Tag: berita

  • Peluncuran Buku Puisi Suwidak Siji (61) Karya Drs. Ir Jaenuri, NZ, M.Pd, Bentuk Pelestarian Bahasa Using Jalur Literasi

    Peluncuran Buku Puisi Suwidak Siji (61) Karya Drs. Ir Jaenuri, NZ, M.Pd, Bentuk Pelestarian Bahasa Using Jalur Literasi

    sastrawacana.id/ – Acara peluncuran buku puisi Using berjudul Suwidak Siji (61) karya Drs. Ir Jaenuri, NZ, M.Pd berlangsung meriah di LKP TBM Elit, Rogojampi, Banyuwangi, pada Minggu (8/12/2024).

    Buku ini menjadi karya terbaru Jaenuri setelah buku sebelumnya yang berjudul Telu Likur (23), dengan tujuan untuk melestarikan budaya dan Bahasa Using.

    Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh literasi dan budayawan Banyuwangi, seperti Aekanu Hariyono (Ketua Kiling Using Banyuwangi), Taufik Rohman, M.Si (Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi), Drs. Hasan Basri (Ketua Dewan Kesenian Blambangan), Dr. Lidiawati, serta tokoh-tokoh lainnya.

    Selain itu, acara ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai komunitas literasi, seperti Kopiwangi, Penerbit Lintang, dan Media Literasi Sastrawacana.

    Dan tamu yang cukup spesial adalah IGB Sudharma, seorang veteran yang dalam waktu dekat juga akan meluncurkan buku berjudul ‘Memoar Sang Veteran.’

    Dalam sambutannya, Jaenuri menjelaskan alasan di balik pemilihan judul Suwidak Siji (61) yang terinspirasi dari angka 61.

    Ternyata, angka tersebut menggambarkan tahun kelahirannya dan usia istrinya yang tahun ini genap 61 tahun.

    Ia juga menyatakan bahwa buku ini dipersembahkan khusus untuk istrinya yang selalu mendukung setiap langkah yang diambilnya.

    “Buku ini saya persembahkan untuk istri, sebab istri saya mendukung apapun yang saya lakukan,” ujar Jaenuri dengan penuh haru.

    Acara yang dipandu oleh Bung Aguk, seorang pegiat literasi dan budayawan Banyuwangi, semakin meriah dengan penampilan pembacaan puisi yang memukau oleh Andre, murid SMP 3 Rogojampi, yang dilatih oleh Yeti Chotimah.

    Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Aekanu Hariyono, yang mengapresiasi terbitnya buku puisi Suwidak Siji (61).

    “Profesor Nuri, saya ucapkan selamat. Karya-karyanya luar biasa,” terangnya.

    Aekanu juga mengingatkan agar penulis tidak khawatir dengan kritik, karena sebetulnya kritik itu sifatnya membangun.

    Hasan Basri juga memberikan apresiasi terhadap karya Jaenuri dan menekankan pentingnya melestarikan Bahasa Using sebagai bagian dari identitas budaya Banyuwangi.

    “Saat ini sudah mulai terjadi fenomena alih kode dalam penggunaan bahasa using, sehingga hendaknya kita mengajarkan Bahasa Using kepada anak-anak kita,” terangnya.

    Acara ini semakin meriah dengan penampilan komedi using oleh Dudung yang membuat para peserta terpingkal-pingkal.

    Sebagai informasi, Suwidak Siji (61) adalah lanjutan dari buku puisi Telu Likur (23), yang bertujuan untuk menjaga kelestarian bahasa using.

    Diharapkan, Bahasa Using tetap eksis dan tidak terlupakan, terutama di kalangan generasi muda Banyuwangi.

  • Deklarasi Kemenangan di Posko Baluk, Ipuk: Ini Kemenangan Masyarakat Banyuwangi

    Deklarasi Kemenangan di Posko Baluk, Ipuk: Ini Kemenangan Masyarakat Banyuwangi

    sastrawacana.id/ – Pasangan calon (paslon) Pilkada Banyuwangi nomor urut 1 Ipuk Mujiono menggelar deklarasi kemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuwangi 2024 di Posko Kemenangan Baluk, pada Rabu (27/11) pukul 20.00 WIB.

    Ditemani oleh para ketua partai pengusung, Ipuk Fiestiandani menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada segenap pihak yang telah gigih berkampanye hingga memastikan kemenangan dalam kontestasi ini.

    “Alhamdulilah mayoritas masyarakat Banyuwangi masih memilih Ipuk dan Mujiono,” tuturnya.

    Dalam pidatonya, Ipuk juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para relawan serta awak media yang selama ini menjadi penghubung informasi kepada masyarakat terkait seluruh proses Pilkada 2024.

    Ia menjelaskan jika perhitungan sementara dari tim internal, pihaknya masih unggul dalam kontestasi pilkada tahun ini.

    Lebih dari itu, ia menuturkan jika kemenangan ini bukanlah kemenangan tim maupun pribadi, tapi kemenangan untuk segenap masyarakat Banyuwangi.

    “Bagi kami kemenangan ini bukan kemenangan Ipuk dan Mujiono, tapi kemenangan seluruh masyarakat Banyuwangi,” tegasnya dengan penuh semangat.

    Kegiatan malam ini semakin khidmat dan membahagiakan dengan hadirnya ratusan jamaah yang turut bersholawat, memberikan suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur atas keberhasilan tersebut.

    Kendati hasil sementara unggul di atas 50%, Ipuk mengingatkan kepada segenap pendukung dan relawan agar tetap menjaga kondusivitas dan menunggu keputusan resmi dari KPU.

  • NGABARIN: Silaturahmi dan Kajian Keislaman Ranting NU se-Kecamatan Rogojampi

    NGABARIN: Silaturahmi dan Kajian Keislaman Ranting NU se-Kecamatan Rogojampi

    Ngaji Bareng Ranting NU se-Kecamatan Rogojampi (NGABARIN) merupakan program MWC NU kecamatan Rogojampi yang rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali sebagai anjangsana antar ranting di wilayah Kecamatan Rogojampi.

    Dalam setiap pertemuan, NGABARIN dihadiri oleh pengurus ranting NU se-Kecamatan Rogojampi, perwakilan dari badan otonom (banom) yang ada di ranting setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tiga pilar desa (Kepala Desa, Babinsa dan Babinkatibnas).

    NGABARIN pada bulan ini digelar pada tanggal 23 November 2024 bertempat di Masjid Baitul Muttaqin Dusun Banje, Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi.

    Turut hadir Kepala Desa beserta Kepala Dusun, RT/ RW setempat, pengurus takmir masjid, tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar.

    Acara NGABARIN diawali dengan pembacaan Tahlil dipimpin langsung Katib MWC NU Rogojampi Ust. Ridho Hawarie.

    Selanjutnya acara dibuka oleh pengurus Ranting NU Bubuk sebagai tuan rumah sebagai pembaca acara.

    Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah Ranting Banje sebagai perwakilan dari tuan rumah Ranting NU Banje yang dilanjut oleh Kepala Desa Bubuk bapak H. Panhari.

    Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program NGABARIN ini merupakan program yang sangat baik untuk dilaksanakan.

    Menurutnya, NGABARIN dapat digunakan sebagai momentum silaturahmi antar anggota ranting NU se-Kecamatan Rogojampi dengan MWC NU Rogojampi.

    Kemudian, program NGABARIN juga memberikan kemaslahatan bagi warga nahdiyin, umumnya masyarakat yang ada di Kecamatan Rogojampi.

    Sambutan ketiga disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah MWC NU kecamatan Rogojampi bapak Anwar Rofiq.

    Ia berharap agar program lailatul ijtima yang ada di tingkat Ranting NU bisa diaktifkan kembali untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat yang ada di sekitar.

    Anwar Rofiq juga mengimbau untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah desa masing-masing demi menciptakan suasana kondusif menjelang pilkada.

    Kegiatan inti NGABARIN diisi oleh Kyai Fathurrozaq Ahdini selaku Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Rogojampi.

    Dalam kajiannya, Kyai Fathurrozaq Ahdini merujuk pada Kitab Risalah Aswaja (Ahl Sunnah Wal Jama’ah) karya KH. Hasyim Asyari.

    Disela-sela penyampaian materi, ia membuka sesi diskusi agar kajian tersebut tidak fokus pada satu arah, sehingga jamaah bisa bertanya langsung kepada pemateri agar suasana lebih hidup.

    “Sitik kelutik, ojo akeh kelepeh,” tutupnya.

    NGABARIN menjadi tolok ukur keberhasilan MWC NU Rogojampi dalam memperkuat pengetahuan Ahlussunnah Wal Jamaah dan membawa kemaslahatan bagi warga nahdiyin serta masyarakat luas.

  • Membanggakan, SMK PGRI Rogojampi Raih Prestasi di SCOTH Politeknik Negeri Banyuwangi

    Membanggakan, SMK PGRI Rogojampi Raih Prestasi di SCOTH Politeknik Negeri Banyuwangi

    SMK PGRI Rogojampi (SMKPRO) kembali membuktikan keunggulannya dengan meraih prestasi di ajang Seminar and Competition of Tourism Hospitality (SCOTH) yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Banyuwangi (POLIWANGI).

    Kompetisi ini diikuti oleh berbagai SMK se-Kabupaten Banyuwangi pada 19-20 November 2024, bertempat di kampus POLIWANGI, satu-satunya politeknik negeri di Banyuwangi.

    Pada kompetisi cooking tahun ini, tema yang diusung adalah “Sculpting the Value of Contemporary Fusion Cuisine.”

    Kegiatan berlangsung selama dua hari, di mana hari pertama diisi dengan seminar dan gala dinner, sementara hari kedua menjadi puncak kompetisi.

    Tantangan Mystery Box

    Pada hari kedua, peserta dari jurusan Tata Boga menghadapi tantangan mystery box. Dalam tantangan ini, bahan masakan baru diumumkan saat perlombaan dimulai.

    Para peserta hanya memiliki waktu 90 menit untuk mengolah bahan-bahan tersebut menjadi hidangan utama (main course) yang kreatif dan berkualitas.

    Dengan keterampilan dan kreativitasnya, tim SMK PGRI Rogojampi berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi ini.

    Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata kemampuan siswa SMKPRO di bidang kuliner.

    Apresiasi dan Harapan

    Gracia Widyawati, S.Pd., selaku Kepala Program Kuliner SMK PGRI Rogojampi menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan ini.

    Ia memberikan apresiasi kepada siswa peserta lomba, guru pembimbing, serta seluruh elemen sekolah yang mendukung penuh keberhasilan mereka.

    “Kami sangat bangga dengan capaian ini. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa kami mampu bersaing di ajang bergengsi dan menunjukkan kualitas terbaiknya,” ungkap Gracia.

    Kepala sekolah, H. Danang Bagiono, S.Si., juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan serupa terus diadakan untuk memberikan ruang kepada siswa dalam mengasah kreativitas dan keterampilan mereka.

    “Semoga ke depan, siswa kami dapat terus mengukir prestasi yang lebih gemilang dan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berkembang lebih jauh,” tuturnya.

    Komitmen SMK PGRI Rogojampi

    Sebagai SMK Pusat Keunggulan di bidang hospitality, SMK PGRI Rogojampi terus berkomitmen untuk mempersiapkan siswa dengan keterampilan dan pengalaman praktik terbaik.

    Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan program pembelajaran yang inovatif, sekolah ini bertekad mencetak generasi yang kompeten dan berdaya saing di dunia kuliner dan pariwisata.

    Semakin meningkatnya minat generasi muda di Banyuwangi terhadap dunia kuliner, SMK PGRI Rogojampi optimis dapat terus menghasilkan siswa-siswa berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.

  • Dies Natalis ke-40 SMAN 1 Rogojampi Berlangsung Meriah dengan Segudang Prestasi Siswa

    Dies Natalis ke-40 SMAN 1 Rogojampi Berlangsung Meriah dengan Segudang Prestasi Siswa

    SMAN 1 Rogojampi Taruna Budaya merayakan Dies Natalis ke-40 dengan semangat “Man Jadda Wajadda” dan tagline inspiratif “Maju Bersama Hebat Semua.”

    Perayaan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 November 2024, di lingkungan sekolah yang menjadi rumah bagi siswa-siswi berbakat dari kelas X hingga XII.

    Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Elis Santi, M.Pd, SMAN 1 Rogojampi telah menjadi salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Banyuwangi.

    Sebagai informasi, Elis Santi, M.Pd, merupakan Kepala Sekolah Berprestasi Kategori Kepemimpinan Koordinatif dan Kolaboratif (kelompok SMA & PKPLK) dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Banyuwangi.

    Perayaan Dies Natalis ini dikemas dalam rangkaian acara yang berfokus pada kreativitas, kebersamaan, dan apresiasi terhadap bakat siswa. Berikut jadwal kegiatannya:

    1. Hari Pertama: Gelar Karya P5 (Selasa, 19 November 2024)

    Kegiatan dibuka dengan Gelar Karya P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang diikuti siswa kelas X dan XI.

    Acara ini menjadi ajang unjuk gigi para siswa dalam menampilkan proyek-proyek inovatif dan kreatif yang mendukung semangat Kurikulum Merdeka.

    2. Hari Kedua: Jalan Sehat & Kompetisi Kreatif (Rabu, 20 November 2024)

    Hari kedua dimulai dengan kegiatan Jalan Sehat yang diikuti oleh seluruh warga sekolah, menciptakan momen kebersamaan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan.

    Setelah itu, giliran siswa-siswi berbakat kelas X dan XI yang memukau dengan penampilan band mereka. Suasana semakin meriah dengan pembagian doorprize menarik dari sponsor acara.

    Salah satu momen yang paling dinantikan adalah Penobatan Putra Putri SMAN 1 Rogojampi Taruna Budaya.

    Para peserta tampil penuh percaya diri di atas catwalk dengan mengenakan busana khas yang mencerminkan karakter mereka masing-masing.

    Di sela-sela acara, terdapat bazar makanan dan minuman hasil kreativitas siswa kelas X.

    Beragam produk kuliner yang kekinian turut memeriahkan suasana, sekaligus menunjukkan kemampuan siswa dalam berwirausaha.

    3. Hari Ketiga: Acara Puncak & Guest Star (Kamis, 21 November 2024)

    Acara puncak Dies Natalis ke-40 menghadirkan Rizwan Fadillah, putra ketiga komedian ternama Entis Sutisna (Sule), sebagai guest star.

    Kehadirannya menambah semarak perayaan yang dikhususkan untuk warga SMAN 1 Rogojampi Taruna Budaya.

    Momen ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang sekolah selama empat dekade dalam dunia pendidikan.

    Selama 40 tahun berdiri, SMAN 1 Rogojampi telah mencatatkan berbagai prestasi membanggakan di tingkat nasional, antara lain:

    • Juara 2 Lomba Fotografi Tingkat Nasional oleh Himpunan Mahasiswa Gizi Kesehatan UGM.
    • The Best Director Banyuwangi Short Movie Festival 2024 oleh Media Rekam DKB.
    • Juara 2 dan Favorit Photo Contest IPB dengan tema Daily Life in Rural Area.
    • Juara 2 Olimpiade Nasional Bahasa Indonesia dan Juara 1 Fisika di STIKES Science Olympiad 2024.

    Prestasi ini menjadi bukti dedikasi sekolah dalam mendukung bakat dan potensi siswa di berbagai bidang.

    Dengan semangat “Man Jadda Wajadda,” SMAN 1 Rogojampi berkomitmen untuk terus mencetak siswa-siswi berprestasi yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga siap bersaing di tingkat global.

    Sekolah ini juga berupaya untuk mengikuti perkembangan zaman melalui implementasi kurikulum yang relevan dan mendukung kreativitas siswa.

  • Desa Kemiren Banyuwangi Raih Juara 2 Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024

    Desa Kemiren Banyuwangi Raih Juara 2 Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024

    Kabupaten Banyuwangi kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional.

    Desa Kemiren, yang terletak di Kecamatan Glagah, berhasil meraih Juara 2 dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 kategori Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM).

    Penghargaan ini diterima pada acara Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 yang digelar di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Minggu malam (17/11).

    Plt. Bupati Banyuwangi, Sugirah, hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut yang diserahkan oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, bersama Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana.

    Kompetisi Ketat di Tingkat Nasional

    Desa Wisata Adat Kemiren bersaing dengan lebih dari 6.000 desa wisata dari seluruh Indonesia.

    Setelah melewati proses seleksi yang ketat, desa ini berhasil masuk dalam 50 besar dan akhirnya meraih posisi runner-up.

    “Kami bersyukur desa-desa di Banyuwangi terus menunjukkan potensinya. Desa Kemiren menjadi bukti bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi, potensi lokal bisa diangkat hingga tingkat nasional,” ujar Sugirah, Selasa (19/11).

    Keberhasilan Berkat Pemberdayaan SDM dan Inovasi

    Kepala Desa Kemiren, M. Arifin, menjelaskan bahwa penghargaan ini diraih berkat upaya konsisten dalam pemberdayaan SDM.

    Program pelatihan UMKM, energi terbarukan, dan tata kelola pariwisata telah memberikan dampak positif bagi perekonomian dan menciptakan lapangan kerja di desa.

    Desa Kemiren juga menjadi pelopor dalam mendukung kesetaraan gender.

    Peran perempuan dalam kegiatan adat dan seni, seperti pertunjukan tari Gandrung dan seni burdah, semakin menonjol.

    “Dengan 40 homestay dan peningkatan jumlah UMKM bersertifikasi, kami optimis desa ini dapat menjadi inspirasi bagi desa wisata lainnya,” tambah Arifin.

    Destinasi Wisata yang Edukatif dan Unik

    Desa Kemiren menawarkan pengalaman wisata yang kaya akan budaya, termasuk edukasi tentang tradisi lokal, kuliner khas di Pesantogan Kemangi, serta eksplorasi rumah adat Osing.

    Selain itu, desa ini juga memanfaatkan teknologi berbasis aplikasi Smart Kampung untuk meningkatkan pelayanan publik.

    Identitas budaya yang kuat, seperti seni Gandrung, angklung paglak, dan mocoan lontar yusup, menjadikan Desa Kemiren sebagai destinasi yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik.

  • MI Islamiyah Rogojampi Borong Juara dalam Ajang Pemilihan Jebeng Thulik Cilik 2024

    MI Islamiyah Rogojampi Borong Juara dalam Ajang Pemilihan Jebeng Thulik Cilik 2024

    sastrawacana.id/ – MI Islimiyah Rogojampi merupakan madrasah favorit yang ada di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

    Bukan hanya diminati oleh masyarakat di Rogojampi saja, namun beberapa kecamatan lain, mulai dari Kabat, Blimbingsari, Singojuruh dan Songgon.

    Selama ini, segudang prestasi telah diraih MI Islamiyah Rogojampi baik bidang akademik maupun non akademik.

    Hal ini tidak terlepas dari peran Kepala Madrasah, pendidik, tenaga pendidik dan komite sekolah dalam berkomitmen untuk memajukan MI Islamiyah Rogojampi.

    Terbaru, MI Islamiyah Rogojampi menjadi juara dalam ajang Pemilihan Jebeng Thulik Cilik 2024 yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Jebeng Thulik Banyuwangi, didukung oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, pada 17 November 2024 di auditorium STIKES Banyuwangi.

    Pemilihan Jebeng Thulik Cilik 2024 terdiri dari beberapa kategori, diantaranya kategori TK, kategori SD A (Kelas 1-3), kategori SD B (Kelas 4-6), dan kategori SMP.

    Nur Kholifah, S.Pd.I selaku koordinator peserta Jebeng Thulik MI Islamiyah menerangkan ada 9 peserta dari MI Islamiyah yang ikut serta dalam event tersebut.

    Para peserta cukup antusias dalam mengikuti latihan persiapan event jebeng thulik ini. Kurang lebih 3 pekan durasi waktu latihan berjalan.

    “Alhamdulillah kepala MI Islamiyah Rogojampi, bapak Nur Khoriri, SH sangat mendukung sekali kegiatan ini. Tidak tanggung-tanggung, MI Islamiyah mendatangkan pelatih dari luar yang berkompeten di bidang fashion dan model agar memperoleh hasil yang maksimal. Tidak sampai disitu saja MI Islamiyah Rogojampi juga mendatangkan alumni yang pernah berprestasi di ajang serupa untuk memberikan semangat dan dukungan kepada adik kelasnya” tutur Nur Kholifah.

    Pada hari pelaksanaan Pemilihan Jebeng Thulik Cilik 2024 ini, semua peserta diminta untuk tampil satu persatu berjalan di atas panggung dengan menggunakan pakaian khas Banyuwangi, Jebeng & Thulik dengan masing-masing gaya khas peserta.

    Setelah semua peserta unjuk gigi, kemudian dipilih 5 besar dan 1 juara favorit masing-masing kategori.

    MI Islamiya Rogojampi menyabet beberapa juara dalam beberapa kategori diantaranya:

    • Juara Jebeng Cilik kategori SD B: RIKA NUR ANGGRAINI dari kelas 6 Al khawarizmi
    • Juara Wakil 1 Thulik Cilik kategori SD A : ALFARIZQI KHAIRAN ADIWANGSA RADHANA dari Kelas 1 Al Ghazali
    • Juara Harapan 1 Thulik Cilik kategori SD A: REFLI AHSAN MUBAROQI dari Kelas 2 Jalaluddin Rumi
    • Juara harapan 2 thulik cilik kategori dari SD A: QAISAR ALGHANI PRAMONO dari Kelas 2 Salman Alfarisi.

    Pencapaian ini menjadi sebuah prestasi yang cukup membanggakan, sekaligus membuktikan bahwa MI Islamiyah Rogojampi terus menjadi sekolah yang berprestasi.

    Adapun kesuksesan yang diraih tidak terlepas dari semua elemen madrasah, mulai dari Kepala Madrasah, dewan guru dan juga komite sekolah.

    Dalam hal ini, wali murid juga menjadi figur yang berjasa dalam mendukung anak-anaknya di kegiatan Jebeng Thulik Cilik.

    Madrasah berharap dalam kegiatan Jebeng Thulik Cilik ini bisa meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap budaya lokal yang ada di Banyuwangi, mulai dari pakaian adat, Bahasa Using dan juga adat yang ada di Banyuwangi.

    Selanjutnya bisa mempertahankan prestasi yang sudah diraih pada tahun 2024 ini dan meningkatkan prestasi pada tahun selanjutnya.

  • Tari Kolosal Tanah Air Nusantara Meriahkan Puncak Festival Kebangsaan Banyuwangi 2024

    Tari Kolosal Tanah Air Nusantara Meriahkan Puncak Festival Kebangsaan Banyuwangi 2024

    Pagelaran Seni yang menjadi puncak acara dalam Festival Kebangsaan, digelar pada malam Minggu (Sabtu, 16/11/2024) pukul 18.00 WIB Di Gesibu Taman Blambangan Banyuwangi.

    Acara serimonial yang dipandu oleh Mbak Mamiek, MC Kondang dari Banyuwangi, diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para yatim piatu, kemudian disambung dengan tari Sekar Mayang dari Sanggar Tari Lang-Lang Buana asuhan Sabar Harianto.

    Keunikan acara ini terasa saat doa disampaikan dalam dua bahasa: Bahasa Indonesia dan Bahasa Osing. Doa dalam Bahasa Osing dipimpin oleh Kang Usik, sesepuh masyarakat Osing dari Desa Adat Kemiren.

    Menariknya, dalam pembawaan doa dalam bahasa Osing ini adalah sahutan spontan “Amin.. !” dari para penonton ketika Kang Usik berdoa bagi penyelesaian segala topik permasalahan yang umumnya dialami oleh warga masyarakat, menjadikan sesi ini menjadi lebih hangat dan interaktif.

    Sambutan pertama disampaikan oleh Plt Bakesbangpol Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, M.Si., yang mengapresiasi peran berbagai kelompok masyarakat dalam menjaga persatuan dan harmoni di Banyuwangi.

    Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman yang telah terjalin lama di Banyuwangi.

    Selanjutnya, Mohamad Yanuarto Bramuda, S.Sos., MBA., mewakili Kepala Daerah, mengulas sejarah upaya pelestarian budaya Banyuwangi, termasuk penetapan pakaian adat Osing sebagai seragam resmi ASN dan sekolah.

    Puncak acara bertema “Kembang Setaman Harmoni Nusantara” menghadirkan Tari Kolosal “Tanah Air Nusantara”.

    Tarian ini menjadi simbol keberagaman budaya di Banyuwangi, melibatkan unsur seni dari berbagai suku, seperti Jawa, Madura, Papua, Mandar, Melayu, Arab, dan Tionghoa.

    Nuansa budaya Osing menjadi penutup pertunjukan dengan kehadiran tokoh Menakjinggo dan para pengawalnya yang menyampaikan pesan kerukunan untuk Banyuwangi.

    Penampilan kolosal ini memukau dengan gerak tari, kostum berwarna-warni, permainan lampu, dan efek kembang api yang mempesona.

    Dibawakan oleh Sanggar Lang-Lang Buana, tari ini sukses menggambarkan keindahan harmoni Nusantara, sekaligus menjadi penutup luar biasa untuk Festival Kebangsaan 2024.

  • Bawaslu Banyuwangi Gelar Sosialisasi Pengawasan Pilkada Serentak 2024 dengan Pelaku UMKM

    Bawaslu Banyuwangi Gelar Sosialisasi Pengawasan Pilkada Serentak 2024 dengan Pelaku UMKM

    Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banyuwangi menggelar acara sosialisasi dengan tema “Pemberdayaan Pelaku UMKM dalam Pengawasan Partisipatif PILKADA Serentak 2024” di Hotel Kokoon Banyuwangi pada Minggu (17/11/2024).

    Acara yang dihadiri oleh 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini bertujuan untuk memperkuat peran aktif masyarakat, khususnya pelaku UMKM dalam memastikan Pilkada yang sehat, jujur, dan adil di Banyuwangi.

    Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Banyuwangi, Adrianus Yansen Pale menekankan betapa pentingnya peran pelaku UMKM dalam menjaga integritas Pemilu.

    “Kami berharap peserta yang hadir bisa mengajak jejaring mereka untuk mengawasi jalannya Pilkada, memastikan prosesnya sehat, jujur, dan adil,” kata Adrianus dengan penuh semangat.

    Sosialisasi ini juga diwarnai dengan kehadiran narasumber dari kalangan pelaku UMKM, yaitu Lucia Damayanti, pemilik brand “Minimarketnya Orang Pintar”.

    Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Galang Romadon dari Bawaslu, Lucia berbagi pengalaman mengenai pengelolaan UMKM sekaligus membahas bagaimana sektor ini dapat berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di Banyuwangi.

    Ia juga menekankan bahwa pelaku UMKM tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga harus peka terhadap dinamika sosial yang terjadi di sekitar mereka, terutama dalam konteks pemilu.

    Pada sesi penutup, Galang Romadon memberikan edukasi kepada peserta mengenai langkah-langkah yang dapat diambil masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan Pilkada.

    “Pilkada yang transparan dan adil hanya bisa terwujud jika kita semua berperan aktif,” tegas Galang.

    Melalui sosialisasi ini, Bawaslu Banyuwangi berharap para pelaku UMKM dapat menjadi mitra strategis dalam memastikan Pilkada Serentak 2024 berjalan dengan lancar, berintegritas, dan sesuai dengan prinsip demokrasi yang sejati.

    Dengan melibatkan masyarakat, terutama pelaku UMKM yang memiliki kedekatan dengan berbagai lapisan masyarakat, Bawaslu berharap pengawasan partisipatif ini akan semakin memperkuat kualitas demokrasi di Banyuwangi.

  • Sosok Agus Mulyono, Tokoh Dibalik Suksesnya Festival Kebangsaan Banyuwangi 2024

    Sosok Agus Mulyono, Tokoh Dibalik Suksesnya Festival Kebangsaan Banyuwangi 2024

    Dalam upaya memelihara keharmonisan antar etnis di Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, M.Si, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi, tampil sebagai figur sentral dalam pelaksanaan Festival Kebangsaan bertajuk Kembang Setaman Harmoni Nusantara.

    Acara yang berlangsung selama dua hari, 15–16 November 2024 di Gesibu Blambangan ini mengusung semangat keberagaman melalui tiga agenda utama, yaitu bazzar kuliner, talkshow kebangsaan, dan penampilan kebudayaan.

    Agus menjelaskan bahwa pada agenda pertama, yaitu bazaar kuliner menghadirkan sajian khas dari berbagai suku, termasuk Using, Jawa, Arab, Tionghoa, Minang, Batak, Melayu, Mandar, hingga Kalimantan.

    Kemudian, agenda kedua adalah talkshow dari Forum Pembauran Kebangsaan yang dipandu Bung Aguk Wahyu Nuryadi, budayawan sekaligus pegiat literasi Banyuwangi.

    Dalam diskusi tersebut, Kadek Yudiana, M.Pd., akademisi dari Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, hadir sebagai pemantik, membahas pentingnya pembauran kebangsaan dalam konteks lokal dan nasional.

    Lalu acara puncak akan digelar pada Sabtu malam (16/11), dimana akan ada pertunjukan sendratari dari berbagai etnis yang tinggal di Banyuwangi.

    Setiap kelompok menampilkan seni budaya khas mereka, menutup festival dengan pesan kuat tentang kerukunan dan keindahan dalam perbedaan.

    Sebagai penanggungjawab kegiatan, Agus menjelaskan jika festival ini membuka ruang bagi masyarakat untuk merasakan kekayaan budaya serta keharmonisan lintas etnis yang ada di Banyuwangi.

    Bagi Agus, Festival Kebangsaan ini memiliki tujuan mendalam yang lebih dari sekadar hiburan.

    Ia menegaskan bahwa kerukunan antar etnis yang sudah lama terjalin di Banyuwangi harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi mendatang.

    “Keluarannya tidak hanya keberhasilan acara, tapi bagaimana memberikan efek yang bagus pada teman-teman etnis semua yang berada di Banyuwangi,” ujar Agus dalam sesi wawancara bersama pewarta Bung Aguk.banyuwasdasdasdasdasd

    Selain itu, Agus juga berharap jika festival ini mampu menjadi pendidikan bagi generasi muda, terutama dalam menjaga keharmonisan serta melestarikan kebudayaan.

    “Memberikan pendidikan kepada anak-anak, bahwa di Banyuwangi itu rukun dan harmoni,” jelas Agus.

    Di tengah persiapan pesta demokrasi Pilkada Bupati dan Gubernur, Agus juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kedamaian.

    Ia mengimbau agar semua pihak tetap menghormati perbedaan pilihan politik dan menjunjung tinggi demokrasi.

    Agus menekankan bahwa partisipasi aktif dalam pemilu adalah bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, khususnya bagi pemilih pemula.

    “Terutama pemilih pemula, ayo kita tunjukkan bahwa sebagai warga negara, kita punya peran penting dalam melanjutkan pembangunan,” tambahnya.

    Menutup sesi wawancara, Agus berharap agar Festival Kebangsaan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat Banyuwangi untuk terus merawat kerukunan, bahkan di tengah perbedaan.

    Jurnalis: Maulana Affandi

    Video wawancara bersama Drs. R. Agus Mulyono, M.Si