Lifestyle

Pengertian Modal Kerja dan Modal Investasi Beserta Contohnya

Pengertian Modal Investasi

Modal investasi merupakan aktivitas investasi yang menggunakan dana untuk membeli atau membangun suatu aset jangka panjang demi meraih keuntungan.

Modal investasi dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk penghasilan pribadi, simpanan, warisan, atau pinjaman.

Dalam konteks investasi, modal investasi dapat digunakan untuk membeli saham, obligasi, properti, komoditas, atau instrumen investasi lainnya.

Tujuan investasi biasanya adalah untuk menghasilkan keuntungan jangka panjang dengan memanfaatkan potensi kenaikan nilai aset dan/atau pendapatan pasif seperti dividen atau bunga.

Baca juga: 8 Cara Berinvestasi di Pasar Modal Agar Memperoleh Keuntungan

Contoh Modal Investasi

Beberapa contoh modal investasi yaitu sebagai berikut.

1. Menanam Uang

Investor yang merupakan seorang individu, lembaga, atau perusahaan dapat memberikan modalnya untuk dipinjamkan pada suatu usaha.

Uang ini digunakan untuk pengembangan bisnis dengan pengembalian yang telah disepakati sebelumnya.

2. Membeli Aset

Contoh modal investasi berikutnya yaitu membeli aset. Hal ini berkaitan dengan menyediakan aset atau alat yang dapat dimanfaatkan dalam usaha jangka panjang guna meningkatkan hasil produksi bisnis.

3. Investasi modal kecil

Investasi ini dapat menjadi pilihan investor ritel karena dapat menggunakan modal kecil. Beberapa pilihan dari investasi ini yaitu reksa dana, saham, P2P lending, dan emas.

Pengertian Modal Kerja

Modal kerja merupakan ukuran likuiditas perusahaan, termasuk didalamnya kesehatan keuangan jangka pendek dan efisiensi operasional.

Modal kerja berkaitan dengan perbedaan aset lancar perusahaan dengan kewajiban yang harus ditanggung dalam periode berjalan.

Contoh Modal Kerja

Beberapa contoh dari modal kerja adalah sebagai berikut.

1. Modal Kerja Permanen

Modal kerja permanen memiliki sifat yang berkelanjutan secara terus menerus yang diperlukan oleh perusahaan guna kelancaran usaha.

Modal ini harus tetapi dimiliki jika ingin perusahaan tetap menjalankan aktivitasnya.

Modal kerja permanen terbagi menjadi dua jenis, yaitu modal kerja primer dan modal kerja normal.

2. Modal Kerja Variabel

Sesuai dengan namanya, modal kerja variabel yaitu modal kerja yang selalu berubah-ubah atau tidak tetap.

Hal ini berkaitan dengan perubahan kegiatan dalam produksi suatu perusahaan.

Modal ini juga mempunyai pengaruh yang berbeda-beda bagi perusahaan.

Modal kerja variabel memiliki beberapa jenis, yakni modal kerja musiman, modal kerja siklis, dan modal kerja darurat.

Itulah pengertian modal kerja dan modal investasi beserta contohnya.

Jika kamu ingin membuka usaha atau perusahaan, ada baiknya untuk mengetahui semua informasi ini agar usaha atau perusahaan yang dimiliki dapat berjalan sebagai mana mestinya.

Adblock Detected

Harap Matikan Ad Blocker :)