Kategori: Berita

  • Gedung Layanan Perpustakaan Baru Pontianak Segera Diresmikan

    Gedung Layanan Perpustakaan Baru Pontianak Segera Diresmikan

    Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan baru yang dikerjakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Pontianak di Jalan Ampera, tepat di samping SMA Negeri 8 Pontianak, kini telah memasuki tahap akhir.

    Gedung tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada bulan Desember 2025 atau paling lambat awal tahun 2026.

    Menurut Rendrayani, Gedung Layanan Perpustakaan ini terdiri dari tiga lantai dengan luas bangunan yang memadai, menjadikannya lebih representatif untuk kegiatan perpustakaan.

    Fasilitas yang disediakan juga lebih lengkap, mencakup layanan anak, perpustakaan umum, ruang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), ruang rapat, hingga ruang serba guna yang diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

    Ia juga menuturkan bahwa ke depan, Disperpusip berencana menambah studio mini di gedung tersebut.

    “Jadi, ada space-space khusus, misalnya untuk layanan anak, layanan perpustakaan umum, ruang TIK, ruang rapat, ruang serba guna. Dan kami rencanakan juga ke depannya akan ada studio mini untuk di Gedung Layanan Perpustakaan,” terangnya.

    Rendrayani berharap hadirnya gedung baru ini dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Pontianak serta mampu meningkatkan minat baca dan kunjungan ke perpustakaan umum di kota tersebut.

  • DKPUS Babel Terima Hibah Buku dari Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    DKPUS Babel Terima Hibah Buku dari Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima kunjungan kedinasan dari Sekretariat DPRD Prov. Kep. Babel pada Rabu (8/10/2025).

    Kunjungan ini bertujuan untuk menyerahkan hibah buku kepada Perpustakaan Daerah sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap peningkatan budaya literasi di daerah.

    Sebanyak 108 judul dengan total 109 eksemplar buku diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Sekretariat DPRD Prov. Kep. Babel, Dedy Apriandy, SE, MM, kepada Kepala DKPUS Prov. Kep. Babel yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan, Rinaldy, S.T., M.Si., didampingi sejumlah pustakawan.

    Dalam kesempatan tersebut, Dedy Apriandy menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antarinstansi pemerintah dalam mendukung program Perpustakaan Nasional Tahun 2025 serta program Gubernur Kep. Babel yang berfokus pada penguatan budaya literasi dan peningkatan minat baca masyarakat.

    Ia berharap hibah buku ini dapat memperkaya koleksi Perpustakaan Daerah, memperluas akses informasi, serta menjadi sarana edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Melalui langkah kecil seperti ini, diharapkan semangat membaca dan menulis terus tumbuh di tengah masyarakat Bangka Belitung, sehingga budaya literasi dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

    Source: dkpus.babelprov.go.id

  • Empat Tahun Lumpuh, Bantuan Dinsos Wujudkan Impian Aripin Ikut Pawai Maulid Nabi

    Empat Tahun Lumpuh, Bantuan Dinsos Wujudkan Impian Aripin Ikut Pawai Maulid Nabi

    Senyum bahagia terpancar dari wajah Aripin (48), warga Desa Kedaleman, Rogojampi, ketika bisa melihat langsung pawai ndog-ndogan dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pemuda Krajan Desa Kedaleman pada Minggu (28/9/2025).

    Momen itu terasa begitu istimewa karena selama empat tahun terakhir, Aripin hanya bisa terbaring di kasur akibat kelumpuhan yang dialaminya. Ia akhirnya bisa keluar rumah berkat bantuan kursi roda 3 in 1 dari Dinas Sosial Banyuwangi.

    Aripin mengalami kelumpuhan setelah terjatuh dari atap setinggi empat meter saat bekerja sebagai buruh bangunan. Sejak peristiwa itu, kehidupannya berubah drastis.

    Sang istri, Mutamaroh (50), berjuang menopang ekonomi keluarga dengan bekerja serabutan, termasuk sebagai tukang jahit.

    Putri semata wayangnya, Firda, juga ikut membantu mencari nafkah dengan bekerja di sebuah toko di depan Kantor Kecamatan Rogojampi.

    Salah satu tokoh masyarakat setempat, Maulana Affandi, mengaku prihatin dengan kondisi Aripin dan berupaya membantu agar mendapat perhatian dari berbagai pihak.

    “Kami sangat mengapresiasi bantuan kursi roda dari Dinas Sosial. Selama ini Pak Aripin memang sangat mendambakan alat bantu itu agar bisa beraktivitas di luar rumah,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Komunitas Gotong Royong 45, Aguk Wahyu Nuryadi, yang turut mengadvokasi Aripin, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengupayakan bantuan dari lembaga lain, termasuk Baznas Banyuwangi.

    UPZ Baznas Rogojampi Tinjau Kondisi Aripin
    UPZ Baznas Rogojampi Tinjau Kondisi Aripin (Dok. sastrawacana.id/)

    "Kami berharap agar Baznas Banyuwangi untuk segera merealisasikan bantuan. Bahkan, tim UPZ Rogojampi sudah melihat sendiri keadaan Pak Aripin ketika melakukan peninjauan awal bulan lalu,” ujar Aguk dengan penuh harap.

    Kini, dengan adanya kursi roda baru, Aripin bisa kembali merasakan suasana kebersamaan di tengah masyarakat.

    Harapannya, bantuan lanjutan dapat segera terealisasi agar ia dan keluarganya bisa menjalani hidup dengan lebih layak.

  • GME Banyuwangi Gelar Bakti Sosial, Bagikan Paket Sembako ke Kaum Dhuafa dan Driver Ojek Online

    GME Banyuwangi Gelar Bakti Sosial, Bagikan Paket Sembako ke Kaum Dhuafa dan Driver Ojek Online

    Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan, perusahaan Global Media & Entertainment (GME) menggelar kegiatan bakti sosial pada Jumat (26/9/2025), di Home Base GME, Kedai Makmoer, Banyuwangi.

    Koordinator GME Banyuwangi, Ari Wangsa secara langsung memberikan total bantuan sebanyak 30 paket sembako yang secara simbolis diberikan kepada lima penerima dari masyarakat dan driver ojek.

    Dalam kesempatan tersebut, Ari Wangsa menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk aksi berbagi, tetapi juga memberi contoh serta memotivasi masyarakat agar terus menebar kebaikan.

    GME Banyuwangi

    “Kami sangat berterimakasih kepada seluruh anggota GME dan GME Pusat yang telah memberi bantuan kepada saudara-saudara yang membutuhkan. Semoga bermanfaat bagi penerima dan menjadi inspirasi bagi anggota lain untuk terus peduli,” ujar Ari.

    GME Global merupakan perusahaan yang menyediakan lapangan pekerjaan online melalui platform APK yang berpusat di Wales, Inggris.

    Di Banyuwangi sendiri terdapat kurang lebih 300 karyawan tergabung dalam GME, yang mayoritas merupakan pelaku UMKM.

    Salah satu karyawan yang hadir dalam kegiatan ini adalah Kasiani, pedagang sayur yang baru bergabung menjadi karyawan GME.

    Ia menuturkan jika semenjak bergabung dengan GME, ia mendapatkan ilmu baru yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

    Cerita lain datang dari Ahmad Lutfianto, karyawan yang baru genap sebulan bekerja. Ia menuturkan bahwa selain memperoleh penghasilan, ia juga mendapatkan pengalaman berharga dalam hal kepemimpinan.

    “Selama satu bulan ini saya dapat penghasilan dan pengalaman leadership,” terangnya.

    Sebagai koordinator, Ari tidak hanya bertugas mengorganisasi kegiatan sosial, tetapi juga berperan sebagai mentor.

    GME Banyuwangi berbagi

    “Yuk kita sinergi dan kolaborasi tanpa meninggalkan pekerjaan utama sehari-hari. Bisa kami yang datang ke komunitas kalian, atau komunitas juga bisa hadir ke kedai Makmoer,” tutur koordinator GME APK sekaligus pengusaha rengginang Gyarus dengan nomor 082213280908 yang aktif layanan 24 jam ini.

  • Tim DKV SMK PGRI Rogojampi Raih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan RS PKU Muhammadiyah

    Tim DKV SMK PGRI Rogojampi Raih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan RS PKU Muhammadiyah

    SMK PGRI Rogojampi kembali menorehkan prestasi di bidang Desain Komunikasi Visual (DKV).

    Tim Threefource, yang terdiri dari siswa kelas XI DKV, Mohammad Farhan, Mohammad Rifan, dan Aris Raditiya, berhasil meraih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan kategori umum yang diselenggarakan oleh RS PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Lomba Video Kreatif ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan tema seputar dunia kesehatan.

    Lomba terbagi menjadi dua kategori, yaitu Program Unggulan untuk pegawai internal RS PKU Muhammadiyah Rogojampi, dan Kesehatan untuk umum yang diikuti puluhan peserta dari berbagai instansi kesehatan, praktisi, generasi milenial, hingga masyarakat umum.

    Kegiatan lomba berlangsung sejak 15 Agustus hingga 15 September 2025 dan pemenangnya diumumkan pada Selasa, 23 September 2025 di Aula RS PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Penilaian dilakukan oleh tiga juri berkompeten, yaitu Heri Iskandar (konten kreator), Rangga (desainer grafis dan editor video), serta Maulana Affandi (Pemimpin Redaksi media online dan Direktur Penerbit Lintang Banyuwangi), dengan kriteria kreativitas, manfaat, dan kualitas teknis.

    “Alhamdulillah, rasa syukur tiada terkira. Dengan persiapan kurang dari setengah bulan, melalui proses yang berat dan usaha luar biasa, akhirnya konten kami selesai dan dapat dikirim. Sungguh di luar dugaan, kami bisa meraih prestasi ini,” ujar Farhan, salah satu anggota Threefource.

    Rifan menambahkan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru pendamping SMK PGRI Rogojampi atas waktu dan pemikiran yang diberikan hingga kami sampai di titik ini. Terima kasih juga kepada Kepala SMK PGRI Rogojampi beserta jajaran yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk berkembang dan mengharumkan nama almamater. Tidak lupa kepada RS PKU Muhammadiyah Rogojampi dan dewan juri atas apresiasinya.”

    Sementara itu, Andi Budi Setiawan, S.Pd selaku guru pendamping sekaligus Ketua Komunitas Literasi di SMK PGRI Rogojampi (SMKPRO) menuturkan bahwa torehan prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras siswa yang terlibat.

    “Awalnya saya melihat pamflet Lomba Video Kreatif yang diadakan RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Deadline lomba kurang dari setengah bulan lagi, sehingga saya harus mengonfirmasi kepada perwakilan siswa jurusan DKV yang juga merupakan peserta Event Literasi Sekolah Nasional Tahun 2025. Meskipun hanya satu kali bertemu untuk membahas konsep yang akan diangkat menjadi konten, mereka tetap bersemangat menyelesaikan tugas tersebut. Alhasil, kerja keras mereka terbayar dengan meraih Juara 3 Lomba Video Kreatif kategori umum, mewakili generasi milenial,” jelas Andi.

    Prestasi Threefource menambah daftar keberhasilan SMK PGRI Rogojampi di bidang DKV dan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi.

  • Jodang Inka dan Bendera One Piece Meriahkan Arak-Arakan Kembang Ndog SMKN Kalipuro

    Jodang Inka dan Bendera One Piece Meriahkan Arak-Arakan Kembang Ndog SMKN Kalipuro

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 1 Kalipuro (Pelayaran Niaga), Kabupaten Banyuwangi, dirayakan dengan Arak-Arakan Jodang Kembang Ndog-ndogan.

    Acara ini menampilkan replika karya Pengurus OSIS Batalyon dan perwakilan kelas, diawali kirab Drum Band Blue Sailor, dan ditutup dengan penampilan Hadrah, pada Kamis (25/09/25).

    Kirab dimulai dari Balai Kelurahan Kalipuro, dilepas oleh Kasi Pemerintahan dan Trantib Kantor Kecamatan Kalipuro, Plt Lurah Yanuar Pribadi, SE, didampingi Kepala Sekolah Suliha, M.Pd dan KTU Bobi Ananta, S.AP.

    Tepat pukul 07.17, arak-arakan melewati perkampungan dan disambut hangat warga. Warga menerima pembagian kembang telur, sambil disambut salam santri MI Darusalam dan keluarga di KUA.

    Kegiatan diikuti 300 taruna-taruni, 90 persen berasal dari luar kota dan pulau seperti Madura, NTB, Bali, dan Kalimantan, yang menuntut ilmu di bidang nautika, pengelasan, teknik, dan boga.

    Replika jodang dilombakan, dengan juara pertama diraih Pengurus Batalyon yang membuat Tongkang Boat lengkap dengan pelampung.

    Juara kedua diraih hasil kolaborasi kelas XI Pengelasan dan Boga dengan kue tart bersusun, sementara juara ketiga adalah kelas XI Nautika Kapal Niaga yang mengibarkan bendera One Piece, sosok bajak laut dari Jepang.

    Replika lain menampilkan pabrik INKA, perhotelan Mitra Dudi yang bekerja sama dengan SMKN Kalipuro, masjid, Ka’bah, serta bebek yang filosofinya berbeda dengan ayam: bila bertelur atau beramal tidak riya, sementara ayam selalu ramai diumumkan.

    Selama proses pembuatan jodang, digelar lomba baca puisi yang dimenangkan Faras dari Genteng, Cleo dari Kalimantan, dan Ganesha dari Maluku.

    Maulid Nabi SMKN Kalipuro

    Ketua Panitia HM Shodiqiin, S.Pd, MM, membuka sambutan dengan pekik “semangat pagi” yang disambut yel-yel dan sholawat Asyifa.

    Ia menjelaskan inti kegiatan Maulid adalah pembentukan karakter dan cinta Rasulullah Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah, serta mengenalkan tradisi Kembang Ndog yang diperkenalkan Kyai Faqih dari Cemoro Songgon.

    Filosofi kembang dijelaskan: bunga yang harum adalah nama yang baik, cangkang telur ibarat Islam, putihnya iman, dan kuningnya ihsan.

    “Pengalaman peringatan Maulid di Bumi Blambangan sangat berkesan bagi mereka yang bekerja di lautan dan kembali ke kampung halaman,” tutur pengurus PERGUNU yang pernah mengajar 20 tahun di Belu, perbatasan Timor Timur.

    Usai arak-arakan, taruna-taruni berkumpul di aula untuk siraman rohani Maulid oleh Habib Muchsin Baharun. Acara juga diisi sholawatan, asyarakal, gema wahyu Illahi, penampilan jawara baca puisi, dan kultum bahasa Inggris.

    Rangkaian kegiatan disiarkan live via TikTok sekolah, memungkinkan guru, tenaga kependidikan, serta keluarga yang berada di Surabaya, Semarang, maupun jauh lainnya memantau anak-anaknya.

    Kepala SMKN 1 Kalipuro, Suliha, M.Pd, mengapresiasi semarak kiprah taruna (80 persen) dan taruni (20 persen), serta memberi penghargaan kepada Ketua Panitia, guru matematika yang berhati sastra.

    “Kami berharap anak-anak menjadi lebih beradab dengan akhlaqul karimah, didukung disiplin sekolah. Adab lebih tinggi dari ilmu, contohnya diam dan mendengarkan saat orang berbicara,” tutur Suliha, mantan guru Bahasa Indonesia di SMKN 1 Banyuwangi.

    Dalam maudhah hasanah, Habib Muchsin menyampaikan kegembiraannya bertemu para kader bangsa yang semangat hijrah menuntut ilmu demi cita-cita. “Kami doakan kalian menjadi kebanggaan orangtua serta bahagia dunia dan akhirat!” tuturnya, yang diamini hadirin.

  • Dari Rengganis hingga Sri Tanjung, Literasi Budaya Hiasi Festival Banjoewangi Tempo Doeloe

    Dari Rengganis hingga Sri Tanjung, Literasi Budaya Hiasi Festival Banjoewangi Tempo Doeloe

    Upaya melestarikan seni dan budaya yang terancam punah diwujudkan melalui proses pelatihan, penelitian, refleksi, dan pengembangan sesuai era digital.

    Program ini digagas oleh Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Pusat bekerja sama dengan Banyuwangi dan Dewan Kesenian Blambangan, dan divisualisasikan di Panggung Festival Banjoewangi Tempo Doeloe, Plataran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Rabu (24/09/25).

    Festival ini mengangkat lima topik utama, yakni Rengganis dan Gembrung yang nyaris punah, literasi jaranan buto yang masih dijaga oleh banyak sanggar, legenda Sri Tanjung yang menjadi inspirasi nama wilayah di ujung timur Pulau Jawa, serta sejarah Tawang Alun, prosesi dari Blambangan menjadi Banyuwangi.

    Ketua HISKI Banyuwangi, Nurul Lutfiah Rahma, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada HISKI Pusat yang telah menghadirkan program kementerian untuk mendokumentasikan naskah lisan, mendukung digitalisasi, serta menghidupkan kembali sastra yang langka agar generasi muda tertarik.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rahman, menyambut baik kolaborasi HISKI dan DKB.

    Menurutnya, pemerintah perlu menindaklanjuti agar maksud dan tujuan pemrakarsa dapat terealisasi melalui forum diskusi, program revitalisasi, serta naskah akademik atau pertunjukan yang dapat mentransformasikan budaya sesuai zaman.

    Taufik menambahkan bahwa keesokan harinya, di arena festival akan ditampilkan jaranan dan Manten Mupus Braen yang menggarap musiknya dengan Giro Osing, cocok untuk acara pernikahan dengan latar etnis yang beragam.

    Pertunjukan dari lima kelompok ini juga diselingi penampilan tari dari SMPN 1 Tegaldlimo dan SMAN Taruna Budaya Rogojampi, serta duta bercerita dari Perpustakaan Nasional, Avilla Putri Yuwono asal MI Islamiyah Rogojampi.

    Avilla membacakan legenda asal usul Kota Banyuwangi dari buku Sritanjung Hidup Kembali karya Aekanu Haryono, dipandu oleh Nur Khofifah.

    Acara ditutup dengan sarasehan dan apresiasi oleh HISKI Pusat yang dihadiri Prof. Dr. Novi Anoegrahjekti, Dr. Tengsoe Tjahyono, Dr. Venus Khasanah, dan Dr. Sudartomo.

    “Semua sudah optimal dan maksimal. Diawali delapan bulan lalu dengan FGD mengenai sastra dan produk, kini menjadi anugerah. Terima kasih kepada pemerintah daerah dan semua pihak sehingga sampai titik ini. Alih wahana menjadi menyenangkan dan menghasilkan karya yang bisa dinikmati bersama!” ujar Prof. Novi, yang selama 25 tahun meneliti ragam potensi khas Banyuwangi.

  • Warga Binaan Lapas Pamer Batik Jeruji di Festival Banjoewangi Tempo Doeloe

    Warga Binaan Lapas Pamer Batik Jeruji di Festival Banjoewangi Tempo Doeloe

    Festival Banjoewangi Tempo Doeloe kembali digelar pada 23-25 September 2025 sebagai bagian dari agenda Banyuwangi Festival.

    Bertempat di halaman Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, festival ini menampilkan beragam atraksi budaya, sejarah, dan karya masyarakat.

    Di area festival, pengunjung dapat menjumpai stand-stand unik seperti peninggalan Suku Bugis dan Mandar yang sehari-hari tersimpan di rumah tetua adat, Situs Desa Macan Putih yang mengungkap sejarah Raja Blambangan Tawang Alun, serta jejak Majapahit di Desa Tembok Rejo hingga informasi mengenai Ijen Geopark.

    Selain itu, ada pula pondok kreasi bambu gintangan, koleksi akik, buku dan koin kuno milik komunitas Djawa Dwipa Blambangan.

    Festival ini juga mendapat dukungan dari Indosiana yang bekerja sama dengan Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Banyuwangi serta Dewan Kesenian Blambangan.

    Mereka berkolaborasi untuk melestarikan kesenian daerah, seperti Seni Rengganis, Jaranan Buto, Gembrung, legenda Sritanjung, dan sejarah Tawang Alun.

    Festival semakin meriah dengan penampilan Juara Tari Kreasi dari SMPN 2 Rogojampi serta tari bertema kesetiaan suami-istri dari Sanggar Paswangi, yang seluruh penarinya merupakan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi.

    Kalapas I Wayan Nuranta Wibawa pun turut menurunkan petugas untuk mengawal penampilan mereka.

    Yang menarik perhatian adalah stand batik motif jeruji dan borgol, hasil karya warga binaan Lapas Banyuwangi.

    Mereka juga menampilkan kerajinan celengan, tempat tisu, dan keset berbahan kain perca. Batik semi-tulis dengan pewarnaan khas ini dibanderol dengan harga mulai Rp500 ribu.

    “Pembeli banyak datang lewat penawaran di media sosial. Bahkan kadang kami kewalahan melayani pesanan,” ujar Kasie Kegiatan Kerja Lapas, Priyo Asnanto.

    Ia menambahkan, karya tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian.

    “Tantangannya, setelah bebas warga binaan harus mulai melatih dari nol lagi, sementara yang baru juga perlu dibimbing. Selain batik, kami juga punya pelatihan barbershop, musik, jurnalistik, hingga pijat dan bekam,” jelasnya.

    Kepala Disbudpar Banyuwangi, Taufik Rahman, mengapresiasi penampilan warga binaan dan berjanji akan kembali memberi kesempatan mereka tampil di panggung festival berikutnya.

    Sementara itu, Kalapas I Wayan Nuranta Wibawa menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

    “Kesempatan ini menjadi bukti sinergi luar biasa, warga binaan bisa berbaur dengan masyarakat sekaligus menunjukkan kreasi dan prestasi mereka,” ungkapnya.

  • FPK Gresik Studi Tiru ke Banyuwangi, Pelajari Program Harmoni Antar Suku

    FPK Gresik Studi Tiru ke Banyuwangi, Pelajari Program Harmoni Antar Suku

    Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Gresik melakukan studi tiru ke Kabupaten Banyuwangi pada Senin (22/9/2025).

    Kegiatan yang berlangsung di Aula Harmoni, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi ini bertujuan memperkuat peran FPK dalam menjaga kerukunan lintas suku dan etnis di daerah masing-masing.

    Acara dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Banyuwangi, Kepala Bakesbangpol Gresik, Ketua FPK Banyuwangi, Ketua FPK Gresik beserta rombongan, serta jajaran terkait.

    Kepala Bakesbangpol Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada rombongan Gresik di “Bumi Blambangan” atau “Sunrise of Java”. Ia menekankan peran penting FPK dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman.

    “Meski situasi nasional sempat memanas dengan berbagai demonstrasi, Banyuwangi tetap kondusif dan damai. Ini berkat peran aktif FPK yang terus membangun dialog lintas suku dan budaya,” ujarnya.

    Atas konsistensi tersebut, Banyuwangi menerima penghargaan sebagai Kota Welas Asih dan Kota Harmoni.

    Kepala Bakesbangpol Gresik mengapresiasi pencapaian Banyuwangi, termasuk penguatan peran FPK.

    “FPK sangat strategis, baik di Banyuwangi maupun di Gresik. Kami terus mendorong kerukunan mulai dari tingkat kabupaten hingga desa,” ungkapnya, sebelum menutup sambutan dengan pantun yang mencairkan suasana.

    Ketua FPK Banyuwangi kemudian memaparkan program yang telah dijalankan sejak lembaga ini terbentuk pada 2010.

    Hingga kini, FPK Banyuwangi telah melalui empat kali pergantian SK dengan berbagai program unggulan, antara lain:

    • 2016: Inisiasi pembentukan FPK tingkat desa dan lahirnya Desa Kebangsaan.
    • 2021–2022: Festival Kebangsaan bernuansa etnik di Desa Patoman.
    • 2023: Pasar Kebangsaan yang menampilkan kuliner lintas etnis se-Banyuwangi.
    • 2024: Festival Kebangsaan Mandar di Taman Blambangan, dirangkaikan dengan tradisi Petik Laut Mandar.
    • 2025: Tradisi Petik Laut Mandar masuk kalender resmi Banyuwangi Festival.

    Selain itu, FPK aktif membina organisasi lintas etnis seperti Sakera, Jokotole, KKSS, KOPAT, dan Keluarga Besar Minang.

    Mereka juga rutin menggelar dialog terbuka di Rumah Kebangsaan, kerja bakti lintas etnis, serta dialog antar suku yang difasilitasi Bakesbangpol.

    Tahun ini, FPK akan mengadakan Pentas Seni Lintas Suku serta pembentukan Desa Kebangsaan di Grajagan, Kecamatan Purwoharjo.

    FPK Banyuwangi juga tengah menyusun buku “Banyuwangi dalam Bingkai Etnis” sebagai dokumentasi keragaman budaya daerah.

    Seluruh kegiatan dijalankan dengan skema anggaran satu pintu melalui Bakesbangpol dan semangat gotong royong.

    Dari pihak Gresik, Ketua FPK menuturkan bahwa lembaga tersebut sudah terbentuk hingga tingkat kecamatan dan desa. Mereka juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dengan dana hibah cukup besar.

    “Antusiasme masyarakat dalam pembentukan FPK sangat tinggi. Ini menandakan pentingnya wadah untuk memperkuat kebersamaan dan kebhinekaan,” tambah Sekretaris FPK Gresik.

    Kegiatan studi tiru yang dipandu Namira, perwakilan etnis Batak, ditutup dengan penyerahan cenderamata, oleh-oleh khas, serta doa oleh Dukun Kan Usik dengan mantra Osing yang khusyuk.

    Penulis: Bung Aguk/Marhaedi Sanusi/Namira

  • RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Gaungkan Inovasi dan Program Unggulan Lewat Lomba Video Kreatif

    RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Gaungkan Inovasi dan Program Unggulan Lewat Lomba Video Kreatif

    Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Rogojampi menggelar acara pengumuman pemenang lomba video kreatif dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung meriah di Aula RS PKU pada Selasa, 23 September 2025.

    Terdapat dua kategori lomba yang diselenggarakan, yakni Lomba Video Kreatif Program Unggulan khusus bagi pegawai yang diikuti oleh 17 unit kerja di lingkungan RS PKU Muhammadiyah Rogojampi, dan Lomba Video Kreatif untuk Umum yang mengangkat tema seputar dunia kesehatan.

    Dukungan penuh datang dari Kabag Administrasi Keuangan, Nur Imron Rosyadi, S.E, M.M yang terus berinovasi dalam mengembangkan program rumah sakit hingga bisa berkembang seperti saat ini.

    Tak luput pula, kontribusi besar dari Kabid Pelayanan Medis, dokter Gita Putri Santoso yang juga turut mendampingi dan memberi motivasi kepada segenap unit untuk meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan inovasi yang telah dicanangkan oleh pihak Rumah Sakit.

    Direktur RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, dr. Fuadi Shiham
    Direktur RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, dr. Fuadi Shiham (Dok. sastrawacana.id/)

    Acara dimulai dengan sambutan dari Direktur RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, dr. Fuadi Shiham yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat, khususnya untuk menjaga pola hidup sehat.

    Dalam sambutannya, dr. Fuadi mengapresiasi kerja keras panitia, partisipasi pegawai, dan antusiasme para peserta yang telah menunjukkan semangat kreativitas dalam era digital yang relevan dengan isu-isu kesehatan saat ini.

    "Kita memang perlu memaksimalkan serta memanfaatkan teknologi digital saat ini untuk mengkampanyekan kesehatan kepada masyarakat luas, salah satunya dengan lomba video kreatif ini," paparnya.

    Ketua MPKU PCM Rogojampi

    Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua MPKU PCM Rogojampi, Ir. H. Hudiyono yang menyampaikan bahwa RSU PKU Muhammadiyah terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai keIslaman.

    "Kami bangga melihat perkembangan RS PKU Muhammadiyah Rogojampi yang terus meningkat setiap tahunnya, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai dasar pelayanan," terangnya.

    Sambutan terakhir disampaikan oleh Ketua Panitia sekaligus Kasubbag Marketing RS PKU Muhammadiyah Rogojampi, Heri Iskandar, S.Kep., Ners.

    Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis yang diambil RS PKU Muhammadiyah untuk mengasah kreativitas dan membangun citra positif rumah sakit di mata publik melalui media digital.

    Periode lomba berlangsung sejak 15 Agustus hingga 15 September 2025 dan berhasil menjaring puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

    Tiga orang juri dipercaya untuk menilai karya peserta, yaitu dua juri internal RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, diantaranya Heri Iskandar, yang juga merupakan konten kreator dan Rangga, desainer grafis sekaligus editor video.

    Juri Lomba Video Kreatif

    Sementara dari eksternal, hadir Maulana Affandi, Pemimpin Redaksi media online sekaligus direktur Penerbit Lintang Banyuwangi yang memiliki pengalaman dalam bidang digital marketing.

    Penilaian dilakukan berdasarkan tiga aspek utama: kreativitas, manfaat, dan kualitas teknis. Berikut adalah daftar pemenang dari masing-masing kategori:

    Juara Lomba Video Kreatif Program Unggulan (Internal Pegawai):

    1. Unit Poliklinik
    2. Unit Kebidanan
    3. Unit Kamar Operasi

    Juara Lomba Video Kreatif Kesehatan (Umum):

    1. Abdul Rahman
    2. Puskesmas Gladag
    3. Threefource

    Juara Lomba Video Kreatif RS PKU Muhammadiyah Rogojampi

    Acara pengumuman pemenang ini sekaligus menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-80 yang diselenggarakan oleh RS PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Melalui program ini, pihak RS berharap dapat terus meningkatkan semangat kolaborasi antar tim serta mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

    Jurnalis: Maulana Affandi