Pengertian Kata Turunan
Kata turunan adalah kata yang sudah berubah bentuk dan maknanya karena proses penambahan imbuhan, baik awalan (prefiks), sisipan (infiks), maupun akhiran (sufiks).
Proses perubahan ini membuat kata turunan tidak lagi sama dengan kata dasar, baik dari segi bentuk maupun dari segi makna yang dikandungnya.
Menurut KBBI, kata turunan adalah kata yang terbentuk sebagai hasil proses afiksasi, reduplikasi, atau penggabungan.
Dengan kata lain, sebuah kata dasar bisa berubah menjadi kata turunan melalui beberapa cara, misalnya dengan penambahan imbuhan, pengulangan kata, atau penggabungan dua kata dasar yang berbeda. Perubahan inilah yang menjadikan bahasa menjadi lebih kaya dan bervariasi.
Jadi, kata turunan adalah kata dasar yang telah berubah bentuk karena diberi imbuhan di awal, akhir, atau tengah.
Melalui proses ini, kata dasar bisa digunakan dalam berbagai konteks kalimat sesuai kebutuhan penutur.
Kata turunan juga membuat kalimat menjadi lebih ekspresif, karena satu kata dasar dapat menghasilkan banyak variasi makna setelah diberi imbuhan yang berbeda.
Contoh Kata Turunan
- Kata dasar sapu memiliki makna sebagai kata benda. Setelah mendapat awalan me-, maka bentuk dan maknanya berubah menjadi menyapu yang berarti aktivitas membersihkan.
- Kata hitung memiliki makna sebagai penjumlahan. Setelah mendapat awalan dan akhiran, maka bentuk dan maknanya berubah menjadi diperhitungkan.
- Kata pukul yang berubah makna ketika menjadi dipukul, memukul, terpukul.
- Kata jalan yang berubah makna ketika menjadi sejalan.
- Kata rias yang berubah makna ketika menjadi merias, dirias.
- Kata pulang yang berubah makna ketika menjadi pulangi.
- Kata main yang berubah makna ketika menjadi dipermainkan.
- Kata hidup yang berubah makna ketika menjadi menghidupi.
- Kata sakit yang berubah makna ketika menjadi menyakiti.
Dari berbagai contoh di atas dapat dipahami bahwa satu kata dasar mampu menghasilkan banyak kata turunan.
Misalnya kata pukul bisa melahirkan kata turunan dipukul, memukul, hingga terpukul. Setiap bentuk turunan tersebut memiliki arti yang berbeda sesuai imbuhan yang ditambahkan.
Hal ini menunjukkan bahwa kata turunan sangat penting dalam pembentukan kosakata bahasa Indonesia karena menjadikan komunikasi lebih kaya, bervariasi, dan terperinci.








