Tag: sastra

  • Kumpulan Kata-Kata Romantis untuk Kekasih

    “Tak ada yang lebih berantakan dari daun-daun yang berguguran, ada yang kurindukan selalu melihat senyummu yang membuat aku kecanduan”

    “Menatap Indah langit kelabu seakan terbayang wajah indah di mataku sedikit rasa rindu itu kini jadi candu kasihku, kita adalah satu aku dan kamu sebagai cinta yang utuh yang tak terpisahkan oleh jarak dan waktu”

    “Ini masih terlalu pagi namun mimpi tentangmu telah membangunkanku dari rindu yang terjaga”

    “Entah kenapa saat aku menatap langit bayang wajahmu selalu datang diantara remahan bintang-bintang apa aku terlalu rindu”

    “Aku suka berlama-lama dengan sepi, Sebab ia bisa menenangkan kegunaan hati. Tapi aku benci ketika rindu tiba-tiba turut menghampiri”

    “Di hadapan senja Aku ingin jangan lagi ada jeda diantara kita, Mari saling menjaga dan merawat cinta hingga kita menua bersama dan Abadi dalam pelukan semesta”

    “Rasa yang paling menyakitkan adalah ketika kita terjebak pada cinta yang rahasia tanpa berani mengutarakan, dan hanya bisa memendam perasaan hingga pada akhirnya hanya Berujung sia-sia”

    “Pada Jingga yang menawan ingin kuceritakan perihal melepaskan yang saat ini sedang aku usahakan ini. Mulai Hilangkan rasa rinduku perlahan, kubiarkan tersapu angin hingga terbawa ke atas awan sebab rindu yang kujaga tak juga mendapat balasan”

    “Soal rindu aku tak bisa berpura-pura, untuk besok aku tak akan membiarkan perasaanku perlahan terbunuh oleh egoku”

    “Haruskah aku bahagia karena kita adalah teman? Atau menangis karena kita tak akan bisa lebih dari itu?”

    “Terkadang Aku tak bisa melihat diriku sendiri saat Aku bersamamu. Yang bisa kulihat hanya Kau”

    “Mencintaimu cuma butuh waktu sebagian detik, tapi untuk melupakanmu butuh waktu seumur hidupku”

    “Cinta begitu sejati apabila kamu mampu melihat, mendengar dan menyentuhnya dengan benar tanpa harus beralasan”

    “Kamu adalah alasanku Mengapa aku tetap disini menunggumu tanpa aku disisimu dan menunggu kau bahagia denganku karena kamu adalah jantungku di setiap waktu”

    “Aku mencintaimu karena seluruh alam semesta bekerja sama untuk membantuku menemukanmu”

    “Rindu ini harusnya tidak pernah kesakitan, Bila saja yang memiliki kejelasan tujuan tapi aku sendiri masih kebingungan pada siapa rindu ini diantar kan”

    “Kau adalah sesuatu yang sulit kujamah harap demi harap selalu aku semogakan dalam untaian doa. Namun semua hanyalah angan semata yang tak akan pernah menjadi kita dalam kisah yang nyata”

    “Engkau adalah jantungku, hidupku, satu satunya yang aku pikirkan”

    “Aku semakin mencintaimu karena aku telah percaya engkau menyukai diriku apa adanya, dan bukan karena hal lain”

    “Aku menunggumu dalam sepi mengingat janjimu yang akan datang menghampiri. Aku akan di sini sampai kau benar-benar kembali, karena aku percaya kau tak akan mematahkan hatiku untuk kedua kali”

    “Mata sayup tertutup, dada lapang terbuka, hiasan hasrat bertatap muka, jadi rahasia tertahan kata pancaroba, suasana jiwa selaksa nyawa tanpa raga”

  • Pengertian Sastra Nusantara Menurut Para Ahli

    Pengertian Sastra Nusantara Menurut Para Ahli

    Pengertian Sastra Nusantara Menurut Para Ahli

    Istilah Nusantara pertama kali dipakai oleh kerajaan Majapahit untuk menyebut daerah-daerah kekuasaannya.

    1. Vlekke (1958 : 15)

    Kata Nusantara sendiri merujuk pada periode khusus ketika Indonesia dikuasai oleh Majapahit, khususnya ketika kerajaan ini berada di bawah kendali patih besarnya, Gajah Mada. Majapahit adalah negara kesatuan Indonesia di masa silam.

    2. Hamidy (1994 : 7)

    Bahasa tanpa sastra bagaikan jasat tanpa ruh. Bahasa tidak punya semangat jika tidak ada muatan sastra.

    Sastralah yang membuat bahasa menjadi hidup. Dalam sastralah terkesan harapan dan cita-cita masyarakatnya Sastra Nusantara tidak berdiri sendiri, ia terbentuk dari sinkretis antar daerah-daerah di wilayah nusantara.

    Bahasa tanpa sastra bagaikan jasat tanpa ruh. Bahasa tidak punya semangat jika tidak ada muatan sastra. Sastralah yang membuat bahasa menjadi hidup. Dalam sastralah terkesan harapan dan cita-cita masyarakatnya

    3. Djamaris (2001 : 151)

    Bahwa dalam Sastra Nusantara terdapat sastra Jawa, sastra Sunda, sastra Bali, sastra lombok, dan sastra Madura seperti Babad Tanah Jawi, Babad Blambangan, Cerita Dipati Ukur, Sejarah Suka Pura, Babad Buleleng, Babad Lombok, dan Babad Madura.

    Sastra Nusantara juga biasa disebut sebagai sastra daerah. Sastra daerah merupakan bagian dari sastra nusantara yang mewakili kemajemukan daerah yang ada di Indonesia.

    Karya sastra daerah berkembang di daerah dan diungkapkan dengan menggunakan bahasa daerah. Sastra daerah juga mempunyai kedudukan di tengah masyarakat.

    4. Koentjaraningrat (2005 : 20)

    Sastra merupakan salah satu jenis kesenian selain seni musik, seni rupa, seni patung, seni menggambar, dan seni pertunjukan.

    Sastra Daerah adalah ciptaan masyarakat pada masa lampau atau mendahului penciptaan sastra Indonesia moderen.

    5. Tuloli, 2001 : 209)

    Sastra daerah dapat dimasukkan sebagai satu aspek budaya Indonesia yang memperkaya budaya nasional dan menjadi alternatif kedua yang perlu dipertimbangkan dan dikembangkan selain sastra Indonesia.

    Itulah pengertian sastra nusantara menurut para ahli. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Puisi Ibu (Rindu)

    Rindu Ibu

    oleh
    Yani

    Puisi Ibu sebagai pengobat rindu

    Entah harus bagaimana kukatakan
    Rasa  pedih ini
    aku yang terbuang

    Aku sungguh tak sanggup
    hidup dengan hati yang tersayat ini

    Apakah dosaku apakah kurangku
    Tak cukupkah pedih ini
    Tak cukupkah penderitaan ini

    Aku sungguh tak kuat menahan luka ini
    ibu..
    tolong peluk aku

    Mengapa mereka selalu menyakitiku
    ibu..
    bawahlah aku pergi
    jangan  biarkan  putus asa ada dihatiku
    kuingin tertidur dipelukmu

    Seandaikan aku boleh memilih
    kuingin akhiri hidup ini
    agar tak kurasakan lagi penderitaan ini

    ibu..
    temani aku dalam tidur malamku

    Kuingin malam ini
    kau tak melepas pelukanku

    Kuingin menangis dalam pelukmu ibu
    kuingin kau menguatkan hatiku
    dari deraan anak anakmu yang lain
    ibu..
    tolonglah  aku

  • Puisi Mengagumimu Dalam Diam

    Mengagumimu Dalam Diam

    oleh
    Yani

    Goresan aksaraku
    ingin menyapa tentang mu yang jauh
    benih benih rindu kini tumbuh dihatiku

    Rasa berdetak jantungku
    saat memandang lukisan wajahmu
    sungguh aku terpesona

    Apakah

    Rasa ini hanya aku yang rasakan
    Jujurku ingin dekat denganmu
    Ingin bersenda gurau denganmu
    Walau hanya lewat maya yang semu

    Namun bibirku tak sanggup berucap
    Hanya lewat aksara ini
    Ku ungkap keinginan hati

    Karena aku tau siapalah aku
    ku hanya wanita yang tak sempurna
    Mungkinkah kau terima aku dihatimu

    Walau sekedar teman tapi mesra
    Teman berbagi cerita berbagi rasa
    Sungguh keinginan ini menyiksaku

    Kukirimkan lewat maya ungkapan rasa
    yang tak sanggup ku ucap
    rinduku laksana candu
    merindumu setiap waktu

    Untaian sayairmu yang mengoda hatiku
    mungkinkah akulah pujaan hatimu
    ah….. jatuh cintakah aku

    Rasa itu ada
    sejak aku pertama kali mengenalmu
    sadarku betapa tak pantasnta aku untukmu

    Biarlah cinta dan rindu jadi rahasia hatiku
    biarlah bayangmu jadi teman mimpiku

    Kerena kamu tak mungkin menjadi
    Kekasih hatiku
    kerena kamu seperti dewa
    dan hatimu tak mungkin tersentuh olehku

  • Puisi Tentangmu

    Puisi Tentangmu

    oleh

    Azka

    Mau kutulis apa tentang aku, kamu atau kita
    Tanya pagi saat matahari bangunpun
    Aku sudah jenuh

    Kita hanya waktu
    Deretan angka angka yang bekejaran
    Mencapai kepastian
    Jikapun sampai aku segera melambai
    Dengan nasib

    Entah waktu atau aku yang akan jadi pasti
    Di antara kita yang satu demi satu
    Menggapai impian tentang

    Indah pada waktunya

  • Kumpulan Pantun Gombal untuk Merayu Gebetan

    Berikut adalah beberapa contoh pantun untuk gebetan.

    Kamu bisa menggunakannya untuk merayu calon pacar dengan memberinya gombalan-gombalan cinta.

    Pagi-pagi enaknya makan roti,
    karena sesudah itu harus pergi menuntut ilmu.
    Kamu janganlah berkecil hati,
    karena hatiku hanyalah untukmu.

    Naruh uang di dalam saku,
    sakunya sobek karena kena kuku.
    Janganlah sampai kamu mengkhianatiku,
    karena hanya dirimu yang ada di dalam hatiku.

    Jalan-jalan ke Inggris,
    sihat gedung berbaris-baris
    Aku rela ditusuk keris
    demi cintaku pada Adinda yang manis.

    Beli buah, buahnya jeruk bali,
    Belinya lewat kota semarang.
    susah susah membuat pantun ini,
    hanya buat kamu seorang.

    Bikin atap,
    Dari daun lontar.
    Bila kamu menatap,
    Hatiku bergetar.

    Buah kemumu,
    Dimakan ikan.
    Senyumanmu,
    Sulit kulupakan.

    Kresek-kresek dari hulu,
    Untuk membawa kain blacu.
    Pesek-pesek dari dulu,
    Biar pesek yang penting lucu.

    Jalan ke kota amat rata
    Tapi banyak yang celaka
    Kupersembahkan pantun cinta
    yang romantis lucu dan jenaka

    Mari main layang-layang
    Mainnya di waktu siang
    Wahai yang kusayang
    Kenapa kamu makin peyang?

    Bunga selasih dalam sangku
    Sangku panas tangan melepuh
    Demi kekasih cantikku
    Jalan berliku tetap kutempuh

    Sapu rumah hingga bersih
    Atap rumah amat tinggi
    Tatap mataku wahai kekasih
    Cintaku tak berbelah bagi

    Sapi menarik roda pedati
    Jauh hingga ke desa sepi
    Engkau adalah cinta sejati
    Siang terbayang malam termimpi

    Pak Haji memakai serban
    Serban putih dari bahan
    Demi dirimu rela aku berkorban
    Apapun yang terjadi aku bertahan

    Dari desa pergi ke kota
    Perginya untuk mencari kerja
    Apakah benar engkau cinta
    Ataukah hanya merayu saja

    Jatuh ke sungai sebuah batu
    Batu dari jalan berliku
    Abang memang nomor satu
    Bersemayam dalam hatiku

    Bunga mulai memutik
    Ingin rasanya memetik
    Tatapan mata amat cantik
    Siapa orangnya yang tak tertarik

    Mencari pantun ke tanah Melayu
    Ke tanah Jawa membeli batik
    Bukan aku hendak merayu
    Kamu memang sangat cantik

    Sangat laku jual jamu
    Jualnya ke tanah seberang
    Saat aku melihat dirimu
    Dunia ini rasanya terang benderang

    Gadis kecil berkepang pita
    Hendak jalan-jalan ke kota
    Padamu aku jatuh cinta
    Siang malam terbayang di mata

    Deras arus Kali Malang
    Naik perahu sangatlama
    Senangnya bukan kepalang
    Bila cintaku kau terima

    Wangi aroma mangga kweni
    Tupai datang untuk meminta
    Berdebar-debar jantungku ini
    Apakah ini pertanda cinta?

    Itulah contoh pantun gombal untuk gebetan yang bisa kamu gunakan untuk merayu calon pacar.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Pengertian Etnografi Menurut Para Ahli

    Pengertian Etnografi Menurut Para Ahli

    Pengertian Etnografi

    Secara bahasa, kata etnografi merupakan istilah yang berasal dari Bahaya Yunani ‘ethos’ yang artinya deskripsi mengenai orang, suku, bangsa yang diuraikan dengan tulisan.

    Kemudian, secara harfiah bisa disebut bahwa etnografi adalah budaya dalam perspektif keilmuan.

    Istilah etnografi sendiri adalah sub cabang dari antropologi, yang artinya lahir dan merupakan embrio dari keilmuan antropologi.

    Diperkirakan bidang kajian ini lahir pada tahun 1800-an manakalah masa kerajaan di Indonesia yang sedang berupaya dalam memperebutkan daerah kekuasan serta hasil alam, berupa rempah-rempah.

    Menurut KBBI, makna etnografi adalah: deskripsi tentang kebudayaan suku-suku bangsa, ilmu tentang pelukisan kebudayaan suku-suku bangsa yang hidup tersebar di muka bumi

    Pengertian Etnografi Menurut Para Ahli

    Namun, ada peranan dan maksud lain dari kelahiran etnografi sendiri. Seperti pengertian etnografi menurut para ahli berikut ini.

    1. Michael H. Agar (1986:12-24)

    Memberikan tawaran baru tentang penelitian etnografi dengan dilandasi oleh pemikiran fenomenologi, mengutip pendapat Giddens (1976), adalah inti dari proses mediasi kerangka pemikiran.

    “Hakikat dari suatu mediasi tertentu akan bergantung dari hakikat tradisi dimana terjadi kontak penelitian lapangan”.

    2. Charles Winnick (1915:193)

    Mendefinisikan etnografi sebagai the study of individual cultures, it is primarily adescriptvie and non interpretative study.

    3. Roger M. Keesing (1989:250)

    Mendefinisikan etnogarafi sebagai pembuatan dokumentasi dan analisis budaya tertentu dengan mengadakan penelitian lapangan.

    Artinya dalam mendefinisikan suatu kebudayaan seorang etnografer (peneliti etnografi) juga menganalisis.

    4. Richards dkk, (1985)

    Etnografi adalah kajian tentang kehidupan dan kebudayaan suatu masyarakat atau etnik, misalnya tentang adat-istiadat, kebiasaan, hukum, seni, religi, bahasa.

    Bidang kajian vang sangat berdekatan dengan etnografi adalah etnologi, yaitu kajian perbandingan tentang kebudayaan dari berbagai masyarakat atau kelompok

    5. Wolcott (1977)

    Arti Etnografi adalah suatu metode khusus atau satu set metode yang di dalamnya terdapat berbagai bentuk yang mempunyai karakteristik tertentu, termasuk partisipasi etnografer, memahami dan mengikuti kehidupan sehari-hari dari seseorang dalam periode yang lama, melihat apa yang terjadi, mendengarkan apa yang dikatakan, bertanya kepada mereka, dan pada kenyataannya mengumpulkan data apa saja yang ada.

    Nah, itulah beberapa definisi etnografi menurut para ahli. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Cara Menulis Novel Remaja yang Baik, Mari Disimak!

    Pengertian Novel

    Dunia literasi memang tidak akan ada habisnya. Pada setiap masa pasti bermunculan penulis-penulis berbakat yang siap menciptakan sebuah karya sastra.

    Karya-karya sastra tersebut tentunya memiliki kategori yang berbeda.

    Namun, secara umum karya sastra dapat dikategorikan menjadi dua kelompok, yaitu fiksi dan nonfiksi.

    Contoh karya nonfiksi adalah pengembangan diri, tutorial, motivasi, dan sejenisnya. Sedangkan contoh karya fiksi adalah puisi, cerpen, novel, roman, dan gurindam.

    Walau berbeda, tapi kedua jenis karya sastra tersebut haruslah memiliki konsep yang tidak menyesatkan pembaca.

    Cara Menulis Novel

    Oleh karena itu, perlu adanya sebuah penelitian saat hendak menulis karya sastra yang nantinya akan mengedukasi orang banyak.

    Belakangan ini, buku bacaan yang sedang laris di Indonesia adalah novel.

    Novel sendiri memiliki arti sebuah karangan prosa yang menceritakan kehidupan seseorang lengkap dengan watak, alur, konflik, klimaks hingga penyelesaian.

    Novel adalah sebuah karangan kompleks yang teridiri dari ratusan halaman.

    Walau terkesan membosankan karena harus membaca ratusan halaman, nyatanya kedudukan Novel tidak bisa dijatuhkan.

    Buktinya, novel masih tetap laris dan tetap dinikmati oleh kaula muda maupun dewasa.

    Menentukan Tokoh Utama

    Dikutip dari beberapa sumber, bahwasanya penikmat novel di Indonesia mayoritas adalah perempuan.

    Maka dari itu, sebagai penulis novel haruslah jeli melihat fenomena tersebut.

    Jika mayoritas pembaca novel adalah perempuan, maka penulis hendaknya mengarang sebuah tokoh laki-laki dengan karakter yang kuat.

    Karena tokoh laki-laki dalam novel adalah tokoh yang paling diperhatikan oleh setiap pembaca perempuan.

    Semakin mampu menguatkan tokoh dan karakter laki-laki dalam karangannya, semakin pula membuat para pembaca terhipnotis dengan isi karangan tersebut.

    Tentunya, mereka (perempuan) akan merekomendasikan novel tersebut ke rekan sehobinya.

    Semakin sering direkomendasikan, semakin banyak pula novel tersebut terjual. Sehingga memberikan benefit bagi penulis (materi maupun nama).

    Jadi, saat menulis sebuah novel hendaknya memperhatikan tokoh laki-laki dan menguatkan karakternya hingga para pembaca merasa terpuaskan dengan adanya tokoh tersebut.

    Tidak sampai disitu saja, unsur-unsur lainnya juga harus diperhatikan seperti alur, latar, konflik, dan penyelesaian.

    Penulis : Maulana Affandi

  • Pengertian Karya Fiksi Menurut Para Ahli

    Pengertian Karya Fiksi Menurut Para Ahli

    Pengertian Karya Fiksi Menurut Para Ahli

    Kata fiksi (fiction) diturunkan dari bahasa Latin fictio, ficturn yang berarti membentuk, membuat, menciptakan.

    Fiksi adalah sesuatu yang dibentuk, dibuat, diciptakan, dan diimajinasikan. Karya fiksi contohnya seperi cerpen, novel, roman, dongeng, gurindam, dan sebagainya.

    Untuk lebih jelas, berikut adalah definisi fiksi dari para ahli:

    1. Menurut Abrams

    Istilah fiksi merupakan karya naratif yang isinya tidak menyaran pada kebenaran sejarah tetapi suatu yang benar ada dan terjadi di dunia nyata sehingga kebenarannya pun dapat dibuktikan dengan data empiris.

    Yang membedakan karya fiksi dengan karya nonfiksi yaitu tokoh, peristiwa dan tempat yang disebut-sebut dalam karya fiksi bersifat imajinatif sedangkan pada karya nonfiksi bersifat faktual.

    2. Menurut Altenbernd dan Lewis

    Fiksi dapat diartikan sebagai prosa naratif yang bersifat imajinatif, namun biasanya masuk akal dan mengandung kebenaran yang mendramatisasi hubungan-hubungan antar manusia.

    Pengarang mengemukakan hal itu berdasarkan pengalaman dan pengamatannya terhadap kehidupan.

    Namun, hal itu dilakukan secara selektif dan dibentuk sesuai dengan tujuannya yang sekaligus memasukan unsur hubungan dan dengan penerangan terhadap pengalaman kehidupan manusia.

    3. Menurut Krismarsanti

    Pengertian fiksi menurut Krismarsanti adalah karang yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang.

    4. Wellek dan Warren

    Fiksi adalah bangunan struktur yang koheren, dan tetap mempunyai tujuan estetik.

    5. Nurgiantoro

    Fiksi adalah sebagai prosa naratif yang memiliki sifat imajinatif. Akan tetapi biasanya masuk akal dan mengandung kebenaran yang mendramatisasikan hubungan-hubungan antarmanusia.

    6. Thani Ahmad

    Definisi fiksi menurut Thani Ahmad adalah cerita naratif yang timbul dari imajinasi pengarang dan tidak memperdulikan fakta sejarah.

    Itulah beberapa definisi karya fiksi menurut para ahli dalam dunia sastra. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Mengenal Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Karya Sastra

    Mengenal Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Karya Sastra

    Unsur Intrinsik

    Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun karya sastra dari dalam. Unsur-unsur intrinsik karya sastra adalah :

    1. Tema
    2. Amanat
    3. Alur/Plot
    4. Perwatakan/Penokohan
    5. Latar/setting
    6. Sudut Pandang
    7. Unsur-unsur Intrinsik

     1. Tema

    Tema adalah sesuatu yang menjadi ide pokok/pokok masalah/pokok pikiran dari pengarang yang ditampilkan dalam karyanya.

    2. Amanat

    Amanat adalah pesan/kesan yang dapat memberikan tambahan pengetahuan, pendidikan, dan sesuatu yang bermakna dalam hidup yang memberikan penghiburan, kepuasan dan kekayaan batin kita terhadap hidup.

    3. Plot/Alur

    Plot adalah jalan cerita/rangkaian peristiwa dari awal sampai akhir.

    A. Tahap-tahap alur

    1. Tahap perkenalan/eksposisi

    Tahap perkenalan adalah tahap permulaan suatu cerita yang dimulai dengan suatu kejadian, tetapi belum ada ketegangan (perkenalan para tokoh, reaksi antarpelaku, penggambaran fisik, penggambaran tempat.

    2. Tahap pertentangan/Konflik

    Tahap pertentangan/konflik adalah tahap dimana mulai terjadi pertentangan antara pelaku-pelaku (titik pijak menuju pertentangan selanjutnya).

    3. Tahap klimaks

    Tahap klimaks adalah ketika pertentangan atau konflik mencapai puncaknya. Baik konflik batin maupun konflik fisik.

    4. Tahap penyelesaian

    Tahap penyelesaian adalah ketika ada solusi dari masalah yang terjadi.

    B. Macam-macam alur

    1. Alur maju adalah peristiwa –peristiwa diutarakan mulai awal sampai akhir/masa kini menuju masa datang.

    2. Alur mundur/Sorot balik/Flash back adalah peristiwa-peristiwa yang menjadi bagian penutup diutarakan terlebih dahulu/masa kini, baru menceritakan peristiwa-peristiwa pokok melalui kenangan/masa lalu salah satu tokoh.

    3. Alur gabungan/Campuran adalah peristiwa-peristiwa pokok diutarakan. Dalam pengutararaan peristiwa-peristiwa pokok, pembaca diajak mengenang peristiwa-peristiwa yang lampau, kemudian mengenang peristiwa pokok (dialami oleh tokoh utama) lagi.

    4. Perwatakan/Penokohan

    Perwatakan/Penokohan adalah bagaimana pengarang melukiskan watak tokoh dalam karya sastranya.

    Setidaknya ada tiga cara untuk melukiskan watak tokoh dalam sebuah karya, diantarnya.

    1. Analitik

    Analitik adalah pengarang langsung menceritakan watak tokoh.

    Contoh : Siapa yang tidak kenal Pak Edi yang lucu, periang, dan pintar. Meskipun agak pendek justru melengkapi sosoknya sebagai guru yang diidolakan siswa. Lucu dan penyanyang.

    2. Dramatik

    Dramatik adalah pengarang melukiskan watak tokoh dengan tidak langsung.

    Bisa melalui tempat tinggal, lingkungan,percakapan/dialog antartokoh, perbuatan, fisik dan tingkah laku, komentar tokoh lain terhadap tokoh tertentu, jalan pikiran tokoh.

    Contoh : Begitu memasuki kamarnya Yayuk, pelajar kelas 1 SMA itu langsung melempar tasnya ke tempat tidur dan membaringkan dirinya tanpa melepaskan sepatu terlebih dahulu. (tingkah laku tokoh)

    3. Campuran

    Campuran adalah gabungan analitik dan dramatik. Pelaku dalam cerita dapat berupa manusia , binatang, atau benda-benda mati yang diinsankan.

    5. Pelaku/Tokoh

    1. Tokoh utama

    Tokoh utama adalah tokoh yang memegang peranan utama dalam cerita dan selalu hadir/muncul pada setiap satuan kejadian.

    2. Tokoh pembantu

    Tokoh pembantu adalah tokoh yang berfungsi membantu pelaku utama dalam cerita.Bisa bertindak sebagai pahlawan mungkin juga sebagai penentang pelaku utama.

    3. Tokoh protagonis

    Tokoh protagonis adalah tokoh yang memegang watak tertentu yang membawa ide kebenaran.(jujur,setia,baik hati dll)

    4. Tokoh antagonis

    Toko antagonis adalah tokoh yang berfungsi menentang pelaku protagonis (penipu, pembohong dll)

    5. Tokoh tritagonis

    Tokoh tritagonis adalah tokoh yang dalam cerita sering dimunculkan sebagai tokoh ketiga yang biasa disebut dengan tokoh penengah.

    6. Latar/Setting

    Latar/setting adalah sesuatu atau keadaan yang melingkupi pelaku dalam sebuah cerita. Adapun macam-macam latar, sebagai berikut:

    1. Latar tempat adalah latar dimana pelaku berada atau cerita terjadi (di sekolah, di kota, di ruangan dll)

    2. Latar waktu adalah kapan cerita itu terjadi (pagi, siang,malam, kemarin, besuk dll)

    3. Latar suasana adalah dalam keadaan dimana cerita terjadi. (sedih, gembira, dingin, damai, sepi dll)

    7. Sudut Pandang Pengarang

    Sudut pandang adalah posisi/kedudukan pengarang dalam membawakan cerita. Sudut pandang dibedakan atas :

    1. Sudut pandang orang kesatu adalah pengarang berfungsi sebagai pelaku yang terlibat langsung dalam cerita, terutama sebagai pelaku utama. Pelaku utamanya(aku, saya, kata ganti orang pertama jamak : kami, kita)

    2. Sudut pandang orang ketiga adalah pengarang berada di luar cerita, ia menuturkan tokoh-tokoh di luar, tidak terlibat dalam cerita. Pelaku utamanya (ia, dia, mereka,kata ganti orang ketiga jamak, nama-nama lain)

    Unsur Ekstrinsik

    Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membangun karya sastra dari luar, seperti:

    1. Latar Belakang Penciptaan adalah kapan karya sastra tersebut diciptakan

    2. Kondisi masyarakat pada saat karya sastra diciptakan adalah keadaan masyarakat baik itu ekonomi, sosial, budaya, politik pada saat karya sastra diciptakan

    3. Pandangan hidup pengarang/Latar belakang pengarang.