Dari bentuknya, cerpen termasuk dalam karya sastra yang berupa prosa.

Pembahasan

Cerpen atau cerita pendek merupakan salah satu bentuk karya sastra yang populer di kalangan pembaca karena sifatnya yang ringkas, padat, dan mampu menghadirkan kisah lengkap dalam ruang yang terbatas.

Dari segi bentuk, cerpen termasuk dalam karya sastra berupa prosa, yaitu karya sastra yang menggunakan bahasa sehari-hari dalam penyampaiannya, tanpa ikatan aturan seperti rima, ritma, atau jumlah baris sebagaimana puisi. Prosa lebih bebas, tetapi tetap memiliki struktur cerita yang jelas.

Secara umum, prosa adalah karya sastra yang menggunakan bahasa terurai dengan tujuan menyampaikan cerita, gagasan, atau pesan tertentu.

Karena sifatnya inilah, cerpen dapat dikategorikan sebagai bagian dari prosa, sebab ia disajikan dalam bentuk narasi yang mengisahkan suatu peristiwa yang dialami tokoh-tokohnya.

Ciri-ciri cerpen menurut pendapat Sumarjo dan Saini (1997:36) sebagai berikut:

  • Ceritanya pendek;
  • Bersifat rekaan (fiction);
  • Bersifat naratif; dan
  • Memiliki kesan tunggal.

Dengan ciri-ciri tersebut, cerpen tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media refleksi, kritik sosial, maupun wadah ekspresi pengarang. Cerpen yang baik mampu menyampaikan pesan mendalam meskipun disajikan dalam bentuk yang singkat.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.