Kategori: Menurut Para Ahli

  • 8 Pengertian Profesi Menurut Para Ahli

    Pengertian Profesi

    Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris “Profess”, yang dalam bahasa Yunani adalah “Επαγγελια”, yang bermakna janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen.

    Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus.

    Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.

    Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer,teknik dan desainer.

    Pengertian Profesi Menurut Para Ahli

    Berikut beberapa pengertian profesi yang dikemukakan oleh para ahli :

    1. SCHEIN, E.H (1962)

    Definisi profesi adalah suatu kumpulan atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari perannya yang khusus di masyarakat

    2. HUGHES, E.C (1963)

    Menyatakan bahwa ia mengetahui lebih baik dari kliennya tentang apa yang diderita atau terjadi pada kliennya

    3. DANIEL BELL (1973)

    Arti profesi adalah aktivitas intelektual yang dipelajari termasuk pelatihan yang diselenggarakan secara formal ataupun tidak formal dan memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh sekelompok / badan yang bertanggung jawab pada keilmuan tersebut dalam melayani masyarakat, menggunakan etika layanan profesi dengan mengimplikasikan kompetensi mencetuskan ide, kewenangan ketrampilan teknis dan moral serta bahwa perawat mengasumsikan adanya tingkatan dalam masyarakat

    4. PAUL F. COMENISCH (1983)

    Profesi adalah “komunitas moral” yang memiliki cita-cita dan nilai bersama

    5. KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA

    Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (ketrampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu

    6. K. BERTENS

    Profesi adalah suatu moral community (masyarakat moral) yang memiliki cita-cita dan nilai-nilai bersama

    7. SITI NAFSIAH

    Profesi adalah suatu pekerjaan yang dikerjakan sebagai sarana untuk mencari nafkah hidup sekaligus sebagai sarana untuk mengabdi kepada kepentingan orang lain (orang banyak) yang harus diiringi pula dengan keahlian, ketrampilan, profesionalisme, dan tanggung jawab

    8. DONI KOESOEMA A

    Profesi merupakan pekerjaan, dapat juga berwujud sebagai jabatan di dalam suatu hierarki birokrasi, yang menuntut keahlian tertentu serta memiliki etika khusus untuk jabatan tersebut serta pelayananbaku terhadap masyarakat.

    Ciri Ciri Profesi

    Secara umum ada beberapa ciri atau sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :

    • Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
    • Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
    • Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
    • Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
      Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.

    Ciri Khas Profesi

    Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:

    1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
    2. Suatu teknik intelektual.
    3. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
    4. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
    5. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
    6. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
    7. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi. yang tinggi antar anggotanya.
    8. Pengakuan sebagai profesi.
    9. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
    10. Hubungan yang erat dengan profesi lain.

    Ciri-Ciri Profesionalisme

    • Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi.
    • Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
    • Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
    • Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.
  • 10 Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli dan Jenisnya

    10 Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli dan Jenisnya

    Pengertian Organisasi

    Organisasi adalah suatu kelompok atau sekumpulan orang yang bekerja sama dalam mencapai suatu tujuan tertentu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di dalamnya. Menurut KBBI, organisasi adalah:

    • kesatuan (susunan dan sebagainya) yang terdiri atas bagian-bagian (orang dan sebagainya) dalam perkumpulan dan sebagainya untuk tujuan tertentu
    • kelompok kerja sama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama
    • strategi yang dimanfaatkan dalam upaya memperbesar kinerja memori

    Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian organisasi menurut para ahli adalah sebagai berikut.

    1. Stoner

    Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan melalui mana orang-orang dibawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama

    2. Stephen P. Robbins

    Pengertian adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

    3. James D. Mooney

    Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

    4. Chester I. Bernard

    Menyatakan bahwa organisasi adalah suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

    5. Drs. H. Malayu S,P, Hasibuan

    Definisi organisasi adalah sebagai proses penentuan, pengelompokan, dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.

    6. Max Weber

    Organisasi adalah suatu kerangka hubungan terstruktur yang didalmnya terdapat wewenang, dan tanggung jawab serta pembagian kerja menjalankan sesuatu fungsi tertentu.

    7. Prof. Dr. Sondang P. Siagian

    Organisasi adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang / lebih yang saling bekerjasama serta terikat secara formal dalam rangka melakukan pencapaian tujuan yang sudah ditentukan dalam ikatan yang ada pada seseorang atau beberap orang yang dikenal sebagai atasan dan seorang atau kelompok orang yang dikenal sebagai bawahan

    8. Paul Preston dan Thomas Zimmerer

    Arti organisasi adalah suatu kumpulan orang yang telah disusun dalam sebuah kelompok-kelompok yang saling bekerjasama dalam mencapai tujuan secara bersama.

    9. Philip Slznic

    Menyatakan bahwa organisasi adalah suatu peraturan personil berguna dalam mempermudah dalam melakukan pencapaian dari beberapa tujuan yang sudah ditetapkan lewat alokasi tanggung jawab dan fungsi atau Through the allocation of functionss and responsibilites.

    10. Thompson

    Organisasi adalah suatu perpaduan antara anggota-anggota spesial yang sangat impersonal dan rasional yang saling bekerjasama (koperasi) dalam mencapai tujuan-tujuan yang spesifik yang sudah diumumkan.

    Tujuan Organisasi

    • Meningkatkan kemandirian serta kemampuan dari sumber daya yang dimiliki
    • Wadah yang digunakan untuk individu yang memang ingin memiliki jabatan, penghargaan serta pembagian kerja yang jelas
    • Wadah untuk memiliki pengawasan dan kekuasaan
    • Membantu setiap individu yang ada di dalamnya agar dapat meningkatkan pergaulan serta memanfaatkan waktu luang secara lebih optimal serta bermanfaat
    • Wadah yang membantu mencari keuntungan bersama-sama dengan kerja sama yang sudah terbagi dengan baik
    • Membantu untuk pengelolaan lingkungan bersama-sama
    • Mencapai tujuan secara efektif dan efisien sesuai dengan yang telah menjadi tujuan awal sebuah organisasi.

    Jenis Jenis Organisasi

    1. Berdasarkan jumlah orang yang memegang pucuk pimpinan.

    • Bentuk tunggal, yaitu pucuk pimpinan berada ditangan satu orang, semua kekuasaan dan tugas pekerjaan bersumber kepada satu orang.
    • Bentuk komisi, pimpinan organisasi merupakan suatu dewan yang terdiri dari beberapa orang, semua kekuasaan dan tanggung jawab dipikul oleh dewan sebagai suatu kesatuan.

    2. Berdasarkan sifat hubungan personal.

    • Organisasi formal, adalah organisasi yang diatur secara resmi, seperti: organisasiorganisasi yang berbadan hukum pemerintahan,
    • Organisasi informal, adalah organisasi yang terbentuk karena hubungan bersifat pribadi, antara lain kesamaan minat atau hobby, dsb.

    3. Berdasarkan pihak yang memakai manfaat.

    • Mutual benefit organization, yaitu organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh anggotanya, seperti koperasi,
    • Service organization, yaitu organisasi yang kemanfaatannya dinikmati oleh pelanggan, misalnya bank,
    • Business organization, organisasi yang bergerak dalam dunia usaha, seperti perusahaan-perusahaan,
    • Commonwealth organization, adalah organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh masyarakat umum, seperti organisasi pelayanan kesehatan. Contohnya rumah sakit, Puskesmas, dll.

    4. Berdasarkan tujuan

    • Organisasi yang tujuannya mencari keuntungan atau ‘profit oriented‘
    • Organisasi sosial atau ‘non profit oriented‘.

    5. Berdasarkan fungsi dan tujuan yang dilayani

    • Organisasi produksi, misalnya organisasi produk makanan,
    • Organisasi berorientasi pada politik, misalnya partai politik
    • Organisasi yang bersifat integratif, misalnya serikat pekerja
    • Organisasi pemelihara, misalnya organisasi peduli lingkungan, dan lain lain.

    6. Berdasarkan jenis perusahaan

    • Perusahaan perseorangan (proprietorship) dimiliki oleh perorangan. Kelebihan perusahaan ini yaitu kemudahan dan biaya pengelolaannya yang rendah. Kelemahannya adalah sumber daya keuangan yang terbatas pada harta milik pribadi.
    • Persekutuan (partnership) dimiliki dua atau lebih individu.terdiri dari CV dan FIRMA.
      Koperasi (corporation) atau perseroan dibentuk berdasarkan peraturan pemerintah, sebagi suatu badan hukum yang terpisah. Keunggulannya kemampuan untuk mendapat sejumlah besar sumber daya denagn menerbitkan saham.
    • Perusahaan dengan kewajiban terbatas (limited liability corporation) menggabungkan karakteristik persekutuan dan koperasi. Artinya perusahaan dikelola seperti sebuah koperasi tetapi dapat dikenakan pajak layaknya sebuah persekutuan.
  • Pengertian Hotel Menurut Para Ahli dan Istilah-Istilah dalam Perhotelan

    Pengertian Hotel Menurut Para Ahli dan Istilah-Istilah dalam Perhotelan

    Pengertian Hotel Secara Umum

    Pengertian hotel adalah bangunan yang memiliki banyak kamar untuk disewakan kepada setiap penginap dengan tarif tertentu sesuai dengan kualitas serta fasilitas yang diberikan.

    Sedangkan menurut Kbbi, hotel adalah:

    hotel/ho·tel/ /hotél/ n bangunan berkamar banyak yang disewakan sebagai tempat untuk menginap dan tempat makan orang yang sedang dalam perjalanan; bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan, penginapan, makan dan minum.

    Pengertian Hotel Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian hotel menurut para ahli adalah sebagai berikut.

    1. Sulastiyono (2001 : 6)

    Hotel merupakan sebuah usaha komersial yang menyediakan tempat menginap, makanan dan pelayanan-pelayanan umum lainnya.

    2. Lawson (1976)

    Hotel merupakan Sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran.

    3. Hotel Oroprietors et all dalam Sulastiyono  (2001- 5)

    Definisi hotel adalah suatu perusahaan yang dikelola oleh pemiliknya dengan menyediakan pelayanan makanan, minuman dan fasilitas kamar untuk tidur kepada orang-orang yang sedang melakukan perjalanan dan mampu membayar dengan jumlah yang wajar sesuai dengan pelayanan yang diterima tanpa adanya perjanjian khusus.

    4. Richard Sihite

    Menurut pendapat dari Richard Sihite, hotel ialah suatu bentuk akomodasi yang dikelola secara kormesial, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan dan penginapan serta makanan dan minuman.

    5. Agus Sambodo dan Bagyono

    Menurut pendapat dari Agus Sambodo dan Bagyono, pengertian hotel adalah tempat dimana para wisatawan berkelas untuk memperoleh fasilitas penginapan dan makan dengan cara menyewa.

    6. Endar Sri

    Arti hotel adalah sebuah bangunan yang didirikan dan dioperasikan dengan tujuan menguntungkan dengan jalan menyiapkan fasilitas penginapan untuk masyarakat umum.

    7. Rumekso

    Definisi hotel ialah bangunan yang menyiapkan kamar-kamar untuk menginap para turis atau wisatawan, makanan dan minuman dan fasilitas-fasilitas lain yang dibutuhkan.

    8. Menurut Yayul Sri Perwani

    Definisi hotel adalah suatu bentuk akomodasi yang dikelola secara kormersial, yang disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan dan penginapan serta makan dan minuman.

    9. Menurut Wikipedia

    Menurut pendapat dari Wikipedia, hotel ialah tempat penghimpunan buat para wisatawan atau dapat juga bangunan fasilitator pondokan dan makanan untuk umum.

    10. Menurut Prof K. Kraft

    Hotel adalah sebuah bangunan yang menyediakan makanan dan pelayanan yang bersangkutan mengadakan perjalanan.

    11. Menurut Webster New World Dictionary

    Hotel adalah suatu bangunan yang menyediakan jasa penginapan, makanan, minuman, serta pelayanan lainnya untuk umum yang dikelola secara komersial terutama untuk para wisatawan.

    12. Menurut Heldin Manurung dan Trizno Tarmoezi (2002 : 2)

    Mengatakan bahwa “hotel adalah sebuah gedung yang digunakan untuk tempat penginapan dengan tujuan komersial dan menyediakan jasa pelayanan secara professional bagi para tamu termasuk penyediaan makanan dan minuman dan fasilitas lainnya.

    Istilah-Istilah dalam Perhotelan

    Bicara tentang pengertian hotel, ada beberapa istilah dalam perhotelan yang juga penting untuk diketahui, seperti:

    1. Room rate artinya tarif atau harga yang ditetapkan oleh sebuah hotel atau penginapan untuk menyewakan kamar atau ruangan tertentu kepada tamu.

    2. Guest house, arti guest house adalah sebuah penginapan sementara yang biasanya dikelola oleh pemilik rumah atau pengelola kecil, dan memiliki beberapa kamar yang dapat disewakan kepada tamu.

    3. Check in express hotel, arti check in express hotel adalah layanan yang memungkinkan tamu hotel untuk melakukan proses check-in secara cepat dan mudah, tanpa harus mengantri atau menunggu terlalu lama di meja resepsionis hotel.

    4. Double bed dan twin bed, pengertian double bed dan twin bed penting diketahui agar tak salah paham.

    Pengertian double bed adalah tempat tidur dengan ukuran yang cukup besar untuk menampung dua orang dewasa.

    Sedangkan arti twin bed adalah dua tempat tidur terpisah yang ditempatkan di dalam satu kamar dan dapat digunakan oleh dua orang dewasa secara terpisah.

    5. Deposit hotel, arti deposit hotel adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh tamu hotel pada saat check-in sebagai jaminan untuk menghindari kerusakan atau kehilangan barang milik hotel selama masa menginap.

    6. Superior room, arti superior room adalah tipe kamar hotel yang lebih besar dan lebih mewah daripada tipe kamar standar

    7. Twin room, pengertian twin room adalah tipe kamar hotel yang dilengkapi dengan dua tempat tidur terpisah yang seringkali memiliki ukuran yang sama atau hampir sama.

    8. Superior double, kamar superior double artinya adalah tipe kamar hotel yang memiliki satu tempat tidur ganda dengan ukuran yang lebih besar dan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan dengan tipe kamar standar.

    9. Deluxe twin, kamar deluxe twin adalah tipe kamar hotel yang memiliki dua tempat tidur single dengan ukuran yang lebih besar dan fasilitas yang lebih lengkap.

    10. Hotel syaiah, maksud dari hotel syariah adalah jenis hotel yang mengikuti prinsip-prinsip syariah Islam dalam operasionalnya.

    11. Deluxe double, arti kamar deluxe double adalah jenis kamar hotel yang lebih luas dan mewah dengan fasilitas sangat lengkap yang memberi kenyamanan bagi penginap.

    12. Kamar suite artinya adalah jenis kamar hotel yang lebih besar dan biasanya terdiri dari ruang tamu terpisah dengan kamar tidur, memberikan lebih banyak ruang dan privasi bagi tamu.

    13. Cas hotel, kena cas hotel artinya terkena denda karena melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh hotel.

    14. Resort hotel, pengertian resort hotel adalah jenis hotel yang terletak di kawasan wisata atau rekreasi, dan biasanya memiliki fasilitas tambahan yang lebih luas seperti kolam renang, lapangan golf, pusat kebugaran, spa, dan berbagai macam aktivitas rekreasi lainnya.

    15. Hostel, hostel artinya adalah jenis akomodasi yang menyediakan tempat tidur dengan tarif yang lebih terjangkau dibandingkan hotel.

    16. Hotel bintang 5, pengertian hotel bintang 5 adalah hotel dengan fasilitas dan layanan terbaik yang biasanya terdiri dari kamar-kamar yang luas dan mewah, restoran dengan pilihan makanan yang lengkap, kolam renang dan spa, serta berbagai fasilitas lainnya yang membuat tamu merasa nyaman dan terlayani dengan baik.

    17. Check in, arti check in hotel adalah proses registrasi tamu yang baru tiba di hotel.

    18. Incognito hotel, arti incognito hotel adalah layanan yang merahasiakan identitas penginap sehingga lebih privasi.

    19. Home stay, arti home stay adalah sebuah akomodasi yang menawarkan penginapan di dalam rumah penduduk setempat.

    20. Reservasi, arti reservasi hotel adalah proses pemesanan kamar hotel oleh tamu untuk masa inap yang diinginkan.

    21. Motel, arti motel adalah jenis akomodasi sementara yang umumnya terdiri dari kamar-kamar tidur yang ditempatkan di sepanjang jalan atau di dekat jalan raya.

    22. Front desk, Arti front desk adalah area penerimaan tamu di hotel untuk memeriksa ketersediaan kamar, melakukan check-in dan check-out, dan membayar tagihan.

    Nah, itulah beberapa pengertian hotel menurut para ahli dan istilah-istilah populer dalam perhotelan. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/ ya!

  • 15 Definisi Kompetensi Menurut Para Ahli

    15 Definisi Kompetensi Menurut Para Ahli

    Apa itu kompetensi? Secara umum, kompetensi adalah kemampuan, pengetahuan/wawasan serta sikap yang dijadikan suatu pedoman dalam melakukan tanggung jawab. Kompetensi sendiri bisa dikaitkan dengan setiap status seseorang.

    Misalnya ia adalah seorang siswa, maka kompetensinya adalah berkenaan dengan keilmuan yang dimiliki.

    Begitupula dengan seorang karyawan atau pekerja, maka kompetensi yang berkenaan adalah tentang skil, kedisiplinan, etos kerja, dan sebagainya.

    Menurut Kbbi, kompetensi adalah 1 kewenangan (kekuasaan) untuk menentukan (memutuskan sesuatu); 2 Ling kemampuan menguasai gramatika suatu bahasa secara abstrak atau batiniah.

    Pengertian Kompetensi Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian kompetensi menurut para ahli adalah sebagai berikut.

    1. Spencer dalam Moeheriono (2009:3)

    Definisi kompetensi dalah karakteristik yang mendasari seseorang berkaitan dengan efektifitas kinerja individu dalam pekerjaannya atau karakteristik dasar individu yang memiliki hubungan kausal atau sebab-akibat dengan kriteria yang dijadikan acuan, efektif atau berkinerja prima atau superior di tempat kerja atau pada situasi tertentu.

    2. Sudarmanto (2009:45)

    Kompetensi merupakan suatu atribut untuk melekatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul.

    Atribut tersebut adalah kualitas yang diberikan pada orang atau benda, yang mengacu pada karakteristik tertentu yang diperlukan untuk dapat melaksanakan pekerjaan secara efektif.

    Atribut tersebut terdiri atas pengetahuan, keterampilan, dan keahlian atau karakteristik tertentu.

    3. Moeheriono (2009:13)

    Kompetensi individu adalah kemampuan dan keterampilan melakukan kerja. Kompetensi setiap orang dipengaruhi oleh dua (2) faktor, yaitu : 1. Kemampuan dan keterampilan kerja dan 2. Motivasi dan etos kerja.

    4. Boyatzis Dalam Hutapea Dan Nurianna Thoha (2008)

    Kompetensi adalah kapasitas yang ada pada seseorang yang bisa membuat orang tersebut mampu memenuhi apa yang disyaratkan oleh pekerjaan dalam suatu organisasi sehingga organisasi tersebut mampu mencapai hasil yang diharapkan.

    5. Byars Dan Rue (1997)

    Kompetensi didefinisikan sebagai suatu sifat atau karakteristik yang dibutuhkan oleh seorang pemegang jabatan agar dapat melaksanakan jabatan dengan baik, atau juga dapat berarti karakteristik/ciri-ciri seseorang yang mudah dilihat termasuk pengetahuan, keahlian dan perilaku yang memungkinkan untuk berkinerja.

    6. Purwadarminta

    Kompetensi adalah kewenangan (kekuasaan) untuk menentukan atau memutuskan sesuatu hal.

    7. Association K.U. Leuven

    Kompetensi adalah peingintegrasian dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang memungkinkan untuk melaksanakan satu cara efektif.

    8. Robert A. Roe (2001)

    Kompetensi dapat digambarkan sebagai kemampuan untuk melaksanakan satu tugas, peran atau tugas, kemampuan mengintegrasikan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, sikap-sikap dan nilai-nilai pribadi, dan kemampuan untuk membangun pengetahuan dan keterampilan yang didasarkan pada pengalaman dan pembelajaran yang dilakukan.

    9. Steven Moulton, SPHR

    Kompetensi bisa didefinisikan sebagai kemampuan teknikal yang membedakan perusahaan dengan pesaing.

    Sementara bagi individu, kompetensi bisa didefinisikan sebagai kombinasi pengetahuan, keahlian, dan kebisaan yang mempengaruhi kinerja kerjanya. Ia mengaku, definisi kompetensi bisa sangat beragam dan berbeda dari satu orang ke orang lainnya.

    10. Drs. Budiman Sanusi Mpsi

    Kompetensi adalah keseluruhan pengetahuan, keterampilan, perilaku, dan sikap yang ditampilkan oleh orang-orang yang sukses/berhasil dalam mengerjakan suatu tugas dengan prestasi kerja yang optimal.

    11. Watson Wyatt dalam Ruky (2003:106)

    Kompetensi adalah kombinasi dari keterampilan (skill), pengetahuan (knowledge), dan perilaku (attitude) yang dapat diamati dan di-terapkan secara kritis untuk suksesnya sebuah organisasi dan prestasi kerja serta kontribusi pribadi karyawan terhadap organisasinya.

    12. E. Mulyasa

    Kompetensi adalah perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, dan nilai serta sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak.

    13. Stephen Robbin

    Kompetensi adalah keahlian atau kapasitas seseorang dalam mengerjakan beraneka macam tugas dalam suatu pekerjaan, yang mana keahlian tersebut ditetapkan oleh 2 faktor, yakni keahlian intelektual dan keahlian fisik.

    14. Echols dan Shadily

    Kompetensi secara etimologi berasal dari kata bahasa Inggris “competency” yang artinya kecakapan atau kemampuan.

    15. Van Looy, Van Dierdonck dan Gemmel

    Kompetensi adalah sebuah ciri-ciri manusia yang berkaitan dengan efektifitas performa, ciri-ciri yang bisa dilihat dari gaya bertindak, berperilaku dan berpikir orang tersebut.

  • 13 Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut Para Ahli

    13 Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut Para Ahli

    Psikologi Pendidikan

    Menurut (Slater, 2005), psikologi diartikan sebagai studi ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan dan tingkah laku manusia.

    Psikologi pendidikan dimaksudkan untuk memberi pengaruh dalam kegiatan pendidikan pembelajaran dan proses belajar mengajar yang lebih efektif dengan memperhatikan respon kejiwaan dan  tingkah laku anak didik.

    Secara umum, psikologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara manusia belajar dalam pendidikan, pengaturan, efektivitas intervensi pendidikan, psikologi pengajaran, dan psikologi sosial dari sekolah sebagai organisasi.

    Psikologi Pendidikan Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian psikologi pendidikan menurut para ahli adalah sebagai berikut:

    1. Arthur S. Reber (Syah, 1997)

    Definisi Psikologi pendidikan adalah sebuah subdisiplin ilmu psikologi yang berkaitan dengan teori dan masalah kependidikan yang berguna dalam hal-hal sebagai berikut :

    • Penerapan prinsip-prinsip belajar dalam kelas
    • Pengembangan dan pembaharuan kurikulum
    • Ujian dan evaluasi bakat dan kemampuan
    • Sosialisasi proses-proses dan interaksi proses-proses tersebut dengan pendayagunaan ranah kognitif
    • Penyenggaraan pendidikan keguruan

    2. Tardif (Syah, 1997)

    Definisi Psikologi pendidikan adalah sebuah bidang studi yang berhubungan dengan penerapan pengetahuan tentang perilaku manusia untuk usaha-usaha kependidikan.

    3. Barlow (Syah, 1997)

    Definisi Psikologi pendidikan adalah sebuah pengetahuan berdasarkan riset psikologis yang menyediakan serangkaian sumber-sumber untuk membantu anda melaksanakan tugas-tugas seorang guru dalam proses belajar mengajar secara efektif.

    4. Witherington (Buchori dalam Syah, 1997)

    Psikologi pendidikan adalah studi sistematis tentang proses-proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan manusia.

    5. Whiterington, (1982:10)

    Pengertian Psikologi pendidikan adalah studi yang sistematis terhadap proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan. Sedangkan pendidikan adalah proses pertumbuhan yang berlangsung melalui tindakan-tindakan belajar.

    6. (Borich & Tombari, 1997)

    Pengertian Psikologi pendidikan ialah satu disiplin yang memfokuskan kajiannya kepada pengetahuan teoretikal dan pengetahuan empirikal mengenai pengajaran dan pembelajaran dalam bilik darjah.

    7. (Banks & Thompson, 1995)

    Pengertian Psikologi pendidikan adalah Kajian tentang perlakuan atau tingkah laku manusia dalam proses pengajaran dan pembelajaran dalam bilik darjah.

    8. Psikologi pendidikan Menurut Pandangan Democritus

    Democritus, filsuf pertama yang menekankan pentingnya pengaruh lingkungan dan suasana rumah terhadap perkembangan kepribadian seseorang sehingga lingkungan dan suasana rumah perlu dibina sebaik mungkin agar suasananya kondusif (menguntungkan) bagi perkembangan anak.

    9. Psikologi pendidikan Menurut Pandangan Plato dan Aristoteles

    Plato dan Aristoteles mengembangkan sistem pendidikan berdasarkan pada prinsip-prinsip psikologi. Mereka menulis tentang model-model pendidikan yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang berbeda-beda.

    10. Menurut Pandangan Rousseau

    Rousseau (seorang penganut Naturalis), mendasarkan ide-ide pendidikan pada prinsip-prinsip perkembangan manusia. Oleh karena itu, memahami prinsip-prinsip perkembangan adalah penting untuk perlakuan dalam pendidikan.

    11. Menurut John Locke

    Menurut Locke, seluruh pengetahuan pada hakikatnya berasal dari pengalaman. Apa yang kita ketahui melalui pengalaman itu bukanlah objek atau benda yang hendak kita ketahui itu sendiri, melainkan hanya kesan-kesan pada pancaindra kita. Jadi, Pengertian psikologi pendidikan secara singkat adalah ilmu-ilmu psikologi yang diterapkan dalam dunia pendidikan.

    12. Djiwandono (2002)

    Mengatakan bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku dan pengalaman manusia.

    13. Muhibin Syah (2003)

    Psikologi pendidikan adalah sebuah disiplin psikologi yang membahas masalah psikologis yang terjadi dalam dunia pendidikan.

  • 6 Pengertian Kosakata Menurut Para Ahli

    6 Pengertian Kosakata Menurut Para Ahli

    Pengertian Kosakata

    Kosakata merupakan salah satu aspek bahasa yang sangat penting keberadaannya. Dalam kamus besar bahasa indonesia, Kbbi (Dekdikbut, 1996: 527), Kosakata diartikan sebagai, “perbendaharaan kata”.

    Dalam Bahasa Inggris, kosakata disebut dengan vocabulary, yaitu himpunan kata yang dimiliki oleh seseorang atau entitas lain, atau merupakan bagian dari suatu bahasa tertentu.

    Adapun fungsi kosakata adalah dirangkai atau disusun menjadi sebuah kalimat yang utuh.

    Pengertian Kosakata Menurut Para Ahli

    1. Kridalaksana dalam Tarigan (1994:446)

    Kosakata adalah (1) komponen bahasa yang memuat secara informasi tentang makna dan pemakaian kata dalam bahasa; (2) kekayaan kata yang dimiliki seorang pembicara, penulis atau suatu bahasa; dan (3) daftar kata yang disusun seperti kamus, tetapi dengan penjelasan yang singkat dan praktis.

    2. Soedjito dalam Tarigan (1994:447)

    Kosakata merupakan: (1) semua kata yang terdapat dalam satu bahasa; (2) kekayaan kata yang dimiliki oleh seorang pembicara; (3) kata yang dipakai dalam satu bidang ilmu pengetahuan; dan (4) daftar kata yang disusun seperti kamus disertai penjelasan secara singkat dan praktis.

    3. Dowdowski (1982: 1454)

    Arti kosakata merupakan keseluruhan kata yang terdapat dalam suatu bahasa. Kosakata adalah keseluruhan kata yang tersedia baik kosakata aktif yang digunakan oleh pembaca dan penulis maupun kosakata fasif yang digunakan oleh pembaca dan pendengar.

    4. Adiwinarta dalam Husen (1994: 7)

    Kosakata adalah : 1). Semua kata yang terdapat dalam suatu bahasa, 2). Kata yang dikuasai oleh seseorang atau kata-kata yang dipakai oleh segolongan orang dalam lingkungan yang sama, 3). Daftar sejumlah kata dan frase dari suatu bahasa yang disusun secara alfabetis disertai batasan dan keterangan”.

    5. Swahnell (1986: 633)

    Makna kosakata atau penggunaan kata dalam bahasa, buku, karangan atau cabang ilmu pengetahuan dan penyusunan kata dalam bahasa.

    6. Rahayu (1999: 6)

    Definisi kosakata adalah keseluruhan kata atau perbendaharaan kata atau istilah yang mengacu pada konsep-konsep tertentu yang dimiliki oleh seseorang atau suatu bahasa dalam suatu lingkungan.

  • 10 Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli

    Pengertian Bahasa

    Pengertian bahasa adalah alat komunikasi manusia dengan manusia lainnya dengan bunyi (suara), gerakan, dan ekspresi. Jadi, bahasa tidak hanya berkutat soal bunyi sanya, tapi juga tanda yang mendukungnya.

    Secara etimologi, bahasa berasal dari bahasa Sanskerta भाषा, bhāṣā. Sedangkan menurut Kbbi, bahasa adalah:

    • sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri.
    • percakapan (perkataan) yang baik; tingkah laku yang baik; sopan santun.
    • sistem kata atau simbol yang memungkinkan untuk berkomunikasi dengan komputer, terutama untuk memasukkan instruksi-instruksi komputer melalui kata-kata yang mudah dipahami, dan kemudian diterjemahkan ke dalam kode mesin.

    Bahasa Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian bahasa menurut para ahli adalah sebagai berikut:

    1. Bill Adams

    Bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif.

    2. Wittgenstein

    Bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis.

    3. Ferdinand de Saussure

    Bahasa adalah ciri pembeda yang paling menonjol karena dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain.

    4. Plato

    Bahasa pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.

    5. Bloch & Trager

    Bahasa adalah sebuah sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem itu suatu kelompok sosial bekerja sama.

    6. Carrol

    Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia.

    7. Sudaryono

    Bahasa adalah sarana komunikasi yang efektif walaupun tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman.

    8. Saussure

    Definisi bahasa adalah objek dari semiologi.

    9. Mc. Carthy

    Arti bahasa adalah praktik yang paling tepat untuk mengembangkan kemampuan berpikir.

    10. William A. Haviland

    Bahasa adalah suatu sistem bunyi yang jika digabungkan menurut aturan tertentu menimbulkan arti yang dapat ditangkap oleh semua orang yang berbicara dalam bahasa itu.

  • 8 Pengertian Batik Menurut Para Ahli

    8 Pengertian Batik Menurut Para Ahli

    Pengertian Batik

    Secara etimologi, kata batik berasal dari bahasa Jawa, yaitu ”tik” yang berarti titik/matik (kata kerja, membuat titik) yang kemudian berkembang menjadi istilah ”batik” (Indonesia Indah ”batik”, 1997, 14).

    Batik sendiri adalah sebuah karya seni kain bergambar yang memiliki corak dan motif khusus.

    Adapun corak dan motifnya menggunakan malam, lilin, serta pewarna yang dicap dan ditulis dengan unsur seni yang tinggi.

    Dunia telah mengakui, bahwa baju batik adalah seni yang berasal dari Indonesia.

    Maka tak heran jika batik menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi Bangsa kita tercinta ini.

    Batik Menurut Para Ahli

    Berikut adalah beberapa pengertian batik menurut para ahli.

    1. Murtihasi dan Mukminatun (1979)

    Bataik adalah cara pembuatan bahan sandang berupa tekstil yang bercorak pewarnaan dengan menggunakan lilin sebagai penutup untuk mengamankan warna dari perembesan warna yang lain dalam pencelupan.

    2. Irwan Tirta

    Batik adalah teknik menghias kain atau testil dengan menggunakan lilin dalam proses pencelupan warna, yang semua proses tersebut menggunakan tangan.

    3. Hamzuri

    Definisi batik adalah lukisan atau gambar pada mori yang dibuat dengan menggunakan alat bernama canting.

    Orang yang melukis atau menggambar pada mori memakai canting disebut membatik.

    Membatik ini menghasilkan batik yang berupa macam-macam motif dan mempunyai sifat khusus yang dimiliki oleh batik itu sendiri.

    4. Afif Syakur

    Arti batik adalah serentang warna yang meliputi proses pemalaman (lilin), pencelupan (pewarnaan) dan pelorotan (pemanasan), hingga menghasilkan motif yang halus yang semuanya ini memerlukan ketelitian yang tinggi.

    5. Santosa Doellah

    Batik adalah sehelai kain yang dibuat secara tradisional dan terutama juga digunakan dalam matra tradisional, memiliki beragam corak hias dan pola tertentu yang pembuatannya menggunakan teknik celup rintang dengan lilin batik sebagai bahan perintang warna.

    6. Konsensus

    Pengertian batik menurut konsensus Nasional 12 maret 1996, batik adalah karya seni rupa pada kain dengan pewarnaan rintang yang menggunakan lilin batik sebagai perintang warna (wax resist technique).

    7. UNESCO

    Batik adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik perintang warna (wax resist technique), termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan.

    Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009.

    8. KBBI

    Menurut Kbbi, batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya melalui proses tertentu; kain batik.

  • 12 Pengertian Bimbingan Konseling Menurut Para Ahli

    12 Pengertian Bimbingan Konseling Menurut Para Ahli

    Pengertian Bimbingan Konseling

    Bimbingan dan konseling merupakan terjemahan dari bahasa inggris, yaitu guidance and counseling. Kata “guidance” berasal dari kata kerja to guide yang berarti memimpin, menunjukkan, atau membimbing ke jalan yang baik.

    Jadi, kata “guidance” dapat diartikan sebagai pengarahan atau petunjuk kepada seseorang. Sedangkan “counseling” berasal dari kata kerja to counsel yang berarti menasehati atau menganjurkan kepada seseorang secara face to face.

    Sehingga bisa disimpulkan arti bimbingan konseling adalah sebuah proses pengarahan dan menasehati seseorang secara langsung dalam hal yang bermanfaat, misalnya tentang pola pikir, tingkah laku, dan cara berbicara.

    Pengertian Bimbingan Konseling Menurut Ahli

    Adapun pengertian bimbingan konseling menurut para ahli adalah sebagai berikut.

    1. Prayitno (2003)

    Memberikan pengertian bimbingan konseling sebagai suatu bentuk pelayanan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok agar peserta didik mandiri dan berkembang secara baik.

    2. Nur Faudjia (2011)

    Memberikan pengertian bimbingan konseling sebagai proses pemberian bantuan konselor yang dilakukan melalui wawancara untuk kemudian peserta didik mampu merencanakan masa depan yang lebih baik.

    3. Jainab Aqib (2010)

    Memberikan pengertian bimbingan konseling sebagai bentuk kegiatan yang integral, dimana bimbingan dan konseling tak terpisahkan dengan layanan bimbingan yang lain.

    4. Hikmawati (2011:1)

    Pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok, agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal, dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kemampuan belajar, dan perencanaan karir, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung berdasarkan norma-norma yang berlaku.

    5. Tohirin (2013:25)

    Bimbingan dan konseling merupakan proses bantuan yang diberikan oleh pembimbing (konselor) kepada individu (konseli) melalui pertemuan tatp muka atau hubungan timbal balik antara keduanya, supaya konseli mempunyai kemampuan atau kecakapan melihat dan menemukan masalahnya serta mempunyai kemampuan memecahkan masalahnya sendiri.

    6. Jones (dalam Prayitno 2013: 100)

    Konseling adalah kegiatan dimana semua fakta dikumpulkan dan semua pengalaman siswa difokuskan pada masalah tertentu untuk diatasi sendiri oleh yang bersangkutan dimana ia diberi bantuan pribadi dan langsung dakam pemecahan masalah itu.

    Konselor tidak memecahkan masalah untuk klien. Konseling harus ditunjukkan pada perkembangan yang progresif dari individu untuk memecahkan masalah-masalahnya sendiri tanpa bantuan.

    7. Willis (2011:14)

    Bimbingan merupakan ”proses bantuan terhadap individu agar ia memahami dirinya dan dunianya, sehingga dengan demikian ia dapat memanfaatkan potensi-potensinya”.

    8. Bernard & Fullmer (dalam Prayitno, 2013:95)

    Bimbingan merupakan segala kegiatan yang bertujuan meningkatkan realisasi pribadi setiap individu.

    9. Frank Parson (1951)

    Bimbingan sebagai bantuan yang diberikan kepada individu untuk dapat memilih, mempersiapkan diri dan memangku suatu jabatan dan mendapat kemajuan dalam jabatan yang dipilihnya.

    10. Chiskolm (1959)

    Bimbingan membantu individu untuk lebih mengenali berbagai informasi tentang dirinya sendiri, yaitu membantu individu memahami dirinya sendiri, pengertian menitikberatkan pada pemahaman terhadap potensi diri yang dimiliki.

    11. Mathewson (1969)

    Bimbingan sebagai pendidikan dan pengembangan yang menekankan proses belajar yang sistematik. Maksudnya, bimbingan sebagai pendidikan dan pengembangan yang menekankan pada proses belajar. Pengertian ini menekankan bimbingan sebagai bentuk pendidikan dan pengembangan diri, tujuan yang diinginkan diperoleh melalui proses belajar.

    12. Crow (dalam Aqib, 2013:94)

    Bimbingan dapat diartikan bantuan yang diberikan oleh seseorang, laki-laki atau perempuan, yang memiliki kepribadian yag memadai dan telah terlatih dengan baik kepada individu-individu setiap usia untuk membantunya mengatur kegiatan hidupnya sendiri, mengembangkan pandangan hidupnya sendiri, membuat keputusan sendiri dan menanggung bebannya sendiri.

  • 10 Pengertian Dongeng Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Dongeng Menurut Para Ahli

    Dongeng merupakan salah satu bentuk karya sastra lama yang hingga kini tetap digemari oleh berbagai kalangan, terutama anak-anak.

    Sejak dahulu, dongeng berperan penting dalam menyampaikan pesan moral, nilai-nilai kehidupan, serta hiburan kepada masyarakat melalui cerita yang bersifat imajinatif dan mengandung makna mendalam.

    Cerita dalam dongeng biasanya bersifat fiktif atau khayalan, namun di balik kisahnya yang sederhana, tersimpan pesan moral yang mengajarkan tentang kebaikan, kejujuran, kerja keras, dan nilai-nilai luhur lainnya.

    Karena itu, dongeng tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif.

    Pengertian Dongeng Menurut Para Ahli

    Berikut adalah beberapa definisi dongeng menurut para ahli.

    1. Kamisa, 1997: 144

    Dongeng adalah suatu cerita yang dituturkan atau dituliskan dengan maksud menghibur. Sifatnya adalah fiktif sehingga tidak benar-benar terjadi. Selain itu, dongeng juga merupakan ajaran moral yang terkandung dalam sebuah cerita.

    2. Nurgiantoro, 2005:198

    Definisi dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi dan dalam banyak hal sering tidak masuk akal.

    3. Agus Triyanto, 2007:46

    Dongeng adalah cerita fantasi sederhana yang tidak benar-benar terjadi berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral mendidik dan juga menghibur, sehingga dongeng merupakan salah satu bentuk karya sastra yang ceritanya tidak benar-benar terjadi/fiktif.

    4. Menurut Semi, 1988:29”

    Dongeng biasanya menceritakan tentang sebuah asal mula suatu tempat atau suatu negeri atau mengenai suatu peristiwa-peristiwa yang aneh dan menakjubkan tentang kehidupan manusia atau binatang.

    5. Badrun “1983:29”

    Pengertian dongeng adalah suatu cerita prosa hasil seni rakyat yang hidup subur dalam angan-angan masyarakat, impian dan sebuah kenyataan bercampur menjadi satu dalam dunia angan-angan.

    6. Bascom

    Dongeng adalah salah satu jenis prosa rakyat yang tidak dianggap benar-benar terjadi dan tidak terikat dengan waktu atau tempat.

    7. Trisna

    Pengertian dongeng merupakan cerita zaman dahulu.

    8. Charles Perrault

    Dongeng ialah cerita pendek mengenai petualangan khayal dengan situasi dan tokoh-tokoh yang gaib dan luar biasa.

    9. Liberatus Tengsoe

    Arti dongeng adalah cerita khayal yang kebenarannya sulit dipercaya karena disajikan hal-hal ajaib, aneh dan tidak masuk akal.

    10. KBBI

    Menurut Kbbi, dongeng adalah:

    • cerita yang tidak benar-benar terjadi (terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh): anak-anak gemar mendengarkan — Seribu Satu Malam
    • perkataan (berita dan sebagainya) yang bukan-bukan atau tidak benar: uraian yang panjang itu dianggapnya hanya — belaka