampa tangan = tidak membawa/mendapat apa-apa
    makan tangan = kena tinju; beruntung
    ringan tangan = suka bekerja
    turun tangan = turut campur tangan
    berpangku tangan = tidak bekerja apa-apa
    kaki lima = lantai di muka pintu/di tepi jalan
    kaki seribu = berlari ketakutan
    kaki telanjang = tidak bersepatu
    kaki tangan = pembantu; orang kepercayaan
    cepat kaki, ringan tangan = suka membantu
    bertukar bulu = bertukar pendapat
    tidak memandang bulu = tidak memilih-milih kedudukan seseorang
    memperlihatkan bulunya = memperlihatkan keadaan yang sebenarnya
    berbulu mata melihat = merasa benci sekali
    berbulu hatinya = suka mendengki

    Idiom dengan Kata Indera

    dingin hati = tidak bergembira/tidak bersemangat
    perang dingin = perang tanpa senjata, hanya saling menggertak
    tidak lekang oleh panas = tidak berubah sedikitpun
    uang panas = uang pinjaman dengan bunga yang banyak; uang yang tidak halal
    panas rezeki = sukar mencari rezeki
    tertangkap basah = tertangkap ketika sedang melakukan kejahatan
    sepala-pala mandi biarlah basah = melakukan sesuatu janganlah setengah-setengah
    kering kerontang = kering sekali
    kurus kering = kurus sekali
    kabar yang hangat = kabar yang baru terjadi dan sedang menarik perhatian umum (aktual)
    sambutan yang hangat = meriah
    pengalaman pahit = pengalaman yang tidak menyenangkan
    sepahit semanis = bersama-sama dalam suka dan duka
    mendapat kopi pahit = mendapat teguran keras/marah
    muka manis = menarik hati
    kritik yang pedas = keras dan kejam
    merasakan asin garam = senang dan susah dalam hidup
    tahu asam garamnya = tahu seluk beluknya
    panjang akal = tidak picik; pandai mencari akal
    menarik napas panjang = mengeluh
    pendek permintaan = singkat umurnya
    besar kepala = sombong
    besar perut = rakus; lahap
    besar cakap = suka membual
    pakaian kebesaran = kehormatan
    orang kecil = rakyat kebanyakan
    tinggi rezeki = sukar mencari rezeki
    rendah hati = tidak angkuh
    rendah budi = hina
    luas pengalaman = banyak pengalaman
    sempit hati = lekas marah

    Idiom dengan Warna

    merah muka = kemalu-maluan
    merah telinga = marah sekali
    lampu merah = tanda sesuatu yang membahayakan
    jago merah = api kebakaran
    buku putih = buku yang berisi keterangan pemerintah mengenai suatu peristiwa politik
    berputih tulang = mati
    berdarah putih = keturunan bangsawan
    hitam di atas putih = dengan tertulis; tidak secara lisan
    belum tentu hitam putihnya = ketentuannya
    masih hijau = belum berpengalaman
    naik kuda hijau = mabuk
    lapangan hijau = gelanggang olah raga
    lampu hijau = sesuatu yang akan membuat menjadi lancar/lebih baik karena sudah disetujui/diizinkan
    kartu kuning = suatu peringatan dalam sepak bola
    mengelabui mata = menipu

    Idiom dengan Nama Benda-benda Alam

    jadi bumi langit = orang yang selau diharapkan pertolongannya
    dibumihanguskan = dimunaskan/dihancurkan sama sekali
    tanah tumpah darah = tanah tempat lahir
    gerakan di bawah tanah = gerakan rahasia
    makan tanah = miskin sekali
    kejatuhan bulan = beruntung besar
    menjadi bulan-bulanan = sasaran/tujuan
    menentang matahari = melawan orang yang berkuasa
    terang bintangnya = beruntung
    berbintang naik = mulai mujur
    bintang lapangan = pemain yang terbaik
    salah air = salah didikan
    telah jadi air = habis modalnya/uangnya
    pandai berminyak air = pandai bermuka-muka
    bersuluh minta api = bertanya tentang sesuatu yang sudah diketahui
    semangat berapi-api = berkobar-kobar, bersemangat skali
    kabar angin = desas-desus
    perasa angin = mudah tersinggung
    menangkap angin = sia-sia belaka
    hujan jatuh ke pasir = kebaikan yang tidak berbalas
    seri gunung = tampak elok jika dilihat dari jauh
    rendah gunung tinggi harapan = harapan yang sangat besar
    tak lari gunung dikejar = tidak usah tergesa-gesa dalam mengerjakan sesuatu yang sudah tentu

    Idiom dengan Nama Binatang

    kambing hitam = orang yang dipersalahkan
    kelas kambing = kelas paling murah
    kuda hitam = pemenang yang tak diduga-duga
    mengadu domba = mempertentangkan kita dengan kita sendiri
    berkulit badak = tidak tahu malu, tidak berperasaan
    tenaga badak = kuat sekali
    banteng ketaton = mengamuk dengan hebatnya
    akal kancil = tipu muslihat yang sanat licik, sangat cerdik
    buaya darat = penjahat; orang laki-laki yang gemar kepada perempuan
    ular kepala dua = orang yang munafik, ikut ke sana kemari saja
    membebek(membeo) = hanya meniru-niru perkataan/perbuatan orang lain
    menantikan kucing bertanduk = menantikan sesuatu yang mustahil
    membabi buta = melakukan sesuatu dengan menekat saja
    buta ayam = mata kabur pada waktu malam
    mati ayam = mati konyol
    tidur-tidur ayam = sudah tidur tetapi belum lelap benar
    kabar burung = kabar yang tidak boleh dipercaya karena belum pasti kebenarannya
    otak udang = bodoh sekali

    Idiom dengan Bagian Tumbuh-tumbuhan

    pohon kejahatan = asal mula
    batang air = sungai
    sebatang kara = hidup seorang diri
    bercabang hatinya = tidak hanya satu yang dipirkan
    lidah bercabang = kata-katanya tidak dapat dipercaya
    lari beranting = lari bersambung(estafet)
    berurat berakar = sudah mendalam benar
    naik daun = mendapat nasib baik
    bunga api = petasan
    bunga rampai = kumpulan karangan yang terpilih
    bunga kampung = gadis yang tercantik di kampung itu
    buah pena = karangan
    buah pembicaraan = hasil pembicaraan
    biji mata = kekasih

    Idiom dengan Kata Bilangan

    bersatu padu = bersatu benar-benar
    bersatu hati = seiya sekata
    berbadan dua = hamil
    tiada duanya = tidak ada bandingannya
    telah dua kepalanya = mabuk
    mendua hati = ragu-ragu
    setengah hati = tidak dengan bersungguh-sungguh
    bekerja setengah-setengah = tanggung
    jalan tengah = keputusan yang diambil dari dua pendapat secara adil, tidak memihak salah satu pendapat itu
    setengah tiang = pengibaran bendera tanda berduka cita
    masuk tiga, keluar empat = membenjakan uang lebih besar dari penghasilannya
    pertemuan empat mata = pertemuan hanya dua orang
    kaki lima = lantai di muka pinti atau di tepi jalan
    tujuh keliling = nama penyakit kepala yang sangat keras
    diam seribu bahasa = diam sama sekali, tidak berkata sepatah pun

  • Pengertian Teori Strukturalisme Menurut Para Ahli

    Pengertian Teori Strukturalisme Menurut Para Ahli

    Pengertian Teori Strukturalisme

    Teori strukturalisme sastra merupakan sebuah teori pendekatan terhadap teks-teks sastra yang menekankan keseluruhan relasi antara berbagai unsur teks. Unsur-unsur teks secara berdiri sendiri tidaklah penting.

    Unsur-unsur itu hanya memperoleh artinya di dalam relasi, baik relasi asosiasi ataupun relasi oposisi.

    Relasi-relasi yang dipelajari dapat berkaitan dengan mikroteks (kata, kalimat), keseluruhan yang lebih luas (bait, bab), maupun intertekstual (karya-karya lain dalam periode tertentu).

    Relasi tersebut dapat berwujud ulangan, gradasi, ataupun kontras dan parodi (Hartoko, 1986: 135-136).

    Istilah kritik strukturalisme secara khusus mengacu kepada praktik kritik sastra yang mendasarkan model analisisnya pada teori linguistik modern.

    Tetapi umumnya strukturalisme mengacu kepada sekelompok penulis di Paris yang menerapkan metode dan istilah-istilah analisis yang dikembangkan oleh Ferdinan de Saussure (Abrams, 1981: 188-190).

    Strukturalisme menentang teori mimetik, yang berpandangan bahwa karya sastra adalah (tiruan kenyataan), teori ekspresif, yang menganggap sastra pertama-tama sebagai ungkapan perasaan dan watak pengarang, dan menentang teori-teori yang menganggap sastra sebagai media komunikasi antara pengarang dan pembacanya.

    Pengertian Teori Strukturalisme Menurut Para Ahli:

    1). Ferdinand de Saussure

    Meletakkan dasar bagi linguistik modem melalui mazhab yang didirikannya, yaitu mazhab Jenewa.

    Menurut Saussure prinsip dasar linguistik adalah adanya perbedaan yang jelas antara signifiant (bentuk, tanda, lambang) dan signifie (yang ditandakan), antara parole (tuturan) dan langue (bahasa), dan antara sinkronis dan diakronis.

    Dengan klasifikasi yang tegas dan jelas ini ilmu bahasa dimungkinkan berkembang menjadi ilmu yang otonom, di mana fenomena bahasa dapat dijelaskan dan dianalisis tanpa mendasarkan dirt atas apa pun yang letaknya di luar bahasa.

    Saussure membawa perputaran perspektif yang radikal dart pendekatan diakronik ke pendekatan sinkronik.

    Sistem dan metode linguistik mulai berkembang secara ilmiah dan menghasilkan teori-teori yang segera dapat diterima secara luas.

    Keberhasilan studi linguistik kemudian diikuti oleh berbagai cabang ilmu lain seperti antropologi, filsafat, psikoanalisis, puisi, dan analisis cerita.

    2). Jan Mukarovsky

    Memperkenalkan konsep kembar artefakta-objek-estetik. Sastra dianggap sebagai sebuah fakta semiotik yang tetap. Teks-teks sastra dianggap sebagai suatu tanda majemuk dalam konteks luas yang meliputi sistem-sistem sastra dan sosial.

    3). Sklovsky

    Mengembangkan konsep otomatisasi dan deotomatisasi, yang serupa dengan konsep Roman Jakobson tentang familiarisasi dan defamiliarisasi.

    Dasar anggapan mereka adalah bahwa bahasa sastra sering kali memunculkan gaya yang berbeda dari gaya bahasa sehari-hari maupun gaya bahasa ilmiah.

    Struktur bahasa ini pun sering kali menghadirkan berbagai pola yang menyimpang dan tidak biasa.

    4). Roland Barthes dan Julia Kristeva (Strukturalisme Perancis)

    Mengambangkan seni penafsiran struktural berdasarkan kode-kode bahasa teks sastra.

    Melalui kode bahasa itu, diungkapkan kode-kode retorika, psikoanalitis, sosiokultural.

    Mereka menekankan bahwa sebuah karya sastra haruslah dipandang secara otonom.

    Puisi khususnya dan sastra umumnya harus diteliti secara objektif (yakni aspek intrinsiknya).

    Keindahan sastra terletak pada penggunaan bahasanya yang khas yang mengandung efek-efek estetik.

    Aspek-aspek ekstrinsik seperti ideologi, moral, sosiokultural, psikologi, dan agama tidaklah indah pada dirinya sendiri melainkan karena dituangkan dalam cara tertentu melalui sarana bahasa puitik.

    5). Yoseph (1997:38)

    Menjelaskan bahwa teori strukturalisme sastra merupakan sebuh teori pendekatan terhadap teks-teks sastra yang menekankan keseluruhan relasi antara berbagai unsur teks.

  • Pengertian Kohesi & Koherensi Menurut Ahli dan Contohnya

    Pengertian Kohesi & Koherensi Menurut Ahli dan Contohnya

    Pengertian Kohesi

    Kohesi adalah keserasian hubungan antara unsur yang satu dengan unsur yang lainnya dalam wacana sehingga tercipta pengertian yang apik atau koheren. Berikut ini adalah beberapa pengertian kohesi menurut para ahli:

    1. Mulyana, (2005: 26)

    Menyebutkan kohesi adalah hubungan antarbagian dalam teks yang ditandai penggunaan unsur bahasa. Konsep kohesi pada dasarnya mengacu kepada hubungan bentuk, artinya unsur-unsur wacana (kata atau kalimat) yang digunakan untuk menyusun suatu wacana memiliki keterkaitan secara padu dan utuh.

    2. Tarigan (1987:96)

    Kohesi merupakan organisasi sintaksis dan merupakan wadah kalimat-kalimat yang disusun secara padu dan padat untuk menghasilkan tuturan. Tarigan juga mengatakan bahwa kohesi atau kepaduan wacana merupakan aspek formal bahasa dalam wacana.

    Contoh Kohesi

    Kohesi atau kesatuan dalam paragraf dapat terjadi jika kalimat-kalimat yang termuat di dalam paragraf tetap dikendalikan oleh gagasan utama.

    Pada suatu paragraf dapat termuat beberapa gagasan tambahan, tetapi gagasan tersebut tetap selalu dikendalikan oleh gagasan utama.

    Contohnya :

    1. Pak Budi mengajar Matematika dan Kesenian. Pelajaran tersebut merupakan pelajaran yang dikuasainya dan mampu diajarkannya dengan baik.

    Pada contoh di atas, dalam kalimat kedua terdapat kata – kata “pelajaran tersebut” yang maksudnya adalah pelajaran “Matematikan dan Kesenian”, menunjukkan kedua kalimat tersebut memiliki kohesi.

    2. Tlepon Rani berdering saat pelajaran berlangsung. Hal itu membuat guru marah.

    Pada contoh di atas, terdapat kata “hal itu” yang menunjukkan kejadian telpon Rani yang berdering sat jam pelajaran.

    3. Ayah dan ibu berangkat kerja bersama menggunakan mobil. Mereka berangkat sangat pagi, saat saya belum bangun.

    Pada contoh di atas, kata “mereka” merujuk pada ayah dan ibu di kalimat pertama.

    Pengertian Koherensi Menurut Para Ahli

    Koherensi merupakan pengaturan secara rapi kenyataan dan gagasan, fakta, dan ide menjadi suatu untaian yang logis sehingga mudah memahami pesan yang dihubungkannya.

    Berikut ini adalah beberapa pengertian koherensi menurut para ahli.

    1. Brown dan Yule dalam Mulyana, (2005: 30)

    Koherensi didefiniskan sebagai sebuah pola keterkaitan antara bagian yang satu dengan bagian yang lain, sehingga kalimat memiliki kesatuan makna yang utuh.

    2. Tarigan via Mulyana, (2005: 30)

    Koherensi juga berarti hubungan timbal balik yang serasi antarunsur dalam kalimat.

    3. Samiati via Mulyana, (2005: 30)

    Hubungan koherensi adalah keterkaitan antara bagian yang satu dengan yang bagian lainnya, sehingga kalimat memiliki kesatuan makna yang utuh.

    Wacana yang koheren memiliki ciri: susunannya teratur dan amanatnya terjalin rapi, sehingga mudah diintepretasikan.

    Contoh Koherensi

    Koherensi (kepaduan) pada suatu paragraf dapat terjadi jika kalimat-kalimat yang termuat di dalam paragraf berupa kalimat yang logis dan berkaitan satu sama lain dalam mendukung gagasan utama tersebut.

    Dalam penulisan paragraf yang mengandung koherensi, penulis akan membubuhkan kalimat berbeda dari kalimat utama, namun gagasan yang termuat di dalamnya mendukung kalimat pertama tersebut.

    Contohnya:

    1. Belajarlah yang rajin. Kamu bisa meraih cita-cita setinggi langit.

    Pada contoh tersebut, kalimat pertama dan kedua terlihat berbeda, namun kalimat kedua merupakan pendukung gagasan pada kalimat pertama.

    2. Meja ini terlihat tua namun masih bagus. Pak Kamso adalah pemiliknya, ia rajin merawatnya.

    Pada contoh tersebut, kalimat kedua mendukung gagasan yang termuat dalam kalimat pertama.

  • 20 Pengertian Etika Menurut Para Ahli

    20 Pengertian Etika Menurut Para Ahli

    Etika merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia, karena melalui etika seseorang dapat membedakan antara perilaku yang baik dan yang buruk.

    Etika menjadi dasar dalam membentuk karakter, kepribadian, serta hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

    Dengan adanya etika, setiap individu memiliki pedoman dalam bersikap dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai moral yang berlaku.

    Oleh karena itu, memahami makna dan hakikat etika menjadi hal yang sangat penting agar manusia mampu bertindak secara bijaksana dalam berbagai aspek kehidupan.

    Pengertian Etika Menurut Para Ahli

    Untuk memahami lebih dalam mengenai apa itu etika, para ahli telah memberikan beragam definisi yang dapat dijadikan acuan.

    Setiap ahli memiliki pandangan yang berbeda sesuai dengan bidang keilmuannya, namun pada dasarnya semuanya berorientasi pada nilai-nilai moral dan perilaku manusia.

    Berikut ini adalah beberapa pengertian etika menurut para ahli yang dapat membantu kita memahami makna etika secara lebih komprehensif.

    1. Soergarda Poerbakawatja

    Menurut Soergarda Poerbakawatja, pengertian etika adalah suatu ilmu yang memberikan arahan, acuan, serta pijakan kepada suatu tindakan manusia.

    2. H. A. Mustafa

    Menurut H. A. Mustafa, pengertian etika adalah ilmu yang menyelidiki terhadap suatu perilaku yang baik dan yang buruk dengan memerhatikan perbuatan manusia sejauh apa yang diketahui oleh akan serta pikiran manusia.

    3. K. Bertens

    Menurut K. Bertens, definisi etika adalah nilai dan norma moral yang menjadi suatu acuan bagi umat manusia secara baik secara individual atau kelompok dalam mengatur semua tingkah lakunya.

    4. DR. James J. Spillane SJ

    Menurut DR. James, etika adalah memperhatikan suatu tingkah laku manusia di dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan moral.

    Etika lebih mengarah ke penggunaan akal budi dengan objektivitas guna menentukan benar atau salahnya serta tingkah laku seseorang terhadap lainnya.

    5. Drs. H. Burhanudin Salam

    Menurut Drs. H. Burhanudin Salam, etika adalah sebuah cabang ilmu filsafat yang membicarakan perihal suatu nilai-nilai serta norma yang dapat menentukan suatu perilaku manusia ke dalam kehidupannya.

    6. W. J. S. Poerwadarminto

    Menurut Poerwadarminto, arti etika adalah ilmu pengetahuan tentang suatu perilaku atau perbuatan manusia yang dilihat dari sisi baik dan buruknya yang sejauh mana dapat ditentukan oleh akal manusia.

    7. Hamzah Yakub

    Menurut Hamzah Yakub. Etika yaitu menyelidiki suatu perbuatan mana yang baik dan mana yang buruk.

    8. Drs. O. P. Simorangkir

    Menurut Drs. O. P. Simorangkir. Etika merupakkan pandangan manusia terhadap baik dan buruknya perilaku manusia.

    9. Aristoteles

    Aristoteles membagi pengertian etika menjadi dua, yaitu Terminius Technikus dan Manner and Custom. Terminius Technikus merupakan etika yang dipelajari sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari suatu problema tindakan atau perbuatan manusia.

    10. Prof. DR. Franz Magnis Suseno

    Menurut Prof. DR. Franz Magnis Suseno. Etika adalah ilmu yang mencari orientasi atau ilmu yang memberikan arah dan pijakan dalam tindakan manusia.

    11. Ramali dan Pamuncak

    Menurut Ramali dan Pamuncak. Etika adalah pengetahuan tentang perilaku yang benar dalam profesi.

    12. Martin

    Menurut Martin. Etika adalah suatu disiplin ilmu yang berperan sebagai acuan atau pedoman untuk mengontrol tingkah laku atau perilaku manusia.

    13. Maryani dan Ludigdo

    Menurut mereka, etika merupakan seperangkat norma, aturan atau pedoman yang mengatur segala perilaku manusia, baik yang harus dilakukan dan yang harus ditinggalkan yang dianut oleh sekelompok masyarakat atau segolongan masyarakat.

    14. Ahmad Amin

    Menurut Ahmad Amin. Etika merupakan suatu ilmu yang menjelaskan tentang arti baik dan buruk serta apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia, juga menyatakan sebuah tujuan yang harus dicapai manusia dalam perbuatannya dan menunjukkan arah untuk melakukan apa yang seharusnya didilakukan oleh manusia.

    15. Drs. Sidi Gajabla

    Menurut Drs. Sidi Gajabla. Etika merupakan teori tentang perilaku atau perbuatan manusia yang dipandang dari segi baik & buruknya sejauh mana dapat ditentukan oleh akal manusia.

    16. Asmaran

    Menurut Asmaran. Etika adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia, tidak hanya menentukan kebenaran seperti mereka, tetapi juga untuk menyelidiki manfaat atau keuntungan dari semua perilaku manusia.

    17. Menurut KBBI

    Menurut Kbbi, etika ialah ilmu tentang baik dan buruknya perilaku, hak dan kewajiban moral; sekumpulan asa atau nila-nilai yang berkaitan dengan akhlak; nilai mengenai benar atau salahnya perbuatan atau perilaku yang dianut masyarakat.

    18. Zain Badudu(1994)

    Bahwa etika bermakna sebagai :

    ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk oleh masyarakat luas
    ukuran nilai mengenai yang salah dan yang benar sesuai dengan anggapan umum(anutan) masyarakat.

    19. Soegarda Poerbakawatja

    Menurut Soegarda Poerbakawatja. Etika adalah sebuah filsafat berkaitan dengan nilai-nilai, tentang baik dan buruknya tindakan an kesusilaan.

    20. Sujarwa (2010)

    Kata etika dalam bahasa Indonesia sering dipadankan dengan pengertian kata ethos yang kemudian dikombinasikan dengan dengan kata lain sehingga membentuk pemahaman ethos kerja, ethos profesi, ethos bisnis, dan sebagainya.

    Pada konteks yang demikian, maka makna etika lebih dekat dengan perihal dedikasi dan loyalitas.

  • Pengertian Intranet Menurut Para Ahli dan Manfaatnya

    Pengertian Intranet Menurut Para Ahli dan Manfaatnya

    Pengertian Intranet

    Intranet adalah jaringan komputer yang saling terhubung dan dimanfaatkan oleh suatu sistem perusahaan, organisasi atau lembaga.

    Definisi lain dari intranet adalah suatu jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti jaringan internet, tetapi pemakaiannya lebih terbatas dan tertutup atau hanya orang atau pengguna tertentu saja yang bisa memakai jaringan tersebut.

    Ada juga yang menyebutkan pengertian Intranet adalah jaringan komputer dalam sebuah perusahaan yang menggunakan teknologi internet.

    Pada dasarnya lingkungan internet sama seperti internet, tetapi lebih bersifat privat bagi perusahaan bersangkutan.

    Dalam hal ini, pengakses informasi uyang berkaitan dengna sistem basis data juga dilakukan melalui browser seperti Internet Explorer dan Mozilla Firefox.

    Pengertian Intranet Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian intranet menurut para ahli adalah sebagai berikut:

    1. Miftakul Amin

    Menurut Miftakul Amin, intranet merupakan LAN atau Local Area Network yang menggunakan standar komunikasi dan semua fasilitas internet sehingga bisa diibaratkan berinternet dalam lingkungan lokal.

    2. Turban, King, Lee, dan Liang

    Intranet adalah suatu jaringan perusahaan, organisasi, atau pemerintah yang memanfaatkan tools dalam internet seperti internet protokol dan web browser serta digunakan oleh perusahaan sebagai sarana kolaborasi dan komunikasi.

    3. O’Brien dan Marakas

    Menurut O’Brien dan Marakas pada tahun 2011, intranet merupakan teknologi internet seperti server, web browser, TCP/IP protokol jaringan, database, penerbitan HTML hypermedia, dan lain-lain untuk menyajikan lingkungan internet dalam suatu perusahaan guna berbagi informasi, kolaborasi, komunikasi, serta dukungan dari proses bisnis.

    Manfaat Intranet

    Manfaat penggunaan intranet antara lain adalah sebagai berikut;

    • Media komunikasi antara perusahaan dan karyawan
    • Adanya standar dalam menyajikan informasi
    • Memudahkan siapa saja menyajikan informasi.
    • Memudahkan untuk melakukan koneksi internet
    • Menghemat kebutuhan biaya internet
    • Menghemat penggunaan kertas

    Kadang kala internet juga dihubungkan ke jaringan internet dengan dilengkapi firewall.

    Arti Firewall adalah program yang dijalankan pada komputer yang berkedudukan sebagai server dengan tujuan untuk mencegah akses internet dari internet, tetapi memungkinkan pemakai di dalam intranet mengkases internet.

  • Contoh Rumusan Masalah dan Pengertiannya Menurut Para Ahli

    Contoh Rumusan Masalah dan Pengertiannya Menurut Para Ahli

    Dalam proses penyusunan karya ilmiah, baik itu makalah, skripsi, tesis, maupun penelitian lainnya, salah satu komponen penting yang tidak boleh dilewatkan adalah rumusan masalah.

    Bagian ini menjadi pijakan utama dalam menentukan arah penelitian, karena berfungsi mengarahkan fokus pembahasan terhadap permasalahan inti yang ingin dikaji.

    Oleh karena itu, penting untuk memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan rumusan masalah, terutama berdasarkan pandangan para ahli di bidang metodologi penelitian.

    Pengertian Rumusan Masalah Menurut Para Ahli

    Dengan merujuk pada definisi dari berbagai ahli, kita akan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya menyusun rumusan masalah secara tepat dan sistematis.

    Berikut ini adalah beberapa pengertian rumusan masalah menurut para ahli, diantaranya:

    1. Andrew dan Hildebrad

    Andrew dan Hildebrad (1982), rumusan masalah yang baik yang dibuat secara terencana, efektif dan memiliki karakteristik.

    Dirinya menyebutkan ada empat karakteristik, yaitu masalah yang diangkat mencerminkan kebutuhan yang dirasakan.

    Adapun karakteristik lain, masalah yang diambil adalah non-hipotesis, yaitu harus didasarkan pada bukti faktual.

    Tidak sekedar itu, rumusan masalah yang baik mendukung hipotesis penelitian agar dapat dilakukan pengujian.

    Karakteristik yang terakhir adalah, masalah yang diangkat harus relevan dan dapat dikelola.

    2. Albert Einstein

    Menurut Albert Einstein, rumusan masalah jauh lebih penting daripada solusinya. Einstein mengungkapkan bahwasanya pengajuan rumusan masalah didasarkan pada pertanyaan-pertanyaan baru, sehingga mendukung kemungkinan baru dan mempertimbangkan masalah lama menjadi sesuatu yang baru yang lebih kreatif dan imajinatif.

    3. Alan Byrman

    Alan Byrman berpendapat jika rumusan masalah adalah pernyataan yang jelas terhadap hal-hal tertentu. Dimana hal itulah yang dijadikan sebagai perhatian dan yang diberi titik fokus untuk diteliti lebih lanjut. Tentu sifat penelitian selalu menawarkan solusi dan hal yang jelas dan luas.

    4. Sugiyono

    Sugiono memandang rumusan masalah adalah sebuah pertanyaan yang mencari sebuah jawaban lewat pengumpulan data dan penelitian. Dimana penelitian dapat dilakukan berdasarkan tingkat eksplanasi.

    Contoh Rumusan Masalah

    1. Contoh Rumusan Masalah Tentang Kesehatan

    Apa pengertian kesehatan?
    Bagaimana kondisi seseorang dikatakan sehat?
    Bagaimana kondisi seseorang dikatakan tidak sehat?
    Apa penyebab seseorang tidak sehat?
    Bagaimana agar seseorang sehat kembali?
    Bagaimana menjaga kesehatan?
    Apa tujuan menjaga kesehatan?

    2. Contoh Rumusan Masalah Tentang Internet

    Apa pengertian internet?
    Apa fungsi internet untuk manusia?
    Apa dampak dari munculnya internet di dunia?
    Apa sisi positif dan sisi negatif dari internet?

    3. Contoh Rumusan Makalah Tentang Pengolahan Kopi

    Bagaimana alur produksi pada pengolahan kopi?
    Bagaimana proses pengolahan kopi di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao?
    Bagaimana proses fermentasi kopi yang dilakukan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao?
    Bagaimana prinsip kerja alat yang digunakan dalam proses penyangraian kopi?
    Bagaimana proses penyangraian kopi dilakukan?
    Bagaimana perubahan biokimia pada biji kopi yang telah di fermentasi?

    4. Contoh Rumusan Masalah Tentang Ekonomi Syariah

    Apa yang dimaksud ekonomi syari’ah?
    Apakah bank syari’ah di Indonesia sudah sesuai dengan sistem ekonomi syari’ah?
    Bagaimana cara menerapkan sistem ekonomi syari’ah?
    Apakah sistem ekonomi syari’ah dapat diterapkan di Indonesia?
    Apa yang menjadi hambatan dalam menerapkan sistem ekonomi syari’ah?
    Apakah keuntungan menerapkan sistem ekonomi syari’ah?

    5. Contoh Rumusan Masalah Tentang Pendidikan di Indonesia

    Karakteristik pendidikan di Indonesia
    Kualitas pendidikan di Indonesia
    Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia
    Solusi permasalahan pendidikan di Indonesia

    6. Contoh Rumusan Masalah Tentang Sekolah Daring

    Bagaimana kondisi mental anak selama pembelajaran daring?
    Bagaimana peran orang tua dalam mendampingi anak selama sekolah daring?
    Bagaimana peran guru, sekolah, dan pemerintah dalam memperhatikan kondisi mental anak?

    7. Contoh Rumusan Masalah Tentang Pendidikan

    Apakah permasalahan pendidikan yang terjadi saat ini?
    Apakah penyebab permasalahan pendidikan?
    Bagaimana solusi yang dapat dilakukan demi mengatasi permasalahan pendidikan saat ini?

    8. Contoh Rumusan Masalah Tentang Sampah

    Apa dampak dari sampah yang berserakan?
    Bagaimana cara menyadarkan orang lain untuk buang sampah pada tempatnya?
    Bagaimana cara mengajak generasi muda untuk mengubah kebiasaan
    penggunaan plastik sekali pakai?

    9. Contoh Rumusan Masalah Tentang Game Online

    Bagaimana dampak game online terhadap sikap kedisiplinan siswa dalam menjalani aktivitas sehari-hari?
    Apa saja yang harus dilakukan siswa, dalam mengatasi kencaduan game online yang berakibat pada kedislipinan yang buruk bagi siswa tersebut?
    Apa saja seharusnya peran orang-orang disekitar siswa tersebut, guna mengatasi kecanduan game online yang berdampak pada kedisiplinan siswa tersebut?
    Bagaimana cara mengelola bermain game online dengan baik?
    Bagaimana cara agar bermain game online memberikan suatu manfaat?

    10. Contoh Rumusan Masalah Tentang Bullying

    Apa itu bullying?
    Kenapa bullying bisa terjadi?
    Apa dampaknya jika seseorang menjadi korban bullying?
    Bagaimana cara mengembalikan mental seseorang yang terkena bullying?
    Bagaimana kiat untuk mencegah terjadinya bullying?