SASTRAWACANA.id – Seiring dengan terbitnya Surat Edaran Kemenkes RI mengenai kewaspadaan Virus Nipah, aturan masuk ke wilayah Indonesia kini diperketat.
Salah satu syarat administratif yang wajib dipenuhi oleh seluruh pelaku perjalanan internasional (baik WNI maupun WNA) adalah mengisi SATUSEHAT Health Pass (SSHP) sebelum tiba di bandara atau pelabuhan tujuan.
Sistem deklarasi kesehatan digital ini terintegrasi langsung dengan aplikasi SATUSEHAT untuk mempermudah petugas karantina kesehatan dalam melakukan skrining risiko.
Agar perjalananmu tidak terhambat di pintu kedatangan, simak panduan lengkap cara pengisiannya berikut ini.
Apa Itu SATUSEHAT Health Pass (SSHP)?
SSHP adalah formulir elektronik yang berisi data kesehatan, riwayat perjalanan, dan gejala yang mungkin dirasakan oleh penumpang.
Di tahun 2026, SSHP menjadi instrumen utama pemerintah untuk mendeteksi potensi masuknya virus zoonotik seperti Nipah yang saat ini sedang mewabah di beberapa bagian Asia.
Langkah-Langkah Mengisi SSHP Terbaru 2026
- Akses Aplikasi atau Website: Buka aplikasi SATUSEHAT di ponsel kamu atau akses melalui laman resmi sshp.kemkes.go.id. Sangat disarankan untuk mengisi formulir ini maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan atau saat sedang menunggu di bandara keberangkatan.
- Lengkapi Data Identitas: Masukkan nama lengkap sesuai paspor/KTP, nomor identitas, dan nomor penerbangan atau kode alat angkut yang kamu gunakan.
- Riwayat Perjalanan 14 Hari Terakhir: Ini adalah bagian paling krusial. Kamu wajib mencantumkan negara atau wilayah mana saja yang kamu kunjungi dalam dua minggu terakhir. Pastikan kamu jujur jika pernah transit atau berkunjung ke wilayah zona merah Virus Nipah (seperti India).
- Deklarasi Gejala: Centang kolom gejala jika kamu merasakan demam, sakit kepala parah, batuk, sesak napas, atau penurunan kesadaran. Jika tidak ada, pastikan kolom “Sehat” terisi dengan benar.
- Dapatkan QR Code: Setelah semua data terverifikasi, sistem akan mengeluarkan QR Code SSHP. Simpan QR Code ini (screenshot) atau unduh dalam format PDF.
Verifikasi di Pintu Kedatangan: Setibanya di Indonesia, tunjukkan QR Code tersebut kepada petugas di meja pemeriksaan kesehatan (Thermal Scanner area).
Tips Agar Proses Lancar
- Pastikan Koneksi Internet Stabil: Jangan menunggu hingga mendarat untuk mengisi SSHP karena seringkali sinyal di area kedatangan internasional tidak stabil.
- Update Aplikasi: Pastikan aplikasi SATUSEHAT kamu sudah versi terbaru 2026 untuk menghindari bug saat pengisian data perjalanan.
- Kejujuran Data: Memberikan data palsu pada deklarasi kesehatan dapat dikenakan sanksi sesuai Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan yang berlaku.
Dengan mengisi SSHP secara benar, kamu tidak hanya mempermudah urusan perjalananmu, tetapi juga membantu melindungi jutaan rakyat Indonesia dari ancaman wabah penyakit menular.








