Kategori: Puisi

  • Puisi Tak Lagi Terlihat Karya Yani

    Tak Lagi Terlihat
    oleh
    Yani

    Perjalananku suatu saat
    Akan terhenti disini
    Semua cinta akan aku tinggalkan

    Mungkin aku akan diingat atau dilupakan
    Mungkin cintaku telah tergantikan

    Akhir dari perjalanan
    Aku akhiri dengan senyuman
    Kutitip cinta padamu
    Yang  aku tinggalkan

    Andaikan aku masih
    Kau kenang
    Datanglah
    Dengan untaian doa  dan seikat kembang

    Dalam alam yang berbeda aku
    Akan tersenyum
    Buatmu mu sayang

    Meski senyumku tak dapat kau lihat
    Tapi cintaku akan terus dapat kau rasakan
    Meski tubuhku tak lagi tersentuh olehmu
    Dan namaku tak lagi terlihat
    DIBATU NISAN

  • Puisi Epitaf Rumah Buram Karya Maulana Affandi

    Epitaf Rumah Buram
    oleh
    Maulana Affandi

    Pahatan kayu yang indah sebagai atap pelindung tubuh manja
    Walau menengadah sombong tak akan gentar oleh sang mentari
    Rintik air dari langit ketujuh tak mampu membasahi muka
    Tiupan angin kencang tak mampu menembus kokohnya bangunan ini

    Berkumpul, berseri, dan berbagi cerita dengan kawan sedarah
    Saling membantu dan menyayangi tanpa tanda jasa
    Senyum manis dari bibir mereka setiap penghuni rumah
    Tempat pelipur lara saat hati sedang berduka
    Merasa kenyamanan ini adalah keabadian dan lalai dengan kewajiban

    Salah!
    Kesombongan menantang alam seakan dicatat olehnya
    Mereka dendam, mereka murka
    Tak ada yang membantu tak ada yang peduli
    Isakan tangis dari setiap wajah yang disayangi mulai meredup

    Sepi…. Dingin… Sendiri…
    Tubuh terjepit tanah yang dipenuhi cacing-cacing liar
    Kain putih bersahaja sudah berganti warna dan tak layak pakai
    Itulah rumah sesungguhnya, rumah keabadian.
    Rumah yang hanya beratapkan epitaf nama buram.

  • Puisi Burung Karya Dedy

    Burung
    oleh
    Dedy

    aku ingin ingin punya sayap
    seperti burung

    tapi sayap

    yang akan di pasang di pundakku

    yang aku inginkan

    setel antara kanan dan kiri

    sehingga aku mudah

    mengendalikan derajat setiap belokan

    dan
    aku tidak akan berbenturan
    dengan burung-burung lain
    atau planet yang ada di depanku

    apakah ada

    orang yang telah mempunyai sayap
    yang telah aq inginkan?

    kalau pun ada

    aku ingin untuk membelinya

  • Puisi Hujan Malam Karya Dika

    Hujan Malam
    oleh
    Dika

    hujan malam ini seolah membungkam mulutku
    yang tidak pernah percaya

    tepat malam ini akan turun serbuan air langit

    hujan malam ini seolah menjebakku
    dalam ketidak kuatan canduku

    akan tembakau yang setiap hari aku hisap
    yang terpakasa memenjarakan aku
    dalam sebuah kotak kecil

    yang sedang memberikan aku perlindungan

    hujan ini berselingkuh dengan aku
    seolah petir sudah enggan berteriak lagi
    dan angin sudah malas mau berlari lagi

    tapi entah kenapa sekarang dia sudah berhenti
    seolah-olah tidak ada lahan kering lagi

    yang harus disiram

    ayo hujan

    teruslah bernyayi seprti tadi
    teruslah keluarkan suara tangisanmu

    karena hanya dengan tangisanmulah

    aku bisa melihat semuanya
    di mana aku yang dulu tertawa

    aku yang dulu sempat menangis

    ketika engkau datang
    dan aku yang dulu sempat sedih
    ketika engkau menyerang

  • Puisi Roda Karya Dedy

    Roda
    oleh
    Dedy

    banyak tanggungan yang harus aku selesaikan
    tentang pembicaraan yang gak pernah selesai

    tentang kasus sehari-hari yang gak pernah hilang
    tentang kejadian alam yang terus berputar

    mungkin semua ini tidak akan pernah ada habisnya
    apakah aku yang sengaja

    tidak pernah bisa menuntaskan ini semua

    atau aku memang tak pernah bisa

    untuk menuntaskannya

    semua kejadian ini ibarat sebuah roda bintang
    roda bintang yang menggelinding tidak rata
    terkadang bisa halus

    dan terkadang pula bisa kasar
    yang akan membawa kita kemana roda itu pergi

  • Puisi Kelembutan Bunga Tidur Karya Mahardi

    Kelembutan Bunga Tidur
    oleh
    Mahardi

    malam ini terasa lembut
    selembut buah kapas yang baru jatuh dari pohonnya
    bahkan malam ini lebih lembuti dari semua itu

    aku tak pernah tahu
    apakah hal ini bisa berlangsung lama
    atau ini hanyalah sebatas mimpiku aja

    aku berharap ini bukan bunga tidur
    aku benar-benar melihat

    kelembutanmu dengannya

    sehingga hal itu bisa menjadi hal yang paling lembut
    di kehidupanmu untuk kedepannya

  • Puisi Munculnya Sebuah Goresan

    Munculnya Sebuah Goresan
    oleh
    Dedi Eka

    sebuah goresan yang membekas
    sebuah goresan yang akan menentukan hidupku
    sebuah goresan itu seakan-akan membanyangi hidupku

    membuntutiku seakan telah menjadi istriku
    kini goresan itu telah mencuri jejak-jejak kakiku
    dari dunia yang dimana manusia telah diperbudaklah

    ku lihat goresan itu goresan itu semakin mendekat
    dan semakin dekat

    apakah goresan itu akan ku telan lagi
    kelak dimasa yang akan datang
    solah-olah dia telah mengagungkanku dari setiap sudut

  • Puisi Teks Karya AHM

    Teks
    oleh
    AHM

    Kadang aku terasa lembut
    Kadang pula terasa keras
    Aku paling enak dinikmati dalam mulut
    Apalagi kalau dijilat

    Untuk menikmatikupun tidaklah susah
    Pertama-tama buka dulu bajuku
    Lalu jilati aku dengan lidah

    Setelah puas dengan jilatan
    Masukkan aku ke dalam mulut
    Lalu kulumlah aku dengan nikmat

    Tapi!
    Sebelum menikmatiku
    Kalian harus membayarku terlebih dahulu

    Hargaku pun beragam
    Dari yang paling murah
    Sampai yang paling mahal

    Semua orang menyukaiku
    Semuanya tergila-gila padaku

    Ini hanya teks, bukan seks.

  • Puisi Simbah Lagi Tidur Karya Dany

    Simbah Lagi Tandur
    oleh
    Dany (Rumah Tulisan)

    Simbah lagi tandur
    Tandur-tandur pari ing sawah mburi

    Simbah lagi mbajak

    Sawah dibajak ledhok dicitak

    Simbah wis tuwa
    Uwan putih saksi cerita

    Simbah weruh opo kui becik opo kui ala

    Simbah weruh sopo kowe sopo kawula

    Simbah lagi tandur
    Tandur-tandur pari ing sawah mburi

    Simbah ora panen

    Paceklik teko sansoyo gelo

    Simbah sabar lan tirakat

    Sego ora ono, luwih becik siyam
    Sego ora ono, simbah ora mangan.

  • Puisi Bayu Bayu Karya Rama

    Bayu Bayu
    oleh
    Rama

    Kau ingat aku
    yang melangkah
    yang tak ragu

    Hidupkan impian-impian
    berjuang keluar

    Oh.. Bila kurangku
    benda itu menginginkan
    dia silantang menyuarakan

    Atau
    Kau masih suka berkunjung di rawa
    duduk memandang tenang
    pepohonan hancur di bayang
    tak satupun yang muntah marah
    ada cerita tetua sandar

    Bila ada dua kedamaian
    duduklah, ceritakan
    seperti saat kau bahagia
    tak satupun menghalang sedih lara
    aku mendengar sampai hilang jalan meredam