Tag: rogojampi

  • Pecel Mbak Tutik, Legenda Kuliner Rogojampi yang Tetap Eksis Tanpa Promosi Digital

    Pecel Mbak Tutik, Legenda Kuliner Rogojampi yang Tetap Eksis Tanpa Promosi Digital

    Bagi warga Rogojampi dan sekitarnya, siapa yang tak kenal dengan warung Pecel Mbak Tutik yang melegenda?

    Setiap pagi mulai pukul 05.30 WIB, warung sederhana di barat pertigaan Pasar Rogojampi ini selalu ramai dipadati pelanggan yang ingin menikmati sarapan nasi pecel khas racikan Mbak Tutik.

    Selama lebih dari 40 tahun, nasi pecel ini menjadi menu favorit masyarakat sekitar.

    Setiap harinya, tak kurang dari 20 kilogram beras dimasak untuk memenuhi permintaan pelanggan yang datang silih berganti, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja kantoran, hingga pedagang yang tak pernah absen sarapan di sana.

    Warung Pecel Mbok Tutik Rogojampi

    Cita rasa pecelnya yang khas menjadi daya tarik utama. Nasi hangat disajikan dengan sambal pecel yang gurih pedas, kuah sayur segar, rempeyek renyah, serta lauk pendamping seperti telur ceplok, telur asin, dendeng ikan, dan kerupuk.

    Hidangan ini semakin nikmat ditemani segelas teh hangat atau temulawak yang menambah suasana hangat di pagi hari.

    Rudi, seorang pedagang yang sudah lebih dari sepuluh tahun menjadi pelanggan setia, mengaku banyak warung pecel di sekitar Rogojampi, namun tak ada yang mampu menandingi cita rasa nasi pecel Mbak Tutik. Ia bahkan menyebut, “sudah terlanjur jatuh hati dan tidak ingin pindah ke lain hati.”

    Selain nasi pecel, warung ini juga menawarkan aneka jajanan tradisional seperti lumpia, risoles, pisang goreng, donat salju, kue lapis, dan berbagai kue lain yang menggugah selera.

    Suasana hangat dan pelayanan ramah khas Mbak Tutik membuat pelanggan merasa seperti sedang sarapan di rumah sendiri.

    Menariknya, warung Pecel Mbak Tutik tetap eksis meski tanpa promosi digital. Semua pelanggan datang berkat rekomendasi dari mulut ke mulut atau tutur tinular.

    Mbak Tutik meyakini, kunci keberhasilan usahanya terletak pada ketulusan melayani dan menjaga keaslian rasa.

    Prinsip inilah yang membuat warungnya bertahan puluhan tahun dan tetap menjadi salah satu UMKM kebanggaan Rogojampi, sederhana, hangat, dan selalu dirindukan.

  • Pelayanan Prima RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Wujudkan Kepuasan dan Kepercayaan Pasien

    Pelayanan Prima RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Wujudkan Kepuasan dan Kepercayaan Pasien

    RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien.

    Upaya peningkatan pelayanan prima ini diwujudkan melalui sikap ramah tenaga kesehatan, sistem pelayanan yang cepat dan responsif, serta penerapan teknologi medis yang semakin modern.

    Salah satu wujud peningkatan pelayanan tersebut terlihat pada layanan operasi katarak modern, yang kini menjadi pilihan unggulan bagi masyarakat.

    Pada Selasa (14/10), perawat Irzam Beni, Amd.Kep, tampak dengan sabar mendampingi pasien pascaoperasi katarak di depan ruang apotek.

    Sembari menyerahkan obat, Beni aktif memberikan penjelasan rinci mengenai cara perawatan setelah operasi agar proses penyembuhan berjalan dengan baik.

    “Kami selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien. Karena itu, kami tekankan pentingnya mengikuti anjuran dokter agar kondisi pasien cepat pulih,” terangnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa sebelum menjalani operasi, setiap pasien wajib melewati serangkaian pemeriksaan ketat, mulai dari skrining tekanan darah, tes laboratorium, hingga pemeriksaan tambahan lain untuk memastikan kondisi tubuh aman dan siap operasi.

    Prosedur operasi katarak di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi kini menggunakan teknik fakoemulsifikasi, yaitu metode modern yang memanfaatkan energi ultrasonik untuk memecah dan menyedot lensa mata yang keruh menjadi fragmen-fragmen kecil, kemudian menggantikannya dengan lensa buatan.

    Proses operasi ini hanya memakan waktu sekitar 15 menit per pasien, dengan masa pemulihan yang lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Dalam waktu kurang dari satu minggu, penglihatan pasien biasanya sudah kembali jelas dan normal.

    Terpisah, Kasubag Marketing RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, Heri Iskandar, S.Kep, menjelaskan bahwa seluruh inovasi layanan yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pasien.

    “Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional. Harapannya, setiap pasien yang datang ke RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi tidak hanya sembuh secara medis, tetapi juga pulang dengan rasa puas dan percaya kepada kami,” ujarnya.

    Dengan semangat pelayanan yang tulus dan berorientasi pada kepuasan pasien, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi terus berbenah untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

    Kemudian, mtenaga medis yang profesional, fasilitas modern, serta pendekatan yang humanis, rumah sakit ini berupaya menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan bermutu.

  • Peluncuran Buku Sangang Puluh Sanga (99) Karya Jaenuri, Upaya Menghidupkan Bahasa Using Lewat Sastra

    Peluncuran Buku Sangang Puluh Sanga (99) Karya Jaenuri, Upaya Menghidupkan Bahasa Using Lewat Sastra

    Suasana haru dan semarak mewarnai peluncuran buku puisi berbahasa Using bertajuk “Sangang Puluh Sanga (99)”, karya Drs. Ir. Jainuri, NZ, M.Pd yang digelar di LKP TMB Elit, Lemahbang Dewo, Sabtu (12/10).

    Buku Sangang Puluh Sanga (99) merupakan karya ketiga Jainuri dalam genre puisi berbahasa Using, setelah sebelumnya ia menerbitkan Guritan Telu Likur (23) dan Guritan Suwidak Siji (61).

    Ketiga buku tersebut membentuk semacam trilogi yang memperlihatkan konsistensi dan dedikasi Jainuri dalam menghidupkan bahasa Using melalui sastra.

    Acara yang dipandu oleh Nikmatur Rosyida ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan pegiat seni budaya.

    Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, S.Pd, M.M; Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Drs. Hasan Basri; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman, M.Si; budayawan sekaligus Ketua Kiling Using, Aekanu Hariyono; serta perwakilan dari berbagai komunitas literasi dan seni, termasuk komunitas sastra Kopiwangi.

    Para peserta yang hadir berasal dari beragam elemen, mulai dari pengajar, pegiat literasi, seniman, budayawan, serta mahasiswa dan pelajar yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap peluncuran buku ini.

    Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, S.Pd.,  M.M, memberikan apresiasi mendalam terhadap karya Jainuri. Ia bahkan membacakan salah satu puisi dari buku tersebut yang berjudul “Guru”.

    “Inilah hasil kristalisasi intuisi yang kemudian dijadikan karya. Sebuah proses kreatif yang tidak bisa diraih secara instan,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, “Jika seseorang bisa terus melahirkan karya, berarti orang itu luar biasa. Apalagi jika karya itu mampu menginspirasi dan mengangkat budaya lokal seperti yang dilakukan Pak Jainuri.”

    Sementara itu, dalam testimoni, Aekanu Hariyono, budayawan Banyuwangi yang juga Ketua Kiling Using, menyampaikan bahwa kehadiran buku Sangang Puluh Sanga (99) menjadi oase dalam upaya pelestarian budaya daerah, khususnya bahasa Using.

    “Karya ini bisa digunakan untuk nguri-nguri Bahasa Using agar tetap hidup di kalangan generasi muda. Ini penting agar anak-anak kita tidak kehilangan jati dirinya,” ujarnya.

    Apresiasi tertulis juga datang dari Ketua DKB, Drs. Hasan Basri. Ia menilai buku puisi Using karya Jainuri memiliki kompleksitas yang tinggi, bukan hanya dari sisi bahasa, tetapi juga tema-tema yang diangkat.

    Acara peluncuran buku juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan seni, salah satunya penampilan Avila, murid MI Islamiyah Rogojampi, yang membawakan dongeng berjudul Sritanjung Hidup Lagi.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman, M.Si, turut memberikan testimoni. Ia berharap karya ini dapat menjangkau lebih luas generasi muda.

    “Pak Jaenuri menginspirasi kita semua. Buku ini bisa menjadi jendela budaya. Anak-anak muda Banyuwangi harus tahu bahwa bahasa Using itu kaya, dan puisi adalah cara indah untuk menyampaikannya,” tegas Taufik.

    Sementara itu, Ketua komunitas Kopiwangi, Andi Budi Setiawan, yang juga dikenal sebagai penyair puisi, turut memberikan apresiasi dengan peluncuran buku puisi ini.

    “Buku ini bukan sekadar kumpulan puisi, melainkan tonggak sejarah bagi perkembangan literasi lokal. Kita perlu mendukung lebih banyak karya seperti ini agar semangat berkarya tidak pernah padam, khususnya dalam bahasa ibu kita sendiri,” kata Andi.

    Buku Sangang Puluh Sanga (99) berisi 99 puisi yang seluruhnya ditulis dalam bahasa Using.

    Sebuah usaha nyata dari Jainuri untuk memperkenalkan kembali keindahan bahasa lokal kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus mendokumentasikannya dalam bentuk karya sastra yang dapat dinikmati lintas generasi.

    Acara peluncuran ini bukan hanya menjadi ajang perayaan karya sastra, tetapi juga ruang temu dan diskusi lintas komunitas tentang pentingnya menjaga budaya dan bahasa daerah di tengah arus globalisasi.

  • Empat Tahun Lumpuh, Bantuan Dinsos Wujudkan Impian Aripin Ikut Pawai Maulid Nabi

    Empat Tahun Lumpuh, Bantuan Dinsos Wujudkan Impian Aripin Ikut Pawai Maulid Nabi

    Senyum bahagia terpancar dari wajah Aripin (48), warga Desa Kedaleman, Rogojampi, ketika bisa melihat langsung pawai ndog-ndogan dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pemuda Krajan Desa Kedaleman pada Minggu (28/9/2025).

    Momen itu terasa begitu istimewa karena selama empat tahun terakhir, Aripin hanya bisa terbaring di kasur akibat kelumpuhan yang dialaminya. Ia akhirnya bisa keluar rumah berkat bantuan kursi roda 3 in 1 dari Dinas Sosial Banyuwangi.

    Aripin mengalami kelumpuhan setelah terjatuh dari atap setinggi empat meter saat bekerja sebagai buruh bangunan. Sejak peristiwa itu, kehidupannya berubah drastis.

    Sang istri, Mutamaroh (50), berjuang menopang ekonomi keluarga dengan bekerja serabutan, termasuk sebagai tukang jahit.

    Putri semata wayangnya, Firda, juga ikut membantu mencari nafkah dengan bekerja di sebuah toko di depan Kantor Kecamatan Rogojampi.

    Salah satu tokoh masyarakat setempat, Maulana Affandi, mengaku prihatin dengan kondisi Aripin dan berupaya membantu agar mendapat perhatian dari berbagai pihak.

    “Kami sangat mengapresiasi bantuan kursi roda dari Dinas Sosial. Selama ini Pak Aripin memang sangat mendambakan alat bantu itu agar bisa beraktivitas di luar rumah,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Komunitas Gotong Royong 45, Aguk Wahyu Nuryadi, yang turut mengadvokasi Aripin, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengupayakan bantuan dari lembaga lain, termasuk Baznas Banyuwangi.

    UPZ Baznas Rogojampi Tinjau Kondisi Aripin
    UPZ Baznas Rogojampi Tinjau Kondisi Aripin (Dok. sastrawacana.id/)

    "Kami berharap agar Baznas Banyuwangi untuk segera merealisasikan bantuan. Bahkan, tim UPZ Rogojampi sudah melihat sendiri keadaan Pak Aripin ketika melakukan peninjauan awal bulan lalu,” ujar Aguk dengan penuh harap.

    Kini, dengan adanya kursi roda baru, Aripin bisa kembali merasakan suasana kebersamaan di tengah masyarakat.

    Harapannya, bantuan lanjutan dapat segera terealisasi agar ia dan keluarganya bisa menjalani hidup dengan lebih layak.

  • Tim DKV SMK PGRI Rogojampi Raih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan RS PKU Muhammadiyah

    Tim DKV SMK PGRI Rogojampi Raih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan RS PKU Muhammadiyah

    SMK PGRI Rogojampi kembali menorehkan prestasi di bidang Desain Komunikasi Visual (DKV).

    Tim Threefource, yang terdiri dari siswa kelas XI DKV, Mohammad Farhan, Mohammad Rifan, dan Aris Raditiya, berhasil meraih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan kategori umum yang diselenggarakan oleh RS PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Lomba Video Kreatif ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan tema seputar dunia kesehatan.

    Lomba terbagi menjadi dua kategori, yaitu Program Unggulan untuk pegawai internal RS PKU Muhammadiyah Rogojampi, dan Kesehatan untuk umum yang diikuti puluhan peserta dari berbagai instansi kesehatan, praktisi, generasi milenial, hingga masyarakat umum.

    Kegiatan lomba berlangsung sejak 15 Agustus hingga 15 September 2025 dan pemenangnya diumumkan pada Selasa, 23 September 2025 di Aula RS PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Penilaian dilakukan oleh tiga juri berkompeten, yaitu Heri Iskandar (konten kreator), Rangga (desainer grafis dan editor video), serta Maulana Affandi (Pemimpin Redaksi media online dan Direktur Penerbit Lintang Banyuwangi), dengan kriteria kreativitas, manfaat, dan kualitas teknis.

    “Alhamdulillah, rasa syukur tiada terkira. Dengan persiapan kurang dari setengah bulan, melalui proses yang berat dan usaha luar biasa, akhirnya konten kami selesai dan dapat dikirim. Sungguh di luar dugaan, kami bisa meraih prestasi ini,” ujar Farhan, salah satu anggota Threefource.

    Rifan menambahkan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru pendamping SMK PGRI Rogojampi atas waktu dan pemikiran yang diberikan hingga kami sampai di titik ini. Terima kasih juga kepada Kepala SMK PGRI Rogojampi beserta jajaran yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk berkembang dan mengharumkan nama almamater. Tidak lupa kepada RS PKU Muhammadiyah Rogojampi dan dewan juri atas apresiasinya.”

    Sementara itu, Andi Budi Setiawan, S.Pd selaku guru pendamping sekaligus Ketua Komunitas Literasi di SMK PGRI Rogojampi (SMKPRO) menuturkan bahwa torehan prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras siswa yang terlibat.

    “Awalnya saya melihat pamflet Lomba Video Kreatif yang diadakan RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Deadline lomba kurang dari setengah bulan lagi, sehingga saya harus mengonfirmasi kepada perwakilan siswa jurusan DKV yang juga merupakan peserta Event Literasi Sekolah Nasional Tahun 2025. Meskipun hanya satu kali bertemu untuk membahas konsep yang akan diangkat menjadi konten, mereka tetap bersemangat menyelesaikan tugas tersebut. Alhasil, kerja keras mereka terbayar dengan meraih Juara 3 Lomba Video Kreatif kategori umum, mewakili generasi milenial,” jelas Andi.

    Prestasi Threefource menambah daftar keberhasilan SMK PGRI Rogojampi di bidang DKV dan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi.

  • TPQ Al-Ikhlas Rogojampi Peringati Maulid Nabi dengan Selawat dan Gebyar Seni

    TPQ Al-Ikhlas Rogojampi Peringati Maulid Nabi dengan Selawat dan Gebyar Seni

    TPQ Al-Ikhlas Dusun Krajan, Rogojampi, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu malam (21 Rabiul Awal 1447 H).

    Mengusung tema “Meneladani Sifat Nabi untuk Generasi Berkarakter Islami,” gelaran acara rutin tahunan ini semakin meriah dengan hiasan Jodang dan kembang telur karya para santri.

    Acara dibuka dengan hadrah dan pembacaan selawat dipimpin langsung oleh Pengasuh TPQ, Ustaz Zainul Adib, S.Pd.I bersama santri.

    Ustaz Zainul Adib, S.Pd.I, menegaskan bagaimana pentingnya meneladani akhlak Nabi di tengah perkembangan zaman.

    “Di era kemajuan zaman yang semakin canggih ini, perlu kiranya sebagai generasi penerus meneladani sifat dan ahlak mulia Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.

    Rangkaian acara berlangsung meriah. Santri-santri tampil membawakan selawatan, tilawah, hingga puisi. Hadirin yang didominasi wali santri tampak antusias menyaksikan penampilan putra-putrinya.

    Puncak acara diisi mauidah hasanah oleh Ustaz Moh. Amin, S.Pd., dari Kauman Rogojampi.

    Dalam ceramahnya, Ustaz Moh. Amin, S.Pd mengingatkan jamaah untuk selalu bersyukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW dan memperbanyak selawat.

    “Kita harus bersyukur, karena Nabi Muhammad adalah manusia yang memiliki akhlak paling mulia. Bersyukur dengan cara selalu menyebut namanya lewat solawat serta menjaga dan memelihara syariat yang beliau bawa,” terangnya.

    Acara yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB itu ditutup dengan doa bersama. Di akhir kegiatan, Ustaz Zainul Adib menyampaikan pesan serta harapannya.

    “Semoga peringatan Maulid ini membawa keberkahan bagi kita semua dan kelak kita mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW,” tutup Ustaz Zainul Adib.

  • UPZ Baznas Rogojampi Tinjau Kondisi Aripin, Warga Kedaleman yang Lumpuh Akibat Kecelakaan Kerja

    UPZ Baznas Rogojampi Tinjau Kondisi Aripin, Warga Kedaleman yang Lumpuh Akibat Kecelakaan Kerja

    Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Rogojampi melakukan kunjungan ke rumah Aripin (48), warga Dusun Krajan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Rabu (10/9).

    Kunjungan ini dilakukan setelah pihak keluarga Aripin mengajukan permohonan bantuan kepada Baznas Banyuwangi untuk meringankan beban hidup sekaligus kebutuhan pengobatannya.

    Koordinator UPZ BAZNAS Rogojampi, Haji Andi Mikoyanto menyampaikan keprihatinannya kepada Aripin dan memberi motivasi kepada pihak keluarga untuk tetap tabah menerima ujian ini.

    “Ini ujian buat Pak Aripin, yang sabar, insyaAllah rasa sakit ini menggugurkan dosa-dosa jenengan dan akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT,” nasihatnya kepada Aripin dan keluarga.

    Aripin mengalami kelumpuhan sejak empat tahun lalu setelah terjatuh dari atap toko saat bekerja sebagai kuli bangunan.

    “Awalnya saya jatuh di tempat kerja. Beberapa hari kemudian, kaki dan tangan saya tidak bisa digerakkan, sampai sekarang,” tutur Aripin dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya.

    Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pengobatan medis hingga alternatif untuk kesembuhannya.

    “Saya sudah berobat ke mana-mana, tapi belum ada hasil. Harapan saya, semoga ada bantuan agar kondisi saya bisa membaik dan keluarga tidak terlalu berat menanggung,” ungkapnya.

    Kini, aktivitas Aripin sangat terbatas. Ia hanya bisa terbaring di tempat tidur dengan kondisi tangan dan kaki yang tidak dapat digerakkan.

    Situasi ini tentu tidak mudah, namun istrinya, Mutamaroh, dengan penuh kesabaran tetap mendampingi dan merawatnya.

    Sementara kebutuhan rumah tangga ditopang dari penghasilan Mutamaroh sebagai tukang jahit pakaian, serta putri tunggal mereka, Firda, yang bekerja di sebuah toko dekat kantor Kecamatan Rogojampi.

    Aripin sendiri dikenal aktif dalam kegiatan masyarakat dan keagamaan sebelum mengalami musibah.

    Ia merupakan penggerak pengajian rutin di Dusun Krajan. Karena itu, banyak pihak menaruh perhatian terhadap kondisinya saat ini, salah satunya datang dari Maulana Affandi yang masih memiliki hubungan saudara.

    “Saya pribadi merasa prihatin melihat kondisi Pak Aripin. Beliau dulu sangat aktif dalam kegiatan masyarakat dan keagamaan. Sekarang, ketika beliau dalam keadaan sulit, sudah seharusnya kita yang ada di sekelilingnya ikut hadir untuk memberikan dukungan, baik moril maupun materiil,” ujarnya.

    Dukungan serupa juga datang dari Ketua Komunitas Gotong Royong 45, Agus Wahyu Nuryadi atau Bung Aguk yang mengajak semua pihak ikut peduli.

    “Melihat keadaan Pak Aripin, hati kita tentu terenyuh. Karena itu saya mengajak masyarakat, komunitas sosial, maupun pemerintah untuk hadir. Kita perlu bahu-membahu memberikan bantuan agar beliau bisa tetap melanjutkan pengobatannya dan keluarganya tidak merasa sendirian,” kata Bung Aguk.

    Bung Aguk juga menyampaikan bahwa melalui koordinasi dengan Wakil Bupati Banyuwangi, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana telah siap menyalurkan kursi roda 3 in 1 bagi Aripin, setelah surat permohonan dari kepala desa diterima.

    Harapan besar pun disampaikan Aripin agar dirinya mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun lembaga sosial.

    Kehadiran UPZ Baznas Rogojampi dalam meninjau langsung kondisi Aripin menjadi langkah awal untuk memetakan kebutuhan bantuan yang akan diberikan.

    Masyarakat pun berharap adanya tindak lanjut nyata sehingga perjuangan keluarga Aripin bisa lebih ringan dijalani.

  • Dari Panti Asuhan ke Dunia Usaha, LKSA Rumah Tumbuh Rogojampi Siapkan Generasi Sosiopreneur

    Dari Panti Asuhan ke Dunia Usaha, LKSA Rumah Tumbuh Rogojampi Siapkan Generasi Sosiopreneur

    Pandemi Covid-19 melahirkan beragam cara dan kebijakan keluarga dalam menghadapi dampaknya.

    Salah satunya adalah keluarga Hj. Suwati Maimunah yang mendirikan Yayasan Bakti Imamudin Zaini (BIZ) dengan kantor pusat di Tebet, Jakarta.

    Dari yayasan ini kemudian lahir panti asuhan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Rumah Tumbuh untuk membantu anak yatim dan dhuafa yang terdampak pandemi, ketika banyak orang kehilangan keluarga dan perekonomian lumpuh.

    Yayasan BIZ yang memiliki legalitas AHU 0001704.AH.01.04 mempercayakan kepemimpinan kepada Muhammad Zen Rahman sebagai ketua. Sedangkan Rahmat Erlambang dan S. Sri Utami menjalankan peran sebagai ayah bunda bagi tujuh anak asuh.

    LKSA Rumah Tumbuh Rogojampi

    Anak-anak ini bersekolah di berbagai lembaga pendidikan, mulai dari SDN 4 Rogojampi, SMP Muhammadiyah, SMK Muhammadiyah 6, hingga SMAN 1 Rogojampi.

    Sejumlah prestasi pun diraih, di antaranya juara dua hafidz tingkat Jawa Timur dan juara lomba baca puisi tingkat Kabupaten Banyuwangi.

    Melalui Rumah Tumbuh, Yayasan BIZ berkomitmen menyiapkan generasi muda sebagai penerus peradaban dengan mengembangkan potensi berbasis agama dan ilmu pengetahuan umum.

    “Setelah gembleng anak asuh bersama dewan assatidz selama 3 tahunan di rumah yang berlokasi di Krajan Utara Desa Rogojampi, Alhamdulillah hari ini bisa menempati bangunan dan tanah di Desa Gitik Kecamatan Rogojampi di Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan agenda ‘ngebangi’. Mohon doa dan dukungan tetangga serta ara dermawan semua,” ungkap Rahmat Erlambang, yang juga merupakan guru kewirausahaan.

    Erlambang juga memperkenalkan jajaran asatidz yang mengampu berbagai bidang, seperti bahasa Inggris, pemahaman Al-Qur’an, tilawah, public speaking, praktik ibadah, kewirausahaan, serta adab dan sopan santun.

    Dalam peresmian tersebut, Ustadz Lukman Sahid menyampaikan kultum dengan mengutip Surat Al-Ma’un yang menegaskan pentingnya perhatian pada anak yatim dan fakir miskin. Acara ditutup doa oleh Ustadz Makmun.

    Kepala Desa Gitik, Hamzah, yang ikut berjamaah salat Magrib sekaligus menyambut keberadaan LKSA Rumah Tumbuh di wilayahnya, menyampaikan rasa syukur. Ia berharap keberadaan Rumah Tumbuh bisa membawa berkah serta menjalin sinergi dengan pemerintah desa. Selain itu, ia berjanji akan membantu memfasilitasi urusan kelembagaan LKSA ke dinas sosial.

  • Koppiwangi Tanamkan Nilai Anti-Bullying Sejak Dini di SDN 1 Kemiren

    Koppiwangi Tanamkan Nilai Anti-Bullying Sejak Dini di SDN 1 Kemiren

    Koppiwangi, sebuah organisasi yang peduli dengan pendidikan anak-anak, mengadakan sosialisasi anti-bullying di SDN 1 Kemiren, Kecamatan Glagah, pada hari ini, Selasa (9/9).

    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang bahaya bullying dan cara mencegahnya.

    Sosialisasi ini diikuti oleh siswa-siswa SDN 1 Kemiren dan dihadiri oleh guru-guru. Dalam kegiatan ini, Koppiwangi menyampaikan materi tentang definisi bullying, dampak negatif bullying, dan cara mencegah bullying.

    Sosialisasi anti bullying Koppiwangi di SDN 1 Kemiren

    “Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, siswa-siswa SDN 1 Kemiren dapat memahami bahaya bullying dan cara mencegahnya, sehingga dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujar Mujiono,SH dari perwakilan Koppiwangi, yang juga berprofesi sebagai advokat.

    Kegiatan ini disambut baik oleh siswa-siswa dan guru-guru SDN 1 Kemiren. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang anti-bullying.

    “Kami atas nama sekolah mengucapkan terimakasih kepada Bapak Mujiono bersama tim Koppiwangi atas kehadirannya di SDN 1 Kemiren berbagi ilmu dan memberikan pemahaman kepada anak-anak didik kami tentang bullying semoga kedepannya bisa berkolaborasi lagi,” ujar Ebry selaku perwakilan guru.

    Dengan adanya kegiatan ini, Koppiwangi berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa-siswa SDN 1 Kemiren.

  • Pasar Murah Kampung Soerangganti Hadirkan UMKM Berdaya dan Warga Bahagia

    Pasar Murah Kampung Soerangganti Hadirkan UMKM Berdaya dan Warga Bahagia

    Antusiasme warga Dusun Lateng, Desa Gladag, sangat tinggi saat Program Pasar Murah Ketahanan Pangan digelar pada Sabtu malam (06/09/2025).

    Program yang diinisiasi oleh Roemah Jasmine ini mengusung tagline “Dari Rakyat, Bareng Rakyat, Untuk Rakyat” dan langsung diserbu pengunjung begitu area dibuka pukul 19.00 WIB.

    Pasar Murah menyediakan berbagai kebutuhan warga, mulai dari produk sandang, pangan, papan, hingga jajanan murah.

    Di antaranya ada pakaian, bahan pokok (sembako), sayuran, buah-buahan, dan aneka produk UMKM. Semua barang dibanderol dengan harga lebih ekonomis dibanding harga pasaran.

    “Belum mulai saja sudah ramai. Begitu dibuka, banyak stand langsung habis diserbu warga,” ujar salah satu panitia sambil tersenyum melihat ramainya pengunjung.

    Pasar Murah Kampung Soerangganti

    Program ini juga memberikan keuntungan tambahan bagi pembeli. Setiap transaksi minimal Rp25.000 akan mendapatkan voucher belanja yang bisa digunakan kembali untuk membeli produk lain, berlaku kelipatan.

    “Belanja murah, dapat barang, masih dapat voucher. Pokoknya untung banget,” ungkap Cici, salah satu warga yang ikut berbelanja.

    Menurut koordinator program, Rita Yuli, tujuan utama Pasar Murah bukan hanya membantu masyarakat, tetapi juga membuka ruang usaha bagi UMKM lokal.

    “Kami ingin pelaku UMKM bisa punya tempat menjual produknya, sementara masyarakat bisa belanja dengan harga ekonomis namun tetap berkualitas,” jelasnya.

    Pasar Murah rencananya akan diadakan rutin setiap hari Sabtu malam. Selain itu, panitia juga membuka donasi dari para dermawan yang ingin menyalurkan bantuan dalam bentuk apapun untuk masyarakat.

    Warga pun menyambut positif keberadaan Pasar Murah ini. “Kalau bisa jangan hanya sekali seminggu, tapi lebih sering. Barangnya segar, murah, dan dekat dari rumah. Sangat membantu warga,” kata salah satu warga Kampung Soerangganti.

    Dengan tingginya animo masyarakat, Pasar Murah Ketahanan Pangan ini diharapkan terus berlanjut sebagai solusi belanja murah, berkualitas, sekaligus wadah pemberdayaan UMKM di wilayah Lateng desa Gladag Rogojampi.

    Penulis: Andi BS