Tag: sastra

  • 8 Pengertian Musikalisasi Puisi Menurut Para Ahli

    Pengertian Musikalisasi Puisi

    Musikalisasi puisi adalah pembacaan puisi yang diiringi dengan musik, atau pemberian titinada pada baris-baris puisi sehingga menjadi sebuah karya yang tak hanya diucapkan saja, tapi juga dinyanyikan.

    Pada dasarnya, musikalisasi puisi adalah mengkolaborasikan antara sastra dan musik yang menciptakan sebuah harmonisasi dan keindahan bagi pelantun maupun pendengar.

    Jadi dapat disimpulkan jika musikalisasi puisi adalah pembacaan puisi dengan intonasi dan diiringi dengan musik secara dominan yang bertujuan agar pendengar lebih memahami maksud yang terkandung di dalam puisi tersebut.

    Pengertian Musikalisasi Puisi Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian musikalisasi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

    1. Lukman Hakim

    Musikalisasi puisi adalah upaya untuk menonjolkan unsur musikal, sehingga sebagai karya sastra bebentuk puisi dapat lebih jelas lagi di depan khalayaknya, unsur musikal merupakan jembatan bagi khalayak untuk berhubungan dengan sajak.

    2. Dedi S. Putra

    Musikalisasi puisi adalah ungkapan musikal, instrument, melodi, dan nyayian ucapan. yang memiliki nuansa makna kata ekplisit dan implisit. Penghayatan menjadikan puisi mendapat kemampuan ekstra untuk berkomunikasi karena pencarian yang diciptakan.

    3. Andrie S. Putra

    Musikalsasi puisi adalah satu bentuk ekpresi sastra, puisi dengan melibatkan beberapa unsur seni, seperti irama, bunyi, musik, gerak, dan tari.

    4. Antilan Purba

    Musikalisasi puisi adalah sebuah cara dan kegiatan yang mengubah puisi menjadi lagu.

    5. Brani Nasution

    Musikalisasi puisi adalah memusikan atau mengubah citra puitik menjadi musikal dari sebuah puisi.

    6.  Agus S. Sarjono

    Musikalisasi puisi adalah mengubah musiklaitas pada puisi menjadi lebih tersa, menjadi suatu musik yang bisa didengar.

    7. Fikar W. Eda

    Puisi musikalisasi merupakan salah satu bentuk ekpresi yang lain, yakni menggunakan unsur-unsur bunyi yang lebih kuat untuk mengekpresikan puisi. Kalau selama ini puisi dibaca secara oral.

    Musikalisasi puisi ini merupakan salah satu bentuk ekpresi yang lain, yang disampaikan dengan menggunakan medium musik atau instrumen musikalisasi adalah salah satu bentuk ekspresi alternative yang bagus untuk memahami karya sastra.

    8. Kamus Kata-kata Serapan Asing dalam Bahasa Indonesia

    Musikalisasi puisi adalah sebuah hal untuk menjadikan puisi agar bersifat musik.

  • Kumpulan Puisi Sapardi Djoko Damono

    Kumpulan Puisi Sapardi Djoko Damono

    Kumpulan Puisi Sapardi Djoko Damono

    AKULAH SI TELAGA
    Oleh : Sapardi Djoko Damono

    akulah si telaga: berlayarlah di atasnya;
    berlayarlah menyibakkan riak-riak kecil yang menggerakkan
    bunga-bunga padma;
    berlayarlah sambil memandang harumnya cahaya;
    sesampai di seberang sana, tinggalkan begitu saja
    — perahumu biar aku yang menjaganya

    Perahu Kertas,
    Kumpulan Sajak,
    1982.

    ANGIN, 1
    Oleh : Sapardi Djoko Damono

    angin yang diciptakan untuk senantiasa bergerak dari sudut ke
    sudut dunia ini pernah pada suatu hari berhenti ketika mendengar
    suara nabi kita Adam menyapa istrinya untuk pertama kali, “hei
    siapa ini yang mendadak di depanku?”

    angin itu tersentak kembali ketika kemudian terdengar jerit wanita
    untuk pertama kali, sejak itu ia terus bertiup tak pernah menoleh
    lagi

    — sampai pagi tadi:
    ketika kau bagai terpesona sebab tiba-tiba merasa scorang diri di
    tengah bising-bising ini tanpa Hawa
    Perahu Kertas,
    Kumpulan Sajak,
    1982.

    ANGIN, 2
    Oleh : Sapardi Djoko Damono

    Angin pagi menerbangkan sisa-sisa unggun api yang terbakar
    semalaman.
    Seekor ular lewat, menghindar.
    Lelaki itu masih tidur.
    Ia bermimpi bahwa perigi tua yang tertutup ilalang panjang
    di pekarangan belakang rumah itu tiba-tiba berair kembali.

    Perahu Kertas,
    Kumpulan Sajak,
    1982.

    AKU INGIN
    Oleh : Sapardi Djoko Damono

    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
    dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu
    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
     

    ANGIN, 3
    Oleh : Sapardi Djoko Damono

    “Seandainya aku bukan ……
    Tapi kau angin!
    Tapi kau harus tak letih-letihnya beringsut dari sudut ke sudut
    kamar,
    menyusup celah-celah jendela, berkelebat di pundak bukit itu.
    “Seandainya aku . . . ., .”
    Tapi kau angin!
    Nafasmu tersengal setelah sia-sia menyampaikan padaku tentang
    perselisihan antara cahaya matahari dan warna-warna bunga.
    “Seandainya ……
    Tapi kau angin!
    Jangan menjerit:
    semerbakmu memekakkanku.
    Perahu Kertas,
    Kumpulan Sajak,
    1982.

    YANG FANA ADALAH WAKTU
    Oleh : Sapardi Djoko Damono

    Yang fana adalah waktu. Kita abadi:
    memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
    sampai pada suatu hari
    kita lupa untuk apa.
    “Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?”
    tanyamu.
    Kita abadi.

     Perahu Kertas,Kumpulan Sajak,
    1982.

    BERJALAN KE BARAT WAKTU PAGI HARI
    Oleh : Sapardi Djoko Damono

    waktu berjalan ke barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di
    belakang

    aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri yang memanjang di depan

    aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa di antara kami
    yang telah menciptakan bayang-bayang

    aku dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara
    kami yang harus berjalan di depan

    BUNGA, 1
    Oleh : Sapardi Djoko Damono

    (i)
    Bahkan bunga rumput itu pun berdusta.
    Ia rekah di tepi padang waktu hening pagi terbit;
    siangnya cuaca berdenyut ketika nampak sekawanan gagak
    terbang berputar-putar di atas padang itu;
    malam hari ia mendengar seru serigala.

    Tapi katanya, “Takut? Kata itu milik kalian saja, para manusia. Aku
    ini si bunga rumput, pilihan dewata!”

    (ii)
    Bahkan bunga rumput itu pun berdusta.

    Ia kembang di sela-sela geraham batu-batu gua pada suatu pagi,
    dan malamnya menyadari bahwa tak nampak apa pun dalam gua
    itu dan udara ternyata sangat pekat dan tercium bau sisa bangm
    dan terdengar seperti ada embik terpatah dan ia membayangkan
    hutan terbakar dan setelah api ….

    Teriaknya, “Itu semua pemandangan bagi kalian saja, para
    manusia! Aku ini si bunga rumput: pilihan dewata!” 
    Perahu Kertas,Kumpulan Sajak,
    1982.

    BUNGA, 2
    Oleh : Sapardi Djoko Damono

    mawar itu tersirap dan hampir berkata jangan ketika pemilik
    taman memetiknya hari ini; tak ada alasan kenapa ia ingin berkata
    jangan sebab toh wanita itu tak mengenal isaratnya — tak ada
    alasan untuk memahami kenapa wanita yang selama ini rajin
    menyiraminya dan selalu menatapnya dengan pandangan cinta itu
    kini wajahnya anggun dan dingin, menanggalkan kelopaknya
    selembar demi selembar dan membiarkannya berjatuhan
    menjelma
    pendar-pendar di permukaan kolam 
    Perahu Kertas,Kumpulan Sajak,
    1982.

    BUNGA, 3
    Oleh : Sapardi Djoko Damono 

    seuntai kuntum melati yang di ranjang itu sudah berwarna coklat
    ketika tercium udara subuh dan terdengar ketukan di pintu
    tak ada sahutan
    seuntai kuntum melati itu sudah kering: wanginya mengeras di
    empat penjuru dan menjelma kristal-kristal di udara ketika
    terdengar ada yang memaksa membuka pintu
    lalu terdengar seperti gema “hai, siapa gerangan yang telah
    membawa pergi jasadku?”
     
    Perahu Kertas,Kumpulan Sajak,
    1982.

    HUJAN BULAN JUNI
    Tak ada yang lebih tabah
    Dari hujan bulan juni
    Dirahasiakannya rintik rindunya
    Kepada pohon berbunga itu
    Tak ada yang lebih bijak
    Dari hujan bulan juni
    Dihapuskannya jejak-jejak kakinya
    Yang ragu-ragu di jalan ituTak ada yang lebih arif
    Dari hujan bulan juni
    Dibiarkannya yang tak terucapkan
    diserap akar pohon bunga itu(1989)DALAM DIRIKU
    Dalam diriku mengalir sungai panjang,
    Darah namanya;
    Dalam diriku menggenang telaga darah,
    Sukma namanya;
    Dalam diriku meriak gelombang sukma,
    Hidup namanya!
    Dan karena hidup itu indah,
    Aku menangis sepuas-puasnya
    (1980)Tiba-Tiba Malam pun risik
    tiba-tiba malam pun risik
    beribu Bisik
    tiba-tiba engkau pun lengkap menerima
    satu-satunya Duka

    Di Atas Batu
    ia duduk di atas batu dan melempar-lemparkan kerikil ke tengah kali…
    ia gerak-gerakkan kaki-kakinya di air sehingga memercik ke sana ke mari…
    ia pandang sekeliling :
    matahari yang hilang – timbul di sela goyang daun-daunan,
    jalan setapak yang mendaki tebing kali,
    beberapa ekor capung
    — ia ingin yakin bahwa benar-benar berada di sini
    Perahu Kertas,
    Kumpulan Sajak,
    1982.

    Hatiku Selembar Daun

    Hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput;
    nanti dulu, biarkan aku sejenak…
    Terbaring di sini;
    ada yang masih ingin kupandang,
    yang selama ini senantiasa luput;
    Sesaat adalah abadi sebelum kausapu
    tamanmu setiap pagi…
    ~*Sapardi Djoko Damono*~
    Pada Suatu Hari Nanti
    Pada suatu hari nanti
    jasadku tak akan ada lagi…
    tapi dalam bait-bait sajak ini
    kau tak akan kurelakan sendiri…
    Pada suatu hari nanti
    suaraku tak terdengar lagi…
    tapi di antara larik-larik sajak ini
    kau akan tetap kusiasati…
    Pada suatu hari nanti
    impianku pun tak dikenal lagi…
    namun di sela-sela huruf sajak ini
    kau tak akan letih-letihnya kucari…
    ~*Sapardi Djoko Damono*~
  • Sejarah Perkembangan Filologi Menurut Teori Sastra

    Sejarah Perkembangan Filologi Menurut Teori Sastra

    Sejarah Perkembangan Filologi

    Ilmu filologi dipandang penting dalam menyajikan kebudayaan Yunani kuno yang sampai kini berperan dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan pengenai sumber ilmu pengetahuan.

    Kebudayaan Yunani kuno tidak hanya berpengaruh di dunia Barat, tetapi juga di seantero dunia sehingga filologi tetap berperan dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan mengenai sumber dari segala ilmu pengetahuan.

    1. Filologi di Eropa Daratan

    Ilmu filologi berkembang di kawasan kerajaan Yunani, yaitu di kota Iskandariyah di benua Afrika pantai utara.

    A. Awal Pertumbuhannya

    Awal sejarah filologi di kota Iskandaria oleh bangsa Yunani pada abad ke-3 S.M dengan membaca naskah Yunani lama yang mulai ditulis pada abad ke-8 S.M dalam huruf Yunani kuno (Huruf bangsa Funisia). Naskah itu berkali-kali disalin sehingga mengalami perubahan dari bentuk aslinya.

    Para penggarap naskah-naskah itu dikenal dengan ahli filologi, di cetus oleh Eratosthenes.

    Para ahli filologi memiliki ilmu yang luas karena dalam memahami isi naskah perlu mengetahui huruf, bahasa, dan ilmu yang dikandungnya.

    Dan kemudian menuliskannnya kembali sehingga dapat diketahui oleh masyarakat pada waktu itu.

    Metode yang digunakan untuk menelaah naskah dikenal dengan ilmu filologi. Metode taraf awal berkembang dari abad ke abad hingga kini.

    Para ahli menguasai ilmu dan kebudayaan Yunani lama yang dikenal dengan aliran Iskandariyah.

    Naskah yang ditulis oleh para budak belian yang diperdagangkan di sekitar laut tengah ini bertujuan untuk kegiatan perdagangan.

    Namun sering terjadi penyimpangan karena tidak memiliki kesadaran terhadap nilai keotentikan naskah lama.

    Oleh karena itu perlu adanya perbaikan yang musti dilakukan oleh ahli filologi.

    Kerusakan atau kekorupan bahasa terjadi karena ketidaksengajaan, bukan ahli dalam ilmu yang ditulis, atau karena keteledoran penyalin.

    Sesudah Iskandariyah jatuh ke dalam kekuasaan Romawi, kegiatan filologi berpindah ke Eropa selatan, berpusat di kota Roma dengan melanjutkan filologi Yunani (meneruskan mazhab Iskandariyah) yang tetap menjadi bahan telaah utama dan bahasa Yunanai tetap digunakan.

    Pada abad ke-1 perkembangan tradisi berupa pembuatan resensi terhadap naskah berkelanjutan hingga pecahnya kerajaan Romawi pada abad ke-4 menjadi kerajaan Romawi Barat dan Romawi Timur. Dan mempengaruhi perkembangan filologi selanjutnya.

    B. Filologi di Romawi Barat

    1). Filologi di Romawi Barat Penggarapan diarahkan kepada naskah-naskah dalam bahasa latin yang berupa puisi dan prosa, sejak abad ke-3 telah digarap secara filologi.

    Bahasa latin menjadi bahasa ilmu pengetahuan. Adapun telaah naskah keagamaan yang dilakukan oleh pendeta dan berakibat pada naskah Yunani yang mulai ditinggalkan, bahkan dipandang naskah yang berisikan paham jahiliyah sehingga terjadi kemunduran.

    2). Filologi di Romawi Timur Telah muncul pusat-pusat teks Yunani, misalnya di Antioch, Athena, Iskandariyah, Beirut, Konstaninopel, dan Gaza. Selanjutnya berkembang menjadi perguruan tinggi. Dalam periode itu mulailah muncul tafsir pada tepi halaman naskah, disebut dengan scholia.

    3). Filologi di Zaman Renaisan Renaisans di mulai dari Italia pada abad ke-13, menyebar ke negara Eropa lainnya dan berakhir pada abad ke-16.

    Dalam arti sempit renaisan adalah periode yang di dalamnya kebudayaan klasik diambil lagi sebagai pedoman hidup; dan dalam arti luas adalah periode yang di dalamnya rakyat cenderung kepada dunia Yunani klasik atau kepada aliran humanisme.

    Pada abad ke-15 jatuhnya kerajaan Romawi Timur ke tangan bangsa Turki dan ahli filologi berpindah ke Eropa Selatan (Roma). Penemuan mesin cetak di Gitenberg (Jerman) menyebabkan perkembangn baru dalam bidang filologi.

    Di Eropa, filologi diterapkan untuk telaah naskah lama nonklasik. Abad ke-19 ilmu bahasa atau linguistik berkembang menjadi ilmu yag berdiri sendiri, terpisah dari ilmu filologi.

    Pada abad ke-20 pengertian filologi di Eropa daratan tetap seperti semula ialah telaah teks klasik, sedangkan di kawasan Angio-Sakson berubah menjadi linguistik.

    2. Filologi di Kawasan Timur Tengah

    Sejak abad ke-4 kota di Timur Tengah memiliki pusat studi berbagai ilmu pengetahuan yang berasal dari Yunani, seperti Gaza, Belrut, Edessa, dan Antioch. Abad ke-5 dilanda perpecahan gerejani maka para ahli filologi berpindah ke kawasan Persia.

    Dalam lembaga ini naskah Yunani diterjemahkan ke dalam bahasa Siria dan bahasa Arab. Kota Harra di Mesopotamia pernah menjadi pusat studi naskah Yunani, penduduknya yaitu Sabean, suku yang tergolong kuno dan mahir dalam bahasa Arab.

    Zaman dinasi Abasiyah, dalam pemerintahan khalifah Mansur (754-775), Harun Alrasyid (786- 775), dan Makmun (809-833). Puncak perkembangan ilmu pengetahuan Yunani ada dalam pemerintakahn Makmun.

    Sebelum kedatangan agama Islam Persia dan Arab memiliki karya yang terbilang mengagumkan misalnya Mu’allaqat dan Qasidah. Kegiatan meluas ke kawasan luar Negara Arab setelah Islam berkembang serta mistik Islam berkembang dengan maju di Persia, abad ke-10 hingga abad ke-11.

    Meluasnya kekuasaan dinasti Umayah ke Spanyol dan Andalusia pada abad ke-8 hingga abad ke-15 menyebabkan ilmu pengetahuan Yunani yang telah diserap oleh bangsa Arab kembali masuk ke Eropa dengan baju Islam.

    Abad ke-17 telaah teks klasik Arab dan Persia di eropa telah dipandang mantap, di Cambridge dan Oxford. Dan abad ke-18 didirikan pusat studi kebudayaan ketimuran oleh Sivester de Sacy dengan nama Ecole des Langues Orientales Vivantes.

    Sehingga lahirlah ahli orientalis Eropa, yaitu Etienne Qutremere (1782-1857), De Slane, De Sacy (bapak para orientalis di Eropa).

    3. Filologi di Kawasan Asia: India

    India adalah bangsa yang dipandang memiliki cukup dokumen peninggalan masa silam seperti prasasti dan naskah-naskah.

    Kontak langsung dengan bangsa Yunani ada pada zaman Raja Iskandar Zurkarnain yang mengadakan perjalanan sampai ke India pada abad ke-3 S.M daerah Gadhara terdapat seni patung, bukti dari pengaruh Yunani.

    Patung Buddha yang dipahat seperti patung Apollo. Perpaduan antar budaya Yunani, Hindu, Buddha, dan Jaina dinamakan kebudayaan Gadhara, dan mencapai puncaknya pada zaman raja Kaniska Kusana (ke-78 – 100).

    Abad ke-1 terjadi kkontak antara India dan Cina. Ada pula yang menterjemahkan naskah-naskah India ke dalam bahasa Cina, yaitu Fa-hian, Hiuen-tsing, dan I-tsing. Kontak India dengan bangsa Persi lebih awal dari bangsa-bangsa sebelumnya.

    Namun hubungan itu belum memberikan informasi yang mantap. Masuknya karya sastra India Pancatantra yang diterjemahkan ke dalam bahasa Persi.

    Alberuni, seorang Arab-Persi, pernah mengunjungi India pada tahun 1030 dan mempelajari naskah-naskah India untuk mengetahui kebudayaan bangsa itu.

    Sampai pertengahan abad ke-19 telah banyak dilakukan telaah terhadap karya sastra klasik India. Dengan telah dilakukan studi terhadap weda dan kitab-kitab agama Buddha lainnya dari segi materi perkembangan filologi di India telah dipandang lengkap.

    Semenjak tahun 1850 banyak dilakukan kajian terhadap sastra klasik India secara ilmiah, dan diterbitkan sejumlah naskah dengan kritik teks.hingga pada awal abad ke-20 daftar tersebut sudah meliputi beribu-ribu naskah.

    4. Filologi di Kawasan Nusantara

    Kawasan Nusantara terbagi dalam banya kelompok etnis, memiliki bentuk kebudayaan khas, tanpa meninggalkan sifat kekhasan budaya Nusantara.

    1). Naskah Nusantara dan Para Pedagang Barat Hasrat mengkaji naskah Nusantara timbul dengan kehadiran bangsa barat abad ke-16. Yang mengetahui pertama naskah lama adalah para pedagang. Dan maraknya perdagangan naskah kuno.

    Peter Floris dan Pieter Wilemsz van el binck adalah seseorang bergerak dalam perdaangan naskah kuno. Di zaman VOC usaha mempelajari bahasa-bahasa Nusantara hampir terbatas pada bahasa Melayu.

    2). Telaah Naskah Nusantara oleh Para Penginjil Sesuai dengan teori filologi, sastra lisan termasuk kajian filologi, maka diantara penginjil ada yang mengkaji sastra lisan daerah yang didatanginya, karena kelompok etnis belum mengenal huruf sehingga budayanya masih disimpan dalam sastra lisan, seperti daerah Toraja oleh. N. Adriani dan Kruijt.

    3). Kegiatan Filologi terhadap Naskah Nusantara Kehadiran NBG ke Indonesia mendorong tumbuhnya kegiatan untuk meneliti naskah-nasah Nusantara. Minat itupuun timbul pada para tenaga Belanda dan Inggris.

    Kajian ahli filologi bertujuan untuk menyunting, membahas serta menganalisis isinya dengan menggunakan metode intuitif atau diplomatik.Perkembangan selanjutnya disunting dalam bentuk transliterasi huruf Latin dan berkembang lagi dalam bentuk bahasa asing terutama bahasa Belanda. Adanya telaah naskah untuk tujuan pembahasan isinya, yang ditinjau dari berbagai disiplin.

    Kegiatan filologi terhadap naskah Nusantara, mendorong berbagai kegiatan ilmiah, terutama dimanfaatkan oleh disiplin humaniora dan disiplin ilmu-ilmu sosial.

    Semua kegiatan itu telah memenuhi tujuan filologi, ialah melalui telaah naskah-naskah dapat membuka kebudayaan bangsa dan telaah mengangkat nili-nilai luhur yang tersimpan di dalamnya.

  • Kumpulan Puisi Kahlil Gibran yang Menyentuh Hati

    Kumpulan Puisi Kahlil Gibran yang Menyentuh Hati

    Terdiam

    Ku terdiam dalam ruang sepi tak berteman
    Terlintas bayangmu bermain dalam pikiran
    Ku larut dalam hayalku tentang tak bertepiaan
    Mengapa aku bisa menyayangimu
    Walau ku tahu kau tak mempedulikanku

    Apakah ini hanya perasaanku sesaat
    Atau karena pikiran ini telah penat
    Rasa sayang ini telah ada
    Pada saat yang tidak pernah kuminta
    Tapi hati ini terus membara
    Menanti cinta yang tak pernah ada

    Wahai dewi cinta
    Tepatkah kau menembakan panah asmara
    Membuat hati terluka
    Menunggu cinta tak kunjung tiba

    Wahai kau yang disana
    Sadarkah kau disini kumencinta
    Dirimu terlalu kupuja
    Bagaikan sebuah mahakarya

    IBU

    Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir -bibir manusia.
    Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
    Kata yang semerbak cinta dan impian,
    manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa. .

    Ibu adalah segalanya.
    Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita dikala nista.
    Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi.

    Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa merestui dan memberkatinya.

    Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu.
    Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
    Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

    Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan.
    Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya.
    Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.
    Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud. Penuh cinta dan kedamaian.

    Cinta Yang Agung

    Adalah ketika kamu menitikkan air mata
    dan masih peduli terhadapnya..
    Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
    menunggunya dengan setia..

    Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
    dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
    turut berbahagia untukmu..

    Apabila cinta tidak berhasil
    …Bebaskan dirimu…
    Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
    dan terbang ke alam bebas lagi..
    Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
    kehilangannya..

    Tapi..ketika cinta itu mati..
    kamu tidak perlu mati bersamanya
    Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..
    MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
    mereka jatuh.

    Aku Bicara Perihal Cinta

    Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia.
    Walau jalannya sukar dan curam.
    Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
    Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.

    Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
    Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
    Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
    kan menyalibmu.

    Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu,
    demikian pula dia ada untuk pemangkasanmu.
    Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu,
    dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.

    Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu,
    dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
    Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.

    Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
    Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
    Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
    Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
    Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.

    Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
    Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,
    supaya bisa kaupahami rahasia hatimu,
    dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.

    Namun pabila dalam ketakutanmu,
    kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.
    Maka lebih baiklah bagimu,
    kalau kaututupi ketelanjanganmu,
    dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
    Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa,
    tapi tak seluruh gelak tawamu,
    dan menangis,
    tapi tak sehabis semua airmatamu.

    Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri,
    dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
    Cinta tiada memiliki,
    pun tiada ingin dimiliki;
    Karena cinta telah cukup bagi cinta.

    Pabila kau mencintai kau takkan berkata,
    TUHAN ada di dalam hatiku,
    tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati TUHAN”.
    Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta,
    sebab cinta,
    pabila dia menilaimu memang pantas,
    mengarahkan jalanmu.

    Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.
    Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan,
    biarlah ini menjadi aneka keinginanmu:
    Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali,
    yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.

    Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
    Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;
    Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
    Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan,
    dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;
    Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;
    Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
    Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu,
    dan sebuah gita puji pada bibirmu.

    Nyanyian Sukma

    Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
    sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku,

    Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
    ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
    dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.

    Betapa dapat aku mendesahkannya?
    Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
    Kepada siapa aku akan menyanyikannya?

    Dia tersimpan dalam relung sukmaku
    Kerna aku risau, dia akan terhempas
    Di telinga pendengaran yang keras.
    Pabila kutatap penglihatan batinku

    Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
    Dan pabila kusentuh hujung jemariku
    Terasa getaran kehadirannya.
    Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
    Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.

    Air mataku menandai sendu
    Bagai titik-titik embun syahdu
    Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
    Lagu itu digubah oleh renungan,

    Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
    Dan disingkiri oleh kebisingan,
    Dan dilipat oleh kebenaran,
    Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
    Dan difahami oleh cinta,
    Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
    Dan dinyanyikan oleh sukma malam.

    Lagu itu lagu kasih-sayang,
    Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakah Yang mampu membawakannya berkumandang?
    Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
    Suara manakah yang dapat menangkapnya?
    Kidung itu tersembunyi bagai rahasia perawan suci,
    Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
    Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
    Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?

    Siapa berani memecah sunyi
    Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
    Yang hanya terungkap oleh hati?
    Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?

    BAYANG

    Setiap langkah ku ada dia..
    Mengikuti di belakang punggungnya. .
    Gelap dan tak terlihat..
    Kasat mata..

    Terdiam kala banyak yang membicarakannya..
    Seakan tak seorang pun memandang kearah ku..
    Sibuk mengagumi pesonanya..
    Sibuk meminta senyumannya. .

    Akulah sang tak terlihat..
    Saat dia berada di dekat ku..

    Akulah sang gelap..
    Dibalik wajah cerah nya..

    Akulah sang kasat mata..
    Ada namun seakan tak ada..

    Akulah sang bayang..
    Sesuatu yang tak dianggap ada..

    menunggu
    Hari terhitung minggu
    Minggu pun menjadi bulan..
    Pagi ku mengingat mu
    Malam ku mengenangmu

    Tetap saja semua sama
    Sejak kau pergi..
    Ku masih saja menanti mu
    Hingga kau kembali
    Dan takkan tinggalkan ku lagi..
    Entah kapan..

    Menunggu mu masih..
    Setia tetap ku janji..
    Hingga ku dapat kau kembali..
    Bersama jalani hari..

    Kisahku

    Dengarkan kisahku…
    Dengarkan,
    tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku:
    kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..

    Jika kita mencintai,
    cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita.
    Jika kita bergembira,
    kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.

    Jika kita menderita,
    kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.
    Jangan kau anggap bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.

    Cinta adalah tunas pesona jiwa,
    dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
    ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.
    Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran,
    yang terbuka namun rahsia;
    ia hanya dapat difahami melalui cinta,
    hanya dapat disentuh dengan kebaikan;
    dan ketika kita mencoba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal uap.

    CINTA SETUBUH PADAS

    Cinta setubuh padas!
    Bergelang waktu menggoda
    sesal anak rahim di kandung celaka.
    Mengunci tabir di buih-buih selaksa doa.

    Mungkin karunia itu berakhir patah, atau
    sekedar mengusap lempeng cumbu
    bertahta angin! Dan cinta kian
    menitik air mata di seanyam arang,
    mantra hati menyusut di susuk semangat.

    “Kembalikanlah amarahku; oh, cermin sangga!”

    Lembut suara angannya mengelus padas,
    agar memeluk kerat penguak duri
    percintaan bersanding ajal.

    Keadilan Cinta
    ketika hati melangkah
    ketika hasrat menggema
    ketika rasa bergetar
    saat itu daya tak kuasa
    menemukan kekasih hati

    Dimanakah posisi cinta
    dikala hati menginginkannya
    apakah cinta hanya sebuah pelampiasan
    dari hasrat diri
    dimanakah rasa
    dikala posisi cinta bergeser

    Cinta,
    adakah cinta untukku
    apakah cinta bisa berbuat adil

    Entahlah…
    dayaku tak kuasa lagi untuk menemukan cinta

    Pandangan Pertama

    Itulah saat yang memisahkan aroma kehidupan dari kesedarannya.
    Itulah percikan api pertama yang menyalakan wilayah-wilayah jiwa.
    Itulah nada magis pertama yang dipetik dari dawai-dawai perak hati manusia.
    Itulah saat sekilas yang menyampaikan pada telinga jiwa tentang risalah hari-hari yang telah berlalu dan mengungkapkan karya kesadaran yang dilakukan malam,
    menjadikan mata jernih melihat kenikmatan di dunia dan menjadikan misteri-misteri keabadian di dunia ini hadir.

    Itulah benih yang ditaburan oleh Ishtar; dewi cinta, dari suatu tempat yang tinggi.
    Mata mereka menaburkan benih di dalam ladang hati, perasaan memeliharanya, dan jiwa membawanya kepada buah-buahan.
    Pandangan pertama kekasih adalah seperti roh yang bergerak di permukaan air mengalir menuju syurga dan bumi.
    Pandangan pertama dari sahabat kehidupan menggemakan kata-kata Tuhan,
    “Jadilah, maka terjadilah ia”

  • Apa Itu Galau? Baca Artikel ini dan Kamu Akan Paham Maknanya

    Apa itu galau? Kenapa orang bisa galau? Dari mana datangnya galau? 

    Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan kata ‘galau’. Kita sering mendengarnya dari teman ataupun media sosial.

    Tapi walau kata ‘galau’ sudah tak asing lagi, tidak sedikit orang yang masih bingung dengan arti galau yang sebenarnya.

    Menurut KBBI, Galau artinya kacau, tidak karuan.

    Jika melihat arti galau dari KBBi yang berarti kacau, kita bisa menafsirkan jika galau tidak bisa didefinisikan secara spesifik.

    Sebab, galau adalah wujud dari rasa yang sifatnya abstrak, alias tak nampak.

    Paling mudah memaknai galau adalah kondisi suasana hati yang sedang kacau, sedang dalam kebimbangan, kekecewaan, keputusasaan, kekhawatiran, serta kesedihan.

    Galau merupakan konflik batin yang bisa mereaksi otak dan fisik manusia. Maka jangan heran ketika kita sedang galau, fisik menjadi lemas, lunglai, dan seakan tak berdaya.

    Begitu pula dengan otak. Kita tidak bisa berpikir dengan jernih untuk menuntaskan masalah penyebab timbulnya kegalauan.

    Kebanyakan anak muda jaman sekarang selalu mengaitkan galau dengan urusan asmara atau percintaan. Padahal, galau sendiri tidak hanya berkutat pada urusan cinta belaka, tapi bisa lebih luas dari itu.

    Salah satu penyebab galau adalah rasa kecewa ketika pencapaian yang didapat tidak sesuai dengan harapan.

    Misalnya, kita sudah belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh. Tapi kita tetap tidak mendapat peringkat di kelas. Maka rasa kecewa dan resah pun datang. Itu juga bisa disebut galau.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi galau?

    Ada begitu banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi rasa galau yang sedang menumpuk, mulai dari curhat, refreshing, makan dengan porsi jumbo, bahkan menulis.

    Namun, salah satu aktivitas yang paling sering dilakukan ketika galau adalah mendengarkan lagu.

    Ya, mendengarkan lagu memang menjadi pilihan utama oleh kebanyakan orang untuk melepas rasa sedih, resah, gundah, dan amarah dalam jiwa.

    Biasanya lagu yang didengar saat galau adalah lagu sedih dengan dalih bahwa hanya lagu sedih yang bisa mengerti dengan kondisi yang sedang dirasakan.

    Walau banyak juga yang mengatakan jika lagu sedih tidak cocok didengarkan saat galau karena akan membuat kondisi jiwa semakin rapuh.

    Tapi anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Sebenarnya hal tersebut bukanlah larangan, tapi sekadar imbauan.

    Justru dengan mendengarkan lagu sedih, kita bisa melepaskan semua rasa gundah di dalam jiwa.

    Kita bisa membuang semua rasa gundah sehingga tak ada lagi yang tersisa dan akhirnya kita bisa memulai kehidupan baru yang lebih baik.

    Tentu saja setiap orang memiliki caranya masing-masing ketika menghadapi galau. Tidak harus mendengarkan musik, tidak harus makan banyak, tidak harus pergi liburan.

    Kadang teman galau yang paling indah adalah menyendiri dan mencurahkan isi hati kepada Sang Pencipta.

    Sepintar apapun dan setinggi apapun pangkat seseorang, tidak ada yang bisa menghindari galau. Sebab, galau pasti akan dialami oleh setiap insan, hanya tinggal menunggu waktunya.

    Itulah pengertian galau yang sering dipertanyakan oleh banyak orang.

    Semoga bermanfaat dan bisa membuat diri kita lebih siap untuk menyambut kegalauan-kegalauan yang akan datang di dalam kehidupan.

    Author : Maulana Affandi

  • Pengertian Psikologi Sastra Menurut Para Ahli

    Pengertian Psikologi Sastra Menurut Para Ahli

    Pengertian Psikologi Sastra

    Psikologi Sastra adalah analisis teks dengan mempertimbangkan relevansi dan peranan studi psikologis.

    Artinya, psikologi turut berperan penting dalam menganalisis sebuah karya sastra dengan bekerja dari sudut kejiwaan karya sastra tersebut baik dari unsur pengarang, tokoh, maupun pembacanya.

    Dengan dipusatkannya perhatian pada tokoh-tokoh, maka akan dapat dianalisis konflik batin yang terkandung dalam karya sastra.

    Jadi, Secara umum dapat disimpulkan bahwa hubungan antara sastra dan psikologi sangat erat hingga melebur dan melahirkan ilmu baru yang disebut dengan “Psikologi Sastra”.

    Pengertian Psikologi Sastra Menurut Para Ahli

    Adapun pengertian psikologi sastra menurut para ahli adalah sebagai berikut:

    1. Ratna (2004:62 dan 344)

    Teori psikologi yang paling banyak diacu dalam pendekatan psikologi atau yang paling dominan dalam analisis karya sastra adalah teori Psikoanalisis Sigmund Freud.

    2. Freud (2002:3)

    Psikoanalisis ialah sebuah metode perawatan medis bagi orang-orang yang menderita gangguan syaraf. Psikoanalisis merupakan suatu jenis terapi yang bertujuan untuk mengobati seseorang yang mengalami penyimpangan mental dan syaraf.

    3. Fudyartanta (2005:17)

    Psikoanalisis merupakan psikologi ketidak-sadaran, perhatian-perhatiannya tertuju ke arah bidang-bidang motivasi, emosi, konflik, simpton-simpton neurotik, mimpi-mimpi, dan sifat-sifat karakter.

    Psikologi sastra memberikan perhatian pada masalah yang berkaitan dengan unsur-unsur kejiwaan tokoh-tokoh fiksional yang terkandung dalam sastra.

    Aspek-aspek kemanusiaan inilah yang merupakan objek utama psikologi sastra sebab semata-mata dalam diri manusia itulah aspek kejiwaan dicangkokkan dan diinvestasikan.

    4. Ratna (2004: 344)

    Penelitian psikologi sastra dilakukan melalui dua cara. Pertama, melalui pemahaman teori-teori psikologi kemudian diadakan analisis terhadap suatu karya sastra.

    Kedua, dengan terlebih dahulu menentukan sebuah karya sastra sebagai objek penelitian, kemudian ditentukan teori-teori psikologi yang dianggap relefan untuk melakukan analisis

    Fiksi psikologi sastra adalah salah satu aliran sastra yang berusaha mengeksplorasi pikiran sang tokoh utama, terutama pada bagian yang terdalam yaitu alam bawah sadar. Fiksi psikologis sering mengunakan teknik bernama “arus kesadaran”.

    Istilah ini ditemukan oleh William James pada tahun 1890 dan digunakan untuk mengambarkan kepingan-kepingan inspirasi, gagasan, kenangan dan sensasi yang membentuk kesadaran manusia (Stanton, 2007: 134).

  • Sastra Melayu Klasik: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

    Sastra Melayu Klasik: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

    Pengertian Sastra Melayu Klasik

    Sastra Melayu klasik adalah sastra yang berbentuk lisan yang tercipta dari suatu ujaran atau ucapan. Sastra Melayu klasik masuk ke Indonesia bersamaan dengan masuknya agama Islam pada abad ke-13.

    Sastra Melayu klasik termasuk bagian dari karya sastra Indonesia angkatan tahun 1870 – 1942, yang berkembang di lingkungan masyarakat Sumatera seperti Langkat, Tapanuli, Minangkabau dan daerah Sumatera lainnya.

    Pada dasarnya, Sastra Melayu lama atau klasik bersifat verbalisme, yaitu ujaran/ucapan dari mulut ke mulut. Hal ini berdampak pada pemaknaan penerima ujaran tersebut.

    Ciri-Ciri Sastra Melayu Klasik

    • Bentuk prosanya sering menggunakan kata-kata klise, seperti sahibul hikayat, menurut empunya cerita, konon, dan sejenisnya.
    • Bentuk puisinya terikat oleh aturan-aturan, seperti banyaknya larik pada setiap bait, banyak suku kata pada setiap larik, dan pola rima akhir. Aturan-aturan itu dapat dilihat dalam pantun atau syair.
    • Biasanya tidak sesuai dengan logika umum.
    • Kisahnya berupa kehidupan istana, raja-raja, dewa-dewa, para pahlawan, atau tokoh-tokoh mulia lainnya.
    • Disampaikan secara lisan atau dari mulut ke mulut. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila karya sastra melayu klasik memiliki banyak versi, sesuai orang yang menceritakannya.
    • Nama penciptanya tidak diketahui (anonim). Hal tersebut disebabkan oleh sifat karya sastra klasik yang menganggap karya sastra merupakan milik bersama masyarakat.

    Bentuk Sastra Melayu Klasik

    1. Gurindam

    Gurindam ini dibawa oleh orang Hindu atau pengaruh sastra Hindu. Gurindam berasal dari Bahasa Tamil (India) yaitu kirindam yang berarti mula-mula asal perumpamaan.

    Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama, yang merupakan satu kesatuan yang utuh.

    Baris pertama berisikan semacam soal, masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi.

    Gurindam berisi nasihat, petuah, ajaran moral kebaikan dan budi pekerti.

    Ciri-ciri Gurindam adalah sebagai berikut:

    1. Setiap bait terdiri atas dua baris atau larik
    2. Biasanya menggunakan pola rima sama atau lurus (a – a)
    3. Umumnya setiap baris terdiri atas 4-6 kata (8-12 suku kata)
    4. Baris pertama dan kedua biasanya membangun hubungan sebab akibat
    5. Umumnya mengandung petuah, nasihat, atau amsal (ucapan yang mengandung kebenaran).

    2. Hikayat

    Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa, terutama dalam Bahasa Melayu yang berisikan tentang kisah, cerita, dan dongeng.

    Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat tokoh utama.

    Sebuah hikayat dibacakan sebagai hiburan, pelipur lara atau untuk membangkitkan semangat juang.

    Ciri-ciri Hikayat:

    1. Isi ceritanya berkisar pada tokoh raja dan keluarganya.
    2. Bersifat pralogis, yaitu mempunyai logika tersendiri yang menyebutkannya fantastis.
    3. Mempergunakan banyak kata arkais (klise).
    4. Nama pengarang biasanya tidak disebutkan (anonim).

    3. Karmina

    Karmina atau pantun kilat adalah pantun yang terdiri dari dua baris. Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua adalah isi. Memiliki pola sajak lurus (a-a). Biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung.

    Ciri-ciri Karmina :

    1. Terdiri dari dua baris
    2. Bersajak a-a
    3. Terdiri dari 8-12 suku kata
    4. Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua merupakan isi

    Contoh pantun karmina :

    Sudah gaharu cendana pula.
    Sudah tahu masih bertanya pula.

    4. Pantun

    Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang berasal dari kata patuntun dalam bahasa Minangkabau yang berarti “petuntun”.

    Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a).

    Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis.

    Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian: sampiran dan isi.

    Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam (mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya), dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima/sajak.

    Dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.

    Contoh Pantun:

    Kayu cendana diatas batu
    Sudah diikat dibawa pulang
    Adat dunia memang begitu
    Benda yang buruk memang terbuang

    5. Seloka

    Seloka adalah bentuk puisi Melayu klasik yang berisikan pepatah dengan maksud senda gurau, sindiran bahkan ejekan.

    Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair, kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. Kata “seloka” diambil dari bahasa Sanskerta, sloka.

    Contoh seloka 4 baris:

    Sudah bertemu kasih sayang
    Duduk terkurung malam siang
    Hingga setapak tiada renggang
    Tulang sendi habis berguncang

    6. Syair

    Syair berasal dari Persia (sekarang Iran) dan telah dibawa masuk ke Nusantara bersama-sama dengan kedatangan Islam.

    Kata syair berasal dari bahasa Arab syu’ur yang berarti perasaan. Kata syu’ur berkembang menjadi kata syi’ru yang berarti puisi dalam pengertian umum.

    Syair dalam kesusastraan Melayu merujuk pada pengertian puisi secara umum.

    Akan tetapi, dalam perkembangannya syair tersebut mengalami perubahan dan modifikasi sehingga syair di desain sesuai dengan keadaan dan situasi yang terjadi.

    Syair adalah puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak.

    Biasanya terdiri dari 4 baris, berirama aaaa, keempat baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun, 2 baris terakhir yang mengandung maksud).

    7. Talibun

    Talibun adalah sejenis puisi lama seperti pantun karena mempunyai sampiran dan isi, tetapi lebih dari 4 baris (mulai dari 6 baris hingga 20 baris). Berirama abc-abc, abcd-abcd, abcde-abcde, dan seterusnya.

    Ciri-ciri Talibun adalah seperti berikut:

    1. Sejenis puisi bebas.
    2. Terdapat beberapa baris dalam rangkap.
    3. Isinya berdasarkan sesuatu perkara diceritakan secara terperinci.
    4. Tiada pembayang. Setiap rangkap dapat menjelaskan satu keseluruhan cerita.
    5. Menggunakan puisi lain (pantun/syair) dalam pembentukannya.
    6. Gaya bahasa yang luas dan lumrah (memberi penekanan kepada bahasa yang berirama seperti pengulangan dll).
    7. Berfungsi untuk menjelaskan sesuatu perkara.
    8. Merupakan bahan penting dalam pengkaryaan cerita penglipur lara.

    Tema talibun biasanya berdasarkan fungsi puisi tersebut. Contohnya seperti berikut:

    1. Mengisahkan kebesaran/kehebatan sesuatu tempat dll
    2. Mengisahkan keajaiban sesuatu benda/peristiwa
    3. Mengisahkan kehebatan/kecantikan seseorang
    4. Mengisahkan kecantikan seseorang
    5. Mengisahkan kelakuan dan sikap manusia
    6. Mengisahkan perlakuan dimasa lalu

    Contoh Talibun:

    Kalau anak pergi ke pekan
    Yu beli belanak beli
    Ikan panjang beli dahulu
    Kalau anak pergi berjalan
    Ibu cari sanakpun cari
    Induk semang cari dahulu

  • 5 Pengertian Kodikologi Menurut Para Ahli

    5 Pengertian Kodikologi Menurut Para Ahli

    Pengertian Kodikologi

    Kodikologi adalah bidang ilmu yang biasanya bekerja sama dengan bidang ilmu filologi. Jika filologi mengkhususkan pada pemahaman isi teks/kandungan teks, kodikologi khusus membahas seluk-beluk dan segala aspek sejarah naskah.

    Sejarah naskah yang meliputi tempat penulisan, perkiraan penulis naskah, jenis dan asal kertas, bentuk dan asal cap kertas, jenis tulisan, gambar/ilustrasi, hiasan/illuminasi, dan lain-lain.

    Istilah kodikologi berasal dari kata Latin ‘codex’ (bentuk tunggal; bentuk jamak ‘codies’) yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi ‘naskah’, bukan menjadi ‘kodeks’.

    Tugas kodikologi adalah mengetahui sejarah naskah, sejarah koleksi naskah, meneliti tempat-tempat naskah, menyusun katalog, nyusun daftar katalog naskah, menyusuri perdagangan naskah, sampai pada penggunaan naskah-naskah itu.

    Siapakah yang pertama kali menggunakan istilah kodikologi?

    Jos M.M. Hermans dan Gerda C. Huisman dalam bukunya berjudul De Descriptione Codicum (1979/1980) menyatakanbahwa istilah codicologie mula-mula diperkenalkan oleh seorang ahli bahasa Yunarti, Alphonse Dain, dalam kuliah-kuliahnya di Ecole Normale Superieure, Paris, pada bulan Februari 1944.

    Istilah itu dikenal di kalangan yang lebih luas melalui karyanya Les Manuscrits yang diterbitkan pada tahun 1949.

    Pengertian Kodikologi Menurut Para Ahli

    Adapun arti kodikologi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

    1. Mulyadi (1994:1)

    mengatakan kata ’caudex’ atau ‘codex’ dalam bahasa Latin menunjukkan hubungan pemanfaatan kayu sebagai alas tulis yang pada dasarnya kata itu berarti ‘teras batang pohon’.

    2. Robson (1978:26) dalam Mulyadi (1994:2)

    Menyebut kodikologi sebagai ‘pelajaran naskah’. Kodikologi mempelajari seluk-beluk semua aspek naskah, antara lain bahan, umur, tempat penulisan, dan perkiraan penulis naskah (1985:55).

    3. Hermans dan Huisman (1979/1980:6) dalam Mulyadi (1994:2)

    Menjelaskan bahwa kodikologi (codicologie) diusulkan oleh seorang ahli bahasa Yunani, Alphonse Dain, dalam kuliah-kuliahnya di Ecole Normale Superieure, Paris, pada bulan Februari 1944. Istilah ini baru terkenal pada tahun 1949, ketika karyanya, Les Manuscrits, diterbitkan untuk pertama kali pada tahun tersebut.

    4. Dain (1975:76) dalam Mulyadi (1994:2)

    Kodikologi ialah ilmu mengenai naskah-naskah dan bukan ilmu yang mempelajari apa yang tertulis di dalam naskah. Ditambahkannya pula bahwa walaupun kata ini baru, ilmu kodikologi sendiri bukanlah ilmu yang baru.

    5. Dain, 1975:77 dalam (Mulyadi, 1994:2)

    Tugas kodikologi antara lain ialah sejarah naskah, sejarah koleksi naskah, penelitian mengenai tempat naskah-naskah yang sebenarnya, masalah penyusunan katalog, penyusunan daftar katalog, perdagangan naskah, dan penggunaan naskah-naskah itu.

  • Linguistik: Pengertian, Subdisiplin, dan Manfaatnya

    Linguistik: Pengertian, Subdisiplin, dan Manfaatnya

    Pengertian Linguistik

    Pengertian Linguistik adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang bahasa secara ilmiah yang mengacu pada teori. Linguistik berasal dari bahasa latin ‘lingua’ yang berarti ‘bahasa’.

    Ilmu linguistik juga sering disebut sebagai general linguistics.

    Maksudnya adalah ilmu linguistik itu tidak hanya mengkaji sebuah bahasa saja, tapi mengkaji seluk beluk bahasa secara lengkap.

    Ada banyak tokoh linguistik dunia, namun ada satu yang paling populer dan mendapat gelar sebaga Bapak Linguistik modern, yaitu Ferdinand de Saussure (1857-1913).

    Ia juga pernah menulis buku berjudul Course de Linguistique Generale (1916)

    Menurut KBBI, linguistik artinya:

    • Ilmu tentang bahasa
    • Telaah bahasa secara ilmiah

    Disiplin ilmu linguistik telah mengalami tiga tahap perkembangan, diantaranya:

    1. Tahap pertama adalah tahap spekulasi yang artinya kesimpulan itu dibuat tanpa didukung oleh bukti-bukti empiris, namun tetap dilaksanakan tanpa menggunakan prosedur-prosedur tertentu.

    2. Tahap kedua adalah observasi dan klasifikasi yang berkaitan dengan para ahli bahasa dalam mengumpulkan fakta bahasa dengan teliti tanpa memberi teori atau kesimpulan apapun.

    3. Tahap ketiga adalah perumusan teori. Pada tahap ini bisa disebut sebagai tahapan kompleks, yang mana setiap disiplin ilmu berusaha memahami masalah-masalah serta mengajukan pertanyaan berdasarkan data empiris. Kemudian, dikumpulkan hipotesis yang berusaha menjawab pertanyaan itu dan menyusun tes untuk menguji hipotesis terhadap fakta-fakta yang ada.

    Subdisiplin Linguistik

    A. Adapun Subdisiplin linguistik dapat dikelompokkan berdasarkan:

    • Objek kajiannya adalah bahasa pada umumnya atau bahasa tertentu.
    • Objek kajiannya adalah bahasa pada masa tertentu atau bahasa sepanjang masa.
    • Objek kajiannya adalah struktur internal bahasa.
    • Tujuan pengkajiannya apakah untuk keperluan teori atau untuk terapan.
    • Teori atau aliran yang digunakan untuk menganalisis objeknya.

    B. Dalam linguistik mikro ada beberapa subdisiplin yaitu:

    • Fonologi: menyelidiki tentang bunyi bahasa.
    • Morfologi: menyelidiki tentang morfem.
    • Sintaksis: menyelidiki tentang satuan-satuan kata.
    • Semantik: menyelidiki makna bahasa.
    • Leksikologi: menyelidiki leksikon atau kosakata.

    C. Subdisiplin linguistik makro antara lain:

    • Sosiolinguistik: mempelajari bahasa dalam hubungan pemakaian di masyarakat.
    • Psikolinguistik: mempelajari hubungan bahasa dengan perilaku dana kal budi manusia.
    • Antropolinguistik: mempelajari hubungan bahasa dengan budaya.
    • Filsafat bahasa: mempelajari kedudukan bahasa sebagai kegiatan manusia.
    • Stilistika: mempelajari bahasa dalam karya sastra.
    • Filologi: mempelajari bahasa, kebudayaan, pranata, dan sejarah suatu bangsa sebagaimana terdapat dalam bahan tertulis.
    • Dialektologi: mempelajari batas-batas dialek dan bahasa dalam suatu wilayah.

    Manfaat Linguistik

    Linguistik memiliki manfaat langsung bagi setiap orang yang hidup di dunia ini.

    Di mana linguistik mampu meluruskan tata bahasa dalam komunikasi sehari-hari.

    Sebagaimana diketahui, bahasa adalah alat komunikasi terbaik bagi setiap prang.

    Selain itu, linguistik juga berperan penting dalam perkembangan dunia pendidikan.

    Adapun yang diuntungkan adalah seperti guru bahasa, penerjemah, penyusun kamus, penyusun buku teks, dan politikus.

    Manfaat lain dari linguistik adalah sebagai berikut:

    • Linguis: membantu menyelesaikan tugasnya dalam penyelidikan bahasa.
    • Guru bahasa: melatih dan mengajarkan keterampilan berbahasa.
    • Penerjemah: membantu dalam mendapatkan hasil terjemahan yang baik.
    • Penyusun kamus: membantu dalam menyusun kamus yang lengkap dan baik.
    • Penyusun buku teks: membantu dalam memilih kata dan menyusun kalimat yang tepat.
    • Politikus: membantu dalam aktivitasnya berkomunikasi dengan orang banyak.
  • Kumpulan Kata Mutiara dan Puisi Kahlil Gibran

    Kumpulan Kata Mutiara dan Puisi Kahlil Gibran

    Kumpulan Kata Mutiara dan Puisi Kahlil Gibran

    KEBEBASAN
    Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.”
    Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”

    BERJALAN SEIRINGAN
    Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.

    ORANG TERPUJI
    Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.

    DOA
    Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.

    PENYIKSAAN
    Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.

    KATA-KATA
    Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.

    BICARA WANITA
    Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.

    KESEDARAN
    Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyedari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.

    ILMU DAN AGAMA
    Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.

    NILAI BURUK
    Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.

    MENUAI CINTA
    Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

    KEHIDUPAN
    Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.

    KERJA
    Kerja adalah wujud nyata cinta. Bila kita tidak dapat bekerja dengan kecintaan, tapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu. Lalu, duduklah di gerbang rumah ibadat dan terimalah derma dari mereka yang bekerja dengan penuh suka cita.

    SELAMATKAN AKU
    Selamatkan aku dari dia yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu menyakiti; dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk; dan dari dia yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.

    CINTA
    Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.

    Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.

    CINTA
    Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.

    CINTA
    Cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.

    CINTA
    Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

    CINTA
    Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang

    ATAS NAMA CINTA
    Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.

    CINTA YANG BERLALU
    Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.

    CINTA LELAKI
    Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.

    TAKDIR CINTA
    Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.

    CINTA PERTAMA
    Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik, kepahitan yang penuh misteri.

    LAFAZ CINTA
    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

    LAFAZ CINTA
    Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.

    KALIMAH CINTA
    Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya

    CINTA DAN AIRMATA
    Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.

    WANITA
    Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.

    BANGSA
    Manusia terbahagi dalam bangsa, negara dan segala perbatasan. Tanah airku adalah alam semesta. Aku warganegara dunia kemanusiaan.

    KESENANGAN
    Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama.
    Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan;

    WARISAN
    Manusia yang memperoleh kekayaannya oleh kerana warisan, membangun istananya dengan yang orang-orang miskin yang lemah.

    RESAH HATI
    Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburkannya. Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa
    memperolehinya kembali?

    JIWA
    Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di hujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan.

    LUAHAN
    Setitiss airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan…dari aku hidup menjemukan dan putus asa.

    LAGU KEINDAHAN
    Jika kamu menyanyikan lagu tentang keindahan, walau sendirian di puncak gurun, kamu akan didengari.

    DIRI
    Dirimu terdiri dari dua; satu membayangkan ia mengetahui dirinya dan yang satu lagi membayangkan bahawa orang lain mengetahui ia.

    TEMAN MENANGIS
    Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.

    PEMAHAMAN DIRI
    Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.

    HATI LELAKI
    Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.

    PENULIS
    Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.

    HARTA BENDA
    Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.

    OBOR HATI
    Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.

    KESEPIAN
    Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahanku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikanku yang pendiam.

    KEABADIAN PANTAI
    Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi

    MEMAHAMI TEMAN
    Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.

    MANUSIA SAMA
    Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.

    MENCINTAI
    Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.

    CERMIN DIRI
    Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu,
    kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata,
    Aku cinta kamu.
    Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku

    KEBIJAKSANAAN
    Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.

    KEBENARAN
    Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.

    NYANYIAN PANTAI
    Apakah nyanyian laut berakhir di pantai atau dalam hati-hati mereka yang mendengarnya?

    PERPISAHAN
    Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan – seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.

    KATA TERINDAH
    Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.

    SAHABAT SEJATI
    Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.

    PERSAHABATAN
    Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.

    SULUH HIDUP
    Tuhan telah memasang suluh dalam hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan;berdosalah mereka yang mematikan suluh itu dan menguburkannya ke dalam abu.

    PENYAIR
    Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.

    Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.

    Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.

    Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.

    SUARA KEHIDUPANKU
    Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.

    KEINDAHAN KEHIDUPAN
    Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian  adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.

    RUMAH
    Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.

    PUISI
    Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.

    NILAI
    Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.

    SAHABAT
    Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.
    Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih.
    Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.

    SIKAP MANUSIA
    Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.

    DUA HATI
    Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.

    HUTANG KEHIDUPAN
    Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.

    INSPIRASI
    Inspirasi akan selalu bernyanyi; kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan.

    POHON
    Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.

    FALSAFAH HIDUP
    Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta

    KERJA
    Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri,dengan diri orang lain dan kepada Tuhan.

    Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu ? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.

    LAGU GEMBIRA
    Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.