Upaya pembinaan prestasi olahraga bola basket pelajar di Jawa Timur kembali menemukan momentumnya melalui Majestic Basketball Event 3×3 Competition 2026 Season 3.
Kejuaraan ini resmi digelar selama tiga hari, 16–18 Januari 2026, bertempat di GOR Sahabat Banyuwangi, dengan melibatkan ratusan atlet pelajar dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Diselenggarakan oleh Komunitas Majestic di bawah naungan Perbasi Jawa Timur, ajang ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang edukatif bagi atlet pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Sebanyak 112 tim yang terdiri dari sekitar 56 tim putra dan 56 tim putri ikut ambil bagian. Para peserta datang dari Banyuwangi, Jember, Surabaya, Pasuruan, hingga Malang.
Atmosfer kompetisi terasa semakin hidup karena sejumlah atlet yang berlaga telah memiliki pengalaman bertanding di level Porprov Jawa Timur, Kejurprov, Popnas, hingga DBL.
Kehadiran mereka menjadi tantangan sekaligus motivasi tersendiri bagi atlet-atlet muda lainnya.
Pada jenjang sekolah dasar, peserta yang berpartisipasi antara lain SD Lazuardi, SDN Model, SD 4 Penganjuran, SD IT Al Qomar, SD Al Ushwah, SD Al Khoiriyah, SD Mutu, SDK Alethea Genteng, SDK Santa Maria Banyuwangi, SD Menghua, SD Bloom, SD Greeta, dan beberapa sekolah lainnya.
Sementara itu, dari jenjang sekolah menengah pertama, kejuaraan ini diikuti oleh SMPN 1 Banyuwangi, SMPN 2 Banyuwangi, SMPN 1 Giri, SMPN 1 Genteng, SMP Lazuardi, SMP Adz Dzikra, SMPK Santa Yusup, SMPK Maria Genteng, SMPK Alethea Genteng, serta SMPK Maria Fatima.
Tingginya partisipasi sekolah-sekolah ini mencerminkan antusiasme pelajar SMP terhadap pembinaan basket yang terstruktur dan berkelanjutan.
Adapun dari jenjang sekolah menengah atas, peserta yang ambil bagian meliputi SMAN 1 Glagah, SMAN 1 Giri, SMK PGRI Rogojampi, SMAN 1 Darusolah, SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi, MA Kader Adz Dzikra Banyuwangi, SMAN 1 Jember, SMAN 1 Jeraldh, SMAN 8 Malang, MAN 1 Pasuruan, serta Vita School Surabaya.
Selain itu, terdapat pula tim umum seperti Tosca, Skyhawk, dan CKD, yang semakin memperkaya dinamika kompetisi lintas wilayah di Jawa Timur.
Ketua Panitia, Nuzulia Fajrina, SH, menyampaikan bahwa kejuaraan ini lahir dari kegelisahan sekaligus harapan.
Kegelisahan atas terbatasnya ruang tanding berjenjang bagi atlet muda, serta harapan agar bakat-bakat basket daerah memiliki panggung yang layak untuk berkembang.
“Kami ingin menyediakan wadah yang sehat dan terarah bagi atlet basket pelajar. Bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga untuk membangun mental, kepercayaan diri, dan pengalaman bertanding di level provinsi,” ujarnya.
Menggunakan peraturan resmi FIBA 3×3, setiap tim diperkuat oleh empat pemain dengan sistem pertandingan fase grup.
Seluruh laga dipimpin oleh wasit bersertifikat dan didukung kesiapan panitia serta tim medis guna menjamin keamanan dan kenyamanan peserta.
Kejuaraan ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Perbasi Banyuwangi, KONI, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Kementerian Agama Banyuwangi, serta sejumlah sponsor seperti Rieda Perdana, Hotel KYRIE, OWN, HOPE Physiotherapy, PT SLSA, Bee Sportphotography, Kiddy, dan Jajan Ra Ya.
Hadir pula sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua KONI, Ketua Perbasi Ricco Antar Budaya, serta Exco Perbasi Jawa Timur NSH Imanuddin Husnuzan, yang memberikan dukungan langsung terhadap pembinaan basket usia dini dan pelajar.
Selain trofi dan medali, panitia menyiapkan uang pembinaan, jersey champion, serta piagam tingkat Jawa Timur bagi juara 1 hingga 4. Bagi panitia, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan penanda proses panjang dan kerja keras para atlet muda.
Lebih dari sekadar kompetisi, Majestic Basketball Event 3×3 membawa pesan reflektif bahwa setiap ikhtiar dalam proses pembinaan akan bermuara pada keberhasilan.
Di akhir kegiatan, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Komunitas Majestic Ballers yang secara konsisten menghadirkan ruang bertumbuh bagi atlet muda melalui penyelenggaraan event ini untuk ketiga kalinya.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan dukungan lintas instansi, ajang ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan, sekaligus bagian dari denyut pembinaan basket pelajar yang terus tumbuh dan bersemangat di Banyuwangi dan Jawa Timur.









