Tag: menurut para ahli

  • 15 Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

    15 Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

    Kata Geografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu “geo” yang artinya bumi dan “graphien” yang artinya pencitraan.

    Sementara menurut KBBI, definisi geografi adalah ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.

    Geografi adalah ilmu pengetahuan yang berfungsi untuk menggambarkan segala sesuatu di permukaan bumi.

    Dalam ilmu geografi, kita mempelajari tentang permasalahan dan pola-pola yang ada di permukaan bumi, seperti pengaruh iklim, perubahan lahan, pemukiman manusia, dan distribusi sumber daya alam.

    Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

    Lalu, apa saja pengertian geografi menurut para ahli? Beberapa definisi geografi yang dikemukakan para ahli geografi adalah sebagai berikut:

    1. Bintarto (1977)

    Pengertian Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifatsifat bumi, menganalisis gejala-gejala alam, dan penduduk, serta mempelajari corak yang khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu.

    2. Vernor E. Finch dan Glen Trewartha (1980)

    Definisi Geografi adalah deskripsi dan penjelasan yang menganalisis permukaan bumi dan pandangannyatentang hal yang selalu berubah dan dinamis, tidak statis dan tetap. Dari pengertian di atas Vernor & Glen menitikberatkan pada aspek fisik yang ada di bumi yang selalu berubah dari masa ke masa.

    3. KBBI

    Geografi adalah ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.

    4. Hartshorne (1960)

    Geografi adalah ilmu yang berkepentingan untuk memberikan deskripsi yang teliti, beraturan, dan rasional tentang sifat variabel permukaan bumi. Dalam pandangan Hartshorne, geografi adalah suatu ilmu yang mampu menjelaskan tentang sifat-sifat variabel permukaan bumi secara teliti, beraturan, dan rasional.

    5. Yeates (1963)

    Geografi adalah ilmu yang memerhatikan perkembangan rasional dan lokasi dari berbagai sifat yang beraneka ragam di permukaan bumi. Dalam pandangan Yeates, geografi adalah ilmu yang berperanan dalam perkembangan suatu lokasi yang dipengaruhi oleh sifat-sifat yang ada di permukaan bumi dengan tidak mengenyampingkan alasan-alasan yang rasional.

    6. Alexander (1958)

    Geografi adalah studi tentang pengaruh lingkungan alam pada aktivitas manusia. Dalam pandangan Alexander inilah mulai dibahas tentang hubungan timbal balik antara aktivitas manusia serta pengaruhnya terhadap lingkungan alam.

    Contoh, penebangan hutan yang tidak terkendali oleh manusia mengakibatkan terjadinya kerusakan lahan dan penggundulan hutan, yang dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.

    7. Karl Ritther (1859)

    Geografi adalah suatu telaah mengenai bumi sebagai tempat hidup manusia. Dalam kajiannya, studi geografi mencakup semua fenomena yang terdapat di permukaan bumi, baik alam organik maupun alam anorganik yang terkait dengan kehidupan manusia, termasuk aktivitas manusia juga turut dibahas.

    8. Von Ricthoffen (1905)

    Geografi adalah studi tentang gejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala dan sifat tersebut.

    9. Paul Vidal de La Blace (1915)

    Geografi adalah studi tentang kualitas negara-negara, di mana penentuan suatu kehidupan tergantung bagaimana manusia mengelola alam ini.

    10. Immanuel Kant

    Menurut pandangan Immanuel Kant, geografi adalah ilmu yang objek studinya adalah benda- benda, hal- hal atau gejala- gejala yang tersebuar dalam wilayah di permukaan bumi.

    11. Halford Mackinder

    Geografi adalah ilmu yang mempunyai fungsi utama menyelidiki interaksi manusia dalam masyarakat dengan lingkungan yang berbeda menurut lokasinya.

    12. Elsworth Huntington

    Geografi adalah studi tentang fenomena permukaan Bumi beserta penduduk yang menghuninya. Elsworth juga menjelaskan bahwa adanya hubungan timbal balik antara gejala dan juga sifat- sifat permukaan Bumi dengan penduduknya.

    13. Friederich Ratzel

    Menurut Friederich Ratzel, geografi berhubungan dengan perwilayahan di permukaan Bumi. Pendapat Ratzel mengenai geografi tertuang dalam bukunya yang berjudul Politische Geographie.

    Konsep yang dikemukakan oleh Ratzel ini diberi nama Lebensraum yang mempunyai arti wilayah geografis sebagai sarana bagi organisme untuk berkembang.

    14. Preston E. James

    Menurut James, geografi merupakan induk dari segala ilmu pengetahuan, hal ini karena bidang ilmu pengetahuan selalu dimulai dari keadaan muka bumi yang kemudian beralih pada studi ilmu pengetahuan masing- masing.

    15. Claudius Ptolomaeus

    Menurut Claudius Ptolomaeus, geografi adalah suatu penyajian melalui peta sari sebagian dan seluruh permukaan bumi.

  • 6 Pengertian Tipografi Menurut Para Ahli

    6 Pengertian Tipografi Menurut Para Ahli

    Pengertian Tipografi

    Tipografi adalah suatu teknik memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, guna meningkatkan kenyamanan pembaca.

    Tipografi berasal dari bahasa Yunani yaitu typos (mould, impression, shape) dan graphein (writing, carving).

    Tipografi merupakan seni dan teknik dalam menyeleksi dan mengatur font type, point size, line lengths, line leading, character spacing, dan word spacing untuk ditampilkan dalam suatu aplikasi media.

    Pengertian Tipografi Menurut Para Ahli

    Berikut adalah pengertian typography menurut beberapa para pakar atau ahli:

    1. Roy Brewer

    Tipografi adalah pengaturan dan tata letak halaman atau cetakan pada definisi sempit hanya pemilihan dan berbagai masalah yang berkaitan dengan pengaturan huruf (kalimat), tidak termasuk ilustrasi dan elemen yang lain, hilangnya Surat pada lembar yang digunakan.

    2. Dendi Sudiana

    Tipografi menurut Dendi Sudiana adalah elemen grafis yang paling mudah dibaca. Tetapi melalui kata-kata yang terdiri dari surat untuk surat, mereka mengarahkan pembaca untuk memahami pesan atau ide.

    3. Danton Sihombing

    Tipografi menurut Danton Sihombing adalah representasi visual dari bentuk komunikasi verbal, visual, dan efektif.

    4. Stanley Marrison

    Pengertian Tipografi menurut Stanley Marrison adalah kemampuan untuk mengelola materi cetak dengan baik untuk tujuan tertentu. Bagaimana mengatur tulisan, ruang dan memelihara surat untuk membantu pembaca memahami teks.

    Tipografi adalah salah satu cara untuk membuat tulisan benar-benar bermanfaat dan itu bisa mencapai hasil estetika karena suka pola, jarang tujuan utama.

    5. Idarmadi

    Typografi adalah sebuah seni penggunaan jenis huruf. Dan adalah sebuah seni yang cukup rumit, apalagi kerumitannya ditambah dengan medium design web yang terbatas tetapi adalah element yang sangat penting dalam komunikasi dengan para pengunjung.

    6. Manuale Typographicum

    Typography can defined an art of selected right type printing in accordance with specific purpose ; of so arranging the letter, distributing the space and controlling the type as to aid maximum-the-reader’s.

    Dari pengertian di atas, memberikan penjelasan bahwa tipografi merupakan seni memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan khusus, sehingga akan menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan-membaca-semaksimal-mungkin.

  • 19 Pengertian Teori Menurut Para Ahli

    19 Pengertian Teori Menurut Para Ahli

    Pengertian Teori

    Pengertian teori adalah pendapat atau konsep yang disandarkan pada hasil penelitian dan didukung oleh data serta argumentasi.

    Teori sendiri seringkali dianggap sebagai sebuah pemikiran saja, yang tanpa adanya tindakan. Namun, sesungguhnya setiap praktek memerlukan teori agar landasannya lebih terarah.

    Pengertian Teori Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian teori menurut para ahli adalah sebagai berikut.

    1. Jonathan H. Turner

    Teori adalah sebuah proses mengembangkan ide-ide yang membantu kita menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi.

    2. Littlejohn & Karen Foss

    Teori merupakan sebuah sistem konsep yang abstrak dan hubungan-hubungan konsep tersebut yang membantu kita untuk memahami sebuah fenomena.

    3. Kerlinger (1973)

    Definisi teori adalah seperangkat konstruk (konsep), definisi, dan proporsi yang menyajikan gejala-gejala sistematis, merinci hubungan antar variable-variabel, dengan tujuan meramalkan dan menerangkan gejala tersebut,

    4. Nazir

    Teori adalah pendapat yang dikemukakan sebagai keterangan mengenai suatu peristiwa atau kejadian.

    5. Stevens

    Teori adalah suatu pernyataan yang isinya menyebabkan atau mengkarakteristikkan beberapa fenomena.

    6. Fawcett

    Definisi teori adalah suatu deskripsi fenomena tertentu, suatu penjelasan tentang hubungan antar fenomena atau ramalan tentang sebab akibat satu fenomena pada fenomena yang lain.

    7. Travers

    Teori terdiri dar generalisasi yang dimaksudkan untuk menjelaskan dan memprediksi sebuah fenomena

    8. Emory-Cooper

    Teori merupakan suatu kumpulan konsep, definisi, proposisi, dan variable yang berkaitan satu sama lain secara sistematis dan telah digeneralisasikan , sehingga dapat menjelaskan dan memprediksi suatu fenomena (fakta-fakta) tertentu

    9. Calvin S. Hall & Gardner Linzey

    Teori adalah hipotesis (dugaan sementara) yang belum terbukti atau spekulasi tentang kenyataan yang belum diketahui secara pasti

    10. King

    Teori adalah sekumpulan konsep yang ketika dijelaskan memiliki hubungan dan dapat diamati dalam dunia nyata.

    11. Manning

    Teori adalah seperangkat asumsi dan kesimpulan logis yang mengaitkan seperangkat variabel satu sama lain. Teori akan menghasilkan ramalan-ramalan yang dapat dibandingkan dengan pola-pola yang diamati.

    12. Menurut Siswoyo

    Dalam Mardalis, 2003:42, Teori diartikan sebagai seperangkat konsep dan definisi yang saling berhubungan yang mencerminkan suatu pandangan sistematik mengenai fenomena dengan menerangkan hubungan antar variable, dengan tujuan untuk menerangkan dan meramalkan fenomena.

    13. Menurut Hoy Dan Miskel

    Dalam Sugiyono, 2010:55, Teori ialah seperangkat konsep, asumsi dan generalisasi yang dapat digunakan untuk mengungkapkan dan menjelaskan perilaku dalam berbagai organisasi.

    14. Menurut Mike Bal (1985)

    Teori merupakan “a theory is a systematic set of generalized statements about a particular segment of reality”.

    15. Menurut Heinan (1985)

    Teori merupakan ” a group of logically organized laws or relationships that constitute explainnation in a discipline”.

    16. Menurut John W Creswell, 1993:120

    Teori merupakan serangkain bagian atau variabel definsi dan dalil yang saling berhubungan yang menghadirkan sebuah pandangan sistematis mengenai fenomena dengan menentukan hubungan antar variable, dengan maksud menjelaskan fenomena alamiah.

    17. Menurut Labovitz & Hagedorn

    Teori sebagai ide pemikiran “pemikiran teoritis” yang mereka definisikan sebagai “menentukan” bagaimana dan mengapa variable-variabel dan pernyataan hubungan dapat saling berhubungan.

    18. Menurut Talcott P dan Robert

    Definisi teori adalah seperangkat penyataan-pernayataan yang secara sistematit berhubungan atau sering disebut teori adalah sekumpulan definisi konsep dan porposisi yang saling berkaitan yang menghadirkan suatu tujuan yang sistematic atau fenomena yang ada dengan menunjukan hubungan yang khas di antara variabel-variabel.

    19. Menurut KBBI

    Menurut KBBI, teori adalah pendapat yang dikemukakan sebagai keterangan mengenai suatu peristiwa atau kejadian, azas dan hukum umum yang menjadi dasar suatu kesenian atau ilmu pengetahuan, dan pendapat/cara/aturan untuk melakukan sesuatu.

  • 11 Pengertian Keadilan Menurut Para Ahli

    11 Pengertian Keadilan Menurut Para Ahli

    Keadilan merupakan salah satu nilai fundamental dalam kehidupan manusia yang berkaitan erat dengan hak, kewajiban, hukum, serta keseimbangan dalam bermasyarakat.

    Konsep keadilan menjadi landasan penting dalam mengatur hubungan antarindividu maupun antara individu dengan negara agar tercipta kehidupan yang harmonis dan tertib.

    Pengertian Keadilan Menurut Para Ahli

    Karena memiliki peran yang sangat luas dan mendasar, keadilan dipahami dan didefinisikan secara beragam oleh para ahli dari berbagai latar belakang pemikiran, baik filsuf, ahli hukum, maupun tokoh agama.

    Perbedaan sudut pandang tersebut memperkaya pemahaman kita mengenai makna keadilan, sebagaimana dijelaskan dalam pengertian keadilan menurut para ahli berikut ini

    Berikut ini adalah beberapa definisi keadilan menurut para ahli.

    1. Aristoteles

    Menurut Aristoteles, keadilan merupakan tindakan yang terletak di antara memberikan terlalu banyak atau pun terlalu sedikit. Dalam hal ini, Aristoteles menyatakan bahwa keadilan merupakan aktivitas memberikan sesuatu kepada orang lain (kewajiban) setara dengan apa yang kita dapatkan dari orang lain (hak).

    2. Thomas Hubbes

    Menurut Thomas Hubbes, pengertian keadilan adalah setiap perbuatan yang dikatan adil. Keadilan hanya tercipta ketika apa yang dikerjakan telah sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat atau pun disepakati sebelumnya.

    3. Plato

    Menurut Plato, keadilan merupakan apa yang ada di luar kemampuan manusia biasa, yang mana kondisi ini hanya dapat tercapai dengan cara menjalankan hukum dan juga undang – undang yang dibuat oleh para ahli.

    4. Magnis Suseno

    Menurut Magnis Suseno, keadilan dapat diartikan sebagai kondisi atau pun keadaan manusia yang diperlakukan dengan sama rata / setara, yang sebanding antara hak dan kewajiban nya masing-masing.

    5. W.J.S Poerwadarminto

    Menurut W.J.S. Poerwadarminto, pengertian keadilan adalah suatu kondisi tidak berat sebelah atau pun seimbang, yang sepatutnya tidak diputuskan dengan cara yang sewenang – wenang.

    6. Notonegoro

    Menurut Notonegoro, definisi keadilan adalah suatu kondisi atau pun keadaan yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    7. Imam Al-Khasim

    Definisi keadilan menurut Imam Al-Khasim merupakan mengambil suatu hak orang yang wajib diambil serta memberikannya kepada orang yang telah berhak menerimanya.

    8. Keadilan Menurut KBBI

    Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), keadilan adalah sifat (perbuatan, perlakuan, dan sebagainya) yang adil. Keadilan berasal dari kata adil yang artinya menurut KBBI adalah sebagai berikut :

    • sama berat; tidak berat sebelah; tidak memihak,
      berpihak kepada yang benar; berpegang pada kebenaran
    • sepatutnya; tidak sewenang-wenang

    9. John Rawls

    John Rawls, seorang filsuf Amerika yang telah dianggap sebagai salah satu filsuf politik terkemuka sekitar abad ke-20, mengatakan bahwa “keadilan adalah kebajikan pertama dari sebuah lembaga sosial seperti yang ada dalam sistem pemikiran”.

    10. Notohamidjojo

    Keadilan keratif (iustitia creativa); Keadilan keratif adalah keadilan yang memberikan kepada setiap orang untuk bebas menciptakan sesuatu sesuai dengan daya kreativitasnya.

    Keadilan protektif (iustitia protectiva); Keadilan protektif adalah keadilan yang memberikan pengayoman kepada setiap orang, yaitu perlindungan yang diperlukan dalam masyarakat.

    11. Ibnu Taymiyyah

    Arti keadilan adalah memberikan sesuatu kepada setiap anggota masyarakat sesuai dengan haknya yang harus diperolehnya tanpa diminta; tidak berat sebelah atau tidak memihak kepada salah satu pihak; mengetahui hak dan kewajiban, mengerti mana yang benar dan mana yang salah, bertindak jujur dan tetap menurut peraturan yang telah ditetapkan.

    Keadilan merupakan nilai-nilai kemanusiaan yang asasi dan menjadi pilar bagi berbagai aspek kehidupan, baik individual, keluarga, dan masyarakat. Keadilan tidak hanya menjadi idaman setiap insan bahkan kitab suci umat Islam menjadikan keadilan sebagai tujuan risalah samawi.

  • Pengertian Analogi dan Jenisnya Menurut Para Ahli

    Pengertian Analogi dan Jenisnya Menurut Para Ahli

    Pengertian Analogi

    Analogi adalah kesimpulan yang ditarik dengan jalan menyampaikan atau memperbandingkan suatu fakta khusus dengan fakta khusus lain.

    Pemikiran ini juga biasa disebut pemikiran melalui persamaan atau pemikiran melalui analogi, atau disebut analogi logis.

    Analogi disebut juga sebagai analogi induktif yaitu proses penalaran dari satu fenomena menuju fenomena lain yang sejenis kemudian disimpulkan bahwa apa yang terjadi pada fenomena yang pertama akan terjadi juga pada fenomena yang lain.

    Dengan demikian dalam setiap tindakan penyimpulan analogi terdapat 3 unsur yaitu: peristiwa pokok yang menjadi dasar analogi, persamaan prinsipal yang menjadi pengikat, dan ketiga fenomena yang hendak kita analogikan.

    Pengertian Analogi Menurut Para Ahli

    1. Di dalam kamus besar bahasa Indonesia, analogi adalah persesuaian antara kedua benda yang berlainan (kamisa,1997:37).
    2. Analogi adalah berusaha untuk mencapai kesimpulan dengan menggantikan dengan apa ynag kita coba untuk membuktikan dengan sesuatu yang serupa dengan hal tersebut, namun yang lebih dikenal,dan kemudian menyimpulkan kembali apa yang mengawali penalaran kita (louis O. Kattsef,1992:32).
    3. Analogi adalah proses dari fenomena menuju fenomena yang lain yang sejenis kemudian disimpulkan bahwa apa yang terjadi pada fenomena yang pertama akan terjadi pada fenomena yang lain (Mundiri, 2008:157).
    4. Analogi adalah proses berfikir untuk menyimpulkan sesuatu berdasarkan kesamaannya dengan sesuatu yang lain (Syarkawi dhofir, 2000:78).
    5. Analogi adalah suatu perbandingan yang dipakai untuk mencoba membuat suatu idea yang dapat dipercaya guna membuat suatu konsep yang sulit menjadi mudah dan jelas (poespoprodjo, 1999:179).
    6. Analogi adalah berbicara dua hal yang berlainan, yang satu bukan yang lain, dan dua hal ynag berlainan itu dibandingkan satu dengan yang lainnya (Soekadijo, tt:139).
    7. Analogi adalah pengertian yang menunjuk sesuatu yang sama tetapi dalam kesamaan itu ada sesuatu yang berbeda pula (Poedjawijatna, 2004:40).

    Jenis Jenis Analogi

    Analogi dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

    1. Analogi Deklaratif

    Analogi deklaratif atau biasa disebut dengan analogi penjelas merupakan metode untuk menjelaskan atau menegaskan sesuatu yang belum dikenal atau masih samar, dengan sesuatu yang sudah dikenal.

    Sejak zaman dahulu analogi deklaratif merupakan cara yang amat bermanfaat untuk menjelaskan masalah yang hendak diterangkan.

    Contoh analogi deklaratif:

    Sinta berhasil meraih ranking 1 di kelas karena rajin belajar setiap hari.

    Maka Adi pun seharusnya bisa menjadi ranking 1 jika dia mau rajin belajar setiap hari.

    2. Analogi Argumentatif

    Analogi Argumentatif metode yang didasarkan pada kesimpulan bahwa apabila suatu hal mempunyai satu atau lebih ciri yang sama seperti terdapat pada suatu hal lain.

    Maka ciri-ciri lainnya dari hal yang pertama itu juga dimiliki oleh hal yang kedua tersebut. Dengan kata lain, analogi jenis ini merupakan analogi yang disusun berdasarkan persamaan principal yang ada pada dua fenomena.

    Kemudian ditarik kesimpulan bahwa apa yang ada pada fenomena pertama ada juga pada fenomena yang kedua. Analogi argumentatif juga biasa disebut dengan analogi induktif.

    Contoh analogi argumentatif:

    Anjing hitam menyalak, mengejar orang dan menggigit.
    Anjing coklat menyalak dan mengejar orang.

  • 8 Pengertian Profesi Menurut Para Ahli

    Pengertian Profesi

    Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris “Profess”, yang dalam bahasa Yunani adalah “Επαγγελια”, yang bermakna janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen.

    Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus.

    Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.

    Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer,teknik dan desainer.

    Pengertian Profesi Menurut Para Ahli

    Berikut beberapa pengertian profesi yang dikemukakan oleh para ahli :

    1. SCHEIN, E.H (1962)

    Definisi profesi adalah suatu kumpulan atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari perannya yang khusus di masyarakat

    2. HUGHES, E.C (1963)

    Menyatakan bahwa ia mengetahui lebih baik dari kliennya tentang apa yang diderita atau terjadi pada kliennya

    3. DANIEL BELL (1973)

    Arti profesi adalah aktivitas intelektual yang dipelajari termasuk pelatihan yang diselenggarakan secara formal ataupun tidak formal dan memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh sekelompok / badan yang bertanggung jawab pada keilmuan tersebut dalam melayani masyarakat, menggunakan etika layanan profesi dengan mengimplikasikan kompetensi mencetuskan ide, kewenangan ketrampilan teknis dan moral serta bahwa perawat mengasumsikan adanya tingkatan dalam masyarakat

    4. PAUL F. COMENISCH (1983)

    Profesi adalah “komunitas moral” yang memiliki cita-cita dan nilai bersama

    5. KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA

    Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (ketrampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu

    6. K. BERTENS

    Profesi adalah suatu moral community (masyarakat moral) yang memiliki cita-cita dan nilai-nilai bersama

    7. SITI NAFSIAH

    Profesi adalah suatu pekerjaan yang dikerjakan sebagai sarana untuk mencari nafkah hidup sekaligus sebagai sarana untuk mengabdi kepada kepentingan orang lain (orang banyak) yang harus diiringi pula dengan keahlian, ketrampilan, profesionalisme, dan tanggung jawab

    8. DONI KOESOEMA A

    Profesi merupakan pekerjaan, dapat juga berwujud sebagai jabatan di dalam suatu hierarki birokrasi, yang menuntut keahlian tertentu serta memiliki etika khusus untuk jabatan tersebut serta pelayananbaku terhadap masyarakat.

    Ciri Ciri Profesi

    Secara umum ada beberapa ciri atau sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :

    • Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
    • Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
    • Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
    • Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
      Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.

    Ciri Khas Profesi

    Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:

    1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
    2. Suatu teknik intelektual.
    3. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
    4. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
    5. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
    6. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
    7. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi. yang tinggi antar anggotanya.
    8. Pengakuan sebagai profesi.
    9. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
    10. Hubungan yang erat dengan profesi lain.

    Ciri-Ciri Profesionalisme

    • Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi.
    • Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
    • Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
    • Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.
  • 8 Pengertian Filsafat Islam Menurut Para Ahli

    Pengertian Filsafat Islam Menurut Para Ahli

    1. Ibnu SinaI

    bnu Sina mengatakan, hikmah adalah mencari kesempurnaan diri manusia dengan dapat menggambarkan segala urusan dan membenarkan segala hakikat baik yang bersifat teori maupun praktik menurut kadar kemampuan manusia.

    2. Muhammad Abduh

    Kemudian Ahli tafsir Muhammad Abduh mengatakan bahwa hikmah adalah ilmu yang berhubungan dengan rahasia-rahasia, yang kokoh/rapi, dan bermanfaat dalam menggerakkan amal pekerjaan.

    3. Al-Farabi

    Al-Farabi berkata: Failusuf adalah orang yang menjadikan seluruh kesungguhan dari kehidupannya dan seluruh maksud dari umurnya mencari hikmah yaitu mema’rifati Allah yang mengandung pengertian mema’rifati kebaikan.

    4. Mustofa Abdur Razik

    Menurut Mustofa Abdur Razik pemakaian kata filsafat di kalangan umat Islam adalah kata hikmah.

    Sehingga kata hakim ditempatkan pada kata failusuf atau hukum Al-Islam (hakim-hakim Islam) sama dengan falasifatul Islam (failasuf-failasuf Islam).

    Hal ini dikuatkan oleh Dr. Faud Al-Ahwani, bahwa kebanyakan pengaran-pengarang Arab menempatkan kalimat hikmah di tempat kalimat filsafat, dan menempatkan kalimat hakim di tempat kalimat failusuf atau sebaliknya.

    Namun demikian, mereka mengatakan bahwa sebenarnya kata hikmah itu berada di atas kata filsafat.

    Menurut Mustofa Abdur Razik, definisi Filsafat Islam adalah filsafat yang tumbuh di negeri Islam dan di bawah naungan negara Islam, tanpa memandang agama dan bahasa-bahasa pemiliknya.

    Pengertian ini diperkuat oleh Prof. Tara Chand, bahwa orang-orang Nasrani dan Yahudi yang telah menulis kitab-kitab filsafat yang bersifat kritis atau terpengaruh oleh Islam sebaiknya dimasukkan ke dalam Filsafat Islam.

    5. Drs. Sidi Gazalba

    Drs. Sidi Gazalba memberikan gambaran sebagai berikut: Bahwa Tuhan memberikan akal kepada manusia itu menurunkan nakal (wahyu/sunnah) untuk dia. Dengan akal itu ia membentuk pengetahuan.

    Apabila pengetahuan manusia itu digerakkan oleh nakal, menjadilah ia filsafat Islam.

    Wahyu dan Sunnah (terutama mengenai yang ghaib) yang tidak mungkin dibuktikan kebenarannya dengan riset, filsafat Islamlah yang memberikan keterangan, ulasan dan tafsiran sehingga kebenarannya terbuktikan dengan pemikiran budi yang bersistem, radikal dan umum (Drs. Sidi Gazalba, hal. 31).

    6. Dr Ibrahim Madzkur

    Dr. Ibrahim Madzkur mengatakan: Filsafat Arab bukanlah berarti bahwa ia adalah produk suatu ras atau umat.

    Meskipun demikian saya mengutamakan menamakannya filsafat Islam, karena Islam bukan akidah saja, tetapi juga sebagai peradaban.

    Setiap peradaban mempunyai kehidupannya sendiri dalam aspek moral, material, intelektual dan emosional.

    Dengan demikian, Filsafat Islam mencakup seluruh studi filosofis yang ditulis di bumi Islam, apakah ia hasil karya orang-orang Islam atau orang-orang Nasrani ataupun orang-orang Yahudi (Fuad Al-Ahwani, Hal. 15).

    7. Prof Mu’in

    Prof. Mu’in, menyatakan apabila filsafat itu disebut dengan Filsafat Arab, berarti mengeluarkan orang Iran, orang Afghanistan, orang Pakistan, dan orang India. Oleh karena itu memilih dengan Filsafat Islam.

    Demikian pula orientalis Perancis Courbin, seorang Islamolog dan kebudayaan Iran, membela dengan Filsafat Islam.

    Sebagaimana dikatakannya. Jika kita mengambil nama Filsafat Arab, pengertiannya sempit sekali bahkan keliru.

    8. As-Sahrawardi Ar-Razi

    As-Sahrawardi Ar-Razi, beliau lebih suka memilih pendapat yang menamakannya Filsafat di dunia Islam, adapun Mauric de Wild, Emik Brehier dan Lutfi As Sayid menyebutkan dengan Filsafat Arab.

    Pada umumnya pendapat yang menyebutkan Filsafat Arab beralasan bahwa filsafat itu ditulis dalam bahasa Arab, atau ia diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dengan menambah unsur-unsur baru dalam bahasa Arab.

  • 10 Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli dan Jenisnya

    10 Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli dan Jenisnya

    Pengertian Organisasi

    Organisasi adalah suatu kelompok atau sekumpulan orang yang bekerja sama dalam mencapai suatu tujuan tertentu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di dalamnya. Menurut KBBI, organisasi adalah:

    • kesatuan (susunan dan sebagainya) yang terdiri atas bagian-bagian (orang dan sebagainya) dalam perkumpulan dan sebagainya untuk tujuan tertentu
    • kelompok kerja sama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama
    • strategi yang dimanfaatkan dalam upaya memperbesar kinerja memori

    Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian organisasi menurut para ahli adalah sebagai berikut.

    1. Stoner

    Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan melalui mana orang-orang dibawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama

    2. Stephen P. Robbins

    Pengertian adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

    3. James D. Mooney

    Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

    4. Chester I. Bernard

    Menyatakan bahwa organisasi adalah suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

    5. Drs. H. Malayu S,P, Hasibuan

    Definisi organisasi adalah sebagai proses penentuan, pengelompokan, dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.

    6. Max Weber

    Organisasi adalah suatu kerangka hubungan terstruktur yang didalmnya terdapat wewenang, dan tanggung jawab serta pembagian kerja menjalankan sesuatu fungsi tertentu.

    7. Prof. Dr. Sondang P. Siagian

    Organisasi adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang / lebih yang saling bekerjasama serta terikat secara formal dalam rangka melakukan pencapaian tujuan yang sudah ditentukan dalam ikatan yang ada pada seseorang atau beberap orang yang dikenal sebagai atasan dan seorang atau kelompok orang yang dikenal sebagai bawahan

    8. Paul Preston dan Thomas Zimmerer

    Arti organisasi adalah suatu kumpulan orang yang telah disusun dalam sebuah kelompok-kelompok yang saling bekerjasama dalam mencapai tujuan secara bersama.

    9. Philip Slznic

    Menyatakan bahwa organisasi adalah suatu peraturan personil berguna dalam mempermudah dalam melakukan pencapaian dari beberapa tujuan yang sudah ditetapkan lewat alokasi tanggung jawab dan fungsi atau Through the allocation of functionss and responsibilites.

    10. Thompson

    Organisasi adalah suatu perpaduan antara anggota-anggota spesial yang sangat impersonal dan rasional yang saling bekerjasama (koperasi) dalam mencapai tujuan-tujuan yang spesifik yang sudah diumumkan.

    Tujuan Organisasi

    • Meningkatkan kemandirian serta kemampuan dari sumber daya yang dimiliki
    • Wadah yang digunakan untuk individu yang memang ingin memiliki jabatan, penghargaan serta pembagian kerja yang jelas
    • Wadah untuk memiliki pengawasan dan kekuasaan
    • Membantu setiap individu yang ada di dalamnya agar dapat meningkatkan pergaulan serta memanfaatkan waktu luang secara lebih optimal serta bermanfaat
    • Wadah yang membantu mencari keuntungan bersama-sama dengan kerja sama yang sudah terbagi dengan baik
    • Membantu untuk pengelolaan lingkungan bersama-sama
    • Mencapai tujuan secara efektif dan efisien sesuai dengan yang telah menjadi tujuan awal sebuah organisasi.

    Jenis Jenis Organisasi

    1. Berdasarkan jumlah orang yang memegang pucuk pimpinan.

    • Bentuk tunggal, yaitu pucuk pimpinan berada ditangan satu orang, semua kekuasaan dan tugas pekerjaan bersumber kepada satu orang.
    • Bentuk komisi, pimpinan organisasi merupakan suatu dewan yang terdiri dari beberapa orang, semua kekuasaan dan tanggung jawab dipikul oleh dewan sebagai suatu kesatuan.

    2. Berdasarkan sifat hubungan personal.

    • Organisasi formal, adalah organisasi yang diatur secara resmi, seperti: organisasiorganisasi yang berbadan hukum pemerintahan,
    • Organisasi informal, adalah organisasi yang terbentuk karena hubungan bersifat pribadi, antara lain kesamaan minat atau hobby, dsb.

    3. Berdasarkan pihak yang memakai manfaat.

    • Mutual benefit organization, yaitu organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh anggotanya, seperti koperasi,
    • Service organization, yaitu organisasi yang kemanfaatannya dinikmati oleh pelanggan, misalnya bank,
    • Business organization, organisasi yang bergerak dalam dunia usaha, seperti perusahaan-perusahaan,
    • Commonwealth organization, adalah organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh masyarakat umum, seperti organisasi pelayanan kesehatan. Contohnya rumah sakit, Puskesmas, dll.

    4. Berdasarkan tujuan

    • Organisasi yang tujuannya mencari keuntungan atau ‘profit oriented‘
    • Organisasi sosial atau ‘non profit oriented‘.

    5. Berdasarkan fungsi dan tujuan yang dilayani

    • Organisasi produksi, misalnya organisasi produk makanan,
    • Organisasi berorientasi pada politik, misalnya partai politik
    • Organisasi yang bersifat integratif, misalnya serikat pekerja
    • Organisasi pemelihara, misalnya organisasi peduli lingkungan, dan lain lain.

    6. Berdasarkan jenis perusahaan

    • Perusahaan perseorangan (proprietorship) dimiliki oleh perorangan. Kelebihan perusahaan ini yaitu kemudahan dan biaya pengelolaannya yang rendah. Kelemahannya adalah sumber daya keuangan yang terbatas pada harta milik pribadi.
    • Persekutuan (partnership) dimiliki dua atau lebih individu.terdiri dari CV dan FIRMA.
      Koperasi (corporation) atau perseroan dibentuk berdasarkan peraturan pemerintah, sebagi suatu badan hukum yang terpisah. Keunggulannya kemampuan untuk mendapat sejumlah besar sumber daya denagn menerbitkan saham.
    • Perusahaan dengan kewajiban terbatas (limited liability corporation) menggabungkan karakteristik persekutuan dan koperasi. Artinya perusahaan dikelola seperti sebuah koperasi tetapi dapat dikenakan pajak layaknya sebuah persekutuan.
  • Pengertian dan Sejarah Internet Menurut Para Ahli

    Pengertian dan Sejarah Internet Menurut Para Ahli

    Pengertian Internet Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa definisi internet yang dikemukakan oleh ahli, diantaranya:

    1. Allan (2005)

    Tokoh berikutnya, yaitu Allan (2005) menjelaskan bahwa internet merupakan sekumpulan jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain secara fisik dan juga memiliki kemampuan untuk membaca dan menguraikan berbagai protokol komunikasi tertentu yang sering kita kenal dengan istilah Internet Protocol (IP) serta Transmission Control Protocol (TCP). Protokol sendiri, lebih lanjut didefinisikan oleh Alan sebagai sebuah spesifikasi sederhana mengenai bagaimana dua atau lebih komputer dapat saling bertukar informasi.

    2. Onno W. Purbo

    Tokoh pertama yang menjelaskan mengenai pengertian Internet adalah Purbo. Purbo (dalam Prihatna, 2005) menjelaskan bahwa Internet pada dasarnya merupakan sebuah media yang digunakan untuk mengefesiensikan sebuah proses komunikasi yang disambungkan dengan berbagai aplikasi, seperti Web, VoIP, E-mail.

    3. Oetomo (2002)

    Oetomo (2002) menyebutkan bahwa internet merupakan singkatan atau kependekan dari international network, yang didefinisikan sebagai suatu jaringan komputer yang sangat besar, dimana jaringan komputer tersebut terdiri dari beberapa jaringan – jaringan kecil yang saling terhubung satu sama lain. Lebih lanjut dijelaskan pula, jaringan komputer yang sangat besar ini bisa mencakup jaringna seluruh dunia.

    4. Strauss, El-Ansary, dan Frost (2003)

    Pengertian internet lainnya muncul dari pendapat yang dikemukakan oleh Strauss, El-Ansary, dan juga Frost (2003). Mereka mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Internet adalah keseluruhan jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain. Beberapa komputer – komputer yang saling terhubung di dalam jaringan ini menyimpan dan juga memiliki beberapa file yang bisa diakses dan digunakan, , seperti halaman web, dan juga data lainnya yang bisa digunakan dan juga diakses oleh berbagai komputer yang saling terhubung dengan Internet.

    5. Randall & Latulipe

    Randall & Latulipe (dalam Nafisah, 2001) mendefinisikan apa yang kita kenal dengan nama internet sebagai suatu jaringan global yang terdapat di dalam jaringan komputer. Jadi, internet tak ubahnya merupakan sebuah jaringan global yang terdiri atas beberapa jaringan komputer, yang bisa diakses dimana saja.

    6. Harjono (2009)

    Pendapat lain menyebutkan bahwa Internet dapat diartikan sebagai kumpulan dari beberapa komputer, yang bahkan dapat mencapai jutaan komputer di seluruh dunia yang dapat saling berhubungan serta saling terkoneksi satu sama lainnya. Agar komputer dapat salin terkoneksi satu sama lain, maka diperlukan media untuk saling menghubungkan antar komputer. Media yang digunakan itu bisa menggunakan kabel/serat optic, satelit atau melalui sambungan telepon (Harjono, 2009).

    7. Supriyanto (2006)

    Tokoh lainnya, yaitu Supriyanto (2006) mengatakan bahwa Internet merupakan suatu hubungan antara berbagai jenis komputer dan juga dengan jaringan di dunia yang memiliki sistem operasi dan juga aplikasi yang berbeda maupun, dimana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan perangkat kompunikasi seperti telepon dan satelit yang menggunakan protokol standar dalam melakukan hubungan komunikasi, yaitu protokol TCP/IP (Transmission Control/Internet Protocol).

    8. Ramdhani (2003)

    Dalam modul pembelajaran Internet, Ramdhani (2003) mengatakan bahwa internet merupakan sebuah sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang dapat menghubungkan berbagai situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, hingga perorangan.

    9. O’Brien (2003)

    Internet merupakan sebuah jaringan komputer yang saat ini berkembang pesat dari berbagai macam kepentingan bisnis, pendidikan, hingga ke dalam jaringan pemerintahan yang dapat saling berhubungan satu sama lain, dimana dengan jumlah penggunanya bisa berkembang melebihi dari 200 negara (O’Brien, 2003).

    10. Greenlaw & Hepp (2002)

    Pengertian lain dari internet diungkapkan oleh Greenlaw & Hepp (2002), yang menyatakan bahwa internet merupakan sebuah sistem informasi global yang tehubung secara logika oleh address atau alamat yang unik yang berbasis Internet Protocol / IP, dan memiliki dukungan komunikasi TCP / Transmission Control Protocol. Hal ini menyebabkan internet dapat digunakan, diubah, dan juga diakses baik secara umum, maupun secara khusus.

    11. Drew Heywood (1996)

    Heywood (1996) mengatakan bahwa definisi internet tidak lepas dari sejarah Internet. Hal ini bermula pada akhir dekade 60-an saat United States Department of Defense (DoD) memerlukan sebuah standar baru untuk melakukan komunikasi Internetworking. Standar baru tersebut haruslah merupakan standar yang mampu menghubungkan segala jenis komputer di DoD dengan komputer milik kontraktor militer, organisasi penelitian dan ilmiah di universitas. Jaringan ini harus kuat, aman dan tahan kerusakan sehingga mampu beroperasi di dalam kondisi minimum akibat bencana atau perang.

    12. Turban, Rainer, Potter (2005)

    Pendapat lain mengenai intenet dikemukakan oleh Turban, Rainer, Potter (2005). Mereka mendefinisikan bahwa internet adalah suatu jaringan besar yang menghubungkan jaringan compute, baik dari organisasi dan bisnis, organisasi pemerintahan, dan sekolah – sekolah di seluruh dunia secara langsung dan juga cepat.

    13. Engineers Garage

    Engineers Garage mengatakan bahwa pada dasarnya tidak ada suatu definisi yang baku mengenai pengertian dari internet itu sendiri. Dikatakan bahwa sebenarnya, internet tidak membatasi diri untuk setiap definisi tertentu. Namun apabila diartikan secara umum, internet dapat didefinisikan sebagai sebuah jaringan kabel atau nirkabel yang saling berkomunikasi yang bertujuan untuk mengirimkan informasi.

    14. Lutfi SY

    Lutfi SY dalam modulnya mengenai teknologi informasi mengatakan bahwa Internet merupakan suatu jaringan komputer yang saling terhubung secara global, yang memungkinkan pengguna internet saling bertukar informasi atau data melalui jarinfan tersebut.

    15. Sibero

    Menurut Sibero (2011) Internet atau yang merupakan kependekan dari Inter-connected Network merupakan sebuah jaringan komputer yang menghubungkan antar komputer secara global. Lebih lanjut dijelaskan pula bahwa internet dapat juga disebut sebagai jaringan alam, yaitu suatu jaringan yang sangat luas.

    Internet juga dapat bekerja sama seperti jaringan komputer pada umumnya, eperti halnya jarnigan komputer lokal maupun jaringan komputer area luas, internet juga menggunakan sebuah protokol komunikasi yang sama yaitu TCP/IP (Tranmission Control Protol / Internet Protocol).

    16. Lani Sidharta (1996)

    Sidharta (1996) menyatakan bahwa internet adalah suatu bentuk interkoneksi dari sebuah jaringan komputer, dimana dapat memberikan bentuk layanan informasi secara lengkap. Dijelaskan lagi lebih lanjut, bahwa internet juga terbukti sebagai rekan maya atau virtual yang ampuh, yang biasa digunakan dalam media bisnis, politik, dan bahkan untuk hiburan semata.

    Walaupun secara fisik Internet merupakan suatu bentuk interkoneksi antar jaringan komputer namun secara umum Internet harus dapat dipandang dan juga dipahami sebagai sebuah sumber daya informasi. Disebutkan pula oleh Sidharta, bahwa isi dari Internet adalah informasi, dimana hampir semua aspek kehidupan manusia bisa ditemukan dalam bentuk virtual di dalam internet.

    17. Sarwono (2012)

    Menurut Sarwono internet merupakan sebuah kumpulan jaringan yang memiliki skala global. Bahkan, lebih lanjut Sarwono mengatakan bahwa tidak ada satupun orang yang mampu bertanggung jawab untuk menjalankan internet itu sendiri. Mulanya internet hanya digunakan dalam kebutuhan militer, namun kini internet merambah pada keperluan masyarakat sipil dan juga bentuk hiburan.

    18. Ned Snell

    Ned Snell, juga berkontribusi dalam memberikan definisi mengenai internet. Menurutnya, internet adalah sebuah koridor bagi berbagai jenis sumberdaya yang ada padanya, dan setiap sumberdaya tersebut diakses melalui piranti yang berbeda-beda

    19. Berners Lee

    Berners Lee, yang menciptakan konsep WWW menyebutkan bahwa internet merupakan sebuah jaringan yang terdiri dari beberapa jaringan. Hal ini jelas merujuk pada konsep dimana suatu jaringan compute tertentu, atau jaringan local juga bisa terhubung ke dalam suatu jaringan lainnya.

    20. Federal Networking Council

    Federal Networking Council (FNC), menyebutkan bahwa internet menunjuk pada suatu sistem informasi secara global, yang mana secara logis dihubungkan dengan satu alamat yang unik yang didasari pada internet protocol (IP). Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) atau IP lain yang kompatible dan memudahkan publik dan individu melakukan akses komunikasi tingkat tinggi serta berkaitan dengan infrastruktur.

    21. Kamus Oxford

    Kamus Oxford merupakan salah satu kamus internasional yang paling reliabel sebagai panduan dari berbagai macam pengertian. Di dalam kamus Oxford disebutkan bahwa internet adalah jaringan komputer global yang menyediakan berbagai fasilitas informasi dan komunikasi, yang terdiri dari jaringan interkoneksi menggunakan protokol komunikasi standar.

    22. Wikipedia

    Salah satu situs ensiklopedia terbesar yang ada di dalam jaringan WWW internet, yaitu Wikipedia, juga menjabarkan secara lengkap mengeai pengertian internet. Wikipedia menyebutkan bahwa internet merupakan kependekan dari istilah interconnection networking, yang merupakan keseluruhan jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain. Agar dapat saling terhubung satu sama lain, internet menggunakan sebuah sistem standar, yaitu protocol TCP / IP untuk melayani pertukaran paket di dalam jaringan tersebut, di seluruh dunia.

    Sejarah Internet

    Internet pertama kali muncul di Amerika Serikat yang di gagas oleh Departemen Pertahanan pada tahun 1969, melalui proyek ARPA disebut juga ARPANET (Advanced Research Project Agency Network).

    Dalam proyek tersebut mereka menunjukan bahwa dengan menggunakan perangkat hardware dan software berbasis UNIX, komunikasi bisa dilakukan dengan jarak yang tak terbatas melalui saluran telepon.

    Dalam proyek ARPANET terbentuklah cikal bakal TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) seperti sekarang ini.

    Mereka merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar.

    Pada masa itu Internet di tujukan untuk kepentingan militer, namun seiring berjalanya waktu Internet pun berkembang untuk pendidikan dan umum.

    Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.

    Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern.

    Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.

    Pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name Server.

    Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

    Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun sesudahnya pengguna kembali melonjak 10 kali lipat sekitar 100.000 pengguna terhubung.

    Pada tahun 1990 bisa dianggap tahun yang paling bersejarah dalam dunia internet, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

    Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet.

    Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket menjadi jutaan bahkan sampai saat ini hampir seluruh dunia terhubung ke internet.

  • Pengertian Hotel Menurut Para Ahli dan Istilah-Istilah dalam Perhotelan

    Pengertian Hotel Menurut Para Ahli dan Istilah-Istilah dalam Perhotelan

    Pengertian Hotel Secara Umum

    Pengertian hotel adalah bangunan yang memiliki banyak kamar untuk disewakan kepada setiap penginap dengan tarif tertentu sesuai dengan kualitas serta fasilitas yang diberikan.

    Sedangkan menurut Kbbi, hotel adalah:

    hotel/ho·tel/ /hotél/ n bangunan berkamar banyak yang disewakan sebagai tempat untuk menginap dan tempat makan orang yang sedang dalam perjalanan; bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan, penginapan, makan dan minum.

    Pengertian Hotel Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian hotel menurut para ahli adalah sebagai berikut.

    1. Sulastiyono (2001 : 6)

    Hotel merupakan sebuah usaha komersial yang menyediakan tempat menginap, makanan dan pelayanan-pelayanan umum lainnya.

    2. Lawson (1976)

    Hotel merupakan Sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran.

    3. Hotel Oroprietors et all dalam Sulastiyono  (2001- 5)

    Definisi hotel adalah suatu perusahaan yang dikelola oleh pemiliknya dengan menyediakan pelayanan makanan, minuman dan fasilitas kamar untuk tidur kepada orang-orang yang sedang melakukan perjalanan dan mampu membayar dengan jumlah yang wajar sesuai dengan pelayanan yang diterima tanpa adanya perjanjian khusus.

    4. Richard Sihite

    Menurut pendapat dari Richard Sihite, hotel ialah suatu bentuk akomodasi yang dikelola secara kormesial, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan dan penginapan serta makanan dan minuman.

    5. Agus Sambodo dan Bagyono

    Menurut pendapat dari Agus Sambodo dan Bagyono, pengertian hotel adalah tempat dimana para wisatawan berkelas untuk memperoleh fasilitas penginapan dan makan dengan cara menyewa.

    6. Endar Sri

    Arti hotel adalah sebuah bangunan yang didirikan dan dioperasikan dengan tujuan menguntungkan dengan jalan menyiapkan fasilitas penginapan untuk masyarakat umum.

    7. Rumekso

    Definisi hotel ialah bangunan yang menyiapkan kamar-kamar untuk menginap para turis atau wisatawan, makanan dan minuman dan fasilitas-fasilitas lain yang dibutuhkan.

    8. Menurut Yayul Sri Perwani

    Definisi hotel adalah suatu bentuk akomodasi yang dikelola secara kormersial, yang disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan dan penginapan serta makan dan minuman.

    9. Menurut Wikipedia

    Menurut pendapat dari Wikipedia, hotel ialah tempat penghimpunan buat para wisatawan atau dapat juga bangunan fasilitator pondokan dan makanan untuk umum.

    10. Menurut Prof K. Kraft

    Hotel adalah sebuah bangunan yang menyediakan makanan dan pelayanan yang bersangkutan mengadakan perjalanan.

    11. Menurut Webster New World Dictionary

    Hotel adalah suatu bangunan yang menyediakan jasa penginapan, makanan, minuman, serta pelayanan lainnya untuk umum yang dikelola secara komersial terutama untuk para wisatawan.

    12. Menurut Heldin Manurung dan Trizno Tarmoezi (2002 : 2)

    Mengatakan bahwa “hotel adalah sebuah gedung yang digunakan untuk tempat penginapan dengan tujuan komersial dan menyediakan jasa pelayanan secara professional bagi para tamu termasuk penyediaan makanan dan minuman dan fasilitas lainnya.

    Istilah-Istilah dalam Perhotelan

    Bicara tentang pengertian hotel, ada beberapa istilah dalam perhotelan yang juga penting untuk diketahui, seperti:

    1. Room rate artinya tarif atau harga yang ditetapkan oleh sebuah hotel atau penginapan untuk menyewakan kamar atau ruangan tertentu kepada tamu.

    2. Guest house, arti guest house adalah sebuah penginapan sementara yang biasanya dikelola oleh pemilik rumah atau pengelola kecil, dan memiliki beberapa kamar yang dapat disewakan kepada tamu.

    3. Check in express hotel, arti check in express hotel adalah layanan yang memungkinkan tamu hotel untuk melakukan proses check-in secara cepat dan mudah, tanpa harus mengantri atau menunggu terlalu lama di meja resepsionis hotel.

    4. Double bed dan twin bed, pengertian double bed dan twin bed penting diketahui agar tak salah paham.

    Pengertian double bed adalah tempat tidur dengan ukuran yang cukup besar untuk menampung dua orang dewasa.

    Sedangkan arti twin bed adalah dua tempat tidur terpisah yang ditempatkan di dalam satu kamar dan dapat digunakan oleh dua orang dewasa secara terpisah.

    5. Deposit hotel, arti deposit hotel adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh tamu hotel pada saat check-in sebagai jaminan untuk menghindari kerusakan atau kehilangan barang milik hotel selama masa menginap.

    6. Superior room, arti superior room adalah tipe kamar hotel yang lebih besar dan lebih mewah daripada tipe kamar standar

    7. Twin room, pengertian twin room adalah tipe kamar hotel yang dilengkapi dengan dua tempat tidur terpisah yang seringkali memiliki ukuran yang sama atau hampir sama.

    8. Superior double, kamar superior double artinya adalah tipe kamar hotel yang memiliki satu tempat tidur ganda dengan ukuran yang lebih besar dan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan dengan tipe kamar standar.

    9. Deluxe twin, kamar deluxe twin adalah tipe kamar hotel yang memiliki dua tempat tidur single dengan ukuran yang lebih besar dan fasilitas yang lebih lengkap.

    10. Hotel syaiah, maksud dari hotel syariah adalah jenis hotel yang mengikuti prinsip-prinsip syariah Islam dalam operasionalnya.

    11. Deluxe double, arti kamar deluxe double adalah jenis kamar hotel yang lebih luas dan mewah dengan fasilitas sangat lengkap yang memberi kenyamanan bagi penginap.

    12. Kamar suite artinya adalah jenis kamar hotel yang lebih besar dan biasanya terdiri dari ruang tamu terpisah dengan kamar tidur, memberikan lebih banyak ruang dan privasi bagi tamu.

    13. Cas hotel, kena cas hotel artinya terkena denda karena melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh hotel.

    14. Resort hotel, pengertian resort hotel adalah jenis hotel yang terletak di kawasan wisata atau rekreasi, dan biasanya memiliki fasilitas tambahan yang lebih luas seperti kolam renang, lapangan golf, pusat kebugaran, spa, dan berbagai macam aktivitas rekreasi lainnya.

    15. Hostel, hostel artinya adalah jenis akomodasi yang menyediakan tempat tidur dengan tarif yang lebih terjangkau dibandingkan hotel.

    16. Hotel bintang 5, pengertian hotel bintang 5 adalah hotel dengan fasilitas dan layanan terbaik yang biasanya terdiri dari kamar-kamar yang luas dan mewah, restoran dengan pilihan makanan yang lengkap, kolam renang dan spa, serta berbagai fasilitas lainnya yang membuat tamu merasa nyaman dan terlayani dengan baik.

    17. Check in, arti check in hotel adalah proses registrasi tamu yang baru tiba di hotel.

    18. Incognito hotel, arti incognito hotel adalah layanan yang merahasiakan identitas penginap sehingga lebih privasi.

    19. Home stay, arti home stay adalah sebuah akomodasi yang menawarkan penginapan di dalam rumah penduduk setempat.

    20. Reservasi, arti reservasi hotel adalah proses pemesanan kamar hotel oleh tamu untuk masa inap yang diinginkan.

    21. Motel, arti motel adalah jenis akomodasi sementara yang umumnya terdiri dari kamar-kamar tidur yang ditempatkan di sepanjang jalan atau di dekat jalan raya.

    22. Front desk, Arti front desk adalah area penerimaan tamu di hotel untuk memeriksa ketersediaan kamar, melakukan check-in dan check-out, dan membayar tagihan.

    Nah, itulah beberapa pengertian hotel menurut para ahli dan istilah-istilah populer dalam perhotelan. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/ ya!