Tag: rogojampi

  • Warga Rogojampi Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musala Baitur Rohman

    Warga Rogojampi Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musala Baitur Rohman

    Suasana penuh khidmat menyelimuti musala Baitur Rohman, Rogojampi, pada Kamis (4/9/2025) malam yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah.

    Takmir Musala bersama warga sekitar menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB.

    Acara tersebut dihadiri oleh jamaah Musala Baitur Rohman, para undangan, serta warga Gang Keramat Dusun Krajan yang sejak dahulu rutin menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi setiap tahun.

    Tradisi ini menjadi wujud kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

    Sejak sore, jamaah mulai berdatangan dengan membawa ancak atau kotakan berisi nasi, kue, buah, serta kembang telur yang kemudian ditaruh di judang (tempat khusus yang telah disiapkan panitia).

    Suasana menjadi meriah sekaligus sakral, karena setiap hidangan yang dibawa bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga simbol berbagi rezeki dan kebersamaan.

    Puncak acara ditandai dengan lantunan sholawat dan pembacaan Tibak Maulid dari kitab Al-Barzanji yang dipimpin oleh jamaah Asrokol.

    Suara syahdu lantunan sholawat bergema memenuhi musala, membuat jamaah larut dalam rasa syukur dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

    Jamaah yang hadir memenuhi seluruh ruangan Musala Baitur Rohman hingga ke pelataran luar. Dengan penuh kekhusyukan, mereka bersama-sama melantunkan pujian kepada Rasulullah.

    Sesekali panitia membagikan kembang telur serta asahan atau kotakan berisi makanan kepada para jamaah, menambah suasana akrab dan penuh kehangatan.

    Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Takmir Musala Baitur Rohman menyampaikan sambutan yang mengingatkan kembali makna penting meneladani Rasulullah SAW. Ia mengutip ayat Al-Qur’an:

    “Laqad kâna lakum fî rasûlillâhi uswatun ḥasanatul liman kâna yarjullâha wal-yaumal-âkhira wa dzakarallâha katsîrâ.”

    Artinya: “Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.”

    “Semoga kita semua bisa meneladani sifat mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita berdoa agar selalu diberi kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang lancar, sehingga tahun depan kita bisa kembali bertemu di bulan maulid yang penuh berkah ini,” ucapnya yang diamini seluruh jamaah.

    Di penghujung acara, doa bersama dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan sebagai penutup peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Rangkaian acara berjalan lancar, sukses, dan penuh makna.

    Tradisi peringatan Maulid Nabi di Musala Baitur Rohman Rogojampi ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga simbol nyata kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW.

    Melalui acara tersebut, diharapkan nilai-nilai keteladanan Nabi dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat persaudaraan antarumat Islam di tengah kehidupan bermasyarakat.

    Dengan berakhirnya acara, jamaah pulang membawa kebahagiaan dan semangat baru untuk meneladani Rasulullah SAW dalam setiap langkah kehidupan.

    Penulis: Andi BS

  • Tradisi Peringatan Maulid Nabi di Miftahul Janah Rogojampi Penuh Berkah

    Tradisi Peringatan Maulid Nabi di Miftahul Janah Rogojampi Penuh Berkah

    Suasana penuh khidmat menyelimuti Masjid Miftahul Janah, Rogojampi, pada Jumat (5/9/2025) yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah.

    Panitia peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menggelar acara tahunan secara tradisional sejak pukul 06.00 WIB dengan penampilan hadrah sholawat.

    Acara tersebut dihadiri para alim ulama, habaib dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyuwangi, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Kehadiran mereka bersama jamaah Masjid Miftahul Janah menambah semarak dan keberkahan suasana.

    Dengan mengusung tema “Raih Berkah dengan Meneladani Sifat Mulia Rasulullah”, panitia menghadirkan penceramah Al Habib Ali Zainal Abidin bin Abdullah Assegaf dari Parijatah. Beliau dikenal sebagai salah satu habaib muda yang aktif berdakwah dan dekat dengan jamaah.

    Seperti tradisi setiap tahun, warga Kauman Dusun Krajan datang membawa ancak atau kotakan berisi nasi, kue, buah, serta kembang telur. Semua itu kemudian ditata di judang yang telah dipersiapkan panitia.

    Maulid Nabi di Miftahul Janah Rogojampi

    Tahun ini, jamaah yang hadir terlihat lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh ruangan masjid hingga serambi dipadati jamaah dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua.

    Lantunan bacaan sholawat bergema syahdu diiringi musik hadrah. Para habaib memimpin pembacaan Simtud Duror yang diikuti jamaah dengan penuh kekhusyukan. Suasana semakin mengharukan ketika memasuki bagian Mahalul Qiyam.

    Pada momen itu, panitia membagikan kembang telur kepada jamaah. Tidak kurang dari 1.000 butir telur habis dibagikan, menjadi simbol kebahagiaan dan berkah dalam memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW.

    Setelah Mahalul Qiyam, acara dilanjutkan dengan doa bersama. Perwakilan panitia kemudian menyampaikan sambutan dengan mengutip ayat Al-Qur’an:

    “Laqad kâna lakum fî rasûlillâhi uswatun ḥasanatul liman kâna yarjullâha wal-yaumal-âkhira wa dzakarallâha katsîrâ.”

    Artinya: “Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.”

    “Semoga kita semua bisa meneladani sifat mulia dari Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar perwakilan panitia menutup sambutannya.

    Acara inti yaitu mauidhoh hasanah disampaikan oleh Habib Ali Zainal Abidin bin Abdullah Assegaf. Dalam ceramahnya, beliau menuturkan keistimewaan kelahiran Rasulullah SAW serta peran besar beliau sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam.

    Maulid Nabi di Miftahul Janah Rogojampi

    Habib Ali juga mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah satu-satunya nabi yang akan memberikan syafaat kepada umatnya kelak di akhirat.

    “Sejak hidup hingga wafat, Rasulullah tidak pernah berhenti memikirkan umatnya. Maka sudah sepatutnya kita meneladani sunnah beliau. Apa yang diajarkan Rasulullah hendaknya kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Habib Ali dalam mauidhoh hasanahnya.

    Rangkaian acara ditutup dengan ramah-tamah. Panitia membagikan konsumsi dan ancak yang telah disiapkan kepada seluruh jamaah yang hadir. Suasana keakraban terlihat jelas ketika jamaah saling berbagi makanan sembari bercengkerama.

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Miftahul Janah Rogojampi tahun ini berjalan lancar, khidmat, dan penuh berkah. Tradisi yang diwariskan turun-temurun ini tidak hanya memperkuat ukhuwah islamiyah, tetapi juga menjadi momentum mempertebal kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.

    Penulis: Andi BS

  • Maulid Nabi di Masjid Baiturrohiem Rogojampi, Takmir Gelar Tradisi Kembang Ndog dan Screening Ogoh-ogoh

    Maulid Nabi di Masjid Baiturrohiem Rogojampi, Takmir Gelar Tradisi Kembang Ndog dan Screening Ogoh-ogoh

    Memaknai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang rutin dilaksanakan setiap tahun, Takmir Masjid Besar Baiturrohiem Rogojampi menggelar tradisi nasi ancak dan kembang ndog-ndogan pada Jumat (5/9/25) pagi, tepat 12 Rabiul Awal.

    Acara dimulai dengan pembacaan kitab berjanji, sholawatan, serta asyrokal yang disiarkan secara langsung melalui Baiturrohiem TV oleh kru Remas dan Pondok Pesantren Shafina Sritanjung.

    Ketua Takmir, Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd.I, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menyambut kelahiran insan kamil Al Amin dengan penuh kegembiraan, semata-mata karena cinta kepada Rasulullah dan harapan memperoleh syafa’at serta pengakuan sebagai umat beliau.

    Lukman menambahkan bahwa untuk menjaga niat suci para alim ulama terdahulu, inovasi tradisi kembang ndog yang dirintis KH Faqih Cemoro dan diteruskan para ulama setelahnya harus tetap dijaga kemurniannya.

    “Kami melakukan screening, sehingga bunga telur yang berbentuk barong maupun ogoh-ogoh tidak boleh masuk ke dalam masjid. Harapannya jamaah memahami hal ini agar syiar tetap berjalan tanpa mengurangi kemurnian ibadah dari kreativitas yang kurang sesuai,” tutur Lukman yang juga menjabat sebagai Ketua Baznas sekaligus Rektor Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi.

    Di masjid yang saat ini sedang dalam proses renovasi kubah tersebut, suasana semakin khidmat ketika pembacaan puji-pujian kepada Rasulullah SAW berlangsung.

    Peringatan Maulid Nabi di Masjid Baiturrohiem Rogojampi

    Beberapa jamaah berkeliling sambil mengoleskan minyak wangi dan membagikan air berkah bunga setaman tujuh rupa.

    Air tersebut diperbolehkan disentuh jamaah untuk dioleskan ke tenggorokan atau diminum sebagai bentuk tabarruk.

    Doa penutup yang merdu dan penuh kekhusyukan dipimpin oleh Imam Besar KH. Hayatudin. Ribuan jamaah yang hadir kemudian membawa pulang berkat yang telah disediakan takmir, termasuk berbagai ragam ancak yang dibawa dan dibagikan jamaah.

    Di halaman masjid, Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Rogojampi turut membuka tenda layanan pembukaan rekening haji dan tabungan emas.

    Setiap pembukaan rekening mendapatkan bonus berupa tebus minyak goreng, dan seluruh hasil dari program tersebut diperuntukkan bagi pembangunan kubah Masjid Besar Baiturrohiem.

    Penulis: Bung Aguk/Yeti Chotimah

  • Pemdes Kedaleman dan Dinas Sosial Banyuwangi Salurkan Bantuan Kursi Roda Untuk Warga Lumpuh

    Pemdes Kedaleman dan Dinas Sosial Banyuwangi Salurkan Bantuan Kursi Roda Untuk Warga Lumpuh

    Aripin (48), warga Dusun Krajan Desa Kedaleman Kecamatan Rogojampi Banyuwangi, harus menjalani hari-harinya dari atas tempat tidur sejak mengalami kelumpuhan empat tahun lalu.

    Hidupnya berubah total setelah terjatuh dari atap bangunan ketika bekerja sebagai kuli bangunan.

    Berbagai ikhtiar pengobatan sudah ditempuh, baik medis maupun alternatif. Namun hingga kini belum membuahkan hasil yang berarti.

    Dalam kesehariannya, Aripin bergantung pada sang istri Mutawaroh (50) yang bekerja sebagai penjahit, serta putri semata wayangnya Firda yang ikut membantu ekonomi keluarga.

    Meski kondisi ekonominya terbatas, Aripin tetap berusaha tabah. Ia dikenal sebagai sosok yang dulunya aktif dalam kegiatan keagamaan dan menjadi penggerak pengajian rutin di lingkungannya. Karena kelumpuhan, ia terpaksa berhenti dari aktivitas tersebut.

    Bantuan Kursi Roda 3 in 1

    Melihat kondisi Aripin, perhatian dari berbagai pihak pun mulai berdatangan. Pemerintah Desa Kedaleman bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi menunjukkan kepeduliannya dengan bergerak cepat memberikan bantuan.

    Setelah adanya komunikasi dengan tokoh masyarakat serta dukungan dari media, bantuan kursi roda 3 in 1 akhirnya bisa disalurkan.

    Melalui Kepala Bidang Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial, Khoirul Hidayat, Dinas Sosial segera menindaklanjuti dan memastikan bantuan itu sampai ke penerima.

    Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa Kedaleman, H. Shofwan, S.Ag bersama Kepala Dusun Krajan, Kamsani. Keduanya turun langsung untuk mengantarkan kursi roda tersebut ke kediaman Aripin pada Senin (2/9).

    Tak hanya itu, Kepala Desa Kedaleman juga turut memberikan bantuan secara pribadi kepada Aripin sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyatnya.

    “Kami berharap dengan adanya kursi roda ini, Pak Aripin bisa lebih mudah beraktivitas di rumah. Pemerintah desa akan terus berupaya mendampingi warga yang membutuhkan, termasuk aksesibilitas rumah agar lebih ramah disabilitas,” ungkapnya.

    Sementara itu, Ketua Komunitas Gotong Royong 45, Bung Aguk, menegaskan pentingnya sinergi semua pihak.

    Tak hanya membantu mengomunikasikan kebutuhan Aripin, pihaknya juga telah mendampingi proses administrasi data kependudukan agar lebih mudah diakses.

    Kepala Dusun Krajan Desa Kedaleman

    “Alhamdulillah dengan dukungan Dinas Sosial, kursi roda sudah bisa diterima Pak Aripin. Semoga langkah ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kemandirian beliau. Dan juga, hari ini telah terbit KK dan KTP yang gres lewat Mall Pelayanan Pasar Rogojampi via aplikasi smart kampung,” ungkapnya.

    Terpisah, Kepala Dinas Sosial, PP dan KB melalui Kabid Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial, Khoirul Hidayat, S.STP, M.Si, juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang turut membantu keluarga Aripin.

    “Terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu keluarga Pak Aripin dan menginformasikan kondisi beliau kepada kami selaku perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Mudah-mudahan alat bantu yang diberikan dapat bermanfaat sepenuhnya untuk aktifitas sehari-hari serta memotivasi agar lebih semangat lagi,” paparnya.

    Menerima bantuan ini, Aripin penuh syukur karena bisa BAB dengan duduk, berjemur serta melihat karnaval.

    “Sepurane lan kesuwun anak lan wong wadon yang ikhlas sabar. Semoga saya tetap bisa jadi umat yang bermanfaat. Tentu saya bisa lebih bersih dan wangi dengan duduk di kursi roda ini,” ungkap mukmin yang tetap sholat 5 waktu dengan tayamum ini.

    Jurnalis: Maulana Affandi/Bung Aguk

  • Empat Tahun Lumpuh, Aripin Warga Desa Kedaleman Rogojampi Uji Kesabaran Keluarga

    Empat Tahun Lumpuh, Aripin Warga Desa Kedaleman Rogojampi Uji Kesabaran Keluarga

    Hidup penuh perjuangan kini dirasakan oleh Aripin (48), warga RT 03/02 Dusun Krajan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi.

    Sejak empat tahun lalu ia mengalami kelumpuhan setelah terjatuh dari atap toko saat bekerja sebagai kuli bangunan.

    "Awalnya saya jatuh di tempat kerja. Beberapa hari kemudian, kaki dan tangan saya tidak bisa digerakkan, sampai sekarang," ungkap Aripin dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya, Minggu (31/8).Ia sudah ikhtiar medis dan alternatif.

    Terpantau, kondisi Aripin hanya bisa terbaring di tempat tidur dengan tangan dan kaki yang tidak mampu digerakkan.

    Situasi ini tentu tidak mudah bagi keluarganya, namun sang istri, Mutamaroh, tetap sabar mendampingi dan merawatnya.

    Kini, kebutuhan rumah tangga ditopang dari penghasilan istri yang bekerja sebagai tukang jahit pakaian.

    Sementara putri tunggalnya Firda bekerja di Toko Cinta depan Kantor Kecamatan Rogojampi. Diinformasikan pula jika owner Cinta juga kerap membantu keluarga Aripin.

    Aripin dikenal sebagai sosok aktif dalam kegiatan keagamaan di desanya. Ia merupakan penggerak pengajian rutin mingguan di Dusun Krajan sebelum mengalami musibah yang merubah kehidupannya.

    "Saya sudah berobat ke mana-mana, tapi belum ada hasilnya. Dari kantor balai desa sudah pernah mendapatkan bantuan. Saat mengkonsumsi obat dari Shin She ada sedikit perubahan, namun harganya lumayan mahal,” tuturnya.

    Harapan besar ia sampaikan kepada pemerintah maupun lembaga sosial untuk bisa mendapatkan bantuan pengobatan agar kondisinya bisa pulih seperti sedia kala. Ia juga butuh tempat pembaringan mekanik seperti di rumah sakit serta kursi roda 3 in 1.

    Keprihatinan juga datang dari salah satu tokoh masyarakat setempat, Maulana Affandi yang turut berusaha untuk mencarikan solusi ke sejumlah lembaga dan dinas sosial untuk memberikan perhatian sebagaimana sesuai harapan Aripin.

    Affandi menilai Aripin layak mendaat perhatian serius. Ia menilai bahwa kondisi yang dialami Aripin bukanlah persoalan ringan yang bisa dibiarkan begitu saja.

    Sebagai sosok yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan masyarakat dan keagamaan, Aripin sudah banyak memberikan kontribusi positif bagi lingkungannya.

    Karena itu, ketika kini Aripin harus berjuang dengan keterbatasan fisik akibat kelumpuhan, sudah seharusnya perhatian serius diberikan kepadanya.

    "Saya pribadi merasa prihatin melihat kondisi Pak Aripin. Beliau dulu sangat aktif dalam kegiatan masyarakat dan keagamaan. Sekarang, ketika beliau dalam keadaan sulit, sudah seharusnya kita yang ada di sekelilingnya ikut hadir untuk memberikan dukungan, baik moril maupun materiil. Saya berharap masyarakat bersama pemerintah bisa turun tangan, karena kepedulian kita akan sangat berarti bagi keluarga beliau," papar Affandi yang juga merupakan pemimpin redaksi dari media sastrawacana.id/ dan Penerbit Lintang Banyuwangi.

    Sementara itu, Ketua Komunitas Gotong Royong 45, Agus Wahyu Nuryadi atau yang akrab disapa Bung Aguk, juga lakukan advokasi dan peduli dan ajak segenap elemen masyarakat agar lpeduli terhadap kondisi yang menimpa Aripin.

    "Melihat keadaan Pak Aripin, hati kita semua tentu terenyuh. Karena itu saya mengajak masyarakat, komunitas sosial, maupun pemerintah untuk hadir. Kita perlu bahu-membahu memberikan bantuan, sekecil apa pun, agar beliau bisa tetap melanjutkan pengobatannya dan keluarganya tidak merasa sendirian dalam menghadapi ujian ini. Alhamdulillah setelah komunikasi dengan Wakil Bupati di TL ke Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dengan sigap Kabid Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial Khoirul Hidayat siap kirim kursi roda 3 in 1 setelah surat permohonan dari Kades diterima," tutur Bung Aguk Ketua Komunitas Gotongroyong'45, yang juga tergabung dalam FBS (Forum Banyuwangi Sehat) ini.

  • Pentas Seni Prejengan 1 Meriah, Warga Rayakan HUT RI Sekaligus Ultah Kades Rogojampi

    Pentas Seni Prejengan 1 Meriah, Warga Rayakan HUT RI Sekaligus Ultah Kades Rogojampi

    Dusun Prejengan 1 Desa Rogojampi merayakan Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 dengan menggelar pentas seni pada Jumat, 29 Agustus, di Jalan KH Wahid Hasyim yang menghubungkan pasar dengan stasiun.

    Acara yang berlangsung meriah ini menjadi lebih menyentuh hati ketika kru akustik Wong Osing menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun dari Jamrud yang dipersembahkan khusus untuk Kepala Desa Rogojampi, Hj Siti Jamilah.

    Pada bulan kemerdekaan ini, Siti Jamilah genap berusia 64 tahun. Suasana pun semakin hangat karena seluruh warga ikut bernyanyi dan mengucapkan selamat, termasuk Babhinkamtibmas dan Babinsa.

    Pendukung acara yang terdiri dari koor PKK dan Posyandu turut memberikan kado berupa kue tart dan karangan bunga.

    Peringatan HUT RI di Desa Rogojampi

    Kado tersebut diserahkan usai Kepala Desa yang kini memasuki periode ketiga kepemimpinannya, menyampaikan sambutan di panggung yang disiapkan oleh karang taruna.

    Kepala Dusun Prejengan 1, Makmud Basuni (50), menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi warga serta kerja keras panitia, di antaranya H Ubay Pinky dan H Junaidi Ilyas yang berhasil mengompakkan masyarakat hingga pentas seni bisa terselenggara dengan meriah dan tertata rapi.

    “Patut kita syukuri rahmat kemerdekaan ini. Warga dapat beribadah dan berkarya dengan penuh berkah,” tutur pria yang akrab disapa Pak Wo.

    Ia juga memimpin hening cipta untuk para pahlawan bangsa, sekaligus mengobarkan semangat yel-yel NKRI yang berlandaskan Pancasila.

    Pentas seni tersebut memanfaatkan perlengkapan sound milik warga bernama Khoiri, sementara kru Helmi Print Komputer menata audio secara digital hingga pertunjukan terdengar layaknya sebuah festival besar.

    Kreasi warga tampil variatif, mulai dari paduan suara, pembacaan puisi, senam kreasi bertema anak Indonesia hebat, joget emak-emak, karaoke, hingga live musik Wong Osing.

    “Kami senang bisa mengisi kemerdekaan dengan gembira. Hampir sebulan kami berlatih dengan berbagai latar belakang sosial ekonomi. Semua drama dan dinamika akhirnya terbayar saat tampil di depan tamu undangan, warga, serta ditayangkan live di media sosial panitia maupun kanal YouTube Eko Ndut,” ungkap Nur dan Aas.

    Mereka menambahkan, momen ini membuat warga sejenak melupakan beban sehari-hari.

    “Jadi lupa utang dan masalah hidup. Terima kasih untuk semua yang sudah belajar bersama, sabar, dan nrimo, agar bisa tampil maksimal demi kampung dan bangsa. Merdeka!” tegas keduanya.

    Penulis: Bung Aguk/Yeti Chotimah

  • Warga Rogojampi Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Jalan Sehat dan Bazar UMKM

    Warga Rogojampi Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Jalan Sehat dan Bazar UMKM

    Warga Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, menggelar kegiatan jalan sehat dan bazar UMKM pada Minggu (24/8/2025). Acara yang dipusatkan di Balai Desa Rogojampi itu berlangsung meriah dengan partisipasi ribuan warga.

    Kegiatan ini digagas oleh pemuda Gang Kauman Dusun Krajan dengan dukungan penuh Pemerintah Desa Rogojampi dan Pemuda ARGATI (Arek Gang Melati) Dusun Krajan.

    “Acara jalan sehat dan bazar UMKM ini bertujuan untuk memperingati HUT ke-80 RI. Terima kasih kami sampaikan kepada Pemdes Rogojampi atas bantuan dan fasilitas yang luar biasa sehingga kegiatan ini bisa berjalan sukses,” ujar Lantra, Ketua Panitia.

    Bazar UMKM di Rogojampi

    Panitia mencatat sekitar 2.000 tiket jalan sehat terjual. Peserta tidak hanya berasal dari Dusun Krajan, tetapi juga dari Dusun Rogojampi Utara, Prejengan 1 dan 2, Maduran, Lugonto, serta sejumlah perumahan di wilayah Krajan.

    Bahkan, beberapa warga dari Parijatah (Kecamatan Srono), Sukojati (Kecamatan Blimbingsari), hingga Banyuwangi Kota turut ambil bagian.

    Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MWC NU Rogojampi, Ainur Rofiq. Tepat pukul 07.00 WIB, Kepala Desa Rogojampi, Hj. Siti Jamilah, secara simbolis melepas peserta jalan sehat melalui pemotongan pita. Ia didampingi Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta kepala dusun setempat.

    Adapun rute jalan sehat dimulai dari Balai Desa Rogojampi menuju Perumahan Adimas, Gang Ampera, Gang Melati, lalu kembali ke balai desa. Antusiasme warga terlihat sepanjang perjalanan.

    Sebelum pengundian hadiah, peserta mengikuti senam bersama untuk menjaga kebugaran. Acara semakin meriah dengan penampilan tari-tarian dari anak-anak Dusun Krajan, serta penyerahan kenang-kenangan dari ketua panitia kepada Kepala Dusun Krajan.

    Pada kesempatan itu, warga juga memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kepala Desa Rogojampi yang genap berusia 65 tahun.

    Puluhan hadiah dibagikan kepada peserta, dengan hadiah utama berupa mesin cuci dan sofa pojok.

    Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan sponsor, diantaranya TJ Center, Yashira, PUDAM, Klinik Namira, Mahayasa Grup, Tombo Luwe Cafe, Londo Royale Cafe, Yandita Computer Center, Bintang Surya, Akasia Brewing House, Pegadaian, dan INET Media.

    Masyarakat berharap kegiatan semacam ini dapat digelar setiap tahun sebagai ajang silaturahmi sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Penulis: Andi BS

  • Upacara HUT ke-80 RI di Rogojampi Berlangsung Khidmat, Pocil dan Paduan Suara Jadi Perhatian

    Upacara HUT ke-80 RI di Rogojampi Berlangsung Khidmat, Pocil dan Paduan Suara Jadi Perhatian

    Upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Rogojampi berlangsung khidmat pada Minggu pagi (17/8) di Lapangan Lugjag.

    Ratusan peserta dari berbagai unsur mulai dari pelajar SD, MI, SMP, SMA/SMK, ASN, perangkat desa, Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar turut hadir memadati lapangan upacara.

    Suasana nasionalisme terasa sejak pagi ketika barisan peserta telah rapi berdiri dengan penuh semangat.

    Hal menarik yang menjadi sorotan utama adalah penampilan Pasukan Polisi Cilik (Pocil) MI Islamiyah Rogojampi yang tampil sebagai pengisi acara pembuka.

    Meski sempat mengalami kendala teknis pada sistem suara, anak-anak Pocil tetap fokus dan berhasil menyelesaikan formasi dengan baik tanpa melakukan kesalahan. Tepuk tangan meriah pun diberikan oleh para hadirin.

    Selain Pocil, perhatian juga tertuju pada tim paduan suara dari SMP Negeri 1 Rogojampi.

    Dengan persiapan singkat hanya tiga hari, mereka sukses membawakan lagu wajib seperti Tanah Air dan 17 Agustus, serta tambahan hiburan bernuansa lokal seperti Padang Ulan dan Cinta Merah Jambu.

    Pelatih paduan suara, Fenty, mengungkapkan bahwa latihan difokuskan pada menjaga kualitas suara.

    “Anak-anak hanya berlatih menjaga stamina dan kestabilan suara. Alhamdulillah, dengan persiapan singkat mereka bisa tampil maksimal,” ujarnya.

    Puncak upacara terjadi saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan. Tak hanya peserta upacara yang memberikan penghormatan, tetapi juga masyarakat sekitar.

    Para pengendara motor yang melintas berhenti sejenak untuk ikut menghormat, sementara pedagang di sekitar lokasi turut berdiri tegak sebagai bentuk penghormatan.

    Momen ini membuat suasana semakin haru dan penuh kebanggaan. Rasa cinta tanah air benar-benar terasa, seakan seluruh elemen masyarakat menyatu dalam satu semangat kemerdekaan.

    Drum band dari SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi juga menambah kemeriahan jalannya upacara, sementara barisan Pocil dan paduan suara menjadi simbol pembinaan generasi muda.

    Para tokoh agama, pejabat Muspika, kepala desa, hingga warga biasa ikut serta menjaga kekhidmatan jalannya peringatan hari bersejarah ini.

    Upacara HUT ke-80 RI di Rogojampi menjadi bukti kuat bahwa semangat kemerdekaan tidak pernah pudar.

    Dari anak-anak hingga orang dewasa, semua menunjukkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

    Penulis: Heri Iskandar

  • Merah Putih Berkibar Megah, SMK PGRI Rogojampi Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Khidmat

    Merah Putih Berkibar Megah, SMK PGRI Rogojampi Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Khidmat

    Setiap tanggal 17 Agustus, bangsa Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dikenal sebagai Hari Proklamasi.

    Peringatan ini menjadi momen penting bagi seluruh masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

    Melalui upacara bendera, semangat nasionalisme dan cinta tanah air kembali digelorakan.

    Seluruh civitas akademika SMK PGRI Rogojampi turut serta dalam peringatan ini dengan mengikuti upacara kemerdekaan yang dilaksanakan pada Minggu, 17 Agustus 2025, di lapangan utama SMKPRO.

    Pelaksanaan upacara tersebut mengacu pada nota dinas Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ditujukan kepada Kepala Cabang Dinas Wilayah Kabupaten/Kota se-Jatim serta kepala sekolah SMA/SMK/SLB negeri maupun swasta.

    Upacara HUT RI ke-80 di SMK PGRI Rogojampi

    Upacara tersebut diikuti oleh peserta didik kelas X hingga XII, beserta jajaran guru dan karyawan SMKPRO.

    Kehadiran mereka mencerminkan kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen sekolah dalam memperingati momen bersejarah bagi bangsa.

    Pelaksanaan upacara berjalan khidmat dan penuh tanggung jawab. Para peserta mengikuti jalannya upacara dengan tertib, sementara pemimpin upacara memimpin jalannya prosesi dengan tegas dan lantang.

    Momen paling mengharukan terjadi ketika petugas bendera dengan penuh kebanggaan mengibarkan Sang Merah Putih, disambut dengan sikap hormat seluruh peserta.

    Ada yang berbeda dari upacara tahun ini. Sebanyak 10 personel pasukan Paskibraka SMK PGRI Rogojampi dilibatkan dalam prosesi, termasuk tiga orang yang dipercaya sebagai pengibar bendera.

    Kehadiran mereka menambah khidmat jalannya upacara sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah.

    Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMK PGRI Rogojampi, H. Danang Bagiono, S.Si., menyampaikan pesan penuh makna kepada peserta upacara.

    “Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini bukan sesuatu yang gratis, melainkan anugerah Allah SWT melalui perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga. Sebagai generasi penerus, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif dan bermanfaat,” ujarnya.

    H. Danang Bagiono, S.Si
    H. Danang Bagiono, S.Si (Dok. sastrawacana.id/)

    Ia juga menekankan pentingnya bagi para pendidik untuk melaksanakan tugas dengan profesional dan penuh tanggung jawab demi masa depan bangsa.

    Harapan besar disampaikan agar seluruh civitas SMK PGRI Rogojampi mampu meneladani perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan nilai-nilai kemerdekaan sesuai Pancasila dan UUD 1945.

    Upacara ditutup dengan pembacaan doa bagi para pahlawan bangsa, para pendidik, orang tua, serta seluruh peserta didik SMKPRO.

    Sebagai ungkapan syukur, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng yang menambah kekhidmatan sekaligus kegembiraan acara peringatan HUT ke-80 RI.

    Penulis: Andi BS.

  • Warga Kampung Soerongganti Gelar Lomba Anak Usia Dini Untuk Peringati HUT RI Ke-80

    Warga Kampung Soerongganti Gelar Lomba Anak Usia Dini Untuk Peringati HUT RI Ke-80

    Bulan Agustus menjadi momen istimewa bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    Setiap tahunnya, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia disambut dengan penuh semangat, termasuk pada tahun ini yang memasuki usia ke-80.

    Masyarakat Dusun Lateng, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, tak ketinggalan ikut serta memeriahkan momen bersejarah tersebut.

    Pada 16 Agustus 2025, warga setempat menggelar berbagai perlombaan yang khusus diikuti anak-anak kecil sebagai wujud suka cita menyambut hari kemerdekaan.

    Ada yang berbeda dalam perayaan di Dusun Lateng, yang juga dikenal dengan sebutan Kampung Soerongganti ini.

    Perlombaan ditujukan bagi anak-anak usia 4 hingga 7 tahun, sehingga nuansa keceriaan dan kelucuan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Lomba ini dilaksanakan mulai pukul 20.00 Wib.

    Perayaan HUT RI di Dusun Lateng

    Berbagai jenis lomba digelar, mulai dari lomba makan kerupuk, memasukkan spidol ke dalam botol, balap bola tenis dan permainan tradisional lainnya.

    Suasana semakin semarak dengan sorak-sorai orang tua yang mendampingi anak-anak mereka, memberikan dukungan dan semangat dari pinggir arena.

    Menurut panitia, tujuan lomba bukan hanya untuk memeriahkan HUT ke-80 RI, tetapi juga melatih kreativitas, sportivitas, serta menumbuhkan jiwa kompetisi anak sejak usia dini.

    Ke depan, warga berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi agenda rutin setiap bulan Agustus.

    Selain menjadi ajang kreativitas dan kompetisi bagi anak, perlombaan ini juga diharapkan menjadi pengingat akan semangat dan tekad para pejuang yang telah rela berkorban demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

    Penulis: Andi BS